Action Plan Pengembangan Kawasan Pertanian... · Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen i KataPengantar

  • View
    299

  • Download
    34

Embed Size (px)

Text of Action Plan Pengembangan Kawasan Pertanian... · Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen i KataPengantar

Action Plan Pengembangan Kawawan Pertanian Kabupaten BireuenDinas Pertanian Kabupaten Bireuen

i

KKaattaa PPeennggaannttaarr

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan

rahmat dan hidayah, sehingga Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Pertanian

Kabupaten Bireuen dapat terselesaikan dengan baik.

Kabupaten Bireuen merupakan salah satu kawasan ekonomi yang sangat

potensial untuk dikembangkan, khususnya dalam bidang pertanian tanaman pangan,

hortikultura, perkebunan dan peternakan. Sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan

Menteri Pertanian Nomor 50 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengembangan Kawasan

Pertanian sebagai landasan bagi Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pertanian

Kabupaten Bireuen untuk menyusun dan menyampaikan laporan Rencana Aksi

Pengembangan Kawasan Pertanian.

Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Pertanian ini merupakan langkah awal

dalam rangka pengembangan wilayah yang berbasis pada pembangunan di bidang

pertanian. Ringkasan Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Pertanian ini berisi

tentang Kebijakan dan Strategi Pengembangan Kawasan Pertanian, Rencana

Pengembangan Kawasan Pertanian, serta Program Pembangunan Kawasan Pertanian

yang merupakan ringkasan dari Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Pertanian

Kabupaten Bireuen.

Akhir kata, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua

pihak yang terlibat dalam Penyusunan Rencana Aksi Pengembangan Kawasan

Pertanian Kabupaten Bireuen.

Bireuen, Maret 2017Kepala Dinas,

Ir. H. Alie Basyah, M.SiNIP. 19631231 198602 1 003

Action Plan Pengembangan Kawawan Pertanian Kabupaten BireuenDinas Pertanian Kabupaten Bireuen

ii

DDaaffttaarr IIssii

KATA PENGANTAR ............................................................................................................... iDAFTAR ISI ................................................................................................................................. iiDAFTAR TABEL ........................................................................................................................ iiiDAFTAR GAMBAR .................................................................................................................. iv

I. PENDAHULUAN1.1 Konsep Dasar Rencana Aksi .................................................................................... 11.2 Maksud, Tujuan dan Sasaran ................................................................................... 21.3 Kerangka Dasar ............................................................................................................ 31.4 Alur Penyusunan Rencana Aksi ............................................................................. 4

II. MATRIKS PROGRAM RENCANA AKSI2.1 Sasaran Program dan Kegiatan ............................................................................... 62.2 Rencana Pelaksanaan Kegiatan ............................................................................... 8

a. Lokasi ........................................................................................................................ 9b. Waktu Pelaksanaan ............................................................................................... 10c. Satker Pelaksana ..................................................................................................... 10d. Rencana Pembiayaan ............................................................................................ 11

2.3 Indikator Pencapaian .................................................................................................. 11

III. MANAJEMEN PENGEMBANGAN KAWASAN3.1 Implementasi/Operasionalisasi .............................................................................. 133.2 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan ..................................................................... 15

LAMPIRANMatrik Program Rencana AksiRekapitulasi Matrik Program Rencana Aksi

Action Plan Pengembangan Kawawan Pertanian Kabupaten BireuenDinas Pertanian Kabupaten Bireuen

iii

DDaaffttaarr TTaabbeell

Tabel 2.1. Rencana Pembiayaan Pelaksanaan Rencana Aksi PengembanganKawasan Pertanian Kabupaten Bireuen ...................................................... 13

Action Plan Pengembangan Kawawan Pertanian Kabupaten BireuenDinas Pertanian Kabupaten Bireuen

iv

DDaaffttaarr GGaammbbaarr

Gambar 1.1. Alur Penyusunan Rencana Aksi Pengembangan KawasanPertanian Kabupaten Bireuen ................................................................ 7

Action Plan Pengembangan Kawawan Pertanian Kabupaten BireuenDinas Pertanian Kabupaten Bireuen

1

PPeennddaahhuulluuaann

1.1. Konsep Dasar Rencana Aksi

Hakekat pembangunan pada dasarnya adalah upaya untuk menumbuh

kembangkan kegiatan perekonomian suatu wilayah/kawasan dengan tujuan akhir

mampu memberikan sumbangan yang nyata terhadap peningkatan pendapatan dan

taraf hidup masyarakat sehingga tercapai tujuan pembangunan yaitu menciptakan

manusia Indonesia yang seutuhnya, sejahtera lahir dan batin.

Upaya untuk menumbuh kembangkan kegiatan perekonomian pada suatu

wilayah/kawasan telah dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai model

pendekatan pengembangan kawasan atau wilayah seperti pendekatan pembangunan

secara fisik (infrastruktur, kelembagaan), pendekatan sosio-kultural, pendekatan political

will (kebijakan), serta pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi (rekayasa).

Keberhasilan pelaksanaan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kawasan akan

sangat ditentukan oleh kemampuan mensinkronkan semua aspek dalam sebuah

perencanaan yang sistematis dan terukur.

Program pembangunan pertanian pada hakikatnya adalah rangkaian upaya

untuk menfasilitasi, melayani, dan mendorong berkembangnya sistem agribisnis dan

usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan, dan desentralis

untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program pembangunan pertanian

diarahkan kepada pencapaian tujuan pembangunan pertanian jangka panjang yaitu

sektor agribisnis sebagai andalan pembangunan pertanian nasional.

Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam rangka mengoptimalkan dan

meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayahnya telah menetapkan Pengembangan

Kawasan Pertanian. Kebijakan tersebut merupakan sebuah langkah maju dalam rangka

mendorong dan mengoptimalkan segala potensi sumber daya yang ada di Kabupaten

Bireuen. Terbangunnya Pengembangan Kawasan Pertanian ini salah satunya bertujuan

untuk menghilangkan disparitas dari sisi sosial ekonomi antara kawasan atau pusat

produksi pertanian dengan kawasan atau pusat pertumbuhan (pusat pemasaran dan

industri).

Action Plan Pengembangan Kawawan Pertanian Kabupaten BireuenDinas Pertanian Kabupaten Bireuen

2

Pendekatan kawasan pertanian ini dimaksudkan untuk mengutuhkan kegiatan

usaha tani mulai dari sub-sistem hulu, on-farm dan hilir. Pelaksanaan program dan

kegiatan pembangunan pertanian yang berbasis kawasan dalam implementasinya

harus fokus pada komoditas unggulan nasional dan fokus pada lokasi pengembangan

(tidak terpencar), agar memenuhi skala ekonomi dalam penyediaan infrastruktur dan

distribusi input serta efisiensi pelayanan informasi pasar dan teknologi. Di samping itu,

dalam rangka diferensiasi produk pertanian, di masing-masing daerah tetap

dimungkinkan untuk dikembangkan komoditas andalan provinsi maupun kabupaten.

Konsep dan pendekatan pengembangan kawasan pertanian, strategi dan

kebijakan pendukungnya serta langkah-langkah implementasinya telah dituangkan di

dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 50 Tahun 2012 tentang Pedoman

Pengembangan Kawasan Pertanian. Strategi umum dan langkah-langkah

pengembangan kawasan pertanian telah dituangkan di dalam Permentan 50/2012 dan

Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2015-2019, yaitu sebagai berikut: (1) Penguatan

Perencanaan; (2) Penguatan Kerjasama dan Kemitraan; (3) Penguatan Sarana dan

Prasarana; (4) Penguatan Sumber Daya Manusia; (5) Penguatan Kelembagaan; dan (6)

Percepatan Adopsi Teknologi Bioindustri dan Bioenergi, dan (7) Pengembangan

Industri Hilir.

Adapun pendekatan pengembangan kawasan pertanian yang dimaksud untuk

meningkatkan produksi, produktivitas, daya saing komoditas unggulan nasional,

efektivitas kegiatan, efisiensi anggaran dan mendorong keberlanjutan kawasan

komoditas unggulan. Dengan arah pengembangan kawasan yaitu fokus komoditas,

keterpaduan kegiatan, lokasi kegiatan, pembiayaan antara pemerintah pusat,

pemerintah daerah dan swasta.

Penerapan program pengembangan kawasan pertanian diharapkan mampu

meningkatkan daya saing komoditas unggulan berbasis potensi sumber daya kawasan.

1.2. Maksud, Tujuan dan Sasaran

1.2.1 Maksud

Penyusunan Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Pertanian ini adalah sebagai

bahan kajian dan mengungkapkan tentang potensi wilayah berdasarkan subsektor

tanaman pangan dan hortikultura. Penyusunan ini juga dimaksudkan untuk

memahami subsektor mana yang berkembang pesat dan komoditas andalan yang

potensinya perlu didorong untuk dikembangkan lebih baik lagi. Sehingga perlu adanya

Action Plan Pengembangan Kawawan Pertanian Kabupaten BireuenDinas Pertanian Kabupaten Bireuen

3

suatu pengkajian lebih lanjut mengenai strategi dalam pengembangan yang tidak

menyeb