1. Infark Miokard (Makalah) Kasus 2

  • View
    8

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

infark

Text of 1. Infark Miokard (Makalah) Kasus 2

ASUHAN KEPERAWATAN PADA INFARK MIOKARD AKUTMata Kuliah : Sistem Kardiovaskular II

Oleh:

1. ARIEF ZUMANTARANIM.I311120602. RONALDO ADI PUTRANIM.I311120263. NOVERIANSYAH AKBARNIM.I311120774. ANDRENIM.I311120895. IRFAN HIDAYATNIM.I311120086. IRA FEBRIANTINIM.I311120437. NOVI MULYANDININIM.I311120448. YERLIN RAMANDA P.NIM.I311120099. TARIDA KRISTINA P.NIM.I3111206510. SHELLA RAMADHANINIM.I31112075

FAKULTAS KEDOKTERANPROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURAPONTIANAK2014/2015

13

KATA PENGANTARPuji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Asuhan Keperawatan Pada Infark Miokard Akut.Makalah ini ditulis untuk memenuhi tugas perkuliahan, yaitu sebagai tugas terstruktur Mata Kuliah Kardiovaskuler II Tahun Akademik 2014/2015 di Fakultas Kedokteran Universitas TanjungPura.Dalam penulisan makalah ini, penulis banyak mendapatkan bantuan dan dorongan dari pihak-pihak luar, sehingga makalah ini terselesaikan sesuai dengan yang diharapkan. Ucapan terima kasih tidak lupa diucapkan kepada :1. Ns. Ariyani Pradana Dewi S.kep Selaku Dosen Tutorial Mata Kuliah Kardiovaskuler II.1. Ns. Maria Fuji M.Kep Selaku Dosen Penanggungjawab kasus 2 Mata Kuliah Kardiovaskuler II.1. Teman-teman Program Studi Ilmu Keperawatan Angkatan 2012 Fakultas Kedokteran Universitas TanjungPura.Kami menyadari makalah ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu kami mengharapkan kepada pembaca dan teman-teman agar memberikan kritik dan saran yang sifatnya membangun.

Pontianak, Oktober 2014

Tim Penyusun

Daftar Isi

Kata PengantariDaftar Isiii

BAB I1. Latar belakang22. Rumusan Masalah33. Tujuan3

BAB IIa. Definisi4b. Etiologi4c. Klasifikasi5d. Manifestasi5e. Patofisiologi6f. Pemeriksaan diagnostik8g. Penatalaksanaan12h. Komplikasi16i. Asuhan keperawatan21BAB III1. Kesimpulan 25Daftar Pustaka26

Triggered CaseCardiovascular System Tutorial

KASUS 1Seorang wanita berusia 63 tahun, sedang dirawat di rumah sakit karena mual disertai nyeri dada, seperti terbakar setelah makan. Klien mengira bahwa sensasi tersebut di sebabkan oleh yang ia makan, dan 2 jam kemudian ia menyatakan bahwa nyerin dadanya tidak berkurang dan rasanya seperti menjalar ke bahu kiri. Saat ini klien mengatakan rasanya ada gajah duduk di dadanya. Keadaan umum klien tampak lemah. TD=160/84 mmHg, nadi 118 x/mnt, HR=120x/mnt, RR=28x/mnt, suhu 37,4 C, SpO2=98%.Saat ini paien terpasang O2 nasal kanul 2L/mnt. EKG menunjukkan PVC ( premmature ventricular contraction ). Gelombang T invertide, terjadi ST elevasi. Nilai hasil laboratorium menunjukkan kalium 4.0, Mg=1.9 mg/dl, kreatininkinase total= 157. Hasil CKMB 7.6, troponin I = 2.8.

BAB I PENDAHULUAN1. Latar BelakangSekitar 64,5 juta orang Amerika memiliki tipe penyakit kardiovaskuler atau lebih. Walaupun angka kematian akibat penyakit kardiovaskuler menurun sebesar 9,2% antara tahun 1991 dan 2001, penyakit kardiovaskuler tetap menjadi pembunuh nomor satu dan terhitung sebesar 38,5 % dari semua kematian di Amerika serikat. Kurang lebih 2600 orang Amerika meninggal setiap hari akibat penyakit kardiovaskuler, yang menggambarkan rata-rata satu kematian setiap 34 detik. Dari mereka yang meninggal akibat penyakit kardiovaskuler, mayoritas (54%) meninggal akibat penyakit jantung coroner (infark miokardium [IM] dan angina pektoris).Kurang lebih 565.000 orang Amerika mengalami IM baru setiap tahun dan sekitar 300.000 mengalami IM ulang setiap tahun. Usia rata-rata pada saat IM pertama kali adalah 65,8 tahun pada pria dan 70,4 tahun pada wanita. Sekitar 25% pria dan 38% wanita akan meninggal dalam satu tahun setelah IM awal. Di Indonesia, sejak sepuluh tahun terakhir dan dengan adanya fasilitas-fasilitas penunjang diagnostic serta unit perawatan untuk penyakit jantung, infark miokard sudah banyak yang terdiagnosa atau dengan kata lain, Indonesia menunjukkan angka kenaikan yang jelas terhadap penyakit infark miokardium ini. Infark miokard atau yang lebih dikenal dengan serangan jantung, adalah keadaan di mana terjadi nekrosis pada miokardium akibat terganggunya aliran darah ke otot jantung. Secara umum, infark miokard dapat terjadi secara tiba-tiba dan dapat mengancam hidup seseorang. Infark miokard apabila tidak segera ditangani atau dirawat dengan cepat dan tepat, dapat menimbulkan komplikasi seperti CHF, syok kardiogenik dan kematian. Seperti besarnya angka statistic mortalitas dan morbiditas yang muncul, banyak kemajuan yang telah dibuat dalam pencegahan, diagnosis, penatalaksanaan dan proses rehabilitasi untuk klien dengan infark miokard ini.Untuk itu, satu diantara peran perawat yang berpikir kritis adalah menurunkan mortalitas yang berkaitan dengan penyakit jantung, khususnya yang dibahas dalam makalah ini adalah infark miokardium. Perawat perlu keterampilan dan pengetahuan yang diwujudkan dengan pemberian asuhan keperawatan tanpa melupakan usaharehabilitasinya. Penyuluhan terhadap pasien dan dukungan psikologis yag diberikan oleh perawat memungkinkan pasien dan keluarga mereka untuk kembali kerumah dan memaksimalkan status kesehatan mereka.2. Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah yang dpat di buat adalah :2.1 Bagaimana pengertian infark miokardium ?2.2 Bagaimana etiologi infark miokardium ?2.3 Apa saja klasifikasi dari infark miokardium ?2.4 Bagaimana manifestasi klinis pada klien dengan infark miokardium ?2.5 Bagaimana pathway dari infark miokardium ?2.6 Apa saja pemeriksaan diagnostik untuk infark miokardium ?2.7 Bagaimana penatalaksanaan dari infark miokardium ?2.8 Apa saja komplikasi dari infark miokardium ?2.9 Bagaimana asuhan keperawatan dari infark miokardium ?

3. TujuanBerdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan dari pembuatan makalah ini adalah :3.1 Mengetahui bagaimana pengertian infark miokardium ?3.2 Mengetahui bagaimana etiologi infark miokardium ?3.3 Mengetahui apa saja klasifikasi dari infark miokardium ?3.4 Mengetahui bagaimana manifestasi klinis pada klien dengan infark miokardium ?3.5 Mengetahui bagaimana pathway dari infark miokardium ?2.6 Mengetahui apa saja pemeriksaan diagnostik untuk infark miokardium ?2.7 Mengetahui bagaimana penatalaksanaan dari infark miokardium ?2.8 Mengetahui apa saja komplikasi dari infark miokardium ?2.9 Mengetahui bagaimana asuhan keperawatan dari infark miokardium ?

BAB IIPEMBAHASAN

A. DefinisiInfark miokard akut adalah penumpukan plak yang menyebabkan sumbatan penuh pada arteri coroner sehingga terjadi jaringan nekrosis pada jantung.Infark Miokard Akut (IMA) merupakan gangguan aliran darah ke jantung yang menyebabkan sel otot jantung mati.Infark Miokard Akut adalah penyakit jantung yang disebabkan oleh karena sumbatan pada arteri coroner. Sumbatan akut terjadi oleh karena adanya aterosklerotik pada dinding arteri coroner sehingga menyumbat aliran darah ke jaringan otot jantung (Sudoyo Aru, dkk 2009)

B. EtiologiTidak dapat dirubah : UsiaUsia yang semakin tinggi menyebabkan keretanan terjadinya aterosklerosis karena menurunnya elastisitas dan kemampuan pembuluh darah. Riwayat keluargaKeluarga yang mengalami penyakit Infark Miokard keturunannya beresiko tinggi terkena infark miokard juga. Jenis kelaminPria lebih beresiko terkena infark miokard dan wanita setelah menopause. Karena hormin estrogen berfungsi untuk melindungi tubuh dari terjadinya infark miokard.Dapat dirubah: Dislipidemia Smoking Penyakit metabolic (diabetes) Obesitas Penyakit ginjal kronik Penggunaan alkohol berlebihan Penggunaan obat NSAID

C. KlasifikasiAda dua tipe dasar infark miokard akut:a. TransmuralYang berhubungan dengan aterosklerosis melibatkan arteri koroner utama. Hal ini dapat subclassified ke anterior, posterior, atau lebih rendah. infarcts Transmural memperpanjang melalui seluruh ketebalan otot jantung dan biasanya akibat dari oklusi lengkap suplai darah daerah tersebut.b. SubendocardialMelibatkan sejumlah kecil di dinding subendocardial dari ventrikel kiri, septum ventrikel, atau otot papiler. infarcts Subendocardial dianggap akibat dari suplai darah lokal menurun, mungkin dari penyempitan arteri koroner. Daerah subendocardial terjauh dari suplai darah jantung dan lebih rentan terhadap jenis patologi.

D. Manifestasi Klinis Dyspnea dapat menyertai nyeri dada atau terjadi sebagai keluhan terisolasi Mual dan/atau nyeri abdominal sering hadir dalam infark yang melibatkan dinding inferior Ansietas Lightheadedness (berkunang-kunang) dan Sinkop (pingsan) Batuk Mual dan muntah Diaforesis Wheezing

E. F. Patofisiologi/ pathwayETIOLOGI REVERSIBLE

Smoking

ObesitasDislipidemiaPenyakit ginjal kronik

Konsumsi alkohol berlebihanPenyakit metabolik (diabetes)

HipernikotinemiaPenumpukkan lipid di arteri koroner

Tidak terjadi filtrasi

Zat kimia menumpukDarah menjadi lebih kental

Menumpuk di arteri koronerartherosklerosis

Penumpukan ion

Penyempitan arteri koronerMenempel di dinding arteri koroner

Suplai darah turunSuplai darah turun

Oksigen tidak adekuatIskhemiaOksigen tidak adekuat

Penurunan kontraktilitas miokardInfark miokardMetabolisme anaerob meningkat

Kelemahan miokardAsam laktat meningkat

Vol akhir diastolik ventrikel kiri meningkatPenurunan curah jantungNyeri

Tekanan atrium kiri meningkat

Tekanan vena pulmonalis meningkat

Hipertensi kapiler paru

Gangguan pertukaran gas

Oedem paru

G. H. Pemeriksaan Diagnostika. EKGKompleks QRS normal menunjukkan resultan gaya elektrik miokard ketika ventrikel berdepolarisasi. Bagian nekrosis tidak berespon secara elektrik. Vektor gaya bergerak menjauhi bagian nekrosis dan terekam oleh elektroda pada daerah infark sebagai defleksi negatif abnormal. Infark yang menunjukkan abnormalitas gelombang Q disebut infark gelombang Q. Pada sebagian