of 60 /60
Berita Utama WB Global Report: CAT BKN Dinobatkan sebagai Produk Unggul Pemerintah Indonesia dalam Reforming Civil Service Recruitment _________________________________________ Pemerintah Ingin Cetak PNS dengan Mindset Revolusi Industri 4.0 Buletin BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA ISSN: 1979-6277 Informasi yang Mencerahkan Edisi XXXIX - 2018

Buletin BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA...2 Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. #SobatBKN tercinta, mendekati penghujung tahun 2018, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendapat amanah

  • Author
    others

  • View
    0

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Buletin BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA...2 Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. #SobatBKN...

Berita Utama WB Global Report: CAT BKN Dinobatkan sebagai Produk Unggul Pemerintah Indonesia dalam Reforming Civil Service Recruitment _________________________________________
Pemerintah Ingin Cetak PNS dengan Mindset Revolusi Industri 4.0
Buletin
Edisi XXXIX - 2018
Badan Kepegawaian Negara2
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. #SobatBKN tercinta, mendekati penghujung tahun
2018, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendapat amanah besar. BKN menjadi pelaksana seleksi CPNS tahun 2018 demi menjaring calon pemimpin masa depan. Pemimpin yang siap menghadapi tantangan-tantangan ke depan. Tantangan di jaman Revolusi Industri 4.0. Dengan persiapan matang dan dukungan #SobatBKN, kami bekerja dan melaksanakan seleksi tersebut.
Buletin edisi kali ini merangkum segala cerita seputar rekrutmen CPNS 2018, mulai dari persiapan sampai dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar CPNS tahun 2018. Buletin kali ini juga senantiasa setia menghadirkan bacaan menarik yang layak dibaca baik itu opini, konsultasi, dan humor sebagai pelepas penat.
Pada edisi kali ini segenap tim redaksi mengucapkan selamat natal 2018 dan selamat tahun baru 2019. Dan mari bangkitkan kembali semangat pengabdian terhadap Negeri tercinta Indonesia. Sehingga dapat menghadapi tahun baru 2019 dengan Semangat Untuk Negeri.
Salam Profesional Bermartabat.
Badan Kepegawaian Negara 3
Berita Utama WB Global Report: CAT BKN Dinobatkan sebagai Produk Unggul Pemerintah Indonesia dalam Reforming Civil Service Recruitment
Informasi Aktual BKN Siapkan Lebih Dari 255 Titik Lokasi Untuk Tes Seleksi CPNS 2018
Informasi Aktual Hari Pertama Pelaksanaan SKD CPNS di Jakarta, Sebagian Besar Peserta Patuhi Peraturan yang Berlaku
Opini Di Era Revolusi Industri 4.0 Butuh PNS Berkompeten yang Amanah
Berita Foto Kunjungan Mensos ke Kanreg V
4
8
34
48
29
Dalam “Global Report: Public Sector Performance” yang
dirilis World Bank pada Oktober 2018, Computer Assisted Test (CAT BKN) dinobatkan sebagai produk unggul Indonesia kategori Civil Service Management yang berhasil mereformasi kualitas sistem rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia. Berikut kutipan summary report perihal CAT BKN sebagai produk Indonesia yang berhasil dalam Reforming Civil Service Recruitment.
“In Indonesia, the Civil Service Agency (BKN) succeeded in introducing a computer- assisted testing system (CAT) to disrupt the previously long-standing manual testing system that created rampant opportunities for corruption in civil service recruitment by line ministry officials. Now the database of questions is tightly controlled, and the results are posted in real time outside the testing center. Since its launch in 2013, CAT has become the defacto standard for more than 62 ministries and agencies.”
Perwakilan World Bank Indonesia, Edwin Ariadharma menyampaikan terpilihnya CAT BKN mewakili Indonesia karena keberhasilan CAT dalam menghadirkan kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen CPNS yang berjalan secara transparan, adil, dan akuntabel.
Menurutnya sistem CAT berkontribusi terhadap penjaringan SDM CPNS yang memang lolos karena kualitas kompetensi individu-nya, dan otomatis berdampak pada penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) ke depan. Ditetapkannya
WB Global Report: CAT BKN Dinobatkan sebagai Produk Unggul Pemerintah Indonesia dalam Reforming Civil Service Recruitment
4 Badan Kepegawaian NegaraBerita Utama
Improving Public Sector Performance Through Innovation And Inter-Agency Coordination, Halaman 13
CAT BKN oleh World Bank sebagai produk layanan publik Indonesia karena dinilai sudah memenuhi unsur Improving Public Sector Performance.
Secara detail dalam Global Report tersebut (halaman 85) dijelaskan bahwa sistem rekrutmen melalui CAT berhasil mereformasi kualitas rekrutmen CPNS di Indonesia yang memenuhi empat unsur utama sebagai produk inovasi di sektor publik, yaitu:
1. Aspek political leadership, diawali dengan inisiasi Kepala BKN pada tahun 2010 dalam pengawasan terhadap proses rekrutmen CPNS, hingga pada tahun 2014 Wakil Presiden menetapkan penggunaan CAT BKN dalam sistem rekrutmen CPNS diberlakukan bagi
seluruh Instansi Pemerintah Pusat (Political leadership was essential to overcome the opposition of line ministries and agencies to adopt the new system and accept the results);
2. Aspek Teknologi, BKN melakukan pemanfaatan dan pengembangan teknologi secara mandiri untuk mereformasi sistem rekrutmen dan melakukan kolaborasi dengan instansi pemerintah terkait (khususnya di bidang teknologi dan cyber security);
3. Aspek Transparansi, rekrutmen CPNS dengan CAT berhasil menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel karena hasilnya bisa dipantau masyarakat secara langsung (real time);
4. Aspek Kapasitas Institusi, BKN secara konsisten memastikan kesiapan sistem CAT baik dari sisi infrastruktur dan skema mekanisme tes sebelum diaktualisasikan secara nasional dalam proses rekrutmen CPNS di Indonesia.
Sebagai informasi, World Bank Global Report 2018 membagi Improving Public Sector Performance ke dalam lima kategori, yakni: Driving Results from the Center of Government; Civil Service Management; Innovations in Managing Public Money; New Approaches to Last-Mile Service Delivery; dan Innovations in Delivering Justice Services. Des
5Badan Kepegawaian Negara Berita Utama
Improving Public Sector Performance Through Innovation And Inter-Agency Coordination, Halaman 85
Birokrasi Indonesia pada 20- 30 tahun mendatang akan dihadapkan pada sejumlah
tantangan. Kemajuan teknologi, perkembangan penduduk dengan tren kebutuhan soft skills yang berbeda dari era sebelumnya, kompetisi fiskal dan tenaga kerja yang ketat serta semakin tingginya ekspektasi masyarakat terhadap kinerja birokrasi, menjadi sejumlah tantangan yang harus mendapatkan solusi. “Menjawab itu, Pemerintah Indonesia menyusun rencana rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS)
yang ditargetkan mampu untuk memberikan layanan publik secara lebih matang, menghadirkan tenaga kerja dengan kapabiltas yang dapat menjawab tantangan zaman, berkinerja lebih profesional dengan cara yang efektif dan meningkatkan dukungan publik terhadap pelaksanaan pembangunan,” pernyataan itu disampaikan Kepala BKN, Bima Haria Wibisana dalam konferensi pers yang digelar Kamis (22/11/2018), di Ruang Mawar, Kantor Pusat BKN.
Saat ini rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 telah memasuki masa Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang hampir usai. Dalam pelaksanaan SKD, ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
(Peraturan Menteri PAN RB) Nomor 37 Tahun 2018 yang mengatur adanya passing grade (PG) sebagai penentu kelulusan, menjadi salah satu acuan yang harus ditaati. “Data center BKN menyebutkan tingkat kelulusan peserta SKD di tingkat kementerian/lembaga Pemerintah Pusat berjumlah 12,5%; Wilayah Barat sebanyak 3,7%, Wilayah Tengah 2,2% dan Wilayah Timur 1,4%. Jika bertahan dengan kondisi itu dikhawatirkan Pemerintah pada 20-30 tahun mendatang tidak mampu menjawab tantangan masa depan khususnya dalam memberikan percepatan pelayanan kepada publik di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T)”.
Pemerintah Ingin Cetak PNS dengan Mindset Revolusi Industri 4.0
6 Badan Kepegawaian NegaraBerita Utama
Mencegah potensi munculnya hambatan pelayanan publik yang bakal terjadi di masa mendatang, lanjut Bima, Pemerintah kemudian menerbitkan Peraturan Menteri PAN RB Nomor 61 Tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi CPNS Tahun 2018 sebagai bagian treatment memenuhi kebutuhan pemenuhan formasi CPNS. Dengan ketentuan yang termuat dalam Peraturan Menteri PAN RB Nomor 61 Tahun 2018 tersebut rata-rata tingkat kelulusan peserta SKD kementerian/ lembaga Pemerintah Pusat diproyeksikan dapat mencapai angka 73,8%, Wilayah Barat 66,6%, Wilayah Tengah 54,9% dan Wilayah Timur 44,2%.
Dalam Peraturan Menteri PAN RB itu ditegaskan, peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 yang mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dapat melanjutkan ke tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Peserta SKB sebagaimana dimaksud, menurut Peraturan Menteri PANRB ini, terdiri atas: a. Peserta SKD yang memenuhi Nilai Ambang Batas; dan b. Peserta SKD yang tidak memenuhi Nilai Ambang Batas, namun memiliki peringkat terbaik dari angka kumulatif SKD diatur berdasarkan Peraturan Menteri ini. Selengkapnya Peraturan Menteri PAN RB Nomor 61 Tahun 2018 dapat diunduh pada link http://www.bkn.go.id/wp-content/ uploads/2018/11/permenpan- nomor-61-tahun-2018.pdf
Berikut contah kasus yang mungkin terjadi di lapangan sekadar untuk lebih memahami bekerjanya
Peraturan Menteri PANRB Nomor 61 Tahun 2018.
Kasus 1
Kasus 2
Formas : 1 Lolos PG awal : 0 Peserta SKB : 3 (ranking 1-3)
Kasus 3
Formasi : 2 Lolos PG : 2 Peserta SKB : 2 (keduanya yg
lolos PG awal)
Kasus 4
Formasi : 2 Lolos PG awal : 1 Peserta SKB : 4, terdiri dari: • 1 yang lolos PG awal untuk
mengisi formasi #1 • 3 (yang tidak lolos PG awal,
ranking 3 terbaik) untuk memperebutkan formasi #2
Kasus 5
Formasi : 1 Lolos PG Awal : 7 Peserta SKB : 3 (yang lolos PG
Awal dan ranking 3 terbaik)
Peserta yang tidak lolos PG awal, dapat mengikuti SKB jika dan hanya jika:
a. ada formasi yang kosong (tidak terisi oleh mereka yang lolos PG awal)
b. menduduki ranking 3 terbaik, untuk setiap formasi yang kosong. Misal:
• formasi yang kosong 1, ranking 1-3 yang ikut SKB
• formasi yang kosong 2, ranking 1-6 yang ikut SB
c. Memenuhi passing grade:
• 255 untuk formasi umum, formasi khusus cumlaude dan formasi khusus diaspora,
• 220 untuk formasi khusus: putra/putri Papua/Papua Barat, disabilitas, dan Eks THK2 guru/tenaga medis/ paramedis
Bila ada nilai total peserta SKD sama, dilihat nilai per komponen dengan urutan:
1. Tes Karakteristik Pribadi (TKP),
2. Tes Intelegensia Umum (TIU), dan
3. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Bila nilai tetap sama, semua peserta dalam ranking tersebut diikutsertakan SKB. dep/ ika
7Badan Kepegawaian Negara Berita Utama
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara8
Kepala Badan Kepegawaian Negara, Bima Haria Wibisana
menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan CPNS 2018 di Lingkungan Pemerintah Daerah Republik Indonesia. Rapat yang dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah, BKPSDM Daerah, Para Pejabat Jabatan Tinggi Madya BKN dan beberapa perwakilan Kementerian/Lembaga hingga
Tim Panitia Seleksi Nasional seleksi CPNS 2018 membahas Kebijakan Pengadaan CPNS 2018, Persiapan Teknis Pengadaan CPNS 2018 hingga Mitigasi Risiko terkait Pengadaan CPNS 2018 di Lingkungan Pemerintah Daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Syafruddin selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur
Negara dan Reformasi Birokrasi menjelaskan bahwa Pengadaan CPNS 2018 kali ini berdasarkan Nawacita Presiden RI yang bertujuan untuk pembangunan daerah dan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, guna meningkatkan pelayanan publik di Indonesia. “Mari satukan Bahasa untuk pembangunan Indonesia,” ungkapnya.
BKN Siapkan Lebih Dari
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 9
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Bima Haria Wibisana menjelaskan kesiapan lokasi tes seleksi CPNS 2018 hingga saat ini direncanakan akan dilaksanakan di 255 titik lokasi yang terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN dan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, fasilitas mandiri dan kerja sama dengan Pemerintah Daerah.
Bima menghimbau kepada para Pemerintah Daerah agar memberikan persyaratan seleksi CPNS 2018 yang wajar dan tidak menyusahkan masyarakat. “Persyaratan seperti Akreditasi dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) harus disesuaikan dengan Indeks Prestasi di Wilayah masing-masing,”jelasnya.
Pada kesempatan tersebut pula, Setiawan Wangsaatmaja selaku Deputi Bidang SDM
Aparatur menjelaskan terkait Formasi Pengadaan CPNS 2018 yang terdiri dari Formasi Umum dan Formasi Khusus dengan total 238.015 Formasi dengan rincian 51.271 Formasi Instansi Pemerintah Pusat di 76 K/L dan 186.744 Formasi di 525 Instansi Pemerintah Daerah. Dik
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara10
Ini Dia
Untuk mengisi lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
tahun 2018 ini, selain melalui pelamar umum, Pemerintah juga menyiapkan jalur formasi khusus bagi pelamar. Terdapat 6 (enam) jalur formasi khusus dalam rekrutmen CPNS 2018 ini. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bagian Hubungan Media dan Pengaduan Masyarakat BKN Yudhantoro Bayu Wiratmoko di
Kantor Pusat BKN Jakarta pada Selasa (18/9/2018).
Mengutip dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018, Bayu menjabarkan keenam jalur formasi khusus tersebut, yakni : 1) Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat
Dengan Pujian (Cumlaude); 2) Penyandang Disabilitas; 3) Putra/Putri Papua dan Papua Barat; 4) Diaspora; 5) Olahragawan Berprestasi Internasional; dan 6) Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II yang memenuhi persyaratan.
Maka sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, menurut Bayu bahwa selain memiliki ketentuan memenuhi
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 11
9 (sembilan) syarat dasar untuk melamar CPNS, pelamar yang berminat melalui jalur formasi khusus itu harus memenuhi beberapa syarat tertentu, dengan rincian sebagai berikut: Pertama, Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian ( ) dari Perguruan Tinggi Dalam atau Luar Negeri, dengan ketentuan sebagai berikut: Formasi Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Pujian ( cumlaude) dikhususkan bagi putra/putri lulusan minimal jenjang pendidikan Strata 1 (S1); Calon pelamar merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan predikat dengan pujian (cumlaude) dan berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/ Unggul pada saat kelulusan; dan Calon pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya setara dengan angka 4) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Pada Instansi Pusat, kebutuhan formasi jalur khusus ini akan dialokasikan paling sedikit 10 (sepuluh) persen dari total alokasi formasi yang ditetapkan. Sedangkan pada instansi Daerah instansi daerah akan dialokasikan paling banyak 5 (lima) persen dari total alokasi formasi yang ditetapkan.
Kemudian untuk jalur formasi khusus kedua, bagi Penyandang Disabilitas, menurut Bayu diperuntukkan bagi pelamar yang memiliki ketentuan sebagai berikut: Calon pelamar dari penyandang disabilitas wajib melampirkan surat keterangan dokter yang menerangkan jenis/tingkat disabilitasnya. Jumlah jabatan yang disediakan untuk para pelamar melalui jalur formasi khusus penyandang disabilitas ini, pada instansi Pusat paling sedikit 2 (dua) persen dari total formasi dengan jabatan disesuaikan dengan kebutuhan pada masing-masing instansi. Sedangkan pada instansi Daerah, jumlah jabatan bagi para penyandang disabilitas ini paling sedikit 1 (satu) persen dari total formasi disesuaikan dengan kebutuhan pada masing-masing instansi.
Selanjutnya untuk jalur khusus ketiga, Putra/Putri Papua dan Papua Barat. Untuk jalur ini, menurut Bayu memiliki ketentuan sebagai berikut: Calon pelamar harus merupakan keturunan Papua/ Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua, dibuktikan dengan akta kelahiran dan/ atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku. Untuk jalur khusus keempat, Diaspora dengan ketentuan sebagai berikut: Diperuntukkan
bagi WNI yang menetap di luar Indonesia dan memiliki Paspor Indonesia yang masih berlaku serta bekerja sebagai tenaga profesional di bidangnya yang dibuktikan dengan surat rekomendasi dari tempat yang bersangkutan bekerja minimal selama 2 (dua) tahun; Memiliki surat keterangan bebas dari permasalahan hukum yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri; Kebutuhan (formasi) jabatan Peneliti, Dosen, dan Perekayasa dengan pendidikan sekurangkurangnya Strata 2 (S2) dan khusus untuk Perekayasa dapat dilamar dari lulusan Strata 1 (S1); Pelamar memenuhi persyaratan usia setinggi-tingginya 35 (tiga puluh lima) tahun saat pelamaran dan setinggi-tingginya 40 (empat puluh) tahun bagi pelamar yang memiliki kualifikasi Pendidikan S3 saat pelamaran; Pelamar tidak sedang menempuh post doctoral yang dibiayai oleh Pemerintah; dan Tidak terafiliasi pada ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.
Jalur formasi khusus kelima, Olahragawan/Olahragawati Berprestasi Internasional berdasarkan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Permenpora Nomor 6 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Mekanisme Seleksi, dan Pengangkatan Olahragawan
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara12
Berprestasi Menjadi CPNS. Pelamar dengan jalur ini harus memiliki prestasi nyata dengan medali, di tingkat internasional, untuk penyelenggaraan pecan olahraga yang meliputi: Minimal medali perunggu pada Olimpic dan atau Paralympic Games tahun 2016 dan atau Kejuaraan Dunia tahun 2016 yang diakui oleh federasinya; Minimal medali perak pada Asian Games dan atau Asian Para Games tahun 2014 dan atau Kejuaran Asia tahun 2014 yang diakui oleh federasinya; Minimal medali perunggu pada Asian Games dan Asian Para Games tahun 2018; atau Minimal medali emas pada Sea Games dan atau Asean Para Games tahun 2015 dan atau tahun 2017 dan atau Asia Tenggara tahun 2017 yang diakui setingkat oleh federasinya yang
dibuktikan dengan piagam/ sertifikat dan surat keterangan atas prestasinya yang dikeluarkan oleh lembaga/induk organisasi cabang olahraga yang berwenang dan mendapat pengesahan Menteri Pemuda dan Olahraga; serta memiliki pendidikan formal minimal Sekolah Lanjutan Tingkat Atas atau yang sederajat, yang dibuktikan dengan fotocopi sah ijazah/surat tanda tamat belajar.
Dan terakhir, jalur khusus keenam, Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II, dengan ketentuan sebagai berikut: Bayu menjelaskan bahwa jalur ini diperuntukkan bagi Eks Tenaga Honorer Kategori-II yang terdaftar dalam database BKN dan memenuhi persyaratan perundang-undangan sebagai
Tenaga Pendidik atau Tenaga Kesehatan; Persyaratan sebagaimana merujuk pada Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 sebagaimana terakhir diubah dengan PP Nomor 56 Tahun 2012 dan UU Nomor 14 tahun 2005 bagi Tenaga Pendidik, serta UU Nomor 36 Tahun 2014 bagi Tenaga Kesehatan. Selain persyaratan tersebut, pelamar dengan jalur formasi khusus Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II harus memenuhi persyaratan, antara lain: 1) Usia paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai sekarang; 2) Bagi Tenaga Pendidik minimal berijazah S1 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013; 3) Bagi Tenaga Kesehatan minimal berijazah Diploma III yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013; 4) Memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer Kategori II Tahun 2013, dan 5) Memiliki Kartu Tanda Penduduk. “Pelamar dengan jalur formasi khusus Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II yang telah diverifikasi dokumennya akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar,” pungkas Bayu. Bal
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 13
Berdasarkan monitoring Humas BKN sampai dengan hari Kamis
(27/9/2018). Terhitung sudah ada 10.113 pelamar yang berstatus selesai pilih instansi dan formasi (tahap 4, alur registrasi SSCN) dan 1.261 di antaranya sudah diverifikasi oleh instansi masing-masing (tahap 5 alur registrasi SSCN). Hingga pukul 17:07 WIB, pelamar sudah dapat melakukan registrasi ke 372 K/L/D atau 62% dari keseluruhan instansi yang membuka rekrutmen.
Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menyebutkan, “Sampai dengan masa pendaftaran hari kedua, dari 76 Kementerian/Lembaga (K/L) dan 525 Pemerintah Daerah yang membuka formasi CPNS 2018, tercatat ada sepuluh K/L/D yang menjadi sasaran terbanyak pelamar. Beberapa di antaranya misalnya seperti Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kejaksaan Agung dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Untuk jumlah pelamar per-harinya, portal
SSCN BKN otomatis meng- update 8x sehari, dan pelamar bisa cek total pelamar per formasi jabatan langsung lewat kolom Pencarian Lowongan”.
Ridwan menambahkan bahwa informasi mengenai formasi dan syarat jabatan yang dibuka pada rekrutmen CPNS tahun 2018 yang telah diverifikasi BKN, selain dapat dilihat di laman SSCN juga dapat dilihat pada website K/L/D yang membuka rekrutmen. Pelamar
diimbau untuk tidak buru- buru melakukan pendaftaran. “Penginputan data dalam proses pendaftaran dapat dilakukan secara bertahap sampai batas waktu pendaftaran yang ditetapkan. Pelamar diimbau untuk mencermati pengisian data agar tidak terjadi salah input, karena perbaikan data tidak dapat dilakukan setelah centang dan klik kolom Akhiri dan Proses Pendaftaran”, pungkasnya. [des/mr]
Top 10 Instansi Dengan Peminat Terbanyak Dalam Masa Registrasi CPNS 2018
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara14
Pemerintah melalui Kementerian PANRB, Kemendikbud, BKN dan Kepolisian Negara Republik Indonesia Polri
menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait Persiapan, Pelaksanaan, Pengamanan dan Penegakan Hukum dalam rangka Seleksi CPNS 2018 di Kantor Kementerian PANRB, Jumat (28/9/2018). Penandatanganan dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan seleksi CPNS tahun 2018 yang aman, transparan dan bersih dari KKN.
MoU yang ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi,
Sekretaris Utama BKN Supranawa Yusuf dan Asisten Polri Bidang Operasi Irjen Pol Deden Juhara tersebut disaksikan secara langsung oleh Menteri PANRB Syafruddin, Mendikbud Muhadjir Effendy, Kepala BKN Bima Haria Wibisana, dan Kapolri Tito Karnavian. “Penandatanganan ini untuk menjamin pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018 berlangsung aman, kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN dan tidak dipungut biaya,” ujar Menteri PANRB Syafruddin, usai acara penandantanganan MoU.
Seluruh Rangkaian Seleksi CPNS 2018
Gratis dan Bebas dari KKN
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 15
(foto: dokHum asKem
Lebih lanjut, Menteri PANRB Syafruddin menjelaskan, jika penggunaan CAT-BKN pada pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018 akan didukung dengan fasilitas sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Kemendikbud. “Ini dilakukan agar lebih mendekatkan peserta dengan lokasi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di beberapa kabupaten/kota,” jelasnya.
Kemudian, Menteri PANRB Syafruddin mengatakan, jika BKN akan mengkoordinasikan teknis pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2018 dengan Kemendikbud dan Polri serta merekomendasikan kepada Kementerian PANRB tentang lokasi pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2018. Humas BKN/Humas Kementerian PANRB
“ ‘‘
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara16
Persiapan seleksi CPNS Tahun 2018 yang diusung menjadi perekrutan CPNS terbesar tahun ini yaitu sebesar 238.015
formasi akan sangat membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang juga tidak sedikit dalam berjalannya tes seleksi nanti, oleh karena itu Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana dalam acara Persiapan dan Pengorganisasian Tata Kelola Pelaksanaan CPNS Tahun 2018 yang di selenggarakan di Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada
Kamis (04/10/2018) yang dihadiri oleh seluruh perwakilan 14 Kantor Regional (Kanreg) dan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) BKN berharap dalam seleksi CPNS nanti melibatkan seluruh pegawai yang tidak hanya mengerti Komputer namun juga dapat diandalkan dan dipercaya.
Bima menambahkan, dalam perekrutmen CPNS ini juga melibatkan pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mendukung semua kegiatan selama seleksi CPNS berlangsung nantinya. Hadir juga
Persiapkan Seleksi CPNS, BKN Gelar Persiapan dan Pengorganisasian
Tata Kelola Pelaksanaan CPNS Tahun 2018
(fo to
: e nd
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 17
dalam acara tersebut Sekretaris Utama BKN, Supranawa Yusuf menjelaskan secara rinci terkait apa saja persiapan dan pelaksanaan SKD dan SKB hingga tahap evaluasi dan penetapan NIP yang akan dilakukan BKN. Yusuf berharap masing-masing Kanreg dan UPT BKN menyiapkan sebaik-baiknya dengan semua fasilitas yang ada secara maksimal dan tidak lupa untuk membuat laporan hasil di akhir kegiatannya.
Yusuf juga menjelaskan titik lokasi tes yang tersebar di seluruh Indonesia dengan sistem fasilitas BKN, fasilitas mandiri, cost sharing dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mencakup tempat tes yang lebih dekat bagi peserta tes. Rencana jumlah titik lokasi yang tersebar berjumlah 875 titik lokasi.
Acara juga dihadiri oleh Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian, Haryomo Dwi Putranto yang menjelaskan terkait Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (Peraturan BKN No. 14 Tahun 2018), Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian, Iwan Hermanto yang menjelaskan Rekapitulasi Proses Pendaftaran CPNS 2018, Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian Aris Windiyanto yang menjelaskan Tata Cara Pelaksanaan Seleksi CPNS dan penarikan data hasil seleksi CPNS dan Deputi Bidang pengawasan dan Pengendalian I Nyoman Arsa yang menjelaskan Pokja Wasdal dan Advokasi Rekrutmen CPNS Nasional Tahun 2018.
“Bersikaplah transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pekerjaan, selesaikan setiap permasalahan yang ada tanpa mengeluh”, ungkap Bima dalam acara tersebut. dey
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara18
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerahkan soal ujian seleksi CPNS kepada Menteri PANRB
selaku Tim Pembina Panselnas Syafruddin di Kantor Kemendikbud Jakarta, Senin (8/10/2018). Soal tersebut merupakan soal-soal materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan digunakan untuk menyeleksi CPNS 2018.
Dalam kesempatan tersebut Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa Kemendikbud sudah dipercaya sebagai bagian dari Panselnas CPNS sejak 2012 lalu, di mana salah satu tugasnya untuk menyediakan soal-soal ujian seleksi CPNS. “Terima kasih atas kepercayaan selama ini. Semoga kerja sama yang baik dapat terus meluas pada lebih banyak hal,” ujar Muhadjir. Selanjutnya Muhadjir juga berharap bahwa Pemerintah dapat memenuhi kebutuhan akan Guru di sekolah. “SDM Guru merupakan tiang utama kerja Kemendikbud. Untuk kinerja yang lebih baik kebutuhan guru perlu dipenuhi”.
Sementara Syafruddin menyampaikan bahwa penyerahan naskah soal SKD itu masih merupakan tahap awal seleksi CPNS 2018. Menurutnya Panselnas masih harus bekerja keras hingga proses rekrutmen CPNS 2018 ini berakhir. Dia menyampaikan kembali bahwa untuk formasi CPNS 2018 ini tersedia 238.015 formasi.
Dimintai keterangan usai menyaksikan penyerahan soal SKD tersebut, Sekretaris Utama BKN Supranawa Yusuf meyakini bahwa soal- soal tersebut dapat dipertanggungjawaban akuntabilitasnya. Lebih jauh Supranawa menyampaikan bahwa soal-soal tersebut akan mampu menyeleksi calon SDM ASN yang profesional. “SDM profesional yang lahir hasil seleksi yang baik akan mampu menggawangi negara ini. Mereka akan dapat meningkatkan grade Indonesia di mata dunia,” pungkas Supranawa Yusuf. Sebagai tambahan informasi, soal SKD CPNS 2018 ini disusun oleh 110 penulis naskah soal. Mereka berasal dari 19 Perguruan Tinggi. Bal
Mendikbud Serahkan
Soal SKD CPNS 2018 Kepada Panselnas
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 19
Dalam rangka menjaring ASN berkualitas Panitia Seleksi (Pansel) CPNS BKN Tahun 2018, kembali bertekad melaksanakan
sistem seleksi yang obyektif, transparan, akuntabel serta bebas KKN. Untuk menemukan peserta yang berkualitas tersebut, pelamar yang berminat mendaftar CPNS di lingkungan BKN akan mengikuti tiga jenis seleksi. Hal tersebut diuangkapkan Sekretaris Utama BKN selaku Ketua Pansel CPNS BKN Tahun 2018 Supranawa Yusuf di sela-sela Rapat Penyusunan Soal CPNS BKN Tahun 2018, Rabu (10/10/2018) di Kantor Pusat BKN Jakarta.
“Ketiga jenis seleksi bagi pelamar CPNS BKN tersebut terdiri dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) sesuai dengan jabatan yang dilamar,” beber Supranawa Yusuf.
Dalam proses seleksi administrasi, menurut Supranawa Yusuf akan dilakukan verifikasi terhadap kelengkapan dan kesesuaian semua berkas lamaran yang telah diunggah pelamar melalui SSCN BKN. Sementara untuk SKD, menurut Supranawa akan dilaksanakan dengan metode CAT-BKN. “Dalam menentukan kelulusan SKD akan berpedoman pada regulasi, di
Jaring Peminat Berkualitas, Pansel CPNS BKN 2018 Siapkan
3 Jenis Seleksi
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara20
antaranya PermenPANRB Nomor: 37 Tahun 2018 dan Peraturan Kepala BKN Nomor 14 tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan PNS,” imbuhnya. Pada SKB, menurutnya, Pansel CPNS BKN 2018 rencananya akan melakukan seleksi kompetensi teknis, serta wawancara kompetensi manajerial dan sosio kultural bagi pelamar. “Tim yang berkaitan sedang menyiapkan soal-soal yang akan digunakan,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Biro Kepegawaian BKN selaku Sekretaris Pansel CPNS BKN 2018 Diah Kusuma Ismuwardani mengharapkan proses SKD dan SKB untuk pelamar CPNS di lingkungan BKN akan berlangsung sesuai jadwal Panselnas CPNS 2018. “Untuk waktu pelaksanaan SKD akan berlangsung antara 26 Oktober sampai dengan 15 November 2018. Sedangkan untuk SKB rencananya antara 26 November sampai dengan 1 Desember 2018,” terang Diah Kusuma.
Sementara itu Pusat data Kepegawaian BKN mencatat bahwa BKN memperoleh 170 formasi CPNS pada tahun 2018 ini. Formasi tersebut terdiri dari jalur Umum, Cumlaude, Disabilitas,
dan Putra/Putri Papua. Keseratus tujuh puluh formasi itu terbagi dalam 26 Jabatan, yang terdiri dari Jabatan Fungsional Tertentu dan Jabatan Pelaksana. Untuk kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan BKN meliputi Sarjana Strata 1 (S1)/ Diploma IV (D.IV) dan Sarjana Strata 2 (S2). bal
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 21
Pendaftaran online rekrutmen CPNS 2018 via SSCN BKN telah ditutup pada Senin, 15 Oktober 2018. Sedikitnya terdapat 9
(sembilan) fakta menarik versi Humas BKN yang dirangkum sepanjang proses pendaftaran online yang dibuka sejak 26 September 2018 hingga 15 Oktober 2018 yang masyarakat harus tahu. Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan, Selasa (16/10/2019), dalam konferensi pers yang di gelar di Food Corner BeKeN, Kantor Pusat BKN Jakarta memaparkan secara rinci kesembilan fakta menarik tersebut, meliputi:
1. Pengaduan pelamar ke helpdesk SSCN BKN kembali didominasi oleh permasalahan kependudukan. Permasalahan kependudukan ini juga sempat terjadi pada masa pendaftaran tahun 2017 lalu. Ketidaksesuaian nama dan tanggal lahir pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan database kependudukan nasional menjadi salah satu yang dikeluhkan pelamar, padahal Humas BKN sudah mengimbau dan mengedukasi masyarakat yang berminat mendaftar CPNS 2018 untuk
mengantisipasi permasalahan itu jauh- jauh hari sebelumnya dengan melakukan konfirmasi ke dinas Dukcapil setempat.
2. Dari 13.345 Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer K-II yang berhak mendaftar melalui formasi jalur khusus CPNS 2018 berdasarkan ketentuan PermenPANRB Nomor: 36 Tahun 2018, dalam kenyataan di lapangan tidak semua mendaftar. Saat registrasi SSCN BKN ditutup tercatat hanya 8.802 akun pelamar dari Eks Tenaga Honorer K-II tersebut. Dari jumlah tersebut tercatat hanya 8.773 yang sudah memilih instansi dan hanya 8.765 pelamar yang sudah submit.
3. Sesuai dengan ketentuan dalam Permenpora Nomor 6 tahun 2018 di mana disebutkan bahwa Atlet Berprestasi yang dapat mengikuti seleksi CPNS 2018 adalah minimal meraih medali perunggu pada Olimpic dan atau Paralympic Games tahun 2016 dan atau Kejuaraan Dunia tahun 2016 yang diakui
Ini 9 Fakta Menarik Tentang Pendaftaran Online CPNS 2018
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara22
oleh federasinya; Minimal medali perak pada Asian Games dan atau Asian Para Games tahun 2014 dan atau Kejuaran Asia tahun 2014 yang diakui oleh federasinya; Minimal medali emas pada Sea Games dan atau Asian Para Games tahun 2015 dan atau tahun 2017 dan atau Asia Tenggara tahun 2017. Olahragawan/olahragawati berprestasi internasional pada tahun 2018 tidak dapat diangkat menjadi CPNS pada tahun 2018 ini melalui jalur Formasi khusus Olahragawan/Olahragawati Berprestasi Internasional.
4. Dibanding dengan pelamar CPNS tahun- tahun sebelumnya, pelamar CPNS tahun 2018 terbanyak dalam sejarah. Pusat Data SSCN BKN mencatat bahwa akun pelamar CPNS 2018 ini mencapai 4.436.694 pelamar. Dari jumlah tersebut, terdata sudah memilih instansi sebanyak 3.782.685 pelamar, dan sebanyak 3.627.981 sudah menyatakan submit. Sementara pelamar CPNS tahun 2014 tercatat mencapai 2,6 juta. Sedangkan tahun 2017 hanya mencapai 2,4 juta.
5. Masa pendaftaran CPNS via portal SSCN yang semula direncanakan akan ditutup pada 10 Oktober 2018, akhirnya diperpanjangan hingga 15 Oktober 2018. Hal tersebut diputuskan dalam rapat Panselnas yang berlangsung Selasa, 2 Oktober 2018 di Kantor KemenPANRB, Jakarta. Sebagai bahan pertimbangan atas perpanjangan masa pendaftaran tersebut adalah terjadinya bencana di beberapa daerah di Indonesia seperti gempa di NTB, serta gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah serta masalah ketidaksesuaian data kependudukan, sulitnya akses ke web SSCN pada awal masa pendaftaran.
6. Penundaan pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun 2018 khusus untuk wilayah yang terdampak bencana alam gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Panselnas
CPNS memutuskan pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018 untuk formasi daerah di Pemprov Sulawesi Tengah, Kabupaten Donggala, Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong kemungkinan akan ditunda hingga tahun 2019. Selain itu, untuk formasi CPNS daerah di wilayah Papua dan Papua Barat, pelaksanaan seleksi CPNS akan dilakukan secara terpisah.
7. Permintaan Penundaan seleksi CPNS tahun 2018 oleh Pemkot Bengkulu atas permintaan sendiri saat proses pendaftaran online CPNS 2018. Penundaan tersebut di antaranya didasari oleh: rasio pegawai di lingkungan Pemkot Bengkulu masih cukup dan banyaknya PNS yang mutasi ke Pemkot Bengkulu. Alasan berikutnya adalah beban APBD Pemkot Bengkulu untuk belanja pegawai mencapai 55% dari total APBD di mana dinilai memberatkan bagi Pemkot Bengkulu. Dan alasan lainnya adalah daya dukung dana untuk pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS tahun anggaran 2018 di lingkungan Pemkot Bengkulu tidak mencukupi.
8. Top 5 universitas asal pelamar terbanyak dalam masa pendaftaran CPNS 2018, yakni sebagai berikut: 1) Universitas Terbuka: 102,229 pelamar; 2) Universitas Pendidikan Indonesia: 33,647 pelamar; 3) Universitas Negeri Padang: 31,330 pelamar; 4) Universitas Negeri Semarang: 31,155 pelamar; 5) Universitas Brawijaya: 29,488 pelamar.
9. Top 5 program studi asal pelamar terbanyak dalam masa pendaftaran CPNS 2018, meliputi:1) Pendidikan Guru Sekolah Dasar: 190,804 pelamar; 2) Kebidanan: 166,117 pelamar; 3) Pendidikan Agama Islam: 162,340 pelamar; 4) Manajemen: 160,007 pelamar; 5) Akuntansi: 155,174 pelamar. Bal
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 23
Fasilitasi Seleksi CPNS 2018, CAT BKN Pastikan Proses Rekrutmen
Konsisten dan Kredibel Bersiap memfasilitasi rekrutmen CPNS
2018, Tim CAT BKN berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi dan
kredibilitas sistem dalam memberikan pelayanan terbaik. Komitmen tersebut di antaranya berupa pembentukan metode seleksi yang bersih dan terpercaya. Demikian tegas Kepala BKN Bima Haria Wibisana di sela-sela Focus Group Discussion(FGD) Pengembangan Sistem Informasi ASN dan Persiapan Seleksi CPNS 2018 di BW Suite Hotel Belitung, Rabu (17/10/2018).
“Komitmen tersebut harus senantiasa dijaga dan ditingkatkan. Hal itu mengingat apresiasi dan kepercayaan publik terhadap CAT BKN yang kini juga terus meningkat,” ujar Kepala BKN. Selanjutnya Kepala BKN meyakini bahwa kesuksesan penerimaan CPNS 2018 ini merupakan bentuk kontribusi BKN untuk negara. “Dari proses penerimaan CPNS ini menghasilkan Calon PNS yang 20 tahun mendatang akan menggerakkan roda Pemerintahan Indonesia. Ada andil BKN dalam hal ini. Oleh sebab itu menjadi tanggung jawab kita untuk menghasilkan abdi negara yang tepat dan cepat untuk membangun negara ini,” tukas Kepala BKN.
Kepala BKN menegaskan kembali bahwa rekrutmen CPNS 2018 merupakan pekerjaan besar. Sehingga menurutnya perlu dipersiapkan secara matang dalam memilih SDM pejuang CAT terbaik. “Ini tantangan berat. Selain permasalahan IT, perlu juga diperhatikan permasalahan non IT. Kepada para pejuang CAT BKN, siapkan fisik, mental dan spiritual. Tulis pengalaman selama mengawas CAT BKN untuk didokumentasikan dan menjadi lesson learn,” pinta Kepala. Sebagai tindakan prefentif, Kepala juga meminta Tim CAT BKN membentuk call center solution dan disaster management. “Harus ada call center solution sebagai pusat penanganan masalah selama proses rekrutmen berlangsung dan juga perlu dibentuk disaster manajement yang bagus,” ujar Kepala.
Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, bahwa dibanding dengan pelamar CPNS tahun- tahun sebelumnya, jumlah pelamar pada seleksi CPNS tahun 2018 terbanyak dalam sejarah. Pusat Data SSCN BKN mencatat bahwa akun pelamar CPNS 2018 ini mencapai 4.436.694 pelamar. Dari jumlah tersebut, terdata pelamar yang sudah memilih instansi sebanyak 3.782.685 orang dan sebanyak 3.627.981 orang sudah melakukan submit. bal/suhadi
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara24
Proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018, kini akan memasuki tahap pengumuman hasil
seleksi administrasi dan persiapan menjelang pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Hal itu disampaikan Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun twitter resmi @ BKNgoid, Kamis (18/10/2018).
Kepala Bagian Publikasi dan Dokumentas, Biro Humas BKN, Sigit Pramuhardjo, Kamis pagi (18/10/2018) mengatakan, “Silakan para pelamar pantau terus medsos resmi BKN agar selalu update tentang hal-hal yang perlu dilakukan sejalan dengan tahapan seleksi yang sedang berlangsung”.
Berikut beberapa cuitan Admin twitter official BKN “#SobatBKN pejuang #CPNS2018,
pengumuman Seleksi Administrasi maksimal 21 Oktober. Cek berkala dengan login di SSCN, atau kanal informasi instansi yang dilamar. Selamat bagi yang sudah dinyatakan lulus. No matter happens, mimin loves you all, tulis cuitannya.
Cuitan lain yang juga direspons ribuan netizen tersebut berisi informasikan tahapan pascapendaftaran, yakni tahapan yang harus dilalui pelamar yang lolos verifikasi administrasi dan tahapan selanjutnya, serta materi yang akan diujikan pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada CPNS 2018. Berikut cuplikan cuitan @ BKNgoid yang dirangkum oleh Humas BKN.
Dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) terdapat 3 aspek yang diuji, yaitu: 1. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 2. Tes Intelegensia Umum (TIU) 3. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Pantau Terus
masing-masing dari ketiga aspek tersebut akan mimin bahas secara mendalam #SobatBKN.
Untuk Tes Wawasan Kebangsaan dalam SKD, Sigit mengingatkan #SobatBKN pejuang #CPNS2018 bahwa mereka akan diuji tentang hal tersebut. “Mengapa ini perlu? Karena kalian adalah calon perekat NKRI, penjamin kesatuan & persatuan bangsa,” tanya Sigit.
“Selanjutnya Tes Intelegensia Umum dalam SKD dibuat untuk mengukur seberapa cakap #SobatBKN dlm logika, verbal, figural & analisis, memecahkan masalah dengan inovasi baru. Ingat, kalian adalah calon smart ASNers.
Karakteristik Pribadi dalam SKD bertujuan melihat kemampuan #SobatBKN beradaptasi, bekerja secara tim, IT, pelayanan, karakter, integritas, kemampuan menahan sebaran hoax & SARA dll.
Sementara itu untuk rincian soal pada SKD terdiri dari 35 soal TWK, 30 TIU, & 35 TKP. Nilai 5 jika benar & 0 jika salah dalam TWK & TIU; TKP jawaban bernilai 1~5. Untuk penuhi passing grade Formasi Umum, cukup jawab benar 15 TWK, 16 TIU, & 29 TKP bernilai 5. ber
Media Sosial Resmi BKN
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara26
Tahap seleksi CPNS 2018 berbasis komputer rencananya akan digelar serentak mulai pekan keempat Oktober
2018. Sedangkan range waktu pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) antara 26 Oktober – 17 November 2018. Sementara kepastian jadwal seleksi masing-masing instansi dapat dilihat pelamar dalam website instansi dan/atau SSCN mulai 25 Oktober 2018. Demikian disampaikan Kepala Biro humas BKN Mohammad Ridwan di Kantor Pusat BKN Jakarta, Selasa (23/10/2018) selepas acara Rapat Koordinasi Persiapan dan Pelaksanaan Seleksi Komputer Dasar CPNS 2018, di Swiss- Belresidences, Kalibata.
Dalam acara yang terbagi dalam 2 sesi kepesertaan itu (sesi pertama dihadiri oleh perwakilan Kantor Regional BKN, sesi ke-dua dihadiri sejumlah Kepala Biro Kepegawaian Kementerian/Lembaga Pemerintah), Mohammad Ridwan menjabarkan bahwa pelaksanaan seleksi CPNS 2018 terdiri dari dua jenis seleksi, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Mohammad Ridwan menjelaskan bahwa peserta seleksi CPNS yang telah lulus pada seleksi administrasi dari instansi, selanjutnya akan mengikuti SKD yang meliputi: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelejensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). “Soal seleksi CPNS dengan sistem
Seleksi CPNS Berbasis Komputer
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 27
Computer Assisted Test (CAT) berasal dari konsorsium Perguruan Tinggi dan dienkripsi oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN),” ujar Mohammad Ridwan.
Setelah lulus ambang batas kelulusan (passing grade), menurut Mohammad Ridwan kelulusan SKD sebanyak 3x formasi pada setiap jabatan yang mendapat alokasi formasi akan mengikuti SKB. Mohammad Ridwan juga memerinci proses SKB. Rincian tersebut, menurut Mohammad Ridwan, terdiri dari: materi SKB ditetapkan oleh instansi pembina Jabatan Fungsional, dalam hal instansi pembina jabatan fungsional atau instansi yang membidangi urusan jabatan belum siap menyusun materi SKB, maka soal SKB merujuk pada rumpun jabatan, dan materi sebagaimana SKB selanjutnya dikoordinasikan
dan diintegrasikan ke dalam sistem CAT BKN dan CAT UNBK.
Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 637 Tahun 2018 tentang penetapan instansi yang menggunakan sistem CAT BKN dan CAT UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), pelaksanaan seleksi CPNS dengan CAT akan berlangsung di 288 titik, dengan rincian CAT BKN digunakan di 255 titik. 255 titik dengan CAT BKN tersebut meliputi: 25 titik di Kanreg BKN, UPT BKN dan Kantor Pusat BKN; 216 titik di provinsi/kab/kota, dan 14 titik di Provinsi DKI Jakarta. Sementara CAT UNBK Kemendikbud akan digunakan di 32 titik lokasi. dep/bal
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara28
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) membuka rekrutmen CPNS Tahun 2018. Tahun ini
Pemprov NTB membuka 433 formasi dengan jumlah pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebanyak 5.589 orang. Pada Rabu- Jumat, 14 -16 November 2018, BKN, diwakili Kepala Bagian Publikasi dan Dokumentasi BKN, Sigit Pramuhardjo melakukan monitoring pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemprov NTB.
Pada SKD hari ke-11 yang berlangsung Jumat (16/11/218) seleksi diikuti oleh sebanyak 96 peserta. Dari 96 peserta pada sesi 1 itu terdapat 6 orang yang lolos passing grade (PG) dengan nilai tertinggi 371 pada sesi tersebut. Dari hasil monitoring yang dilakukan, Sigit menyampaikan secara umum proses SKD CPNS Pemprov NTB berjalan lancar, tertib dan tidak ada masalah yang signifikan.
Salah satu peserta yang lolos passing grade (PG), Ni Nyoman Dessry Arrisandy mencapai nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 100, TIU (Tes Intelegensia Umum) 80 dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 147. Saat ditanya apakah ada persiapan khusus seperti bimbingan
belajar sebelum mengikuti tes CPNS, Dessry mengatakan tidak ada persiapan khusus, ia hanya rajin belajar otodidak saja dari buku-buku tes CPNS.
Lain halnya dengan salah satu peserta bernama Jun Sabda Jati Pinunjul yang datang jauh-jauh dari Kota Yogyakarta. Jun yang melamar jabatan Guru SLB di Pemprov NTB dengan capaian nilai TWK 110 TIU 85 TKP 145, awalnya merasa tidak yakin dengan jawabannya, tetapi setelah nilainya muncul sangat mengejutkan karena semua nilai yang diperoleh di atas PG. Ia pun mengaku tidak pernah mengikuti bimbingan les tes CPNS, hanya mengandalkan buku-buku tes CPSN saja. Mengenai soal TKP yang dianggap sebagian peserta cukup sulit, Jun mengakui bahwa soal TKP yang dihadapi saat ujian CAT BKN memang berbeda dari buku-buku yang dipelajari, namun ada kemiripan dalam karakteristiknya dan (narasinya) lebih panjang. Jun membagi tips agar dapat lolos PG adalah dengan cara rajin latihan soal. “Jika karakteristik soal sudah terbaca dan tahu triknya, maka akan mudah dalam menjawab soal”. git
Monitoring SKD CPNS Pemprov NTB:
Proses SKD Berjalan Tertib, Tak ada Masalah Signifikan
29Badan Kepegawaian Negara | Berita Foto
Kunjungan Mensos ke Kanreg V
“Semoga semangat SKD ini menjadi bagian dari semangat
berkontribusi pada Negara“
Serba - serbi Tes CAT
32 Berita Foto | Buletin Badan Kepegawaian Negara
Kepala Ombudsman ke BKN Pantau Seleksi CPNS
“Sistem ini luar biasa“
Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018), menjelang magrib tadi memaksa panitia
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) untuk meninjau ulang zona registrasi mereka sesuai arahan petugas BKN. Sembilan laptop yang disediakan guna keperluan registrasi terpaksa di sign out sebelum para petugas Kemenkum HAM itu menyelesaikan tugasnya.
Petugas BKN sebagai perwakilan fasilitator CAT BKN berinisiatif untuk mengarahkan pemindahan zona registrasi ke dalam ruangan gedung yang menjadi tempat pelaksanaan
SKD agar para petugas dan peserta SKD tidak kehujanan.
Super Admin CAT BKN, Abdi Sri Kuncoro mengatakan bahwa langkah tersebut dianggap perlu dilakukan mengingat kondisi force major dan juga agar peserta SKD dapat menjalani tes dengan nyaman dan pelaksanaan SKD secara umum tetap dapat berjalan dengan baik.
Asni selaku perwakilan dari Kemenkum HAM menyambut baik langkah yang diambil Tim CAT BKN. “Hujan mungkin menyita waktu kami lebih banyak, tapi solusi yang ditawarkan BKN adalah yang terbaik untuk saat ini”. din
Hujan, Zona Registrasi SKD Kemenkum HAM di Kantor Walikota Jakarta Selatan Dipindahkan Ke Dalam Gedung
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara34
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018 untuk formasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Kementerian Hukum dan HAM dan Badan Intelejen Negara (BIN) dimulai Jumat (26/10/2018).
Pandangan mata Humas BKN saat meninjau beberapa lokasi tes di Jakarta, sebagian besar peserta SKD tampak mematuhi peraturan dan mengikuti proses pemeriksaan SKD dengan tertib. Salah satunya yang berlangsung di Kantor Walikota Jakarta Selatan yang menjadi lokasi tes untuk formasi Kementerian PAN RB, KASN dan Kementerian Hukum dan HAM.
Sebelum memasuki ruangan peserta harus melewati beberapa tahapan proses yaitu penitipan tas dan barang bawaan, melewati 2 tahap pemeriksaan metal detektor dan manual, kemudian peserta diharuskan registrasi untuk mendapatkan PIN yang digunakan untuk login pada aplikasi Computer Assisted Test (CAT). Setelah itu peserta diperbolehkan masuk ke ruang tes. Tampak tidak ada indikasi kecurangan yang dilakukan peserta pada hari perdana pelaksanaan SKD tersebut.
Kepala Biro SDM dan Umum Kementerian PANRB, Sri Rejeki Nawangasih menyampaikan bahwa dengan SKD yang menggunakan CAT BKN tersebut diharapkan akan mendapat ASN terbaik, ditambah lagi dengan kejujuran dan
Hari Pertama Pelaksanaan SKD CPNS di Jakarta, Sebagian Besar Peserta
Patuhi Peraturan yang Berlaku
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 35
kesabaran para peserta dalam melaksanakan SKD. Sri Rejeki juga menyampaikan kepada para peserta SKD bahwa hasil dari SKD tersebut dapat dilihat secara real time setelah peserta menyelesaikan seluruh soal. “Seleksi CPNS tidak dipungut biaya apapun hingga akhir rangkaian seleksi,”jelasnya.
Supranawa Yusuf selaku Sekretaris Utama Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Sekretaris KemenPANRB, Dwi Wahyu Atmaji tampak memantau lokasi tersebut untuk memastikan pelaksanaanya SKD berjalan dengan lancar. Setelah SKD formasi KemenPANRB dan KASN berakhir, di lokasi yang sama digunakan untuk SKD pelamar Kementerian Hukum dan HAM. dik
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara36
Simulasi CAT BKN di Lapangan KONI Manado diserbu pelamar CPNS 2018. Yang bernama Jumat (26/10/2018) pagi
sebelum simulasi dibuka, antrian peserta sudah tampak padat. Mereka sangat banyak yang ingin mengetahui lebih jauh tentang CAT BKN.
Dimintai umpan untuk antusiasme tersebut, pegawai BKN Abdul Haris Nasution yang berada di tempat tersebut yang menyampaikan niat baik BKN adalah metode pemeriksaan CAT ke masyarakat Kota Manado Sulut menyambut para pelamar CPNS 2018. “Rasa penasaran akan milenium akan CAT BKN yang begitu tinggi menyeruak di halaman Eks Gedung DPRD
Provinsi Sulut, “ujar Nasution. “Mereka menyerbu stand pameran Simulasi CAT BKN sejak pagi,” pungkas Nasution.
Sementara seorang peserta, seorang Nona dari Kota Manado, Yunita V Banua, usai mengikuti simulasi, bahwa CAT BKN sangat ramah pengguna. “Penggunaanya ga ribet,” kata Yunita. Ditanya perihal ketentuan simulasi CAT BKN, Yunita Kirim rasa terima kasih kepada Tim Humas BKN dan RENUNGAN untuk menghadapi SKD dengan CAT BKN. “Dengan ikutpi, saya jadi lebih siap. Harapan saya #2019JadiASN,” pungkas Yunita. bal
Simulasi CAT BKN Lapangan KONI Manado
Diserbu Pelamar
“Peserta SKD, bersainglah dengan normal, sehat, dan bersemangat. Sistem seleksi dikawal dengan ketat agar yang terbaiklah
yang nanti terpilih menjadi abdi negara.” Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Oscar Primadi saat meninjau langsung pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kemenkes di Politeknik Kesehatan I Jakarta, Minggu (28/10/2018).
Kepada peserta yang hadir, Oscar mengingatkan jika semua usaha yang dilakukan hingga berhasil sampai pada tahapan ini berkat kehendak Tuhan. “Adik-adik memiliki Tuhan. Jika sudah maksimal dalam berusaha, serahkan semuanya kepada Tuhan. Selalu berdoa,” pintanya. Terakhir, Oscar berharap bagi peserta yang tidak bisa lolos ke tahap selanjutnya untuk tetap berbesar hati. “Bagi yang nanti lolos dan diterima bekerja sebagai CPNS di Kemenkes, jadilah abdi negara yang baik. Begitupun bagi
Peserta SKD, Bersainglah dengan Normal,
Sehat dan Bersemangat
yang belum berhasil, teruslah mengejar impian yang diinginkan,” pungkasnya.
Kepada Humas BKN, salah seorang Panitia Penerimaan CPNS Kemenkes, Anik Sri Handayani mengatakan jika Tahun 2018, formasi yang tersedia, seluruhnya merupakan penempatan di luar Kantor Kemenkes Pusat. “Targetnya tahun ini memang tenaga kesehatan bagi Rumah Sakit rujukan nasional di beberapa provinsi dapat terisi. Selain itu juga, harapannya banyak formasi Dokter Spesialis dapat terisi,” ucapnya.
Masih di hari yang sama, pantauan Humas BKN, sedikitnya hanya 2 (dua) peserta pada sesi terakhir yang nilai ujiannya melebihi nilai ambang batas. Ketika dimintai keterangannya, salah satu dari 2 (dua) peserta tadi, Avyana Rosmayanti mengatakan, “Ini sudah pengalaman ketiga kalinya mengikuti ujian CPNS dengan CAT-BKN.
Alhamdulilah nilainya melebihi passing grade, tidak menyangka juga, sih,” ujarnya, yang memilih formasi Perawat.
Peserta lain yang juga berhasil meraih nilai melebihi nilai ambang batas, Marlinda Happy, mengatakan jika waktu yang disediakan sangat kurang, “Karena khusus subtes Tes Karakteristik Pribadi soalnya panjang-panjang,” ujarnya. Kemudian, kepada teman-teman lain yang akan segera mengikuti SKD, Happy mengingatkan agar pintar mengelola waktu tes. “Pintar-pintar me- manage waktunya aja, sih. Dan juga berdoa. Ingat, usaha tidak akan mengelabui hasil,” tutupnya. ber
“ ‘‘
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 39
Computer Assisted Test (CAT) BKN merupakan salah satu prasarana untuk mewujudkan salah satu tujuan
Program Nasional Gerakan Indonesia Melayani (GIM). CAT BKN terlibat dalam Program GIM yaitu dalam mewujudkan SDM ASN yang memberikan pelayanan dengan baik. Pernyataan itu disampaikan Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan di sela acara Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Melayani di Swiss Bell Hotel Manado, Sabtu (27/10/2018)
“Metode mengisi CAT BKN merupakan infrastruktur untuk menjaring SDM ASN yang melayani. SDM ASN yang proseduralnya berjiwa melayani sistem yang akuntabel dan transparan,” tegas Ridwan.
Pada kesempatan yang sama, Menteri PAN dan RB Syafruddin menyampaikan bahwa kunci mewujudkan SDM ASN yang melayani di tangan penyelenggara negara. Menurutnya pembudayaan rovolusi mental ASN yang
Infrastruktur CAT BKN Wujudkan Program GIM untuk
Kerja Nyata Revolusi Mental
melayani diharapkan dapat menular kepada revolusi mental yang baik bagi masyarakat yang direformasi.
Lebih lanjut Syafruddin menjelaskan, sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, Kementerian PANRB mendapat tugas untuk mengoordinasikan Program GIM. “GIM dilatarbelakangi oleh masalah bahwa pelayanan publik di tanah air belum dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat, sehingga Pemerintah perlu meningkatkan dan memperbaikinya,” ujar Syafruddin.
Untuk mempercepat pelaksanaan Gerakan Revolusi Mental tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) ikut serta menyukseskan Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental (PKNRM)
pada 26-28 Oktober 2018 di Lapangan KONI Manado. “PKNRM ini penting dilakukan untuk mendorong pembangunan dan perbaikan dalam hal pelayanan publik,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Publik PANRB Diah Natalisa saat mengenali Stand Pameran, Jumat (26/10/2018).
Kegiatan PKNRM terdiri atas kegiatan- kegiatan terkait capaian yang dilaksanakan oleh setiap gerakan. Dalam pameran tersebut, CAT BKN hadir mengisi stan dengan simulasi tes CPNS. Disebutkan juga sebelumnya bahwa niat baik BKN adalah metode yang digunakan CAT CAT ke masyarakat Kota Manado Sulut menyambut para pelamar CPNS 2018. Rasa penasaran akan milenium akan CAT BKN yang begitu tinggi menyeruak di halaman Eks Gedung DPRD Prov. Sulut. Mereka menyerbu stand pameran Simulasi CAT BKN sejak evolusi dibuka. bal
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 41
Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memberikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian
Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) yang telah melaksanakan proses penerimaan CPNS tahun 2018. Apresiasi tersebut termasuk diikutsertakannya Formasi Khusus pengadaan CPNS 2018 yang salah satunya merekrut Atlet berprestasi dan Tenaga Honorer eks Kategori II. Hal tersebut disampaikan anggota
Dewan dalam Rapat Dengar Pendapat terkait Evaluasi Pengadaan CPNS 2018 di Gedung Nusantara 1 DPR RI, Selasa (30/10/2018).
Pada Rapat tersebut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana menyampaikan mekanisme kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar yang saat ini sedang dilaksanakan dalam seleksi CPNS 2018. Bima menjelaskan bahwa para peserta harus memenuhi Nilai Ambang Batas masing-masing formasi umum atau khusus dan tes SKD yaitu
Anggota Dewan Apresiasi Adanya Formasi Khusus dalam Rekrutmen CPNS 2018
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara42
Tes Intelegensia Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) . Kemudian akan dirangking sebanyak tiga kali formasi yang nantinya dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai Peraturan Menteri PANRB No. 37 Tahun 2018. “Apabila dalam 10 formasi hanya ada satu orang yang memenuhi Nilai Ambang Batas, maka hanya satu orang tersebut yang dapat mengikuti SKB, walaupun seharusnya ada 30 orang yang dapat mengikuti SKB,”jelasnya.
Selain itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin menyampaikan bahwa peserta tidak perlu khawatir dengan indikasi kecurangan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena BKN dan KemenPANRB telah menandatangani MoU dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia
(Polri) untuk pengamanan baik fisik maupun sistem. Selain itu Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga berkerja sama dalam mengenkripsi soal dan mengantisipasi cyber crime pada pada pelaksanaan seleksi CPNS 2018. “Peserta tidak perlu khawatir dengan kecurangan, karena kami serius dalam menyikapi dan mengantisipasi kecurangan yang bisa terjadi. Sebagai contoh, tertangkapnya joki ujian pada pelaksanaan SKD di Makassar yang sudah dalam pengamanan Kepolisian,”jelas Syafruddin.
Rapat tersebut dihadiri juga oleh Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Sofian Effendi, beserta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). dik
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 43
Dengan alamat 3.244 formasi, pembaruan dari pembaruan SSCN untuk Instansi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi
Instansi Daerah yang paling banyak digandrungi pelamar CPNS 2018. Dengan total pelamar yang mencapai 33.773 dan 25.906 di analisis berhasil lulus dan kebahasan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dimulai Rabu (31/10/2018) di 5 titik lokasi wilayah Jakarta.
Untuk lokasi Jakarta Barat, secara khusus Walikota Administrasi Jakbar H. Rustam Efendi membuka dan memberikan semangat kepada peserta SKD yang akan bertanding memperebutkan 3.244 kuota formasi tersebut. “SKD untuk Pemprov DKI dilaksanakan di 5 titik lokasi Jakarta dan akan berlangsung hingga
tanggal 2 November 2018 mendatang. 25.906 peserta yang berhak ikut SKD ini bertanding secara transparan dengan sistem CAT BKN untuk memperebutkan 3.244 formasi, secara khusus kami sampaikan juga terima kasih dan penghargaan sebesarnya Untuk seluruh Tim CAT BKN atas administrasian SKD CPNS yang transparan, “ucapnya.
Rustam juga mengarahkan peserta SKD Pemprov DKI untuk tidak percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan. “Lulus tidaknya peserta SKD sekalian oleh masing- masing peserta, silakan lihat sendiri SKD nya sesaat setelah peserta selesai ujian,” pesannya. wik / des
Berstatus Pemda dengan Pelamar Terbanyak,
25.906 Peserta SKD Pemprov DKI Bertanding Memperebutkan 3.244 Formasi
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara44
Sebanyak 197 atlet berprestasi mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil
(CPNS). Para atlet yang berhasil meraih medali emas, perak maupun perunggu dalam ajang olahraga internasional berhak mengikuti tes menjadi CPNS pada formasi atlet berprestasi. “Tes CPNS ini harus dilalui karena sesuai ketentuan yang berlaku, siapapun yang akan menjadi calon ASN harus memenuhi persyaratan. Untuk mengikuti tes ini mereka tidak mendapat clue apapun dari kami. Mereka belajar sendiri, lihat wajahnya pada tegang lebih tegang dari pada mau bertanding di lapangan,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi seraya tersenyum saat memberikan sambutan
dan membuka tes pelaksanaan SKD di gedung POPKI Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP-PON), Cibubur, Rabu (31/10/2018).
Menpora Imam Nahrawi yang pada kesempatan itu hadir bersama Menteri PANRB Syafruddin dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana memberikan arahan kepada Para Peserta Ujian SKD CPNS bagi atlet berprestasi. Dalam pernyataannya Menpora pastikan seluruh atlet yang telah menjadi ASN tetap bisa melanjutkan karir sebagai atlet, pelatih atau instruktur olahraga dan akan didistribusikan ke tempat yang sesuai,bisa ke kementerian atau di Pemerintah daerah.
Sebanyak
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 45
Senada dengan Menpora, Menteri PANRB mengatakan “Setelah masuk menjadi ASN, para atlet tetap dapat menjadi atlet olahraga, jangan setelah menjadi ASN kemudian pensiun dari atlet. Kalian bisa menjadi pelatih, instruktur dan lainnya demi bangsa dan negara,” ujar Syafruddin.
Dalam acara tersebut, Syafruddin mengulas kembali janji Pemerintah kepada para atlet peraih medali Asian Games dan Asian Para Games
2018 yang akan mendapatkan bonus, di antaranya diangkat menjadi ASN. “Berkat doa kita semua, Pemerintah dapat melaksanakan janji itu. Semoga semua proses menuju perealisasiannya bisa lebih cepat.”
Sementara itu Menpora Imam Nahrawi menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung para atlet berprestasi dengan menyediakan formasi khusus dalam rekrutmen CPNS. Hal
tersebut merupakan apresiasi dan perhatian dari Pemerintah bagi para atlet yang berhasil meraih medali dalam ajang olahraga. Dalam kesempatan yang sama Kepala BKN Bima Haria Wibisana berpesan agar para atlet yang nantinya menjadi ASN dapat terus menjalankan tugas menjadi pelayan masyarakat dan juga abdi negara dengan baik dan amanah. “Terus pacu prestasi untuk Indonesia,” pungkas Bima. dik
Informasi Aktual | Badan Kepegawaian Negara46
Badan Kepegawaian Negara | Informasi Aktual 47
Surat Terbuka Kepala BKN Kepada Jajaran Pegawai
yang Mengawal Pelaksanaan SKD CPNS 2018
Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dalam rangka Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018
membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit. Mulai dari Panitia Instansi hingga Panitia Nasional, tidak terkecuali BKN, yang diamanatkan menjadi Panitia Pelaksana yang melaksanakan SKD berbasis Computer Assisted Test (CAT). Lokasi tes yang jumlahnya banyak, hingga durasi tes yang berhari-hari, mengharuskan sumber daya manusia yang menggawangi CAT tetap sehat dan fokus, walaupun banyak kendala yang menghalangi, termasuk harus berjauhan dari keluarga.
Untuk itu, melalui surat terbuka yang diterbitkan Minggu 4 November 2018 kemarin, Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyampaikan dukungannya kepada seluruh pegawai BKN yang terlibat langsung dalam mengawal pelaksanaan SKD. “Salam hangat penuh berkah kepada Anda semua. Keletihan, emosi, kemarahan, ketidakberdayaan yang Anda rasakan, juga sangat saya rasakan. Semua itu akan sirna manakala kita melihat munculnya bibit-bibit unggul calon PNS, para pemimpin Indonesia di masa mendatang,” ujar Bima. Ber
Berikut ini selengkapnya isi Surat Terbuka Kepala BKN Bima Haria Wibisana:
Kepada para Kepala Kantor Regional, Koordinator, Superadmin, Admin, Pengawas, dan Panitia SKD #CPNS2018 di seluruh titik lokasi tes CPNS Saya ingin menyampaikan salam hangat penuh berkah kepada Anda semua. Keletihan, emosi, kemarahan, ketidakberdayaan yang Anda rasakan, juga sangat saya rasakan. Semua itu akan sirna manakala kita melihat munculnya bibit- bibit unggul calon PNS, para pemimpin Indonesia di masa mendatang. Mereka datang dari berbagai daerah, berbagai kalangan, dan status sosial. Tidakada yang lebih menggembirakan melihat anak-anak muda yang pandai dan cekatan ini bergabung untuk membangun negaranya. Tingkatkan terus koordinasi dan layanan peserta. Dahulukan mereka yang membutuhkan bantuan fisik, yang hamil dan sakit. Selalu jeli dan waspada menjaga terjadinya kecurangan dan tindakan yang tidak terpuji. Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar hingga akhir. Selalu bersemangat dalam setiap tindakan kita. Insya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa akan membalas dengan berlipat ganda.
Salam Profesional dan Bermartabat.
Rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 merupakan generasi milenial
yang disiapkan untuk masa mendatang, nantinya akan berada di era revolusi industri 4.0 dengan segala permasalahannya dan diharapkan mampu membawa perubahan signifikan di semua sektor. Upaya untuk menuju perubahan di era revolusi industry 4.0 melalui seleksi CPNS dengan sistem cara komputer online. Mereka yang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di era industri 4.0 atau era digital, harus siap dengan berbagai perubahan besar.
Apa Itu Industri 4.0 Belakangan ini sering
mendengar seputar revolusi Industri 4.0. Mungkin masih banyak di antara masyarakat yang masih mempertanyakan apa itu industri 4.0 sebenarnya. Industri 4.0 adalah industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber. Ini merupakan tren otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi manufaktur. Ini termasuk sistem cyber-fisik, Internet of Things (IoT), komputasi awan dan komputasi kognitif.
Sejarah Revolusi Industri Industrialisasi dunia dimulai
pada akhir abad ke-18 dengan munculnya tenaga uap dan penemuan kekuatan alat tenun, secara radikal mengubah bagaimana barang-barang diproduksi. Seabad kemudian, listrik dan jalur perakitan memungkinkan produksi massal. Pada 1970-an, revolusi industri ketiga dimulai ketika kemajuan
dalam otomatisasi bertenaga komputer memungkinkan kita memprogram mesin dan jaringan.
Sekarang dan kedepan, revolusi industri keempat dapat mengubah ekonomi, pekerjaan yang sebelumnya belum terbayang. Dari tataran pengertian apa itu Industri 4.0, banyak teknologi fisik dan digital yang digabungkan melalui analitik, kecerdasan buatan, teknologi kognitif, dan Internet of Things (IoT) untuk menciptakan perusahaan digital yang saling terkait dan mampu menghasilkan keputusan yang lebih tepat untuk kemaslahat umat manusia. Tentunya perusahaan digital dapat berkomunikasi, menganalisis, dan menggunakan data untuk mendorong tindakan cerdas di dunia fisik. Intinya, revolusi industry 4.0 menanamkan teknologi yang cerdas dan terhubung tidak hanya di dalam perusahaan, tetapi juga masuk kedalam kehidupan umat manusia.
Kompetensi CPNS Yang Amanah
Stephen Robbin (2007:38) memberikan, pengertian kompetensi menurut Stephen Robbin adalah kemampuan (ability) atau kapasitas seseorang untuk mengerjakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan, di mana kemampuan ini ditentukan oleh dua faktor yang kemampuan intelektual dan kemampuan fisik. Sedangkan menurut Pengertian kompetensi menurut Suparno (2012:27) adalah kecakapan yang memadai untuk melakukan suatu tugas atau sebagai memiliki
keterampilan dan kecakapan yang diisyratkan. Jadi kompetensi CPNS artinya kemampuan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya atas dasar kecakapan faktor intelektual dan fisik.
Perka BKN Nomor 7 Tahun 2013 dinyatakan, kompetensi adalah karakteristik dan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai tugas dan atau fungsi jabatan. Oleh karena suatu keniscayaan bagi setiap ASN wajib memiliki setidaknya tiga kompetensi kunci yakni kompetensi teknis, kompetensi
Di Era Revolusi Industri 4.0 Butuh PNS Berkompeten yang Amanah
Oleh: Satia Supardy Widyaiswara Ahli Madya
Pusbang ASN BKN
manajerial, dan kompetensi sosial kultural. Kompetensi teknis diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis fungsional, dan pengalaman bekerja secara teknis. Sedangkan kompetensi manajerial yang diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen, dan pengalaman kepemimpinan. Sementara kompetensi sosial kultural diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan.
Pada era industri 4.0 seorang PNS bukan hanya memiliki tiga kompetensi kunci tetapi harus disempurnakan dengan nilai amanah sehingga mempunyai nilai tambah, dan bermanfaaat bagi bangsa dan negara. Jadilah seorang PNS yang profesional, berintegritas, adaftif, responsif
disertai dengan niat yang tulus dan ikhlas sebagai cerminan bukti amanah. Amanah sejatinya merupakan sifat yang mulia yang harus dimiliki setiap ASN. Perlu diakui pembentukan karakter pegawai yang amanah adalah sebuah proses berkelanjutan dan tidak pernah berkahir, maka revolusi akhlak ASN dalam pekerjaan sesungguhnya bukan
sekedar gagasan melainkan sebuah spirit, gerak, nafas, kerja dan kinerja.
Sebenarnya sikap amanah merupakan satu sikap yang hidup dalam jiwa setiap ASN. Jika ASN memiliki tekad dan ketegasan bahwa semua hal yang dipercayakan atau diamanahkan yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan baik. Jika setiap ASN memiliki sifat dan sikap amanah dalam mengemban kepercayaan, tidak akan ada lagi korupsi, gratifikasi, pungli dan sikap saling tidak percaya.
Membentuk ASN Yang Amanah Untuk mewujudkan ASN
yang memiliki kompetensi tetapi amanah setidak-tidaknya harus dibangun sikap seperti:
1. Jujur. Jujur merupakan salah satu sikap yang akan mendorong seseorang untuk menjadi amanah. Selalu mengatakan dengan benar segala sesuatu yang dilakukan, tidak menutup-nutupi, dan berbicara apa adanya akan mendorong seseorang untuk bersikap amanah dalam menjalankan tugasnya.
2. Menepati Janji. Menepati sumpah janji sebagai PNS membantu seseorang untuk memiliki sikap amanah. Jika PNS terbiasa menepati semua janjinya, dia akan berusaha melaksanakan janji tersebut dengan sebaik mungkin.
3. Tidak Berbohong. Tidak berbohong tentang apa pun dapat mendorong seseorang berusaha bersikap amanah karena dia tidak pernah menutup-nutupi sesuatu hal demi kepentingan apa pun. Seorang ASN yang tidak suka berbohong cenderung memiliki sikap amanah dalam mengemban tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
4. Tidak Khianat. Setiap ASN sudah seharusnya tidak khianat terhadap segala sesuatu yang
telah dijanjikan kepadanya merupakan salah satu ciri sikap amanah.
Kompetensi Soft Skill Dunia yang terus berubah,
memaksa PNS untuk memiliki kompetensi yang berbeda untuk mencapai sukses pada masa lalu, saat ini dan masa depan. Sebab PNS harus mengetahui hal apa yang harus lakukan untuk menjadi warga negara era industri 4.0?
Kompetensi PNS yang dibutuhkan pada era industri 4.0 bukan hanya yang piawai dalam masalah teknis semata, tetapi yang juga harus memiliki kompetensi soft skill. Kompetensi soft skill dimaksud meliputi: kemampuan memecahkan masalah kompleks, berpikir kritis, kreatif, manajemen manusia, kemampuan berkoordinasi, kecerdasan emosional, penilaian dan membuat keputusan, orientasi pelayanan, negosiasi, dan fleksibilitas kognitif. Menurut Harry K Nugraha, untuk menyambut ekonomi berbasis informasi yang akan datang, ada 5 keahlian yang harus dikuasai untuk membawa lebih jauh ke depan. yaitu, melek digital (digital literacy), berpikir kreatif (creative thinking), berpikir kritis (critical thinking), berkolaborasi (collaborating), dan kepemimpinan (leadership).
Sumber : 1. Robbins, Stephen P. 2007. Perilaku
Organisasi . Indonesia : PT Macanan Jaya. 2. Suparno, Erman. 2012. Kebijakan dan
strategi penempatan tenaga kerja. Melalui 3. http://www.setkab.go.id/index.
php?pg=detailartikel=3518 . 4. Peraturan Kepala Badan Kepegawaian
Negara Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Pedoman Penyusunan Standar Kompetensi Manajbrial Pegawai Negeri Sipil.
5. Sumber lainnya.
Badan Kepegawaian Negara | Opini 49
Dalam kehidupan setiap orang banyak hal yang ingin dicapai, utamanya dalam
dunia karir. Pekerja yang sadar akan pentingnya karir selalu ingin merencanakannya secara baik dan berkesinambungan. Tetapi keinginan yang demikian tentu perlu didukung oleh hadirnya seorang konsultan (coach) yang baik agar mampu membantu seseorang dalam mewujudkan rencana itu. Konsultan yang demikian harus bertindak selaku pembimbing sekaligus pelatih untuk mengarahkan coachinya agar mampu mengoptimalkan segala sumberdaya yang dimilikinya. Peran pelatih dalam memberi pendampingan bertujuan untuk mewujudkan action plan yang telah dirumuskan, melalui tahapan-tahapan tertentu. Berkaitan dengan hal tersebut, sebagaimana diketahui sejak diberlakukannya Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 24 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan Peraturan Lembaga Administrasi Negara Nomor 25 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III, bahwa dalam rangka membentuk PNS profesional yang memiliki karakter kuat dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat, maka pola penyelenggaraan pelatihan dasar bagi CPNS yang sebelumnya dikenal dengan Latihan Prajabatan mengalami perubahan mendasar dengan hadirnya coach selama terselenggaranya pelatihan dasar.
Coach memiliki peran sangat penting dan menentukan dalam membimbing, membangun disiplin dan sikap perilaku serta memberi motivasi dan memberi inspirasi anak asuhnya secara profesional mulai dari penyusunan rancangan aktualisasi sampai selesai diwujudkan dalam bentuk laporan aktualisasi yang menjadi produk akhir selama mereka mengikuti pelatihan.
Sosok Coach menurut beberapa ahli
Pengertian coach biasa dikenal dalam dunia olahraga, yaitu seseorang yang memiliki tugas untuk mempersiapkan fisik maupun mental para olahragawan maupun kelompok-kelompok olahragawan. Sebagian besar coach ini merupakan bekas atlet profesional, dengan demikian mampu menguasai bidang yang dilatihkannya, umpamanya
dalam mengatur taktik, strategi, melatih fisik dan menyediakan dukungan moral kepada atlet. Dalam perkembangannya istilah pelatih dan kepelatihan yang merupakan terjemahan dari istilah “coach” dan “coaching” sekarang bukan lagi monopoli atau hanya dipakai dalam dunia olahraga, tetapi telah merambah jauh ke bidang-bidang lain seperti militer, perusahaan, pendidikan, dan seni. Secara umum pelatih dipahami sebagai orang yang dianggap ahli untuk mempersiapkan orang atau sejumlah orang untuk menguasai keterampilan tertentu, termasuk masalah kejiwaan yang dilatihnya. Akhir tahun 1960-an, Hendry yang dikutip dari Craty (1983) melakukan sebuah penelitian tentang kepribadian seorang pelatih yang efektif menurut yang dipresepsikan pelatih dan atlet, dalam hal ini atlet renang. Dengan menggunakan Cattle 16 PF (Sixteen Personality Factor Model), Hendry memformulasikan hasil penelitiannya yang menyatakan bahwa pelatih harus memiliki sosiabilitas yang tinggi dan kestabilan emosi. Sosiabilitas, adalah disposisi pribadi yang berkaitan dengan hubungan interpersonal. Misalnya, sifat pribadi yang terbuka atau tertutup dan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain. Ogilvie (dalam Ogilvie dan Tutko,
Revitalisasi Peran Coach dalam Pelatihan Dasar
Calon Pegawai Negeri Sipil Oleh: Aris Mutoyo Widyaiswara Madya Pusbang ASN BKN
Coach memiliki peran sangat penting dan menentukan dalam membimbing, membangun disiplin dan sikap perilaku serta memberi motivasi dan memberi inspirasi anak asuhnya secara profesional mulai dari penyusunan rancangan aktualisasi sampai selesai diwujudkan dalam bentuk laporan aktualisasi yang menjadi produk akhir selama mereka mengikuti pelatihan.
Opini | Badan Kepegawaian Negara50
1966) menyatakan bahwa para pelatih profesional umumnya memiliki kekuatan mental dan dapat menjaga ketegangan yang terkait dengan tekanan, penonton, dan reaksi-reaksi yang muncul. Ia juga berpendapat bahwa pelatih bertaraf nasional biasanya memiliki kedewasaan emosi, independensi, pekerja keras, dan realistis. Selain itu, pelatih sebagai sebuah kelompok
cenderung betindak otoriter dibanding kelompok populasi lainnya. Dari kedua pendapat ahli tersebut di atas, seorang coach seharusnya memiliki kepribadian yang stabil dan kompeten, dalam kondisi tertentu perlu bersikap otoriter (tegas) karena memang dia memiliki otoritas untuk itu dalam membangun disiplin anak asuhannya.
Peran Penting Coach dalam Pelatihan Dasar CPNS
Landasan konseptual penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS dimulai dari Visi dan Misi Negara yang dijadikan Visi Pemerintahan yang kemudian dieksekusi oleh intansi baik pusat maupun daerah. Dalam sistem manajemen kepegawaian terdapat pembagian cluster jabatan PNS yang terdiri dari staf dan pimpinan.
Pada tataran staf ditekankan pentingnya membangun pola pikir sebagai Pelayan Masyarakat dan perekat NKRI. Untuk itu kompetensi yang hendak dibangun dalam Pelatihan Dasar CPNS adalah membentuk kompetensi sebagai pelayan masyarakat yang profesional, yang diindikasikan dengan kemampuan :
1. Menunjukkan sikap perilaku bela negara
2. Mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaan tugas jabatannya
3. Mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka NKRI
4. Menunjukkan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai bidang tugas
Di samping mampu menunjukan sikap perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS, serta menunjukkan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai bidang tugas, kepada khusus kepada peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III, dibekali kemampuan untuk menganalisis dampak apabila kompetensi sikap perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS, dan
Gambar tahap pembeajaran pelatihan dasar CPNS
Badan Kepegawaian Negara | Opini 51
kedudukan dan peran PNS dalam kerangka NKRI tidak diaplikasikan. Maka dari itu melalui pelaksanaan pelatihan dasar CPNS dihadirkan peran coach guna membantu peserta dalam merancang aktualisasi nilai-nilai dasar dalam pelaksanaan tugasnya melalui pendalaman nilai-nilai profesi dalam pelaksanaan tugas yang terangkum dalam Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA) dalam upaya menuju terciptanya PNS yang profesional.
Untuk itu revitalisasi peran coach pertama-tama perlu dilakukan dalam mendukung sukses penyelenggaraan pelatihan adalah kemampuan membangun pola pikir peserta pelatihan. Coach adalah tenaga akademis pembimbingan, yang memiliki kompetensi dalam membekali peserta yang diperlukan melalui konsultasi baik secara langsung maupun jarak jauh dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Secara fungsional coach adalah Widyaiswara yang diberi tugas membekali peserta untuk merancang dan membuat laporan aktualisasi, memberi motivasi melalui komunikasi yang efektif. Coaching adalah proses membekali seseorang dengan peralatan, pengetahuan, dan kesempatan yang diperlukan untuk mengembangkan dirinya dan untuk menjadi lebih efektif (Peterson dan Hicks dalam Kaswan, 2012). Tiga hal yang perlu diperhatikan coach agar klien berhasil adalah : asumsi yang tepat terhadap orang lain, mengajukan pertanyaan yang tepat dan memberikan bantuan yang tepat kepada orang lain/ klien, (Maxwel dalam Kaswan). Tentang coaching, Kaswan (2012) lebih jauh menyatakan nilai coaching menyangkut pendekatan positif terhadap kinerja, menutup kesenjangan pengetahuan dan tindakan, pemenuhan kebutuhan perubahan, memberi sentuhan manusiawi, dan menyempurnakan pelatihan. Sementara itu mentor pada prinsipnya adalah atasan
langsung peserta atau pejabat lain yang ditunjuk dengan tugas memimpin, mengarahkan, mendorong, memberi contoh dan membagi pengalaman, dan membimbing peserta selama off campus karena pengalamannya. Sedangkan mentoring diartikan sebagai hubungan interpersonal dalam bentuk kepedulian dan dukungan antara seseorang yang berpengalaman dan berpengetahuan luas dengan seseorang yang kurang berpengalaman maupun yang pengetahuannya lebih sedikit (Crawford dalam Kaswan, 2012). Tanggungjawab mendasar pada seorang mentor adalah memberikan umpan balik, baik yang bersifat korektif maupun yang mendukung. Dengan demikian seorang mentor diharapkan mampu mengarahkan dan
memberi penugasan langsung kegiatan yang sejalan dengan nilai dasar profesi PNS.
Hal ini berbeda dengan tugas dan fungsi Penguji sebagai tenaga pakar dan/atau praktisi. Beliau dianggap memiliki kompetensi dalam menguasai sistem evaluasi peserta pelatihan, sehingga tugasnya adalah memberikan penilaian terhadap hasil pembelajaran, rancangan aktualisasi dan laporan hasilnya.
Penutup Untuk mempersempit deviasi
penafsiran yang bias, perlu di buat standarisasi peran coach, mentor maupun penguji sehingga tidak terjadi multi tafsir dalam penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS sesuai dengan harapan pemerintah melalui kebijakan Lembaga Administrasi Negara sebagai kepatuhan akan amanat Undang-undang Aparatur Sipil Negara, yang berkaitan dengan sistem pelatihan dasar bagi CPNS dalam rangka quickwins pelaksanaan reformasi birokrasi dari aspek sumber daya manusia. Seorang coach harus mampu memiliki asumsi baik terhadap orang yang dibimbing. Di samping diharapkan mampu menunjukkan sikap perilaku bela negara dan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS serta mengaktualisasikannya dalam kedudukannya perannya sebagai PNS, kepada peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan III dibekali dengan kemampuan untuk menganalisis dampak apabila kompetensi sikap perilaku bela negara, nilai-nilai dasar PNS, dan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka NKRI tidak diaplikasikan.
Penting bagi coach untuk mengetahui secara memadai akan persoalan organisasi yang dihadapi oleh anak asuhnya yang akan disasar untuk dijadikan obyek aktualisasinya anak asuhnya.
Sumber : 1. Peraturan LAN Nomor 24 Tahun
2017 2. Peraturan LAN Nomor 25 Tahun
2017 3. https://www-gudangilmu.blogspot.
(Crawford)
menyebabkan warga negara dapat dengan mudah menyampaikan segala penilaian atas kinerja pemerintah, baik berupa apresiasi maupun kritik. Pada sisi inilah diperlukan kesadaran komunal dalam lingkungan birokrasi untuk menyuguhkan kinerja efektif yang dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat.
Guna mewujudkan kinerja birokrasi yang efektif, perlu diimplementasikan sebuah mekanisme pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menelaah potensi dan kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hasil telaah potensi dan kompetensi kemudian dikumpulkan dalam sebuah database/talent pool yang selanjutnya akan menjadi acuan dalam pengisian jabatan di birokrasi. Mekanisme yang digunakan dalam penyusunan database tersebut dikemas dalam Talent Management. 1 Simalango, Melva Emsy. (2009). Talent Management.
Pengertian Talent Management
Talent management atau manajemen bakat adalah suatu proses manajemen SDM terkait tiga proses. Pertama, mengembangkan dan memperkuat karyawan baru pada proses pertama kali masuk perusahaan (onboarding). Kedua, memelihara dan mengembangkan pegawai yang sudah ada di perusahaan. Ketiga, menarik sebanyak mungkin pegawai yang memiliki
kompetensi, komitmen dan karakter bekerja pada perusahaan (Simalango, 2009).1
Talent management sangat penting dilakukan oleh birokrasi pemerintahan merujuk pada amanah Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) Nomor 5 tahun 2014, terutama pasal 51 yang mengarahkan manajemen ASN diselenggarakan berdasarkan sistem merit. Dalam UU tersebut dijelaskan bahwa sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan. Pengisian jabatan berlandaskan sistem merit diharapkan dapat menghadirkan kepastian kualitas kinerja birokrasi.
Sementara itu dalam implementasinya konsep talent management perlu melibatkan
kementerian/lembaga yang memang diamanahi dalam pengelolaan kepegawaian oleh peraturan yang berlaku. Berdasarkan Undang-Undang ASN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memegang posisi kunci dalam perealisasian talent pool dan mendongkrak kualitas kinerja ASN demi mewujudkan birokrasi yang efektif dan efisien. Berikut ini uraian tentang tugas BKN sesuai UU ASN Nomor 5 Tahun 2014.
Manfaat Talent Management Talent management memiliki
manfaat antara lain:
1. Terwujudnya birokrasi yang efektif, karena dikelola oleh PNS yang bekerja sesuai dengan kompetensinya.
Saat ini di beberapa instansi sedang banyak dilakukan open bidding untuk jabatan- jabatan yang dibutuhkan. Open bidding merupakan salah satu cara dalam mengisi jabatan tinggi seperti pada tingkat eselon 1 (satu) atau 2 (dua) pada suatu instansi dengan calon baik yang berasal dari instansi itu sendiri maupun calon yang berasal dari luar instansi. Di satu sisi, hal tersebut bisa menghambat pola karir seorang PNS dari instansi itu sendiri. Namun, di sisi lain akan menjadi hal positif karena memberi peluang bagi orang lain untuk berkompetensi dalam mendapatkan jabatan tertentu.
Implementasi Talent Management di Birokrasi
Oleh: Abdul Hadi, S.Sos, MPA
(Kasi Gaji PNS Dit. Kompensasi ASN)
Diah Eka Palupi, S.Sos, M.Si (Kasubag Hubungan Media dan antar
Lembaga Biro Humas)
Dengan adanya talent management system maka pemberdayaan terhadap sumber daya instansi (PNS internal) bisa lebih ditingkatkan. Dengan sistem ini PNS akan diukur kompetensinya kemudian hasilnya adalah data yang akan dijadikan dasar bagi Kementerian/ Lembaga atau pemeritah setempat dalam pengisian jabatan tinggi. Sehingga dengan program ini diharapkan mampu mewujudkan birokrasi yang efektif, karena dikelola oleh PNS yang bekerja sesuai dengan kompetensinya.
2. Terdapat database kompetensi PNS (Talent Pool)
Database di sini merupakan hasil dari pengukuran yang dilakukan oleh BKN melalui assessment center dan data ini merupakan dasar bagi pengangkatan seorang PNS untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi. Selain itu Talent management menghasilkan Talent Pool yang di dalamnya memuat mengenai minat, bakat, kompetensi, potensi dan jiwa kepemimpinan PNS. Diharapkan dengan adanya Talent Pool tersebut terdapat informasi lengkap mengenai
PNS di seluruh Indonesia, yang dapat digunakan sebagai dasar memetakan struktur kompetensi dan potensi PNS di seluruh Indonesia.
Talent Pool yang dihasilkan, dapat menjadi acuan dalam pengisian jabatan tertentu di instansi pemerintah yang diperlukan. Dengan adanya
Talent Pool¸ mekanisme pengisian jabatan yang dilakukan selama ini melalui proses open bidding, yang memakan waktu yang lama, serta biaya yang tidak sedikit, dapat dioptimalkan dengan melihat database tersebut dan melihat kompetensi dan potensi yang diperlukan untuk menduduki jabatan tersebut, sehingga proses pengisian jabatan menjadi lebih cepat dan hemat waktu serta biaya.
Kendala dalam Implementasi Dalam merealisasikan talent
management ditemukan sejumlah kendala. Berikut ini permasalahan yang berhasil diinventarisir:
1. Belum optimalnya peran institusi pengelola kepegawaian.
Dalam kenyataan di lapangan masih banyak kementerian/ lembaga yang melaksanakan kerja di luar tupoksinya. Kondisi ini menyebabkan kinerja birokrasi belum mampu menghasilkan outcome yang optimal dalam berbagai aspek. Sinkronisasi antarkementerian/ lembaga tampak masih lemah sehingga fungsi saling
TUPOKSI BKN (Pasal 47 UU No. 5/2014 ttg ASN)
1. Pembinaan penyelenggaraan manajemen ASN 2. Penyelenggaraan manajemen ASN dalam teknis formasi, pengadaan,
perpindahan antarinstansi, persetujuan kenaikan pangkat, dan pensiun 3. Penyimpanan informasi pegawai ASN yang telah dimutakhirkan oleh instansi
pemerintah serta bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengembangan sistem informasi ASN
Pasal 48 point (a) BKN bertugas membina dan menyelenggarakan penilaian kompetensi serta mengevaluasi pelaksanaan penilaian kinerja pegawai ASN oleh instansi pemerintah
Dengan adanya talent management system maka pemberdayaan terhadap sumber daya instansi (PNS internal) bisa lebih ditingkatkan. Dengan sistem ini PNS akan diukur kompetensinya kemudian hasilnya adalah data yang akan dijadikan dasar bagi Kementerian/Lembaga atau pemeritah setempat dalam pengisian jabatan tinggi. Sehingga dengan program ini diharapkan mampu mewujudkan birokrasi yang efektif, karena dikelola oleh PNS yang bekerja sesuai dengan kompetensinya.
Opini | Badan Kepegawaian Negara54
2. Masih rendahnya kesadaran mengikuti p