Click here to load reader

Edisi 11 Agustus 2015 | Suluh Indonesia

  • View
    249

  • Download
    10

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Headline : Presiden Terima Hasil Studi Kelayakan Kereta Cepat

Text of Edisi 11 Agustus 2015 | Suluh Indonesia

  • Pengemban Pengamal Pancasila

    Redaksi/Sirkulasi/Iklan:GEDUNG PERS PANCASILA

    Jl. Gelora VII No. 32Palmerah Selatan Jakarta Pusat.

    Tlp: 021-5356272, 5357602Fax: 021-53670771

    No. 143 tahun IXSenin, 11 Agustus 2015

    www.suluhindonesia.com

    JAKARTA - Menteri Koordinatorbidang Politik, Hukum dan KeamananTedjo Edhy Purdijatno mengaku belummenerima laporan dari Menteri Pertaha-nan Ryamizard Ryacudu terkait penerbi-tan surat edaran yang mengizinkan PNSKemenhan berpoligami.

    Tedjo mengatakan akan memanggilRyamizard guna mengklarifikasi penerbi-tan Surat Edaran Nomor SE/71/VII/2015yang mengizinkan pegawai negeri sipil(PNS) pria di lingkungan KementerianPertahanan memiliki istri lebih dari satuorang atau poligami.

    Kami akan klarifikasi apa yang dimak-sud begitu, apakah betul beliau (Ryam-izard) bicara demikian. Saya belummenerima laporan, sejauh ini baru mem-baca di media saja, kata Tedjo ditemui

    SE Poligami PNS Kemenhanusai perayaan hari jadi ASEAN ke-48 diJakarta, Senin.

    Dia menjelaskan persoalan men-yangkut izin berpoligami bukan berada dibawah wewenangnya sebagai Menkopol-hukam, karena hal itu tidak menyangkutperihal keamanan dan politik di dalamnegeri.

    Saya tidak mau komentar (lebih jauh),karena itu tidak masuk ranah saya. Biarmenteri penanganan wanita (Menteri Pem-berdayaan Perempuan dan PerlindunganAnak Yohana Yembise, red.), jelasnya.

    Sebelumnya diberitakan SekretariatJenderal Kemenhan menerbitkan SE ter-tanggal 22 Juli 2015, yang menyetujui danmengizinkan perkawinan dan perceraianbagi PNS di lingkungan Kementeriantersebut. (ant)

    JAKARTA - Presiden JokoWidodo (Jokowi) menerimahasil studi kelayanan terhadapproyek kereta cepat Jakarta-Bandung dari PemerintahTiongkok.

    Presiden menerima Ment-eri Komisi Pembangunan Na-sional dan Reformasi TiongkokXu Shaoshi yang menyampai-kan hasil studi kelayakan pe-rusahaan Tiongkok kepadaPemerintah Indonesia, kataMenko Perekonomian SofyanDjalil dalam konferensi persbersama di Kompleks IstanaKepresidenan Jakarta, Senin.

    Menurut Sofyan Djalil, pe-merintah telah menerima ha-sil studi itu dan akan mempela-jari serta memutuskannya dalamwaktu secepatnya.

    Sementara itu Menteri XuShaoshi menjelaskan sebagaiutusan Presiden Tiongkok, di-

    Presiden Terima

    Hasil Studi KelayakanKereta Cepatrinya bertemu Presiden Jokowiuntuk menyerahkan hasil stu-di kelayakan sesuai yangdijanjikan.

    Saya sudah bertemu den-gan Menteri PPN/Kepala Bap-penas, Menteri BUMN, Men-ko Perekonomian, besok sayaakan bertemu Wapres dan pe-jabat lainnya, katanya.

    Ia menyebutkan dalam de-lapan bulan terakhir, duapemimpin negara sudahmelakukan tiga kali pertemuanuntuk meningkatkan kerjasama.

    Salah satunya proyek kere-ta api cepat Jakarta-Bandungyang ditandatangani notakesepahamannya pada Maret2015, kata Xu Shaoshi.

    Pada April dan Juni 2015 dis-epakati kerangka kerja danpada hari ini diserahkan hasilstudi kelayakan kepada

    Suluh Indonesia/antKERJASAMA PROYEK TRANSPORTASI INDONESIA-TIONGKOK - Presiden Joko Widodo (tengah) menerima Kepala Badan Pembangunan Nasional dan Komisi ReformasiTiongkok Xu Shaoshi (keenam kiri) beserta rombongan guna membahas kerjasama ekonomi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/8). Kedua pihak juga membicarakan kerjasamaproyek transportasi seperti studi kelayakan dan kepatutan (feasibility study) proyek kereta super cepat Jakarta-Bandung sepanjang 150 kilometer.

    Presiden Jokowi.Ia menyebutkan jalur kereta

    cepat itu berjarak sekitar 150 kmmulai dari Halim ke Bandungdan terhubung ke Gambir ataujaringan yang sudah ada.

    Ada delapan stasiun dankecepatan kereta nantinya se-kitar 300 km per jam, katanya.

    Pihaknya menawarkan har-ga yang lebih kompetitif den-gan proposal yang lebih baik.

    Suluh Indonesia/antPERLUASAN SEKRETARIAT ASEAN - Pemprov DKI Jakarta meng-hibahkan bekas gedung Walikota Jakarta Selatan untuk perluasanSekretariat ASEAN. Tampak Menlu Retno Marsudi membuka pintuakses perluasan di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Senin (10/8).

    SURABAYA - Komisi Pemili-han Umum (KPU) RI siap meng-hadapi gugatan hukum akibatdampak kebijakannya mengelu-arkan surat bernomor 449/KPU/VIII/2015 yang membuka kemba-li masa pendaftaran Pilkada ser-entak di tujuh daerah pada 9-11Desember 2015. Kita sikapi se-cara positif, bahwa produk hu-kum bisa disengketakan, kataKomisioner KPU-RI Arif Budi-man saat memantau tahapanpilkada di KPU Surabaya, Senin.

    Mantan Komisioner KPUJatim ini menegaskan setiapwarga negara mempunyai hakuntuk setuju atau tidak atasproduk hukum yang dikeluar-kan oleh suatu lembaga, terma-suk surat-surat dan peraturanyang dikeluarkan KPU RI.

    Apabila produk hukum yangdikeluaran KPU-RI disengketa-kan, lanjut dia, prosesnya harussesuai dengan mekanisme yangberlaku. Semua pihak diharap-

    KPU RI Siap HadapiGugatan Pilkada

    kan menghormati putusan ha-sil sengketa tersebut. Apap-un putusannnya nanti harus di-hormati semuanya, jelasnya.

    Arif mengungkapkan alasanmengeluarkan surat edaran per-panjangan pendaftaran keduapendaftaran bakal calon kepaladaerah dan wakil kepala daerahdi tujuh daerah di Indonesiakarena selain berdasarkan re-komendasi Badan PengawasPemilu (Bawaslu) untuk membu-ka kembali pendaftaran, sifatnyajuga mendesak dan spesifik. Se-benarnya revisi PKPU bisa saja,tapi ini hanya untuk tujuh daer-ah tertentu dan mendesak. Su-paya cepat, katanya.

    Ia mengatakan surat edarantersebut tidak berlaku lagi apabi-la masa perpanjangan pendafta-ran kedua, yakni 9-11 Agustusberakhir. Surat itu tidak bisa di-pakai lagi. Berlakunya hanya ditujuh daerah, pada tanggal 9-11Agustus, katanya. (ant)

    Kami jamin bisa rampungdalam tiga tahun, ground break-ing akhir Agustus 2015 danselesai 2018 akhir, katanya.

    Ke depan akan dibentuk joinventure BUMN Indonesia-Tiongkok untuk mengelolakereta api cepat itu dimana In-donesia memegang 60 persendan sisanya Tiongkok.

    Kami ingin serius berbagidengan Indonesia dalam

    Sampaikan Pledoi

    Sutan SebutDizalimi KPK

    Ihwal adanya hal itudikatakan Sutan, saatmembacakan nota pembe-laan (pledoi) pribadinyadalam sidang lanjutan ter-kait kasus yang melilitnya.

    Ini jelas melanggarazas praduga tidak ber-salah yang dianggap olehhukum pidana kita. Dan inipatut diduga para pimpinanKPK (Abraham Samad(kini non aktif), BambangWidjojanto (kini non aktif),Busyro Muqoddas (man-tan), Zulkarnain, dan Ad-nan Pandu Praja) telahberbuat atau membalasatau sewenang wenang dibatas kepatutan atauabuse of power denganatas nama hukum untukmenzalimi saya denganmembuat saya sebagai ter-sangka tanpa ada alat buk-ti dan barang bukti, kataSutan saat membacakannota pembelaan pribadin-ya (pledoi) di PengadilanTipikor Jakarta, Senin(10/8) kemarin.

    Selain itu, politisi PartaiDemokrat ini juga menilaiKPK telah menzalimi kelu-arga besarnya. Rumahsaya sudah digeledah se-banyak 4 kali,semua hartasaya mereka cek satu per-satu dan mereka sita semuasurat berharga dari rumahsaya dan rumah anaksaya,serta rumah-rumahsaudara-saudara yang diYogya maupun yang diMedan tanpa ada belaskasihan dan rasa kemanu-siaan, keluh Sutan.

    Bahkan menurut Sutan,yang lebih menyakitkan,KPK telah menggeledahkantor anaknya di SKKMigas, padahal anaknyatidak tahu menahu tentang

    mewujudkan kereta api ce-pat di Indonesia, katanya.

    Ia menyebutkan di setiapstasiun dapat dibangun ho-tel, perumahan dan lainnyasehingga ada kawasanekonomi baru yangberkembang. Pengopera-sian KA cepat ini dapat men-guntungkan setelah berop-erasi lima tahun, katanya.(ant)

    apa yang dituduhkan KPKkepadanya.

    Terkait tudingan korupsikarena menerima suap dariberbagai pihak, Sutan tetapmenyangkalnya. Ia justrumenuding semua saksi kun-ci yang memberatkannyatelah memberikan kesaksianpalsu.

    Atas keterangan palsu ituSutan telah melaporkanyakepada pihak berwajib. Ke-saksian palsu saudar Iqbal(staff pribadi Sutan) yangbenar-benar nyata dan ke-saksian palsu saudara DidiSutrisno (Eks Kepala BiroKeuangan KementerianESDM) Didi Sutrisno Hadiyang semua sudah terban-tahkan oleh saksi-saksi laindi persidangan, mereka se-dang dalam proses terlapordi Bareskrim Polri karenakesaksian palsu ini,ujarnya.

    Sutan meminta majelishakim memutus dirinya tidakbersalah dan membebaskan-nya dari hukuman. Sayatidak korupsi bahkan telahmenggagalkan niat orangkorupsi di SKK Migas mela-lui pengaturan tender IDDdi Chevron, katanya. (wnd)

    MANTAN Ketua Komisi VII DPR RI SutanBhatoegana, menilai dirinya telah dizalimi lima

    pimpinan KPK pada saat itu, pasca dirinyaditetapkan tersangka pada 14 Mei 2014 ataskasus dugaan penerimaan gratifikasi senilai

    140 ribu dolar AS terkait pembahasan APBN-P 2013 di Kementerian Energi dan Sumber

    Daya Mineral(ESDM).

    Sutan Bhatoegana

    Suluh Indonesia/antPERDAGANGAN HARIMAU SUMATERA - Barang bukti berupa organ tubuh Harimau Sumatera(Panthera tigris sumatrae) yang telah diawetkan (offset) serta empat tersangka pelaku saat gelar perkaradi Banda Aceh, Aceh, Senin (10/8). Penangkapan dilakukan Tim gabungan Polda Aceh dan BKSDA.

  • 2Suluh Indonesia, Selasa 11 Agustus 2015K ta

    Suluh Indonesia/antSIDANG PERDANA PRAPERADILAN OC KALIGIS - Ketua Tim Pengacara OC Kaligis, HumphreyDjemat (tengah) bersama rekannya mengikuti sidang perdana praperadilan OC Kaligis atas penetapantersangka yang dilakukan KPK dalam kasus dugaan suap kepada Hakim dan Panitera PTUN Medan di PNJakarta Selatan, Senin (10/8).

    Prioritas APBD DKI Perubahan

    Untuk Beli LahanJAKARTA - Penyidik Pol-

    da Metro Jaya menggeledahKantor Kementerian Perindus-trian (Kemenperin) RI terkaitdugaan tindak pidana penyua-pan dan gratifikasi DwellingTime di Pelabuhan Peti KemasTanjung Priok Jakarta Utara.

    Sekarang sedang di-geledah, kata Kepala Sub-direktorat Tindak Pidana Ko-

    Wali Kota Diminta

    Relokasi Warga Kampung Pulo

    Saya sudah instruksikan PakWali Kota (BambangMusyawardhana)