Click here to load reader

Harian Equator 12 Agustus 2011

  • View
    288

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Harian Equator 12 Agustus 2011

Text of Harian Equator 12 Agustus 2011

  • JAKARTA. Kota London masih memanas akibat semakin meluasnya kerusuhan. Meski telah me-nambah personil kepolisian dari 6.000 menjadi 16.000, situasi di kota London, Inggris masih belum sepenuhnya terkendali. Dalam tiga hari kerusuhan, polisi telah menangkap 685 orang di London dan sekitarnya. Sementara 111 polisi terluka selama huru-hara tersebut.Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa memas-tikan belum ada korban Warga Negara Indonesia (WNI). Dipastikan pula, tidak ada WNI yang ter-libat kerusuhan ataupun penjarahan toko-toko di London.Hingga saat ini tidak ada masalah yang kami dengar menyangkut WNI kita di sana. Kami tentu terus mengikuti dengan dekat dan seksama perkembangan yang terjadi di Inggris, kata Marty di Istana Negara, Kamis (11/8).Selain secara resmi telah mengeluarkan surat

    Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, -

    http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,-12 Ramadan 1432 H/13 Chit Gwee 2562

    Jumat, 12 Agutus 2011

    Terbit Pertama: 29 November 1998

    Kalimantan Barat SebenarnyaKalimantan Barat Sebenarnya

    Penasehat Masjid Al-Maidah, Gang Selamat I, Kelurahan Sungai Jawi Dalam, H Retno Pramudya SH mengatakan, puasa bulan Ra-madan seharusnya tidak dimak-nai sebagai ritual rutin hampa makna semata. Ramadan harus dijadikan moment mempererat dan lebih merekatkan rasa ke-bersamaan masyarakat Kalbar, ujar Retno.Khusus di kalangan umat Musl im yang menjalankan puasa, salah satu cara untuk mempererat silaturahim adalah

    berkumpul bersama untuk melaksanakan berbuka puasa bersama. Acara buka puasa ini juga bisa dihadiri oleh saudara-saudara kita yang non muslim, ujarnya.Dengan seringnya berkumpul dan bersilaturrahmi, Retno yakin akan timbul semangat keber-samaan. Dengan sendirinya, Ramadan bisa dijadikan sebagai moment untuk memperkuat kerukukan masyarakat Kalbar secara umum, yakinnya.

    - Bang Meng-- Siapa dulu Dirut-nya.Layanan PLN Semakin Membaik

    Injet-injet Semut

    Ramadan merupakan bulan yang penuh

    keistimewaan. Salah satu keistimewaan

    Ramadan, kita dianjurkan untuk

    mempererat silatur-rahim, baik sesama masyarakat Muslim maupun dengan non

    Muslim. Halaman 7

    Waktu Paling Tepat Memperkuat Kerukunan

    Internasional

    Himbauan ini disampaikan :Ahmad Jais, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalbar

    Cecep Supriadi, Ketua Asosiasi Supir Tengki BBM KalbarBani Amin, Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kota pontianak

    Manager Beserta KaryawanManager Beserta KaryawanPT PLN (Persero) Cabang PontianakPT PLN (Persero) Cabang Pontianak

    Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan beribadah di bulan Ramadhan, Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan beribadah di bulan Ramadhan, marilah kita hentikan bermain layangan, agar gangguan listrik dapat marilah kita hentikan bermain layangan, agar gangguan listrik dapat dihindari. Hemat listrik hemat energi dan biaya.dihindari. Hemat listrik hemat energi dan biaya.Kami ucapkan terimakasih.Kami ucapkan terimakasih.

    Mengucapkan Selamat Menunaikan Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1432 HIbadah Puasa 1432 H

    Siap layani pelanggan 24 jam08115718811/0561-73412008115718811/0561-734120

    Hikmah Ramadan (12)

    Hukum

    JAKARTA. Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa mengatakan Nazaruddin secara resmi diserahkan kepada pihak Indonesia pada Kamis (11/8) hari ini, waktu Kolombia setelah sebelumnya pada Rabu (10/8) Nazar diserahkan pihak Kejaksaan Kolombia kepada Imigrasi. Sebelumnya proses penyerahan yang bersang-kutan dari kejaksaan agung kepada pihak imigrasi Kolombia. Tahapan berikutnya, hari ini adalah peny-erahan dari imigrasi Kolombia kepada pemerintah Indonesia diwakili KBRI kita di Bogota, kata Marty Natalegawa kepada wartawan di Istana Negara ses-aat sebelum sidang kabinet paripurna.Menurut Marty, setelah melewati proses itu maka Nazaruddin akan segera dipulangkan ke tanah air. Pemulangan Nazaruddin dipantau oleh pihaknya selama 24 jam penuh melalui Dubes RI untuk Kolombia, Michael Manufundu. Saat ini pemulangan Nazaruddin hanya tinggal menunggu waktu saja serta persiapan teknis lainnya.Yang dimaksud oleh Dubes perlu persiapan teknis yaitu persiapan alat angkut udaranya dan bisa segera kembali ke tanah air sesuai rencana, kata Marty tanpa mau menyebutkan hal teknis transportasi yang akan digunakan untuk memulangkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu.Sudah ada tim di sana dan itu bagian dari tang-gungjawab segera membawanya pulang. Mengenai waktunya kapan, saya tidak akan menyatakan sam-pai semuanya selesai karena saya tidak akan

    Kolombia Serahkan Nazaruddin ke KBRI

    Halaman 7

    10 Agt 04:17 04:27 11:50 15:11 17:53 19:0511 Agt 04:17 04:27 11:50 15:10 17:53 19:0412 Agt 04:17 04:27 11:50 15:10 17:53 19:04

    London Masih Bergolak,Warga Indonesia Aman

    Halaman 7

    PONTIANAK. Pemadaman aliran listrik di Kalbar akhir-akhir ini sudah jauh berkurang dibandingkan beberapa tahun lalu. Kalau pun ada, sifatnya bukan pemadaman bergilir, melainkan hanya padam aki-bat gangguan temporer sep-erti kawat layangan.

    Penyebab listrik padam hampir 90 persen karena tali kawat layang-layang, ujar M Doing, Deputi Manager Komunikasi dan Hukum PLN Wilayah Kalbar di sela Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Lebaran di Mapolda Kalbar, belum lama ini.

    Gangguan karena tali kawat layang-layang memang tidak mengakibatkan pemadaman berlangsung lama. Namun, hal tersebut menjadi masalah serius yang kini tengah diha-dapi PLN. Segala upaya telah ditem-puh untuk memperkecil hal

    tersebut. Salah satunya den-gan menggalakkan razia lay-ang-layang. Namun masih saja ada warga yang nekat ber-main layangan menggunakan tali kawat. Ketika tali kawat layang-layang tersangkut ke kabel listrik, jaringan akan

    Layanan PLN Semakin MembaikPadam Mendadak, 90 Persen Kawat Layangan

    PONTIANAK. Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pontianak memeriksa produk makanan dan minuman di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Pontianak, Kamis (11/8) siang. Hasilnya, masih ditemukan sejumlah kemasan produk yang sudah rusak tetapi tetap dijual kepada konsumen.Sidak (Inspeksi Mendadak, red) ini guna memastikan produk yang dijual aman untuk dikonsumsi masyarakat, kata Dra Ida Lu-mongga, Kabid Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Pontianak, kemarin.Sasaran Sidak, produk impor ilegal, kedaluwarsa dan produk makanan yang kemasannya sudah rusak. Petugas BBPOM terbagi menjadi tiga tim yang menyebar ke sejumlah pusat perbelanjaan termasuk mall dan swalayan. Satu persatu produk diperiksa petugas. Mengecek tanggal kedaluwarsa barang termasuk jenis produk ilegal atau tidak. Selain itu, kemasan produk turut diperiksa petugas. Ternyata masih ditemukan adanya kemasan rusak dan kedaluwarsa. Namun untuk produk ilegal tidak ditemukan. Produk yang rusak langsung dimusnahkan di tempat dengan cara mengebor kaleng kemasan.

    Petugas dari BBPOM memeriksa makanan dan minuman yang dipajang di tempat perbelanjaan di Kota Pontianak, Kamis (11/8). SYAMSUL ARIFIN

    Pusat Perbelanjaan Diperiksa

    PONTIANAK. Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kalbar beru-paya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor kendaraan ber-motor. Penyuluhan ten-tang pajak diintensifkan dengan memanfaatkan momentum Ramadan.Ramadan ini kita manfaatkan untuk meningkatkan penyulu-han tentang pajak kepada masyarakat, ujar Samuel SE MSi, Kepala Bidang Pajak Dispenda Kalbar kepada Equator, Kamis (11/8).Kegiatan penyuluhan yang dimaksud Samuel itu dilakukan dengan menggandeng tokoh agama dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak. Dari STAIN yang akan memberikan pe-nyuluhan kepada masyarakat, misalnya dengan cara Kultum (Kuliah Tujuh Menit) atau ceramah, diselipkan penyuluhan ten-tang pajak.

    Samuel. ABDU SYUKRI

    Manfaatkan Ramadan untuk Dongkrak PAD

    H Retno Pramudya.ABDU SYUKRI

    Halaman 7

    Halaman 7

    Konsumsi makanan dan minuman selama ramadan dan menjelang hari raya, meningkat. Perlu jaminan ke-layakan agar konsumen terlindungi.

    PONTIANAK. Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalbar berharap bisa mempersem-bahkan medali di PON Riau. Sebagai penunjang, dua per-ahu naga (dragon boat) dari Jakarta telah dibeli dan digu-nakan latihan.Alhamdulillah, impian kita untuk memiliki perahu naga, terwujud. Dua buah perahu naga yang kita pesan dari Jakarta, sudah digunakan lati-han para atlet kita. Sekarang,

    Pendayung Kalbar mencoba perahu naga yang baru dibeli.

    PODSI Kalbar Mulai DiperhitungkanDragon Boat Tipe 12522

    Harga Rp 73 juta

    Speci ca on:Length: 1250 cm, Width: 113 cm, Depth : 54 cm, boat body: FibberglassCapacity: 20 paddlers, 1 steer paddle, 1 drummerAccessories: 22 pieces paddles, 1 pieces steer paddle, 1 seat for drum-mer, 1 drum

    Halaman 7

    Halaman 7

  • Batas Indonesia di Kalbar dengan Malaysia masih berma-salah. Memorandum of Understanding (MoU/kesepakatan dan kesepahaman) Indonesia-Malaysia masalah tapal batas tahun 1978 dilaksanakan di Semarang (Jateng), diduga justru merugikan Indonesia.Alasannya dari MoU itu, kawasan Camar Wulan, Desa

    Temajuk, Kecamatan Paloh pada patok batas A 88 sampai patok A 156 menyebabkan Indonesia kehilangan 1.499 hektar lahan di Camar Wulan, yang akhirnya masuk di wilayah Malaysia. Pemerintah kedua negara dapat segera menyelesaikan tapal batas kedua negara di Kalbar.Masyarakat kedua negara sebenarnya sama-sama cinta

    damai, tak suka gaduh, namun demi kepentingan ekonomi, kadang kala membuat semua gelap mata. Akhirnya kes-ejahteraan kedua negara, menjadi terganggu karena urusan tapal batas. Pendapat Anda?

    Khutbah Jumat2

    5HGDNVLPHQHULPDRSLQLSHPEDFDPDNVLPDO