BD PERGUB KPH.pdf

  • View
    216

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of BD PERGUB KPH.pdf

  • 1

    BERITADAERAHPROVINSINUSATENGGARABARATNOMOR21 TAHUN2015

    PERATURANGUBERNURNUSATENGGARABARAT

    NOMOR21TAHUN2015

    TENTANG

    RINCIANTUGAS,FUNGSIDANTATAKERJAKESATUANPENGELOLAANHUTANLINDUNGDANKESATUAN

    PENGELOLAANHUTANPRODUKSIPROVINSINUSATENGGARABARAT

    DENGANRAHMATTUHANYANGMAHAESA

    GUBERNURNUSATENGGARABARAT,

    Menimbang : bahwauntukmelaksanakanketentuanPasal15Bayat(3),15Eayat(3),15Hayat(3)dan15Kayat(3)PeraturanDaerahNomor3Tahun2009tentangOrganisasidanTataKerjaLembagaLainSebagai Bagian Dari Perangkat Daerah sebagaimana telahdiubah dengan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2014tentangPerubahanKeduaAtasPeraturanDaerahProvinsiNusaTenggara Barat tentang Organisasi dan Tata Kerja LembagaLainsebagaiBagiandariPerangkatDaerah,perlu menetapkanPeraturanGubernurtentang RincianTugas, Fungsi danTataKerjaKPHLdanKPHPProvinsiNusaTenggaraBarat;

    Mengingat : 1. UndangundangNomor64Tahun1958tentangPembentukanDaerahdaerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat danNusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Tahun 1958Nomor115,TambahanLembaranNegaraNomor1649);

    2. UndangUndangNomor41Tahun1999tentang Kehutanan(Lembaran Negara RI Tahun 1999 Nomor 167, TambahanLembaranNegaraRINomor3888)sebagaimanatelahdiubahdengan UndangUndang Nomor 19 Tahun 2004 tentangPenetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang UndangNomor 1 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas UndangUndangNomor 41 Tahun1999 tentangKehutananmenjadiUndangUndang(LembaranNegaraRITahun2004Nomor86,TambahanLembaranNegaraRINomor4412);

    3. UndangundangNomor33Tahun2004tentangPerimbanganKeuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah(Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 126, TambahanLembaranNegaraNomor4438);

    4. UndangUndangNomor5Tahun2014tentangAparaturSipilNegara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor5494);

  • 2

    5. UndangUndang Nomor 23 Tahun 2014 tentangPemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun2014Nomor244,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah denganUndangUndang Nomor 2 Tahun 2015 tentang PenetapanPeraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang Nomor 2Tahun2014tentangPerubahanAtasUndangUndangNomor23Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Menjadi UndangUndang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015Nomor 24, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor5657);

    6. Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2004 tentangPerencanaanKehutanan(LembaranNegaraRepublikIndonesiaTahun2004Nomor146,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor4452);

    7. PeraturanPemerintahNomor79Tahun2005tentangPedomanPembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan PemerintahanDaerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005Nomor 165, TambahanLembaranNegara Republik IndonesiaNomor4593);

    8. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 tentangTataHutandanPenyusunanRencanaPengelolaanHutanSertaPemanfaatanHutan(LembaranNegaraTahun2007Nomor22,Tambahan Lembaran Negara Nomor 4696) jo PeraturanPemerintah Nomor 3 Tahun 2008 Tentang Perubahan AtasPeraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 TentangTataHutanDanPenyusunanRencanaPengelolaanHutanSertaPemanfaatanHutan(LembaranNegaraTahun2008Nomor16,TambahanLembaranNegaraNomor4814);

    9. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentangOrganisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara RepublikIndonesiaTahun2007Nomor89,TambahanLembaranNegaraRepublikIndonesiaNomor4741);

    10. PeraturanMenteriDalamNegeriNomor57Tahun2007tentangPetunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerahsebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri DalamNegeri Nomor 56 Tahun 2010 tentang Perubahan AtasPeraturanMenteriDalamNegeriNomor57Tahun2007tentangPetunjukTeknisPenataanOrganisasiPerangkatDaerah;

    12. PeraturanMenteriDalamNegeriNomor61Tahun2010tentangPedoman Organisasi dan Tata Kerja Kesatuan PengelolaanHutan Lindung dan Kesatuan Pengelolaan Hutan ProduksidiDaerah;

    13. PeraturanDaerahNomor3Tahun2009tentangOrganisasidanTataKerjaLembagaLainSebagaiBagianDariPerangkatDaerahSebagaimanatelahdiubahdenganPeraturanDaerahNomor13Tahun2014tentangPerubahanKeduaAtasPeraturanDaerahProvinsiNusaTenggaraBarattentangOrganisasidanTataKerjaLembagaLainsebagaiBagiandariPerangkatDaerah.

  • 3

    MEMUTUSKAN:

    Menetapkan: PERATURANGUBERNURTENTANGRINCIANTUGAS,FUNGSIDANTATAKERJAKESATUANPENGELOLAANHUTANLINDUNGDANKESATUAN PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI PROVINSINUSATENGGARABARAT.

    BABI

    KETENTUANUMUM

    Pasal1

    DalamPeraturaniniyangdimaksuddengan:

    1. DaerahadalahDaerahProvinsiNusaTenggaraBarat.

    2. Pemerintah Daerah adalah Gubernur dan Perangkat Daerahsebagaiunsurpenyelenggarapemerintahdaerah.

    3. GubernuradalahGubernurNusaTenggaraBarat.

    4. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Provinsi NusaTenggaraBarat.

    5. PeraturanadalahPeraturanGubernurNusaTenggaraBarat.

    6. KesatuanPengelolaanHutanLindungyangselanjutnyadisingkatKPHL adalah kesatuan pengelolaan hutan yang luas wilayahseluruhnyadidominasiolehkawasanhutanlindung.

    7. Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi yang selanjutnyadisingkat KPHPadalahkesatuanpengelolaanhutanyang luaswilayahseluruhnyadidominasiolehkawasanhutanproduksi.

    8. KPHLProvinsiNusaTenggaraBaratmeliputiKPHLRinjaniBaratdanKPHLAmpangRiwoSoromandi sedangkanKPHPmeliputiKPHPMariaDonggomassa,KPHPTambora.

    9. Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung atau KepalaKesatuanPengelolaanHutanProduksiyangselanjutnyadisebutKepalaKPHLatauKepalaKPHPadalahKepalayangmemimpinpengelolaanhutandiwilayahkerjaKPHLatauKPHP;

    10. Resort Kesatuan Pengelolaan Hutan yang selanjutnya disebutResortKPHadalahbagiandariwilayahkerjaKPHLatauKPHPdiProvinsiNusaTenggaraBarat;

    11. KepalaResortadalahpengelolasebagiandariwilayahkerjaKPHLatauKPHPdiProvinsiNusaTenggaraBarat;

    12. Kelompok Jabatan Fungsional selanjutnya disebut KelompokJafung adalah sejumlah tenaga fungsional yang terbagi atasberbagai kelompok masingmasing berdasarkan peraturanperundangundanganyangberlaku.

  • 4

    BABII

    RINCIANTUGASPOKOKDANFUNGSI

    BagianKesatu

    KPHLRinjaniBarat

    Paragraf1

    TugasPokokdanFungsi

    Pasal2

    (1) KPHL Rinjani Barat mempunyai tugas membantu Gubernurdalammelaksanakanurusanpemerintahandalampengelolaanhutan sesuai fungsi pokok dan peruntukannya yang dapatdikelola secara efisien dan lestari pada wilayah kerja KPHL,berdasarkan asas otonomi, tugas pembantuan dan tugasdekonsentrasi yang secara teknis operasional dikoordinasikanolehDinasKehutanan.

    (2) Dalammelaksanakantugassebagaimana dimaksud pada ayat(1),KPHLRinjaniBarat,menyelenggarakanfungsi:a. pelaksanaanpengelolaanhutandiwilayahnyayangmeliputi

    tata hutan dan penyusunan rencana pengelolaan hutan,pemanfaatanhutan,penggunaankawasanhutan,rehabilitasihutandanreklamasi,perlindunganhutandankonservasialam;

    b. penjabaran kebijakan kehutanan nasional dan provinsibidang kehutananuntuk diimplementasikan di wilayahnyasesuaiketentuanperaturanperundanganundangan;

    c. pelaksanaankegiatanpengelolaanhutandiwilayahnyamulaidari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan danpengawasansertapengendalian;

    d. pelaksanaan pemantauan dan penilaian atas pelaksanaankegiatanpengelolaanhutandiwilayahnya;

    e. pembukaanpeluanginvestasigunamendukungtercapainyatujuanpengelolaanhutan.

    Paragraf2

    SusunanOrganisasi

    Pasal3

    (1) SusunanOrganisasiKPHLRinjaniBarat,terdiridari:a. KepalaKPHL;b. KepalaSubBagianTataUsaha;c. KepalaSeksiRencanaTataKelolaHutan;d. KepalaSeksiPengendaliandanPemantauanPengelolaanHutan;e. KelompokJabatanFungsional;danf. KepalaResort.

    (2) BaganStrukturOrganisasiKPHLRinjaniBarattercantumdalamLampiranIPeraturanGubernurini.

  • 5

    Paragraf3

    UraianTugas

    Pasal4

    (1) KepalaKPHLRinjaniBaratsebagaimanadimaksuddalamPasal3ayat(1)hurufa, mempunyai tugasmemimpin, mengendalikan,mengawasidanmengkoordinasikanpelaksanaantugasdiBidangKPHL Rinjani Barat, sesuai dengan kewenangannya danmelaksanakan tugas lain sesuai kebijakan yang ditetapkanGubernurberdasarkanketentuanperaturanperundangundangan.

    (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud padaayat(1),KepalaKPHLRinjaniBarat,menyelenggarakanfungsi:a. pelaksanaankoordinasidankonsultasiperencanaanteknis,

    pelaksanaantekniskegiatanpengelolaanhutan,pemantauandanevaluasikegiatan;

    b. perumusankebijakanteknisperencaanpengelolaanhutan;c. pelaksanaanpengendaliandanpemantauanpengelolaanhutan;d. penyelenggaraanadministrasiumum,keuangandanasetdaerah;e. pelaksanaantugaskedinasanlainyangdiberikanolehatasan.

    Pasal5

    (1) Subbagian Tata Usaha sebagaimana dimaksud dalamPasal 3ayat(1) hurufb, dipimpinolehKepalaSubbagianyangberadadi bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala KPHLRinjaniBarat.

    (2) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas menyiapkanbahankoordinasipenyusunanprogramkegiatandanpelaporan,melaksanakanpengolahanurusanketatausahaan,kerumahtanggaan,kepegawaian, perlengkapan dan aset serta melaksanakanpembinaanadministrasidilingkunganKPHLRinjaniBarat.

    (3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud padaayat(2),SubbagianTataUsaha,menyelenggarakanfungsi:a. pelaksanaan koordinasi penyiapan perumusan kebijakan

    diBidangPengelolaanHutanLindungRinjaniBarat;b. penyusunan rencana umum, program dan kegiatan

    PengelolaanHutanLindungRinjaniBarat;c. pengelolaanurusankeuangandanaset;d. pelaksanaan urusan ketatausahaan, kepegawaian,

    kerumahtanggaandankeprotokolan;e. pelaksanaanmonitoring,evaluasidanpelaporanpelaksanaan

    programdankegiatan;f. pelaksanaantugaskedinasanlainyangdiberikanolehatasan.

    Pasal6