Cara – Cara Membalut

Embed Size (px)

Text of Cara – Cara Membalut

  • CARA CARA MEMBALUTOlehdr. Faizah

  • Tujuan membalut ialah menahan sesuatu misalnya bidai (spalk), kasa penutup luka, dan sebagainya agar tidak bergeser dari tempatnya.

    Selain itu balutan juga dapat ditujukan untuk: menahan pembekalan, menunjang bagian badan yang cedera, dan menjaga agar bagian yang cedera tidak bergerak.

  • Ada beberapa jenis pembalut yang dapat dipergunakan, yaitu:Pembalut Segi Tiga (Mitella)Pembalut Gulung (Pita)Pembalut berperekat (Plester).

  • Membalut dengan mitellaDalam PPPK pembalut segi tiga sangat banyak gunanya. Oleh karena itu dalam perlengkapan PPPK sebaiknya disediakan lebih dari sebuah pembalut jenis ini. Mitella terbuat dari kain yang berbentuk segi tiga sama kaki, dengan ukuran panjang kakinya masing-masing 90 cm.

    Mitella dipergunakan untuk membalut bagian tubuh yang berbentuk bulat, dan dapat pula untuk menggantung lengan yang cedera. Selain itu, mitella dapat dilipat-lipat sejajar dengan alasnya, dan menjadi pembalut bentuk dasi (cravat).

  • Pembalut mitella untuk kepala

  • Mitella untuk bahu (pundak)

  • Mitella untuk dada

  • Mitella untuk telapak tangan

  • Mitella untuk kaki dan telapak kaki

  • Mitella untuk menggantungkan lengan yang cedera.

  • Pembalut dasi untuk ketiak

  • Pembalut dasi untuk siku dan lutut

  • 2. Membalut dengan pembalut pita (gulung)Pembalut gulung dapat dibuat dari kain katun, kain kasa, flanel, ataupun bahan yang elastik. Tetapi yang banyak dijual di apotek-apotek ialah yang terbuat dari kain kasa. Keuntungan kain kasa ini ialah: mudah menyerap air atau darah dan tidak gampang bergeser sehingga mengendur.

    Ada bermacam-macam ukuran pembalut gulung:Lebar 2,5 cm untuk membalut jari-jari tangan. 5 cm untuk leher dan pergelangan tangan. 7,5 cm untuk kepala, lengan atas, lengan bawah, betis dan kaki 10 cm untuk paha dan sendi pinggul 10 15 cm untuk dada, punggung dan perut.+

    Pembalut katun (mori) mempunyai kelebihan yaitu dapat ditarik lebih erat, apabila dimaksudkan untuk menekan pembengkakan.

  • Pembalut gulung untuk kepala

  • Pembalut gulung untuk rahang dan pipi

  • Pembalut gulung untuk siku

  • Pembalut gulung untuk jari, telapak tangan dan pergelangan tangan.

  • Pembalut gulung untuk lutut

  • Pembalut gulung untuk pergelangan kaki

  • Pembalut untuk tumit

  • CARA MEMBIDAI

  • Patah Tulang Lengan Atas

    Pasanglah bidai di sepanjang lengan atas, dan berikan balutan untuk mengikatnya. Kemudian dengan siku terlipat dan lengan bawah merapat ke dada, lengan digantungkan ke leher.

  • Apabila patah tulang terjadi di dekat sendi siku, biasanya siku tidak dapat dilipat. Dalam hal ini, pasanglah bidai yang juga meliputi lengan bawah. Dan biarkan lengan dalam keadaan lurus tanpa perlu digantungkan ke leher.

  • Patah Tulang Lengan BawahPasangkan sepasang bidai di sepanjang lengan bawah. Bidai ini dapat dari dua bilah papan, atau dapat pula hanya dengan setumpuk kertas koran. Apabila papan yang dipergunakan, maka sebilah dipasang di sisi luar lengan dan sebilah lagi di sisi dalamnya.

  • Patah Tulang Jari TanganPatah tulang jari tangan dapat dibidai dengan benda-benda yang mudah didapat di sekitar kita. Misalnya bambu, sendok es krim, atau kawat tusuk konde. Apabila mungkin (tidak terasa sakit bila membengkokkan jari), sebaiknya jari dibidai dalam kedudukan setengah melengkung.

  • Patah Tulang IgaPertama kali dada dibersihkan dengan air atau alkohol. Dan setelah dikeringkan, baru plester dipasang. Caranya: suruh penderita menarik nafas dalam dan kemudian dikeluarkan lagi sampai habis. Pada saat nafasnya terhenti sesudah dikeluarkan itulah plester dipasang. Plester dipasang sejajar iga mulai dari ruas tulang belakang hingga ke tulang dada.

  • Patah Tulang PahaPasanglah sepasang bidai yang memanjang dari pinggul hingga ke kaki. Bidai harus sudah dipasang sebelum penderita dipindahkan ke tempat lain.Apabila patah di bagian atas paha (nyeri tekan di bagian atas), bidai sisi luar harus sampai pinggang.

  • Apabila patah di bagian bawah (nyeri tekan dipaha bagian bawah), bidai cukup sampai pinggul.

  • Tempurung lutut pecahBerikan balutan penekan di atas lutut untuk menghambat pembengkakan. Kompres es kadang-kadang dapat mengurangi rasa sakitnya.Kemudian dengan lutut sedikit terlipat, pasang bidai di bawahnya. Di bawah lutut dan pergelangan kaki diberi bantalan yang lunak.Sementara menunggu pengangkutan, letakkan lutut yang cedera lebih tinggi dari bagian tubuh lainnya.