Asi, Asi Eksklusif Dan Mp-Asi

  • View
    71

  • Download
    14

Embed Size (px)

Text of Asi, Asi Eksklusif Dan Mp-Asi

ASI, ASI EKSKLUSIF DAN MP-ASI

Dr. Benny Soegianto, MPHDisampaikan Dalam Pertemuan Peminat Masalah Gizi Balita di Kabupaten Sidoarjo, 30 Oktober 2008

KABUPATEN SIDOARJO PENDUDUK 1.700.000 ORANG IBU HAMIL 31.000 ORANG IBU MENETEKI 60.000 ORANG BAYI LAHIR 29.000 ORANG BALITA 100.000 ORANG POSYANDU 1658 BUAH

KABUPATEN SIDOARJO JUMLAH BUAH DADA AKTIF MEMPRODUKSI ASI 60.000 PASANG BUAH DADA PRODUKSI ASI BERKISAR 500 ml/HARI KANDUNGAN ASI 65 Kal/100 ml 1 Kg SUSU FORMULA 4500 Kal Rp.50.000 TOTAL PRODUKSI POTENSIAL PER TAHUN DI KAB. SIDOARJO 365 X 60.000 X 500 ml X 65 Kal 711.750.000.000 Kal 158.166.667 Kg SUSU FORMULA Rp. 7.908.333.350.000

MENGAPA SEBAIKNYA ANAK DIBERI AIR SUSU IBU (ASI) SUMBER MAKANAN BERGIZI SEIMBANG YANG MURAH DAN HIGIENIS BAGI BAYI SUMBER IMUNITAS TUBUH BAGI BAYI, KARENA MENGANDUNG SEL DARAH PUTIH (LIMFOSIT) DAN ANTIBODI MERUPAKAN SARANA PEMBENTUKAN JIWA SANTUN BAGI BAYI, KARENA AKAN TERJADI HUBUNGAN KASIH SAYANG IBU & BAYI YANG INTENSIF SAAT MENETEKI SECARA EKONOMIS MURAH SIAP PAKAI SETIAP SAAT & SUHUNYA SUDAH SESUAI DENGAN KONDISI PENCERNAAN BAYI

FAKTA SAAT BAYI LAHIR Pada umumnya bayi lahir dg BB normal ( 2,5 kg) Pada umumnya saat bayi lahir, ASI belum keluar Pada umumnya bayi menangis saat lahir Pada umumnya untuk menenangkan bayi yang menangis, ketika ASI belum keluar, bayi diberi sesuatu yang bukan ASI Pada umumnya ketika ASI belum keluar, tidak ada usaha untuk menetekkan bayi ke buah dada ibu Pada umumnya ASI yang keluar pertama, dianggap terlalu sedikit, sehingga diberikan tambahan sesuatu yang bukan ASI Pada umumnya bayi normal, berat badannya akan menurun sampai 500 gram, antara hari ke 1 s/d hari ke 4, selanjutnya berat badannya akan meningkat kembali

RAHASIA DIBALIK FAKTA SEKITAR KELAHIRAN BAYIBayi menangis untuk mengembangkan alveoli paru agar udara masuk dan mencegah terjadinya ISPA Bayi menangis agar ditetekkan ke buah dada gerakan bibir & lidah memerah buah dada akan memancing produksi ASI dan mencegah perdarahan rahim setelah lepasnya plasenta Bayi sehat mempunyai cukup cadangan energi (lemak) untuk metabolisme selama 24 jam, menunggu keluarnya ASI Bayi sehat mempunyai cukup cairan untuk metabolisme tubuh selama 24 jam, menunggu keluarnya ASI Bayi sehat mempunyai volume lambung sebesar 10 ml / kg BB Areola mamae pada saat post partum penuh dengan koloni lacto bacilus & bifida merupakan Probiotik untuk mengisi pencernaan bayi menangkal kuman patogen

PENCERNAAN BAYI DI DALAM RAHIM, PENCERNAAN MASIH DALAM PROSES PERTUMBUHAN MAKANAN DILEWATKAN TALI PUSAT LANGSUNG KE DALAM PEMBULUH DARAH PADA SAAT MENJELANG KELAHIRAN, JANIN MULAI MELAKUKAN SEDIKIT GERAKAN MENELAN AIR KETUBAN, AIR KETUBAN STERIL USUS BAYI STERIL PADA SAAT PERSALINAN JALAN LAHIR TIDAK STERIL MENCEMARI PENCERNAAN BAYI BAYI MENJILATI AREOLA MAMAE KAYA DENGAN BAKTERI BERMANFAAT LAKTO BASILUS MELINDUNGI PENCERNAAN BAYI & MENCEGAH DIAREA

KANDUNGAN KOLOSTRUM & ASI Vitamin A perlindungan tubuh Pencahar keluarkan meconium (tahi gagak) agar anak tidak jadi kuning dan cacat mental Laktoferin agar zat besi tidak dicuri bakteri Bifidus faktor memberi makan utuk bakteri bersahabat agar menekan bakteri jahat Faktor pertumbuhan mendorong sel usus agar cepat matang tak mudah ditembus kuman & cegah alergi Sel darah putih & antibodi Protein, karbohidrat, lemak, mineral dan vitamin

PERKEMBANGAN NEUROLOGIS & KESESUAIAN JENIS MAKANAN YG DAPAT DIKONSUMSI OLEH BAYIUSIA (BLN) 06 REFLEKS/ KEMAMPUAN MAKANAN YANG DAPAT DIKONSUMSI LIQUIDS

SUCKLE/SUCK & SWALLOW

47

EARLY MUNCHING, INCREASED STRENGTH OF SUCK MOVEMENT OF GAG REFLEX FROM MID TO POSTERIOR 1/3 OF TONGUE

PUREED FOODS, CRACKERS

PERKEMBANGAN NEUROLOGIS & KESESUAIAN JENIS MAKANAN YG DAPAT DIKONSUMSI OLEH BAYIUSIA (BLN)

REFLEKS/ KEMAMPUANCLEARING SPOON WITH LIPS, BITING, CHEWING, LATERAL MOVEMENT OF TONGUE & MOVEMENT OF FOOD TO TEETH

MAKANAN YANG DAPAT DIKONSUMSI

7 - 12

MASHED CHOPPED FOODS, FINGER FOODS

12 - 24

ROTARY CHEWING MOVEMENTS, JAW STABILITY

FAMILY FOODS

KONTRIBUSI BERBAGAI SUMBER PANGAN THD ASUPAN ENERGI ANAK SESUAI UMUR (% DARI ASUPAN ENERGI)MPASI (KHUSUS)

MPASI (MAKANAN KELUARGA)

ASI EKSKLUSIF

M A K A N A N K E L U A R G A

ASI (TIDAK EKSKLUSIF)

6 BLN

12 BLN

24 BLN

KONTRIBUSI BERBAGAI SUMBER PANGAN THD ASUPAN ENERGI ANAK SESUAI UMUR (Kal / Hari)M A K A N A N K E L U A R G A 24 BLN

MPASI (KHUSUS)

MPASI (MAKANAN KELUARGA)

ASI EKSKLUSIF

ASI (TIDAK EKSKLUSIF)

6 BLN

12 BLN

MENGAPA KELUARGA TIDAK MEMBERI ASI SEBAGAI MAKANAN BAYI YANG SEIMBANG TIDAK TAHU ALASAN & MANFAAT TIDAK TAHU CARA MELAKUKAN TIDAK MAU KARENA ENGGAN / MALAS TIDAK MAU KARENA DILARANG OLEH LINGKUNGAN TABU, KEPERCAYAAN DLL

KONDISI KODRATI BALITA RENTAN KARENA PERTUMBUHANNYA SANGAT CEPAT & MEMERLUKAN ZAT GIZI YANG TINGGI RENTAN KARENA TERGANTUNG DARI KEMAMPUAN PERAWATAN DARI PENGASUH RENTAN KARENA SISTEM KEKEBALAN BELUM BERFUNGSI PENUH MUDAH TERKENA INFEKSI OLEH KARENA ITU BALITA HARUS DIKAWAL PERTUMBUHANNYA DENGAN CERMAT & SEKSAMA OLEH POSYANDU

PERTUMBUHAN PEMBUAHAN 1 SEL - < 0,001 gram LAHIR - 3 TRIULIUN SEL - 2.500 gram 5 TAHUN - 50 TRILIUN SEL - 15 kg 20 TAHUN - 100 TRILIUN SEL - 50 kg 60 TAHUN 60 KG

Tanda Tanda Balita SehatA nak S ehat B ertambah U murnya B ertambah B erat Badannya S esuai Alur Pita KMS K arena A nak B ertambah T inggi Badannya B ukan Karena B ertambah G emuk

KEADAAN GIZI BALITA DI JAWA TIMUR TAHUN 2006UMUR (BULAN) 0-5 6 11 12 - 23 24 - 35 36 - 47 48 - 59 0 -59 STATUS GIZI KURANG GIZI 1,9 % 7,8 % 18,0 % 22,2 % 21,4 % 21,2 % 17,5 % GIZI BAIK 98,1 % 92,2 % 82,0 % 77,8 % 78,6 % 78,8 % 82,5 %

LATAR BELAKANG GANGGUAN PERTUMBUHANPERTUMBUHAN TERGANGGUASUPAN GIZI INFEKSI PENYAKITPenyebab Langsung

Ketersediaan Pangan tingkat Rumah Tangga

Perilaku/Pola asuh Ibu dan Anak

Pelayanan Kesehatan, Lingkungan

Penyebab Tak Langsung

KEMISKINAN, PENDIDIKAN RENDAH, KETERSEDIANAN PANGAN, KESEMPATAN KERJA

Masalah Utama

KRISIS POLITIK DAN EKONOMISumber : Unicef, 1998 The State of The Worlds Children 1998

Masalah Dasar

GAMBARAN ANAK KURUS DAN SANGAT KURUS DI SURABAYA (HASIL PSG 2006) JUMLAH BALITA SEKITAR 250.000 PROPORSI ANAK KURUS SEKITAR 7.0% PROPORSI ANAK SANGAT KURUS SEKITAR 2.0% PROPORSI ANAK KURUS & SANGAT KURUS SEKITAR 9.0% SASARAN PENDAMPINGAN TARGET PENDAMPINGAN 9.0% x 250.000 = 22.500 ANAK SANGAT KURUS 2.0% x 250.000 = 5.000 PROPORSI ANAK SANGAT KURUS YANG MENGALAMI KOMPLIKASI SEKITAR 15% PERLU PERAWATAN (TFC) 15% x 5.000 = 750

MENGAPA TERJADI GANGGUAN PERTUMBUHAN BALITA PADA USIA < 6 BULAN SEBAGIAN BESAR BAYI (> 80%) MASIH DISUSUI IBU DNG MENETEK, ANAK MENDAPATKAN GIZI YG SEIMBANG & ZAT KEBAL DARI ASI ANAK JARANG SAKIT PERTUMBUHAN ANAK MASIH BAIK

MENGAPA TERJADI GANGGUAN PERTUMBUHAN BALITA PADA USIA 6 BLN 12 BLN SEBAGIAN BAYI SUDAH MULAI DISAPIH PERLINDUNGAN ZAT KEBAL DARI ASI MULAI BERKURANG & PEMBERIAN MP-ASI KURANG MEMENUHI SYARAT : JENIS, JUMLAH, JADWAL, HIGIENIS (3J-1H) ANAK MUDAH JATUH SAKIT PERTUMBUHAN MULAI TERGANGGU

MENGAPA TERJADI GANGGUAN PERTUMBUHAN BALITA PADA USIA 12 BLN 24 BLN SEBAGIAN BESAR SUDAH TIDAK MENDAPATKAN ASI PERLINDUNGAN ZAT KEBAL DARI ASI TIDAK ADA & PEMBERIAN MP-ASI KURANG MEMENUHI SYARAT 3J 1H & ANAK MULAI TERPAPAR LEBIH LUAS DENGAN LINGKUNGAN YANG KURANG SEHAT ANAK LEBIH SERING SAKIT PERTUMBUHAN ANAK LEBIH TERGANGGU

PERKEMBANGAN MAKANAN BAYI & BALITAASI, MPASI (LUMAT) ASI, MPASI (LUNAK)

GIZI PLASENTA

ASI SAJA

ASI, MPASI (BIASA)

MAKANAN KELUARGA

PEMBUAHAN

LAHIR

6 BLN

9 BLN

1 THN

2 THN

5 THN

KEPADATAN ENERGI MAKANAN: 1. ASI 70 Kal/100ml 0,7 Kal/ml 2. MP-ASI 100 Kal/100ml 1 Kal/ml

3. MAKANAN BIASA 150 Kal/100ml 1,5 Kal/ml

JADWAL MAKANAN BAYI & ANAK USIA DINIASI SAJA ASI + MP-ASI LUMAT ASI + MP-ASI LEMBEK ASI + MP-ASI BIASA MAKANAN KELUARGA

0 BLN

6 BLN

9 BLN

12 BLN

24 BLN

60 BLN

KEPADATAN ENERGI MAKANAN: 1. ASI 70 Kal/100ml 0,7 Kal/ml 2. MP-ASI 100 Kal/100ml 1 Kal/ml 3. MAKANAN BIASA 150 Kal/100ml 1,5 Kal/ml

POLA MAKAN BALITAUSIA 0 6 BULAN 10 X ASI

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

POLA MAKAN BALITAUSIA 6 9 BULAN 8 X ASI + 2 MPASI (LUMAT)

1

2

3

4

5

6

7

8

MPASI

MPASI

POLA MAKAN BALITAUSIA 9 12 BULAN 5 X ASI + 3 MPASI (LUNAK) + 2 JAJAN SELINGAN

1

2

3

4

5

MPASI

MPASI

MPASI

JAJAN SELINGAN

JAJAN SELINGAN

POLA MAKAN BALITAUSIA 12 24 BULAN 5 X ASI + 3 MPASI (BIASA) + 2 JAJAN SELINGAN

1

2

3

4

5

MPASI

MPASI

MPASI

JAJAN SELINGAN

JAJAN SELINGAN

POLA MAKAN BALITAUSIA > 24 BULAN 3 X MAKAN + 2 JAJAN SELINGAN

MAKAN PAGI

MAKAN SIANG

MAKAN MALAM

JAJAN SELINGAN

JAJAN SELINGAN

APAKAH MPASI ITU ?MAKANAN PENDAMPING ASI, ADALAH MAKANAN YANG DIBERIKAN KEPADA BAYI / ANAK DISAMPING ASI, UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN GIZINYA, DIBERIKAN PADA USIA 6 24 BULAN

MENGAPA MPASI PERLU DIPERHATIKANUNTUK PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN BAYI / ANAK DIBUTUHKAN ZAT GIZI YANG SESUAI DENGAN KEBUTUHAN TUBUHNYA SEMAKIN MENINGKAT USIA BAYI / ANAK, KEBUTUHAN AKAN ZAT GIZI JUGA BERTAMBAH, SEDANGKAN ASI YANG DIHASILKAN