Lap. industri jasa kelautan pdf

  • View
    1.597

  • Download
    62

Embed Size (px)

Transcript

LAPORAN AKHIR

ANALISA KEBIJAKAN INDUSTRI DAN JASA KELAUTAN NASIONAL

DEPARTEMEN KELAUTAN DAN PERIKANAN

SEKRETARIAT JENDERAL

TAHUN ANGGARAN 2007

Analisa Kebijakan Industri dan Jasa Kelautan NasionalKATA PENGANTAR

Tanah air Indonesia yang terbentang dari 94 Bujur Timur sampai dengan 141 Bujur Timur dan 6 Lintang Utara sampai dengan 11 Lintang Selatan, terdiri dari ribuan buah pulau besar dan kedl dengan laut antara dan sekelilingnya yang sangat luas yaitu 5,8 juta Km2 memiliki kekayaan sumber daya hewani dan nabati sangat besar yang terkandung di dalamnya.

Laut memiliki fungsi sebagai pemersatu bangsa Indonesia. Hal ini jelas tergambar dalam naskah Deklarasi Djoeanda 13 Desember tahun 1957 yang menyatakan: segala perairan di sekitar, di antara dan yang menghubungkan pulau-pulau atau bagian pulau-pulau yang termasuk daratan Negara Republik Indonesia, dengan tidak memandang luas atau lebarnya adalah bagianbagian yang wajar daripada daripada wilayah daratan Negara Republik Indonesia dan dengan demikian merupakan bagian daripada perairan nasional yang berada dibawah kedaulatan mutlak daripada Negara Republik Indonesia....... Laut sebagai salah satu sumber pemenuhan kebutuhan dasar manusia, bahwa di dalam laut terkandung berbagai sumber-sumber bahan pemenuhan kebutuhan dasar manusia terutama pangan, seperti ikan dan biota perairan lainnya. Laut sebagai sumber bahan dasar dan sumber energi yang umumnya ditemukan pada dasar laut dan di bawah laut tertentu dan berbagai mineral dan sumber energi yang dapat ditambang untuk digunakan sebagai bahan baku industri dan sebagai sumber energi. Laut juga merupakan medan kegiatan industri, baik secara langsung seperti pelayaran, pertambangan lepas pantai, maupun secara tidak langsung seperti proses bahan makanan, industri galangan kapal, industri alat-alat pertambangan lepas pantai, pariwisata bahari dan lain-lain.

Kondisi geografi Indonesia juga mengisyaratkan bahwa perhubungan laut memegang peranan penting yang cukup menentukan, tentunya dengan dukungan pengembangan industri galangan, perkapalan dan infrastruktur penunjang lainnya. Demikian pula industri berbasis kelautan yang mulai banyak bergerak ke arah pantai untuk mendekatkan jarak, memanfaatkan laut dan sumber dayanya serta aktivitas lainnya, sehingga kawasan laut dan pantai memberikan peluang dan ruang bagi pengembangan banyak jenis kegiatan industri guna mencapai kesejahteraan ekonomi khususnya di sektor kelautan.

Kajian ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menggali informasi dan mempelajari berbagai permasalahan yang menyebabkan tidak berkembangnya industri dan jasa kelautan, terutama yang berhubungan dengan kebijakan, serta mencari peluang dan strategi yang dapat memajukan industri dan jasa kelautan, sehingga industri dan jasa kelautan dapat berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.

Berdasarkan parameter di atas, kajian ini mencoba untuk mengantarkan kepada suatu pemahaman dasar mengenai industri dan jasa kelautan, gambaran umum dari kondisi industri dan jasa kelautan nasional dan daerah serta tinjauan kebijakan, analisa dan kesimpulan dari arah kebijakan industri dan jasa kelautan. Butir rekomendasi dari kajian ini diharapkan dapat menjadi salah satu bahan masukan bagi pengambil kebijakan industri dan jasa kelautan.

Analisa Kebijakan Industri dan Jasa Kelautan NasionaliPenyusun menyadari bahwa laporan yang telah disusun masih jauh dari sempurna, karena itu penulis mengharapkan berbagai masukan yang membangun guna penyempurnaan penulisan di masa akan datang.

Akhir kata semoga laporan ini dapat dijadikan pedoman dan bermanfaat bagi para pembaca, dan tak lupa diucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif terhadap kajian ini.

Tim Penyusun

Analisis Kebijakan

Industri dan Jasa Kelautan Nasional

Ir. Anton Leonard, MM

Analisa Kebijakan Industri dan Jasa Kelautan NasionaliiDAFTAR ISI

Kata Pengantar...........................................................................................................

iDaftar Isi.....................................................................................................................

iiiBABIPENDAHULUAN

1.1Latar Belakang ..........................................................................................................

1

1.2Tujuan........................................................................................................................

3

1.3Sasaran .......................................................................................................................

3

1.4Lingkup Kegiatan .....................................................................................................3

....................................................................................................................1.5Keluaran

3

..........................................................................................1.6Metodologi Pendekatan4

...............................................................................1.7Sistematika Penulisan Laporan5BABIIINDUSTRIDANJASAKELAUTANNASIONAL

.................................................................2.1Identifikasi Industri dan Jasa Kelautan6

...........................................................

2.1.1 Perikanan dan Biota Laut Lainnya6

....................................................................................

2.1.1.1Perikanan6

...............................................................................

2.1.1.2Bioteknologi9

..........................................

2.1.1.3 Barang Muatan Kapal Tenggelam12

................................................................................

2.1.2Pertambangan di Laut15

..........................................................................................

2.1.2.1Energi15

.........................................................................

2.1.2.2Deep Ocean Water18

..............................................................

2.1.2.3Seabed Mineral Resources20

..................................................................

2.1.3Perhubungan Laut (Pelayaran)23

.........................................................................................

2.1.4Pariwisata Bahari27

..........................................................................................

2.1.5Industri Maritim32

..........................................................................................

2.1.5.1Garam32

.........................................................................

2.1.5.2Galangan Kapal35

.....................................................2.2Profil Industri Dan Jasa Kelautan Di Daerah38

...........................................................................................

2.2.1Kondisi Umum38

........................................................................................

2.2.2Potensi Ekonomi47

................................................................................

2.2.3Isu dan Permasalahan55

..........................................................

2.2.4 Hukum dan Perundang-undangan68

...............................................................................................

2.2.5Kelembagaan75

Analisa Kebijakan Industri dan Jasa Kelautan NasionaliiiBAB III PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN INDUSTRI DAN JASA

KELAUTAN

3.1Inventarisasi Kebijakan Industri dan Jasa Kelautan ...........................................82

3.1.1 Perikanan dan Biota Laut Lainnya ...........................................................82

3.1.2Pertambangan di Laut ................................................................................86

3.1.3Perhubungan Laut (Pelayaran) ..................................................................86

3.1.4Pariwisata Bahari .........................................................................................87

3.1.5Industri Maritim ..........................................................................................883.2Tinjauan Yuridis .......................................................................................................90

BABIVANALISIS KEBIJAKAN INDUSTRI DAN JASA KELAUTAN

4.1Identifikasi Faktor Internal dan Eksternal ...........................................................110

4.2Analisis 5 Sektor Industri dan Jasa Kelautan .......................................................114BABVKESIMPULAN DAN REKOMENDASI

5.1Kesimpulan ...............................................................................................................121

5.2Rekomendasi .............................................................................................................122

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

Analisa Kebijakan Industri dan Jasa Kelautan NasionalivBAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Kondisi geografi wilayah negara Republik Indonesia yang terdiri dari kurang lebih 17.480 pulau besar kecil yang menyatu utuh dari Sabang sampai Merauke dengan perairan di sekelilingnya, bersama-sama dengan ideologi Pancasila telah melahirkan Wawasan Nusantara yang merupakan pandangan bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 tentang diri dan lingkungannya yang berbentuk kehidupan sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya dan Hankam dalam satu ruang kehidupan yaitu seluas perairan dengan pulau-pulau di dalamnya beserta udara di atasnya karena dipandang sebagai s