Click here to load reader

Harian Equator 18 November 2011

  • View
    311

  • Download
    12

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Harian Equator 18 November 2011

Text of Harian Equator 18 November 2011

  • Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, -

    http://www.equator-news.com

    Eceran Rp 2.500,-22 Dzulhijjah 1432 H/23 Cap Gwee 2562Jumat, 18 November 2011

    Terbit Pertama: 29 November 1998

    Kalimantan Barat SebenarnyaKalimantan Barat Sebenarnya

    Keberadaan Equator cukup familiar bagi masyarakat Kalbar karena setiap kabupat-en di provinsi tak luput dari pemberitaan Equator sekaligus pemasaran korannya. Bila dilihat, di era demokrasi saat ini Equator mampu menempatkan diri sebagai fungsi kontrol yang baik melalui berita yang bersifat men-didik. Berita yang disajikan cukup akurat, terpercaya berdasarkan data dan fakta, dan diolah sesuai kode etik jurnalistik.Roda pemerintahan maupun kebijakan dari setiap lembaga

    29 November merupak-an hari bersejarah bagi

    masyarakat Kalbar. Tahun ini Harian Equa-

    tor memasuki usianya yang ke-13. Selama itu pula, koran ini

    mengikuti irama dan dinamika masyarakat. Pendapat masyarakat

    kita rangkum secara bersambung hingga

    acara puncak, Selasa (29/11).

    Peringatan 13 Tahun Harian Equator (5)

    Kritik demi Solusi Terbaik

    Halaman 7 Halaman 7

    HIMBAUAN PT PLNHIMBAUAN PT PLNCABANG PONTIANAKCABANG PONTIANAK

    PT. PLN (PERSERO)WILAYAH KALBARCABANG PONTIANAK

    Dihimbau kepada pelanggan yang budiman, untuk dapat melunasi rekening listrik tepat waktu, dari tanggal 01 s/d 20 setiap bulannya.

    Rekening yang dibayar adalah satu-satunya sumber pendapatan PT PLN (Persero) Disamping itu juga, untuk menghindari sanksi pemutusan sementara dan biaya keterlambatan maupun pemutusan rampung.

    Pembayaran dapat dilakukan di Kantor PT PLN (Persero) dan PPOB yang tersebar di seluruh Wilayah Kalbar.

    Demikian himbauan ini, agar menjadi perhatian demi keamanan dan kenyamanan kita bersama.

    HUMAS PT PLN CABANG PONTIANAK

    Untuk pelayanan pengaduan pelanggan melalui SMS anda dapat mengirim kan SMS ke:

    No. HP. 08115718811No. HP. 08115718811Tekad PLN memberikan pelayanan yang terbaik

    untuk kepuasan pelanggan

    - Bang Meng-- Awas provokator berkeliaran.Rusuh Massa Singkawang Digagalkan

    Injet-injet Semut Halaman 7

    PONTIANAK. Total jemaah haji Kalbar yang meninggal dunia, hingga Kamis (17/11) berjum-lah 4 orang. Setelah Sularti binti Wiroharjoso, 50, asal Kota Pontianak dan Jatiah binti Jaini, 66, asal Kabupaten Ketapang yang meninggal, disusul dua orang jemaah asal Kota Pontianak dan Kabupaten Sambas. Dua jemaah lainnya yang meninggal dunia adalah, Mastur Odang Rivai asal Kota Pontianak dan Mauriyah binti Syafari Saleh asal Kabupaten Sambas. Mastur Odang meninggal pada 12 No-vember 2011 sedangkan Mauriyah meninggal 15 November 2011 di Mekah di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekkah dikarenakan sakit, kata H. Rojak, Kepala Badan Haji Kanwil Kemenag Kalbar kepada Equator, Kamis (17/11).Informasi tersebut, kata Rojak, berdasarkan laporan dari petugas kloter lewat pesan singkat yang dikirimkan ke ponsel miliknya. Dan juga di-perjelas dengan surat dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam. Dua orang Jemaah haji asal Kalbar yang telah meninggal dunia, jelasnya.Pihaknya juga sudah menginformasikan ini ke-pada masing-masing keluarga di Pontianak dan

    Empat Orang Jemaah Haji Kalbar Wafat

    Info Haji

    Berkarya

    untuk Masyarakat

    PONTIANAK. Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT Al-Amiin Perumnas II di Jalan Ya M Sabran, satu-satunya program Komunitas Usaha Mikro Mua-malat Berbasis Masjid (KUM3) di Kalbar. Kehadiran lembaga yang memperkuat perekonomian masyarakat kecil ini diresmikan Kamis (17/11) oleh Walikota H Sutarmidji SH MHum.

    KJKS merupakan kelanjutan program KUM3. Program KUM3 memiliki program pemberian pinjaman modal usaha produktif kepada pengusaha mikro yang berasal dari keluarga miskin, kata Isnaini M. Aziz, Direktur Eksekutif Baitul Maal Muamalat (BMM) saat menghadiri peres-mian kantor KJKS di Komplek Masjid Al-Amiin, kemarin.

    Dikatakan dia, KJKS KUM3 ini merupakan salah satu dari rangkaian kerja yang digulirkan BMM. Memang untuk koperasi yang berbasis masjid memang ini pertama kali di Kalbar dan bah-kan satu-satunya, tambahnya.Sebelumnya, kata dia BMM telah membentuk koperasi serupa di sejumlah wilayah, seperti Jakarta, Surabaya, Sema-

    rang, dan Palembang. Ke depan rencananya, KJKS akan diben-tuk di berbagai daerah lainnya. Potensi dana yang digulirkan lebih dari Rp 2 miliar, tutur Isnaini.KJKS adalah koperasi simpan pinjam dengan sistem syariah yang diperuntukkan bagi ma-syarakat miskin. Upaya lain yang akan dilakukan BMM ke depan-

    nya akan menambah koperasi serupa yang diperuntukkan bagi kalangan mustahiq (orang-orang yang tidak mampu). Pada 2010, BMM mendirikan 7 koperasi dan pada tahun ini su-dah ada 5 KJKS yang tersebar di seluruh Indonesia. KJKS ini kita harapkan menjadi pusat ekonomi masyarakat, harap dia.

    Walikota H. Sutarmidji meresmikan KJKS-KUM3 BMT Al Amiin, Kamis (17/11) di Perumnas II BTN Jalan Ya M Sabran. KHOLIL YAHYA

    Pertama di Kalbar, KJKS Berbasis MasjidDirektur Eksekutif Baitul Maal Muamalat, Isnaini M. Aziz menyerahkan bantuan dana kelolaan kepada Ketua Yayasan Masjid Al Amiin, Hari Aladin. KHOLIL YAHYA

    SINGKAWANG. Hanya gara-gara dua orang pemabuk yang cekcok dengan Satuan Pen-gamanan (Satpam), nyaris terjadi bentrok massa. Beruntung aparat Polres Singkawang bertindak cepat sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.Ada dua orang yang diusir Satpam sini, karena sudah mau tutup pagar. Mereka tidak mau. Ternyata mulut kedua orang itu bau minuman keras, terang AKBP Prianto SIk, Kapolres Sing-kawang ditemui di depan Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi, Jalan Diponegoro Singkawang, Rabu (16/11) pukul 22.00.

    Peristiwa bermula ketika di kawasan Jalan Diponegoro Sing-kawang yang memang selalu ramai didatangi warga itu ban-yak warga, terutama kalangan remaja yang ningkrong. Tiba-tiba saja, di antara kera-maian itu, datang dua pemabuk yang hendak masuk ke Halaman Gereja Katolik St Fransiskus Asisi. Ulah pemabuk itu pun tidak dibiarkan Satpam. Apalagi pagar tempat ibadah itu memang sudah hendak ditutup.Kedua pemabuk itu tidak teri-ma mendapat pengusiran dari Satpam.

    Jajaran Polres Singkawang siaga, mengantisipasi terjadinya rusuh massa.MORDIADI

    Rusuh Massa Singkawang DigagalkanPatut jadi pem-belajaran bagi

    semua orang agar tak terprovokasi

    isu. Ulah pemabuk hampir saja men-jalar menjadi aksi

    massa. Jajaran Polres Singkawang

    cepat tanggap. Akar masalah tak

    melebar.

    SUKADANA. Isu Suku, Agama, Ras dan Antargolon-gan (SARA) sering dijadikan alat politik bagi orang atau kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai tujuan. Ter-lebih menjelang pemilihan Gubernur (Pilgub) ataupun pemilihan umum kepala dae-rah (Pemilukada). Padahal cara tersebut sangat kotor karena bisa menimbulkan

    kon ik berkepanjangan.Di Kalbar, biasanya isu suku dan agama sering dijadikan alat politik. Terlebih, ketika menjelang Pilgub atau Pemilu-kada Kabupaten/Kota. Iya, ka-lau setelah Pilgub atau Pemilu-kada masyarakat bisa kembali bersatu. Jika tidak, tentu bisa menimbulkan terjadinya kon- ik berkepanjangan.Makanya,

    FKUB: Hindari Isu SARA dalam Politik

    PONTIANAK. Kapolda Kal-bar, Brigjen Pol Unggung Ca-hyono optimis program sejuta kawan dapat berjalan efektif. Tahap pertama menggandeng guru se-Kota Pontianak untuk ikut mensosialisasikan UU No-mor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) kepada seluruh murid SD, SLTP dan SLTA sederajat. Program sejuta kawan ini menyinergikan polisi dan masyarakat sehingga program yang diluncurkan harus betul-betul dirasakan, kata Brigjen Pol Unggung Cahyono, Kamis (17/11) ke-tika hadir dalam sosialisasi kepada para guru di Gedung PGRI Pontianak.

    Sepeda Motor Wajib di Jalur KiriGiliran Guru Digandeng Polda Kalbar PONTIANAK. Ke-

    menterian Pariwisa-ta dan Ekonomi Kre-atif, Jumat (18/11) pagi ini menggelar Internasional Bor-neo Sumpit Tourna-ment (IBST) di Kota Singkawang. Event yang berlangsung dari 18-20 Novem-ber 2011 ini diikuti peserta se- Kaliman-tan dan negara-negara ASEAN.Penyelenggaraan IBST ini salah satu upaya mendorong pergerakan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman, red) melalui lintas perbatasan maupun kawasan ASEAN atau negara serumpun, kata Trindi-ana Tikupasang, Kasubdit Promosi Wilayah Kalimantan dan Sulawesi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kepada Equator, Kamis (17/11).

    Hari ini Turnamen Sumpit Dimulai

    Harian Equator selama ini sangat membantu proses pembangunan, termasuk di Kabupaten Sintang. Informasi yang disampaikan bersifat membangun. Memang ada kritikan, tapi bila ditelaah kritikan itu membawa kemajuan.Saya senang karena setiap kabupaten ada disediakan kolom pemberitaan khusus dae-rah, tak terkecuali Sintang. Melalui kolom itu, program maupun masalah di setiap

    kabupaten dapat terpantau. Saya yakin melalui pola pemberitaan itu masing-masing kabupaten

    Membawa Kemajuan Daerah

    Harjono BejangKetua DPRD Sintang

    Ignasius Juan Wakil Bupati Sintang

    Kapolda Kalbar menyampaikan sosialisasi UU LLAJ dihadapan para guru se Kota Pontianak, Kamis (17/11).KHOLIL YAHYA

    Trindiana Tikupasang

    Halaman 7 Halaman 7

    Halaman 7

    Halaman 7 Halaman 7

  • Salah satu hal yang harus mendapatkan perlindungan menurut syariat Islam adalah harta benda (kekayaan) pribadi yang dimiliki secara sah. Ia tidak boleh dicuri dan dip-indahtangankan oleh orang lain secara tidak sah. Karena dalam kehidupan di dunia, se-tiap orang memerlukan harta benda sebagai penyokong kehidupannya.Apakah harta yang dimil-ikinya itu banyak atau sedikit, itu tidaklah men