AAN SEJARAH

  • View
    647

  • Download
    4

Embed Size (px)

Transcript

Makalah SejarahPerkembangan teknologi masyarakat pada bidang ekonomi, sosial, budaya, dan Reformasi pada Masa Orde BaruD I S U S U N OLEH AAN DARMAWAN XII IPA A SMA NEGERI 2 SENGKANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012

KATA PENGANTARPuji syukur kehadirat Allah Yang Maha Kuasa karena atas rahmat dan karunianya Makalah Sejarah ini dapat terselesaiksn. Dalam Makalah ini dimaksudkan agar siswa siswi mengetahui tentang Perkembangan Politik Ekonomi serta perubahan masyarakat pada masa reformasi dan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi di Indonesia. Akhirnya, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelesaian makalah ini. Kami meminta maaf karena makalah ini masih jauh dari sempurna. Maka dari itu, saran dan kritik yang membangun akan kami terima dengan hati terbuka agar kita dapat menyelesaikan makalah sejarah dengan sebaik-baiknya.Kami mengucapkan banyak terima kasih. Sengkang, 10 Agustus 2011

DAFTAR ISI

Kata Pengantar.... Daftar Isi..A.

BAB I

PENDAHULUAN

..... a. Latar belakang b. Rumusan Masalah ..B.

BAB II

PEMBAHASAN

a. Dampak Revolusi Hijau dan Industrialiasi terhadap perubahan teknologi dan lingkungan di masa Orde Baru b. Respon masyarakat Indinesia terhadap perubahan dunia ke arah globalisasi di bidang teknologi ... c. Perkembangam politik pemerintahan setelah 21 Mei 1998 d. Kondisi social dan ekonomi masyrakat pada masa reformasi 1. Kondisi social ... 2. Kondisi ekonomi ...C.

BAB III

PENUTUP. a. Kesimpulan .

BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang Bangsa Indonesia bertekad untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai Sarana un tuk meningkatkan dan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat Indonesia. Usaha untuk meningkatkan kualitas iptek di Indonesia tersebut dilakukan dengan alih teknologi di segala bidang dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui bidang pedidikan. Pengembangan bidang iptek yang diupayakan bangsa Indonesia membuktikan bahwa Indonesia mampu sejajar engan bangsa-bangsa maju lainnya didunia dalam menguasai iptek. Setelah bergulirnya gerakan reformasi, terjadi perubahan mendasar dalam bidang politik,ekonomi,social, dan budaya d Indonesia. Dengan tekad untuk menegakkan demokrasi dan kedaulatan rakyat, pemerintah dan rakyat melakukan berbagai langkah untuk memperbaiki kondisi bangsa Indonesia yang mengalami keterpurukan di segala bidang. Meskipun erat, perjuangan

gerakan reformasi telah meletakkan dasar menuju Indonesia yang lebih demokratis,adil, sejahtera, dan martabat. B. Rumusan Masalah a.Menjelaskan dampak revousi hijau dan industrialisasi terhadap perubahan teknologi dan lingkungan diberbagai daerah pada masa Orde Baru. b.Menjelaskan respon masyarakat Indonesia terhadap perubahan globalisasi disbanding teknologi c.Menjelaskan perkembangan politik pemerintah setelah 21 Mei 1998. d.Menjelaskan kondisi social dan ekonomi masyarakat diberbagi daerah sejak Reformasi .

C. Tujuan Penulisan 1. Untuk mengetahui dampak revolusi hijau dan idustrialisasi terhadap perubahan dan teknologi.

2.Untuk mengetahui respon masyarakat Indonesia terhadap peubahan globalisasi dibanding teknologi. 3.Untuk mengetahui perkembangan politik pemerintah setelah 21 Mei 1998. 4.Untuk mengetahui kondisi social dan ekonomi masyarakat diberbagai daerah sejak Refomasi.

BAB II PEMBAHASAN

A. DAMPAK REVOLUSI HIJAU DAN INDUSTRIALISASI TERHADAP PERUBAHAN TEKNOLOGI DAN LINGKUNGAN DI BERBAGAI DAERAH PADA MASA ORDE BARU Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam sektor pertanian di Indonesia tidak lepas dari perkembangan sektor industry prtanian itu sendiri. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian di dunia ditandai dengan munculnya Revolusi Hijau. Istilah revolusi dalam pertanian sebetulnya muncul pada maa transisi dari kebiasaan abad pertengahan ke kebiasaan abad modern. Munculnya beberapa teknik pertanian pada abad ke-17 dan aba ke-18 dapat dilacak dari jenis tanaman baru dan beberapa perubahan ekonomi. Pada masa sekarang ini di Negara yang maju dan sedang berkembang terjadi perbedaan makin besar dan taraf hidup masyarakatnya. Hal ini diebabkan perbedaan antara efisiensi teknolgi petanian an kenaikan jumlah penduduk. Perubahan-perubahan di bidang pertanian sebenarnya telah bekali-kali terjadi dalam sejarah kehidupan manusia yang biada dikenal dengan istilah Revolusi. Perubahan dalam bidang pertanian,perubahan rotasi tanaman,dan perubahan system pengairan. Usaha ini ada yang cepat dan lambat. Usaha yang cepat ini disebutlah Revolusi,yaitu perubahan secara cepat menyangkut masalah pembaharuan teknologi pertanian dan peningkatan produksi petanian,baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Revolusi hijau merupakan bagian dari perubahan-perubahan yang terjadi dalam system pertanian pada abad sekarang ini. Lahirlah revolusi hijau melalui proses panjang dan akhirnya meluas di wilayah Asia dan Afrika. Revousi hijau mulai mendapat perhatian setelah Thomas Robert Malthus (1766-1834) mulai melakukan penelitian dan memaparkan hasinya. Maltus menyatakan bahwa kemiskinan adaah masalah yang tidak bisa dihindari oleh manusia. Kemiskinan terjadi karena pertumbuhan penduduk dan produksi

pangan yang tidak seimbang. Pertumbuhan penduduk lebih cepat dibandingkan dengan peningkatan hasil pertanian (pangan). Malthus berpendapat bahwa pertumbuhan penduduk mengikuti Deret ukur,sedangkan hasil pertanian mengikuti deret hitung. Hasil penelitian Malthus itu menimbulkan kegemparan di Eropa. Akibatnya, muncul berbagai gerakan pengendalian pertumbuhan penduduk dan usaha penelitian pencarian bibit unggul dalam bidang prtanian. Revolusi Hijau adalah proses keberhasilan para teknolog pertanian daam melakukan persilangan (breeding) antarjenis tanaman tertentu sehingga menghasilkan jenis tanaman unggul untuk meningkatkan produksi bahan pangan. Jenis tanaman unggul itu mempunyai cirri brmur pendek, memberikan hasil produksi berlipat ganda (dibandingkan dengan jenis tradisional), dan mudah beradaptasi dalam lingkungan apa pun, asal memenuhi syara berikt. a.tersedia cukup air. b.pemupukan teratur c.tersedia bahan kimia pemberantas hama dan penyakit. d.tersedia bahan kimia pemberantas rerumputan pengganggu. Revolusi hijau dapat memberikan keuntungan bagi kehidupan umat mansia, tetapi juga memberikan dampak negative bagi kehidupan umat manusia.1.

Keuntungan Revolusi Hijau bagi umat manusia, antara lain sebagai

berikut.a.

Revolusi Hijau menyebakan munculnya tanaman jenis unggul bermur pendek sehingga intensita penanaman pertahun menjadi bertambah (dari satu kali menjadi dua kali atau lima kali perdua tahun). Akibatnya, tenaga kerja yang dibutuhkan lebih banyak. Demikian juga keharusan pemupukan , pemberantasan hama penyakit akan menambah kebutuhan tenaga kerja

b.

Revolusi hijau dapat meningkatkan pendapatan petani. Dengan paket teknologi , biaya produksi memang bertambah. Namn tingkat produksi yang dihasilkannya akan memberikan sisa keuntungan jauh lebih besar daripada usaha prtanian tradisional.

c.

Revolusi hijau dapat merangsang kesadaran peteani dan masyarakat pada umumnya akan pentingnya teknologi. Dalam hal ini, terkandung pandangan atau harapan bahwa dengan masuknya petani kedalam arus utama kehidupan ekonomi, petani dan masyarakat pada umumnya akan menjadi sejahtera.

d.

Revolusi hijau merangsang dinamika ekonomi masyarakat karena dengan hasi melimpah akan melahirkan pertumbuhan ekonomi yanh meningkat pula dimasyarakat. Hal ini sudah terjadi dibeberapa Negara, misalnya di Indonesia.

Dampak Positif Revolusi Hijau : 1. Memberikan lapangan kerja bagi para petani maupun buruh pertanian. 2. Daerah yang tadinya hanya dapat memproduksi secara terbatas dan hanya untuk memenuhi kebutuhan minimal masyarakatnya dapat menikmati hasil yang lebih baik karena revolusi hijau. 3.Kekurangan bahan pangan dapat teratasi. 4.Sektor pertanian mampu menjadi pilar penyangga perekonomian Indonesia terutama terlihat ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi sehingga orang beralih usaha ke sektor agrobisnis. Dampak Negatif Revolusi Hijau : 5.Muncullah komersialisasi produksi pertanian 6.Muncul sikap individualis dalam hal penguasaan tanah 7.Terjadi perubahan struktur sosial di pedesaan dan pola hubungan antarlapisan petani di desa dimana hubungan antar lapisan terpisah dan

menjadi satuan sosial yang berlawanan kepentingan. 8.Memudarnya sistem kekerabatan dalam masyarakat yang awalnya menjadi pengikat hubungan antar lapisan. 9.Muncul kesenjangan ekonomi karena pengalihan hak milik atas tanah melalui jual beli. 10.Harga tanah yang tinggi tidak terjangkau oleh kemampuan ekonomi petani lapisan bawah sehingga petani kaya mempunyai peluang sangat besar untuk menambah luas tanah. 11.menyebabkan tingkat pendapatanpun akan berbeda. 12.Muncul kesenjangan yang terlihat dari perbedaan gaya bangunan maupun gaya berpakaian penduduk yang menjadi lambang identitas suatu lapisan sosial. 13.Mulai ada upaya para petani untuk beralih pekerjaan ke jenis yang lain seiring perkembagan teknologi. Dampak negative munculnya Revolusi hijau bagi para petani Indonesia, antara ain sebagai berikut. a. System bagi hasil mengalami perubahan. System panen secara bersamasama paa masa sebelumnya mulai digeser oeh system upah. Pembeli memborong seluruh hasi dan biasanya menggunakan sedikit tenaga kerja.akibatnya kesempatan kerja dipedesaan menjadi berkurang. b. Pengaruh ekonomi uang didalam berbagai hubungan social di daerah pedesaanmakin kuat.c.

Ketergantungan pada pupuk kimia dan zat kimia pembasmi hama juga berdampak pada tingginya biaya produksi yang harus ditanggung petani.

d. Peningkatan produksi pangan tidak diikuti oleh pendapatan petani secara keseluruhan karena penggunaan teknologi modern hanya dirasakan oleh petani kaya.

B. RESPON MASYARAKAT INDO