Click here to load reader

2015 - Odin Hosting & Cloud Automation · PDF fileManajemen Perangkat Seluler (MDM) Konferensi Web Layanan Suara Bisnis Email 56% 75% 81%70% 45%85% Ekspander Cloud (Meningkatkan Pengeluaran)

  • View
    215

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of 2015 - Odin Hosting & Cloud Automation · PDF fileManajemen Perangkat Seluler (MDM)...

  • SMB Cloud InsightsTM

    2015

    INDONESIA

  • DEFINISI

    Definisi dan Segmentasi SMBKami mendefinisikan SMB juga dikenal sebagai usaha kecil dan menengah (UKM) sebagai perusahaan dengan 1 sampai 250 karyawan. Ada sekitar 4,4 juta SMB seperti ini di Indonesia saat ini. Segmen SMB meliputi: mikro (1-9 karyawan), kecil (10-49 karyawan), dan menengah (50-250 karyawan).

    Jenis Peluang Cloud

    Pelompat cloud (Cloud leapers): Kategori ini terdiri dari SMB yang saat ini tidak menggunakan solusi IT griyaan (tidak ada server, tidak ada server web, atau tidak ada sistem PBX) dan cenderung langsung menggunakan solusi cloud, melompati solusi IT griyaan menengah.

    Konverter cloud (Cloud converters): SMB ini saat ini memiliki solusi griyaan tetapi bergerak atau berencana untuk pindah ke layanan hostingan. Contohnya, banyak SMB yang saat ini memiliki server griyaan dapat beralih ke server hostingan ketika tiba saatnya untuk mengupgrade infrastruktur mereka.

    Ekspander cloud (Cloud expanders): SMB ini, yang sudah menggunakan beberapa bentuk layanan cloud, mewakili peluang penjualan lebih banyak produk untuk penawaran cloud baru dan diperluas. Contohnya, SMB yang menggunakan hosting web akan bertindak sebagai ekspander cloud ketika mereka membeli optimalisasi seluler untuk melengkapi situs web mereka.

    Kategori Layanan CloudRiset ini difokuskan pada layanan cloud yang paling penting bagi SMB: IaaS, keberadaan web dan aplikasi web, komunikasi terpadu, dan kategori umum yang kita sebut sebagai aplikasi bisnis.

    Infrastruktur sebagai layanan (Infrastructure-as-a-service - IaaS): Server terdedikasi, server pribadi virtual (VPS), hosting terkelola, serta aplikasi dan layanan tambahan untuk infrastruktur hostingan, seperti panel kontrol, platform pengembangan, tumpukan LAMP, keamanan, pencadangan server, dan tambahan database. Termasuk server cloud sejak tahun 2014, karena penggunaannya meningkat di antara SMB.

    Keberadaan Web dan Aplikasi Web: Hosting web pihak ketiga, pendaftaran domain, tambahan perniagaan elektronik dan SSL, alat bantu pengembangan situs, aplikasi web peluang tinggi pencadangan server web, jaringan pengiriman konten (CDN), manajemen konten, alat bantu optimalisasi seluler, optimalisasi mesin pencari (SEO), dan pemantauan keamanan dan kesehatan server web.

    Komunikasi Terpadu: Layanan email kelas bisnis, termasuk keamanan email, pengarsipan email, bersama dengan layanan telepon hostingan dan mobilitas, termasuk PBX hostingan. Sejak tahun 2014, termasuk aplikasi komunikasi dan kolaborasi, seperti konferensi web dan telepon, kolaborasi instan, dan manajemen perangkat seluler (MDM).

    Aplikasi Bisnis: Jenis aplikasi perangkat lunak utama yang dapat diakses secara online berbagi berkas, akuntansi online, pencadangan dan penyimpanan online, CRM online, penggajian dan SDM, layanan dukungan dan bantuan, dan desktop virtual (VDI).

    1

  • 2

    Odin SMB Cloud Insights telah memasuki riset tahun kelimanya terhadap konsumsi layanan cloud oleh usaha kecil dan menengah (SMB). Secara global dan lokal, kami menemukan bahwa SMB dari berbagai sektor sedang menggerakkan fungsi bisnis ke solusi cloud. Alat bantu dan solusi yang sebelumnya diperuntukkan bagi organisasi tingkat perusahaan sedang diimplementasikan di perusahaan-perusahaan kecil ketika pengembang menciptakan layanan khusus untuk pasar SMB. Riset kami ditujukan untuk membantu penyedia layanan cloud mengambil keuntungan dari tren yang diuraikan dalam laporan ini dalam rangka memenuhi kebutuhan yang berkembang dari pelanggan SMB mereka.

    Odin memperkirakan pasar layanan cloud SMB Indonesia pada tahun 2015 akan mencapai Rp15 triliun ($1,2 miliar USD). Infrastructure-as-a-service menyumbang Rp6,1 triliun ($496 juta USD) dari keseluruhan pasar. Keberadaan Web menambahkan Rp1,6 triliun ($128 juta USD), Komunikasi Terpadu menambahkan Rp4 triliun ($324 juta USD), dan Aplikasi Bisnis menambahkan Rp3,6 triliun ($289 juta USD). Penyedia layanan dapat menggunakan informasi yang tercantum dalam laporan ini untuk memahami bagaimana SMB menggunakan layanan cloud dan mengidentifikasi peluang pertumbuhan di tahun-tahun mendatang.

    Keseluruhan Pasar Layanan Cloud SMB Indonesia

    2015($1.2 miliar USD)

    Rp15 miliar

    2

  • 3

    INFRASTRUKTUR SEBAGAI LAYANAN (INFRASTRUCTURE-AS-A-SERVICE - IAAS):

    IaaS menyumbang 40% Pasar Layanan Cloud pada tahun 2015

    Kategori IaaS merupakan yang terbesar dalam keseluruhan pasar layanan cloud SMB Indonesia yang mencapai Rp6,1 triliun ($496 juta USD) pada tahun 2015. Karena ini adalah pasar yang baru muncul, banyak SMB baru-baru ini mulai mengandalkan sistem server untuk menjalankan bisnis mereka. Hal ini sering mengakibatkan SMB melewati server griyaan dan langsung melompat ke server hostingan sebagai solusinya.

    Server Pribadi Virtual (VPS) merupakan bentuk server hostingan paling populer di Indonesia. Pengecualiannya adalah perusahaan menengah yang lebih memilih server hostingan terdedikasi.

    40% 26% 24%

    Rp15.2 triliun ($1.2 miliar USD)

    Rp6.1 triliun ($496 juta USD)

    Rp1.6 triliun($128 juta USD)

    Rp4.0 triliun($324 juta USD)

    Rp3,6 triliun($289 juta USD)

    IaaS Aplikasi BisnisKomunikasi Terpadu

    Catatan: 20% SMB yang diwawancarai menggunakan lebih dari satu jenis server hostingan

    Server Fisik VPS Server Cloud

    9%75%25%

    10%Keberadaan Web

  • 4

    Beban Kerja Utama untuk Server Hostingan

    44%Server Web

    42%Aplikasi

    Database

    26%321

    Kecerdasan Bisnis

    68%

    25%

    79%

    31%

    SMB bersedia membayar lebih banyak untuk ketersediaan tinggi dan penyimpanan tidak terbatas

    SMB akan membayar hingga Rp60.000 lebih

    banyak setiap bulan

    SMB akan membayar hingga Rp120.000 lebih

    banyak setiap bulan

    Ketersediaan Tinggi

    Penyimpanan Tidak Terbatas

  • 5

    Lebih dari 90% SMB Indonesia yang menggunakan server hostingan juga membeli setidaknya satu tambahan dengan server mereka. Selama tiga tahun mendatang, keamanan dan panel kontrol akan mempertahankan keunggulannya, sementara tambahan lain akan melihat pertumbuhan yang kuat.

    SMB Indonesia mulai mengalihdayakan manajemen server mereka ke penyedia layanan dan pihak ketiga. Hal ini memungkinkan SMB untuk fokus pada bisnis mereka sambil memberikan peluang baru bagi penyedia layanan.

    Penggunaan Tambahan Server Saat Ini dan Proyeksi Masa Depan

    22%

    48%

    SMB dengan server hostingan dilaporkan menggunakan server yang dikelola sepenuhnya

    SMB dengan server swakelola ingin mengupgrade ke server yang dikelola sepenuhnya dalam waktu tiga tahun

    INFRASTRUKTUR SEBAGAI LAYANAN (INFRASTRUCTURE-AS-A-SERVICE - IAAS):

    2015 2018

    74% 73%

    29%

    44%

    28%

    44%49% 47%

    12%

    28%

    11%

    26%Keamanan Panel

    KontrolAplikasi

    DatabasePencadangan

    Server

    Tumpukan LAMP

    Platform Pengembangan

  • 6

    Pasar IaaS akan melihat tingkat pertumbuhan 24% per tahun dan mencapai Rp11,7 triliun ($956 juta USD) pada tahun 2018. Seperti yang tertulis di atas, sebagian besar pertumbuhan ini akan berasal dari perusahaan-perusahaan tanpa jenis server yang akan melompat ke pasar cloud untuk pertama kalinya. Karena banyak SMB yang memasuki ruang cloud tidak akan terbiasa dengan teknologi ini, penyedia layanan dapat membedakan diri mereka di pasar dengan menawarkan layanan dengan sentuhan lebih tinggi kepada pelanggan mereka.

    Peluang IaaS hingga tahun 2018

    IaaS

    Pelompat Cloud(Adopsi Baru)

    Ekspander Cloud(Meningkatkan Pengeluaran)

    29%54%

    Rp11,7 triliun ($956 juta USD)

    Rp6,1 triliun ($496 juta USD)

    24%CAGR 3 Tahun

    2015 2018

  • 7

    Pasar Keberadaan Web Kecil, tapi Akan Tumbuh di Tahun-Tahun Mendatang

    Pasar Keberadaan Web Indonesia saat ini senilai Rp1,6 triliun ($128 juta USD). Meskipun hanya 11% SMB yang memiliki situs web pada tahun 2015, pasar diperkirakan meningkat lebih dari dua kali lipat dalam tiga tahun mendatang ketika SMB memasuki pasar Keberadaan Web. Situs web dasar dan terkelola, aplikasi situs web, dan desain situs web akan melihat adopsi yang kuat oleh SMB Indonesia.

    KEBERADAAN WEB

    53%22%23%

    Situs Web Seluler yang Dioptimalisasi

    Hanya menampilkan dengan baik pada komputer

    Tampak baik-baik saja tanpa optimalisasi seluler

    Desain Situs Web

    40% 26% 24%

    Rp15,2 triliun ($1,2 miliar USD)

    IaaS Aplikasi BisnisKomunikasi Terpadu

    Desainer Web Griyaan

    Mikro Kecil Menengah

    Desainer Web Pihak Ke-3

    36% 60%64% 67% 33% 40%

    Rp6.1 triliun ($496 juta USD)

    Rp1.6 triliun($128 juta USD)

    Rp4.0 triliun($324 juta USD)

    Rp3,6 triliun($289 juta USD)

    10%Keberadaan Web

  • 88

    Desain Situs Web

    SEO

    Griyaan Desainer Web Hoster Web

    Perniagaan Elektronik

    Manajemen Konten

    Hosting Situs Web

    Hostingan Pihak Ke-3

    Aplikasi Situs Web Manajemen Situs Web

    Hostingan Sendiri

    28%72%

    84%

    14%2%

    84% GriyaanSatu dari dua SMB

    berencana untuk beralih ke manajemen situs web eksternal dalam

    waktu 3 tahun

    38%

    28%

    22%

    12%

    Dibeli dari Hoster web pada saat pembelian situs web

    Dibeli dari Hoster web setelah pembelian situs web

    Dibeli langsung dari pengembang Aplikasi

    Pihak ke-3 lainnya

    42% 40% 27%321

  • 9

    Peluang Keberadaan Web hingga tahun 2018:

    Keberadaan Web

    Media Sosial Utama

    Tumbuh dengan CAGR mengesankan 36%, pasar Keberadaan Web akan mencapai Rp4 triliun ($322 juta USD) pada tahun 2018. Peluang terbesar dalam pasar ini berasal dari SMB yang menggelar situs web untuk pertama kal

Search related