Click here to load reader

Harian Equator 10 November 2011

  • View
    338

  • Download
    11

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Harian Equator 10 November 2011

Text of Harian Equator 10 November 2011

  • Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, -

    http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,-14 Dzulhijjah 1432 H/15 Cap Gwee 2562

    Kamis, 10 November 2011

    Terbit Pertama: 29 November 1998

    Kalimantan Barat SebenarnyaKalimantan Barat Sebenarnya

    Dalam peraturan selanjutnya [Mengenai Pengawasan Par-tai-partai, Peraturan Presiden 13/60], syarat ini diubah lagi, sehingga hanya partai dengan paling sedikit 150.000 anggota sebelum 5 Juli 1959 yang dapat diizinkan. Semua partai diwajib-kan menyerahkan daftar semua organisasi a liasinya ditambah daftar semua anggota sekurang-kurangnya enam bulan sekali.

    Setelah selama beberapa bulan tercekam ketakutan besar men-genai eksistensinya, partai-partai bersama-sama menarik napas lega dengan diumumkannya Pen-pres 7/1959. Pada Januari dan Februari 1960, para pemimpin partai sekali lagi mulai berbicara secara terbuka tentang masalah politik. Masih merasa jengkel karena

    pemerintah sering menggunakan

    Dekrit Presiden, partai-partai bergabung untuk mencegah disetujuinya Anggaran Belanja Nasional 1960, rancangan un-dang-undang pertama yang dis-erahkan kepada parlemen sejak UUD 1945 diberlakukan kembali pada Juli 1959.Partai-partai menyerang ang-

    garan belanja 1960 dengan alasan-alasan yang masuk akal. Anggaran itu mengusulkan pen-

    geluaran sebesar Rp 46 miliar, lebih dari dua kali lipat pendapa-tan Rp 22 miliar yang dikumpul-kan pada 1959. Bersamaan dengan anggaran

    belanja, pemerintah juga mengu-sulkan kenaikan pajak yang men-colok dan sejumlah besar hal-hal baru. Partai-partai menyetujui kenaikan antara Rp 33 sampai Rp 36 miliar tetapi tidak

    Selain syarat-syarat ide-ologis, Penpres 7/1959 juga

    mewajibkan semua partai memiliki unit di tingkat

    provinsi dan cabang pal-ing sedikit seperempat dari semua daerah tingkat satu dan tingkat dua sebelum 5

    Juli 1959.

    Memoar JC Oevaang Oeray (2)

    Kemelut Berujung Terbentuknya Dua Faksi

    Halaman 7

    HIMBAUAN PT PLNHIMBAUAN PT PLNCABANG PONTIANAKCABANG PONTIANAK

    PT. PLN (PERSERO)WILAYAH KALBARCABANG PONTIANAK

    Dihimbau kepada pelanggan yang budiman, untuk dapat melunasi rekening listrik tepat waktu, dari tanggal 01 s/d 20 setiap bulannya.

    Rekening yang dibayar adalah satu-satunya sumber pendapatan PT PLN (Persero) Disamping itu juga, untuk menghindari sanksi pemutusan sementara dan biaya keterlambatan maupun pemutusan rampung.

    Pembayaran dapat dilakukan di Kantor PT PLN (Persero) dan PPOB yang tersebar di seluruh Wilayah Kalbar.

    Demikian himbauan ini, agar menjadi perhatian demi keamanan dan kenyamanan kita bersama.

    HUMAS PT PLN CABANG PONTIANAK

    Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirim kan SMS ke:

    No. HP. 08115718811No. HP. 08115718811Tekad PLN memberikan pelayanan yang terbaik

    untuk kepuasan pelanggan

    - Bang Meng-- Kok senyap, ada apa ya?Kasus Jhon Hards Belum Tuntas

    Injet-injet Semut

    Religi

    Adab Berdakwah

    Dalam beberapa tahun terakhir ini, melalui me-dia massa televisi, koran, radio, internet, video, bermunculan sejumlah pendakwah dengan cara atau pola berdakwah masing-masing. Pada satu sisi tentunya kita sangat berbaha-

    gia melihat perkembangan dakwah Islam saat ini, tetapi pada sisi yang lain, pola dakwah yang disajikan, penampilan pendakwah, tampaknya sudah ada yang menyimpang dari ajaran Islam, dari apa-apa yang mereka dakwahkan, sehingga dapat saja akhirnya merusakkan perilaku penden-gar, pemirsa, atau pembacanya.

    Halaman 7

    Hj Yati Aryati Saad

    Oleh Syafaruddin Usman MHD

    PONTIANAK. Kuitansi liar yang dibuat dokter spesialis bedah saraf dan bedah tulang belakang, Dr Jhon Hards SpBS terhadap pasien di Rumah Sakit St Antonius (RSSA), Tety Yulianti, belum ditindaklanjuti kasusnya. Masalah itu tak relevan

    dikaitkan ke peralatan bedah di RS Soedarso. Kalau bicara lengkap atau tidak

    lengkapnya peralatan medis di rumah sakit maka di RSSA atau rumah sakit yang ada di Kalbar juga tidak lengkap, apalagi ilmu

    kedoteran berkembang terus dan penyakit terus bertambah jum-lahnya, kata dr Gede Sandjaja SpOB, Direktur RSUD Soedarso Pontianak kepada wartawan usai menghadiri paripurna di Gedung DPRD Kalbar, Rabu (9/11).

    Pernyataan in i seka l igus menghapus dalih Jhon yang me-nyatakan akibat minimnya alat bedah syaraf maka pasien diarah-kan dirawat di RSSA. Semuanya

    itu relatif, tinggal bagaimana dok-ter sepesialis tersebut menggu-nakan alat yang ada itu sebaik mungkin dalam mengobati pasien, kata Gede.Gede keberatan jika RS Soedarso

    dikaitkan dengan persoalan itu. Untuk kasus yang menimpa pak Jhon Hards, biarlah RSSA dan Ika-tan Dokter Indonesia (IDI, red) yang menanganinya, kata Gede.Dia mengingatkan, kalau ada

    peralatan bedah yang dirasakan kurang maka bidang bersangkutan mengusulkan kepada pihak RSUD Soedarso Pontianak, dan nanti pi-hak manajemen akan mengusulkan

    untuk dibeli sesuai kemampuan keuangan daerah.Yang jelas RSUD Soedarso adalah

    rumah sakit pemerintah. Kita tidak bisa melengkapi semua peralatan medis yang dibutuhkan secara detail karena APBD Kalbar sangat terbatas. Apalagi semua harus direncanakan dengan baik sesuai skala prioritas, jelas Gede.

    Kasus Jhon Hards Belum TuntasBelum ada Reaksi IDI dan RSSA

    PONTIANAK. Rumah milik Agus, Ali dan Dewi di Jalan Karimata, Pontianak Kota hangus dilalap si jago merah, Rabu (9/11) pagi. Tidak ada korban jiwa. Api turut meng-hanguskan dua sepeda motor

    milik Agus.Kebakaran sempat menjadi

    tontonan warga. Pemadam kebakaran kewalahan menuju ke lokasi kebakaran. Api menghanguskan tiga rumah. Para pemilik rumah menangis

    histeris melihat rumahnya jadi arang.Warga sekitar berusaha

    membantu pemadam keba-karan untuk memadamkan api. Saya tengah mengaji habis

    salat Dhuha, tiba-tiba dari atas ada bunyi seperti orang lewat di atas seng. Sayapun kaget, ternyata api dari rumah sebe-lah yang semakin besar. Saya langsung keluar

    Kebakaran menghanguskan tiga rumah di Jalan Karimata Pontianak Kota, Rabu (9/11) pagi. SYAMSUL ARIFIN

    Sekali Jilat, Tiga Rumah Hangus

    PONTIANAK. Sebanyak 1.800 tabung gas elpiji disita Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Dir-reskrimsus) Polda Kalbar akibat tidak mengantongi dokumen, Selasa (7/11) di Bundaran Jalan Arteri Supadio.Kasubag Industri dan Perda-

    gangan (Indag) Reskrimsus Polda Kalbar, AKBP Erdi Chaniago men-gatakan, penangkapan ratusan tabung gas kosong tersebut ber-mula dari informasi bongkar muat tabung gas dari pelabuhan Dwikora Pontianak. Tabung gas tersebut dibawa ke sebuah rumah di Jalan Arteri Supadio (jalan Soekarno Hatta) dan digerebek polisi pada saat bongkar muat dari tronton.

    Dari informasi tersebut Tim Reskrimsus langsung mendatangi lokasi. Ratusan tabung gas ko-song ukuran tiga kilogram sedang dibongkar. Rencananya akan di-angkut ke Kabupaten Sanggau menggunakan damp truk KB 9851 HP. Setelah kami lakukan pemerik-saan, ternyata tabung gas itu atau dalam pengangkutan tabung gas itu tanpa dokumen, ungkap Erdi didampingi Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Mukson Munandar.Dijelaskan Erdi, tabung gas terse-

    but berasal dari Jakarta. Sebelum diangkut dan didistribusikan ke kota tujuan, tabung-tabung gas itu dititipkan di sebuah rumah yang diduga sebagai gudang sementara.

    Menurut keterangan karyawan atau pekerja yang sudah dimintai keterangan, tabung gas itu milik pengusaha dari Sanggau dan akan dikirim ke Sanggau, jelasnya.Erdi mengatakan, penangkapan

    tabung gas kosong tersebut, se-lain diduga tanpa dokumen juga adanya dugaan bahan baku yang digunakan tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Sehingga dapat meledak. Kita juga melakukan pemerik-

    saan terhadap bahan bakunya atau desain industri, apakah standar Nasional Indonesia apa tidak. Kalau ternyata tidak memenuhi standar kan bisa mengakibatkan bencana, Truk pengangkut ribuan tabung gas elpiji tanpa dokumen dia-

    mankan Direktorat Reskrimsus Polda Kalbar-SYAMSUL ARIFIN

    Ribuan Tabung Gas Elpiji Asal Jakarta Disita

    Halaman 7

    PONTIANAK. Jajaran Polsek Pontianak Timur mengamankan truk bermuatan 6,5 ton tepung pewarna aluminium dan snack yang tidak dilengkapi dokumen, Rabu (9/11) di Jalan Tanjung Raya II. Barang bukti berikut sopir diamankan

    guna proses penyelidikan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan sementara, diketahui barang berasal dari Balai Karangan. Melewati daerah Sungai Ambawang, satu unit truk tersebut hendak menuju gudang di Jalan A Yani II. Ketika melintas di Jalan Tanjung Raya II

    kepergok anggota patroli yang langsung melakukan pemeriksaan lantaran tampak mencurigakan. Ternyata truk memuat 250

    Truk bermuatan tepung pewarna dan makanan ringan diamankan di Polsek Pontianak Timur, Rabu (19/11). SYAMSUL ARIFIN

    Petugas Amankan 6,5 Ton Tepung Pewarna

    Halaman 7 Halaman 7

    Halaman 7

    PendidikanAPBD Kalbar Gagal Realisasikan 20 Persen Anggaran Pendidikan

    PONTIANAK. Wakil Gu-bernur Kalbar, Christiandy Sanjaya mengaku anggaran yang dialokasikan pada sektor pendidikan sebesar 20 persen, seperti yang dia-manahkan undang-undang, sangat berat dilakukan. Untuk mencapai 20 pers-

    en memang sangat berat, kalau volume kita Rp 2 triliun lebih, maka sekitar

    Rp 400 miliar yang harus dialokasikan. Sedang-kan kita tidak membina SD dan SMP. Dan itu yang paling banyak, mungkin itu di kabupaten/kota, kata Christiandy kepada wartawan usai paripurna di DPRD Kalbar, Rabu (9/11).Menurut Christiandy, fungsi pendidikan tidak

    Halaman 7

    Christiandy Sanjaya

  • Kemiskinan dan kerusakan ekologis adalah sesuatu yang sangat sulit dipisahkan. Keru-sakan ekologis menyebabkan kemiskinan, sebaliknya ke-miskinan menyebabkan sema-kin tingginya kerusakan ekolo-gis. Sehingga faktor ekologis merupakan salah satu faktor utama penyebab kemiskinan di Indonesia.Pemimpin spiritual India, Mahatma Gandhi pernah meng-ingatkan, Bumi menyediakan cukup kebutuhan seluruh umat manusia, tapi tak akan pernah cukup untuk memenuhi keser-

    akahan dan kerakusan seorang manusia. Memang, orang-orang yang rakus senantiasa tidak pernah puas dan merasa kurang, sekalipun sudah berke-limpahan.Peringatan Mahatma Gandhi sangat relevan dengan situasi global, lebih-lebih saat ini. Kerakusan tidak hanya mencip-takan kemiskinan bagi sesama manusia, tapi juga rusaknya ke-seimbangan alam. Keserakahan membuat alam dieksplorasi secara berlebihan, yang akan menimbulkan bencana, alam hanya dilihat sebagai sumber financial semata, sedangkan sesungguhnya alam memiliki fungsi ekologis yang bernilai

    ekonomi tidak langsung, yang mendukung nilai ekonomi se-cara langsung. Bencana dapat dide nisikan, adalah suatu situasi dimana cara masyarakat untuk hidup secara normal telah gagal, sebagai akibat dari peristiwa kemalangan luar biasa, baik karena peristiwa alam ataupun perbuatan manusia. Bencana tersebut menyebabkan ter-jadinya bencana pembangunan sebagai gabungan faktor krisis lingkungan, akibat pembangu-nan dan gejala alam itu sendiri, yang diperburuk dengan peru-sakan sumber daya alam dan lingkungan serta ketidakadilan dalam kebijakan pembangunan sosial ekonomi. Dari beberapa sumber dan fakta lapangan, bahwa keru-sakan ekologis menjadi salah satu faktor utama kemiskinan di Indonesia. Di pesisir Jawa, sampai akhir tahun 2003, jumlah desa terkena banjir meningkat tiga kali lipat, yaitu 2.823 desa dibandingkan ta-hun 1996-1999, yang juga merupakan implikasi dari ru-

    saknya ekosistem pesisir akibat dari konversi lahan, destruc-tive shing, reklamasi, hingga pencemaran laut (dimana 80% industri di Pulau Jawa be-rada di sepanjang pantai utara Jawa). Kekeringan adalah bencana lain yang semakin kerap terjadi di Indonesia. Belakangan ini musim kemarau di Indonesia semakin panjang dan tidak be-raturan, meski secara geogra s dan alamiah, Indonesia berada di lintasan Osilasi Selatan-El Nino (ENSO). Misalnya kema-rau 2003 termasuk normal, na-mun tercatat 78 bencana kekeringan di 11 provinsi, d e n g a n wilayah yang terburuk dam-paknya adalah Jawa Barat dan Jawa Ten-gah.D a m p a k keker ingan yang utama adalah menu-

    runnya ketersediaan air, baik di waduk maupun badan sungai, yang terparah adalah pulau Jawa. Dampak lanjutannya adalah pada sektor air bersih, produksi pangan serta pasokan listrik. Kekeringan juga terkait den-gan kebakaran hutan, karena cuaca kering memicu per-luasan kebakaran hutan dan lahan serta penyebaran asap. (bersambung)

    Penulis adalah PNS Badan Lingkungan Hidup Kota Pon-tianak

    2

    Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: [email protected]

    Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun k omentar Anda tentang la ya nan umum dalam kolom SMS Inter Aktif. Untuk SMS yang be lum di muat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta. HP : 0819-5267-5378HP : 0819-5267-5378

    Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie. Staf Redaksi:Julianus Ratno, Kholil Yahya, Samsul Ari n. Umum dan Personalia: Djailani Kasno.

    Kota Pontianak: Kholil Yahya. Biro Mempawah: Al Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: A.Sutarjo (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu:Arman Khairiadi (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

    Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasa-ran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Maruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris).

    Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Perce takan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

    Jawa Pos Media GroupHarian

    SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

    Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

    interaktif Kamis, 10 November 2011

    Kemiskinan dan Kerusakan Ekologis (1)Oleh :Imansyah ST MEng

    Sampaikan pujian, kritik, saran dan ko-mentar Anda terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum.

    Aspirasi Warge Kote Pontianak

    HP:0819-5267-5378

    Asslamualaikum. Usulan Yth Bapak Walikota Pontianak dan Bapak Dinas Kesehatan Kota Pontianak, agar menambah petugas loket di Puskesmas Alianyang karena bagi kami (pasien), pelayanan di loket ini sangat lambat, karena hanya ditangani 2 orang. Mestinya 4 orang. Selain itu, wajib untuk dilengkapi fasilitas sound system,

    speaker pengeras suara. Kasihan petugasnya, hanya men-gandalkan mulut tanpa speaker. Sedangkan bagi pasien, sulit mendengar panggilan karena sangat pelan, bahkan tak terdengar. Mohon ini benar-benar dilaksanakan, agar pelayanan puskesmas kepada masyarakat semakin maksi-mal. Terimakasih.

    0813457530077-11-2011 09.17

    ARGAW

    Digugu dan ditiru. Doktrin itu dibenamkan di otak kita tentang sosok guru saat kita masih berseragam sekolah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata gugu, meng-gugu diartikan mempercayai, menuruti, mengindahkan. Artinya secara garis besar bisa disimpulkan bahwa guru adalah sosok yang dipercayai, dituruti, diindahkan perkata-annya oleh muridnya. Tentu dengan catatan, perkataannya yang baik, dapat dipertanggungjawabkan (tidak melang-gar norma agama dan norma kebaikan yang berlaku di masyarakat).Ditiru, tentu saja perilakunya sebagai seorang guru.

    Perilakunya yang ditiru pun tidak terlepas dari norma agama dan norma yang berlaku di masyarakat. Lalu bagaimana dengan kasus oknum guru SD Negeri 8 Sing-kawang Utara, hingga membuat 13 siswanya trauma setelah dijewer dan disentil.Sementara di Kota Pontianak, puluhan siswa SD 56 Jalan

    Komyos Sudarso, Pontianak Barat justru menggelar aksi damai di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Senin (31/10). Mereka menuntut eks kepala sekolahnya dikembalikan ke SD 56 tempat mereka menuntut ilmu.Kondisi miris justru terjadi di SMA Negeri 1 Kecamatan

    Jelimpo, Kabupaten Landak. Akibat kekurangan ruang kelas, terpaksa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dilaksanakan di pondok. Patut dipertanyakan peran pemerintah saat ini. Pendapat Anda?

    Nasib guru di Kabupaten Melawi yang ikut serti kasi jalur umur hanya 5 orang (guru SMP), tunjangan insentif non serti kasi belum dibayar 6 bulan, rapel beras juga belum dibayar. Beginilah nasib kami para guru, tidak ada tempat mengadu. PGRI-nya jalan di tempat (mati suri dan mati rasa).

    085248021305 24-10-2011 10.38

    ANGGAPANT

    ASALAHM

    PINDAH ALAMATMulai 11 September 2011

    Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak

    Jl. P

    ahla

    wan

    To

    l Kap

    uas

    I

    Jl. Tanjungpura

    Hotel Garuda

    ARIA TOUR

    577868

    TELEPON PENTING

    Rumah Sakit

    RS. Soedarso 737701RS. St. Antonius 732101RS. YARSI 739685

    Poltabes Ptk 734900Polsek Ptk Kota 7558880Polsek Ptk Barat 774766Polsek Ptk Selatan 736184Polsek Ptk Timur 742910Polsek Ptk Utara 883126

    Din Kebakaran Kota 730897PMK PB 736344PMK Bintang Timur 585511PMK Merdeka 7171666PMK Sei Raya 7159596

    Pemadam Kebakaran

    PDAM

    PDAM 767999

    Polisi

    Kriiiing....!!!!

    RUMAH KOS RUMAH KOS BU NURBU NUR

    Menerima Kos Khusus Putri, Mahasiswi dan Umum

    Alamat :Jl.Sungai Raya Dalam Komplek Sejahtera I Nomor B 21-22

    Yang Berminat Silahkan Hubungi :

    RUMAH KOS BU NUR085750001798

    RUMAH KOS BU NUR

    Dapat BantuanSaya baca di koran Equator terbitan Jumat, 21 Okto-

    ber 2011, Kabupaten Landak dan Kota Pontianak yang terpilih mendapat bantuan PKH dari pemerintah pusat. Hati-hati kalau sudah di desa, ada oknum pengurusnya menyensor nama orang lain dipindah ke keluarganya, padahal keluarga orang mampu.

    085348139488 21-10-2011 11.29

    Tukang KebunLama kali kita tak ketemu, sekarang kau kerja dimana.

    Aku jadi tukang kebun, aku sebenarnya marah sama kau. Kenapa pula, iya seandainya kau itu teroris, matilah aku. Sudahlah begitu saja kau takut mati.

    085246098304 24-10-2011 22.05

    Hampir HabisBagaimana bisa tersangka S permohonan permintaan

    penambahan tahanan oleh penyidik, karena masa tah-anan S hampir habis oleh penyidik. Maka telah terjadi oknum JPU memberikan penam-

    bahan kepada S selama 10 hari. Apakah sudah benar diatur dalam KUHAP. Setahu

    kami biasanya penyidik menahan tersangka 20, 30 sampai 60 hari. Dimintakan kembali penambahan tah-anan ke penyidik JPU oleh penyidik polres sama 20, 30 dan 60 hari.Kalau dikatakan penyidik P21 (sudah lengkap) ter-

    sangka diserahkan ke penyidik JPU, dan penyidik JPU kalau berkas kurang lengkap dikembalikan kepada penyidik polres, untuk diperbaiki dan dasar petunjuk dari penyidik JPU. Apakah permohonan perpanjangan tahanan oleh pe-

    nyidik kejari terhadap S sudah diatur dalam KUHAP. Saya minta penjelasan dari Bapak Kejaksaan Tinggi,

    karena keluarga kami masih dalam tahanan polres, begitu mau habis masa tahanan.

    08538775190224-10-2011 17.54

    Helm Hilang

    Pak Jimkim datang dengan kawannya ke Kantor Bupati Landak. Setelah selesai urusan, ternyata helm hilang diambil orang. Tidak disangka pencuri ada di dalam kantor. Hati-hati kalau bawa helm disitu.

    08534813948824-10-2011 19.56

    Jalan DipagarJalan Karya Baru 1 lokasi arah Purnama ke Karya

    Baru dipagar, susah lewat malam. Apakah itu jalan kota atau kompleks?.

    08215035483827-10-2011

    13.49

    Minta Uang

    Kenapa seka -rang ini ada ok-num Dinas PU yang m em i n t a u a n g dari kontraktor, dari puluhan juta hingga ratusan juta agar mendapatkan proyek jalan, kenapa tidak ditindak?

    08164911236227-10-2011

    15.08

    PENGUMUMAN GENERAL MANAGER PT. PLN (PERSERO)

    WILAYAH KALIMANTAN BARATNO : 0871/050/WKB/2011

    TENTANGPEMUTUSAN SEMENTARA DAN PEMBONGKARAN RAMPUNG BAGI PELANGGAN YANG MENUNGGAK

    PEMBAYARAN REKENING LISTRIK

    Sehubungan dengan masih tingginya tunggakan rekening listrik pelanggan PT. PLN (Persero) Wilayah Kalbar, maka dengan ini diberitahukan bahwa mulai tanggal :8 November 2011 sampai dengan 31 Desember 2011PT. PLN (Persero) akan melakukan pemutusan semen-tara dan pembongkaran rampung aliran listrik bagi pelanggan yang menunggak pembayaran rekening listrikKepada pelanggan yang selama ini telah membayar tagi-han rekening listrik tepat waktu kami ucapkan terima kasih. Kedisiplinan anda dalam membayar tagihan rekening listrik untuk kepentingan seluruh masyarakat

    HUMAS PT. PLN (Persero) WILAYAH KALBAR

  • PONTIANAK. Kota Pontianak salah satu kota yang rawan akan banjir. Salah satu penye-babnya, tersumbatnya drain-ase di kota yang letaknya 0,2 sampai 1,2 di atas permukaan laut.Peninggian badan jalan (betonisasi), salah satu upaya Pemkot meminimalisir ban-jir, di samping pembenahan drainase, ungkap Sutarmidji, Walikota Pontianak, kemarin.Menurutnya, beberapa badan jalan yang sudah ditinggikan, diantaranya Jalan Pangeran

    Natakusuma hingga Danau Sentarum yang dulu menjadi langganan banjir. Hasilnya, di jalan tersebut tidak terjadi ban-jir lagi. Kita akui, beberapa ruas jalan seperti di Jalan A Yani hingga sepanjang Gubernur menjadi perhatian untuk bet-onisasi. Tujuannya mencegah banjir, jelas Sutarmidji.Sebelumnya Kepala Dinas PU Kota Pontianak, Edi Rusdi Ka-mtono mengatakan, pada 2011 ini, instansi yang dipimpinnya menganggarkan sedikitnya Rp 18 miliar untuk betonisasi ja-

    lan-jalan yang rusak dan diang-gap rendah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi air pasang yang selalu menggenangi ja-lan-jalan yang rendah di saat musim hujan, katanya.Menurutnya, betonisasi ja-lan-jalan yang dianggap ren-dah, merupakan program pemerintah Kota Pontianak, agar kondisi jalan setiap tahun-nya semakin baik. Seperti Jalan Tanjung Raya 1, Jalan Tanjung Raya II, Jalan Kom Yos Sudarso, Jalan Perdana, Jalan Jeranding dan Jalan 28 Oktober akan

    dilakukan betonisasi.Mengingat jalan-jalan terse-but termasuk dataran rendah, jika musim hujan air akan me-luap ke badan jalan. Pemban-gunan betonisasi ini dilakukan secara berkala dan rutin setiap tahun. Tahun 2011 ini, kita menganggarkan Rp18 miliar untuk betonisasi, papar Edi.Sementara jalan-jalan yang rusak seperti Jalan RE Mar-tadinata dan jalan lainnya akan masuk pada anggaran pemeliharaan berkala. Apalagi anggaran untuk pemeliharaan

    jalan sangat kecil, hanya Rp4 miliar saja. Idealnya anggaran pemeliharaan jalan-jalan rusak di Kota Pontianak Rp15 miliar setiap tahun.Kita tetap bekerja secara maksimal, meskipun dengan anggaran terbatas. Namun yang terpenting, bagaimana menciptakan jalan-jalan di Kota Pontianak bagus, tutur Edi sembari mengatakan kalau pihaknya juga mendapatkan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perbaikan jalan sebesar Rp2,3 miliar. (lil)

    Kamis, 10 November 2011pontianak3PRO

    DIJUAL

    Ruko Siap Pakai Fasilitas Lengkap Lokasi Strategis,Jl Komyos Sudarso (Sui Jawi Luar)

    Cocok Untuk Minimarket Tempat Parkir Luas, Hubungi : 0811 567 613

    Betonisasi Minimalisir Banjir

    PONTIANAK. Bagaimanapun juga transparansi anggaran mesti diwujudkan. Tujuannya untuk kepentingan bersama, agar tidak ada penyelewengan pengguna anggaran. Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Heri Mustamin mengatakan, sepanjang 2010 dan 2011, berbagai kegiatan yang berkai-tan dengan anggaran sudah diselesaikan DPRD Kota Pon-tianak.Diantaranya mendengar as-pirasi masyarakat Kota Ponti-anak yang mengadu ke DPRD, hingga membahas masalah-masalah maupun aktual den-gan SKPD sebagai mitra kerja DPRD Kota Pontianak. Tahap akhir menyelesaikan pemba-hasan APBD 2011.Berbagai kebijakan dilaku-

    kan DPRD dan Pemkot Pon-tianak untuk kesejahteraan

    masyarakat. Sebagai mitra sejajar, kami juga mencari

    solusi aspirasi yang masuk ke lembaga ini, katanya.Menurutnya, DPRD men-coba transparan dan objektif menyikapi permasalahan. Arti-nya harus beriringan dengan pemerintah Kota Pontianak, terutama berkenaan dengan anggaran.Karena sangat penting untuk keberhasilan setiap program kerja pemerintah. Jadi sudah seharusnya pemerintah me-ningkatkan sumber-sumber anggaran. Anggaran penting untuk dibahas. Karena menjadi ajang bagaimana program dan prog-ress pemerintah ke depan, jelasnya.Program yang akan maupun hendak dibahas akan diten-tukan oleh anggaran. Berapa

    yang dialokasikan untuk pro-gram yang sudah tersusun tersebut. Makanya, saat ini kita memikirkan pembahasan APBD untuk 2012. Karena se-lesainya pembahasan ini akan mempermudah kerja DPRD dan pemerintah ke depan, tuturnya.Mesti menjadi komitmen bersama antara pemerintah dan DPRD, yakni anggaran ber-basis transparansi, efektivitas dan efisiensi. Tiga landasan tersebut akan menguatkan program yang sudah disusun. Sehingga tidak ada yang muba-zir atau terbuang percuma. Tahun ini kita minta pen-gelolaan anggaran bisa lebih transparan dan e sien dengan prioritas yang sudah ada, tegasnya. (lil)

    Transparansi Pengelolaan Anggaran

    Permudah Pengurusan IjinPONTIANAK. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, HM Akip menjamin pengurusan izin di Kantor Pelayanan Per-izinan Terpadu (BP2T) tidak berlangsung lama. Sepanjang persyaratan yang ditentukan lengkap, tidak ada alasan mem-perlambat penerbitan izin.Kalau bisa empat hari, mengapa harus tujuh hari. Kalau bisa sehari mengapa harus empat hari. Kalau pun bisa satu jam mengapa harus satu hari, kata Akip kepada sejumlah wartawan, kemarin.Akip menegaskan, pengajuan harus tetap melalui prose-dur. Persyaratan yang ditentukan harus dilengkapi. Kalau persyaratan lengkap, ya langsung ditandatangani. Saya juga maunya pelayanan kepada masyarakat itu cepat. Saya tidak mau berkas menumpuk, ujarnya.Dirinya mengaku tidak ingin berkas di mejanya menumpuk. Dia juga mengungkapkan tak pernah membawa pulang berkas-berkas tersebut ke rumah.Ketika di Dishub kemudian di BP2T tidak ada masalah. Kalau berkas hanya kurang yang tidak prinsip, tanda tangani saja dulu yang lain menyusul. Tapi kalau yang kurang serti -kat tanah, jelas tidak bisa, beber Akip yang baru tiga minggu menjabat Sekda.Pada pertemuan itu, Akip juga meminta kepada wartawan menulis berita-berita positif tentang pembangunan di Kota Pontianak. Jika ada berita negatif menyangkut pembangunan, dia meminta wartawan mengkon rmasi kepada pemerintah.Ini demi kemajuan Kota Pontianak yang kita cintai. Dengan memberikan informasi positif, bisa memotivasi masyarakat ikut memajukan pembangunan, kata mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak ini. (lil)

    PONTIANAK. Pemerintah Kota Pontianak akan segera men-canangkan jalan Ahmad Yani sebagai kawasan bebas sam-pah. Ini upaya untuk memper-indah Kota Pontianak dengan mencanangkan kawasan Jalan Ahmad Yani sebagai kawasan bebas sampah. Harapan jalan

    utama tersebut bersih dan rapi, serta sedap dipandang mata, kata Utin Srilena Chan-dramedi, Kepala Dinas Keber-sihan dan Pertamanan Kota Pontianak, kepada Equator, baru-baru ini.Untuk itu, masyarakat nanti-nya dilarang membuang sam-

    pah sembarangan di sepanjang kawasan tersebut. Pihaknya telah melakukan upaya sosia-lisasi dan pemahaman kepada masyarakat, ujarnya.Nantinya akan ada sejumlah instansi yang akan terlibat di dalamnya guna memberikan peringatan kepada masyarakat

    yang akan membuang sampah di kawasan tersebut.Kita targetkan setelah selu-ruh tahapan menuju kawasan bebas sampah usai, dalam tahun ini pencanangan akan segera kita lakukan, terang-nya.Menurutnya, jika program

    tersebut berhasil pihaknya kembali akan melanjutkan pencanangan kawasan bebas sampah ini di sejumlah ka-wasan lain, seperti Jalan Gajah Mada. Pemilihan sejumlah lokasi ini mengingatkan keberadaan-nya yang berada di tengah kota dan sebagai pusat perda-gangan jasa serta aktivitas masyarakat dan pendatang, katanya lagi.Untuk itu, ia berharap agar masyarakat paham akan aturan untuk keindahan Kota Pontianak dan sekaligus men-ertibkan masyarakat. Untuk itu, kami dari Dinas Keber-sihan dan Pertamanan Kota Pontianak mengharapkan du-kungan semua pihak untuk mewujudkan kawasan Jalan Ahmad Yani sebagai kawasan bebas samapah, harapnya.Untuk permulaan kata dia baru sebatas Jalan Ahmad Yani, namun ke depan lokasi lain dimungkinkan menyusul. Kita berharap daerah lain akan menyusul, tandasnya. (lil)

    Jalan Ahmad Yani Bebas Sampah

    Ratusan Siswa PAUDLatihan Manasik Haji PONTIANAK. Ratusan siswa PAUD dari 25 lembaga PAUD non formal di Kecamatan Pontianak Timur menggelar latihan ma-nasik haji. Mereka secara antusias mengikuti setiap tahapan manasik oleh guru dan pihak panitia.Tanpa terkecuali mereka menggunakan pakaian ihram mengikuti semua tahapan dengan berbaris rapi dan bergiliran sesuai kloter yang ditentukan. Menurut panitia penyelenggaraan Manasik Haji PAUD yang juga pembina HIMPAUDI Kecamatan Pontianak Timur, Dwi Karyani menuturkan, penyelenggaraan manasik haji ini bertujuan membiasakan sejak dini tata cara manasik haji kepada seluruh anak didik PAUD. Kita mengajak mereka untuk mengenal apa itu haji dan manasik sebagai panduan saat berhaji, ungkapnya.Selain memberikan teori, pihaknya juga ingin mengajarkan secara langsung praktik lapangan di lapangan, salah satunya agar siswa mengetahui Kakbah dan bagaimana melakukan tawaf.Sementara Camat Pontianak Timur, M. Rizal mengharapkan ke depan, pelaksanaan manasik haji dapat dirangkaikan den-gan kegiatan lain, seperti belajar dan bermain menggunakan alat peraga.Ia menuturkan, tingginya perhatian pemerintah dalam pembinaan, pengembangan dan pendidikan anak usia dini di kecamatannya itu merupakan suatu dukungan penuh terha-dap pembelajaran yang dilakukan para tutor PAUD ini. Pada beberapa lokasi pemerintah bahkan memberikan sarana dan prasarana pembelajaran guna memudahkan tutor mengajar.Ini sangat bagus sekali guna mengenalkan anak tetap rukun Islam ke lima ini, apalagi ada praktiknya. Kedepan tentunya kita harapkan kegiatan beragam karena ini sangat baik bagi kualitas SDM kita, terangnya. (lil)

    PEMBANGUNAN KehutananPontianak. Kementerian Ke-hutanan Republik Indonesia, Rabu (9/11) pagi kemarin menggelar sosialisasi pemban-gunan kehutanan di salah satu hotel di Pontianak.Ini dilakukannya dalam rang-ka mengacu pada Undang-un-dang nomor 14 tahun 2008 yang telah dilaksanakan sejak tahun 2010, tentang keterbu-kaan informasi di segala aspek instansi pemerintah. Salah satu

    program yang disosialisasikan ialah kebijakan pembangunan kehutanan baik hutan kema-syarakatan, hutan rimba, atau hutan rakyat.Humas Kemenhut Republik Indonesia, Masyhud usai sos-ialisasi kemarin menuturkan, mengenai keterbukaan infor-masi dalam tubuh KementerianKehutanan sudah dilakukan sejak tahun 2010.Keterbukaan tersebut, se-lain mendorong masyarakat

    untuk mengetahui apa saja yang menjadi program Kemen-terian Kehutanan, juga men-gajak kepada masyarakat ikut serta melaksanakan program tersebut. Pembangunan Kehutanan bukan hanya tugas Kement-erian Kehutanan atau dinas terkait, namun juga tanggung jawab bersama rakyat Indo-nesia, terlebih lagi, Indonesia (Kalbar) merupakan paru-paru dunia,tuturnya singkat. (lil)

    Kementerian Kehutanan Sosialisasi

    HM. Akip. KHOLIL YAHYA

    Heri Mustamin. KHOLIL YAHYA

    Jalan Ahmad Yani kawasan bebas sampah. IST

  • kalbar raya 4

    Referensi Promosi Referensi Promosi Dunia Usaha TerpercayaDunia Usaha TerpercayaPemasaran & Iklan

    Graha Pena EquatorJl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229

    Promo Tepat SasaranPasang 6 x Terbit 7 KaliPasang 25 x Terbit 30 Kali

    * Syarat dan Ketentuan Berlaku

    Kontak Person Kontak Person ::DenyDeny 0811570832 0811570832

    JaizJaiz 085245411544 085245411544Of ceOf ce : 0561-721229 : 0561-721229

    Buat apa Bayar Mahal Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya SamaKalau hasil nya Sama

    Hanya Hanya Rp15.000/hariRp15.000/hari

    ANDA MAU PROFIT HARIAN?

    Daftar hari ini Daftar hari ini mulai besok mulai besok dapat Profit dapat Profit

    2%-6%/hari Via 2%-6%/hari Via rekening Anda rekening Anda (Tanpa Merekrut)(Tanpa Merekrut)SMS BERMINATSMS BERMINATHp.081905109444Hp.081905109444

    Referensi Promosi Referensi Promosi Dunia Usaha TerpercayaDunia Usaha Terpercaya

    Pemasaran & Iklan Graha Pena Equator

    Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229

    Hubungi: YAYATHp: 08125721381 / 085252465555

    RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

    Proses Mudah dan Cepat

    DPMURAH

    194 jt

    RANGER RAS CABINRANGER RAS CABIN

    280 jtFORD FIESTAFORD FIESTA

    Cashback s/d

    25 jtCashback s/dCashback s/d

    2525 jt jt Kunjungi Workshop Kami :Kunjungi Workshop Kami :

    Lebih 1000 Model Undangan Terbaru Lebih 1000 Model Undangan TerbaruMelayani :Melayani :

    Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital PrintingDigital Printing

    Aneka Souvenir Kawinan Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) ( Ratusan Model Ready Stock)

    PERCETAKAN ANUGRAHPERCETAKAN ANUGRAHJl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 PontianakJl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 PontianakTelp. (0561) 7057240, 7537420Telp. (0561) 7057240, 7537420(Depan Supermarket Asoka Baru)(Depan Supermarket Asoka Baru)

    PERCETAKAN ADIPERCETAKAN ADIJl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung SahariJl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung SahariNo. 21 Pontianak Telp. 7183366, No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

    Undangan && SouvenirSouvenircetakcetak

    REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH

    DITANGANI LANGSUNG OLEHSHINSHE MURSYID AL MUDAWALI

    HP. 081345500116Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19Samping Ramayana Mall Pontianak

    Buka: 08.00-20.00 WIB

    EJAKULASI DINI LEMAH SYAHWAT MANI ENCER IMPOTEN PROSTAT HERNIA KANKER PAYUDARA KANKER RAHIM KEPUTIHAN TERLAMBAT DATANG BULAN BELUM PUNYA KETURUNAN KISTA AMANDEL ASAM URAT MATA RABUN FLU/PILEK MENAHUN TELINGA BERNANAH AMBAYEN/WASIR STROKE DIABETES GINJAL TUMOR LIVER REMATIK GONDOK POLIP AYAN MAAG SIPILIS JANTUNG ASAM URAT ASMA DARAH TINGGI/RENDAH EXIM/GATAL-GATAL

    IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

    THERAPY

    JOHANES 0812566061250561 753897 7

    ProsesMUDAH & CEPAT

    '3-XWDDQ

    '3

    SWIFT-APV-SX4-X OVER

    DISCOUNT s/d 25 Jutaan

    Xenia VVT-iXenia VVT-i

    L U X I O

    TERIOS SIRION LUXIO GRAN MAX PU/MB

    Innovation for Tomorrow

    Gran Max Pick up

    Hub: SUI JIN 081257472700561-7062289

    DapatkanCash Back

    s/d 15 jt

    DP mulai10 %

    DP mulai 10%

    Buruan Beli DaihatsuBuruan Beli DaihatsuDapatkan Promo Dapatkan Promo Undian Undian DAHSYATDAHSYAT Promo Undian Bulan Promo Undian Bulan Juni S/d Oktober 2011Juni S/d Oktober 2011

    Rp. 950.000,-Rp. 950.000,-

    Kardiansyah081257282270085654400673

    Tenor 5 Tahun

    Hubungi :

    Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!

    Innovation for Tomorrow

    Bunga 5,1*%Angsuran Cuma

    XeniaXenia DP Cuma 9jt an

    2 Buah Rumah Jl. Tabrani Ahmad Gg. Serumpun 2 No. 8 di atas tanah 25 x 17 mRumah I : 2 Tk LB : 191 M2 (5

    Kmr, 2 WC, PLN 900 Watt, PDAM)

    Rumah II : 1 Lt LB : 50 M2

    DIJUAL

    Hubungi langsung :

    085245595501081256661163

    750750 JtJt NegoNego

    KAMARUDIN

    TYPE DP ANGSURANPICK UPPICK UP 14.050.000.- 2.583.000.- 14.050.000.- 2.583.000.-APV APV 17.970.000.- 4.220.000.- 17.970.000.- 4.220.000.-SX SX Over Over 27.460.000.- 5.810.000.- 27.460.000.- 5.810.000.-Karimun Estillo Karimun Estillo 15.000.000.- 4.640.000.-15.000.000.- 4.640.000.-SplashSplash 15.210.000.- 4.260.000.- 15.210.000.- 4.260.000.-

    0821 5000 39990821 5000 39990813 4536 37770813 4536 3777

    - Melayani Carter Dalam & Luar Kota- Pengiriman Barang

    ARIS TAXI

    Telp : (0561) 3305303Hp : 085245502235

    081522675500Sanggau

    Kantor Cabang : Jl. Ahmad Yani

    No. 24(Samping Hotel

    Merpati)

    Telp : (0561) 7161816 (0561) 779655Hp : 081256271689 081257488935PontianakKantor Pusat :Jl. Tabrani AhmadKomp : Hasia Permai No. B 8

    Pontianak - Sanggau - SintangPontianak - Sanggau - Sintang

    SEDOT WC

    Fasilitas : Fasilitas : Selang baru tanpa bau Selang baru tanpa bau Pengalaman 25 th di bidang WC. Pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor) (Rumah & Kantor)

    HUB TELP. 744880

    DISCOUNT 60% GARANSI

    EKO SERVICEEKO SERVICE

    hubungi:PAK NARJI: 0813 5200 8339PAK WAWAN: 0812 6527 366

    AMBULANCE

    SIMPAN IKLAN INI MANAKALA DIPERLUKAN

    24 JAM

    24 JAM

    Armada:

    KIJANG INNOVADALAM & LUAR KOTA

    Jl. Pak Benceng Gg Morodadi 3LT 370 m2. LB 80 M2 (TYPE 80), 3 KT, 2 KM. Fas : Listrik 900 watt, PDAM dan Carvort.

    Jalan Masuk gang 6 meter, SHMhubungi:

    0813 523 22540 (HARGA NEGO)

    Di JualRumah MinimalisRumah MinimalisKhusus menjual :

    Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak

    (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin)Telp/Fax. (0561) 743999

    Batu Alam Granit Marmer Batu Koral Prasasti Batu Nisan

    SUZUKI MOBILTERMURAH DARI YANG TERMURAHCASH BACK s / d 25 JT

    DENNY 0 8 5 2 5 2 4 5 2 3 8 10 8 5 2 5 2 4 5 2 3 8 1

    Type Dp AngsuranPICK UPPICK UP R Rp. p. 14.050.000.- R14.050.000.- Rp. p. 2.583.000.-2.583.000.-APV APV R Rp. p. 17.970.000.- R17.970.000.- Rp. p. 4.220.000.-4.220.000.-EEstilostilo RRp. 15.040.000.- p. 15.040.000.- RRp. 4.640.000.-p. 4.640.000.-Splash GL Splash GL RRp. 15.210.000.- p. 15.210.000.- RRp. 4.260.000.-p. 4.260.000.-Sx4Sx4 RRp. 27.460.000.- p. 27.460.000.- RRp. 5.810.000.-p. 5.810.000.-SWIFTSWIFT RRp. 22.050.000.- p. 22.050.000.- RRp. 5.000.000.-p. 5.000.000.-Grand Vitara Grand Vitara RRp. 35.540.000.- p. 35.540.000.- RRp. 8.190.000.-p. 8.190.000.-

    Kamis, 10 November 2011

    Semangat Kepahlawan Bangun BangsaPONTIANAK. Hari Pahlawan jatuh

    pada 10 November, Pemprov Kalbar memperingatinya dengan semangat juang yang tinggi. Sejumlah kegiatan sudah siap di-gelar dan prosesi upacara akan di-pusatkan di tiga lokasi berbeda.Telah disiapkan sejumlah ke-

    giatan. Upacara peringatannya akan dilaksanakan di tiga lokasi yakni Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Taman Makam Pahlawan Patria Jaya dan Dermaga Pangka-lan TNI AL Pontianak. Dan untuk saat ini, belum ada pengajuan tambahan pahlawan nasional dari Kalbar. Beberapa tahun lalu pernah,

    tetapi tidak disetujui pemerintah, kata Kepala Dinas Sosial Kalbar,

    M Junaidi didampingi Karo Hu-mas Pemprov Kalbar, M Ridwan bersama Kabag Humas Pemprov, Emi Puterina di Kantor Gubernur, Rabu (9/11).Junaidi menjelaskan, me-

    kanisme pengusulan tersebut dimulai dari masyarakat yang diajukan ke Dinas Sosial di kabu-paten/kota. Kemudian, nama-nama yang

    diajukan diseleksi sebelum diusul-kan lagi ke Dinas Sosial Provinsi. Di tingkat provinsi, ada tim untuk validasi yang akan mengkaji, me-menuhi syarat atau tidak sebelum diteruskan ke Menteri Sosial. Bertepatan dengan momentum Hari Pahlawan, ia mengajak selu-ruh masyarakat untuk bersama-

    sama mengenang pejuang asal provinsi itu yang gugur membela tanah air. Ada sejumlah pejuang Kalbar yang sudah diakui secara nasional tetapi belum dikenal luas. Satu-satunya pejuang nasi-onal asal Kalbar yang dikukuhkan pemerintah adalah Abdul Kadir Gelar Raden Tumenggung Setia Pahlawan, dari Melawi, ungkap Junaidi.Sementara Kepala Biro Humas

    dan Protokol Pemprov Kalbar, M Ridwan mengatakan, terkait peringatan Hari Pahlawan tahun ini, selain tiga acara pokok tadi ada juga acara tambahan lainnya seperti ramah tamah Gubernur Kalbar dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda),

    pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) bersama keluarga pejuang, perintis kemerdekaan, LVRI dan Dewan Harian Daerah Angkatan 45.Kemudian dilanjutkan dengan

    anjangsana ke keluarga janda per-intis kemerdekaan HM Suwignyo, serta bhakti sosial membersihkan Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya Pontianak diikuti oleh PNS di lingkungan Pemprov Kal-bar, paparnya.Peringatan Hari Pahlawan ta-

    hun ini, sambung dia, akan ada penambahan tujuh orang pahla-wan yang diberi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dari tujuh pahlawan baru tersebut, dua

    diantaranya merupakan tokoh Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, keduanya adalah Buya Hamka dan KH Idham Chalid.Selain memberikan gelar pahla-

    wan nasional, SBY juga mem-berikan penghargaan dengan menganugerahi tanda kehor-matan kepada kaum budayawan. Tujuh nama pahlawan baru yakni Almarhun Mr Syafruddin Prawiranegara, Almarhum DR KH Idham Chalid, Almarhum Prof Dr H Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka), Almarhum Ki Sar-midi Mangunsarkoro, Almarhum I Gusti Ketut Pudja, Almarhum Sri Susuhun Paku Buwono X, dan Al-marhum Ignatius Joseph Kasimo, jelas Ridwan. (jul/pk)

    PONTIANAK. Sebagian besar hasil pemeriksaan aparat pengawas internal maupun eksternal pemerintah tentang kerugian daerah belum ditindaklanjuti secara proporsional sesuai peraturan perun-dang-undangan yang berlaku. Terhadap kerugian daerah yang ada, Pemerintah Provinsi Kalbar mengusulkan raperda tentan penyelesa-ian kerugian daerah.Masalah kerugian daerah terjadi karena adanya penyimpangan-

    penyimpangan yang dilakukan dalam pengelolaan keuangan dan barang daerah yang menjadi temuan aparat pengawas baik internal maupun eksternal. Sehingga mengakibatkan kerugian daerah, kata Wakil Gubernur Kalbar saat menyampaikan lima raperda termasuk raperda tentang penyelesaian kerugian daerah dalam paripurna di DPRD Kalbar, beberapa waktu lalu.Sehubungan dengan hal tersebut, sambung Christiandy, penyu-

    sunan raperda penyelesaian kerugian daerah ini akan dijadikan dasar hukum bagi pemerintah provinsi dalam upaya penyelesaian kerugian daerah yang ada di lingkungan pemerintah provinsi.Baik yang merupakan temuan aparat pengawas internal mau-

    pun eksternal, serta hasil pengawasan melekat atasan langsung. Terhadap kerugian daerah ini dapat dilakukan dengan cara pengembalian/menyetorkan kerugian daerah tersebut ke kas daerah, jelasnya.Dengan adanya perda tentang penyelesaian kerugian daerah

    nantinya, Christiandy menegaskan, kepada seluruh pimpinan BUMD, dan kepala unit kerja di lingkungan pemerintah provinsi selaku pengguna atau kuasa pengguna uang dan barang, diharap-kan dapat mengelola dan mengamankan uang serta barang daerah yang ada pada unit kerja masing-masing dengan baik, transparan dan akuntabel, sehingga tingkat kerugian uang dan barang dapat diminimalisir bahkan ditiadakan.Namun demikian, kata dia, jika terjadi kerugian daerah pada unit

    kerja baik dilakukan bendahara maupun pegawai negeri bukan bendahara agar selaku atasan langsung segera menugaskan Tim Ad Hoc untuk memveri kasi kerugian daerah tersebut dan melapor-kan hasil beri kasi itu kepada gubernur dan tembusan kepada tim penyelesaian kerugian daerah atau TPKD.Pemerintah provinsi mempersiapkan raperda tentang penyelsa-

    ian kerugian daerah, baik yang dilakukan oleh bendahara maupun pegawai negeri bukan bendahara dengan mengakomodir peraturan BPK-RI Nomor 3 Tahun 2007 tentang Tata Cara Penyelesaian Ganti Kerugian Negara terhadap bendahara dan Permendagri Nomor 5 Tahun 1997 tentang Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi Keuangan dan Barang Daerah. (jul)

    Pemprov Usul Raperda Penyelesaian Kerugian Daerah

    SAMBAS. Kompol Ongky Isgu-nawan SIk menjabat Kabag Ops Polres Sambas menggantikan Kompol Gunawan Tri Hatmoyo SIk yang pindah tugas sebagai Wakil Kepala Polisi Resort (Wakapolres) Landak. Serah terima jabatan (Sertijab)

    Ongky dipimpin Kapolres Sambas AKBP Pahala Panjaitan di Aula Dira Wijaya Polres Sambas yang dihadiri Perwira Polres Sambas, Rabu (9/11).Pahala mengatakan, serah

    terima jabatan dalam lingkun-gan Polri merupakan hal yang biasa. Sertijab bertujuan untuk meningkatkan karir juga sebagai penyegaran dalam melaksanakan tugas. Pada hakikatnya, tugas Kabag

    Ops yang baru ialah meneruskan tugas yang telah diemban dan telah dirintis oleh pejabat yang lama. Maka dari itu, bagi setiap pe-jabat harus memiliki kemampuan luar maupun dalam dengan baik, serta bertindak bijaksana sesuai prosedur, kata Pahala. Ditegaskan Pahala, tugas Polri

    sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Tugas kepolisian tidak akan ada artinya apa-apa tanpa dukungan dari ma-syarakat. Dikarenakan dukungan dan

    peran aktif masyarakat meru-pakan keberhasilan Polri dalam melaksanakan tugas menciptakan

    situas yang aman dan kondusif. Dengan adanya Sertijab ini,

    saya harapkan kepada pejabat yang baru agar dapat meningkat-kan lagi hubungan yang harmonis dan kerjasama yang baik antara Polri dengan masyarakat. Sehing-ga dapat terwujud kebersamaan, kerukunan dalam melaksanakan tugas-tugas Polri sebagai pelind-ung, pengayom dan pelayanan masyarakat, harap Pahala. Kapolsek Singkawang Barat

    yang sebelumnya diamanahkan kepada Kompol Ongky Isgunawan kini dijabat Kompol T Sinaga dari Polda Kalbar.Mutasi seperti sekarang meru-

    pakan hal biasa dilakukan di tubuh kepolisian. Selain sebagai bentuk penyegaran, juga demi peningkatan kinerja dan karir yang bersangkutan, kata AKBP Prianto SIk, Kapolres Singkawang ketika memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kapolsek Sing-

    kawang di halaman Mapolres Singkawang, Selasa (8/11).Kompol Ongky Isgunawan yang

    ditemui usai upacara mengatakan, selama bertugas menjadi Kapolsek Singkawang, situasi Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kantib-mas) sangat kondusif. Kendati ma-syarakatnya heterogen, dari berb-agai suku, tetapi bisa bekerjasama hingga menciptakan keamanan di lingkungan masing-masing. Saya bangga dengan warga

    Singkawang. Saya pun sangat berharap kepada masyarakat, keamanan yang sudah tercipta jangan gampang terpengaruh oleh hasutan pihak atau oknum tidak bertanggungjawab, ujar Ongky.Menurut dia, masyarakat send-

    irilah yang bisa menyaring segala sesuatu yang masuk ke masyara-kat. Apabila hal itu dilakukan, suasana keamanan dan ketertiban tentunya akan tetap terjaga den-gan baik. (dik)

    Ongky Jabat Kabag Ops Polres Sambas

    SINGKAWANG. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sing-kawang membekuk orang gila (Orgil) yang sedang mengamuk, memukul pakai kayu dan melempari warga dengan batu.Identitas Orgil itu tidak jelas, hanya dipastikan dia berasal dari

    luar Kota Singkawang, kata Karyadi, Kepala Satpol PP Kota Sing-kawang ditemui di ruang kerjanya, kemarin (9/11).Karyadi yang mendapatkan informasi dari jajarannya itu menceri-

    takan, ketika petugas Satpol PP sedang melaksanakan patroli pem-binaan terkait perizinan kemarin pagi, tiba-tiba mendapat laporan dari warga Sejangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, melalui ketua RT-nya terkait adanya Orgil yang mengamuk. Petugas Satpol PP langsung berangkat ke lokasi yang disebut dan dengan sigap membekuk Orgil yang dimaksud. Kemudian langsung membawanya ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Mayasofa. Kita juga langsung berkoor-dinasi dengan dinas sosial, ujar Karyadi.Ketika sampai di RSJ, kedatangan petugas Satpol PP yang mem-

    bawa Orgil itu sempat ditolak. Alasannya Orgil itu tidak mempunyai identitas yang jelas. Tetapi, karena warga menginginkan agar Orgil itu diamankan dulu, akhirnya pihak rumah sakit bersedia meneri-manya.Warga mengharapkan pihak RSJ dapat mengamankan dan

    merawat Orgil itu. Apalagi ulahnya sudah sangat meresahkan dan mengancam keselamatan warga sekitarnya. Hingga berita ini ditulis, Orgil itu sedang dalam perawatan RSJ, karena tangan kanan-nya patah. Belum diketahui penyebab tangannya patah itu, kata Karyadi. (dik)

    Orgil Mengamuk

    Kapolres Sambas AKBP Pahala Panjaitan memasangkan tanda pangkat kepada Kompol Ongky Isgunawan SIk, Kabag Ops Polres Sambas yang baru. MORDIADI

  • Tas dari Sabut dan Batok KelapaTas dari Sabut dan Batok KelapaTempurung kelapa, bagi kebanyakan orang meru-pakan sampah, namun bagi pengrajin barang sisa dari kulit tempurung kelapa, ini bisa berubah menjadi kera-jinan tas yang terlihat etnik, natural namun modis. Dari tangan pengrajin ini, tas ha-sil buatannya bisa m e r a m b a h ke berbagai n e g a r a , k h u -s u s -n y a

    Eropa dan negara-negara Asia. Begitu pula sabut kelapa, sudah digunakan sebagai bahan pembuat sapu, keset, tali dan alat rumah tangga lainnya. Sabut kelapa seperti dikutip dari laman idepelu-angusaha, sebenarnya hanya hasil sampingan dari buah kelapa. Sabut kelapa mem-punyai komposisi 35% dari buah kelapa. Untuk inovasi ini adalah membuat tas dari serabut kelapa, karena saat

    ini tas jenis ini masih kategori langka dan unik .Dengan alasan ini, maka tas dari bahan sabut kelapa patut intuk dicoba sebagai peluang usaha. Dan bahan sabut ke-lapa tergolong cukup murah. Bentuk tas sabut kelapa ini

    b isa d i -jadi-

    kan tas wanita, tas laptop dan gadget.Cara membuat tas dari sabut kelapa sangat mudah. Pertama-taman, sediakan sabut kelapa, resleting, bena-ng, kain turing, busa, pewarna tekstil, kuas, karton, gunting dan cat poster. Lalu, sabut kelapa yang sudah dipisah-kan dari kulit kelapa dibuat tambang.Langkah selanjutnya, mem-buat pola tas menggunakan karton. Pasang tambang sabut kelapa sesuai pola tas yang

    diinginkan. Setelah itu, tas di-jahit agar terlihat lebih rapi.Salah satu pelaku usaha ini adalah Bambang Sugirawan.

    B a h k a n

    produknya telah memenuhi pesanan sampai ke jamaika. Menurutnya, batok-batok ini adalah bahan baku utama untuk membuat kerajinan tas yang sudah ditekuni keluar-ganya.Usaha itu seperti dikutip dari laman astrycraft, telah ditekuni keluarganya lebih dari sepuluh tahun secara turun-temurun. Sejak sepuluh tahun itulah, ia bersama be-berapa anggota keluarga lain-

    nya mulai membuat tas dari tempurung kelapa dan eksis hingga saat ini.Bambang mengaku, tem-purung kelapa ia pilih seb-agai bahan utama, karena selain mudah didapat, tempu-rung juga memiliki nilai lebih dibanding dengan bahan lainnya. Di antaranya adalah kuat dan me-miliki tekstur yang menawan. Proses pembuatan tas tempurung ke-lapa ini cukup rumit . Per-tama, tempu-rung kelapa dibentuk mi-rip kancing baju dengan berbagai uku-ran. Kemudian, tempurung yang sudah terbentuk tersebut dilem pada

    kain dan kita sulam hing-ga membentuk satu kes-

    atuan, terangnya. Agar memiliki kesan tradis-ional dan eksotis, tas tempu-rung kelapa tersebut dipadu dengan kain-kain bermotif tra-disional, yakni kain batik yang menjadi kebanggaan bangsa. Inovasi Bambang membuat tas tempurung kelapa dipadu dengan kain batik ini cukup berhasil. Buktinya, Bambang kini kebanjiran order tak hanya dari dalam negeri, melainkan juga berasal dari luar negeri.

    Negara-negara yang menjadi tujuan ekspor kami saat ini antara lain Meksiko, Jamaika, Iran, dan juga negara tetangga seperti Malaysia, tutur Bam-bang.Kini perajin yang sudah menekuni usaha sejak sepuluh tahun ini memadukan an-tara tempurung kelapa dengan kain batik. Paduan tersebut menghasilkan karya-karya yang cukup eksotis.Membuat tas menjadi usaha di keluarga Bambang Sugi-rawan sejak turun-temurun. Sejak sepuluh tahun terakhir, ia memulai membuat tas dari tempurung kelapa dan eksis hingga saat ini.Tempurung kelapa ia pilih sebagai bahan utama tas kare-na selain mudah didapat, tem-purung kelapa juga memiliki nilai lebih dibanding dengan bahan lainnya, diantaranya adalah kuat dan memiliki tek-stur yang menawan.Saat ini, lanjut dia, ia me-

    miliki lebih dari 40 kary-awan. Dengan jumlah tenaga kerja tersebut, Bambang mampu menghasilkan 400 hingga 500 unit tas per bulan. Sedangkan omzet penjualan tas itu mencapai Rp 20 juta hingga Rp 30 juta per bulan.Harga satu unit tas ini be-ragam, mulai dari Rp 20.000 rupiah hingga Rp 130.000 per unitnya. Harga bergantung pada ukuran dan tingkat keru-mitan pengerjaan. (ipu)

    jendela usahaKamis, 10 November 20115

    HTC Gunakan Ice Cream Sandwich

    Info Selular

    Produsen smartphone asal Taiwan, HTC, telah men-gumumkan akan menggunakan sistem operasi terbaru Android, Ice Cream Sandwich. Namun, HTC belum

    memastikan k e p a s t i a n t a n g g a l p e n g g u -naan An-droid 4.0 ini.Dalam

    f anspage d i Facebook seperti dikutip dari laman vivanews, HTC secara resmi menjelaskan Ice Cream Sandwich akan bisa digunakan di sejumlah smartphone HTC pada awal tahun 2012. Saat ini, Ice Cream Sandwich baru tersedia, dan dapat di-upgrade di HTC Vivid.Sedangkan sejumlah produk HTC yang bisa di-up-grade ke Ice Cream Sandwich pada awal 2012 antara lain: HTC Sensation, Sensation XL, Sensation XE, dan Rezound. Menyusul kemudian, dengan bekerja sama dengan provider lokal, Ice Cream Sandwich bisa didapat dengan meng-upgrade HTC EVO 3D, EVO Design 4G, dan Amaze 4G.Saat ini, versi terbaru Android memang baru tersedia di Galaxy Nexus, produk kerja sama Samsung dengan Google. Android terbaru ini disebut memadukan sistem operasi Gingerbread dengan Honeycomb, yang digu-nakan di tablet.Desain baru yang lebih elegan dan noti kasi yang diperkaya menjadi perubahan yang bisa dilihat se-cara sik. Seperti Honeycomb, di Android 4.0 ini juga tersedia tur recent apps, dan bisa multi tasking dalam membuka apps.Di Galaxy Nexus, Ice Cream Sandwich juga sudah dilengkapi dengan tur Google+. Dengan menggunakan tur Hangout di Google+, penggunanya bisa melakukan telekonferensi hingga dengan sepuluh orang. (vv)

    Buah kelapa merupakan buah serba guna yang mu-dah didapat dimanapun anda berada. Banyak sekali kegunaan kelapa antara lain untuk penganan, bumbu

    masak, pengobatan maupun sabut atau abu gosok untuk keperluan mencuci.Selain itu seperti ditulis laman amacraft, batok ke-lapa dapat dimanfaatkan untuk membuat kerajinan tangan yang cantik yang memiliki nilai jual tinggi. Pembuatan tas batok ke-lapa, selain bahannya mudah didapat, proses pembuatan-nya pun tidak rumit. Jika anda ingin mempelajarinya silakan coba langkag beri-kut:

    1. Siapkan kelapa yang

    sudah diambil dagingnya serta bentuklah menjadi mo-tif segitiga, kotak, oval, obat nyamuk dan sebagainya.2. Siapkan media seperti tas kain, asbak, tempat tisu maupun lainnya sesuai sel-era Anda.3. Motif yang sudah diben-tuk dibersihkan dengan cara di rendam selama kurang lebih 2 jam.4. Keringkan motif kelapa dan haluskan dengan meng-gunakan amplas (bagian halusnya) sampai benar-benar halus.5. Siapkan lem, benang, jarum jahit, tali/akar yang sudah dihaluskan, ataupun gagang kayu yang dapat dipesan di pengrajin kayu dan varnish.6. Proses laminating (pen-empelan) dapat dilakukan dengan mengoleskan lem kayu di sekitar motif.7. Untuk proses penja-hi tan , sebelumnya buat lubang di kedua sisi dan dijahit dengan cara meny-ilang untuk menahan batok kelapa.8. Tahap akhir setelah proses penempelan, Anda dapat melakukan proses vernish dengan menggu-nakan kuas.9 . Ker ingkan dengan menggunakan cahaya ma-tahari secara langsung.

    Untuk mendapatkan ha-sil maksimal, Anda harus ser ing melat ih ataupun mengikuti kursus-kursus yang disediakan oleh UKM di wilayah Anda. (am)

    Tips usaha Cara Membuat Tas dari Batok Kelapa

    Icip-icip

    Nasi Ulam

    Nasi ulam khas Betawi yang gurih renyah ini cocok dijadikan bekal. Rasa gurihnya makin enak saat dimakan dengan lauk pelengkapnya plus sambal, dijamin bikin perut hangat saat udara dingin.

    Bahan:500 gram nasi putih100 gram kelapa muda, kupas, parut memanjang20 gram Nestle Corn akes, memarkan kasar1 sendok makan ebi, rendam di air panas, haluskan1 sendok makan minyak sayur Bumbu dihaluskan:2 siung bawang putih3 buah cabai rawit merah1 sendok teh ketumbar1 bungkus kaldu ayam1 sendok teh garam Bahan pelengkap:1 butir telur ayam, buat dadar kemudian iris halus1 buah timun, iris tipis2 tangkai kemangi, petiki

    Lauk:200 gram semur kentang tahu200 gram bihun goreng

    Cara mengolah :1. Tumis bumbu halus hingga wangi.2. Tambahkan kelapa parut dan ebi, aduk-aduk den-gan api kecil hingga keokelatan dan kering. Angkat.3. Tambahkan Nestle Corn akes, aduk rata.4. Aduk nasi hangat dengan campuran kelapa ini hingga rata.5. Bagi menjadi empat bagian. Beri pelengkapnya, bungkus daun hingga rapat.6. Sajikan dengan lauknya.

    Tips:- Sebaiknya bungkus nasi dengan daun pisang agar aromanya lebih harum.- Jenis lauk bisa disesuaikan dengan selera. Bisa ditambah dengan ayam goreng atau empal gepuk dan sambal. (rspkta)

    11

    22

    33

    55

    66

    77

    88

    99

    1010

    1111

    1212

    1313

    1414

    44

    Tahapan membuat tas dari batok kelapa

    * Inovasi Usaha

  • Ketua Melayu Arus Bawah Kalbar, HM Abbas Fadillah (kiri) bersama H Tajudin (kanan).

    JAKARTA. Pemerintah tidak punya perencanaan yang matang terkait rencana pengangkatan tenaga hon-orer tercecer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Semula, seperti disampaikan berulang kali oleh pe-jabat terkait, pengangkatan tenaga honorer ini menunggu Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengangkatan honorer diteken Pres-iden Susilo Bambang Yudhoyono.Nah, rupanya rencana itu diputer-

    puter lagi. Asisten Deputi Perenca-naan SDM Aparatur Kemenpan-RB Nurhayati mengatakan, begitu RPP itu diteken menjadi PP, honorer tercecer kategori I tidak lantas diangkat jadi CPNS. Tapi, sebanyak 67.385 honorer yang merupakan hasil veri kasi dan validasi, masih harus ditelisik lagi. Pemerintah tidak percaya dengan

    jumlah honorer tertinggal sebanyak 67.385 itu, yang sebelumnya sudah dinyatakan memenuhi kriteria jadi CPNS Jujur saja, angka honorer terting-

    gal hasil veri kasi dan validasi itu (67.385) masih tinggi. Dan ini sangat tidak masuk akal. Masak honorer tercecer bisa sampai puluhan ribu, kata Nurhayati yang dihubungi, Rabu (9/11).Logikanya, menurut Nurhayati,

    honorer tertinggal di suatu instansi paling tidak hanya dua tiga orang saja. Tapi nyatanya, jumlah totalnya malah ratusan hingga ribuan. Contohnya Kementerian Agama yang mengoleksi honorer tertinggal sampai 10 ribu.Kan aneh, honorer sudah kita

    angkat sesuai data base, tetapi jum-lah tertinggal tak kalah banyak. Ini ada apa? Saya menduga ini karena permainan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, ujarnya.Agar pemerintah tidak salah men-

    gambil tindakan hingga bisa merugi-kan negara, Nurhayati mengatakan, begitu RPP Honorer Tertinggal di-teken presiden, akan dilakukan veri -kasi dan validasi kedua. Namun tidak semua instansi yang akan diveri kasi dan validasi lagi, hanya yang punya honorer di atas 200 orang.Kenapa hanya instansi yang punya

    honorer di atas 200 orang saja diveri- kasi dan validasi karena angkanya itu tidak masuk akal. Makanya harus dicek kebenarannya. Kalau yang di bawah 200 tidak diverifikasi dan validasi. Tetapi cukup lewat seleksi pemberkasan. Nanti ketahuan apakah benar atau tidak yang bersangkutan honorer tertinggal, bebernya.Dengan demikian, angka 67.385

    honorer tidak akan semuanya diang-kat CPNS. Karena kemungkinan besar akan banyak honorer yang teranulir akibat datanya tidak benar.Anda bisa hitung sendiri berapa

    duit negara yang akan habis untuk menggaji 67 ribuan honorer itu. Iya kalau mereka profesional sehingga bisa mendatangkan income bagi negara. Kalau yang digaji itu tidak punya kerjaan, kan negara yang rugi. Itu sebabnya, honorer tertinggal yang diangkat CPNS benar-benar tertinggal dan bukan honorer siluman, pungkas-nya. (esy/jpnn)

    PONTIANAK. Musyawarah Besar (Mubes) III Persatuan Forum Ko-munikasi Pemuda Melayu (PFKPM) Kalbar segera digelar di Kota Sing-kawang 26-27 November men-datang di Hotel Dangau Singkawa-ng. Berbagai pihak mendukung H Firman Muntaco, SH MH untuk menjadi Ketua DPW PFKPM Kalbar ke depan. Setelah 11 dari 14 DPD PFKPM sepakat, sekarang dukun-gan datang dari para tetua pemuda melayu di Kalbar.Dukungan para tetua melayu

    ini datang dari antara lain; Ketua Melayu Arus Bawah Kalbar HM Ab-bas Fadillah, Cendikiawan Muslim Kalbar H Tajudin, Ketua Melayu Arus Bawah Kabupaten Kubu Raya Abdul Hamid Saad, Guru Besar Al Fakar Edi Tamrin, dan Lembaga Adat Melayu (Lembayu) Kota Pon-tianak Bang Pai.Tetua pemuda melayu mendu-

    kung H Firman Muntaco untuk menjadi Ketua DPW PFKPM Kalbar. Semoga dengan kepemimpinan beliau akan membawa perubahan pada puak melayu. Karena tidak bisa dipungkiri, selama ini melayu

    tertinggal di segala bidang, ungkap Ketua Melayu Arus Bawah Kalbar, HM Abbas Fadillah kepada Equator, Jumat (04/11) lalu.Lanjutnya, dengan terpilihnya

    Firman diharapkan bisa mengang-kat harkat martabat dan marwah melayu. Selama ini kami merasakan kehilangan payung, tidak ada tem-pat untuk bermusyawarah dan bermufakat. Orang yang di atas kurang ada kepedulian terhadap masyarakat yang ada di bawah.Ia menambahkan, dengan kepe-

    mimpinan Firman diharapkan dapat merajut, menyatukan, serta men-solidkan pemuda melayu di Kalbar ini. Sehingga tercipta keharmonisan diantara sesama pengurus PFKPM dan anggotanya. Jadi, tidak ada lagi perselisihan yang menyebabkan pemuda melayu membentuk organ-isasi melayu yang lain.H M Husni Thamrien, selaku tim

    sukses H Firman Muntaco mem-benarkan adanya dukungan dari para tetua pemuda melayu Kalbar, ketika dihubungi Equator melalui via telepon. Ia juga mengucapkan terimakasih atas dukungan dan sup-

    port dari para sesepuh malayu yang ada di Kalbar ini. Semoga apa yang menjadi keinginan bersama ini bisa tercapai dan berjalan mulus.Bahkan Husni mengatakan, DPD

    PFKPM Kabupaten Ketapang me-lalui ketuanya Febri, melalui via telepon menyatakan dukungannya secara penuh kepada Firman untuk menjadi Ketua DPW PFKPM Kal-bar dalam Mubes III mendatang. Ditambah lagi DPD PFKPM Kabu-paten Sintang dan Kabupaten Kubu Raya. Sosok yang akan diusung ini

    merupakan Bupati Melawi yang juga Ketua MPO Majlis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Kalbar. Firman dianggap mampu menjalankan peran PFKPM untuk menyatukan Pemuda Melayu seka-ligus berperan dalam pembangunan di Kalbar.Semoga dengan ketokohannya

    beliau, marwah Melayu bisa terang-kat. Sehingga dengan semangat menuju Melayu bersatu untuk kejayaan, takkan hilang Melayu ditelan zaman benar-benar dapat di capai, harap Husni. (kiki)

    sosialitaKamis, 10 November 20116

    IKLAN BARIS

    PAKET 25X TERBIT2 Baris Rp. 100.000 3 Baris Rp. 150.000

    PEMANGKATBerlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

    JUAL RUMAHPerumnas II, Gg Goa 4 no 75, 2 lt (4 kmr + AC (1 di kmr). Telp, listrik (me-teran), PDAM + Bak air besar di bwh tnh Harga nego (tanpa perantara) Hub : 08125726674/081345979784Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813Komp Warga Sejahtera Jl. Komyos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038

    SAMBASIngin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

    MELAWIIngin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

    Deny : 0811570832 Deny : 0811570832 Jaiz : 0561-7911322 Jaiz : 0561-7911322 Hadi : 081345645582 Hadi : 081345645582 Solihin : 085345038038 Solihin : 085345038038 Uray : 0561-7092490 Uray : 0561-7092490 Kantor : 0561-721229 Kantor : 0561-721229

    PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI : JUAL TANAHJl. Parit Wak Lijah Nipah Kuning, SHM No 315. Luas 6400m2 (20mx320m). Hrg Rp 650 jt (Nego). Hub: 081522646767

    BANTUAN MODALHibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

    SANGGAUIngin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

    BENGKAYANGIngin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

    SINTANGIngin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

    SINGKAWANGIngin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

    JUAL RUMAHKomp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

    BENGKAYANGBantuan modal Usaha UKM maksimal 20 jt info klik www.ugminside.com

    Tetua Melayu Dukung Firman MuntacoJelang Mubes III PFKPM Kalbar

    67 Ribu Honorer Akan Ditelisik UlangPemerintah Curiga Banyak Honorer Siluman

    JAKARTA. Anggota Komisi X DPR RI, Raihan Iskandar mengungkapkan nilai-nilai kepahlawanan seperti nilai rela berkorban, cinta tanah air, kerja keras, keteladanan, kejujuran, demokratis, mandiri, dan bertang-gung jawab harus diintegrasikan dalam pendidikan karakter. Sebab, sesungguhnya setiap mata pelaja-ran di sekolah bisa menjadi sarana penanaman nilai-nilai kepahlawanan tersebut. Misalnya, pada mata pelaja-

    ran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn), Sejarah, Ilmu-ilmu sosial, dan Bahasa Indonesia. Melalui proses pembelajaran pada setiap mata pelajaran itulah, nilai-nilai tersebut bisa ditanamkan, ungkap Raihan di

    Jakarta, Rabu (9/11).Raihan meminta agar pendidikan

    karakter jangan hanya menjadi jar-gon semu pemerintah saja. Karena pada kenyataannya pemerintah justru lebih memprioritaskan pada pencapaian aspek kognitif. Sehingga, imbuh dia, nilai-nilai kepahlawanan tersebut mengalami erosi dalam kehidupan masyarakat. Tidak ada lagi nilai-nilai kete-

    ladanan yang lahir dari pemimpin bangsa. Padahal, bangsa ini me-miliki sejarah kepahlawanan yang gemilang yang patut diteladani oleh generasi sekarang, ujarnya.Politisi Partai Keadilan Sejahtera

    (PKS) ini menyampaikan, seharus-nya pendidikan karakter menjadi

    intisari dari sistem pendidikan nasi-onal, sebagaimana tercantum dalam Pasal 3 Undang-Undang Sisdiknas Tahun 2003.Pasal tersebut berbunyi; pendi-

    dikan nasional berfungsi mengem-bangkan kemampuan dan memben-tuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bera-khlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta ber-tanggung jawab.Oleh karena itu, kata Raihan, su-

    dah seharusnya Kementerian Pendi-dikan dan Kebudayaan (Kmdikbud) mengubah orientasi kebijakannya dari yang semula berorientasi pada pencapaian nilai berupa angka-angka menjadi pencapaian nilai-nilai berkarakter. Apalagi, sektor kebu-dayaan telah menjadi bagian yang terintegrasi dari sistem pendidikan nasional.Momentum hari Pahlawan 10

    November ini, seharusnya tidak hanya dijadikan seremoni dan jar-gon pemerintah belaka. Pemerintah harus betul-betul mengimplemen-tasikan nilai-nilai karakter kepahla-wanan tersebut dalam kebijakan sistem pendidikan nasional kita, imbuhnya. (cha/jpnn)

    Nilai Kepahlawanan WajibMasuk Pendidikan Karakter

    Raihan Iskandar

    PNS honorer berunjuk rasa.

  • sambungan 7 Kamis, 10 November 2011

    .................................................................................................... dari halaman 1Adab BerdakwahSebagai contoh, Islam men-ga ja rkan kesederhanaan dalam kehidupan, dalam ber-perilaku, tetapi si pendakwah justru terlihat memperton-tonkan atau berpenampilan yang wah berpakaian yang tidak sesuai dengan ajaran Rasul, meskipun yang dipakai menutup aurat. Ada pula di antara pendak-

    wah yang berdakwah dengan porsi lebih banyak lawakannya, atau-disadarinya atau tidak-telah membuka aib seseorang. Bukankah Allah swt selalu me-lindungi aib manusia sampai ajalnya?Pada dasarnya setiap diri

    muslim wajib berdakwah ses-uai dengan kemampuannya; mengajarkan Islam kepada orang lain; meskipun hanya sekedar menyampaikan satu ayat Alquran atau satu hadis sahih. Agar berdakwah, yang se-

    benarnya adalah pekerjaan mulia, dapat berhasil dengan baik, perlu kiranya para penda-kwah mengetahui, memahami

    dan mengamalkan adab-adab berdakwah yang diantaranya adalah : 1. Niat yang baik dan ikhlas

    karena Allah swt, mengharap-kan rida-Nya semata, agar memperoleh pahala.2. Berbekal ilmu yang cukup

    dan relevan dengan yang akan didakwahkan.3. Sabar terhadap gangguan

    yang mungkin dialami.4. Memerhatikan kondisi

    objek dakwahnya, agar dapat memberi penjelasan dengan terang/baik, dengan bahasa yang mudah dipahami.5. Memilih saat dan kondisi

    yang tepat untuk menyampai-kan dakwahnya.6. Sesuai Sunnah, mengajak

    kepada tauhid, beribadah han-ya karena Allah swt semata.7. Sejauh mungkin menggu-

    nakan data, atau berdasarkan fakta yang ada.8. Hikmah dan Bijaksana;

    berlaku santun, lemah-lem-but.9. Tidak meremehkan objek

    dakwahnya, dengan merasa

    bahwa dia lebih baik dari objek dakwahnya.10. Tidak Memaksa orang

    lain menerima dakwahnya, mengingat tugas pendakwah adalah menyampaikan, bukan memaksa.11. Menjadi contoh dan te-

    ladan yang baik dalam segala tingkah laku atau perbuatan, gerak-geriknya ; Dai yang perbuatan dan ucapannya bertentangan, akan merasakan sebagian akibatnya di dunia, terutama di akhirat kelak.12. Jika harus berdebat,

    lakukanlah dengan sopan dan menjaga dari tergelincirnya lidah.13. Tidak cepat berputus

    asa, bosan, jika dakwahnya diacuhkan.14. Menerangkan bahwa

    apa-apa yang diperolehnya, semua kebaikannya adalah dari Allah dan Islam yang dia anut.15. Hindari tertawa terba-

    hak-bahak di majelis-majelis, karena perbuatan itu termasuk akhlak orang-orang yang ren-dah dan tidak bermoral; ban-

    yak tertawa dapat mematikan hati, demikian Rasulullah saw mengingatkan kita dalam satu hadis beliau.16. Sedapat mungkin kuran-

    gi bercanda, mengingat banyak canda dapat menghilangkan penghormatan dan boleh jadi menjengkelkan hati sebagian orang terhadap si dai.17. Menyampaikan kebena-

    ran walaupun hal itu pahit.18. Tidak berbohong.19. Berlaku adil terhadap

    sasaran dakwah.20. Tidak membuka aib atau

    memalukan orang tertentu.21. Tidak menimbulkan ker-

    aguan dengan menggunakan sumber yang sahih.22. Rela menerima teguran/

    kritik.23. Hindari berlaku riya,

    over-acting atau yang sejenis; bukankah dakwah itu tontonan sekaligus tuntunan?24. Tegas.Semoga bermanfaat dalam

    ikut memberikan contoh yang baik dan benar dalam berdak-wah. (YA071111)

    Kasus Jhon ....................................................................... dari halaman 1Anggaran yang dialokasikan dalam PPAS 2012 di RSUD Soedarso Pontianak sebesar Rp 63 miliar lebih. Menurut dia, tidak semuanya digunakan untuk membeli alat-alat medis, tetapi juga untuk beli obat, bayar gaji dan sebagainya.Memang untuk membeli

    alat-alat yang dibutuhkan dokter sepesialis ada masuk dalam anggaran tersebut. Yang jelas kita terus meleng-kapi peralatan medis, terma-suk peralatan rumah sakit, ka-mar bedah, dan sebagainya, ungkap Gede.Sementara itu, belum tun-

    tasnya persoalan Jhon Hards menjadi perhatian serius Anggota Komisi D DPRD Kal-bar, Mijino. Ia meminta pihak RSSA untuk menindak tegas dokter spesialis bedah saraf yang melakukan tindakan meminta uang kepada pasien, tanpa sepengetahuan pihak manajemen. Saya meminta ketegasan

    pihak RS, kalau bisa dipecat saja karena perbuatannya mencoreng nama baik dok-ter lainnya dan juga RS, tegasnya.Menurut Mijino kejadian

    itu t idak saja mencoreng nama seluruh dokter yang ada tetapi juga RS, khususnya di Kalbar. Bahkan legislator asal Ketapang ini mengatakan Kalbar minim dokter spesialis.

    Mengapa IDI tidak berupaya memasukkan dokter spesialis ke Kalbar, terutama spesialis bedah. Padahal Kalbar sangat membutuhkan dokter bedah, sesal dia. Diberitakan sebelumnya,

    Tety Yulianti, 43, pasien pen-derita tumor otak terbaring tak sadarkan diri di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSSA Pontianak pasca operasi oleh Dr Jhon Hards P Sp.BS. Kondisi pasien asal Wajok Hulu Kecamatan Siantan itu semakin parah. Penyakit baru menggerogoti paru-parunya.Pihak keluarga kecewa dan

    khawatir, bukan malah mem-baik justru pasca operasi semakin buruk. Pasien men-galami koma selama ham-pir sebulan. Pihak keluarga memutuskan melaporkan persoalan tersebut kepada anggota Komisi D Provinsi Kalbar, H Miftah.Legislator yang dikenal

    merakyat itupun langsung menghubungi Direktur RSSA dan dokter yang melaku-kan operasi untuk dimintai penjelasan. Bertempat di ruang pertemuan direktur rumah sakit swasta ternama di Pontianak itu, digelar per-temuan, Rabu (2/11).Dalam pertemuan itu, turut

    hadir pihak keluarga. Sedan-gkan dari pihak rumah sakit langsung dihadiri direktur

    RSSA Pontianak, Willy Bro-dus Uwan dan Jhon Hards yang dokter spesial saraf dan bedah tulang itu. Penjelasan demi penjelasan disampaikan Jhon Hards. Begitu juga dari pihak keluarga mengenai kon-disi pasien dan kuitansi seni-lai Rp 100 juta yang akhirnya diketahui dikeluarkan secara pribadi oleh si dokter.Kita sangat kecewa, kon-

    disi adik saya semakin buruk. Apalagi dokter paru-paru bi-lang kondisi paru-paru adik saya itu memburuk. Bahkan, lidahnya saat itu sudah biru dan hampir putus, ungkap H Mardjad , kakak kand-ung Tety dalam pertemuan tersebut.Miftah mengatakan, apa

    yang telah dilakukan dr Jhon tersebut terutama menge-nai kuitansi yang dikeluar-kan atas nama pribadi itu menunjukkan tidak tertib administrasi di Rumah Sakit St Antonius. Apalagi, pihak rumah sakit sama sekali tidak mengetahui adanya kuitansi senilai Rp 100 juta itu.Belum lagi, tindakan op-

    erasi oleh dokter yang diduga malpraktek, karena kondisi pasien semakin parah pasca operasi. Ini menjadi masalah serius, dan kepada pihak ke-luarga bisa melaporkan hal ini kepada Polda Kalbar, kata Miftah.(jul)

    KEHILANGANB P K B S e p m o t Ya m a h a Jupiter Z, KB 2562 HI, NK : MH32P20047K549214, NS: 2P2-548959, a.n MUNAWIRBPKB tersebut dinya ta kan tidak berlaku lagi.

    KEHILANGANSTNK Mobil Toyota Kijang KF 80 , KB 1638 UL, NK: MHF11KF8000047583, NS: 7K-0249475, a.n FULGENSIUS.STNK tersebut dinya ta kan tidak berlaku lagi.

    KEHILANGANBPKB Sepmot Honda, KB 5828 HW, NK : MHIHBIII63K090767, NS: HB11E-1093067, a .n SUDIRMANBPKB tersebut dinya ta kan tidak berlaku lagi.

    BENGKAYANG. Kebakaran yang terjadi di Pasar Tengah dan Pasar Belakan Kota Beng-kayang, 14 September 2010 lalu ternyata masih menyisakan kisah tragis bagi pasangan Ka-kek-Nenek, H.Agus Lazim (72) dan isterinya HJ. Ajizah (68) yang harus kehilangan bangu-nan maupun tanah sah yang mereka miliki. Di mana dua hari pasca keba-

    karan harus menerima teguran dari Camat Bengkayang pada saat itu (Aci Sood-Red) yang meminta agar mengosongkan lokasi tempat berjualannya. Pernyataan Aci bertolak be-

    lakang dengan ucapan Lurah Bumi Emas yang merespon agar dibangun kembali ruko yang sudah terbakar. Sampai saat ini, hanya pon-

    dasi dan tiang ruko saja yang masih berdiri, padahal itu meru-pakan satu-satunya mata penca-harian kami sekeluarga untuk menyambung hidup, keluh H.Agus ditemui di kediamannya di jalan Migang Kelurahan Bumi Sebalo Bengkayang, belum lama ini.Menurutnya, Bangunan ruko

    miliknya yang kebakaran mem-punyai dasar hukum yang sah, berdasarkan Rekomendasi Izin

    Mendirikan Bangunan (IMB) Nomor: 644/12/87.C.XII pada Zaman kewedanan Sambas saat itu.Kami yakin Pemda ma-

    sih punya hati nurani, untuk membuat kebijakan secara kemanusiaan, sebab tempat itu adalah sumber penghasilan untuk menyambung hidup kata Ajizah yang berharap agar Pemerintah Kabupaten Bengkayang mengabulkan permintaannya.Selama surat teguran di-

    layangkan, hingga sekarang pihak H. Agus belum mendapat jawaban solusi terkait lokasi

    bangunan itu. Pihaknya juga bersedia merobohkan pondasi dan tiang ruko yang dikatakan merusak pandangan tersebut, tetapi Pemda Bengkayang harus berikan solusi. Karena bukan ruko ini saja

    yang menonjol keluar, tetapi di sepanjang Jalan Tabrani terdapat beberapa ruko yang mengalami kondisi serupa. Tanah tersebut (Ruko-Red) di-kuasai oleh H.Agus sejak 1981, dengan Registrasi Nomor 34/KD/02/1/SPT-1987 dan hingga sekarang surat-surat tersebut ia bawa, kapan dan di mana bepergian. (cah)

    Camat Melarang Membangun RukoPasca Kebakaran di Pasar Tengah

    Ribuan Tabung ........................................................ dari halaman 1meledak dan sebagainya, tegasnya.Setelah mengamankan sopir

    truk, polisi segera memanggil pengusaha asal Sanggau yang

    diduga sebagai pemilik tabung gas. Ini baru tahap interogasi, akan kami kembangkan. Selain kami mengamankan 400 tabung gas yang diangkut menggunakan

    damp truk, juga mengamankan 1400 tabung serupa di salah satu rumah di Jalan Ahmad Yani II yang kini sudah di-police line, jelas Erdi. (sul)

    Kemelut Berujung ............................................. dari halaman 1menyetujui banyak usulan perpajakan. Selain ketidaksediaan un-

    tuk memungut pajak-pajak baru yang dapat dimengerti, partai-partai juga prihatin bahwa sekalipun pajak-pa-jak baru disetujui, banyak pendapatan yang tidak dapat dikumpulkan, sehingga men-gakibatkan de sit yang luar biasa. Bila ditelusuri kembali, dalam kasus ini partai-partai sangat benar. Masa sepi dari gerakan anti-

    partai tidak panjang umurnya. Pada 5 Maret 1960 pemerin-tah membubarkan parlemen, dengan Penpres 3/1960, dengan satu pukulan terakhir tersebut kekuatan-kekuatan antipartai telah melenyap-kan satu-satunya penopang kelembagaan kekuasaan par-tai yang masih ada. Pada akhir bulan tersebut,

    sebuah parlemen baru, Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong [DPR GR] diumumkan, beranggotakan 283 orang, 129 di antaranya mewakili partai politik dan 154 me-wakili berbagai golongan fungsional. Sep in tas ke l iha tannya

    seolah-olah pertarungan pada akhir 1958 tentang 50 persen wakil golongan fung-sional akhirnya dimenang-kan golongan ant ipartai . Dalam kenyataannya, justru sebaliknya. Kecuali 34 wakil dari Angkatan Bersenjata, sebagian besar wakil golon-gan fungsional berasal dari organisasi-organisasi yang erat berafiliasi dengan partai politik.Meskipun secara resmi

    wakil-wakil partai berkurang, hampir semua anggota yang tersisa dari fraksi partai di parlemen lama dimasukkan ke dalam parlemen baru seb-agai wakil golongan fungsion-al. Hanya anggota Masyumi, PSI, dan beberapa partai yang sangat kecil saja yang tersisih. Tak terkecuali Partai Persatuan Dayak. Bubarnya Partai Persatuan

    Dayak, 1963, kembali ke masa sulit antar elit Dayak, terjeru-mus dalam pertentangan, di mana pada awal 1960-an, Partai Dayak terpecah men-jadi dua faksi. Faksi terbesar dipimpin Gubernur Oevaang Oeray dan didukung keban-yakan birokrat dari kalangan Daya, bergabung dengan par-tai nasional, Partindo. Faksi lain dipimpin legisla-

    tor Palaoensuka dan didu-kung mayoritas pendidik Katolik dan para pekerja gereja, bergabung dengan Partai Katolik. Perbedaan pendapat antara kedua tokoh utama Partai Persatuan Dayak beserta elit pendukungnya itu dalam rangka menyelamatkan perjuangan harkat dan mar-tabat Dayak. Itulah sebabnya kedua elit tersebut masing-masing dengan pengikut dan simpatisannya menempuh jalan masing-masing.Oevaang Oeray secara or-

    ganisatoris melebur Partai Persatuan Dayak dan massa simpatisannya ke dalam Par-tai Indonesia, Partindo, den-gan dasar pemikiran bahwa Partindo berazaskan nasion-alisme, sehingga terbuka bagi semua golongan agama dan suku bangsa.

    Dengan demikian, demikian pandangan Oevaang, akan lebih luas dari Partai Per-satuan Dayak itu sendiri, se-hingga melalui Partindo men-jadi alat perjuangan tujuan semula dibentuknya Partai Persatuan Dayak. Sementara FC Palaoensuka masuk Par-tai Katolik, dengan alasan Partindo adalah berazaskan Marhaenisme ajaran Bung Karno yang diartikan sebagai Marxisme yang diterapkan di Indonesia. Alasan lain kelompok ini

    bahwa Partai Katolik adalah sumber kebangkitan dan kemajuan Dayak, sehingga menurut mereka tepatlah jika Partai Persatuan Dayak melebur ke dalam Partai Kato-lik. Sesungguhnya, sebelum Partai Persatuan Dayak mem-bubarkan diri, Palaoensuka yang duduk sebagai anggota Parlemen dan Ketua Umum Partai Persatuan Dayak telah lebih dahulu pindah ke Par-tai Katolik, sehingga oleh sementara pihak dipandang sebagai awal dari kemelut yang menelorkan perbedaan strategi.Akibat perbedaan pandan-

    gan dan perbedaan jalur poli-tik yang ditempuh setelah Partai Persatuan Dayak bubar, pengaruhnya bukan saja di bi-dang politik dan sosial, tetapi menjalar sampai ke dalam kehidupan masyarakat Dayak dalam kesehariannya, karena perbedaan keyakinan politik. Perpolitik Dayak di bawah Partindo mengalami kemun-duran yang sigini kan setelah usaha kudeta gagal 1 Oktober 1965. (bersambung)

    .................................................................................................................... dari halaman 1APBD Kalbarhanya di Dinas Pendidikan, tapi ada juga di SKPD lainnya. Memang kalau dikalkulasikan anggaran yang melekat di SKPD lainnya itu, untuk mencapai 20 persen kita belum mampu, kata orang nomor dua di Bumi Khatulistiwa ini.Terpisah, anggota Komisi D

    DPRD Kalbar, H Miftah ber-pendapat, pemerintah provinsi sebetulnya tidak sulit untuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari total APBD sepanjang bisa menekan kebocoran anggaran, termasuk praktik korupsi, serta melakukan efesiensi anggaran.Anggaran pendidikan dalam

    APBD hingga 2011 saja tidak pernah mencapai 20 persen, begitu juga yang tertuang dalam PPAS yang hanya Rp 31,

    2 miliar lebih saja di Dinas Pen-didikan. Persentase kebocoran anggaran juga cukup tinggi, hal itu harus ditekan. Jika itu sudah dilakukan, tentu tidak sulit untuk memenuhi ang-garan pendidikan 20 persen, tegas dia.Legislator PPP ini menam-

    bahkan, kebocoran anggaran seperti yang menjadi temuan BPK saja mencapai Rp 156 miliar lebih. Bila kebocoran anggaran itu bisa ditekan, tentu anggaran yang bocor itu bisa dialokasikan untuk sektor pendidikan.Selain itu, sambung Miftah,

    perilaku birokrasi harus mam-pu menerapkan efesiensi ang-garan. Artinya, SKPD jangan sampai membuat kegiatan yang tidak produktif. Karena hal itu sama saja menghambur-

    hamburkan anggaran.Soal kebocoran anggaran

    itu, dirinya juga mengharap-kan adanya transparansi dari pemerintah provinsi. Pemerin-tah provinsi harusnya melaku-kan klari kasi, menunjukkan pada pos atau item mana saja yang terjadi kebocoran ang-garan itu.Terpisah , Ketua Komi-

    si A DPRD Kalbar, H Retno Pramudya SH MH menduga, kebocoran anggaran tersebut terjadi akibat adanya mark up anggaran atau penggunaan yang tidak sesuai dengan ke-tentuan yang ada. Hal itu harus diberikan klari kasi agar jelas permasalahan.Politisi daerah pemilihan

    Sanggau-Sekadau ini menam-bahkan, kemungkinan ter-jadinya mark up itu bisa saja

    terjadi. Ia mencontohkan, di pos anggaran yang seharusnya anggarannya 100 kemudian dibesarkan menjadi sekian kali lipat oleh pihak tertentu. Ke-mudian, penggunaan dari dana yang ada tidak sesuai dan tidak efektif dari yang seharusnya.Karena itu, Retno meminta

    kepada BPK RI Perwakilan Kal-bar untuk melaporkan temuan tersebut kepada aparat pen-egak hukum. Kalau memang dari temuan tersebut BPK ada menemukan indikasi ke ranah hukum, seharusnya dilaporkan ke aparat berwajib, sarannya.Retno juga menyarankan agar

    pemerintah provinsi meminta klari kasi kepada BPK mengenai temuan tersebut, karena banyak indikasi yang bisa dilihat dengan kemungkinan adanya mark up anggaran. (jul)

    Petugas Amankan ............................................ dari halaman 1karung tepung pewarna alu-minium. Selain itu, truk juga membawa 49 dus makanan ringan, ujar Kompol Bibit Triyo-no, Kapolsek Pontianak Timur sambil menunjukkan barang yang diamankan.Ketika petugas memeriksa

    kelengkapan dokumen pe-nyerta tidak dapat ditunjuk-kan sopir. Maka selanjutnya truk digelandang ke Mapolsek Pontianak Timur. Sopir turut diamankan guna menjalani pemeriksaan. Saat kita cek, nota perjala-

    nannya tidak jelas. Karena tidak memberikan keterangan mengenai rincian jenis barang yang diangkut beserta tujuan pengiriman, kata Bibit.Ia menjelaskan, pihaknya

    masih melakukan pemeriksaan

    lebih lanjut. Guna memastikan pelanggaran pasal yang akan dikenakan. Sedangkan sopir, kini masih dimintai keteran-gan. Pemilik barang diduga ilegal tersebut diketahui beri-nisial Ro. Kita merasa heran juga, untuk apa barang ini. Sedangkan pabrik pengolahan aluminium di sini (Kalbar,red) tidak ada, ujar Bibit. Sopir berinisial Rd mengaku

    tidak mengetahui jenis barang yang dibawanya. Tugasnya hanya membawa muatan dari tempat pengiriman ke daerah tujuan. Dari jasa tersebut dia memperoleh upah untuk biaya hidup keluarga, yakni istri ber-serta tiga anaknya. Kita cuma jual jasa. Barang kita antar setelah itu dibayar, kata warga Tanjung Raya II, ini.

    Ketika dimintai keterangan, sambung Bibit, sopir mengaku tidak tahu. Sehingga pihaknya mencurigai barang-barang yang termuat dalam truk terse-but. Terlebih lagi, barang yang termuat di dalam karung tanpa label.Ini kita curigai yang di

    dalam karung, bukan juga gula, pupuk. Pengakuannya tujuan barang itu ke gudang A Yani II. Ada juga isinya snack yang dibawa dari Balai Karangan, an-tar mobil ke mobil, jelasnya.Pengakuan dari sopirnya,

    kata Bibit, yang ada di dalam karung itu adalah tepung pewarna untuk pembuatan alu-munium. Untuk lebih lanjut, sopir kita mintai keterangan. Rencananya akan kita periksa ke Balai POM, ujar dia.(sul)

    ............................................................................................................................ dari halaman 1Sekali Jilatdari dalam rumah, ungkap istri Ali, 45.Toto, 50, abang ipar Ali

    mengatakan, api muncul dari rumah Agus yang ditinggal pemiliknya berangkat haji. Api itu datang dari arah ten-gah di rumah pa Agus. Lama-kelamaan api itu semakin besar hingga menjalar ke rumah adik saya ini, ungkap Toto.Pemadam terus berusaha

    menaklukkan api yang terus

    menjalar ke rumah yang po-sisinya berdempetan, sehingga bisa dipadamkan. Kendaraan bermotor milik Agus tidak bisa diselamatkan, hanya tinggal puing-puing.Api itu dari arah depan di ba-

    gian samping kiri,tapi saya tidak penyebabnnya.Api itu langsung membesar hingga menjalar ke rumah yang lain. Padahal saya baru datang dari Sambas. Ren-cananya mau pergi ke pasar

    untuk belanja, tapi rumah saya sudah kebakaran. Saya masih capek, belum sempat istirahat, ungkap Sary anaknya Agus yang menangis histeris melihat rumahnya terbakar.Menurut Sary, ketika keba-

    karan itu rumahnya dalam ke-adaan tak berpenghuni karena kedua orang tuannya sedang menunaikan ibadah haji. Saya tidak tahu api itu datang dari mana. Pada hal,saya aja baru

    datang dari tempat keluarga, belum menghidupkan apa-apa, katannya.Kasat Reskrim Polresta

    Pontianak Kompol Puji Pray-itno mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan asal mulai api. Kami masih ta-hap pengumpulan data-data untuk mengungkap sumber api yang menghanguskan tiga rumah tersebut, ungkap Puji.(sul)

    JAKARTA. Ketua Tim Penga-was Penyelenggaraan Ibadah Haji Indonesia, Marzuki Alie mengatakan, sekitar pukul 01.45 waktu Mina, lebih dari seratus jamaah Haji Indonesia asal Surabaya di Maktab 71 terserang diare. Penyebabnya, karena jamaah diberi nasi ber-lendir.Sekitar pukul 01.45 waktu

    Mina, telah terjadi diare yang menyerang ratusan jamaah haji Indonesia asal Surabaya di Maktab 71, kata Marzuki Alie, dalam rillisnya dari Mina, Rabu (9/11).Penyebab diare tersebut,

    menurut penelitian tim kes-ehatan, lanjut Marzuki karena jamaah Haji memakan nasi yang telah berbau dan berlen-dir. Nasinya memang hangat tetapi itu nasi lama yang di-

    masak kembali oleh pemasok katering.Selain mengungkap jamaah

    Haji Sura