Aplikasi Sila 4 Pancasila

  • View
    38

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

aplikasi sila 4 pancasila

Text of Aplikasi Sila 4 Pancasila

  • 1MateriMateriMateriMateri ( ( ( ( BahanBahanBahanBahan Ajar Ajar Ajar Ajar KeKeKeKe : 10 : 10 : 10 : 10 dandandandan 11 )11 )11 )11 )

    Mata Mata Mata Mata KuliahKuliahKuliahKuliah : : : : PendidikanPendidikanPendidikanPendidikan PancasilaPancasilaPancasilaPancasila

    TIM MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN

    BANDAR LAMPUNGTAHUN AKADEMIK 2009/2010

    Masyarakat aktif mengawasi kinerja wakil-wakilnya yang dipilih lewat Pemilu denganmemberikan koreksi secara santun

    Menghormati setiap perbedaan pendapat danmelakukan musyawarah untuk memecahkanmasalah

    Musyawarah merupakan salah satu cara untukmengambil keputusan baik di dalam keluarga, masyarakat dan negara.

    Musyawarah dilakukan dengan akal sehat, bermoral dan kejujuran, tidak anarki dan tidakmenang sendiri.

    Sila KEEMPAT: KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN

    PERWAKILAN

  • 2PENGERTIAN DEMOKRASIsecara etimologi (bahasa)

    Demokrasi berasal dari Bahasa Yunani yakni Demos (rakyat) dan Cratos/Cratein (Pemerintahan atauKekuasaan) sehingga secara bahasa demokrasi adalahpemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat

    Konsep demokrasi lahir di Yunani kuno dipraktekkandalam hidup bernegara antara abad ke-6 SM abad ke-4 SM.

    Demokrasi yang dipraktekkan pada saat itu adalahdemokrasi langsung artinya hak rakyat untuk membuatkeputusan politik dijalankan oleh seluruh rakyat atauwarga negara (300.000 orang)

    HAKEKAT DEMOKRASIsecara terminologi (istilah)

    Demokrasi merupakan suatu perencanaaninstitusional untuk mencapai keputusanpolitik dimana individu-individu memperolehkekuasaan untuk memutuskan caramemperjuangkan kompetisi atas suararakyat (Joseph. A. Schmeter)

    Demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana keputusan pemerintah yang pentingsecara langsung atau tidak langsungdidasarkan pada kesepakatan mayoritasyang diberikan secara bebas dari rakyatdewasa (Sidney Hook)

  • 3HAKEKAT DEMOKRASI (lanjutan)

    Demokrasi sebagai suatu sistem pemerintahan di manapemerintah dimintai tanggung jawab atas tindakan-tindakan mereka di wilayah publik oleh warga negarayang bertindak secara langsung melalui kompetisi dankerja sama dengan para wakil mereka yang telahterpilih (Philipe C. Schmitter)

    Demokrasi sebagai sistem politik merupakan suatusistem yang menunjukkan bahwa kebijakan umumditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat dalam pemilihan-pemilihan berkala yang didasarkan atas prinsipkesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasanaterjaminnya kebebasan politik (Henry B. Mayo)

    Hakekat Demokrasi adalah peran utama rakyatdalam proses sosial dan proses politik sehinggapemerintahan demokrasi (demokratis) adalahpemerintahan dari rakyat (government of the people), oleh rakyat (government by the people)

    dan untuk rakyat (government for the people)

    DEMOKRASI LANGSUNG DEMOKRASI TAK LANGSUNG

    PAHAM DEMOKRASI YANG MENGIKUTSERTAKAN WARGA

    NEGARANYA DALAM PERMUSYAWARATAN UNTUK

    MENENTUKAN KEBIJAKAN UMUM DAN UNDANG-UNDANG

    PAHAM DEMOKRASI YANG DILAKSANAKAN MELALUI SISTEM

    PERWAKILAN YANG BIASANYA DILAKUKAN MELALUI PEMILIHAN

    UMUM

    DEMOKRASI sebagai : BENTUK PEMERINTAHAN + SISTEM POLITIK + SIKAP HIDUP

    Penyaluran kehendak rakyat

  • 4DEMOKRASI SEBAGAI BENTUK PEMERINTAHAN

    Plato membagi bentuk pemerintahan secara klasik : Monarki, yaitu bentuk pemerintahan yang dipegang oleh

    seseorang sebagai pemimpin tertinggi dan dijalankan untukkepentingan rakyat banyak

    Tirani, yakni bentuk pemerintahan yang dipegang olehseseorang sebagai pemimpin tertinggi dan dijalankan untukkepentingan pribadi

    Aristokrasi, yakni bentuk pemerintahan yang dipegangoleh sekelompok orang yang memimpin dan dijalankanuntuk kepentingan rakyat banyak

    Demokrasi, yaitu bentuk pemerintahan yang dijalankanoleh rakyat dan dijalankan untuk kepentingan rakyatbanyak

    Mobokrasi/Okhlorasi, bentuk pemerintahan yang dijalankanoleh rakyat yang tidak tahu apa-apa, tidak berpendidikan, tidak paham pemerintahan yang akhirnya pemerintahanyang dijalankan tidak berhasil untuk kepentingan rakyatbanyak

    Nicollo Machiavelli membagi bentuk

    pemerintahan yang diterima dan dianuthingga saat ini:

    Monarki, yaitu bentuk pemerintahan yang bersifat kerajaan yang dipimpin oleh raja, kaisar, sultan, dsb. Pemimpin ditunjuk atas dasarketurunan atau pewarisan

    Republik, yakni bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh seorang presiden atau perdanamenteri. Pemimpin dipilih atas dasar pemilihan

  • 5DEMOKRASI SEBAGAI SISTEM POLITIK

    Henry B Mayo : demokrasi sebagai sistem politikmerupakan suatu sistem yang menunjukkan bahwakebijakan umum ditentukan atas dasar mayoritas olehwakil-wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyatdalam pemilihan berkala yang didasarkan atas prinsipkesamaan politik dan diselenggarakan dalam suasanaterjaminnya kebebasan politik.

    Samuel Huntington : sistem politik dikatakandemokratis apabila para pembuat keputusan kolektifyang paling kuat dalam sistem itu dipilih melaluipemilu yang adil, jujur dan berkala dan di dalamsistem itu para calon bebas bersaing untukmemperoleh suara dan hampir semua pendudukdewasa berhak memberikan suaranya.

    SISTEM POLITIK DEMOKRASI vs SISTEM POLITIK OTORITER (NON DEMOKRASI)

    Jenis Demokrasi BerdasarkanTitik Perhatian

    Demokrasi Formal : demokrasi ini secara hukummenempatkan semua orang dalam kedudukan yang sama dalam bidang politik tanpa mengurangikesenjangan ekonomi. Individu diberikan kebebasan(demokrasi liberal)

    Demokrasi Material : demokrasi material memandangmanusia mempunyai kesamaan dalam bidang sosial-ekonomi sehingga persamaan bidang politik tidakmenjadi prioritas. Demokrasi ini dikembangkan dinegara sosialis-komunis.

    Demokrasi Campuran : merupakan campuran darikedua demokrasi tersebut di atas. Demokrasi iniberupaya menciptakan kesejahteraan seluruh rakyatdengan menempatkan persamaan derajat dan haksetiap orang.

  • 6Jenis Demokrasi BerdasarkanPrinsip Ideologi

    Demokrasi Liberal :

    demokrasi ini memberikan kebebasan yang luas padaindividu.

    Campur tangan pemerintah diminimalkan bahkanditolak.

    Tindakan sewenang-wenang pemerintah terhadapwarganya dihindari.

    Pemerintah bertindak atas dasar konstitusi.

    Demokrasi Proleter/rakyat :

    demokrasi ini bertujuan menyejahterakan rakyat.

    Negara yang dibentuk tidak mengenal perbedaankelas.

    Semua warga negara mempunyai persamaam dalamhukum dan politik

    Jenis Demokrasi BerdasarkanWewenang & Hubungan antar Alat Kelengkapan Negara

    Demokrasi Sistem Parlementer : DPR lebih kuat daripada pemerintah

    Menteri bertanggung jawab kepada parlemen Program kebijaksanaan kabinet disesuaikan dengan tujuan

    politik anggota parlemen

    Kedudukan kepala negara sebagai simbol tidak dapatdiganggu gugat.

    Demokrasi Sistem Presidensiil: Negara dikepalai presiden Kekuasaan eksekutif dijalankan berdasarkan kedaulatan yang

    dipilih oleh rakyat Presiden memiliki kekuasaan mengangkat dan

    memberhentikan menteri Menteri tidak bertanggung jawab kepada DPR Presiden dan DPR mempunyai kedudukan yang sama sebagai

    lembaga negara tidak dapat saling membubarkan

  • 7Prinsip Sistem Politik Demokrasi (Sukarna, 1981)

    Pembagian kekuasaan (eksekutif, legislatif, yudikatif)

    Pemerintahan konstitusional

    Pemerintahan berdasar hukum

    Pemerintahan mayoritas

    Pemerintahan dengan diskusi

    Pemilu yang bebas

    Parpol lebih dari satu & mampu menjalankan fungsinya

    Manajemen yang terbuka

    Pers yang bebas

    Pengakuan terhadap hak minoritas

    Perlindungan terhadap HAM

    Peradilan yang bebas dan tidak memihak

    Pengawasan terhadap administrasi negara

    Mekanisme politik yang berubah antara kehidupan politik masyarakat dan pemerintah

    Kebijakan pemerintah dibuat oleh badan perwakilan

    Penempatan pejabat pemerintahan atas dasar merit system bukan pool system

    Penyelesaian secara damai bukan kompromi

    Jaminan terhadap kebebasan individu dalam batas-batas tertentu

    UUD yang demokratis

    Prinsip persetujuan

    Prinsip Sistem Politik non-Demokrasi

    Kekuasaan (eksekutif, legislatif, yudikatif) menjadi satu

    Pemerintahan tidak berdasarkan konstitusi

    Pemerintahan berdasar atas kekuasaan (rule of power)

    Pembentukan pemerintahan tidak berdasarkan musyawarah

    Pemilu yang tidak demokratis

    Parpol hanya satu dan memonopoli kekuasaan

    Manajemen pemerintahan tertutup dan tidak bertanggung jawab

    Menekan dan tidak mengakui hak minoritas warga negara

    Tidak ada kebebasan berpendapat. Pers yang dibatasi

    Tidak ada perlindungan terhadap HAM

    Badan Peradilan yang tidak bebas dan bahkan memihak

    Tidak ada kontrol terhadap administrasi negara

    Mekanisme politik yang tidak dapat berubah antara kehidupan politik masyarakat danpemerintah

    Penyelesaian permasalahan dengan cara kekerasan

    Tidak ada jaminan terhadap hak-hak dan kebebasan individu

    Prinsip dogmatisme dan banyak berlaku doktrin

  • 8DEMOKRASI SEBAGAI SIKAP HIDUP

    Pemerintahan atau sistem politikdemokratis tidak datang, tumbuh danberkembang dengan sendirinya

    Demokrasi bukanlah taken for granted, demokrasi membutuhkan usaha nyata darisetiap warga maupun penyelenggaranegara untuk berperilaku sedemikian rupasehingga mendukung pemerintahan atausistem politik demokrasi.

    Perilaku demokrasi terkait dengan nilai-nilai demokrasi akan membentuk kulturdemokrasi

    DEMOKRATISASI

    Demokratisasi merujuk pada proses perubahan menujupada sistem pemerintahan yang lebih demokratis.

    Demokratisasi melalui beberapa tahapan

    Tahap 1 : pergantian dari penguasa non demokratismenjadi demokratis

    Tahap 2 : pembentukan lembaga-lembaga dan tertibpolitik demokrasi

    Tahap 3 : konsolidasi demokrasi

    Tahap 4 : praktek demokrasi sebagai budaya politikbernegara

    Samuel Huntington menyatakan proses demokratisasi :

    Pengakhiran rezim non demokratis

    Pengukuhan rezim demokratis

    Pengkonsolidasian sistem yang yang demokratis

    Berlangsung Secara Evolusioner Perubahan secara Persuasif Proses yang tidak pernah selesai

  • 9KULTUR DEMOKRASI (1)

    Henry B. Mayo dalam Mirriam Budiardjo(1990):

    Menyelesaikan pertikaian-pertikaian secara damai dan sukarela

    Menjamin terjadinya perubahan secara damai dalam suatumasyarakat yang selalu berubah

    Pergantian penguasa dengan teratur

    Penggunaan paksaan sesedikit mungkin

    Pengakuan dan penghormatan terhadap nilai keanekaragaman

    Menegakkan keadilan

    Memajukan ilmu pengetahuanm

    Pengakuan dan pernghormatan terhadap kebebasan

    KULTUR DEMOKRASI (2)

    Zamroni (2001):

    Toleransi Kebebasan mengemukakan pendapat Menghormati perbedaan pendapat Memahami keanekaragaman dalam masyarakat Terbuka dan komunikasi Menjunjung nilai dan martabat kemanusiaan Percaya diri Tidak menggantungkan pada orang lain Saling menghargai Mampu mengekang diri Kebersamaan Keseimbangan

  • 10

    KULTUR DEMOKRASI (3)

    Nurcholish Madjid (2003):

    Kesadaran akan Pluralisme

    Prinsip Musyawarah

    Adanya pertimbangan moral

    Permufakatan yang jujur dan adil

    Pemenuhan segi-segi ekonomi

    Kerja sama antarwarga

    Pandangan hidup demokrasi sebagai unsur yang menyatu dengan sistem pendidikan

    LEMBAGA (STRUKTUR) DEMOKRASI

    Mirriam Budiardjo (1997) : bahwa untuk melaksanakannilai-nilai demokrasi perlu diselenggarakan lembaga-lembaga :

    Pemerintahan yang bertanggung jawab Suatu dewan perwakilan yan mewakili golongan dan kepentingan

    dalam masyarakat yang dipilih melalui pemilu yang bebas danrahasia. Dewan ini melakukan pengawasan kepada pemerintah

    Suatu organisasi politik yang mencakup lebih dari satu partai. Dan partai menyelenggarakan fungsi-fungsi parpol secara optimal

    Pers dan media massa yang bebas untuk menyatakan pendapat Sistem peradilan yang bebas untuk menjamin HAM dan

    mempertahankan keadilan

  • 11

    DEMOKRASI

    NILAI-NILAI LEMBAGA

    Demokrasi di Indonesia

    Periode 1945 1959 : DemokrasiParlementer

    Periode 1959-1965 : Demokrasi Terpimpin

    Periode 1965 1998 : Demokrasi Pancasila

    Terpimpin

    Periode 1998 sekarang : DemokrasiPancasila Civil Society

  • 12

    DemokrasiPancasila

    1. Kedaulatan rakyat

    2. Republik

    3. Negara berdasar atas hukum

    4. Pemerintahan yang konstitusional

    5. Sistem Perwakilan

    6. Prinsp Musyawarah

    7. Prinsip Ketuhanan

    IMPLEMENTASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM DEMOKRASI PANCASILA

    Penyimpangan DEMOKRASI PANCASILA ORDE BARU

    Upaya perbaikan DEMOKRASI PANCASILA PASCA ORDE BARU

    1. Penyelenggaraan pemilu yang tidak jujur dan tidakadil

    2. Pengekangan kebebasan berpolitik bagi PNS (monoloyalitas)

    3. Masih ada intervensi pemerintah terhadap lembagaperadilan

    4. Kurangnya jaminan kebebasan mengemukakanpendapat

    5. Sistem kepartaian yang tidak otonom6. Maraknya praktek kolusi, korupsi dan nepotisme

    dalam segala aspek7. Pembatasan jumlah parpol secara paksa8. Adanya pembatasan pers

    1. Pemilu lebihdemokratis

    2. Parpol lebihmandiri dan tidakdominan

    3. Pengaturan HAM4. Lembaga

    demokrasi lebihberfungsi

    PENYIMPANGAN NILAI-NILAI DEMOKRASI DAN UPAYA REORIENTASI NILAI

  • 13

    Hubungan Pemilu dan Parpoldalam Sistem Demokrasi

    Unsur penting demokrasi yang perlu mendapatperhatian adalah pemilu dan partai politik

    Pemilu merupakan mekanisme demokrasi untukmemutuskan pergantian pemerintah di mana rakyatdapat menyalurkan hak politiknya secara bebas danaman.

    Selain sebagai struktur kelembagaan politik yang anggotanya bertujuan mendapatkan kekuasaan dankedudukan politik, parpol adalah sebagai wadah bagipenampungan aspirasi rakyat

    Peran tersebut merupakan implementasi nilai-nilaidemokrasi yakni keterlibatan masyarakat untukmelakukan kontrol terhadap penyelenggaraan negara

    Terkait dengan sistem politik adalahsistem kepartaian yang berbeda padasetiap negara :

    Sistem satu partai

    Sistem Dwipartai

    Sistem Banyak Partai

  • 14

    PENDIDIKANDEMOKRASI

    Pendidikan Demokrasi secara Formal : pendidikan yang lewattatap muka, diskusi timbal balik, prersentasi, serta studi kasus

    Pendidikan Demokrasi secara Informal : pendidikan yang lewattahap pergaulan di rumah maupun masyarakat, sebagaibentuk aplikasi nilai berdemokrasi sebagai hasil interaksiterhadap lingkungan sekitarnya dan langsung dapat dirasakanhasilnya

    Pendidikan Demokrasi secara Nonformal : pendidikan yang melewati lingkungan masyarakat secara lebih makro karenapendidikan di luar sekolah memiliki parameter yang signifikanterhadap pembentukan jiwa seseorang.