Click here to load reader

Edisi 09 Juli 2010 | Suluh Indonesia

  • View
    246

  • Download
    11

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Headline : Teroris Serang Aktivis Antikorupsi

Text of Edisi 09 Juli 2010 | Suluh Indonesia

  • No. 130 tahun IVJumat, 9 Juli 2010

    8 Halaman

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILAJl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    Pengemban Pengamal Pancasila www.suluhindonesia.comLayanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

    F r e e D a i l y N e w s p a p e r

    JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yu-dhoyono memerintahkan Polri untuk mengusutkasus penganiayaan terhadap aktivis ICW, TamaS. Langkun. Harus segera dicaritahu pelaku-nya dan motifnya, kata Presiden dalam penga-ntar sidang kabinet paripurna di Kantor Kepre-sidenan Jakarta, kemarin.

    Kepala Negara menjelaskan, Indonesia ada-lah negara yang menjunjung asas demokrasi.Oleh karena itu, pemerintah mendukung kebe-basan berpendapat dan mengutuk upaya mem-bungkam atau meneror kebebasan itu. Sayabelum tahu siapa pelakunya, tapi pihak Polriakan segera mengetahuinya, kata Presiden.

    Presiden menjelaskan, ada kemungkinan pi-hak-pihak tertentu memanfaatkan situasi ketikaada dua pihak berbeda pendapat sedang beru-saha menyelesaikan perbedaan itu dengan baik.

    Sementara itu, Menko Polhukam DjokoSuyanto mengecam penganiayaan itu. Sayamenyesalkan dan mengecam tindak kekerasan

    SBY : Tangkap Segera

    OJK Bukan JaminanPenyerapan Anggaran Lambat

    KETUA Umum PerhimpunanBank-Bank Umum Nasional(Perbanas) Sigit Pramonomengatakan, terbentuknyaOtoritas Jasa Keuangan tidakmenjamin Indonesia akanbisa bebas dari krisis ...hal. 2

    Dikhawatirkan Picu PHK

    KALANGAN pengusahamenyatakan kenaikan tarif dasarlistrik yang ditetapkan pemerintahkenyataanya jauh lebih tinggi dariyang sebelumnya dijanjikansehingga mengancamkelangsungan usaha ...hal. 3

    MENTERI Keuangan AgusMartowardojo mengungkapkanbahwa penyerapan anggaran di20 kementerian/lembaga masihlambat sehingga tidak maksimalmendorong pencapaianpertumbuhan ekonomi. ...hal. 1

    Suluh Indonesia/apBEREBUT - Pemain Spanyol Carles Puyol berebut bola dengan pemain Jerman Mario Gomez untuk mence-tak gol pada semifinal Piala Dunia 2010 di Stadion Moses Mabhida, Durban, Afsel, kemarin.

    JAKARTA - Aktivis Indone-sia Corruption Watch (ICW)Tama Satya Langkun dianiayasegerombolan orang tak dike-nal di kawasan Duren Tiga, Jak-sel, Kamis dini hari. Tama di-hadang bersama temannyaoleh satu mobil berwarna per-ak dan sebuah sepeda motor,kata peneliti hukum ICW FebriDiansyah di Jakarta, kemarin.

    Febri memaparkan, peristiwayang berlangsung di kawasanDuren Tiga tersebut terjadipada pukul 04.00 WIB. Tama,ujar Febri, dipepet oleh mobilsampai jatuh, dan kemudian duaorang pengendara sepeda mo-tor menganiayanya.

    Tama babak belur dan men-galami luka bagian kepala yang

    cukup parah sehingga harusmendapatkan 29 jahitan.

    Hingga kini, Tama masihmendapatkan perawatan di RSAsri Duren Tiga, Jakarta Sela-tan. Febri juga memaparkan,berdasarkan sejumlah saksipara pemukul tersebut ber-badan tegap.

    ICW kerap melakukan in-vestigasi terhadap sejumlahdugaan kasus korupsi, antaralain LSM tersebut baru sajamendesak KPK agar segeramenelusuri sejumlah transaksimencurigakan yang terkaitdengan rekening berbagai pe-jabat Polri. KPK harus me-nindaklanjuti dan menelusuritransaksi mencurigakan yangdimiliki petinggi kepolisian,

    kata Koordinator ICW DanangWidoyoko.

    Menurut Danang, sejumlahperwira tinggi kepolisian yangterkait dengan transaksi men-curigakan itu dinilai hampirtidak mungkin bisa mengaku-mulasi jumlah kekayaan yangsangat besar. Apalagi, ujar dia,laporan Pusat Pelaporan danAnalisis Transaksi Keuangan(PPATK) telah mengindikasi-kan bahwa terdapat banyaktransaksi yang mencurigakanterkait rekening sejumlah peja-bat kepolisian tersebut.

    Kapolda Metro Jaya IrjenPol Timur Pradopo menegas-kan, pihaknya sedang melaku-kan penyelidikan terhadap ka-sus penganiayaan itu. (ant)

    JAKARTA - Menko Pol-hukam Djoko Suyanto men-jelaskan, pemerintah sepakatuntuk menunda pember-lakuan aturan tentang pembe-rian senjata api kepada ang-gota Satuan Polisi PamongPraja (Satpol PP). Kamisudah koordinasi denganMendagri untuk menundapemberlakuan peraturan itu,katanya di Kantor Kepreside-nan Jakarta, kemarin.

    Menurut Djoko, penun-daan itu terkait dengan situa-si yang berkembang akhir-akhir ini. Djoko menjelaskan,Mendagri Gamawan Fauzisudah setuju denganpenundaan itu. Rencananya,kata Djoko, Mendagri akanmembuat surat edaran kepa-da semua kepala daerah ten-tang penundaan tersebut.

    Berdasarkan tinjauan se-mentara, Djoko menjelaskan,aturan tentang pemberiansenjata kepada Satpol PP itubelum menunjukkan manfaatyang signifikan. Asasmudharat yang dirasakan Ke-menterian Polhukam lebihbanyak daripada manfaat-nya, kata Djoko.

    Ditemui secara terpisah,Mendagri Gamawan Fauzimembenarkan pihaknya akanmengirimkan surat edaran ke-pada kepala daerah di Indo-nesia. Supaya jangan diaju-

    kan permohonan untuk peng-gunaan senjata api sampaikeadaan betul-betul dinilailayak, kata Gamawan.

    Namun demikian, Gama-wan menegaskan, pemberiansenjata kepada Satpol PP tetaprelevan mengingat tugas be-rat dan berbahaya yang harusdijalankan. Gamawan men-jelaskan, senjata api itu tidakberisi peluru tajam dan tidakdiperuntukkan bagi semuaanggota Satpol PP. Kepemi-likan senjata api pun harusmelalui rekomendasi Polri.

    DPR menuding kemungkinadanya kepentingan bisnis dibalik pengadaan senjata apiuntuk Satuan Polisi PamongPraja seperti kasus kendaraanpemadam kebakaran untukpemerintah daerah yang men-jerat sejumlah kepala daerah.Pertanyaan mengenai hal itumemang menggelitik kami,kata Wakil Ketua DPR PriyoBudi Santoso.

    Priyo mengemukakan, adasejumlah motif di balik pen-gadaan senjata api ini. Namunapa pun motifnya, DPR danmasyarakat tidak setuju kare-na akan semakin menjadikanSatpol PP bertindak keras ter-hadap masyarakat. Padahal,kata dia, dalam penertiban,harus diutamakan persuasifdan jangan sampai menimbul-kan kekerasan. (har/son)

    Pemerintah TundaPengadaan Senjata

    Satpol PP

    Piala Dunia 2010Lahirkan Juara Baru

    JOHANNESBURG - Setelah melalui perjalanan yang pan-jang dan melelahkan, Piala Dunia 2010 akhirnya memasuki babakakhir ketika Belanda dan Spanyol tampil di partai puncak pada 11Juli mendatang di Stadion Soccer City, Johannesburg, Afsel.

    Dari kedua finalis tersebut, Belanda yang melangkah palingmulus karena tidak pernah terkalahkan sejak babak kualifikasi,sementara Spanyol sempat dikejutkan oleh Swiss dengan kekala-han 0-1 pada pertandingan perdana di Grup H.

    Sejak awal, Piala Dunia yang untuk pertama kali digelar dibenua Afrika tersebut memang melahirkan banyak kejutan danmenjungkir balikkan ramalan banyak pihak.

    Kejutan diawali ketika Perancis dan Italia, finalis Piala Dunia2006, secara memalukan langsung tersingkir di babak kualifikasidan bahkan menempati peringkat paling dasar di klasemen grupmasing-masing karena tidak pernah meraih kemenangan.

    Dua raksasa Amerika Latin, yaitu Brazil dan Argentina yangdari awal diperkirakan akan melangkah sampai ke partai puncak,juga terhenti di babak delapan besar.

    Kekalahan yang paling memalukan harus ditanggung DiegoMaradona karena pelatih yang pada awalnya begitu penuh per-caya diri dari babak penyisihan, hanya bisa menunduk saat TimTango itu dihabisi Jerman dengan skor yang diluar dugaan, 0-4.Sementara Brazil yang berambisi menggondol tropi juara untukkeenam kalinya, dihentikan oleh tim Oranye Belanda, 1-2.

    Partai semifinal yang berlangsung di Cape Town dan Durban,menghadirkan sebuah sejarah baru ketika Belanda dan Spanyolmemastikan diri maju ke final. Siapa pun diantara mereka yangnanti tampil sebagai juara, sejarah baru akan tertoreh karenamereka akan menjadi juara untuk pertama kalinya sepanjang Pia-la Dunia yang digelar sejak 1930 itu.

    Berbeda dengan pertarungan antara Belanda dan Uruguay disemifinal karena memang sejak awal tim Oranye lebih diunggul-kan, pertemuan Spanyol dan Jerman berlangsung lebih drama-tis. Jerman yang sebelumnya begitu perkasa, kecuali saat dikejut-kan Serbia 0-1 di babak penyisihan, harus menemui kenyataanpahit tersingkir dari persaingan setelah kalah 0-1 dari Spanyolakibat sundulan pemain belakang Carles Puyol.

    Permainan tim panzer yang begitu efesien dengan menggilasInggris dengan skor 4-1 dan Argentina (4-0), berhasil diredamoleh Ra Roja, julukan tim Spanyol.

    Bagi tim asuhan Vicente de Bosque, kemenangan 11 Juli nantijuga akan menoreh sejarah tersendiri, yaitu sukses di Piala Eropadan menjadi yang terbaik di dunia. (ant)

    semacam itu, ujar Djoko.Dia meminta aparat penegak hukum mencari

    pelaku dan menjatuhkan hukuman sesuai atur-an yang berlaku, termasuk apabila pelakunyaadalah aparat penegak hukum sendiri. Tinda-kan seperti itu tidak dibenarkan dan harus di-usut, kata mantan Panglima TNI ini.

    Jangan MenuduhKapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Da-

    nuri meminta publik tidak serta merta menuduhPolri terkait kasus ini. Jangan menuduh, sayaminta. Jangan ada masalah seperti ini terusmenuduh polisi, kata Kapolri.

    Ia menegaskan, para petinggi kepolisian tidakpernah memerintahkan untuk melakukan tindakkekerasan kepada siapapun. Ia juga menyata-kan, institusi Polri tidak memiliki dendam ataumasalah dengan ICW yang mendorong peng-ungkapan dugaan rekening mencurigakan dimi-liki oleh sejumlah perwira Polri. (har/son)

    Teroris Serang

    Aktivis Antikorupsi

    YOGYAKARTA - WapresBoediono meminta Muham-madiyah untuk bersiap dirimenghadapi empat tantanganglobal demografi dalam sepu-luh tahun mendatang. Sayayakin, Muhammadiyah mampumenghadapi tantangan masadepan yang semakin kompleksantara lain empat megatren de-mografi global, yang akan men-gubah sejarah dunia, katanyapada penutupan Muktamar ke-46 Muhammadiyah di Yogy-akarta, kemarin.

    Boediono mengatakan, empattantangan demografi global ituadalah pertama jumlah pen-duduk di negara-negara maju

    Wapres Ingatkan MuhammadiyahBersiaplah Hadapi Tantangan

    akan terus berkurang