Batu Saluran Kemih ppt

  • View
    51

  • Download
    12

Embed Size (px)

Transcript

Urolithiasis

UrolithiasisNOVA ANGGARA. DEZA FARISTAFITRIA NURUL FATHPembimbing : DR. LUTFI BAGUS SP.U

Vaskularisasi :A. Renalis (Aorta Abdominalis)

Inervasi :Simpatik : N. SplancnicusParasimpatis : N.Vagus via Plexus Coeliacus

Inervasi :Simpatis : L1-L21/3 Proximal : Plexus intermesenterica1/3 Medial : Nervus Hipogastrika superior1/3 Distal : Nervus hipogastrika inferior

Parasimpatis : N.Vagus via Plexus Coeliacus

Buli-buli

Innervasi :Simpatis : T11 L3Parasimpatis : S2 S4

BackgroundHistory : Sudah dikenal sejak zaman Babilonia dan zaman Mesir kuno. (bukti: ditemukan batu pada kandung kemih mumi)Penyakit ketiga terbanyak di bidang urologi. (setelah ISK dan BPH)Di seluruh dunia rata-rata 1-12% penduduk.Di negara berkembang banyak dijumpai pasien batu buli buli. Di negara maju lebih banyak dijumpai batu saluran kemih bagian atas. (pengaruh status gizi dan aktivitas pasien)EtiologiGangguan aliran urin (urin stasis)Gangguan metabolikInfeksi saluran kemihDehidrasiIdiopatik

Faktor PredisposisiFaktor intrinsik1. Herediter2. Usia (30-50 tahun)3. jenis kelamin (laki-laki:perempuan=3:1)Faktor ekstrinsik1. Geografi (stone belt)2. Iklim dan temperatur3. Asupan air4. Diet (kalsium, purin, oksalat)5. Pekerjaan (sedentary life)PatofisiologiStasis UrinSupersaturasiAgregasiRetensi KristalBahan-bahan lainEpitel saluran kemih

NukleasiKlasifikasi Batu Berdasarkan KomposisiBatu KalsiumBatu StruvitBatu Asam UratBatu SistinBatu xanthinBatu Silika

Batu Kalsium70 80%Kandungan batu terdiri atas kalsium oksalat, kalsium fosfat, atau campuran.Faktor terjadinya batu kalsium:1. Hiperkalsiuria (>250-300 mg/24jam)- Hiperkalsiuria absorptif- Hiperkalsiuria renal- Hiperkalsiuria resorptif (hiperparatiroidism, tumor PT)2. Hiperoksaluria (>45 g/24jam)- gangguan usus (paska pembedahan usus)- konsumsi makanan tinggi oksalat ( the, kopi instan, soft drink, kokoa, arbei, jeruk sitrun, sayuran hijau)

Batu Kalsium3. Hiperurikosuria (>850 mg/24jam)- Inti batu (nidus) untuk asam oksalat- Konsumsi makanan tinggi purin, metabolisme endogen4. Hipositraturia - Renal tubular acidosis, sindrom malabsorpsi, pemakaian thiazide jangka panjang5. Hipomagnesiuria- Inflammatory bowel disease, gangguan malabsorpsiBatu StruvitBatu infeksiKuman golongan urea splitter (enzim urease) Urin menjadi basa CO(NH) + HO 2NH + COBatu magnesium amonium fosfat (MAP) [MgNHPO.HO] dan karbonat apatit [Ca[PO]CO]. Batu triple-phospate (teridiri dari 3 kation)Kuman: Proteus Spp, Klebsiella, Serratia, Enterobakter, Pseudomonas, dan Stafilokokus.Batu Asam Urat5-10% (75-80% asam urat murni)Faktor predisposisi- Penyakit gout, mieloproliferatif- Terapi antikanker, obat urikosurik (sulfipirazon, thiazide, dan salisilat)- kegemukan, peminum alkohol, dan diet tinggi proteinNatrium uratBatu Asam UratFaktor penyebab1. Urin yang bersifat asam (pH