Standar operasional bmt

  • View
    172

  • Download
    4

Embed Size (px)

Transcript

1. Disusun dalam rangka standarisasi operasional BMT di Kab. Sumedang Jl. Kutamaya No. 25 Telp. 081-22359873 Sumedang Email : pinbuksumedang@plasa.com Home page :www.bmtlink.web.id 2002 2. STANDAR PENGELOLAAN BAITUL MAAL WATTAMWIL (BMT) DI KAB. SUMEDANG I. TATA CARA PENDIRIAN BMT II. KELEMBAGAAN / ORGANISASI & KEPEGAWAIAN III. PRODUK DAN KEGIATAN IV. RASIO KEUANGAN BMT V. JADUAL OPERASIONAL & KEDISIPLINAN. VI. BENTUK-BENTUK FORMULIR 3. BAB I TATA CARA PENDIRIAN BMT I. SYARAT PENDIRIAN Setiap Pendirian BMT harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Di dirikan oleh minimal 20 orang pendiri. 2. Memiliki Visi dan Misi bagi pemberdayaan ekonomi Ummat yang beroperasi dengan prinsip-prinsip Muamalah sesuai Syariat Islam. 3. Kegiatan yang dilakukan meliputi : a. Penghimpunan dana simpanan pola Syariah b. Pembiayaan Usaha Pola Syariah c. Pengelolaan dana Titipan Zakat, Infaq, Shidaqoh dan dana amanah lainnya. d. Usaha-Usaha lain yang halal sesuai Syariat Islam. 4. Modal awal minimal Rp. 25.000.000,- (Dua puluh lima juta rupiah). 5. Pengurus/ Pengelola memiliki wawasan dan pengalaman atau pernah mengikuti Pelatihan BMT dan atau pernah magang di BMT. 6. Pengurus/ Pengelola wajib : a. Berakhlak dan berbudi pekerti baik serta mempunyai RUHUL JIHAD dalam rangka menegakkan Ekonomi Syariah. b. Berpendidikan minimal Diploma dan atau SLTA sederajat yang telah memiliki pengalaman di BMT/ Pelatihan BMT/ pernah magang di BMT. 7. Dalam hal pengurus/Pendiri/ Pengelola sebagaimana dimaksud dalam poin 6, harus melibatkan tokoh masyarakat/ Ulama/ Aparat setempat atau salah satunya saja. 8. Memiliki Dewan Syariah sebagai majelis pertimbangan produk dan kegiatan BMT. 9. Lokasi/ Domisili Kantor berada di wilayah yang belum terdapat BMT atau sudah terdapat BMT namun secara modal dan operasional belum optimal (Diharapkan merger/ akuisisi) atau sesuai petunjuk PINBUK Kab. Sumedang. 10. Bagi wilayah yang dimungkinkan dapat didirikan lebih dari satu BMT, maka domisili kantor harus berjarak minimal Radius 3 Km dengan BMT lainnya, dan harus menjaga nama baik sesama BMT dengan prinsip kompetisi yang sehat sesuai Syariat Islam. 11. Untuk menjaga kesehatan BMT, setiap BMT harus melaksanakan ketentuan Managemen dan sebagai berikut : a. Likuiditas : Minimal 25 % dari kewajiban jangka pendek. b. Solvabilitas : Minimal 100 % dari kewajiban jangka panjang. c. Rentabilitas : Diperoleh dari Bagi hasil, Mark up jual beli, jasa sewa/ jasa titipan barang gadai, atau prinsip-prinsip lain sesuai Syariat Islam, yang jumlahnya didasarkan pada Modal+Biaya Operasional dan keuntungan yang diharapkan. d. CAR : Minimal 12 % dari asset (Rasio Kecukupan Modal). e. Menentukan Nishbah bagi hasil yang jelas dalam produk Simpanan dan Pembiayaan. 12. Berbadan Hukum dan disyahkan oleh pejabat yang berwenang. 13. Sebelum PINBUK memberikan rekomendasi, PINBUK melakukan survey / Kunjungan ke lokasi BMT yang akan didirikanuntuk menilai kelayakan BMT dilapangan. 14. Data persyaratan umum dan hasil survey menjadi bahan pertimbangan bagi sertifikasi/ rekomensdasi pendirian BMT. 15. BMT sanggup mentaati peraturan dan kebijaksanaan PINBUK Kab. Sumedang yang disepakati bersama BMT-BMT se-Kab. Sumedang. 16. Untuk proses sertifikasi/ Rekomendasi PINBUK, dimulai dengan jenjang waktu antara 6 Bulan s/d 1 Tahun sejak Tanggal permohonan. Dengan demikian selama proses tersebut, BMT yang bersangkutan statusnya adalah calon anggota mitra PINBUK yang terdaftar di PINBUK Kab. Sumedang. 17. Peraturan ini berlaku pula bagi pembentukan BMT cabang yang berkantor Pusat baik di dalam maupun di luar Kab. Sumedang. 4. 18. BMT yang melanggar peraturan yang telah ditentukan, akan dikenakan sanksi teguran, dan apabila 3 kali terhitung sejak tanggal teguran pertama tidak diindahkan, BMT tersebut dikeluarkan dari kemitraan PINBUK dengan segala konsekuensinya di luar Tanggungjawab PINBUK. II. PROSES PENDIRIAN Pendirian BMT dilakukan dengan melalui proses sebagai berikut : 1. Inisiatif Para pendiri (Tokoh masyarakat/ pemuda/ Ulama/ masyarakat umum, dan komponen masyarakat lainnya yang simpati dengan ekonomi Syariah). 2. Analisa kelayakan oleh para inisiator dengan berkomunikasi pada PINBUK dan atau BMT lain. 3. Pembentukan Panitia Persiapan Pendirian BMT (P 3B). Dengan Agenda : - Penyusunan Pengurus sementara (P3B) Ketua, Sekretaris, dan Bendahara. - Penyusunan AD/ ART - Rencana Penghimpunan Modal awal. - Rencana Rekruitmen Calon Pengelola. - Persiapan Lokasi Kantor. - Rencana sosialisasi anggota pendiri dan calon anggota BMT. 4. Penghimpunan Modal awal (Minimal Rp. 25.000.000,-). 5. Rekruitmen/Seleksi calon pengelola dengan standar test : Kecepatan berhitung, Pengetahuan Agama, Pengetahuan umum, Wawancara dan Membaca Al-Quran. 6. Pelatihan/pemagangan Calon pengelola. 7. Persiapan administrasi (Kop/Blangko dokumen/slip-slip/formulir/cap stempel/Buku simpanan dan ATK lainnya). 8. Persiapan Sarana dan Prasarana Kantor (Meja /Kursi /Counter/ Brankast/ Cashbox/Mesin tik/Komputer/Filing kabinet/lemari/Kursi nasabah/Papan nama kantor dan inventaris lainnya. 9. Penyusunan permohonan izin legalitas kepada lembaga terkait (Dinas Koperasi dan koordinasi PINBUK). 10. Permohonan keanggotaan BMT mitra PINBUK. 11. Grand Opening/Pembukaan operasional BMT setelah mendapatkan rekomendasi dari lembaga terkait dengan koordinasi PINBUK. ---- ***---- 5. BAB II KELEMBAGAAN / ORGANISASI & KEPEGAWAIAN I. KELEMBAGAAN/ ORGANISASI 1. MUSYAWARAH ANGGOTA TAHUNAN (MAT) - MAT adalah kekuasaan tertinggi di BMT. - MAT diselenggarakan paling sedikit satu kali dalam setahun. - MAT membuat keputusan-keputusan yang meliputi ; Pengesyahan diterima tidaknya Laporan Pertanggungjawaban Pengurus, Laporan Hasil Pemeriksaan Pengawas, Rencana Kerja & RAPB, Pembagian Hasil Usaha, dan keputusan lain yang dipandang perlu dalam rangka meningkatkan/ memajukan BMT. - Yang berhak mengikuti MAT adalah anggota yang telah terdaftar dalam Buku Induk Anggota dan secara penuh membayar kewajibannya sesuai AD/ART BMT. - Setiap peserta MAT memiliki hak suara. 2. BADAN PENGURUS / KOMISARIS - Mewakili seluruh anggota dalam rapat anggota. - Mengawasi dan memantau peaksanaan operasional BMT. - Menerima dan memberikan kebijakan dalam laporan kelembagaan BMT. - Mengadakan rapat istimewa dalam hal terdapat penyimpangan yang dilakukan pengelola dalam operasional BMT. - Mengangkat dan memberhentikan pengelola sesuai AD / ART BMT. - Membuat kebijakan lain yang dianggap perlu guna mendukung perkembagan BMT. 3. MANAGER - Membuat kebijakan yang berkaitan dengan seluruh operasional BMT. - Mengkoordinir segala kegiatan/ kinerja yang dilaksanakan staf BMT. - Memberikan laporan tentang operasional, keuangan dan kelembagaan BMT kepada Pengurus. - Membuat dan melaksanakan serta mengawasi kebijaksanaan operasional BMT yang dilaksanakan oleh staf. - Menerima laporan dari pegawai sesuai jobnya masing-masing dan memberi pengarahan yang dianggap perlu guna perkembangan BMT. - Bertanggung jawab atas kegiatan operasional BMT. - Membuat ketentuan operasional dan kepegawaian BMT. - Menerima pertanggungjawaban dari karyawan atas operasional BMT. - Mewakili BMT dalam hal hubungan keluar atau kedalam. - Melakukan tindakan-tindakan yang dianggap perlu dalam menyelamatkan keuangan BMT dengan koordinasi dengan pengurus. - Memberikan kebijaksanaan persetujuan atau penolakan permohonan kredit 4. KASSIR ( PEMEGANG DAN PENGENDALI KAS ) - Melaksanakan tugas dalam menerima dan mengeluarkan dana. - Membuat laporan keuangan dan kondisi kas BMT. - Menjaga keamanan Kas BMT selama dan di luar jam kerja BMT. - Membuat laporan Likuiditas BMT. Peran Ganda : - Membantu melayani bag. Jasa nasabah dalam hal penerimaan tabungan, angsuran pembiayaan dan konsultasi produk-produk BMT. - Melakukan koordinasi dengan seluruh bagian menyangkut keuangan BMT. - Melakukan tindakan atas segala kemungkinan untuk menyelamatkan keuangan BMT. - Membantu bag. Jasa nasabah dalam menghitung bagi hasil tabungan. - Melakukan kordinasi dengan seluruh bagian. 5. JASA NASABAH ( COSTUMER SERVICE, PEMASARAN DAN COLLECTOR ) 6. A. Tugas Umum - Melaksanakan tugas pemasaran produk-produk BMT kepada masyarakat. - Melakukan segala publikasi yang berkaitan dengan operasinal BMT. - Melayani kebutuhan penabung dan debitur atau calon anggota. - Menghitung bagi hasil setiap akhir bulan. B. Tugas Khusus a. Costumer Service - Membuat laopran tentang keadaan Tabungan dan Pembiayaan - Membukukan data dan arsip tabungan. - Operator komputer / mesin tik dalam pengisian tabungan, deposito, dan Kredit. b. Pemasaran dan Collector - Menjemput dana tabungan dan angsuran kredit kepada anggota. - Membantu bag. Pembiayaan dalam membina anggota debitur. - Memantau perkembangan kolektibilitas anggota. 6. DIV. PEMBIAYAAN - Membuat kebijaksanaan tentang syarat kredit atas petunjuk manager. - Menerima permohonan dan melakukan analisa baik administrasi maupun kelayakan usaha anggota. - Melakukan survey lokasi atas bantuan bag. Jasa nasabaha dan tokoh setempat. - Memproses diterima atau tidak permohonan kredit atas petunjuk manager. - Melakukan pencairan kredit setelah mendapat persetujuan Manager dan koordinasi dengan kasir. - Melakukan pembinaan terhadap debitur dan melakukan tindakan yang dianggap perlu dalam menanggulangi kredit bermasalah. - Melakukan koordinasi dengan seluruh bagian dalam rangka operasional BMT. 7. ADMINISTRASI DAN PEMBUKUAN - Membuat laporan keuangan harian dan bulanan. - Bertanggungjawab atas segala bukti transaksi hingga neraca akhir. - Melakukan pengarsipan dengan tertib, atas segala operasional BMT. - Melakukan kooordinasi dengan seluruh bagian dalam opersional BMT. Peran Ganda: - Membantu bagian jasa dalam perhitungan bagi hasil BMT. 8. PERSONALIA DAN UMUM - Membina kinerja karyawan dalam opersional BMT. - Melaksanakan pengawasan terhadap kinerja karyawan. - Melaksanakan rekruitmen karyawan atas petunjuk Manager. - Bertanggung jawab atas segala kebutuhan baik inventaris maupun perlengkapan kantor lainn