Click here to load reader

ASPEK SOSIAL DALAM NOVEL BILA MALAM BERTAMBAH

  • View
    222

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of ASPEK SOSIAL DALAM NOVEL BILA MALAM BERTAMBAH

  • ASPEK SOSIAL DALAM NOVEL

    BILA MALAM BERTAMBAH MALAM

    KARYA PUTU WIJAYA

    SKRIPSI

    Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Sastra

    Oleh

    Nama : Awan Kurniawan

    NIM : 2104000046

    Program Studi : Sastra Indonesia

    Jurusan : Bahasa dan Sastra Indonesia

    FAKULTAS BAHASA DAN SENI

    UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    2007

  • PERSETUJUAN PEMBIMBING

    Skripsi ini telah disetujui oleh pembimbing untuk diajukan ke Sidang Panitia

    Ujian Skripsi.

    Semarang, Februari 2007

    Pembimbing I, Pembimbing II,

    Drs. Mukh. Doyin, M.Si. Drs. Teguh Supriyanto, M.Hum. NIP 132106367 NIP 131876214

    ii

  • PENGESAHAN KELULUSAN

    Skripsi ini telah dipertahankan di depan sidang panitia ujian skripsi Fakultas

    Bahasa dan Seni UNNES Semarang pada :

    Hari : Selasa

    Tanggal : 27 Februari 2007

    Mengetahui,

    Ketua Sekretaris

    Prof. Dr. Rustono Drs. Agus Yuwono, M.Si NIP 131281222 NIP 132049997

    Penguji I

    Drs. Agus Nuryatin, M.Hum NIP. 131813650

    Penguji II Penguji III

    Drs. Mukh. Doyin, M.Si Drs. Teguh Supriyanto, M.Hum NIP 132106367 NIP 131876214

    iii

  • PERNYATAAN

    Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar hasil karya

    saya sendiri, bukan jiplakan dari karya orang lain, baik sebagian atau seluruhnya.

    Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini dikutip atau

    dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah.

    Semarang, Februari 2007

    Awan Kurniawan

    iv

  • MOTTO DAN PERSEMBAHAN

    Motto :

    Hadapi kenyataan, jadi diri sendiri!

    Persembahan :

    Untuk kedua orang tuaku.

    v

  • PRAKATA

    Alhamdulillah, segala puji syukur semata-mata hanya untuk Allah SWT,

    yang telah melimpahkan karunia, taufik dan hidayah-Nya kepada penulis sehingga

    penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Shalawat serta salam semoga

    senantiasa tercurah atas junjungan Nabi Besar Muhammad saw, sang pembawa

    risalah kebenaran bagi seluruh makhluk di alam semesta.

    Penulis menyadari bahwa terselesainya skripsi ini berkat dorongan dan

    arahan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis

    menyampaikan ucapan terima kasih yang tiada terhingga kepada Drs. Mukh.

    Doyin, M.Si., selaku pembimbing pertama dan Drs. Teguh Supriyanto, M.Hum.,

    selaku pembimbing kedua yang telah berkenan mencurahkan ilmu dan

    pengalaman, memberikan perhatian yang tulus ikhlas, dan memberikan dorongan

    serta bimbingan pada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

    Penulis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada :

    1. Rektor UNNES, yang telah memberikan izin dan kemudahan dalam

    menyusun skripsi ini;

    2. Dekan FBS yang telah memberikan izin dan kemudahan dalam menyusun

    skripsi ini;

    3. Ketua Jurusan BSI, yang telah memberikan izin dan;

    4. Keluarga saya yang telah memberikan dorongan dan bantuan serta;

    5. Ayiek Kurniawati, S.T, yang selalu memberikan dukungan moral kepada

    penulis.

    vi

  • Semoga semua amal dan kebaikan Bapak, keluarga saya dan Ayiek

    Kurniawati mendapat balasan dari Allah SWT. Akhirnya, penulis berharap

    semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

    Penulis

    Awan Kurniawan

    vii

  • SARI

    Kurniawan, Awan. 2007. Aspek Sosial dalam Novel Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya. Skripsi. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I : Drs. Mukh. Doyin, M.Si., Pembimbing II : Drs. Teguh Supriyanto, M.Hum.

    Kata kunci : tokoh, kepribadian, sistem budaya, sistem sosial. Tokoh merupakan unsur dari novel yang paling penting. Cerita suatu novel dapat hidup karena adanya konflik antartokoh serta akibat dari tindakan-tindakan yang dilakukan tokoh. Setiap tokoh memiliki kepribadian sendiri, sehingga tindakan yang muncul akan berdasar pada kepribadian masing-masing tokoh. Dalam novel Bila Malam Bertambah Malam, kepribadian setiap tokoh dimunculkan dengan kuat, sehingga ketika tokoh-tokoh tersebut berinteraksi memunculkan hubungan sosial yang saling dipengaruhi oleh sistem budaya dan sistem sosial yang melingkupi mereka. Dengan demikian masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah sistem kepribadian setiap tokoh dan tindakan mereka dalam novel Bila Malam Bertambah Malam, (2) sistem budaya apakah yang melingkupi kepribadian serta tindakan tokoh-tokoh tersebut, dan (3) sistem sosial yang bagaimanakah yang mempengaruhi mereka? Berkaitan dengan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguraikan kepribadian dan tindakan tokoh-tokoh dalam novel Bila Malam Bertambah Malam untuk kemudian dianalisis aspek sosialnya yang berupa sistem budaya dan sistem sosialnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan metodologis. Pendekatan teoretis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan objektif dan sosiologis, sedangkan pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan analisis deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah novel Bila Malam Bertambah Malam karya Putu Wijaya. Pengumpulan datanya dilakukan dengan metode kerja pustaka kasuistik, yaitu penggunaan pustaka yang berdasar pada bentuk pragmatiknya dan analisis data dilakukan secara metodologis, artinya data dianalisis secara runtut sesuai dengan aturan penganalisisan data. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal, yaitu disajikan secara informatif dan jelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh-tokoh dalam novel ini dibagi menjadi dua kepribadian utama, yaitu kepribadian angkuh, keras hati, menonjolkan kebangsawanan, nyinyir dan tidak sabaran yang diwakili oleh Gusti Biang, serta kepribadian sabar, rendah hati, memandang manusia sederajat dan tidak terlalu mementingkan kebangsawanan yang diwakili oleh Wayan, Ngurah

    viii

  • dan Nyoman. Dua sistem kepribadian inilah yang akhirnya memicu konflik dalam interaksi sosialnya. Sistem budaya yang membuat mereka berpribadi dan bertindak adalah keterbatasan hidup manusia (lambang konstitusi), penemuan jati diri (lambang kognisi), kepatuhan terhadap alat (lambang evaluasi) dan rasa sayang, benci, hormat serta kecewa (lambang ekspresi). Sedangkan pada sistem sosial, banyak ditemukan peranan yang gagal dari status yang tokoh-tokoh tersebut miliki, seperti kegagalan Gusti Biang sebagai seorang yang dicintai dan mencintai Wayan, kegagalan Ngurah sebagai anak yang baik bagi ibu dan bapaknya, serta kegagalan Nyomann sebagai seorang pelayan sekaligus kekasih Ngurah. Namun dengan adanya keinginan para tokoh untuk memperbaiki diri, menunjukkan bahwa mereka ingin berperan sesuai dengan status yang mereka miliki. Berangkat dari temuan tersebut, saran yang dapat diberikan adalah agar dapat dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap aspek sosial lainnya dari novel ini, mengingat dalam penelitian ini baru menyentuh aspek sosial yang berupa sistem budaya dan sistem sosial saja. Dengan demikian diharapkan penelitian lebih lanjut tentang aspek sosial lainnya pada novel ini dapat menambah khasanah ilmu sastra dan bahasa.

    ix

  • DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL ..................................................................................... i

    PERSETUJUAN PEMBIMBING ............................................................... ii

    PENGESAHAN KELULUSAN ................................................................... iii

    PERNYATAAN ............................................................................................. iv

    MOTTO DAN PERSEMBAHAN ................................................................ v

    PRAKATA ..................................................................................................... vi

    SARI ............................................................................................................... viii

    DAFTAR ISI .................................................................................................. x

    BAB I PENDAHULUAN ......................................................................... 1

    1.1 Latar Belakang Masalah .......................................................... 1

    1.2 Pembatasan Masalah ............................................................... 4

    1.3 Rumusan Masalah ................................................................... 4

    1.4 Tujuan Penelitian ..................................................................... 6

    1.5 Manfaat Penelitian ................................................................... 6

    BAB II LANDASAN TEORETIS ............................................................ 8

    2.1 Sosiologi Sastra ....................................................................... 8

    2.2 Teori Sosiologi Tallcott Parsons ............................................. 11

    2.2.1 Sistem Budaya .............................................................. 13

    2.2.2 Sistem Sosial ................................................................ 14

    2.2.3 Sistem Kepribadian ...................................................... 15

    x

  • BAB III METODE PENELITIAN ............................................................ 18

    3.1 Pendekatan ............................................................................... 18

    3.2 Sumber dan Wujud Data ......................................................... 19

    3.3 Teknik Analisis Data ............................................................... 20

    BAB IV KEPRIBADIAN

Search related