Click here to load reader

Capita Selecta-blok 6

  • View
    217

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ada

Text of Capita Selecta-blok 6

Slide 1

Herry A.Kapita Selecta Blok VIIFK UNSRI

Patophysiology Gangguan Keseimbangan Na+Laki-laki, umur 23 tahun. Dibawa ke RS karena diare sejak 2 hari yang lalu. Tidak nafsu makan dan hanya minum air putih dan teh manis. Pada pemeriksaan didapati kondisi umum pasien lemah, compos mentis, nadi 100 x/menit. Tekanan darah baring 120/80 mmHg dan pada posisi berdiri 100/70 mmHg. Turgor kulit sedikit menurun. Tidak ada kelainan neurologis.Bagaimana TBW ?Normovomelic (Euvolemic)HypovolemicHypervolemicPostural /Orthostatic HypotensionSudden fall in blood pressure, typically greater than 20/10 mmHg, that occurs when a person assumes a more vertical postion i.e from sitting to standing or from lying down to sitting or standing (Wikidoc)Skin Turgor [terger] The skin's ability to change shape and return to normal (elasticity). To determine skin turgor grasps the skin on the back of the hand, lower arm, or abdomen between two fingers so that it is tented up. The skin is held for a few seconds then released.Skin with normal turgor snaps rapidly back to its normal position. Skin with decreased turgor remains elevated and returns slowly to its normal position (MedlinePlus).

Nadi 100 x/menitPostural hypotensionSkin Tugor Hypovolemic(Dehidration)HypovolemicMildKehilangan cairan3 5% TBWModerate6 10% TBWSevere> 10% TBWShock> 15% TBWPemeriksaan laboratorium, didapati;Glucose90 mg/dlBUN42 mg/dl (9 25)Creatinine1,2 mg/dl (0,8 1,2)Na+120 mEq/l (135 145)K+3,5 mEq/l (3,5 5)HyponatremicPosm = 2 (Na+) +(Glukosa)18(BUN)2,8+Ureaosmotik tidak efektif.Glukosa, normal, osmotik tidak efektif.Posm efektif = 2 (Na+)Rumus Menghitung Osmolaritas Plasma/CESBerapa Osmolaritas Cairan Tubuh ?Posm =(2x120 + 90/18 + 35/2,3) mOsm/l(240 + 5 + 15) mOsm/l260 mOsm/lPosm efektif =2(NA+) mOsm/l240 mOsm/lPosm normal =285 10 mOsm/lHypoosmoticHypovolemic hypoosmolar hyponatremic State !Pasien dalam kondisi :Bagaimana kondisi ini terjadi ?Pasien ini mengalami diare berat disebabkan viral gastroenteritis. Cairan diare mengandung Na+ dan K+ 85 mEq/l.

Berat badan sebelum diare 60 kg. Saat pemeriksaan BB = 56,4 kg.TBW = 60 x 60% = 36 literKehilangan cairan = 60 56,4= 3,6 liter (10%) + elektrolit (?)Diare Kehilangan airKehilangan elektrolit (terutama Na+)InputAir tanpa elektrolitHypovolemicHyponatremicHyponatremicOsmoreceptorADH Reabsorbsi air di collecting duct Urine output HypoosmoticHIPOVOLEMIABaroreceptorSekresi Renin di ginjal AngiotensinogenAngiotensin IAngiotensin II ReninSekresi Aldosteron EKSKRESI Na+ Na+ di CES Volume CES Sekresi ANF Sekresi ADH HausAIRInput Output Kehilangan cairan 10% TBWVASOKONSTRIKSIReabsorbsi Na+ (di collecting duct)15Koreksi HyponatremiaNa+ deficit = TBW {(Na+)desired (Na+)current}Na+ deficit = 36 (130 120) mEq = 360 mEq

Cairan infus NaCl 3% (Na+) = 513 mEq/lNaCl 3% yang dibutuhkan= 360/513 x 1000 ml= 700 mlover the first 8-12 hours at rate of 25-50 mL/hour, not to exceed a maximum rate of 100 mL/hour.Mengapa TBW bukan CES ?C I SC E SK+ 145 mEq/lNa+ 145 mEq/l24 liter12 liter360 mOsm NaClApabila kedalam CES ditambahkan H2OOsmolaritas 290 mOsm/lOsmolaritas 18C I SC E SK+ 150 mEq/lNa+ 150 mEq/l23,1 liter12,9 literOsmolaritas 300 mOsm/lSetelah tercapai keseimbangan baru 19Mengapa BUN meningkat ?Volume DepletionRBF GFR Ekskresi Ureum oleh ginjal Hyponatremic SymptomsAbnormal mental status ConfusionDecrease consciousnessHallucinationsPosible coma ConvulsionsFatique IrritabilityHeadacheLoos of appetite Muscle spasms or crampsMuscle weaknessNauseaRestlessnessVomiting

Brain Water g/100 g dry weightPeran Sistem Circulasi pada Hypovolemic StatePenurunan tekanan darahMelalui Baroreceptor Pusat Vasomotor aktivasi sistem syaraf sympathis.Jantung meningkatkan denyut jantungmeningkatkan kontraksi jantungPembuluh darah Vasokonstriksi perifer Di AS hukuman mati di kursi listrik sudah dianggap tidak manusiawi, karena itu diganti dengan suntikan mati. Terhukum pertama diberi injeksi obat penenang, kemudian obat pelemas otot, terakhir diberikan injeksi larutan KCl intravena. Hanya dalam beberapa menit, terhukum mati karena henti jantung (cardiac arrest). Patophysiologi Ganguan Keseimbangan K+

Resting Membrane PotentialPK > 100 x PNaKo = 4 mEq/l dan Ki = 140 mEq/lPerubahan (K+) CES perubahan Membran PotentialPerubahan Potential Membran-70 mV0 mV+ 30 mVDepolarisasiRepolarisasiOvershootHiperpolarisasi- 90 mVGaris IsopotentialPotential Membran Istirahat(K+) normal = 3,5 5 mEq/l Hyperkalemia

Depolarisasi(Hypopolarisasi)Firing LevelMembrane PotentialReference

Rose, B.D. & Post, T.W. 2001; Clinical Physiology of Acid-Base and Electrolyte Disoders, 5thed, McGraw Hill. Sekian