e-mail : sitisyamsiar@yahoo.com HP : 081-1286833 ?· Memimpin orang lain untuk memimpin diri mereka…

  • View
    213

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

e-mail : sitisyamsiar@yahoo.comHP : 081-1286833

Bisa diunduh di:teguhfp.wordpress.com

mailto:sitisyamsiar@yahoo.com

DalamDalam sebuahsebuah ayatayat Allah SWT Allah SWT MenegaskanMenegaskan, , bahwasannyabahwasannya::

Artinya: (yaitu) bagi siapa di antaramu yang

berkehendak akan maju atau

mundur.(Al-Muddatsir:37)

Lebih banyak mendengarkan dan lebih sedikit berbicara.Lebih banyak bertanya dan memberi sedikit jawabanMembantu belajar dari kesalahan, tidak takut konsekuensiMemberikan pemecahan masalah dengan orang lain dari pada menyelesaikan masalah untuk orang lainBerbagi informasi dari pada menyimpannyaMemberikan kreativitas bukan memberikan persesuaianMembentuk teamwork dan kolaborasi bukan kompetisi destruktifMembantu ketidaktergantungan dan saling ketidaktergantungan bukan ketergantungan Mengembangkan komitmen self-leader, bukan pengikut yang tundukMemimpin orang lain untuk memimpin diri mereka sendiri, bukan dibawah kontrol orang lain.Membangun struktur organisasi yang mendukung self-leadership, seperti team self-managing, team virtual dan team yang berjarak.Membangun sistem informasi melalui intranet dan internet, yang mendukung self-leadershipMembangun budaya self-leading di seluruh organisasi.

Strategi bagi seorang SUPERLEADER adalah :

1. Organisasi Abad Kini

2. Revolusi Informasi Masyarakat

Robert E. Kelley dalam bukunya The Gold-Collar Worker, menekankan pada pentingnyagenerasi muda, tingkat skala dankekuatan kerja yang terdidik.

GENERASI MUDA

TINGKAT SKALA

KEKUATAN KERJA YANG

TERDIDIK

Menurut Jack Welch Organisasi pada abad kini akan berkonsentrasipada tujuan setiap orang yang mempunyaiinformasi dan kekuasaan yang mereka butuhkanuntuk membuat keputusan.

3. Pemimpin Abad KINI

REVOLUSI TEKNOLOGI

Perubahan strukturmembutuhkan

perubahan budayayang lebih radikal

Perubahan strukturmembutuhkan

perubahan budayayang lebih radikal

Sistem sosialyang ada dalam

organisasi

Esensi perubahan budaya ini adalah merupakaninvestasi dan menekankan pada pengetahuan kerja,

yaitu proses orang-orang dan transformasiinformasi.

ment

orsh

ip

Pemb

ela-

jaran

inisia

tif

krea

tivita

s

4. Apakah Self-Leadership dan SuperLeadership itu?

Self-Leadership adalah perluasan strategi yang difokuskanpada perilaku, pola pikir dan perasaan yang digunakanuntuk mempengaruhi atas diri sendiri

Self-Leadership adalah perluasan strategi yang difokuskanpada perilaku, pola pikir dan perasaan yang digunakanuntuk mempengaruhi atas diri sendiri

Self-Leadership adalah apa yang orang lakukan untukmemimpin mereka sendiriSelf-Leadership adalah apa yang orang lakukan untukmemimpin mereka sendiri

Self-leadership juga dapat dianggap sebagai bentuk darikepengikutan atau mungkin lebih tepatnya leadership fokus pada diri sendiri yang mampu membatasi kembalikepengikutan tradisional

Self-leadership juga dapat dianggap sebagai bentuk darikepengikutan atau mungkin lebih tepatnya leadership fokus pada diri sendiri yang mampu membatasi kembalikepengikutan tradisional

SuperLeadership

versus

Leadership Tradisional

SuperLeadership

Merangsang danmemberikankemudahankemampuan danpraktek dan lebih jauhmembuat proses self-leadership menjaditarget utama daripengaruh eksternal

Memberikan otonomidan tanggungjawabuntuk lebihmenguasakanpekerjaannya.

Leadership Traditional

Tidak merangsang danmemberikankemudahankemampuan, praktekdan lebih jauhmembuat proses self-leadership menjaditarget utama daripengaruh eksternal.

Tidak memberikanotonomi dantanggungjawab untuklebih menguasakanpekerjaannya.

Empat Nilai Inti AES sebagaitantangan Pemimpin abad kini

1. Bertindak dengan penuh integritas2. Berlaku adil3. Bertindak dengan penuh

kegembiraan/senang hati4. Mempunyai tanggungjawab sosial.

Bagaimana pandangan Anda terhadap manusia umum itu?

The Strongman

The Transactor

The Visionary Hero

The SuperLeadership

The Strongman

The Transactor

Sebagian besar perilaku umum tipe pemimpin ini adalah instruksi, perintah, menetapkan tujuan, ancaman, intimidasi dan teguran. Kepemimpinan Strongman dapatmenciptakan respon dalam jangkapendek, sedangkan akibat jangkapanjangnya dapat menghancurkan, khususnya ketika kreativitas sangatdiperlukan untuk mencapai kesuksesan.

Kepemimpinan Transactor adalahklasik, tipe kepemimpinan denganwaktu mempunyai honor jugadiketemukan pada perusahaan ditingkat dunia. Kepemimpinantransactor masih banyak dipraktikkanpada saat ini dan dikombinasikandengan kepemimpinan Visionary Heroserta sedikit tipe kepemimpinanStrongman sehingga masih dapatefektif dalam jangka pendek.

Kepemimpinan Visionary Heroutamanya adalah prosesmempengaruhi dari atas kebawah. Pemimpin adalah sumberutama kebijakan dan perintah, dancenderung menguasai sorot utamasementara pengikutnyamenghilang menuju bayangan. Kekuatan pemimpin berdasarpada kemampuan menimbulkankomitmen pada pengikutnyaterhadap visi pemimpin.

SuperLeadership, seseorang yang memimpin orang lain untuk

memimpin diri mereka sendiri. SuperLeadership juga dikenal sebagai pemimpin empowering (pemberdaya). Dengan tipe ini fokus utama ada pada para pengikutnya. Pemimpin menjadi

super mempunyai kekuatan dan kebijakan dari orang-orang dengan membantu mendorong kemampuan pengikut yang mengelilingi mereka.

SuperLeader mendorong pengikutnyauntuk berinisiatif, bertanggungjawabsendiri, percaya diri, merencanakan

tujuan sendiri, berpikir secara positif, dan mampu mengatasi permasalahan. SuperLeader memberi semangat padaorang lain untuk bertanggung jawab

dari pada memberi perintah.

The Visionary Hero

The SuperLeadership

Tipe yang mana yang terbaik?

Kita mengakui bahwa setiap tipe mempunyai keunggulan masing-masing. Sebagaicatatan bahwa keempat tipe Leadership tersebut dapat berguna dalam

mempengaruhi orang lain. Tetapi hanya SuperLeadership yang mempunyaiperspektif jangka panjang yang berkonsentrasi mengembangkan pengikutnya.

Karena memimpin orang lain untuk memimpin diri mereka sendiri.

Firman Allah dalam surat Sajdah ayat 24:

Artinya: Kami jadikan di antara mereka itupemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk denganperintah Kami ketika mereka sabar. dan adalahmereka meyakini ayat-ayat kami.(As-Sajdah:24)

SuperLeadership Dalam Praktik

Pendekatan yang dilakukan SuperLeadershiptermasuk dalam tiga strategi umum yaitu;

Strategi interpersona

l

Strategi team

Strategi organisasion

al

Esensi dari SuperLeadership adalah tantangan memimpin pengikutuntuk menemukan potensi yang ada dalam diri mereka.

KiatMempelajari

Self-Leadership

Melalui modelingPraktek Self-Ieadership yang secara phisik dan secara mental dengan melakukan suatu cara yang dapat dikenal dan dapatbertindak sebagai suatu model untuk orang lain.

Keikutsertaan Yang dipanduKeikutsertaan yang dipandu adalah ketika pengikut untukpertama kali diperkenalkan tentang self-leadership, tetapidalam pelaksanannya didampingi. Dan dalam hal inipemimpin masih perlu menasehati pengikutnya.

Tahapan Pengembangan Self-Leadershipdengan menciptakan ilusi mempunyai; nikmati lebih sedikitdibandingkan dengan para pengikut. Untuk jangka panjang, keseluruhan efektivitas para pengikut akan ditingkatkansebagai hasil dari self-leadership mereka yang berhasilditingkatkan.

UntukUntuk memotivasimemotivasi pemimpinpemimpin dapatdapat menempuhmenempuhdengandengan jalanjalan, , sebagaisebagai berikutberikut ::

a)a) MenciptakanMenciptakan dandan mengembangkanmengembangkan suasanasuasana atauatauiklimiklim organisasiorganisasi yang yang merangsangmerangsang kreativitaskreativitas..

b)b)MenciptakanMenciptakan dandan mengembangkanmengembangkan kerjakerja samasamayang yang dapatdapat menumbuhkanmenumbuhkan perasaanperasaan ikutikutbertanggungbertanggung jawabjawab dalamdalam mewujudkanmewujudkan usahausahamengembangkanmengembangkan dandan memajukanmemajukan organisasiorganisasi..

c)c) MerumuskanMerumuskan tujuantujuan yang yang menujumenuju kepentingankepentinganbersamabersama, , diiringgidiiringgi dengandengan usahausahamemasyarakatkannyamemasyarakatkannya didi lingkunganlingkungan anggotaanggotaorganisasiorganisasi..

Lima Lima penyebabpenyebab utamautama yang yang harusharus diatasidiatasi oleholehpemimpinpemimpin yang yang dapatdapat berakibatberakibat anggotaanggota organisasiorganisasitidaktidak kreatifkreatif dandan inovatifinovatif, , yaituyaitu ::

1. Suasana atau kondisi organisasi

2. Kepribadian anggota organisasi

3. Tekanan rekan sejawat

4. Sikap pimpinan pada jenjang bawahan

5. Kurang dorongan dan pelatihan

Pemimpin adalah orang yang kreatif dan berusaha untukkreatif dalam bekerja, untuk itu pemimpin perlu melakukanupaya-upaya, sebagai berikut :

MemberikanMemberikan prioritasprioritas terhadapterhadap pekerjaanpekerjaan seharisehari--harihari untukuntukdiberikandiberikan perhatianperhatian yang yang lebihlebih besarbesar

DalamDalam pengaturanpengaturan waktuwaktu sisihkansisihkan secarasecara khususkhusus waktuwaktu untukuntukmemikirkanmemikirkan pekerjaanpekerjaan

PikirkanPikirkan jugajuga pekerjaanpekerjaan yang yang akanakan dilegalisasikandilegalisasikan

BerikanBerikan kesempatankesempatan dandan pertimbanganpertimbangan saran saran daridari anggotaanggotaorganisasiorganisasi atauatau orangorang luarluar

SediakanSediakan jugajuga waktuwaktu untukuntuk membawamemb