DDS Intraocular

  • View
    207

  • Download
    24

Embed Size (px)

DESCRIPTION

DDS intraocular, kelebihan kekurangan, faktor2, contoh sediaan dan penyakit yang dapat disembuhkan melalui DDS Intraocular

Text of DDS Intraocular

DRUG DELIVERY SYSTEM INTRAOCULARFIFI ELVIRA JAMRI (12330713)

Perkembangan obat akhir-akhir ini diarahkan pada bentuk sediaan obat alternatif dari parenteral, di mana obat masuk dalam sistemik melalui route bukal, sublingual, nasal, pulmonary dan vaginal. Route ini juga digunakan untuk pengobatan local di mana dosis obat dapat dikurangi dan juga mengurangi efek samping sistemik.

Rute Pengobatan OkularAda 3 tipe rute utama untuk pengobatan mata ; Topikal Route topikal biasa digunakan untuk pengobatan mata, dengan memberikan obat langsung pada kantung konjungtiva efek lokal dimana susah dicapai dengan sistemik dan mencegah metabolisma obat. Sistemik Kerugian sistemik ialah semua bagian tubuh terkena aksi dari obat dimana hanya baigna kecil saja yang perlu diobati intraocular. Pada penghataran obat intra okular lebih susah untuk dicapai, biasanya dengan suntikan dan implant. Pengobatan sistemik merupakan pilihan untuk untuk penyakit mata dibagian posterior seperti saraf mata, retina dan uveal tract..

Kekurangan/keterbatasan metode pengobatan mata saat ini (topikal,sistemik)1. Pemberian topikal Sering gagal untuk menyediakan tingkat terapeutik dalam rongga vitreous atau segmen posterior 2. Pemberian Sistemik Tergantung pada tingkat izin dari vitreous dari obat tertentu Bolus besar dan Pemberian sering mungkin diperlukan untuk memastikan tingkat terapeutik selama jangka waktu

Praktek klinis, tidak praktis untuk penyakit kronis yang kadang-kadang dapat memerlukan pemberian mingguan selama beberapa bulan atau tahun. Dapat mengakibatkan kemungkinan peningkatan komplikasi, seperti perdarahan vitreous, lepasan retina, & endophthalmitis. Penghalang darah-mata merupakan kendala utama dalam pengobatan penyakit intraokular dengan obat-obat sistemik.

Keunggulan pemberian obat lokal intraokular1. Bypasses-mata hambatan darah, yang memungkinkan tingkat obat intraokular yang lebih tinggi daripada yang dapat dicapai oleh pemberian topikal atau sistemik. 2. Menghindari banyak efek samping yang berhubungan dengan terapi sistemik. Hal ini terutama bermanfaat dalam hal obat yang mungkin terlalu beracun untuk pemberian sistemik namun akan ditoleransi dengan baik oleh mata.

Penyakit yang paling lazim disebabkan CMV adalah retinitis. Penyakit ini adalah kematian sel pada retina, bagian belakang mata. Ini secara cepat dapat menyebabkan kebutaan jika tidak diobati.

Kekurangan pemberian obat local intraokular1. Obat pengiriman lokal untuk satu mata tidak memperlakukan mata kontralateral 2. untuk penyakit tidak terbatas pada mata, pemberian obat lokal gagal untuk mengobati penyakit luar mata (seperti penyakit menular CMV) 3. Intravitreal konsentrasi yang lebih tinggi obat dapat menawarkan efek terapeutik lebih besar, tetapi juga dapat dikaitkan dengan toksisitas okular meningkat.

SOLUSI

Implant Sustained Release

UVEITIS Peradangan pada uvea Uvea mengandung banyak pembuluh darah yang berperan dalam memberikan nutrisi ke mata. Peradangan pada uvea dapat mempengaruhi kornea, mata, sklera dan bagian vital mata lainnya. Gejala : mata merah dan nyeri, Sensitif terhadap cahaya, pandangan kabur secara bertahap, terdapat bercak gelap di lapang pandang

UVEITIS

Diabetic retinopathy

Diabetic retinopathy adalah penyakit mata yang paling umum mempengaruhi orangorang menderita Diabetes Mellitus dan merupakan suatu penyebab utama kebutaan pada orang dewasa.

Glaukoma Glaukoma Tekanan intraokular melebihi nilai normal Tekanan intraokular menekan sel-sel dalam retina dan menghancurkan saraf mata. Akibatnya, saraf optik tidak mampu lagi membawa pesan-pesannya ke otak yang berakibat penglihatan seseorang menjadi berkurang. Bila tidak segera diobati, orang tersebut dapat mengalami kebutaan total.

Glaukoma

glaukomaSecara medis, gloukoma dapat diatasi, baik dengan obat maupun operasi. Umumnya sebelum dilakukan operasi, akan dicoba penggunaan obat terlebih dahulu. Obat-obat yang digunakan untuk mengatasi glaukoma adalah obat yang dapat mengurangi tekanan intraokuler. Secara umum, obat tersebut bekerja untuk menurunkan laju produksi cairan mata atau meningkatkan laju pengeluarannya

CMV retinitisPenyakit yang paling lazim disebabkan CMV adalah retinitis. Penyakit ini adalah kematian sel pada retina, bagian belakang mata. Kematian sel ini dapat menyebabkan kebutaan secara cepat jika tidak diobati.

CMVInfeksi Sitomegalovirus adalah suatu penyakit virus yang bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian pada bayi baru lahir. Bisa di dapat sebelum lahir atau setelah lahir. Infeksi sitomegalovirus bisa terjadi pada orang yang menerima darah terinfeksi atau jaringan cangkokan yang terinfeksi, misalnya ginjal. Infeksi serius biasanya terjadi pada penderita gangguan sistem kekebalan, misalnya penerima cangkok sumsum tulang atau penderita AIDS.

Pada penderita AIDS, sitomegalovirus sering mengenai retina mata dan menyebabkan kebutaan Infeksi sitomegalovirus yang ringan biasanya tidak memerlukan pengobatan, dan akan sembuh dengan sendirinya. Jika infeksi mengancam kehidupan atau penglihatan penderita, bisa diberikan obat anti-virus gansiklovir atau foskarnet. Meskipun obat-obat ini memiliki efek samping yang serius dan tidak menyembuhkan infeksi, tetapi pengobatan yang diberikan sering memperlambat perkembangan penyakit

Gambar Infeksi CMV pada mata ??? DDSx bgmn shg bs smbuh??

Obat CMV Sintesis Protein Inhibitor Fomivirsen 6.6mg/mL, sol. Injeksi. CMV Retinitis , 330 mcg (0.05 mL) intravitreal injeksi. Mekanisme kerja : Menghalang replikasi Cytomegalovirus pada manusia dengan mengikat pada hasil sekuen komplimentari mRNA yang ditranskrip daripada unit awal transkrip CMV. Pengikatan ini akan menghalang pembentukan sintesis protein yang merupakan unit penting untuk menghasilkan virus CMV.

Obat CMV Ganciclovir ( Vitrasert ) Implant 4.5 mg, Gel ophthalmic 0.15% (5g). Retinitis CMV - Implant ocular : 1 implant intravitreal dalam masa 5-8 bulan Mekanisme Kerja : Dimetabolisme menjadi gansiklovir trifosfat, yang menghambat DNA polimerase virus Menghambat replikasi DNA virus

gansiklovirGansiklovir diubah menjadi gansiklovir monofosfat oleh enzim fosfotransferase yang dihasilkan sel yang terinfeksi sitomegalovirus. Infeksi CMV, terutama CMV retinitis pada pasien immunocompromised (missal : AIDS), baik untuk terapi atau pencegahan

gansiklovir Sediaan dan Dosis Untuk induksi diberikan IV 10mg/kg per hari (2 x 5 mg/kg, setiap 12 jam) selama 14-21 hari, dilanjutkan dengan pemberian maintanace per oral 3000 mg per hari (3kali sehari 4 kapus @250 mg). Implantasiintraokular (intravitreal) 4,5 mg gansiklovir sebagai terapi local CMV retinitis.

Soft contact lenses dan ocular insert : berfungsi sebagai reservoir dalam penyaluran obat, contoh: ocusert yang dapat melepaskan pilocarpine 20, 40 g/jam dalam seminggu iutnuk mengobati glaucoma kronis.

Age-related Macula DegenerationDapat juga berupa adanya bayangan kabur di tengah-tengah lapang penglihatan. AMD intermediate ini disebut juga AMD kering atau atrofik. Pada stadium ini, mungkin tidak akan berkembang menjadi lebih parah karena AMD kering berjalan sangat lamban. Tetapi apabila terkena AMD pada satu mata, maka mata yang sehat akan terkena AMD juga. AMD kering ini dapat menjadi lebih parah menuju stadium lanjut

Stadium lanjut AMD ada 2 bentuk, yaitu: AMD kering berkembang menjadi lebih parah sampai sel sensitive cahaya di macula rusak berat, atau yang disebut geografis atrofi. AMD basah atau disebut juga neovaskular atau eksudatif. Apabila AMD ini tidak segera mendapat penanganan, maka prognosisnya adalah buruk, akan terbentuk scar / jaringan parut, yang merupakan tanda kerusakan ireversibel pada retina. Kedua bentuk stadium lanjut AMD ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang parah.

Age-related Macular Degeneration (AMD) atau kebutaan pada usia lanjut.Penyakit AMD menyebabkan penglihatan buyar dan gelap hingga akhirnya kemampuan membaca, menyetir dan mengenali orang menjadi berkurang bahkan hilang. Penyakit yang menyerang bagian makula (inti retina) ini sangat progresif dan menurunkan kualitas hidup. Merokok adalah faktor kedua yang paling berisiko menyebabkan AMD selain faktor pertamanya yang tidak dapat dicegah, yakni penuaan. Secara sederhana, rokok meningkatkan risiko AMD dengan cara mengurangi level antioksidan dalam darah dan mengubah aliran darah ke mata serta mengurangi jumlah pigmentasi dalam retina.

Dry AMD Merupakan bentuk paling umum dari kondisi tersebut. Sel-sel reseptor cahaya di retina berfungsi kurang baik seiring bertambahnya usia. Sel-sel tidak mengambil nutrisi yang cukup penting dan menjadi kurang efisien dalam berfungsi. Hal tersebut menyebabkan deposito abnormal kecil, yang disebut drusen, yang berada di bawah retina. Seiring berjalannya waktu sel-sel retina mengalami degenerasi dan mati, sehingga menyebabkan hilangnya penglihatan

Wet AMDjuga dikenal sebagai neovascular AMD karena melibatkan pertumbuhan pembuluh darah baru di belakang retina. Pembuluh darah baru yang sangat rapuh tersebut mungkin akan mengalami kebocoran cairan atau darah, mengangkat, dan mendistorsi retina. Hal tersebut menyebabkan distorsi penglihatan dan jaringan parut yang menyebabkan hilangnya penglihatan cepat. Setiap orang yang memiliki kondisi yang mengarah pada perkembangan wet AMD mengalami dry AMD terlebih dahulu. Wet AMD dapat berkembang sangat cepat dan sulit diprediksi.

Terapi Obat Intravitreal

VitasertVitasert adalah implant yang berisi gansiklovir, secara intravitreal untuk perawatan cytomegalovirus retinitis. [Itu] adalah suatu ethylene viny asam cuka dan polyvinyl alkohol polymer, sutured ke dalam dinding mata untuk penghantaran obat selama 6-9 bulan.

Retisertadalah impalant yang berisi kortikosteroid, flucinolone acetonide ( FA), untuk peng