of 18/18
www.BOKORMAS.com COMPANY PROFILE

COMPANY · • Pertumbuhan yang Sehat di Pasar Rokok Kretek • Pengembangan secara Aktif dan Efektif ke Pasar-Pasar Baru yang Potensial. ... diperlukan pengkajian teknologi. Pengembangan

  • View
    219

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of COMPANY · • Pertumbuhan yang Sehat di Pasar Rokok Kretek • Pengembangan secara Aktif dan...

www.BOKORMAS.com

COMPANYPROFILE

CONTENTSDAFTAR ISI

02 HISTORYSEJARAH

01 INTRODUCTIONPRAKATA

VISI & MISIPHILOSOPHY + GOALS03

ISO 900104

PRODUK-PRODUKPRODUCTS05

PROSES PRODUKSIPRODUCTION PROCESSES06

PEMASARANMARKETING07

PENCAPAIANACHIEVEMENT08

PRAKATAINTRODUCTION

Bokor representsSuccess, Quality, and History.

BOKORMAS means the Gold Bowl in Javanese, a pot made of copper or gold. In the history of the kingdoms of Java, bokor was used to store gold jewelry belonging to nobles and rich people at that time. So that BOKORMAS signifies an icon of success of production of domestic-scale cigarette clove that loyal to maintain the quality of flavor, according to the meaning that carried the Success, Quality and History.

BOKORMAS berarti Mangkok Emas dalam bahasa Jawa, sebuah wadah terbuat dari logam tembaga atau emas. Dalam sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa, bokor digunakan untuk menyimpan perhiasan emas milik bangsawan dan orang-orang berada pada masa itu. Sehingga BOKORMAS bermakna sebuah ikon kesuksesan produksi rokok kretek berskala domestik yang setia mempertahankan kualitas citarasanya, sesuai makna yang diusung yaitu Kesuksesan, Kualitas dan Sejarah.

01

SEJARAHHISTORY

The first medium-scale cigarette making company in Indonesia that produces low tar and nicotine cigarettes.

BOKORMAS

02

BOKORMAS became the brand of the clove cigarette making company chosen by five brothers when it was founded in 1949, bringing the meaning of Success, Quality and History. BOKORMAS was initially a merely small level home-made cigarette manufacturing industry that meets the needs of the local market in Mojokerto. This small town is located about 50 kilometers, West of Surabaya.

Cigarettes produced by BOKORMAS can fill the gap of kretek cigarette market in Mojokerto for several years. And after the first, second and third of five brothers passed away, the business was continued by two last brothers to develop and achieve success like the spirit brought from the logo BOKORMAS above.

Also, BOKORMAS became the first medium-scale cigarette making company in Indonesia that successfully producing low tar and nicotine cigarettes. Enriching types and variants of cigarette, BOKORMAS can also establish itself as an expansive medium kretek cigarette company. In the 1990s, BOKORMAS opened sales branch offices in 10 cities in Indonesia, including Mojokerto itself.

In developing years, BOKORMAS produces clove cigarettes for the domestic market, especially in Mojokerto. And the first production since 1949 is hand-rolled cigarettes (SKT) or commonly called Klobot, whose production center was originally located in Mojokerto and Blitar. And on the development, SKT is only produced in Blitar.

Following the development and competition of the market, BOKORMAS stepped into modernization by producing Machine-Rolled Cigarettes (SKM) in 1956. Since then the era of manufacturing cigarettes with machines started and produced filter cigarettes, which varied in kind and conformed to consumer segments such as mild, menthol and (super) slim.

BOKORMAS menjadi merek perusahaan pembuatan rokok kretek yang dipilih oleh lima bersaudara saat didirikan tahun 1949, karena membawa makna Kesuksesan, Kualitas dan Sejarah. Semula BOKORMAS hanya sebuah industri pembuatan rokok kecil berskala rumah tangga yang memenuhi kebutuhan pasar lokal di Mojokerto. Kota kecil ini berlokasi sekitar 50 kilometer arah Barat dari Surabaya.

Rokok yang diproduksi BOKORMAS bisa mengisi celah pasar rokok kretek di Mojokerto selama beberapa tahun. Dan setelah saudara pertama, kedua dan ketiga meninggal, usaha pembuatan rokok ini diteruskan dua bersaudara hingga berkembang dan meraih kesuksesan seperti semangat yang dibawa dari logo BOKORMAS di atas.

BOKORMAS juga menjadi perusahaan pembuat rokok berskala menengah pertama di Indonesia yang berhasil memproduksi rokok rendah tar dan nikotin. Dengan penambahan jenis dan varian rokok itu, BOKORMAS juga bisa mengukuhkan diri sebagai perusahaan rokok kretek menengah yang ekspansif. Pada tahun 1990-an, BOKORMAS membuka kantor cabang penjualan di 10 kota di Indonesia, termasuk di Mojokerto sendiri.

Selama tahun-tahun perjalanannya, BOKORMAS memproduksi rokok kretek untuk pasar domestik, terutama di Mojokerto. Dan yang menjadi produksi pertamanya sejak 1949 adalah Sigaret Kretek Tangan (SKT) atau biasa disebut Klobot, yang pusat produksinya semula berada di Mojokerto dan Blitar. Baru pada perkembangan produksinya, SKT ini hanya diproduksi khusus di Blitar.

Mengikuti perkembangan dan persaingan pasar rokok, BOKORMAS kemudian mulai menapaki modernisasi dengan memproduksi Sigaret Kretek Mesin (SKM) pada tahun 1956. Sejak saat itulah era pembuatan rokok dengan mesin dimulai dan memproduksi rokok filter, yang jenisnya bervariasi dan sesuai segmen konsumen seperti mild, menthol sampai (super) slim.

Established in 1949located in Mojokerto.

Stepped into modernization by producing Machine-Rolled

Cigarettes (SKM) in 1956

In 1990s, opened sales branch offices in 10 cities in Indonesia and became the first medium-scale

cigarette making company that successfully producing low tar and nicotine cigarettes.

In 1999, Bokormas met ISO9001 and applied it ever since.

SEJARAHHISTORY

VISI & MISIVISION + GOALS

An important player in the cigarette market arena.

BOKORMAS

03

VISION VISI

MISIGOALS

Knowing what consumers want, companies will succeed. BOKORMAS wants to become an important player in the cigarette market arena in the country with consumer-oriented adult smokers. BOKORMAS tries to offer quality products according to the tastes and choices of consumers.

Owing to orientation to customer satisfaction, BOKORMAS offers and understands taste choices in the right way. So in its development, BOKORMAS can satisfy consumers demand, better than that offered by other players in the cigarette industry. It is in line with BOKORMASs motto of Quality is above Everything.

BOKORMAS relies on three key operational bases to achieve their goals, Sustainable Development and Strengthening in Companies

Infrastructure Healthy Growth in the Kretek Cigarettes Market Active and Effective Development to New Potential

Cigarettes Markets.

Dengan mengetahui apa keinginan konsumen, perusahaan akan meraih sukses. Misi BOKORMAS adalah ingin menjadi pemain penting dalam market rokok di Tanah Air dengan berorientasi kepada konsumen yaitu para perokok dewasa. BOKORMAS mencoba menawarkan produk-produk berkualitas sesuai dengan selera dan pilihan konsumen.

Karena orientasi kepada kepuasan konsumen, BOKORMAS menawarkan dan mengerti pilihan rasa dengan cara yang tepat. Sehingga pada perkembangannya BOKORMAS bisa memuaskan permintaan konsumen, lebih baik dari pada yang ditawarkan para pemain lain dalam industri rokok. Itu sejalan dengan moto BOKORMAS yaitu Mutu di Atas Segalanya.

BOKORMAS mengandalkan tiga kunci dasar opersional untuk mencapai tujuan, Pengembangan dan Penguatan Berkelanjutan dalam Infrastruktur

Perusahaan Pertumbuhan yang Sehat di Pasar Rokok Kretek Pengembangan secara Aktif dan Efektif ke Pasar-Pasar Baru yang

Potensial.

ISO 9001

believes that Quality is Above Everything.

BOKORMAS

04

The application of quality manage-ment standards or quality-based company management has been the main standard system since 2015. ISO 9001 certificate can be functioned in many business organizations, in any field of business. There are now more than one million companies from 170 countries with ISO 9001 certification.

This standard relies on a number of management principles, including the main focus on consumers, motivation and impact on corporate management, an approach to process and continuous development. The use of ISO 9001 helps to ensure that consumers can consistenly get good products and services, which in turn gives many benefits to the business.

In line with its vision and goals, BOKORMAS has emphasized product quality. The motto of Quality is above Everything is still held because BOKORMAS has become the first medium-scale cigarette company in Indonesia that succeeds in reducing tar and nicotine levels in its products.

BOKORMAS hangs on Government Ordinance 81 of 1999 and 38 of 2000 on Security of Cigarettes for Health. It defines that to meet the maximum content of nicotine and tar levels in cigarettes, a technological assessment is required.

The development of sustainable company infrastructure also supports quality management requirements, as reflected by the modernization to make products that meet market demand. Development is what makes BOKORMAS successfully reduces low nicotine and tar in its products.

The success is a result of application of strict quality standards, ranging from raw materials, production processes to the quality control. BOKORMAS has always embraced to the quality of products acceptable and can be safe for consumers.

Penetapan standar manajemen mutu atau manajemen perusahaan yang ber-dasarkan kualitas, sudah menjadi sistem baku sejak 2015. Sertifikat ISO 9001 bisa digunakan di banyak organisasi usaha, apa pun bidang usahanya. Saat ini sudah ada lebih dari satu juta perusahaan dari 170 negara yang memiliki sertifikat ISO 9001.

Standar baku ini bersandar pada sejumlah prinsip manajemen, termasuk fokus utama pada konsumen, motivasi dan dampak pada manajemen perusahaan, pendekatan pada proses dan perkembangan yang berkelanjutan. Penggunaan ISO 9001 membantu untuk memastikan bahwa konsumen bisa mendapatkan produk dan layanan yang bagus secara terus-menerus, yang pada gilirannya memberi banyak manfaat bagi usaha.

Sesuai visi dan misinya, BOKORMAS menekankan kualitas produk. Moto Mutu di Atas Segalanya tetap dipegang karena BOKORMAS telah menjadi perusahaan rokok berskala menengah pertama di Indonesia yang berhasil menurunkan kadar tar dan nikotin pada produknya.

BOKORMAS berpegang pada Peraturan Pemerintah 81 tahun 1999 dan Nomor 38 tahun 2000 tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan. Peraturan itu menetapkan bahwa untuk memenuhi kandungan maksimum kadar nikotin dan tar dalam rokok, diperlukan pengkajian teknologi.

Pengembangan infrastruktur perusahaan yang berkelanjutan juga mendukung syarat manajemen mutu, seperti tercermin dari modernisasi untuk membuat produk yang sesuai permintaan pasar. Pengembangan itulah yang membuat BOKORMAS berhasil menekan kadar nikotin dan tar rendah dalam produknya.

Keberhasilan itu merupakan hasil penerapan standar mutu yang ketat, mulai bahan baku, proses produksi sampai pada kendali mutu atau quality control. BOKORMAS selalu berpegang pada kualitas produk yang bisa diterima dan bisa aman bagi konsumen.

Quality Management SystemsISO 9001 ISO Application in

BOKORMAS

PRODUCTSPRODUK-PRODUK

stands forOne Big Family.

BOKORMAS

05

SIGARET KRETEK TANGANSKT

SIGARET KRETEK MESINSKM

PROSESPRODUKSI

PRODUCTIONPROCESSES

Commited to keep abreast of consumer demand, and to follow changes in the tobacco market in Indonesia.

BOKORMAS

06

In general, the production processes in BOKORMAS are divided into Primary Process and Secondary Process. Primary process refers to the processing of the main raw materials of tobacco and clove, the sorting out until ready to become a cigarette material.

Secara umum, proses produksi di BOKORMAS terbagi dua, yaitu Proses Primer dan Proses Sekunder. Proses Primer mengacu pada pengolahan bahan baku utama rokok yaitu tembakau dan cengkeh, pemilahan sampai siap menjadi bahan rokok.

PRIMARYPRODUCTION PROCESS

1 Tobacco collection from ware-houses covering tobacco types: Raw Tobacco, Cut-Sliced/chopped Tobbaco and Tobacco Drip. Tobacco to be processed is generally purchased from farmers and already in the form of krosok (leaf without rod) chopping (fine slices) or still shaped strip (dry leaves with stems).

Pengambilan tembakau dari gudang yang meliputi jenis tembakau: Tembakau Krosok, Tembakau Rajang dan Tembakau Setrip. Tembakau yang akan diproses ini umumnya dibeli dari para petani tembakau dan sudah dalam bentuk krosok (daun tanpa batang) rajang (irisan halus) atau masih berbentuk setrip (daun kering dengan batang).

2 Tobacco taken from the warehouse will undergo the process of wetting (conditioning).Tembakau yang diambil dari gudang melalui proses pembasahan (conditioning).

3 Tobacco chopping and separa-tion to break down tobacco.Perajangan tembakau dan pemisahan agar tembakau terurai.

4 Redrying of tobacco already through wetting and separation.Pengeringan ulang (redry) pada tembakau yang sudah melalui pembasahan dan pemisahan.

5 Rehydrated tobacco is brought to the oven to reduce moisture, particles and dust. After that tobacco through the process of mixing (blending) with cloves. The result of a mixture of tobacco, cloves and sauce is the basic ingredients of making cigarettes, either Hand-Rolled Clove Cigarettes or Machine-Rolled Clove Cigarettes. The last process produces a tobacco-clove mixture that are ready to be processed into cigarettes.

Tembakau hasil pengeringan ulang dibawa ke bagian oven untuk mengurangi kadar air, partikel dan debu. Setelah itu tembakau melalui proses pencampuran (blending) dengan cengkeh. Hasil campuran tembakau, cengkeh dan saus ini merupakan bahan dasar pembuatan rokok, baik Sigaret Kretek Tangan atau Sigaret Kretek Mesin. Proses terakhir ini menghasilkan campuran tembakau dan cengkeh yang siap diproses menjadi rokok.

BREAKINGDOWN REDRYING

BLENDINGTOBACCOCOLLECTION

CONDITIONING

In the contrary, Secondary Process is a term of making cigarettes either produced by hand (SKT) or machine (SKM). But BOKORMAS that has gone through the stage of modernization, will emphasize the machine-processed production.

Sebaliknya Proses Sekunder merupakan istilah pembuatan rokok baik yang diproduksi dengan tangan (SKT) atau mesin (SKM). Tetapi BOKORMAS yang sudah melalui tahap modernisasi, akan menekankan pada produksi yang diproses dengan tenaga mesin.

1. In the Secondary Production Process, the mixture of tobacco and clove is all machine-processed.

2. In the business unit of PT UNIVERSAL STRATEGIC ALLIANCE, BOKORMAS uses Mollins MK9-SK machine that can mix raw materials from Primary Production Process into cigarettes and install filters automatically.

3. This 2010 type machine, can produce 4.000 to 4.500 cigarettes per minute, and on average up to 960.000 cigarettes per day.

4. Not only able to produce cigarettes in large quantities in quick time, Mollins MK9-SK also can select defective products as part of quality control.

5. At the end of work, the machine produces superslim type cigarettes that are already packed.

In addition to Mollins MK9-SK, BOKORMAS also utilizes an Italian GD-BOLOGNA machine that serves as a packaging finished-product unit. The machine also wraps with plastic on ready-to-sell packaging.

The modernization of the production process using machine becomes BOKORMAS commitment to keep abreast of consumer demand, and to follow changes in the tobacco market in Indonesia.

1. Dalam Proses Produksi Sekunder, campuran tembakau dan cengkeh seluruhnya sudah diolah menggunakan mesin.

2. Di unit usaha PT UNIVERSAL STRATEGIC ALLIANCE, BOKORMAS menggunakan mesin Mollins MK9-SK yang bisa mencampur semua bahan baku dari Proses Produksi Primer menjadi rokok dan memasang filter secara otomatis.

3. Mesin tipe 2010 ini, bisa memproduksi 4.000 sampai 4.500 batang rokok per menit, dan rata-rata sampai 960.000 batang rokok per hari.

4. Mollins MK9-SK tidak hanya mampu memproduksi rokok dalam kuantitas besar dalam waktu cepat, tetapi juga bisa menyeleksi produk cacat sebagai bagian dari kendali mutu.

5. Pada akhir proses, mesin ini menghasilkan rokok tipe superslim yang sudah dalam kemasan.

Selain Mollins MK9-SK, BOKORMAS juga menggunakan mesin GD-BOLOGNA Italia yang berfungsi sebagai pengepak produk yang telah diselesaikan. Mesin juga melakukan pembungkusan dengan plastik pada kemasan yang siap dijual.

Modernisasi proses produksi menggunakan mesin ini menjadi komitmen BOKORMAS untuk tetap mengikuti permintaan konsumen, dan mengikuti per-ubahan dalam pasar rokok di Indonesia.

SECONDARYPRODUCTION PROCESS

Mollins MK9-SK Machine

ITALIAN GD-BOLOGNA Machine

Computerized Control System Packaging QC pre-wrapping

MARKETINGPEMASARAN

keeps producing high quality cigarettes

BOKORMAS

07

Standing as a middle-class cigarette company that keeps producing high quality cigarettes, BOKORMAS is trying to aim adult smokers who make their choice responsibly. Therefore, BOKORMAS does marketing its safe products in a responsible manner. Because BOKORMAS remains an adult-oriented cigarette company.

Nowadays BOKORMAS has opened branch offices in several cities in Indonesia, Mojokerto as its center, so as in Surabaya, Malang, Banyuwangi, Jakarta, Banjarmasin, Makassar, Bandar Lampung, Pekan Baru and Denpasar.

BOKORMAS branch offices are also the targets for product distribution, as well as engaging adult consumers to recognize BOKORMAS product quality standards. Other than those branch offices, BOKORMAS still also leans its products distribution outreach on the ability of marketing agents at the cities abovementioned.

Menjadi perusahaan rokok kelas menengah yang tetap memproduksi rokok berkualitas tinggi, BOKORMAS berusaha membidik para perokok dewasa yang membuat pilihannya secara bertanggung jawab. Karena itu pula, BOKORMAS melakukan pemasaran atas produk-produknya yang aman dengan cara bertanggung jawab. Karena BOKORMAS tetap menjadi perusahaan rokok yang berorientasi kepada konsumen dewasa.

Sekarang BOKORMAS sudah membuka kantor-kantor cabang di beberapa kota di Indonesia, Mojokerto sebagai pusatnya, kemudian Surabaya, Malang, Banyuwangi, Jakarta, Banjarmasin, Makassar, Bandar Lampung, Pekan Baru dan Denpasar.

Kantor-kantor cabang BOKORMAS juga menjadi titik sasaran distribusi produk, serta mengajak konsumen dewasa mengenali standar kualitas produk BOKORMAS. Selain kantor cabang, BOKORMAS juga masih menyandarkan jangkauan distribusi produknya pada kekuatan agen-agen pemasaran di kota-kota di atas.

DENPASAR

MOJOKERTOSURABAYA

MALANGBANYUWANGI

JAKARTA

BANDAR LAMPUNG

PEKAN BARU

BATAMKEP. RIAU

BANJARMASIN MAKASSAR

ACHIVEMENTPENCAPAIAN

Proudly to empower tobacco farmers and support regional revenue.

BOKORMAS

08

1. First established as a small-scale company, BOKORMAS manufactures its own cigarette by buying tobacco directly from farmers. It is part of a concern to empower tobacco farmers and harvest their crops. BOKORMAS buys tobacco from farmers in Bojonegoro, Jember and Madura. While clove material purchased from Trenggalek.

2. Since it is a domestic-scale company, BOKORMAS directly empowers residents around the company. Almost 100 percent of the workforce in BOKORMAS comes from Mojokerto.

3. Support local revenue through tax payments, which can help regional development.

1. Sejak pertama kali berdiri sebagai perusahaan skala kecil, BOKORMAS memproduksi sendiri rokok dengan membeli tembakau langsung dari para petani. Ini bagian dari kepedulian untuk memberdayakan para petani tembakau dan menampung hasil panen mereka. BOKORMAS membeli tembakau dari petani di Bojonegoro, Jember dan Madura. Sedangkan bahan cengkeh dibeli dari Trenggalek.

2. Karena merupakan perusahaan berskala domestik, BOKORMAS secara langsung memberdayakan tenaga kerja di sekitar perusahaan. Hampir 100 persen tenaga kerja di BOKORMAS berasal dari Mojokerto.

3. Mendukung pemasukan daerah melalui pembayaran pajak, yang bisa membantu pembangunan daerah.

ACHIVEMENT

PENCAPAIAN