Berani Gagal - Kumpulan Artikel Motivasi

  • View
    103

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of Berani Gagal - Kumpulan Artikel Motivasi

Kumpulan Artikel Motivasi

August 2008

arranged by :

Dodi - Ryanwww.beraniegagal.com(Silahkan sebarkan ebook ini ke teman-teman anda lainnya)

Berani gagal, ungkapan yang jarang kita dengar Kegagalan adalah sukses yang tertunda, itulah yang sering kita dengar. E-book ini menyajikan artikel-artikel yang dapat memotivasi diri anda untuk selalu bangkit dari kegagalan. Mungkin kami dapat menginspirasi anda untuk selalu tidak menyerah dalam menghadapi segalah masalah. Kehidupan itu seperti roda, jadi jangan pernah menyerah untuk meraih sukses anda yang tertunda. Sukses tidak hanya dilihat dari banyaknya harta tetapi dari berapa banyak usaha kita untuk mencapai kesuksesan itu. Salam sukses!

Depok, 18 Desember 2006,

Dodi & Ryan

Beranie Gagal! motivate your self!Berani Saja Tidak CukupSudah cukup lama saya tidak melihat film-film silat, pada kebanyakan film silat tempo dulu, cerita itu biasanya diawali dengan kisah seorang tokoh anak muda yang tak punya keahlian kungfu sama sekali, teraniaya, lalu akhirnya tampil sebagai super hero. Dalam prosesnya, kadang-kadang sang tokoh harus babak belur dihajar penjahat karena kemampuannya belum cukup mampu menandingi lawannya, setelah berguru dan berlatih keras ia akhirnya menemukan ritmenya dan menang sebagai jagoan. Pada kesempatan yang lain, di sebuah tempat pelatihan kungfu ditemukan satu hal menakjubkan. Konon, para murid lulusan tempat tersebut punya kemampuan berjalan di atas air, menyeberangi sungai yang ada di sana. Seorang pemuda, karena keingintahuannya segera mendaftarkan diri menjadi salah satu murid di sana. Awalnya, para murid baru ini dibawa ke tepi sungai melihat demonstrasi yang menakjubkan itu, lalu dilanjutkan dengan pelatihan yang memakan waktu 3 tahun lamanya dan akan dipilih satu orang yang akan mewarisi ilmu tersebut. Setelah melalui berbagai rintangan, sang pemuda itu berhasil menjadi MURID PILIHAN, ia akhirnya bergabung dengan komunitas barunya dan mulai mempelajari ilmu berjalan di atas air. Di hari pertama, sang pemuda itu terkagum-kagum melihat senior-seniornya melakukan atraksi tersebut, rasa ingin tahunya yang kuat membuatnya segera ingin mempraktekkan ilmu tersebut. Maka dengan antusias ia pun melangkah memasuki sungai tersebut, dan Byuuuuur! Tubuhnya basah kuyub, dan ia terhanyut cukup jauh di tengah derasnya air sungai. Melihat hal itu, salah satu senior yang kasihan padanya berkata pada yang lain, "Apakah tak lebih baik kita katakan saja di mana letak batu-batu pijakan tersebut padanya?" Karena emosi, kadang-kadang kita tidak memperhitungkan kemampuan kita dalam melakukan sesuatu, keberanian yang membuta ini sering membuat kita celaka. Seperti seorang murid kungfu yang belum mahir, apabila berhadapan dengan seorang AHLI kungfu, maka murid itu hanya akan menjadi bulanbulanan sang ahli kungfu tersebut. Karena Ego, kita kadang-kadang terlalu memberanikan diri melakukan sesuatu tanpa pijakan yang jelas, sering kali kita harus terjatuh dan terhanyut cukup jauh karena keberanian yang tidak dibarengi dengan pengetahuan dan kebijaksanaan. Dalam kehidupan nyata, Seorang sales kadang-kadang ingin segera melakukan aktivitasnya dalam menjual, ia ingin cepat-cepat melakukan "closing". Tanpa persiapan yang matang, tanpa pengetahuan yang cukup memadai, sering kali keberanian semacam itu hanya akan mendatangkan kekecewaan. Demikian juga dalam membuat "Goal Setting", adalah baik jika goal setting dibuat sebesar-besarnya. Tetapi "Goal" yang terlalu besar, yang tidak diukur dengan kemampuan, malah akan mendemotivasi kita, Goal yang tidak realistis cenderung akan membuat kita sakit dan kecewa. Saya setuju bahwa keberanian dalam usaha adalah penting, keberanian dalam mengambil RISK adalah salah satu faktor keberhasilan seorang pengusaha, tapi alangkah baiknya jika pengambilan keputusan yang berani itu dibarengi dengan data-data dan riset, sehingga menurunkan persentase resiko yang akan terjadi. Saya yakin seorang pengusaha sukses yang terkenal dengan Risk taker-nya, tidak bermain hanya dengan keberaniannya saja. Semua ada perhitungannya, ketika mereka menemukan formulanya dan yakin akan berhasil, mereka akan menjalaninya walaupun yang lain menganggap hal itu adalah hal yang GILA dan tidak masuk akal.

Supported by www.beranibisnis.com Sistem Penghasil Uang Otomatis

Beranie Gagal! motivate your self!Berani adalah keharusan dalam mencapai kesuksesan. Tapi keberanian yang membuta sering membuat kita jatuh dengan sia-sia. Seng Guan CPLHI Regional Manager PT. Arthamas Konsulindo Medan

Lingkaran-Lingkaran KehidupanMatahari mengintip perlahan. Bola raksasa yang tampak kemerahan itu menyembul dari cakrawala. Sinar kuning emasnya menyeruak menembus gumpalan awan-awan tipis. Seolah puluhan lampu sorot memancar ke segala penjuru langit, memantul diatas permukaan air yang dipenuhi riak kecil. Malam sudah berlalu, pagi datang menjelang. Gelap yang menyelimuti pantai, kini semakin sirna. Permukaan pasir pun kini kian memutih. Perahu-perahu yang tadinya hanya sebuah bayangan hitam yang dingin, sekarang jelas sudah. Pagi yang menakjubkan disuatu pantai nan indah. Aku dan kakek menghentikan langkah kami sejenak. Ratusan jejak kaki yang sedari tadi mengekor itu pun terputus. Begitu juga dengan dua bayangan hitam yang terlihat memanjang itu. Dengan kaki terbenam basah di permukaan pasir yang lembut, kami berdua memandang ke kejauhan. Tidak ada yang ingin ku lakukan selain diam. "Inilah yang ku pelajari dari hidup..", ujar kakek perlahan Aku menoleh kepadanya sebentar, wajah yang tampak tertimpa cahaya matahari itu tersenyum lembut. "Hidup menyimpan begitu banyak misteri", lanjutnya sambil kembali melempar pandangan kearah pantai. "Misteri ?", tanyaku dengan kening berkerut. "Iya, cucuku..", jawab kakek, "Sampai kapanpun tidak perduli berapapun umur yang dianugrahkan oleh sang hidup, selalu saja ada sesuatu yang tersembunyi bagi matamu". "Apakah itu berarti kakek tidak puas akan hidup ini? "Sama sekali tidak", kakek meraih tanganku, kami berjalan mencari tempat yang kering kemudian duduk bersama di atas pasir. "Hidup memberi petunjuk tetapi tidak membuka seluruhnya bagi hidupmu", "meninggalkan rasa ingin tahu yang dalam dihati mereka yang bersedia berpikir" ujarnya kembali,

"Jika demikian, apa yang Kakek pelajari setelah sekian lama hidup ?",tanyaku sambil menghadapkan tubuhku kepada nya "Sederhana", jawab kakek,"aku belajar banyak hal. Tetapi dari semua hal itu, lingkaran-lingkaran kehidupanlah yang paling aku sukai". "Lingkaran kehidupan ?" "Ya..lingkaran kehidupan", jawab kakek.

Supported by www.beranibisnis.com Sistem Penghasil Uang Otomatis

Beranie Gagal! motivate your self!Tangannya kemudian meraih sebongkah kerang. Tangan tua itu bergerak-gerak, menggambar diatas permukaan pasir. Sebuah lingkaran, kemudian dua buah lingkaran yang saling berpotongan satu sama lain. "Inilah yang ku maksud.", Kakek menunjuk lingkaran pertama, "Kehidupan ini dibentuk oleh berbagai lingkaran. Segalanya bergerak dan tanpa disadari sebuah lingkaranpun terbentuk. Air turun dari langit, jatuh diatas permukaan tanah, bumi menghisapnya dan mengeluarkannya pada sebuah sungai. Sungai berjalan beriringan menuju tempat dimana lautan sudah menunggunya. Setibanya disana. Matahari menjemput air itu dan memberikannya lagi ke langit. Demikian seterusnya dan seterusnya. Ini hanya secuil dari berjuta lingkaran-lingkaran penyusun kehidupan ini". "Bagaimana dengan manusia ?", tanya ku ingin tahu,"apakah manusia dan sesama nya juga membentuk lingkaran-lingkaran itu ?" "Benar cucuku",kata kakek sambil menunjuk kembali lingkaran yang pertama. "Meskipun agak berbeda dengan alam. Tetapi manusia dan sesamanya membentuk sebuah lingkaran dan setiap kita berada dalam lingkaran kita masing-masing." "Apa maksud kakek ?" "Pikiran, perkataan dan perbuatan mu menentukan kau ada di lingkaran yang mana", jawab kakek "Aku semakin tidak mengerti", kataku sambil menggaruk-garuk rambut di kepala. "Begini maksud kakek. Jika pikiran, perkataan dan perbuatan mu baik, kau berada dalam lingkaran yang baik. Tetapi jika ketiga hal itu berada ditempat yang tercela, berarti hidupmu tergabung dalam lingkaran orang-orang tercela. Orang lain dapat kita bohongi, bahkan diri kita sendiri, tetapi hidup adalah hakim yang adil. Engkau hanya akan mendapatkan upah sesuai dengan di lingkaran mana kau berdiri. Jika hidupmu tulus, maka engkau akan merasakan ketulusan dari orang lain dan orang itupun akan mengalami ketulusan juga dari orang yang lain lagi. Begitu juga jika engkau murah hati, maka hidup akan mendekatkanmu dengan orang-orang yang murah hati, sehingga orang-orang yang murah hati itu akan membentuk sebuah lingkaran lagu. Tetapi jika pikiran, perkataan dan perbuatan kita penuh tipu daya, maka hidup akan mengutus orang-orang lain untuk memperdaya kita. Dan orang yang memperdaya kita akan diperdaya lagi oleh orang lain, dan demikian seterusnya." "Tetapi Kek, pernah ku ketahui ada seseorang yang jujur dan diperdaya dengan orang lain. Bagaimanakah lingkaran kakek dapat menjelaskan hal itu ?" Kakek tersenyum, kemudian mengelus kepalaku sebentar. "Engkau cerdas.", jawabnya sambil menunjuk lingkaran yang saling berpotongan. "Karena itu aku menggambarkan lingkaran lain," "Lingkaran-lingkaran yang ku jelaskan tadi kadang kala bersinggungan. Seperti gambar ini. Itu lah hidup. Ia selalu memberikan kesempatan dan kebebasan buat kita untuk memilih. Apakah tetap pada lingkaran ataukah pindah ke lingkaran lain, keputusan ada ditangan kita. Suatu saat lingkaran ketulusan harus bersinggungan dengan lingkaran tipu daya. Ini sebuah ujian bagi mereka yang berada dalam lingkaran ketulusan. Apakah ia akan tetap berada dilingkarannya ataukah dendam dan kepahitan membuat mereka membalas dan akhirnya terbuang dari lingkaran yang mulia. Jika mereka bertahan, upah yang menjadi bagian mereka tetap akan mereka dapatkan. Hal yang sama berlaku pada lingkaran tipu daya, pe