Click here to load reader

Askep Jiwa Hdr

  • View
    94

  • Download
    15

Embed Size (px)

DESCRIPTION

askep jiwa. harga diri rendah.

Text of Askep Jiwa Hdr

ASUHAN KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA

PADA KLIEN WS DENGAN HARGA DIRI RENDAHDI RUANG DHARMAWANGSA RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI BALITANGGAL 18-23 MEI 2015

OLEH:

NI MADE SRI WAHYUNINIM.P07120213009KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR

JURUSAN KEPERAWATAN

PRODI D IV

2015

PENGKAJIAN KEPERAWATAN KESEHATAN JIWADI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI BALIPROGRAM STUDI D IV KEPERAWATAN POLTEKKES DENPASARI. IDENTITAS KLIEN

Ruang Rawat: Dharmawangsa Tanggal Rawat : 7 April 2015Inisial

: Tn. WS (L/P)

No.RM : 020463Umur

: 50 th

Status

: Belum MenikahPekerjaan : -

Pendidikan : -II. ALASAN MASUK 1. Saat Masuk Rumah Sakit

AUTOANAMNESAKeluhan utama : mengganggu lingkungan

Pasien datang tanpa keluhan dengan diantar oleh keluarga. Pasien menyangkalsekarang sedang sakit.pasien terlihat kusut, kotor, dan bau. Roman muka tampak bingung, sesekali tertawa sendiri. Ketika ditanya namanya pasien dapat menjawab dengan benar, yaitu WS, namun ketika ditanya dimana dirinya berada dan siapa yang mengantar, pasien menjawab tidak tahu. Saat ditanya rumahnya dimana, pasien menjawab Tabanan. Saat ditanya anak ke berapa, pasien menjawab bahwa dirinya anak pertama. Ditanya apakah pernah terlihat bayangan atau suara aneh pasien berkata tidak. Ketika ditanya apakah pasien merasa senang atau sedih, pasien mengatakan sedih hidup sendiri. Pasien menyangkal pernah dirawat di RSJ sebelumnya.HETEROANAMNESA (Dinas Sosial)Pasien datang ke RSJ dibawa oleh petugas dinas sosial setelah keluarga pasien mengeluhkan pasien senang keluar malam hari dan masuk ke rumah-rumah orang. Pasien dikatakan tidak mau minum obat dan lebih sering tidur saat pagi hari karna malam hari pasien keluyuran. Petugas mengatakan bahwa pasien terakhir rawat inap kurang lebih 5 tahunyang lalu. Pasien dulu kerja sebagai guru agama. Petugas yang mengantar pasien tidka tahu kepatuhan minum obat, awal muncul gejalapasien kapan, dan sudah berapalamaberobat. Pasien dikatakan belum menikah.2. Keluhan Saat PengkajianPada saat pengkajian pasien mengatakan dirinya tidak terlalu bergaul dengan pasien lain. Pasien mengatakan jarang bicara dengan pasien lain dan lebih suka berdiam diri di kamar daripada berada di luar. Pasien mengatakan saat ini hanya memasrahkan diri. Sesekali pasien mengungkit tentang ibunya yang telah meninggal dan terlihat sedih.1. FAKTOR PREDISPOSISI

2. Pernah mengalami gangguan jiwa dimasa lalu ? ya tidak

3. Pengobatan sebelumnya? berhasil

kurang berhasil

tidak berhasil

4. Penolakan dari lingkungan : ya tidakJelaskan : Pasien mengatakan tidak mengalami penolakan dari lingkungan.5. Anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa?

ya

tidak6. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan.Pada saat pengkajian pasien mengatakan tidak mempunyai cerita tentang pengalaman tidak menyenangkan tentang dirinya. Pasien sempat menyinggung mempunyai keponakan di Jembrana. Pasien juga mempunyai seorang bibi dari almarhum ayahnya. Di rumahnya ia haya tinggal sendiri sejak ibunya meninggal. Sekarang bekas rumahnya sudah dirobohkan dan ia sedih karna merindukan rumahnya.Masalah Keperawatan : Tidak ada.III. FISIK

1. Tanda vital :TD : 120/90N : 80S : 36P : 202. Ukuran :TB : 150BB : 46

3. Keluhan fisik Ya

TidakJelaskan :Pasien mengatakan tidak mengeluh tentang fisiknya, pasien mengatakan biasa saja dengan semua anggota tubuh yang dimilikinya.

Masalah Keperawatan : Tidak ada.IV. PSIKOSOSIAL

1. Genogram :

Keterangan := Laki-laki

= Perempuan

= Pasien

= Meninggal

Jelaskan :Pasien merupakan anak tunggal. Kedua orang tuanya telah meninggal dan pasien belum menikah. Pasien mempunyai seorang bibi yang merupakan saudara perempuan almarhum ayahnya. Pasien hidup sendiri setelah orang tuanya meninggal.Masalah Keperawatan : Tidak ada.2. Konsep Diria. Citra tubuh :Saat pengkajian mengenai persepsi pasien terhadap anggota tubuhnya, pasien mengatakan dirinya biasa saja, tidak ada anggota tubuh yang tidak disukai.b. Identitas diri :Saat pengkajian pasien dapat mengidentifikasi dirinya dengan benar, mampu menyebutkan nama, umur, alamat dengan benar. Pasien mengatakan namanya WS dan merupakan anak tunggal.c. Peran : Pasien mengatakan sebelum masuk rumah sakit bekerja sebagai parekan atau pengabdi di griya.d. Ideal Diri :Pasien mengatakan walaupun di rumah sakit ada banyak orang, namun pasien lebih suka di rumah walaupun hanya tinggal sendiri. Pasien mengatakan pasrah saja saat dibawa ke rumah sakit.e. Harga Diri :Pasien mengatakan merasa biasa saja terhadap dirinya. Namun dari raut wajah, pasien terlihat pasrah saja, tidak ada gairah dalam menjawab, dan terlihat sedih serta menundukkan kepala saat menjawab.Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah.3. Hubungan Sosial

a. Orang yang berarti : Pasien mengatakan orang yang terdekat adalah almarhum ibunya.b. Peran serta dalam kegiatan kelompok/ masyarakat :

Pasien mengatakan tidak pernah ikut serta dalam kegiatan kemasyarakatan.

c. Hambatan dalam berhubungan dengan orang lain :

Pasien mengatakan jarang berkomunikasi dengan pasien lain karna merasa malas saja.Masalah Keperawatan : Isolasi Sosial : Menarik Diri.4. Spiritual

a. Nilai dan keyakinan: Pasien beragama Hindu.

b. Kegiatan ibadah

: Saat ditanya apakah pasien sering sembahyang, pasien mengatakan biasa saja.Masalah Keperawatan : Tidak ada.V. STATUS MENTAL

1. Penampilan( Tidak Rapi

( Penggunaan pakaian tidak sesuai

( Cara pakaian tidak seperti biasanya

Jelaskan :Pasien berpenampilan cukup rapi berpakaian dengan sesuai, rambut pendek namun pasien tidak memakai sandal jepit.

Masalah Keperawatan : Tidak ada.2. Pembicaraan

( Cepat ( Apatis

( Kasar

( Lambat

( Gagap( Membisu

( Inkoherensi( Tidak mampu memulai pembicaraan

Jelaskan :Saat pengkajian cara berbicara pasien lambat dan nada suara lemah. Pasien kebanyakan hanya mengiyakan saja seperti berkata nggih atau iya.Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah.3. Aktivitas motorik

Lesu Gelisah Tik Tremor

Tegang Agitasi Grimasem Kompulsif

Jelaskan :

Saat pengkajian pasien tidak terlalu kooperatif saat wawancara. Perawat yang lebih banyak bicara daripada pasien.Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah.4. Alam perasaan

Sedih Putus Asa Gembira berlebihan

Ketakutan Kuatir

Jelaskan :Saat ditanya apakah di rumah sakit menyenangkan, pasien mengatakan iya, namun pasien mengatakan lebih suka di rumah.Masalah Keperawatan : Tidak ada.5. Afek / emosi

Datar Tumpul Labil Tidak sesuai

Jelaskan :

Saat pengkajian pasien terlihat labil dan relatife tenang.

Masalah Keperawatan : Tidak ada.6. Interaksi selama wawancara

Bermusuhan Mudah tersinggung

Defensif

Tidak kooperatif Kontak mata kurang Curiga

Jelaskan :

Saat pengkajian pasien menjawab pertanyaan tidak terlalu kooperatif, kontak mata juga masih kurang, serta lebih sering menunduk.Masalah Keperawatan : Harga Diri Rendah.7. Persepsi

Pendengaran Pengelihatan Perabaan

Pengecapan PengciumanJelaskan : Saat pengkajian pasien mengatakan tidak mempunyai masalah pada panca inderanya.Masalah Keperawatan : Tidak ada8. Proses pikir

Sirkumstansial Tangensial Kehilangan asosiasi

Flight of ideas Blocking Pengulangan pembicaraan/ preservarasi

Jelaskan :Saat ditanya pasien mampu menjawab dengan baik dan berhubungan dengan apa yang ditanyakan.

Masalah Keperawatan : Tidak ada.9. Isi pikir

Obsesi Hipokondria Ide yang terkait

Phobia Depersonalisasi Pikiran magis

Waham

Agama Somatik Kebesaran Curiga

Nihilistik Sisip piker Siar piker Kontrol piker

Jelaskan :

Pasien tidak mengalami gangguan isi pikir dan tidak memiliki keyakinan yang berlebihan.

Masalah Keperawatan : Tidak ada.10. Tingkat kesadaran

Bingung Sedasi Stupor

Disorientasi :

Waktu Tempat Orang

Jelaskan :

Pasien mampu menyebutkan nama, umur dan alamatnya, namun ketika ditanya tentang hari, tanggal, dan bulan, pasien mengatakan tidak tahu.

Masalah Keperawatan : Tidak ada.11. Memori

Gangguan daya ingat jangka panjang Gangguan daya ingat jangka pendek

Gangguan daya ingat saat ini Konfabulasi

Jelaskan : Daya ingat jangka panjang : pasien masih ingat kejadian-kejadian yang pernah dialami dulu seperti pasien diantar ke RSJ Bangli pertama kali oleh dinas sosial, pakaian yang pasien pakai saat dibawa, serta kegiatan yang terakhir dilakukan sebelum akhirnya dibawa ke RSJ.Daya ingat jangka pendek : pasien ingat dengan perawat yang berkenalan dengan dirinya tadi.

Daya ingat saat ini : pasien saat ditanya sudah minum obat dan warna apa saja pasien bisa menjawab sudah dan obatnya berwarna kuning dan orange.

Masalah Keperawatan : Tidak ada.12. Tingkat konsentrasi dan berhitung

Mudah beralih

Tidak mampu berkonsentrasi

Tidak mampu berhitung sederhana

Jelaskan : Pada saat pengkajian pasien mampu untuk berkonsentrasi dengan apa yang ditanyakan oleh perawat. Pasien mampu menjawab / berhitung.

Masalah Keperawatan : Tidak ada.13. Kemampuan penilaian

Gangguan ringan Gangguan bermakna

Jelaskan : Saat diberikan pilihan antara menggosok gigi atau makan, pasien memilih makan dahulu.

Masalah Keperawatan : Tidak ada.14. Daya tilik diri

Mengingkari penyakit yang diderita Menyalahkan hal-hal di luar dirinya

Jelaskan :

Saat pengkajian pasien mengatakan tidak ta