of 16 /16
Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, - http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,- 9 Ramadan 1432 H/10 Chit Gwee 2562 Selasa, 9 Agutus 2011 Terbit Pertama: 29 November 1998 Kalimantan Barat Sebenarnya Kalimantan Barat Sebenarnya Hal ini dapat diwujudkan dalam bentuk solidaritas sosial kepada mereka yang terbiasa dengan lapar dan dahaga kare- na kekurangan bahan pangan. Jika kita sehari-hari terbiasa makan dan minum sekenyang- nya, dengan menu yang mewah, maka ketika merasakan lapar dan dahaga karena puasa, hati semestinya tergerak untuk lebih peduli kepada fakir miskin yang setiap hari kekurangan. “Pengalaman lapar dan da- haga itu harus mendorong kepedulian sosial kepada ses- ama. Jika orang-orang yang berkecukupan bahkan berkele- bihan sandang, pangan, dan papan kurang peduli terha- dap nasib mereka yang serba kekurangan, tentu saja kehidu- pan mereka akan semakin sulit,” ungkap Ustaz Djoko Supeno Mukti AMd kemarin. Ulama yang tinggal di Naga Pi- noh ini menjelaskan, , pembagian sembako yang secara instant dapat dinikmati oleh fakir miskin merupakan salah satu bentuk konkret solidaritas sosial. - Bang Meng -- Tampaknya ada udang dibalik batu. Pemekaran Cegah Gejolak Injet-injet Semut Bukan saja mena- han lapar, dahaga dan nafsu syah- wat di siang hari. Ibadah puasa juga menuntut pelakunya agar meningkatkan kesalehan sosial sebagai dimensi eksternal puasa. Halaman 7 Tepis Hedonisme, Dorong Kesalehan Sosial PONTIANAK. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalbar, Tyas Muharto SH bakal segera mengakh- iri jabatan. Posisinya akan digantikan M Jasman Pandjaitan yang sekarang menjabat Direktur Penyidikan pada Jampidsus (Jaksa Agung Muda Pidana Khusus). “Kepada Kajati baru (M Jasman Pandjaitan, red), kita harapkan komitmen mereformasi internal. Perlu mengambil tindakan tegas, khusus kepada oknum jaksa nakal yang sering merangkap seb- agai mafia kasus,” desak H Retno Pramudya SH, Ketua Komisi A DPRD Kalbar bidang Hukum dan Pemerintah kepada Equator, kemarin (8/8). Desakan Retno agar Kajati baru melakukan reformasi internal didasari pada penilaiannya ter- hadap kinerja Kajati yang cenderung melangalami penurunan. “Kejati yang sekarang (Tyas Muharto, red), tidak ada gebrakan apa-apa,” kata Retno. Menurutnya, selama dipimpin Tyas Muharto, penanganan dalam kasus korupsi banyak yang tidak jelas. “Kinerja mereka dalam menangani korupsi jauh dibandingkan masa kepemimpinan Kajati sebelumnya (Faedhoni Yusuf),” ulasnya. Atas dasar itu, Retno berharap Kejati Kalbar yang baru nanti dapat menjalankan amanah refor- masi, yakni penegakan supremasi hukum di Kalbar tanpa pandang bulu dan pilih kasih. “Pejabat yang melakukan korupsi atau masyarakat biasa, harus diberlakukan sama di mata hukum,” desaknya. Pengungkapan kasus korupsi harus gencar di- lakukan. Ia mengharapkan pengungkapan kasus korupsi sama gencarnya dengan pengungkapan kasus teroris, dan kasus-kasus penjambretan. “Kepada Kajati yang baru, kita harapkan jangan ada lagi kolusi dengan eksekutif. Jangan ada Hukum Tindak Oknum Jaksa Nakal Halaman 7 07 Agt ‘11 04:17 04:27 11:50 15:12 17:54 19:05 08 Agt ‘11 04:17 04:27 11:50 15:11 17:54 19:05 09 Agt ‘11 04:17 04:27 11:50 15:11 17:54 19:05 Himbauan ini disampaikan : Drs. Haitami Salim, Ketua FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) Kpt Inf Didin Saripudin, S.Pd (Kaur Medmas Pendam XII Tanjung Pura) AKBP Mukson Munandar (Kabid Humas POLDA Kalbar) Manager Beserta Karyawan Manager Beserta Karyawan PT PLN (Persero) Cabang Pontianak PT PLN (Persero) Cabang Pontianak Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan beribadah di bulan Ramadhan, Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan beribadah di bulan Ramadhan, marilah kita hentikan bermain layangan, agar gangguan listrik dapat marilah kita hentikan bermain layangan, agar gangguan listrik dapat dihindari. Hemat listrik hemat energi dan biaya. dihindari. Hemat listrik hemat energi dan biaya. Kami ucapkan terimakasih. Kami ucapkan terimakasih. Mengucapkan Selamat Menunaikan Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1432 H Ibadah Puasa 1432 H Siap layani pelanggan 24 jam Siap layani pelanggan 24 jam 08115718811/0561-734120 08115718811/0561-734120 Hikmah Ramadan (9) Ekonomi JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan jika gejolak ekonomi yang me- landa Eropa dan Amerika berdampak hingga ke Asia, maka perekonomian Indonesia sangat siap menghadapinya. Menurut SBY, kondisi ekonomi Indonesia saat ini lebih sehat dari tahun 2008 bahkan 1998 ke- tika terjadi gejolak ekonomi secara global. “Tidak perlu ada kepanikan apapun, kita sangat siap. Sistem terus bekerja, baik di jajaran kementrian ekonomi, kementerian teknis dan tingkat Wakil Presiden bisa mengelola dengan baik,” kata SBY saat membuka rapat koordinasi terbatas di Kantor Presiden, Senin (8/8). Namun demikian kata SBY, jajarannya tetap dim- inta untuk terus menjaga kondisi makro ekonomi dalam negeri, sektor riil, cadangan devisa, nilai tukar dan rasio utang terhadap GDP. SBY Klaim Siap Hadapi Gejolak Ekonomi Global Halaman 7 Djoko Supeno Mukti NANGA PINOH. Pemerin- tah Pusat hendaknya segera bertindak mengatasi lahan yang dibiarkan di bawah pen- guasaan PT Inhutani. Petani justru tidak bisa menggarap lahan yang terletak di Nanga Pinoh itu. “Lahan desa saya masuk areal Inhutani. Dari 5000 hektare lebih, kurang lebih separuh masuk dalam ar- eal Inhutani. Warga kesulitan mendapatkan lahan, walau banyak lahan kosong di depan mata,” kata Imadudin, Kepala desa Nusa Pandau, Kecamatan Nanga Pinoh ditemui Equator, Senin (8/8). Lahan Inhutani mencakup 4 kecamatan yang ada di seki- tar ibu kota Kabupaten Me- lawi yakni Kecamatan Nanga Pinoh, Pinoh Utara, Pinoh Selatan dan Ella Hilir. Lahan tersebut membentang sekitar Sungai Melawi. “Jika kondisi ini dibiar- kan, jelas warga akan mati kelaparan. Warga kita petani, namun lahan pertanian tidak ada. Sudah milik pihal lain. Dari pada mati kelaparan, ter- paksa kita menggarap lahan yang ada,” ulasnya. Bukan hanya beberapa orang warga desa Nusa Pan- dau yang terpaksa meng- garap lahan perusahaan yang mulai beroperasi tahun 1980-an ini. Namun, desa tetangga pun demikian. Sep- erti, Desa Kebebu, Tebung Karanga, Semadin Lengkong, Lanjung Paoh di kecamatan Nanga Pinoh. Meski begitu, Imadudin berinisiatif untuk mengaju- kan pembebasan lahan dari pengelolaan Inhutani. Seban- yak 300 hektare telah diukur sekitar 2010 silam. Kemudian diajukan pada perusahaan untuk diberi pengelolaannya pada warga desa. “Hingga kini masih belum ada kabar dari pihak perusa- haan. Kita sangat mengharap- kan agar pengajuan tersebut dikabulkan. Sebagai bagi war- ga yang petani, tanah sangat penting untuk kelangsungan hidupnya,” terangnya. Areal Inhutani di Melawi Mubazir Petani Merindukan Lahan Garapan PONTIANAK. Dinas Per- hubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkomin- fo) Kalbar akan memberikan sanksi tegas kepada pen- gusaha angkutan umum yang mengoperasikan kendaraan tidak laik pakai, untuk angku- tan lebaran tahun ini. “Sanksinya bisa berupa pen- cabutan izin operasi atau izin trayek milik pengusaha ang- kutan itu,” tegas DL Denny SH, Kepala Dishubkominfo Kalbar kepada wartawan di kantor DPRD Kalbar, Senin (8/8). Ancaman pencabutan izin itu merupakan bentuk antisi- pasi pihak Dishubkominfo un- tuk menekan tingginya angka kecelakaan saat arus mudik dan balik lebaran mendatang. “Kita harapkan pengusaha angkutan tidak mengopera- sikan kendaraan yang tidak laik pakai untuk mengangkut penumpang,” imbuhnya. Menurut Denny, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan para pengusaha ang- kutan dan stakeholder terkait untuk membahas persoalan ini. Pertemuan diadakan pada hari Selasa, 2 Agustus lalu yang dihadiri juga Dir Lantas Polda Kalbar, Kombes Pol Drs L Latif SH M Hum. Denny membebarkan, Ang- kutan Lebaran Terpadu Tahun Dishub Tak Segan Beri Sanksi Pengusaha Angkutan PONTIANAK. Gejolak yang terjadi di wilayah perbatasan bukan hal baru, sebagai akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap minimnya perhatioan perhatian terhadap sarana publik dan aspek lainnya. “Untuk mengatasi persoalan ini, saya minta semua pihak jangan menyandera pemekaran wilayah perbatasan, baik kabupaten maupun provinsi,” tegas Nehen SPd MM, anggota Komisi C DPRD Kalbar kepada Equator, Senin (8/8). Menurut Nehen, pemekaran wilayah perbatasan, baik tingkat provinsi maupun kabupaten memang sangat dibutuhkan. Tujuannya tak lain, demi meningkatkan akselerasi pembangunan di kawasan peme- karan tersebut. “Kalau daerah perbatasan sudah dimekar- kan menjadi provinsi atau kabupaten baru, tentu pembangunan di daerah perbatasan juga akan cepat berkembang. Makanya harus didukung, bukan dihalangi pemekaran itu,” cetus Nehen. Politisi partai Golkar Kabupaten Landak itu menilai, selama ini memang ada sejumlah ok- num yang ingin menyandera aspirasi peme- karan di Kalbar, seperti pemekaran Provinsi Kapuas Raya (PKR). Alasanya, pemekaran bukan kebutuhan mendesak, melainkan hanya kebutuhan politik. “Sekarang masyarakat di perbatasan Ke- tungau Hulu, Sintang dengan Malaysia sudah mengancam mengibarkan bendera Malaysia karena kurang mendapat perhatian dalam hal pembangunan. Nah, apakah hal seperti ini bukan membuktikan bahwa pemekaran sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pembangunan,” ujarnya setengah bertanya. Sejauh ini proses pembentukan Provinsi Kapuas Raya (PKR), masih belum menemu- kan titik kejelasan. Meski demikian, koor- dinator tim pemekaran sudah menyiapkan persyaratan lain yang harus dipenuhi, ting- gal menunggu persyaratan dari Pemprov Kalbar. Ketua Koordinator Tim Pembentukan PKR, Milton Crosby beberapa waktu lalu menegas- kan, pembentukan provinsi tersebut sudah tidak menjadi masalah karena prosesnya berjalan sesuai rencana. “Saya yakin Kapuas Raya akan terbentuk dan tidak ada masalah,” katanya. Peluang Kapuas Raya sebenarnya belum tertutup, sebab Komisi II DPR RI telah melay- angkan surat pada Tim Pemekaran tertang- gal 10 Mei 2010, yang isinya meminta Tim Pemekaran segera melengkapi persyaratan seperti yang tertuang dalam PP Nomor 78 Tahun 2007. Sangat disayangkan, hingga satu tahun sejak surat dilayangkan, semua permintaan DPR belum dilengkapi. Justru Ketua Tim Pemekaran Cegah Gejolak Bertahun-tahun tak kunjung terlak- sana. PKR hanya jadi jualan politik. Rakyat menjerit tak dipedulikan. Luapan kekecewaan malah dibilang makar. Pemerintah atau rakyat yang salah? Armada Angkutan Umum di Kalbar Halaman 7 Halaman 7 Halaman 7

Harian Equator 9 Agustus 2011

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Harian Equator 9 Agustus 2011

Citation preview

Page 1: Harian Equator 9 Agustus 2011

Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, -

http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,-9 Ramadan 1432 H/10 Chit Gwee 2562

Selasa, 9 Agutus 2011Terbit Pertama: 29 November 1998

Kalimantan Barat SebenarnyaKalimantan Barat Sebenarnya

Hal ini dapat diwujudkan dalam bentuk solidaritas sosial kepada mereka yang terbiasa dengan lapar dan dahaga kare-na kekurangan bahan pangan. Jika kita sehari-hari terbiasa makan dan minum sekenyang-nya, dengan menu yang mewah, maka ketika merasakan lapar dan dahaga karena puasa, hati semestinya tergerak untuk lebih peduli kepada fakir miskin yang setiap hari kekurangan. “Pengalaman lapar dan da-haga itu harus mendorong kepedulian sosial kepada ses-

ama. Jika orang-orang yang berkecukupan bahkan berkele-bihan sandang, pangan, dan papan kurang peduli terha-dap nasib mereka yang serba kekurangan, tentu saja kehidu-pan mereka akan semakin sulit,” ungkap Ustaz Djoko Supeno Mukti AMd kemarin. Ulama yang tinggal di Naga Pi-noh ini menjelaskan, , pembagian sembako yang secara instant dapat dinikmati oleh fakir miskin merupakan salah satu bentuk konkret solidaritas sosial. - Bang Meng

-- Tampaknya ada udang dibalik batu.Pemekaran Cegah GejolakInjet-injet Semut

Bukan saja mena-han lapar, dahaga

dan nafsu syah-wat di siang hari.

Ibadah puasa juga menuntut pelakunya agar meningkatkan

kesalehan sosial sebagai dimensi eksternal puasa.

Halaman 7

Tepis Hedonisme, Dorong Kesalehan Sosial

PONTIANAK. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalbar, Tyas Muharto SH bakal segera mengakh-iri jabatan. Posisinya akan digantikan M Jasman Pandjaitan yang sekarang menjabat Direktur Penyidikan pada Jampidsus (Jaksa Agung Muda Pidana Khusus).“Kepada Kajati baru (M Jasman Pandjaitan, red), kita harapkan komitmen mereformasi internal. Perlu mengambil tindakan tegas, khusus kepada oknum jaksa nakal yang sering merangkap seb-agai mafi a kasus,” desak H Retno Pramudya SH, Ketua Komisi A DPRD Kalbar bidang Hukum dan Pemerintah kepada Equator, kemarin (8/8).Desakan Retno agar Kajati baru melakukan reformasi internal didasari pada penilaiannya ter-hadap kinerja Kajati yang cenderung melangalami penurunan. “Kejati yang sekarang (Tyas Muharto, red), tidak ada gebrakan apa-apa,” kata Retno.Menurutnya, selama dipimpin Tyas Muharto, penanganan dalam kasus korupsi banyak yang tidak jelas. “Kinerja mereka dalam menangani korupsi jauh dibandingkan masa kepemimpinan Kajati sebelumnya (Faedhoni Yusuf),” ulasnya.Atas dasar itu, Retno berharap Kejati Kalbar yang baru nanti dapat menjalankan amanah refor-masi, yakni penegakan supremasi hukum di Kalbar tanpa pandang bulu dan pilih kasih. “Pejabat yang melakukan korupsi atau masyarakat biasa, harus diberlakukan sama di mata hukum,” desaknya.Pengungkapan kasus korupsi harus gencar di-lakukan. Ia mengharapkan pengungkapan kasus korupsi sama gencarnya dengan pengungkapan kasus teroris, dan kasus-kasus penjambretan.“Kepada Kajati yang baru, kita harapkan jangan ada lagi kolusi dengan eksekutif. Jangan ada

Hukum

Tindak Oknum Jaksa Nakal

Halaman 7

07 Agt ‘11 04:17 04:27 11:50 15:12 17:54 19:0508 Agt ‘11 04:17 04:27 11:50 15:11 17:54 19:0509 Agt ‘11 04:17 04:27 11:50 15:11 17:54 19:05

Himbauan ini disampaikan :Drs. Haitami Salim, Ketua FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama)Kpt Inf Didin Saripudin, S.Pd (Kaur Medmas Pendam XII Tanjung Pura)

AKBP Mukson Munandar (Kabid Humas POLDA Kalbar)

Manager Beserta KaryawanManager Beserta KaryawanPT PLN (Persero) Cabang PontianakPT PLN (Persero) Cabang Pontianak

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan beribadah di bulan Ramadhan, Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan beribadah di bulan Ramadhan, marilah kita hentikan bermain layangan, agar gangguan listrik dapat marilah kita hentikan bermain layangan, agar gangguan listrik dapat dihindari. Hemat listrik hemat energi dan biaya.dihindari. Hemat listrik hemat energi dan biaya.Kami ucapkan terimakasih.Kami ucapkan terimakasih.

Mengucapkan Selamat Menunaikan Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1432 HIbadah Puasa 1432 H

Siap layani pelanggan 24 jamSiap layani pelanggan 24 jam08115718811/0561-73412008115718811/0561-734120

Hikmah Ramadan (9)

Ekonomi

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan jika gejolak ekonomi yang me-landa Eropa dan Amerika berdampak hingga ke Asia, maka perekonomian Indonesia sangat siap menghadapinya. Menurut SBY, kondisi ekonomi Indonesia saat ini lebih sehat dari tahun 2008 bahkan 1998 ke-tika terjadi gejolak ekonomi secara global. “Tidak perlu ada kepanikan apapun, kita sangat siap. Sistem terus bekerja, baik di jajaran kementrian ekonomi, kementerian teknis dan tingkat Wakil Presiden bisa mengelola dengan baik,” kata SBY saat membuka rapat koordinasi terbatas di Kantor Presiden, Senin (8/8).Namun demikian kata SBY, jajarannya tetap dim-inta untuk terus menjaga kondisi makro ekonomi dalam negeri, sektor riil, cadangan devisa, nilai tukar dan rasio utang terhadap GDP.

SBY Klaim Siap Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Halaman 7

Djoko Supeno Mukti

NANGA PINOH. Pemerin-tah Pusat hendaknya segera bertindak mengatasi lahan yang dibiarkan di bawah pen-guasaan PT Inhutani. Petani justru tidak bisa menggarap lahan yang terletak di Nanga Pinoh itu. “Lahan desa saya masuk areal Inhutani. Dari 5000 hektare lebih, kurang lebih separuh masuk dalam ar-eal Inhutani. Warga kesulitan mendapatkan lahan, walau banyak lahan kosong di depan mata,” kata Imadudin, Kepala

desa Nusa Pandau, Kecamatan Nanga Pinoh ditemui Equator, Senin (8/8).Lahan Inhutani mencakup 4 kecamatan yang ada di seki-tar ibu kota Kabupaten Me-lawi yakni Kecamatan Nanga Pinoh, Pinoh Utara, Pinoh Selatan dan Ella Hilir. Lahan tersebut membentang sekitar Sungai Melawi.“Jika kondisi ini dibiar-kan, jelas warga akan mati kelaparan. Warga kita petani, namun lahan pertanian tidak ada. Sudah milik pihal lain.

Dari pada mati kelaparan, ter-paksa kita menggarap lahan yang ada,” ulasnya.Bukan hanya beberapa orang warga desa Nusa Pan-dau yang terpaksa meng-garap lahan perusahaan yang mulai beroperasi tahun 1980-an ini. Namun, desa tetangga pun demikian. Sep-erti, Desa Kebebu, Tebung Karanga, Semadin Lengkong, Lanjung Paoh di kecamatan Nanga Pinoh. Meski begitu, Imadudin berinisiatif untuk mengaju-

kan pembebasan lahan dari pengelolaan Inhutani. Seban-yak 300 hektare telah diukur sekitar 2010 silam. Kemudian diajukan pada perusahaan untuk diberi pengelolaannya pada warga desa.“Hingga kini masih belum ada kabar dari pihak perusa-haan. Kita sangat mengharap-kan agar pengajuan tersebut dikabulkan. Sebagai bagi war-ga yang petani, tanah sangat penting untuk kelangsungan hidupnya,” terangnya.

Areal Inhutani di Melawi MubazirPetani Merindukan Lahan Garapan

PONTIANAK. Dinas Per-hubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkomin-fo) Kalbar akan memberikan sanksi tegas kepada pen-gusaha angkutan umum yang mengoperasikan kendaraan tidak laik pakai, untuk angku-tan lebaran tahun ini. “Sanksinya bisa berupa pen-

cabutan izin operasi atau izin trayek milik pengusaha ang-kutan itu,” tegas DL Denny SH, Kepala Dishubkominfo Kalbar kepada wartawan di kantor DPRD Kalbar, Senin (8/8).Ancaman pencabutan izin itu merupakan bentuk antisi-pasi pihak Dishubkominfo un-tuk menekan tingginya angka

kecelakaan saat arus mudik dan balik lebaran mendatang. “Kita harapkan pengusaha angkutan tidak mengopera-sikan kendaraan yang tidak laik pakai untuk mengangkut penumpang,” imbuhnya.Menurut Denny, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan para pengusaha ang-

kutan dan stakeholder terkait untuk membahas persoalan ini. Pertemuan diadakan pada hari Selasa, 2 Agustus lalu yang dihadiri juga Dir Lantas Polda Kalbar, Kombes Pol Drs L Latif SH M Hum. Denny membebarkan, Ang-kutan Lebaran Terpadu Tahun

Dishub Tak Segan Beri Sanksi Pengusaha Angkutan

PONTIANAK. Gejolak yang terjadi di wilayah perbatasan bukan hal baru, sebagai akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap minimnya perhatioan perhatian terhadap sarana publik dan aspek lainnya. “Untuk mengatasi persoalan ini, saya minta semua pihak jangan menyandera pemekaran wilayah perbatasan, baik kabupaten maupun provinsi,” tegas Nehen SPd MM, anggota Komisi C DPRD Kalbar kepada Equator, Senin (8/8).Menurut Nehen, pemekaran wilayah perbatasan, baik tingkat provinsi maupun kabupaten memang sangat dibutuhkan. Tujuannya tak lain, demi meningkatkan akselerasi pembangunan di kawasan peme-karan tersebut.“Kalau daerah perbatasan sudah dimekar-kan menjadi provinsi atau kabupaten baru, tentu pembangunan di daerah perbatasan juga akan cepat berkembang. Makanya harus didukung, bukan dihalangi pemekaran itu,” cetus Nehen.Politisi partai Golkar Kabupaten Landak itu menilai, selama ini memang ada sejumlah ok-num yang ingin menyandera aspirasi peme-karan di Kalbar, seperti pemekaran Provinsi Kapuas Raya (PKR). Alasanya, pemekaran bukan kebutuhan mendesak, melainkan hanya kebutuhan politik.“Sekarang masyarakat di perbatasan Ke-tungau Hulu, Sintang dengan Malaysia sudah mengancam mengibarkan bendera Malaysia karena kurang mendapat perhatian dalam hal pembangunan. Nah, apakah hal seperti ini bukan membuktikan bahwa pemekaran sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pembangunan,” ujarnya setengah bertanya.Sejauh ini proses pembentukan Provinsi Kapuas Raya (PKR), masih belum menemu-kan titik kejelasan. Meski demikian, koor-dinator tim pemekaran sudah menyiapkan persyaratan lain yang harus dipenuhi, ting-gal menunggu persyaratan dari Pemprov Kalbar.Ketua Koordinator Tim Pembentukan PKR, Milton Crosby beberapa waktu lalu menegas-kan, pembentukan provinsi tersebut sudah tidak menjadi masalah karena prosesnya berjalan sesuai rencana. “Saya yakin Kapuas Raya akan terbentuk dan tidak ada masalah,” katanya.Peluang Kapuas Raya sebenarnya belum tertutup, sebab Komisi II DPR RI telah melay-angkan surat pada Tim Pemekaran tertang-gal 10 Mei 2010, yang isinya meminta Tim Pemekaran segera melengkapi persyaratan seperti yang tertuang dalam PP Nomor 78 Tahun 2007.Sangat disayangkan, hingga satu tahun sejak surat dilayangkan, semua permintaan DPR belum dilengkapi. Justru Ketua Tim

Pemekaran Cegah GejolakBertahun-tahun tak kunjung terlak-sana. PKR hanya jadi jualan politik. Rakyat menjerit tak dipedulikan. Luapan kekecewaan malah dibilang makar. Pemerintah atau rakyat yang salah?

Armada Angkutan Umum di Kalbar

Halaman 7 Halaman 7

Halaman 7

Page 2: Harian Equator 9 Agustus 2011

Di Kota Pontianak, vol-ume sampah sudah menca-pai 300 ton lebih perhari. O leh karena i tu per lu dilakukan penataan ulang secara menye luruh ten -tang konsepsi pengelolaan sampah di perkotaan. Per-soalan yang mendesak dan sul i t untuk diatas i pada masyarakat di kota besar ada lah ranta i d i s t r ibus i yang terlalu panjang dan pola TPA (tempat pembuan-gan akhir) yang sentralistis, dimana jika satu unit men-gatasi masalah, maka selu-ruh sistem akan terganggu. Puluhan miliar dikeluarkan oleh Pemerintah Propinsi hanya untuk menangani sampah.Kon s ep r en c ana p en -g e l o l a an s ampah pe r l u dibuat dengan tujuan un-tuk mengembangkan suatu sistem pengelolaan sampah yang modern, dapat dian-dalkan dan efisien dengan tehnologi yang ramah ling-kungan. Dalam sistem tersebut harus dapat melayani selu-ruh penduduk, meningkat-kan standar kesehatan ma-syarakat dan memberikan peluang bagi masyarakat dan p ihak swasta untuk berpartisipasi aktif.Pendekatan yang digu-nakan dalam konsep ren-cana pengelolaan sampah ini adalah “meningkatkan sistem pengelolaan sam-pah yang dapat memenuhi tuntutan dalam paradigma baru pengelolaan sampah”. Untuk itu perlu dilakukan usaha untuk mengubah cara

p andang “ s am -pah dari bencana menjadi berkah”. Hal ini penting karena pada haki-katnya pada tim-bunan sampah itu k adang - k adang masih mengand-ung komponen-komponen yang sangat berman-faa t dan memi -liki nilai ekonomi t i n g g i , n amu n karena tercampur secara acak maka nilai ekonominya hi lang dan bah-kan s eba l i knya malah menimbul-kan bencana yang dapat membahay-akan lingkungan hidup.Sistem manaje-men persampa -han yang dikem-bangkan h a ru s merupakan sistem manajemen yang b e r b a s i s p a d a masyarakat yang dimulai dari pen-gelolaan sampah di tingkat rumah tangga. Setiap rumah tangga me-misahkan sampah mereka ke dalam tiga tempat (tong) sampah. Masing-masing diisi oleh sampah organik, anorganik yang dapat didaur ulang (seperti gelas, plastik, besi, ker tas dan sebaga inya) . Sampah plastik dikumpul-kan kemudian dikirim ke industr i yang mengolah sampah plastik.Demikian halnya sampah kertas dikumpulkan kemu-dian dik ir im ke industr i

pengolah kertas.Sedangkan sampah or-ganik disatukan untuk ke-mudian dikomposkan untuk digunakan sebagai pupuk pertanian. Industri pengo-lah bahan sampah menjadi bahan baku dibuat pada skala kawasan, bisa terdiri dari satu kecamatan atau beberapa kecamatan. Hal ini untuk memangkas jalur transportasi agar men-jadi lebih efisien.Dari bahan baku kemu-dian d ibawa ke industr i pengolah yang lebih besar lagi yang dapat menerima bahan baku dari masing-masing kawasan. Di tempat ini bahan baku yang di ter ima dar i mas-ing-masing kawasan diolah menjadi barang yang berni-lai ekonomis tinggi.Pa r a pemu lung dapa t d i t ingkatkan harkat dan martabatnya menjadi mitra tetap pada industri kecil pengolah bahan sampah menjadi bahan baku. Dana untuk membayar imbalan dari para pegawai/petugas yang terlibat dalam kebersihan kota dapat di-peroleh dari iuran warga (retribusi tetap dilakukan) ditambah dari hasil keun-tungan dar i pemrosesan bahan sampah.Dalam rencana penge-lolaan sampah perlu ad-anya metode pengolahan sampah yang lebih baik, peningkatan peran serta dari lembaga-lembaga yang terkait dalam meningkat-

kan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sampah, me-ningkatkan pemberdayaan masyarakat, peningkatan aspek ekonomi yang men-cakup upaya meningkatkan retribusi sampah dan men-gurangi beban pendanaan pemerintah serta pening-katan aspek legal dalam pengelolaan sampah.Tekno l og i y ang d i gu -nakan untuk memecahkan permasalahan sampah ini merupakan kombinasi te-pa t guna yang me l ipu t i teknolog i pengomposan, teknologi penanganan plas-t ik, teknologi pembuatan kertas daur ulang. “Teknologi Pengolahan Sampah Terpadu menuju Zero Waste” harus meru-pakan teknologi yang ra-mah lingkungan.Untuk mencapai hal terse-but, ada enam usaha yang harus dilakukan. Pertama, perlu perubahan paradigma dari tujuan membuang men-jadi memanfaatkan kembali untuk mendapatkan keun-tungan. Kedua, perlu perbaikan dalam sistem manajemen pengelolaan sampah secara keseluruhan. Untuk men-capai keberhasilan, maka perlu didukung oleh faktor-faktor input berupa sarana, prasarana dan kelembagaan produksi, distribusi, pema-saran, pengolahan dan lain-nya. L a n g -kah ketiga, p e m a n -

faatan bahan kompos untuk taman kota dalam bentuk kampanye peng-h i j auan dengan contoh-contoh hasil nyata sebagai upaya promosi pada ma-syarakat luas . Keempat , upaya pemasaran bahan kompos bagi taman hi-buran yang memerlukan-nya. Misalnya kebun bina-tang, kebun raya, taman buah dan sebagainya. Kelima, sampah anorganik sebagai bahan baku indus-tri. Budaya daur ulang sam-pah di Indonesia sebena-rnya sudah ber langsung sejak lama, namun masih harus terus dikembangkan, baik dari segi infrastruktur, teknologi maupun dari segi sistem organisasinya. Hal ini pent ing untuk dapat meningkatkan har-kat dan martabat dari para pemulung.Keenam , pe r lu d ibua t aturan hukum yang bersifat mengikat yang berlaku bagi masyaraka t , agar dapa t mengikut i aturan-aturan bag i ter laksananya pen-gelolaan sampah terpadu. Ha l i n i un tuk memb i a -sakan mentalitas masyara-kat sebaga i pemroduks i sampah.(bersambung) Penulis merupakan PNS Badan Lingkungan Hidup Kota Pontianak

Batas Indonesia di Kalbar dengan Ma-laysia masih berma-salah. Memorandum of Understanding (MoU/kesepakatan dan kesepahaman) Indonesia-Malaysia masalah tapal batas tahun 1978 dilak-sanakan di Sema-rang (Jateng), didu-ga justru merugikan Indonesia.Alasannya dari

MoU itu, kawasan Camar Wulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh pada patok batas A 88 sampai patok A 156 menye-babkan Indonesia kehilangan 1.499 hektar lahan di Ca-mar Wulan, yang akhirnya masuk di wilayah Malaysia. Pemerintah kedua negara dapat segera menyelesaikan tapal batas kedua negara di Kalbar.Masyarakat kedua negara sebenarnya sama-sama cinta

damai, tak suka gaduh, namun demi kepentingan ekonomi, kadang kala membuat semua gelap mata. Akhirnya kes-ejahteraan kedua negara, menjadi terganggu karena urusan tapal batas. Pendapat Anda?

2

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun k omentar Anda tentang la ya nan umum dalam kolom SMS Inter Aktif. Untuk SMS yang be lum di muat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta. HP : 0819-5267-5378HP : 0819-5267-5378

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Elfrida Sinaga, Misrawie, Hermanto. Staf Re-daksi: Arman Hariadi, Abdu Syukri, Julianus Ratno, Samsul Ari� n. Umum dan Personalia: Djailani Kasno.

Kota Pontianak: Indra Nova Jarta Kusuma. Biro Mempawah: Al� Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: Kundori (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Antonius Sutarjo (stinger). Biro Kapuas Hulu: Kholil Yahya (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasa-ran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris).

Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Perce takan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

Jawa Pos Media GroupHarian

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

interaktif Selasa, 9 Agustus 2011

Pengelolaan Sampah Terpadu di Perkotaan (4)Oleh: Imansyah ST MEng

ASALAHM

ANGGAPANT

Kampanye untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terus digaungkan, sengaja atau tidak kondisi masyarakat di perbatasan luput dari perhatian. Padahal patok batas darat di Kalbar, mulai dari Tanjung Datuk hingga Gunung Cemaru Kabupaten Kapuas Hulu mencapai 5.784 buah. Semua patok itu dipasang di batas water sided sepanjang 966 kilometer.

0813454796826-8-2011 13.45

Sampaikan pujian, kritik, saran dan ko-mentar Anda terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum.

�Aspirasi Warge Kote Pontianak

HP:0819-5267-5378

�EQUATORIAL

Hargailah Petani Jangan hanya pengusaha dengan modal besar yang boleh mengelola hutan. Petani di persekitaran hutan, diharapkan juga diberikan hak untuk mengelola hutan. Jangan sampai masyarakat di pinggiran hutan hanya menjadi penonton saja. Areal hutan produksi, silakan diber-dayakan bersama petani. Supaya tambah sejahtera sedikit untuk kaum tani di persekitaran hutan utama, lebih khusus di hutan produksi.Pemerintah Pusat hendaknya segera bertindak mengatasi lahan yang dibiarkan di bawah penguasaan PT Inhutani. Petani justru tidak bisa menggarap lahan yang terletak di Nanga Pinoh itu. Lahan Inhutani mencakup empat kecamatan yang ada di sekitar ibu kota Kabupaten Melawi yakni Kecamatan Nanga Pinoh, Pinoh Utara, Pinoh Selatan, dan Ella Hilir. Lahan terse-but membentang sekitar Sungai Melawi.Bukan hanya beberapa orang warga desa Nusa Pandau yang terpaksa menggarap lahan perusahaan yang mulai beroperasi tahun 1980-an ini. Namun, desa tetangga juga demikian. Seperti, Desa Kebebu, Tebung Karanga, Semadin Lengkong, Lanjung Paoh di kecamatan Nanga Pinoh. Harusnya pemerintah ada sosialisasi ada areal Inhutani yang boleh diolah petani. Sehingga muncul inisiatif warga untuk mengajukan pembebasan lahan dari pengelolaan In-hutani. Sebanyak 300 hektare telah diukur sekitar 2010 silam. Kemudian diajukan pada perusahaan untuk diberi pengelo-laannya pada warga desa. Itu kan baru bagus. Pemerintah dapat pajak bumi, petani dapat sejahtera. Amin. ***

Kepada yang terhormat Bapak Walikota Pontianak Sutar-midji, bagaimana janjimu dulu sebelum Bapak diangkat menjadi walikota, dimana sekarang di setiap Sekolah Dasar Negeri (SDN) tidak dipungut biaya sumbangan apapun, kalau pun ada tolong diberitahukan kepada Anda.Bukti di lapangan, masih saja ada yang dimintai sumban-

gan untuk pembangunan halaman sekolah oleh guru di SDN, seperti di SDN 41 di daerah Siantan Jalan Swasembada, sudah gaji Pegawai Negeri Sipil naik, masih saja gurunya mencari can tepi. Belum can yang lainnya seperti buku tulis dan lain-lain. Emang kemana dana pemerintah selama ini, kok masih

saja ini terjadi. Kami warga yang tidak mampu, kasihani anak kami juga butuh pendidikan yang layak. Tolong segera ditanggapi, jangan sampai ini terjadi di SDN lain. Terimakasih pengertian dan perhatiannya.

0852494265532-8-2011 05.27

Pak Wali Menjawab:Kayaknya kalau janji tidak Mas, yang ada aturan, sekolah

dasar tidak ada pungutan apapun. Saya akan check sekolah tersebut, jika benar akan saya copot kepala sekolahnya. Lagian sudah berulang kali dilarang, kalau masih bandel ya berarti tak mampu patuh, terimakasih.

Takut Pada KoruptorSelamat datang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimatan

Barat yang baru. Anda adalah kajati keempat, mampukah Bapak mengeksekusi terpidana korupsi yang sudah ingkrah dengan nomor putusan 1131 k/pid sus/2008. Atau Bapak pun seperti pecundang, besar cakap dan penakut dengan para koruptor.

0896933809417-8-2011 04.22

Tidak MendidikTv swasta harus mencekal Olga Saputra selama bulan suci

Ramadan, karena si xxxn itu sangat tidak mendidik dan kurang ajar, terlalu.

0852460983044-8-2011 12.09

Nyaman Dekat PremanSiapa yang gak kenal preman? Hampir di setiap sudut jalan

dan tempat, mereka ada! Tak semua yang berkelakuan buruk, tapi tak sedikit yang bikin gelisah. Siapa yang berani menentang mereka?Ah..ini hanya keluhan semata tanpa solusi yang memuaskan. Se-

hingga saya lebih nyaman di dekat tumpukan preman ketimbang tumpukan hukum.

08965594229314-7-2011 11.14

Pejabat PLN Jangan Tuli

Kami sangat kecewa dengan pelayanan PT PLN Bengkay-ang. Hampir dua bulan terakhir tegangan listrik nyaris tidak pernah stabil. Tegangan terkadang naik dan tiba-tiba drop. Bahkan lebih sering tegangan rendah seperti terlihat pada angka di UPS. Saat menyalakan kipas, anginnya sangat ke-cil. Setrika saja tidak bisa panas. Dampaknya pun langsung terjadi pada peralatan elektronik di rumah kami. Kulkas, komputer bahkan UPS rusak. Tidak dapat dipakai lagi. Sayangnya, ketika masalah itu disampaikan ke jajaran PT PLN Bengkayang, jawabannya sangat mengecewakan. Hanya mem-bandingkan dengan kondisi suplai listrik di rumah karyawan PLN. Padahal konsumen hanya menyampaikan ketidakpuasan atas pelayanan yang didapat. Mohon perhatian dari PT PLN Wilayah Kalbar agar mengingat-

kan jajarannya, terutama PLN Bengkayang untuk memperbaiki pelayanan kepada konsumen. Tidak tuli. Mau mendengarkan keluhan pelanggan dan memperbaiki pelayanan. Bukankah memberikan pelayanan terbaik sesuai arahan dari Dirut PT PLN, Dahlan Iskan. Mendapatkan pelayanan terbaik juga merupakan hak konsumen sesuai UU Perlindungan Konsumen. Atau jangan-jangan jajaran PLN Bengkayang selain tuli juga buta aturan. Rugi perusahaan negara mempekerjakan SDM seperti anda.

Scolastika, Warga Jalan Raya Sanggau Ledo Bengkayang.

�Surat Pembaca

Page 3: Harian Equator 9 Agustus 2011

DPD PAN KABUPATEN KAPUAS HULU

Tertanda

ABDURANI, SEKetua

AGUSTINAWATISekretaris

MengucapkanSelamat dan Sukses

Atas di lant iknya:Christianus Lumano, SE, MSI

SebagaiKepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat

Pada hari Jumat, 5 Agustus 2011oleh Gubernur Kalimantan Barat Bapak Drs. Cornelis, MH

PONTIANAK. Perkembangan dan kemajuan dunia pendidi-kan dewasa ini begitu cepat. Penggunaan teknologi infor-masi di setiap jenjang dan jenis pendidikan perlu diimbangi dengan ketersediaan sumber daya manusia yang mema-dai. Demikian ungkap Yuliani mahasiswi STKIP berambut panjang ini.“Saya kira melanjutkan stu-di di STKIP-PGRI Pontianak adalah pilihan dan tujuan saya untuk menjadi tenaga guru yang mempunyai kualitas,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Michael Ronald, Mahasiswa Prodi TIK STKIP-PGRI Ponti-anak ini mengatakan kondisi demikian menunjukkan bahwa dalam proses pendidikan di-perlukan tenaga-tenaga guru yang mempunyai spesifi kasi. “Yang jelas dibutuhkan pula keahlian yang sesuai dalam memberikan dan melakukan proses pembelajaran di seko-lah-sekolah,” katanya.Berangkat dari fenomena tersebut STKIP-PGRI Ponti-anak, berdasarkan surat izin penyelenggara Program Studi

dari Dirjen Pendidikan Tinggi No 1390/D/T/2009 Tanggal 18 Agustus 2009, LPTK ini berusaha menjawab tantan-gan yang ada dengan mem-buka Program Studi Pendidi-

kan Teknologi Informasi dan Komputer (Pendidikan TIK) dengan jenjang Strata 1 (S-1) serta mengedepankan mutu dan kualitas civitas akademik. (oVa)

DPRD Gunakan Hak Interpelasi

Selasa, 9 Agustus 20113 PontianakPRO

DIJUAL

Ruko 3 Lantai, ukuran 5 x 15 mm Lokasi Strategis,

jalan utama masuk Parit besarHubungi : 0811567613

“Di dalam Perda jelas kawasan itu

adalah kawasan pen-didikan dan pemukiman, jika dibangun, kalaupun

mau diubah itu harus ada persetujuan DPRD.

Sebenarnya Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Kota Pontianak

ini maunya apa?”

Perda RTRW Dikangkangi

PONTIANAK. Pembangunan Supratman Square Bussinnes Point yang diapit SMAN 3 dan SMKN 3, Jalan WR Supratman semakin mendapat sorotan dari berbagai pihak. Termasuk anggota DPRD Kota Pontianak, malah anggota Komisi A DPRD Kota Pontianak, Ardiansyah, SH, MH menegaskan apabila pembangunan tersebut tidak dihentikan maka mereka akan menggunakan hak Interplasi. “Jika pembangunan tersebut

tidak dihentikan, kita akan menggunakan hak interpelasi. Ini sudah sangat keterlaluan,” ungkapnya. Ia tidak habis pikir dan juga sangat menyesalkan Dinas Tata Ruang dan Pemuki-man yang bisa menerbitkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) kepada pengusaha untuk mem-

bangun Supratman Square di kawasan yang jelas-jelas itu daerah pemukiman dan pen-didikan.“Di dalam Perda jelas ka-

wasan itu adalah kawasan pendidikan dan pemukiman, jika dibangun, kalaupun mau diubah itu harus ada per-setujuan DPRD. Sebenarnya Dinas Tata Ruang ini maunya apa?”tegasnya.Melihat persoalan ini, poli-

tisi dari PAN ini berpendapat bahwa perda hanya ditegakkan untuk para PKL saja tapi tidak untuk kalangan berduit.Selain Ardiansyah, Fraksi

PDI-P DPRD Kota Pontianak di dalam Pandangan Umumnya juga menyoroti persoalan ini, Hui Kiang selaku Sekretaris Fraksi mempertanyakan secara

tegas khususnya kepada dinas yang dipercayakan untuk men-gelola ijin mendirikan bangu-nan (IMB) dalam hal ini dinas Tata Ruang dan Pemukiman, apakah bangunan Supratman Square ini sesuai dengan pe-runtukannya?“Setahu kami bahwa lokasi

tersebut adalah untuk pendi-dikan dan pemukiman, pada saat aktivitas jam sekolah, jalan tersebut sangatlah padat karena mulai dari tingkat SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi berada di daerah terse-but sehingga pada saat pagi dan siang hari daerah ini men-galami kemacetan yang luar biasa, apakah pejabat pemkot tahu hal ini? Tidak dapat kami bayangkan jika ditambah lagi dengan pusat perbelanjaan

dan perkantoran yang letaknya ditengah pusat pendidikan,” jelasnya. Fraksi PDI-P men-gungkapkan dahulu di jaman kepala dinas lama pengajuan perijinan ini pernah diajukan bahkan harus dikonsultasikan dulu dengan Bappeda sebelum akhirnya ditolak, tapi sekarang nyatanya pendirian bangunan terus dilakukan bahkan menut-up saluran air masyarakat yang tinggal di kawasan sekitar.“Masih menjadi pertanyaan

bagi fraksi kami, apakah di dalam pengeluaran suatu ijin bangunan masih bersandar pada peruntukan kawasan ataukah selera kepala dinas dan staf, sekali lagi kami tan-yakan karena kami sangat per-hatian dengan permasalahan ini,” pungkasnya. (oVa)

PONTIANAK . Fraksi-Fraksi DPRD Kota Pontianak menyam-paikan Pandangan Umumnya terhadap nota keuangan Rap-erda Perubahan APBD Tahun 2011 yang sudah dibacakan Walikota Pontianak, Sutar-midji, Jumat lalu. Penyampaian ini dilaksanakan dalam sidang paripurna, Senin (08/8). Fraksi PAN yang dibacakan

Uray Samiazi mengaitkan Ran-cangan Perubahan APBD ini dengan Permendagri nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedo-man Pengelolaan Keuangan Daerah, menurutnya Walikota Pontianak tidak mengukur kembali sampai dimana pen-capaian Rencana Kerja Pemer-intah Daerah (RKPD) yang ditetapkan tahun 2011. “Dari Permendagri tersebut

kita dapat memahami betapa kuatnya hubungan antara RKPD dan KUA dalam menyu-sun perubahan APBD 2011. ini menjadi penting jangan sampai terjadi seperti tahun sebelum-nya, setelah walikota selesai menggunakan dana rakyat dalam bentuk APBD 2010 baru terkejut dan salahkan sana-sini karena kenyataan jumlah rakyat miskinnya menurut BPD Kota Pontianak meningkat menjadi 36.640 orang di tahun 2011,” ucapnya.Fraksi Kebangkitan Hati

Nurani Nasional (KHNN) yang dibacakan oleh anggota Frak-sinya, M. Fauzie, S Sos mem-pelajari dan menganalisa nota pengantar berikut nota keuan-gan Raperda Perubahan APBD Tahun 2011, Fraksinya melihat Pemerintah Daerah berikut in-stansi teknisnya telah berusaha menjalankan fungsi anggaran, fungsi alokasi dan tahapan waktu pelaksanaan anggaran sesuai aturan. Yang ditandai dilaksanakannya beberapa pembahasan secara marathon oleh tim anggaran Pemerintah dan Badan Anggaran DPRD Kota Pontianak. Setelah melalui serangkaian

pembahasan, Fraksi kami me-lihat ada beberapa point yang harus dicermati pada alokasi yang diusulkan pihak ekse-kutif. Diantaranya : Estimasi Perubahan Pendapatan daerah, berkaitan dengan Estimasi Pendapatan Daerah maka kami harap Pemerintah Kota Ponti-anak menjelaskan dasar jum-lah dan besaran peningkatan tersebut diatas apakah sudah mempertimbangkan rencana pencapaian target dari potensi yang ada atau belum. Hal ini khususnya terlihat

dari peningkatan jumlah PAD sebesar 4,37 persen atau se-jumlah Rp. 5.730.189.988,17,- dimana kami dari Fraksi

FKHNN menilai bahwa estimasi kenaikan PAD tersebut terhi-tung kecil. “Kami berharap ada penjelasan berkaitan antara estimasi pendapatan daerah dengan potensi pendapatan riil yang ada di Kota Pontianak ini,” ucapnya. Kemudian Fraksi PDI-P yang

dibacakan oleh Sekretarisnya Hui Kiang menyoroti perma-salahan utama Perubahan Pendapatan Daerah yaitu De-sentralisasi fi skal, perubahan yang sangat mendasar dalam manajemen keuangan publik, hal ini ditandai dengan transfer dana perimbangan dari pemer-intah pusat kepada daerah. Peran dana perimbangan dari pemerintah pusat kepada dae-rah. Namum disisi lain kebu-tuhan dana untuk membiayai pembangunan daerah dari tahun ke tahun cenderung meningkat, hal ini dikemu-kakan sendiri oleh walikota Pontianak saat membacakan pidato perubahan APBD 2011, Jumat kemarin.Berkenaan dengan Nota

Keuangan Rancangan Perubah-an APBD Kota Pontianak tahun anggaran 2011, Fraksi PPP yang dibacakan oleh Syf. Yuli-ana, SE mengungkapkan berke-naan dengan Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Kota Pontianak tahun angga-ran 2011 dianggarkan sebesar Rp 131.158.982.245,00- dan pada APBD Perubahan 2011 mengalami peningkatan sebe-sar Rp 5.730.189.988,17- se-hingga Pendapatan Asli Daerah Kota Pontianak menjadi Rp 136.889.172.233,17- atau me-ningkat sebesar 4,37 persen.

Terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah dalam kurun waktu enam bulan ber-jalan ini, Fraksi PPP DPRD Kota Pontianak memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pontianak atas keberhasi-lan meningkatkan pendapatan asli daerah khususnya dari sektor pajak dan retribusi daerah, dan Fraksi PPP DPRD Kota Pontianak berharap sek-tor- sektor lain juga harus bisa memberikan kontribusi yang positif terhadap peningkatan pendapatan asli daerah.Fraksi PPP DPRD Kota Pon-

tianak memandang bahwa pendapatan dari sektor pajak parkir dan Retribusi Pelay-anan Parkir di tepi jalan umum masih sangat potensial untuk ditingkatkan, karena masih terbuka peluang yang cukup besar mengingat potensinya cukup menjanjikan, pleh kare-na itulah Fraksi PPP DPRD Kota Pontianak mendorong Dinas yang terkait untuk melakukan upaya-upaya yang maksimal dan sungguh-sungguh meng-garap kedua sektor tersebut. (oVa)

Rancangan Perubahan APBD 2011PU Fraksi-Fraksi di DPRD

Ardiansyah, SH, MHAnggota DPRD Kota Pontianak

Pendidikan & Teknologi Informasi Komputer STKIP

Michael Ronald. IST Yuliani. IST

Page 4: Harian Equator 9 Agustus 2011

PONTIANAK. Nasib 236 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabu-paten Kubu Raya 2010 masih menggantung karena bermasalah. Akibatnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunda pemberian nomor induk kepegawaian yang lulus hingga batas waktu yang belum diketahui.

Anggota Fraksi Demokrat, Setyo Gunawan melalui Pendapat Akhir (PA) Fraksi mempertanyakan nasib ratusan CPNS yang hingga kini tidak jelas dan terkatung-katung akibat kasus CPNS yang belum ada jalan keluarnya hingga saat ini.

“Kami mempertanyakan bagaimana nasib sekitar 200 CPNS Kubu Raya yang hingga kini belum ada kejelasan nasib mereka. Kami berharap ada jalan keluar untuk CPNS ini sehingga tidak lagi meresahkan banyak pihak,” kata Setyo.

Menjawab PA Fraksi Partai Demokrat, Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH tidak akan mau bertanggungjawab atas permasalahan CPNS Kubu Raya. Dikatakannya, persoalan tersebut menjadi urusan Bupati Kubu Raya, bukan urusan Gubernur Kalbar.

“Mengenai CPNS Kubu Raya saya tidak mau bertanggungjawab. Sudah saya jelaskan sebelumnya, mengenai mekanismenya seperti apa? Bupati yang melanggar ketetapan dan melawan pemerintah pusat.

Kita menjalankan roda pemerintahan ini harus sesuai dengan UU,” tegas Cornelis dalam rapat paripurna penyampaian Pendapat Akhir (PA) Fraksi-Fraksi di Balaiurungsari DPRD Kalbar, Senin (8/8).

Cornelis mengaku telah melakukan koordinasi mengenai me-kanisme penerimaan CPNS. Dimana salah satu persyaratan peneri-maan CPNS menggunakan Perguruan Negeri yang berpengalaman, namun yang memiliki kewenangan sepenuhnya adalah bupati yang bersangkutan.

Cornelis juga mengaku belum lama ini dihubungi Dirjen Pusat terhadap penerimaan CPNS dan diminta keterangan seputar per-tanggungjawaban mengenai permasalahan tersebut. Namun dengan tegas, Cornelis menolak untuk bertanggungjawab.

“Karena yang punya persoalan Kubu Raya, bukan saya tapi bupat-inya. Jadi saya tegaskan, saya tidak mau bertanggungjawab. Kalau dikatakan kita tidak transparan, hasil dari kelulusan kita umumkan,” jelas Cornelis dengan nada lantang di hadapan anggota DPRD Kalbar yang hadir dalam paripurna itu. (jul)

Kalbar Raya 4

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota- Pengiriman Barang

Pontianak - SanggauPontianak - Sanggau

ARIS TAXI

Telp (0561) 3305303Hp : 085245502235

081522675500Sanggau

Kantor Cabang : Jl. Ahmad Yani No. 24

(Samping Hotel Merpati)

Telp : (0561) 7161816 (0561) 779655Hp : 081256271689PontianakKantor Pusat :Jl. Tabrani AhmadKomp : Hasia Permai No. B 8

Hubungi: YAYATHp: 08125721381 / 085252465555

RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

Proses Mudah dan Cepat

DPMURAH

194 jt

RANGER RAS CABIN

280 jtFORD FIESTA

Cashback s/d

25 jtCashback s/dCashback s/d

2525 jt jt

DP DP 10% 10% S/d S/d 4 4

ThTh

DODY 08125608423, 0561-7565151

Grand MaxGrand MaxGrand MaxPU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

XeniaXenia

Tersedia Ra dio HT UHF / VHF

Murah, Bergaransi, Berkualitas

TOKO NAVIGASIJl. Agus Salim 36 Ptk.0561-760452

Kunjungi Workshop Kami :Kunjungi Workshop Kami :

• Lebih 1000 Model Undangan Terbaru• Lebih 1000 Model Undangan TerbaruMelayani :Melayani :

• Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, • Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital PrintingDigital Printing

• Aneka Souvenir Kawinan • Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) ( Ratusan Model Ready Stock)

PERCETAKAN ANUGRAHPERCETAKAN ANUGRAHJl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 PontianakJl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 PontianakTelp. (0561) 7057240, 7537420Telp. (0561) 7057240, 7537420(Depan Supermarket Asoka Baru)(Depan Supermarket Asoka Baru)PERCETAKAN ADIPERCETAKAN ADIJl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung SahariJl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung SahariNo. 21 Pontianak Telp. 7183366, No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

Undangan && SouvenirSouvenircetakcetak

Promo Tepat SasaranPasang 6 x Terbit 7 KaliPasang 25 x Terbit 30 Kali

* Syarat dan Ketentuan Berlaku

Kontak Person Kontak Person ::DenyDeny 0811570832 0811570832

JaizJaiz 085245411544 085245411544Telp IklanTelp Iklan : 0561-721229 : 0561-721229

Buat apa Bayar Mahal Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya SamaKalau hasil nya Sama

Hanya Hanya Rp15.000/hariRp15.000/hari

JOHANES 0812566061250561 753897 7

ProsesMUDAH & CEPAT

DP11Jutaan

DP 10%

SWIFT-APV-SX4-X OVER

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

JASA ANGKUTAN BARANG

085654695608085654695608081256815588081256815588

Tidak Tidak Melayani Melayani

SMSSMS

OJEK OJEK PICK UPPICK UP

Melayani :Melayani :•• Rental/sewa pick up (L300), Rental/sewa pick up (L300),

Carry, Grand Max, Zebra, HiluxCarry, Grand Max, Zebra, Hilux•• Angkutan (Pindahan rumah, kost Angkutan (Pindahan rumah, kost

dll)dll)• Antar Jemput barang • Antar Jemput barang (dalam & Luar kota) (dalam & Luar kota)

TRANSPORT TRANSPORT MELAYANI :MELAYANI :- Antar Jemput Luar - Dalam Kota - Antar Jemput Luar - Dalam Kota - Menerima pengiriman dokumen - Menerima pengiriman dokumen

& Paket& PaketTUJUAN : TUJUAN : - Sintang - Pontianak (PP)- Sintang - Pontianak (PP)

ExpressExpressMitra Dalam Perjalanan AndaMitra Dalam Perjalanan Anda

ExpressExpress

ALAMAT :PONTIANAK

(081256599913)Jl. KH. ACHMAD DAHLAN No. 24

(Armada Kijang Innova)

SINTANG (082149172370)Jl. MT. HARYONO

(Pintu Gerbang BTN)

HHuubb

081352462870 081352462870 085348154631085348154631 : :

Khusus menjual :

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak(Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH

DITANGANI LANGSUNG OLEHSHINSHE MURSYID AL MUDAWALI

HP. 081345500116Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19Samping Ramayana Mall Pontianak

Buka: 08.00-20.00 WIB

EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

THERAPY

Jl. Tabrani Ahmad No. 16-19Sui Jawi Dalam Pontianak Barat

Telp (0561) 773672HP 0811563377

Melayani :1. Pelatihan mekanik motor reguler2. Pelatihan mekanik mobil reguler3. Pelatihan analisa engine dgn komputer/Scanner EFI4. Penyediaan alat Scanner EFI5. Service mesin EFI, Reset Oil,

Mobil : Asia, Amerika dan Eropa

Full ac

LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA

Xenia VVT-iXenia VVT-i

L U X I O

TERIOS • SIRION • LUXIO • GRAN MAX PU/MB

Innovation for Tomorrow

Gran Max Pick up

Hub: SUI JIN 081257472700561-7062289

DapatkanCash Back

s/d 15 jt

DP mulai10 %

DP mulai 10%

Buruan Beli DaihatsuBuruan Beli DaihatsuDapatkan Promo Dapatkan Promo Undian “Undian “DAHSYATDAHSYAT” ” Promo Undian Bulan Promo Undian Bulan Juni S/d Oktober 2011Juni S/d Oktober 2011

QUEEN GORDENQUEEN GORDENMenerima Pesanan :Menerima Pesanan :

Bermacam Model Gorden, Bermacam Model Gorden, Bendera Hias, Umbul-umbul, dll.Bendera Hias, Umbul-umbul, dll.

Alamat :Alamat :JLJL. . H. RAIS A. RAHMAN NO. 1H. RAIS A. RAHMAN NO. 1(Samping Gg. (Samping Gg. BUKIT BARISANBUKIT BARISAN))

PontianakPontianakQUEEN GARDEN QUEEN GARDEN Pindahan dari Pindahan dari DECOR GORDEN DECOR GORDEN

( Jl. Gusti Sulung lelanang No. 45 Pontianak)( Jl. Gusti Sulung lelanang No. 45 Pontianak)

ACUACU0821 1104 47900821 1104 47900812 5692 92220812 5692 92220852 5252 56880852 5252 5688

Kardiansyah081257282270085654400673

Tenor 5 Tahun

Dp 10 %( FREE Angsuran 1 Bln)

Hubungi :

Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!

Innovation for Tomorrow

Bunga 5,1*%

Angsuran Cuma

3 Jt-an

Polisi Siap Atasi Preman Proyek

CPNS Kubu, Cornelis Lepas Tangan

Selasa, 9 Agustus 2011

PONTIANAK. Mencuatnya berita tentang aksi anarkis dan preman-isme dalam pelaksanaan lelang proyek di Bidang Cipta Karya, Dinas PU Kalbar, disikapi Polda Kalbar. “Premanisme pada pelelangan

proyek ini sering meresahkan ma-sayarakat, khususnya pengusaha konstruksi. Bahkan memang kerap dikeluhkan. Bahkan terjadi baku hantam di lokasi lelang. Praktik premanisme dilakukan pihak tertentu, tujuannya memberikan

tekanan psikologis kepada peserta tender lain yang dianggap sebagai saingan,” ujar AKBP Mukson Munandar, Kabid Humas Polda Kalbar, Senin (8/8). Dikatakan Mukson, polisi selalu

siap mengatasi preman proyek yang meresahkan masyarakat atau pengusaha konstruksi. Polisi akan melakukan pengamanan ter-hadap tender yang dilelang oleh berbagai instansi pemerintahan maupun swasta. ”Tentunya, jika kita diminta untuk melakukan

pengamanan, baik terbuka mau-pun tertutup,” tegas Mukson. Mukson menyarankan, sebai-

knya instansi pemerintahan me-minta bantuan pihak kepolisian untuk pengamanan proses lelang proyek. Sehingga bisa mengan-tisipasi terjadinya tindakan ke-kerasan atau premanisme. ”Kalau diminta, kita akan segera

memerintahkan untuk menempat-kan personel di tempat pelelangan proyek. Kami berharap, proses tender proyek dilakukan dengan

jujur dan adil, sesuai ketentuan atau aturannya. Jadi, jika ada praktik premanisme dan beru-jung terjadinya keributan, maka akan langsung kita ditindak,” ungkapnya.tambah MuksonMantan anggota DPRD Kalbar,

Ir Harry Tri Yoga menyayangkan adanya tindakan anarkis dalam proses lelang proyek di Bidang Cipta Karya, Dinas PU Kalbar. Mestinya para pelaku tindakan anarkis mesti ditertibkan dari lo-

kasi lelang. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.“Kita berharap, selain instansi

yang melakukan tender, pihak asosiasi pengusaha konstruksi juga bisa melakukan penertiban. Sehingga proses lelang bisa ber-jalan aman dan lancar, serta tidak ada yang merasa dirugikan,” papar Yoga.Dikatakan Yoga, mestinya tinda-

kan kekerasan tidak terjadi dalam proses lelang proyek. Apalagi di era teknologi yang sudah canggih

dengan mmasukan penawaran serta mengambilan dokumen via on line. ”Sudah tidak zamannya lagi

lelang proyek ditongkrongi oleh preman. Mudah-mudahan tinda-kan anarkis dalam lelang proyek ini untuk yang terakhirkalinya terjadi. Ke depan diharapkan panitia lelang maupun pengusaha konstruksi bisa sama-sama men-jaga keamanan dan kelancaran dalam proses lelang,” papar Yoga. (sul/amk)

Deejayremixer Bagikan Makanan

Pontianak. Sikap Fraksi Partai Golkar DPRD Kalbar yang sangat vokal mengkritiki bahkan menolak keinginan pemerintah provinsi untuk membangun Rumah Budaya kini mulai melemah bahkan mendukung pembangunan tersebut. Hal itu terungkap dalam pe-nyampaian Pendapat Akhir (PA) Fraksi Partai berlambang pohon beringin tersebut pada rapat paripurna di Balairungsari DPRD Kalbar, Senin (8/8).Dalam PA Fraksi itu hanya tinggal harapan agar pembangunan

itu nantinya bermanfaat luas bagi masyarakat Kalbar. “Fraksi Partai Golkar berharap pembangunan Rumah Budaya yang direncanakan dapat mengakomodasi kepentingan ras, suku dan budaya yang ada di Kalbar,” kata H Mulyadi H Yamin, juru bicara Fraksi Partai Golkar saat penyampaian PA tersebut.Rumah Budaya itu nantinya, sambung Mulyadi, diharapkan pula

berfungsi sebagai alat pemersatu dan pada akhirnya menjadi pusat budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalbar khususnya. Menjadi kebanggaan bangsa Indonesia pada umumnya.Fraksi Partai Golkar menilai, budaya dan kebudayaan adalah

bagian integral dari pembangunan nasional. Kebudayaan yang beraneka ragam telah lama menjadi alat pemersatu bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.Karena itu, kata Mulyadi, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata

telah membuat kebijakan untuk menumbuhkembangkan dalam masyarakat kebudayaan lokal menjadi kebudayaan nasional. Karena percaya sebagai alat pemersatu bangsa.Menurut Mulyadi, gagasan membangun Rumah Budaya di Kalbar

yang akan dilakukan pemerintah provinsi, sejalan dengan cita-cita pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kebudayaan dan Pari-wisata yaitu yang bersifat komprehensif sebagai pemersatu. “Maka dari itu, perlu disambut baik,” tegas Mulyadi. (jul)

Fraksi Golkar Dukung Rumah Budaya

PONTIANAK . Selama ini ke-beradaan Deejay (Dj) kerap kali menjadi kritikan dan dinilai lebih mengarah ke hal-hal negatif. Ang-gapan itu coba ditepis para Dj yang tergabung dalam Organizer Deejayremixer Pontianak.Mereka turun ke jalan mem-

bagikan takjil atau makanan buka puasa gratis di Bundaran Untan Pontianak, Minggu (7/8). “Selama ini kehadiran deejay selalu dikonotasikan dengan hal-hal negatif. Kami ingin membuang anggapan itu. Kami membagikan takjil gratis sekitar 300 kotak

yang berisi kue dan minuman untuk berbuka puasa,” ungkap Deejay Nona dari Jakarta kepada Equator di sela-sela melaksanakan kegiatan tersebut.Kegiatan yang dilaksanakan

Deejayremixer itu, baru pertama kali di Pontianak. Namun kegiatan

serupa sudah sering dilakukan di Surabaya. “Kita rutin setiap Ramadan seperti di Surabaya. Dan untuk Kota Pontianak baru pertama kali ini,” jelasnya.Deejay Nona menjelaskan, sa-

saran pembagian takjil ini, para pengendara kendaraan, terutama

bagi yang menempuh perjalanan jauh. “Sasaran kita pengendara perjalanan jauh. Takutnya keburu puasa, jadi kita sediakan takjil ini. Kita juga berencana ke panti asuhan, tapi itu masih akan kita bahas dengan teman-teman,” ungkapnya. (jul)

AKBP Mukson Munandar. DOK

Para Deejay dan pengurus Deejayremixer berfoto bersama sebelum membagikan takjil gratis di Bundaran Untan Pontianak. JULIANUS R

Page 5: Harian Equator 9 Agustus 2011

Permainan layangan ham-pir disukai semua umur dan kalangan. Itulah sebabnya bisnis pembuatan layangan tetap cerah sampai sekarang. Tak hanya layangan biasa, permintaan layangan hias berbagai bentuk juga sama tingginya.Bisa dibilang layangan

adalah mainan semua kalan-gan, baik anak-anak maupun dewasa. Karena itu, layangan sampai sekarang masih laris manis di pasaran. Tak percaya, lihatlah omzet jutaan rupiah yang direngkuh Prima Artha Praditya, produsen layang-lay-ang di Pasuruan, Jawa Timur.Sudah satu tahun ini Prima

menjual layangan murah se-cara grosir. Untuk layangan polos ukuran panjang 58 cm

dan bentang sayap 57 cm, harganya Rp 350 ribu per 1.000 item. Adapun layangan ukuran sama namun bermo-tif harganya 380 ribu. “Bila membeli dalam jumlah lebih banyak harganya bisa turun,” kata Prima.Menurut Prima, motif paling

populer adalah motif kartun karena disukai anak-anak. Untuk memproduksi layangan, Prima dibantu 17 karyawan. Sebanyak sepuluh karyawan bertugas membuat kerangka bambu, lima orang memasang kertas dan dua karyawan ber-tugas menyablon gambar.Prima mengaku, penjua-

lan layungan sampai saat ini sangat bagus. Bahkan, dia memiliki pelanggan tetap yang membeli dalam jumlah sangat

banyak. “Sampai membawa truk,” katanya.Selain menjual langsung,

Prima juga melayani pemesan-an online. Dengan pemesanan online ini, dia bisa menjang-kau pembeli di Jakarta dan Surabaya.Dengan pasar yang luas,

dalam sebulan Prima bisa menjual rata-rata 100 ribu layang-layang. Jumlah itu bisa melonjak menjadi 200 ribu layangan saat musim liburan tiba.Dari penjualan layangan itu,

ia bisa mengantongi omzet Rp 35 juta per bulan. Dengan margin Rp 90 untuk tiap layang-layang yang dijual, Prima bisa mengantongi un-tung rata-rata Rp 9 juta per bulan. Hanya saja, marginnya akan berkurang jika ada satu

pelanggan membeli 50 ribu layangan sekaligus. “Saya hanya ambil untung Rp 50 per layang-layang,” ujar Prima.Selain Prima, produsen lay-

ang-layang lain adalah Kasmin. Selain memproduksi layangan biasa, Kasmin juga membuat layang-layang hias di rumahn-ya di Desa Sampang, Cilacap, Jawa Tengah.Menurut Kasmin, Desa Sam-

pang memang terkenal sebagai sentra pembuatan layangan. “Saya lebih banyak membuat layangan hias,” katanya.Satu layangan hias berben-

tuk burung ukuran 1 m x 1 m, dijual dengan harga Rp 25.000 sampai Rp 50 ribu.Sedangkan layangan ber-

bentuk tokoh superhero Bat-man ukuran 1,5 m x 1 m harganya Rp 45 ribu. Karena

lebih banyak menjual lay-angan hias, pasar Kasmin kebanyakan para remaja dan orang dewasa.Bahan baku yang dipakai

membuat layang-layang hias adalah bambu dan kertas para-fi n. Layangan produksi Kasmin dilengkapi semacam engsel, agar sayapnya bisa dilipat agar mudah dibawa.Dibantu tujuh pekerja, Kas-

min mengaku bisa menjual sekitar 500 layangan hias tiap bulan. Dengan pangsa pasar yang tersebar di Jakarta, Kali-mantan, dan Lampung, omzet Kasmin mencapai Rp 15 juta per bulan. Untuk tiap layangan yang

dijual, dia mengaku untung sekitar Rp 5.000. Ayo, siapa mau main layangan? (peluan-gusaha)

jendela usah a Selasa, 9 Agustus 20115

Omzet Usaha Membubung dari Jualan Layangan

Info Selular

6 Cara Amankan 6 Cara Amankan Ponsel PintarPonsel PintarSemakin canggih sebuah ponsel ternyata butuh usaha

ekstra untuk memperlakukannya. Berikut enam cara men-gamankan ponsel pintar agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan yang dikutip detikINET dari F-Secure, Senin (8/8).

Update OSVendor biasanya akan mengeluarkan update dari sistem

operasi yang digunakan smartphone keluarannya secara berkala. Jika ada tawaran seperti ini sebaiknya diambil. Sebab sebuah update sistem biasanya akan hadir dengan sejumlah perbaikan atau menambal celah (bugs) di sistem sebelumnya.Update OS juga seringkali dipermanis dengan kehadiran

fitur-fitur baru. Namun awas, Anda patut hati-hati jika melakukan update, jika ceroboh bisa saja ponsel itu crash.

Software KeamananSaking canggihnya, perangkat genggam kini diibaratkan

layaknya komputer mini. Seperti komputer pula, tak sedikit program jahat yang mengincar alat komunikasi ini.Jadi jika Anda seringkali menyimpan fi le-fi le penting atau

seringkali menggunakan ponsel untuk melakukan trans-aksi keuangan, sepertinya sangat direkomendasikan untuk menginstal aplikasi keamanan untuk jaga-jaga.

Jangan Asal MengklikAksi pencurian informasi (phising) dapat pula terjadi

melalui aksi browsing sembarangan di ponsel. Modus yang digunakan pelaku biasanya dengan menyebar link-link aneh yang telah dipersiapkan program jahat di belakangnya untuk mengelabui korban. Data yang bisa dicuri mulai dari username dan password email hingga informasi kartu kredit.Cara sederhana untuk memastikan situs itu aman atau

tidak adalah dengan melihat alamat URL-nya. Pastikan situs tersebut diawali dengan tulisan ‘https’, bukan ‘http’. Standar ‘https’ ini mutlak digunakan untuk situs-situs perbankan.Artinya, jika situs bank kesayangan Anda untuk bertran-

saksi bukan diawali dengan ‘https’ (tidak ada huruf ‘s’-nya) sebaiknya jangan memasukkan username atau password apapun, dan hindari untuk bertransaksi di sana. Aplikasi dari Sumber TerpercayaJangan mudah terperdaya dengan tawaran aplikasi

menggoda, apalagi dari sumber atau pembuat yang tidak terpercaya. Pasalnya, bisa-bisa developer yang jahil me-nyuntikkan program jahat di dalam aplikasi tersebut.Langkah mudahnya adalah, jika Anda menginginkan

aplikasi Facebook, ya tinggal mencarinya dari situs Face-book. Begitu juga dengan aplikasi-aplikasi lainnya, lebih baik men-download-nya dari situs resmi mereka.

Waspadai WiFi GratisanAkses WiFi kini sudah dengan mudahnya ditemui di

tempat publik. Lantaran gratis dan berada di tempat ter-buka, tentunya keamanannya jadi sangat riskan. Artinya Anda harus meminimalisir aktivitas browsing, jika mau aman.Terlebih melakukan transaksi dan belanja online,

bisa saja orang di sekitar Anda tengah mengawasi dan tanpa diketahui menyusup di tengah-tengah transaksi tersebut.

Awasi AplikasiBeberapa aplikasi biasanya meminta akses data pribadi

Anda. Sebagai pengguna, tak ada salahnya Anda waspada sebab data tersebut takut disalahgunakan. Jika mau mem-berikan, kirim seminimal mungkin. Dan jika dianggap berlebihan, sebaiknya uninstal aplikasi tersebut. (dtc)

Icip-icip

Gajebo Asam PadehGajebo Asam Padeh

Masakan Minang yang satu ini unik. Mirip gu-lai tetapi tanpa santan. Tetapi jangan ditanya rasanya. Gurih pedas dan asam menyatu hingga membuat lidah bergoyang. Buktikan saja!Bahan:1 kg daging sapi (bagian dada atau gajebo alias

sandung lamur)Bumbu:6 lembar daun jeruk nipis5 lembar daun salam1 batang serehHaluskan:250 g cabai merah giling20 butir bawang merah12 siung bawang putih15 butir kemiri2 jempol ( 4 cm) jahe2 jempol ( 4 cm) lengkuas3 butir asam kandisGula dan garam secukupnya sebagai penyeimbang

rasaCara membuat: Daging sapi atau ikan dipotong

menurut ukuran yang diingini, lalu dicuci bersih. Campur bumbu halus, daun jeruk nipis, daun salam, dan serai. Aduk sampai rata dengan daging sapi atau ikan. Diamkan selama 1 jam pada suhu kamar sambil dijaga kebersihannya. Masukkan ke dalam belanga dari tanah liat (terakota), tambahkan air secukupnya. Masak dengan api kecil selama 2-3 jam sampai dag-ing empuk dan bumbunya kental. Usahakan sama sekali tidak membuka penutup belanga selama proses memasak. Asam padeh sebaiknya dimasak hari ini, dan disantap keesokan harinya setelah dihangatkan ulang. (dtc)

Laba Mendaki dari Pembuatan Tenda dan Tas Bertualang

Berkemah atau camping memang menyenangkan. Apalagi jika berkemah di alam bebas yang jauh dari kebisingan dan keramaian perkotaan. Tapi, kalau ingin berkemah, tentu harus pu-nya keperluan berkemah, seperti tenda, kantong tidur (sleeping bag), tas ransel atau tas punggung, dan lain sebagainya.Nah , karena peminat

berkemah kian banyak, alat berkemah tentu jadi incaran. Peluang inilah yang dilirik Said Zubairi, produsen tenda dan tas ransel merek Lorr

Adventure Gear di Sidoarjo, Jawa Timur.Said, melihat jumlah pe-

hobi camping makin bert-ambah, terutama dari ka-langan muda. “Berkemah itu dilakukan saat mendaki gunung, outbond, juga wi-sata pantai atau pergi ke pegunungan,” kata produsen yang membuka usaha sejak 2001 silam, ini.Nah, seiring kenaikan

jumlah permintaan, men-daki pula usaha pembuatan perlengkapan kemah milik Said. Saban bulan, laki-laki berusia 31 tahun itu bisa mendapatkan pesanan pembuatan 20 tenda. Said menjual setiap tenda produksinya seharga Rp 400 ribu - Rp 900 ribu.Tenda made in Said adalah

tenda jenis dome atau tenda kubah yang berdiri meng-

gunakan rangka yang dibal-ut parasut. Said membuat tenda dome itu berukuran 210 centimeter (cm) x 190 cm x 120 cm yang mampu memuat 4 hingga 5 orang. “Rangka tenda menggunakan bahan fi ber glass dan bahan aluminium,” kata Said.U n t u k

m em -

buat satu tenda, Said bisa mengerjakan selama dua hingga tiga hari. “Seka-

rang ini tenda dome lebih populer digunakan berke-mah,” kata Said.Sementara produksi tas

ransel Said dibanderol se-harga Rp 200 ribu-Rp 300 ribu. Saban bulan, Said bisa menjual 30 tas ransel. Agar lebih banyak variasi jualan, Said baru-baru ini juga mem-produksi jaket pelampung

yang dijual seharga Rp 175 ribu. “Pesanan pelampung memang belum terlalu ban-yak, karena ini produk baru,” terang Said.

Dalam me-masa rkan p r o d u k , Said hanya

mengandalkan internet. Ia bahkan

tidak berencana mem-buka toko sendiri yang ma-hal operasionalnya. Apalagi,

meski hanya dijual di dunia maya, Said bisa mendulang omzet Rp 30 juta per bu-lan.Produsen perlengkapan

kemah lainnya adalah Ar-nold Simanjuntak. Pemilik www.tendaku.net ini mem-produksi tenda dan kantong tidur di Bandung.Khusus tenda, Arnold

memproduksi tenda dome berkapasitas dua hingga 10 orang seharga mulai dari Rp 1,5 juta-Rp 4 juta. “Untuk kan-tong tidur harga Rp 175 ribu per kantong,” kata Arnold.Arnold mulai produksi per-

lengkapan kemah sejak 1998. Hingga kini pria berusia 38 tahun itu mendulang omzet Rp 20 juta per bulan. Omzet itu berasal dari penjualan 10 tenda dan 10 kantong tidur. “Selain menjual, kami juga menyewakan tenda,” kata Arnold. (peluangusaha)

Ikan

Page 6: Harian Equator 9 Agustus 2011

WALAUPUN tidak mengensam-pingkan politik kuantitatif, Par-tai Keadilan Sejahtera (PKS) juga mengutamakan politik kualitatif, demikian diungkapkan Sekretaris umum DPW PKS Kalbar, H. Arif Joni Prasetyo, ST saat mengungkapkan hasil pertemuan dengan Sekjen PKS dan juga Wakil Ketua DPR RI Anis Matta. Maksudnya politik kuantitatif jelas memiliki target pada jumlah pemilih pada pemilu, baik itu jumlah kursi di DPRD, DPR-Ri hingga jum-lah menteri di kabinet. “Itu memang penting, tapi yang paling penting adalah meningkatkan kualitas atau kemampuan diri setiap kader dan pengurus PKS dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa Indonesia,” ungkapnya.Dengan demikian jumlah angka miskin bisa ditekan, tingkat pen-gangguran berkurang serta pereko-

nomian masyarakat In-donesia bisa terjamin dan sejahtera. “Nilai sesungguhnya para kader harus bisa menjadi Decision Maker. Untuk apa jumlah b a n y a k tap i t i -dak bisa berbuat apa-apa, t a p i b u k a n be ra r t i j um l a h t i d a k

penting dan saya yakin PKS dapat mengubah Indonesia ke arah yang lebih baik,” katanya.Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak ini, para kader harus meningkatkan kapasitas diri atau meng-Update diri, belajar cepat dan lebih banyak lagi bergaul serta lebih terbuka. “PKS ini terbuka untuk se-luruh kalangan, tidak memandang suku, agama, pemuda, anak jalanan, semua dapat menjadi bagian dari PKS,” tuturnya. Disisi lain para kader PKS harus bisa memperluas jarian berbasis TPS dan kader-kader dan pendukung terdata mulai dari nama hingga alamat (by name, by adress).Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Arif Joni menuturkan bulan Ramadan adalah saatnya un-tuk mendapatkan energi agar terus bersemangat untuk memperbaiki kondisi diri dan ini menjadi bagian

dari nilai-nilai Ramadan.Terkait dengan persoalan Arifi nto, anggota DPR-RI yang tersangkut kasus hingga mengakibatkan pen-gunduran diri, menurut Arif Joni, PKS memandang hal tersebut ti-dak disengaja. “Ini merupakan pengalaman yang berharga bagi kader terutama yang telah menjadi pejabat publik. Kita ibarat berdiri di atas sebuah panggung dengan sorot lampu terang dan dilihat oleh banyak penonton,” ungkapnya.Seperti itulah pejabat publik, semua perilaku dan tindak-tanduknya akan selalu diawasi oleh masyarakat. Oleh sebab itu kejadian lalu harus menjadi pelajaran berharga dan mengingat-kan para kader untuk meningkatkan profesionalisme. Visi Indonesia yang dicita-citakan Partai Keadilan Sejahtera adalah: Terwujudnya Masyarakat madani yang adil, sejahtera, dan bermarta-bat, di dalam visi dan misi PKS ini terdapat kata-kata adil, sejahtera dan bermartabat, terkait dengan keinginan PKS untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indone-sia yang terbebas dari kemiskinan pengangguran terangkum di dalam visi dan misi.Sejahtera secara standar berarti aman dan makmur. Aman adalah situasi kemanusiaan yang terbe-bas dari rasa takut, secara psikis sejahtera, sedangkan makmur adalah situasi kemanusiaan yang terbebas dari rasa lapar, secara fi sik sejahtera. Firman Allah SWT men-egaskan, “Dan Allah telah membuat

suatu perumpamaan (dengan) se-buah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)-nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu, Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat.” (QS, al-Nahl 16: 112).Ekonomi yang maju ialah kondisi yang dibangun di atas kesadaran adanya misi peradaban untuk ke-sejahteraan manusia. Dalam kon-teks ini, keterpeliharaan moralitas manusia, baik secara individual maupun kolektif, keseimbangan kemajuan ekonomi, kemandirian, kesatuan ekonomi nasional, dan kelestarian alam semesta menjadi patokan utama pembangunan bangsa. Oleh karena itu, di tengah dinamika meraih kemajuan eko-nomi, maka penyimpangan etika, perilaku eksploitatif, konsumtiv-isme, dan hedonistik-materialis-tik harus dapat diminimalisasi. Karena, pembangunan ditujukan bukan untuk kemajuan materi saja, melainkan juga demi tetap terpeliharanya sifat asasi dan martabat seluruh manusia. Pada titik itu, kemajuan ekonomi harus benar-benar dapat dinikmati oleh seluruh komponen bangsa, bah-kan umat manusia, secara adil.Oleh sebab itu seluruh pengurus dan kader harus meningkatkan kemampuan intelektualnya, bukan hanya memikirkan jumlah. (oVa)

RIBUAN masyarakat terlihat memadati bangunan Masjid Raya Mujadin, Kota Pontianak. Mereka berkumpul disana un-tuk mendengarkan tausiyah dari Muhammad Anis Matta, LC yang secara khusus datang, guna bersilaturahmi dengan masyarakat Kalbar. Minggu (7/8).Kendati tausiyah yang di-berikan hanya satu jam lebih, namun pengunjung terlihat menyimak setiap pesan yang disampaikan sang ustadz muda. “Mari kita jadikan momentum Ramadan, untuk berbuat baik dan melakukan semangat pe-rubahan,” ucap Anis.Sekadar diketahui, Anis Matta memiliki minat baca yang besar. Bahkan sewaktu melaksanakan liburan semasa di bangku sekolah, tidak diisi dengan kegiatan lain, kecuali membaca.Anis juga mengaku tidak pernah punya cita-cita muluk. Tapi, terobsesi punya per-pustakaan besar. Dan, buku yang paling berpengaruh pada dirinya adalah Berpikir dan Berjiwa Besar. Ia punya dua buku monumental. Biar Kun-cupnya Mekar Menjadi Bun-ga yang diterbitkan Pustaka UMMI dan Risalah Pergerakan, terjemahan Risalah Ta’lim-nya Hasan AI-Banna. Selain, itu ada beberapa buku lagi yang ikut menyumbang perkembangan pemikiran Islam di Indonesia. Anis Matta diputuskan se-bagai Wakil Ketua DPR RI, berdasarkan Rapat Badan Pen-gurus Harian Dewan Pengurus Pusat PKS Agustus lalu. Anis Matta dinilai punya pengala-man baik, sebagai anggota DPR maupun kiprah di internal PKS.Usai memberikan tausiyah di Mujahidin, Anis lantas ber-tolak ke Hotel Orchadz di Jalan Ahmad Yani. Disana ratusan orang sudah menunggu, mulai dari para pengurus Wilayah PKS hingga tokoh masyarakat Kota Pontianak, Kalbar yang bersiap-siap untuk melang-

sungkan buka puasa bersama.Sebelum berbuka puasa, Anis didampingi Ustadz H Fata-hillah, Ketua DPW PKS Kalbar, dan Drs H Abdul Rahmi, Musrif Kalbar DPP PKS, dipersilakan memberikan sedikit tausiyah.Pada kesempatan ini, Anis mengutarakan mengenai fung-si harta. “Ada satu kosa kata yang tidak masuk ke dalam benak kita padahal itu sangat menentukan masa depan kita yaitu uang. Jika ada yang ber-tanya kenapa kita miskin maka jawabannya karena memang kita tidak belajar masalah uang,” ucapnya.Lalu anis menuturkan, salah satu gejala benturan budaya yang sering terlihat bersama munculnya orang-orang seten-gah kaya baru. Tapi itu tidak disebabkan, karena bibit- bibit kemiskinan itu memang ada dalam diri setiap manusia.“Kalau kita dianggap kaya, karena memiliki mobil padahal mobil itu kebutuhan pokok dalam fiqih Islam. Kita juga dianggap kaya, karena bisa bangun rumah. Padahal itu in-dikator dari garis kemiskinan,” jelasnya.Anis lalu mengutip sabda Ra-sullulah Cukuplah bagi seorang Muslim itu bahwa dia punya sebuah rumah dan seorang pembantu. “Jadi, rumah itu sama dengan pakaian. Hanya saja, di lingkungan kita, banyak yang mempunyai anggapan, orang disebut kaya kalau su-dah punya rumah,” terangnya.Karena itu, menurut Anis, banyak sekali yang bolong dalam tsaqafah umat men-genai uang. Itu terjadi bukan hanya salah dalam membuat persepsi-persepsi, tetapi juga terkadang mempunyai ke-cenderungan anti uang. Anis lantas mengutip pernyataan ustadz Rahmat Abdullah yang menuturkan, sabar menderita tapi tidak sabar melihat orang lain lebih kaya.“Makanya mudah muncul gossip di kalangan orang yang punya sedikit kelonggaran

secara fi nansial. Apalagi kalau sebab kelonggaran fi nansial-nya, karena dia menjadi ang-gota dewan,” tutur Anis yang disambut gelak tawa para undangan.Anis lantas menuturkan, kapan saatnya manusia mulai mengalami benturan keuan-gan. Yang pertama setelah memiliki anak. “Dahulu waktu saya kuliah, kita dimotivasi untuk cepat menikah oleh para murabbi kita, dengan satu alasan kemaksiatan su-dah merajalela disekitar kita. Dari pada kita berzina lebih baik kita menikah. Kalau kita berargumen lagi bahwa kita belum ada pekerjaan karena kita masih kuliah, jawabannya yang keluar tawakkal ‘alallah, innallaha Ghoniy, seluruh ala-san- alasan aqidah dikerahkan untuk mendorong kita nikah,” kenangnya.Makanya Anis menuturkan, sebagian besar angkatan dir-inya menikah di tahun pertama waktu kuliah. Saat itu dirinya sendiri belum menikah. Di ta-hun kedua lebih banyak lagi yang menikah, namun ia tetap bertahan belum menikah. Di tahun ketiga lebih banyak lagi yang menikah.“Saya termasuk yang telat menikah pada waktu itu. Tapi kemudian kita menemukan fakta, bahwa ikhwah-ikhwah yang menikah semasa ku-liah itu sebagian besar angka pelajarannya jeblok. Karena disibukkan dengan dakwah juga harus mencari ma’isyah. Saya menikah di tahun ke-empat, setelah angka saya stabil karena naik satu point lagi. Dosen saya sampai men-gatakan, kalau kamu ambil Master, menikah satu kali lagi,” ujarnya yang kembali disambut gelak tawa para undangan.Kemudian Anis bercerita mengenai pengalamannya tahun 1994 saat ke Jerman. Dua tahun baru selesai kuliah, disana dirinya bertemu dengan salah seorang pengusaha yang punya beberapa supermarket

disana. Dia datang menemui Anis memakai Mercy. Mulanya Anis protes pada sang pengusaha dengan se-mangat dakwah dan jihad,Ia tega pakai Mercy. Semen-tara saudara-saudaranya di Palestina, masih berjuang. Lalu pengusaha itu meminta Anis melihat, seraya diajak kelil-ing supermarketnya terlebih duhulu.“Orang itu memang kaya. Su-dah keliling dia bilang, di Jer-man ini kalau kau ingin ketemu seorang direktur, begitu kamu parkir mobil nanti direktur itu suruh sekretarisnya tengok dia itu pakai mobil apa. Jika kau tidak pakai Mercy nanti sekretarisnya bilang Direktur sedang tidak ada. Kalau kau pakai Mercy kau disambut baik-baik oleh mereka. Mercy ini wajib disini. Itu hal- hal yang dibangga-banggakan oleh manusia. Dan itu berkali-kali disebutkan dalam Al-Qur’an,” ucapnya.Karena itu sebagai Muslim, bila ingin didengarkan orang. Apalagi sebagai da’i perlu pu-nya wibawa di depan orang. Sebagian dari wibawa itu juga dibentuk oleh kondisifi nansial. Ulama- ulama juga meriwayatkan, bahwa ternyata diantara hal-hal yang disenangi oleh wanita kepada laki-laki salah satunya adalah uangnya.Perempuan itu katanya me-nyenangi pada laki-laki kalau dia lebih pintar dari pada si perempuan, kalau dia lebih kaya dari pada perempuan, lebih kuat dari pada perem-puan. Dan kepemimpinan itu kan diberikan kepada laki-laki salah satu sebabnya karena kewajiban memberikan nafkah itu.Makanya Jika ingin ber-wibawa di depan istri tolong kewajibannya ditunaikan dengan sempurna. Itu akan menaikkan wibawa di depan istri. Seorang istri itu tidak hanya membutuhkan seorang suami yang romantis tapi juga seorang suami yang romantis

dan realistis.”Ada seorang akhwat berkata kepada saya, saya sebenarnya tidak materialistis tapi ma-salahnya kita realistis karena kita tidak bisa hidup tanpa materi. Dan kalau materi kita sedikit maka hidup kita juga ti-dak akan nyaman. Sedikit ban-yak itu juga penting. Kelima, harta itu salah satu sebab yang dapat membuat orang itu bisa bahagia di dunia. Jangan lagi pernah bilang “biar miskin asal bahagia”. Sekarang perlu kita balik, “biar kaya asal bahagia,” ulasnya seraya disambut gelak tawa para undangan.Anis lantas teringat dengan gurunya waktu SD selalu men-cari kamufl ase, bahwa walau pun miskin tetap bisa bahagia. Memang bisa, tapi susah. Ada-lagi yang bilang “uang tidak bisa membeli cinta”. Memang tidak bisa, tapi kalau kita jatuh cinta dan punya uang itu lebih enak.Rasulullah SAW realistis sekali ketika dia mengatakan bahwa diantara yang membuat orang itu bahagia adalah: Per-tama, Istri yang sholehah dan cantik kedua, rumah yang luas, dalam hadits lain disebutkan kamar-kamar yang banyak. Menurut Syeikh Qordlowy yang disebut kamar-kamar itu minimal enam kamar. Satu buah kamar untuk suami istri, sebuah kamar untuk anak laki- laki, sebuah kamar untuk anak perempuan, sebuah untuk pembantu, dua buah kamar lainnya untuk kerabat suami dan istri yang datang men-ginap di rumah. Itu 6 kamar tidak termasuk dapur, ruang makan, ruang keluarga, ruang tamu, perpustakaan keluarga dan musholla. Kelanjutan dari hadits itu, dan kendaraan yang nyaman.Selanjutnya Anis mengutip sabda Rasulullah, mengatakan rumah dan kendaraan. Rumah itu adalah indikator stabilitas dan kendaraan itu adalah in-dikator mobilitas. Rasulullah mengatakan kendaraan yang

nyaman bukan sekadar kenda-raan. Naik angkutan itu kenda-raan tapi belum tentu nyaman, tapi kalau ada sedan yang em-puk sehingga kita bisa rehat, itu lebih bagus. Pulang mengisi Liqa’, kalau kendaraannya nyamankan sedikit mengurangi kelelahan. Itu juga perlu garasi. Jika sua-minya pengurus DPW, istrinya pengurus DPW, maka masing- masing perlu kendaraan juga. Kalau anaknya 7 siapa yang antar anaknya sekolah, jadi minimal perlu 3 mobil.“Waktu saya tidak punya mobil, saya punya motor. Anak saya sekolah di al-Hikmah, jadi kalau pulang diantar sama ke-

ponakan saya, anak saya diikat, takut kalau tidur sewaktu-waktu bisa jatuh dari motor. Saya bilang saya dosa kalau anak saya sampai meninggal, akhirnya saya menelepon te-man saya,” terangnya.Lantas Anis menuturkan, bagaimana cara belajar itu, baca buku atau sekolah atau bergaul dengan orang- orang sukses, nanti kalau sudah baca buku sudah bergaul dengan orang sukses masih gagal juga. Teruslah berdagang, teruslah bergaul, teruslah seperti itu karena setiap orang tidak tahu kapan saatnya dia ketemu dengan momentum lompatan-nya. (ton)

EKO SERVICESEDOT WC

HUB TELP. 744880Fasilitas Selang baru tanpa bau, pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (rumah & kantor)

DISCOUNT 60% GARANSI

SANGGAUIngin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

BENGKAYANGIngin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

JUAL RUMAHKomplek Warga Sejahtera Jl. Ko-myos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038

JUAL RUMAHJl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813 Komp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

MELAWIIngin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

BANTUAN MODALHibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

SINGKAWANGIngin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

PEMANGKATBerlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

SAMBASIngin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

SINTANGIngin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

JUAL RUMAHJl.Tabrani Ahmad Gg. Peramas Dalam No.6A Full Keramik,PLN, PDAM,1 KM,1 WC, 2 KT, Hrg 200 Jt Nego Hub : 081345293798-081256706358

Komp Batara Indah 1 Blok ii no 18. 2 Lt, 4 kmr, PLN, PDAM. Sebidang tanah jl karet tepi jln luas 10x20. Ta-nah kaplingan 18x10 d sungai raya dalam. Hub: 08125733579.

JUAL TANAHKomp. Mitra Indah Utama 6 C.61 Type 48,PLN,Sumur Bor,SHM,Serdam Hub : 081257989839

LOWONGANDibutuhkan 1 org wanita, SMA/D3, bisa komputer, ditempatkan di Ng-abang. SALES, min SMA/SMK, ditempatkan di Ngabang. Hub: 081352515590.

DIJUALMitsubishi Ramadhan READY STOCK Colt Diesel, semua tipe, 74 HD Dum Truck DP 55jt, Strada, L300 Hub: REGAR 081219929608, 087878182052.

• Deny : 0811570832• Deny : 0811570832• Jaiz : 0561-7911322• Jaiz : 0561-7911322• Hadi : 081345645582 • Hadi : 081345645582 • Solihin : 085345038038• Solihin : 085345038038• Uray : 0561 - 7092490 • Uray : 0561 - 7092490 • Yuzo : 0561 - 7557007 • Yuzo : 0561 - 7557007 • Kantor : 0561 - 721229• Kantor : 0561 - 721229PAKET 25X TERBIT PAKET 25X TERBIT 2 baris Rp. 100.000 3 baris Rp. 150.000

PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI :

sosialitaSelasa, 9 Agustus 20116

Pentingnya Harta bagi Derajat UmatSafari Ramadan Wakil Ketua DPR RI

P R O F I L W A K I LP R O F I L W A K I L K E T U A D P R R I K E T U A D P R R I

Nama : Muhammad Anis Matta, LC.TTL : Bone, 07-Desember-1968Agama : IslamNama Istri : Anaway Irianty MansyurAnak : 7 (tujuh) OrangAlamat - Kantor : Gd. Nusantara I Lt. 3 R. 0314 Jl. Gatot

Subroto Gd. DPR/MPR RI Jakarta- Rumah : Jl Wahab I No 42 Rt 02/09 Utan Kayu

Utara, Matraman, Jakarta Timur

Riwayat Pendidikan1. SD Inpres Welado 19802. SMP Darul Arqam 19833. SLTA Darul Arqam 19864. LIPIA 19925. KSA IX Lemhanas 2001

Riwayat Pekerjaan1. Komisaris PT Indo Media Green Pages2. Preskom PT Manara Inti Tijara3. Direktur Pusat Studi Isalam Almanar4. Dosen Agama Islam FE UI Program Extension 1996-1998

Pengalaman/Jabatan Pada Organisasi1. Anggota Majelis Hikmah PP Muhamadiyah 2000-20052. Anggota Ikatan Alumni Lemhanas 2001 ‒ 2006

Keanggotaan/Jabatan di DPR1. Komisi I2. Fraksi PKS3. Badan Kerja Sama Antar Parlemen4. Wakil Ketua DPR RI

PKS Utamakan Politik KualitatifArif Joni Prasetyo

Page 7: Harian Equator 9 Agustus 2011

sambungan 7 Selasa, 9 Agustus 2011

Tepis Hedonisme .... . dari halaman 1

Acara sahur dan buka bersama yang diselenggarakan setiap Ramadan oleh para konglom-erat atau para selebritis, di mana anak-anak yatim piatu dari panti asuhan atau anak-anak jalanan dikumpulkan untuk makan bersama, juga tradisi yang harus dilestarikan dalam membentuk solidaritas sosial. “Nabi Muhammad SAW men-ganjurkan agar selalu gemar memberi makan untuk tet-angga yang miskin. Fenom-ena kesadaran fi trah di atas dalam puasa Ramadan saat ini diharapkan mampu memben-tuk rasa keterikatan jiwa dan moral untuk memihak kepada kaum dhuafa dan fakir miskin,” terangnya.Kesalehan sosial dalam ben-tuk solidaritas sosial erat kai-tannya dengan kesalehan indi-vidual. Apabila secara spiritual puasa telah memberikan pen-garuh positif bagi pengamalan ajaran keagamaan, maka rasa kemanusiaannya pun akan besar. Begitu pula sebaliknya, puasa yang tidak memberikan pengaruh apa-apa pada aspek spiritual, maka kepedulian sosialnya pun kecil.Dalam kondisi masyarakat yang tengah diimpit berbagai

kesulitan ekonomi, puasa me-miliki pesan sosial yang sangat luhur. Oleh sebab itu, kini puasa jangan hanya dimaknai sebagai sarana untuk menin-gkatkan kesalehan diri, tetapi juga sarana untuk meningkat-kan kesalehan sosial. Jika orang yang bersikap masa bodoh terhadap orang-orang miskin di sekitarnya, maka orang yang bersikap masa bodoh tersebut tidak mungkin menjadi seorang Muslim yang baik. Sabda Nabi Muhammad SAW, orang Muslim jangan mengabaikan dasar pokok iman ibadah dan akhlak. Kalau hal itu terabaikan maka amal atau muamalat duniawi akan menyimpang tidak terkontrol, nafsu kemurkaannya tidak ter-kendali. Sehingga orang akan berperilaku sekehendaknya sendiri tanpa memedulikan lingkungan dan penderitaan orang lain. Dijelaskan dia, dampaknya dapat menghancurkan sikap toleransi dan solidaritas sesa-ma Muslim. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Barang siapa tidak merasa terlibat dengan permasalahan umat Islam dia bukanlah dari golonganku. Hal tersebut jelas memperingatkan

permasalahan umat Muham-mad yang tumbuh di dunia bukan hanya ibadah salat dan puasa saja juga luluh ke dalam nasib penderitaan sesama umat” Menurut Djoko, begitu ban-yak orang berpuasa jangan sampai hasilnya hanya rasa lapar dan haus semata-mata. puasa Ramadan bukan sekadar menahan rasa lapar dan haus menahan nafsu dan keinginan hedonistis melainkan secara esensial. Mengandung makna peng-hayatan rohani yang amat dalam yakni ekspresi jiwa dan konsentrasi mental secara utuh dan solid di mana sendi-sendi mental dan jiwa terperas ke dalam fi tra diri meluruskan disiplin pribadi dengan baik.“Kesalehan diri dapat men-dorong kita untuk membantu sesama. Kini saatnya kita men-galihkan pengaruh puasa yang semula hanya membimbing kesalehan individual harus bisa mencapai ke peningkatan kesalehan sosial. Bentuk solidaritas yang tinggi dalam implementasi wadah puasa Ramadan yang penuh rahmat, barokah dan maghfiroh harus bisa kita lakukan,” tegasnya. (ira)

Cocok Untuk : Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lainMelayani : Grosir dan EceranPesan Antar : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim) SMS 087883556888

IDACHI STOREIDACHI STOREIDACHI STOREIDACHI STORE

FS 540Crosstrainer

New Europa Pan

Air Climber

Slimming Suit

PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS

Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak Tgl 8 s/d 14 Agustus 2011

Selama Persediaan MASIH ADA

Spesial Spesial PromoPromoDiscDisc S/dS/d

FS 728-6Treadmill 6 fungsi

Fs Shaper

Hanya1.450 / 638

Ribu

Hanya1.280 / 1.078

Ribu

Akupuntur

Health Mobile Pillow

6060New Black Balance

Hanya1.750 / 1.058

Ribu

Note : Stock Terbatas, Hanya 1 MingguBonus Langsung : 1 Unit Eye Masager Utk Pembelian Di Atas Rp. 3 Jt

Bra KozenFS 1980

Motorized Treadmill

Hanya800 / 348

Ribu

Body Slender

Hanya350 / 778

Ribu

Hanya6.750 / 3.938

Ribu

Hanya3.750 / 3.868

Ribu

Hanya450 / 188

Ribu

Hanya6.150/ 3.788

Ribu

Hanya800 / 388

Ribu

Hanya2.950 / 1.168

Ribu

Hanya685 / 358

Ribu

Pemekaran Milton Crosby meng ir imkan surat pada DPRD Kalbar, yang isinya meminta lembaga legislatif untuk membantu.Adapun kelengkapan yang masih kurang di antaranya, surat persetujuan dari 5 Ka-bupaten tentang penetapan ibukota, penetapan batas wilayah secara perinci serta adanya kesiapan bantuan dari provinsi Kalbar selama 2 tahun jika Kapuas Raya berdiri. Selain PKR, usulan peme-karan di daerah perbatasan juga ada pembentukan Ka-bupaten Sekayam Raya (KSR) dan Kabupaten Tayan sebagai kabupaten baru pecahan Kabupaten Sanggau. Usulan pemekaran ini sudah masuk

ke DPRD Kalbar. Sayang, agenda paripurna usulan tersebut masih belum jelas.Kabupaten Tayan diren-canakan meliputi lima ke-camatan, yakni Kecamatan Tayan Hulu , Tayan Hi l i r , Batang Tarang, Toba dan Kecamatan Meliau. Semen-tara KSR juga direncanakan meliput i l ima kecamatan, yakni Kecamatan Sekayam, Beduai, Kembayan, Noyan, dan Kecamatan Ent ikong.Rencana pembentukan kedua kabupaten ini bukan barang baru. Sejumlah anggota tim pemekaran kedua kabupaten mengaku kalau keinginan pemekaran lebih dulu diband-ingkan pemekaran Kabupaten Sekadau yang sekarang sudah menjadi kenyataan.

Tim pemekaran Kabupaten Tayan maupun KSR, sama-sama berkeinginan kuat mem-perjuangkan aspirasi mereka. Bahkan mereka berencana memperjuangkan pemben-tukan kabupaten itu melalui dua jalur, yakni legislatif dan eksekutif. Luasnya wilayah dan jauh-nya rentang kendali pemerin-tahan dijadikan alasan utama perjuangan ini. Seperti diketahui, ancaman akibat kekecewaan terhadap masalah perbatasan antara lain isu pengibaran bendera Malaysia bertepatan pada 17 Agustus, HUT RI. Selian itu di Desa Suruh Tembangan, puluhan warga setempat sudah bergant i kewarganegaraan menjadi

warga Negara Malaysia kare-na merasa lebih enak hidup di negeri jiran tersebut.Lokasi terisolir dan tak mendapat perhatian pemer-intah membuat 61 orang penduduk Dusun Gun Jamak, Desa Suruh Tembawang Ke-camatan Entikong Sanggau, pindah menjadi warga negara Malaysia. Jumlah ini diperki-rakan terus bertambah.Isu lainnya, ribuan hektar kawasan Desa Camar Wulan di Kabupaten Sambas juga terancam bisa terambil alih pemerintah Malaysia. Hal ini terjadi karena pa-tok perbatasan di kawasan tersebut diukur dengan cara ditarik dengan garis lurus. Padahal kawasan itu berben-tuk lengkungan.(bdu)

Pemekaran Cegah .... . dari halaman 1

Bengkayang Belum Mampu Swasembada Beras

Tindak Oknum .... . dari halaman 1

lagi MoU-MoU, karena ini lebih kepada jalinan sindikasi penegakan hukum,” pungkas Retno.Kepastian pergantian Kajati Kalbar terungkap ke media beberapa hari terakhit. Per-gantian ini sesuai SK Jaksa Agung, 2 Agustus No: KEP-169/A/JA/08/2011, yang tidak hanya mengagnti Kajati Kalbar, tapi juga sejumlah pe-jabat eselon II dan eselon III di jajaran Kejaksaan Angung RI.Terungkapnya pergantian Tyas Muharto memang cukup mengagetkan. Pasalnya, Tyas baru beberapa bulan menjabat sebagai Kajati Kalbar, setelah menggantikan posisi Kajati sebelumnya, Faedhoni Yusuf, sekitar bulan April 2011 lalu.Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Ma-syarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejati Kalbar, Arifi n Arsyad membenarkan pergan-tian Tyas Muharto. “Memang benar,” kata Arifi n.Apa alasan kepindahan Tyas Muharto ini, belum didapat kepastian selain hanya surat keterangan Jaksa Agung. Bah-

kan surat itu baru terungkap ke media setelah dua hari ditandatangani.Kinerja Kejati dalam menan-gani perkara korupsi akhir-akhir ini dinilai lamban bah-kan kurang gebrakan, oleh sejumlah pihak. Namun korps Adhiyaksa tersebut memiliki alibi tersendiri terhadap pe-nilaian itu.Saat peringatan Hari Bhakti Adhiyaksa (HBA) ke 51 bulan lalu, Kajati, Tyas Muharto men-gaku fokus menangani perkara lama. “Kita fokus menyelesaikan PR (Pekerjaan Rumah, red) lama. Seoptimal mungkin pen-gusutannya kita dorong seluruh jajaran dalam mengusut kasus dugaan korupsi,” katanya.Tyas tidak menyangkal dalam penegakan hukum, terutama kasus korupsi sering mendapat kritik berupa dukungan mau-pun perlawanan terhadap pen-gusutan kasus yang sedang ditangani. “Ada kesan penegakan hu-kum tindak pidana korupsi tidak berjalan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.Pihaknya, kata Tyas, sangat

berhati-hati dalam menangani perkara korupsi karena takut melanggar HAM. Ia juga ti-dak mau semua langkah yang dilakukan kejaksaan hanya sekadar omongan di media massa, tanpa hasil akhir yang baik. “Saya tak mau NATO,” cetusnya, sembari menjelaskan NATO kepanjangan dari Not Action Talk Only (tak beraksi, hanya bicara).Seperti diketahui, beberapa kasus dugaan tindak pidana ko-rupsi di Kalbar pernah muncul dan sempat menyita perhatian publik. Namun kasus-kasus tersebut banyak yang tidak jelas penanganannya. Kasus yang pernah menjadi perhatian publik itu, antara lain kasus dana Asuransi pe-jabat eselon di Setda Pemprov Kalbar. Dalam kasus itu, Kejati menetapkan mantan Gubernur, UJ sebagai tersangka.Kasus lainnya adalah kasus Pasar Dahlia. Kasus ini ter-masuk salah satu yang masih menggantung. Mantan Sekda Kota Pontianak, HR diindikasi-kan ikut terlibat dalam perkara itu. (bdu)

Areal Inhutani .... . dari halaman 1

Tepis Hedonisme .... . dari halaman 1

Acara sahur dan buka ber-sama yang diselenggarakan setiap Ramadan oleh para konglomerat atau para se-lebritis, di mana anak-anak yatim piatu dari panti asu-han atau anak-anak jalanan dikumpulkan untuk makan bersama, juga tradisi yang harus dilestarikan dalam membentuk solidaritas so-sial. “Nab i Muhammad SAW menganjurkan agar selalu gemar memberi makan un-tuk tetangga yang miskin. Fenomena kesadaran fitrah d i a tas da lam puasa Ra -madan saat ini diharapkan mampu membentuk rasa ket-erikatan jiwa dan moral un-tuk memihak kepada kaum dhuafa dan fakir miskin,” terangnya.Kesalehan sosia l dalam bentuk so l idar i tas sos ia l erat kaitannya dengan ke-sa lehan ind iv idua l . Apa -bila secara spiritual puasa telah memberikan pengaruh pos i t i f bag i pengamalan a jaran keagamaan , maka rasa kemanusiaannya pun akan besar. Begitu pula se-baliknya, puasa yang tidak memberikan pengaruh apa-apa pada aspek spiritual , maka kepedulian sosialnya pun kecil.Dalam kondisi masyarakat

yang tengah di impit ber-bagai kesul i tan ekonomi , puasa memiliki pesan sosial yang sangat luhur . O leh sebab itu, kini puasa jangan hanya d imakna i sebaga i sarana untuk meningkatkan kesalehan diri, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kesalehan sosial. Jika orang yang bersikap masa bodoh terhadap orang-orang miskin di sekitarnya, maka orang yang bersikap masa bodoh tersebut tidak mungkin menjadi seorang Muslim yang baik. Sabda Nabi Muhammad SAW, orang Muslim jangan mengabaikan dasar pokok iman ibadah dan akhlak . Ka lau ha l i tu teraba ikan maka amal atau muamalat duniawi akan menyimpang tidak terkontrol, nafsu ke-murkaannya tidak terken-dali. Sehingga orang akan berperilaku sekehendaknya sendiri tanpa memedulikan lingkungan dan penderitaan orang lain. Dijelaskan dia, dampaknya dapat menghancurkan sikap to lerans i dan so l idar i tas sesama Muslim. Nabi Mu-hammad SAW ber sabda , “Barang siapa tidak merasa terlibat dengan permasala-han umat Islam dia bukanlah dari golonganku. Hal terse-

but jelas memperingatkan permasalahan umat Muham-mad yang tumbuh di dunia bukan hanya ibadah salat dan puasa saja juga luluh ke dalam nasib penderitaan sesama umat” Menurut D joko , beg i tu banyak orang berpuasa jan-gan sampai hasilnya hanya rasa lapar dan haus semata-mata. puasa Ramadan bukan sekadar menahan rasa lapar dan haus menahan nafsu dan keinginan hedonist is melainkan secara esensial. Mengandung makna peng-hayatan rohani yang amat dalam yakni ekspresi jiwa dan konsentrasi mental se-cara utuh dan solid di mana sendi-sendi mental dan jiwa terperas ke dalam fitra diri meluruskan disiplin pribadi dengan baik.“ Ke s a l e h an d i r i d apa t m e n d o r o n g k i t a u n t u k memban tu s e s ama . K i n i s a a t ny a k i t a meng a l i h -kan pengaruh puasa yang semula hanya membimbing kesalehan individual harus bisa mencapai ke pening-k a t an k e s a l ehan s o s i a l . Ben tuk so l i da r i t a s yang tinggi dalam implementasi wadah puasa Ramadan yang penuh rahmat, barokah dan maghfiroh harus bisa kita lakukan,” tegasnya. (ira)

Kendati demikian, jika pe-rusahaan ingin mengelola lahan tersebut, Imadudin pun mendukung. Asalkan, penge-lolaan benar-benar dilakukan. Jangan seperti saat mena-nam kayu di tahun 1990-an. Setelah ditanam langsung dit-inggalkan. Tapi, lahan yang sudah warga kerjakan tetap diberikan pada warga.“Kalau perusahaan masih ingin mengelola lahan, si-lakan saja. Namun, warga sekitar lahan tersebut harus diberdayakan. Sistem yang dibuat bisa dengan kemitraan

dengan petani. Itu lebih baik, dari pada lahan tersebut tidak dipakai,” ulasnya. Terpisah, Kepala Desa Ella Hilir, Budiono mengatakan memang sedikit lahan di de-sanya masuk areal Inhutani. Pun begitu, dirinya sangat mendukung dengan adanya wacana peninjauan kembali luas areal milik Inhutani.Setelah menjadi Kabupaten, Pertumbuhan penduduk dan kemajuan Melawi sangat pe-sat. Tentunya, pertumbuhan penduduk ini memerlukan lapangan pekerjaan. Bagi

warga Melawi yang lahir dari alam, memiliki kapasitas untuk hidup hanya bertani. Maka lahan sangat penting bagi mereka. Terutama areal yang ada di sekitar pemuki-man penduduk atau sekitar sungai.“Memang harus dibebas-kan. Jika pemerintah pusat memerhatikan warga yang ada di pinggir Sungai Melawi, maka mereka harus membe-baskan areal tersebut. Jika dibiarkan seperti ini, sama saja dengan membutuh pela-han,” pungkasnya. (aji)

2011 (1432 H) yang meru-pakan kegiatan pengawasan dan pengendalian Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2011 (1432 H), akan dimulai pada tanggal 23 Agustus 2011 (H-7) hingga tanggal 07 Sep-tember 2011 (H+7). Dalam program pengendalian itu, Dishubkominfo akan menem-patkan petugas di sejumlah

titik-titik arus mudik.Denny berharap Pos Koor-dinasi (Posko) di masing-mas-ing unit kerja dan mitra kerja perhubungan sudah terben-tuk dan dapat melaksanakan tugas sesuai dengan Tupoksi masing-masing. “Jadi nanti, siap memberikan pelayanan,” katanya.Berdasarkan data Dishub-

kominfo Kalbar, armada ang-kutan umum yang beroperasi di Kalbar cukup banyak. Di-antaranya, Bus sebanyak 881 unit dengan cadangan 37 unit. Kemudian motor air sebanyak 610 unit.Kapal sebanyak 17 unit, Ferry sebanyak 8 unit dan Pesawat sebanyak 28 kali penerbangan dan ekstra fl ight

disesuaikan dengan kebutu-han. “Semua sarana angkutan sudah dalam keadaan laik jalan dan laik operasi,” kata Denny.Ia menambahkan, tiap tahun, pihaknya selalu rutin melak-sankan rapat dengan para penguasaha angkutan umum di Kalbar. “Ini merupakan keg-iatan rutin kita saat hari raya,” pungkasnya. (bdu)

Dishub Tak Segan .... . dari halaman 1

Bengkayang. Pemerintah Ka-bupaten Bengkayang seharusnya berkaca dengan Kabupaten Kubu Raya yang notabene lebih muda umurnya. Tapi sudah mampu dan memiliki niat swasembada beras lokal. Anggaran miliaran rupiah yang digelontorkan untuk memban-gun percetakan sawah dan jalan tani di setiap kecamatan belum mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan beras. an.“Kabupaten Bengkayang ter-bentang dataran rendah dan tinggi yang dapat dimanfaat-kan untuk membuka lahan per-cetakan sawah dan ladang. Bah-kan disetiap kecamatan dibuat

percetakan sawah dan jalan tani dengan menggelontorkan dana milyaran rupiah,” ungkap Krisantus, S,Sos yang juga Sek-retaris AWANDA Kabupaten Bengkayang ditemui di ruang kerjanya Jalan Basuki Rachmad, belum lama ini.Ketua PAC Partai Gerindra Ke-camatan Lumar ini menjelaskan, dengan telah menghabiskan ang-garan baik itu dari APBD Kalbar dan Bengkayang untuk membuat percetakan sawah dan jalan tani, seharusnya Dinas Pertanian Bumi Sebalo, memiliki target kapan kabupaten ini dapat swasembada beras.Selama ini masyarakat Bumi

Sebalo mengkonsumsi beras impor dari luar kabupaten dan raskin. Bahkan warga Kabupaten Bengkayang yang bermukim di daerah perbatasan seperti Keca-matan Jagoi Babang dan Siding masih mengkomsumsi beras Malaysia.“Sangat disayangkan, Kabu-paten Bengkayang yang potensi akan SDA dan masih banyak lahan yang dapat digarap untuk menanam padi, tetapi ril di ten-gah kehidupan masyarakatnya masih ada makan beras miskin dan Malaysia, kemana kinerja instansi terkait terutama Dinas Pertanian dan Badan Ketahanan Pangan Bumi Sebalo,” kesal bapak

tiga putri ini, kemarin.Di Kecamatan Lumar banyak sawah yang tidak dapat digarap warga, karena sistem irigas-inya tidak baik. Banyak petani yang mengeluh karena air tidak maksimal datang ke lahannya dikarenakan irigasi rusak. “Sejak 1990 pembuatan irigasi ini dilakukan, dan puluhan kon-tractor yang memborong, tetapi sampai saat ini sistem irigasi masih setali tiga uang dengan tahun sebelumnya. 1000 hektar lebih sawah yang ada di Desa Tiga Berkat dan kondisi sekarang bnayak yang menjadi hutan belantara,” pa-parnya. (cah)

Malaysia Masih Perlu TKIBalikpapan. Pemerintah Malay-sia menjamin keberadaan tenaga kerja Indonesia (TKI) di negeri tersebut tetap dipertahankan. Menteri Perdagangan Internasi-onal dan Industri Dato Sri Mus-tapa Bin Mohamed mengatakan, pihaknya sementara mendata jumlah tenaga kerja di sana dan disesuaikan dengan keperluan.“TKI ini ada dua, yakni datang

secara biasa atau legal, dan tidak melalui prosedur biasa atau ile-gal,” kata Mustapa, sapaannya, di Gedung Biru Kaltim Post Group (JPNN Grup), Balikpapan. Tenaga kerja legal dari seluruh dunia kurang-lebih berjumlah 1,8 juta orang. “Nah, untuk yang ilegal kami sendiri pun belum tahu jum-lahnya karena mereka datang sem-bunyi-sembunyi,” sambung dia.

Karena itu, yang dilakukan pemerintah Malaysia adalah melakukan legalisasi tenaga kerja. Mustapa mengakui negerinya yang terus membangun masih memerlukan kehadiran TKI, ter-masuk tenaga kerja dari seluruh dunia. “Untuk (dipekerjakan) di ke-bun-kebun, rumah-rumah, mau-pun syarikat (perusahaan).

Sekarang diusahakan menge-tahui berapa bilangan sebena-rnya. Itu sudah berlaku 2-3 bulan ini,” beber Mustopa.Malaysia sendiri mengakui tak berdaya mencegah penyelundu-pan tenaga kerja ke negerinya, khususnya dari Indonesia. Garis perbatasan yang begitu luas memungkinkan TKI ilegal masuk kapan saja. (zal2)

Page 8: Harian Equator 9 Agustus 2011

� ���� ����SELASA, 9 AGUSTUS 20118

Roberto Mancini

Manajer Manchester City, Roberto Mancini, yakin kekalahan di Com-munity Shield tak akan memengaruhi perjalanan timnya musim depan. Na-mun, dia tetap meminta

The Citizens belajar dari kekalahan itu.Menghadapi Manches-ter United di Wembley, Minggu (7/8), City se-benarnya sempat unggul 2-0 saat turun minum.

Namun, mereka gagal mempertahankannya dan kebobolan tiga gol pada paruh kedua.“Bagi kami, penting untuk memahami men-gapa kami kalah di per-

tandingan ini. Tim top yang tak bermain bagus tapi mencetak dua gol perlu memiliki men-talitas yang kuat,” cetus Mancini yang dilansir AFP. (dtc)

Belajar dari Kekalahan

A -G -E -N -D -AUJICOBA PRAMUSIM

Hasil Minggu (7/8) West Bromwich A. 1 - 1 Parma Wigan Athletic 1 - 0 Villarreal Asteras Tripolis 0 - 1 Panaitolikos Novara 0 - 0 Osasuna Cagliari 2 - 1 Rayo Vallecano Torino 1 - 0 Varese Napoli 1 - 2 Sevilla

BUNDESLIGA JERMAN

Hasil Minggu (7/8) Mainz 2 - 0 Bayer Leverkusen Bayern Munich 0 - 1 Monchengladbach1. Arsenal 0 0 0 0 0 - 0 02. Aston Villa 0 0 0 0 0 - 0 03. Blackburn Rovers 0 0 0 0 0 - 0 04. Bolton Wanderers 0 0 0 0 0 - 0 05. Chelsea 0 0 0 0 0 - 0 06. Everton 0 0 0 0 0 - 0 07. Fulham 0 0 0 0 0 - 0 08. Manchester City 0 0 0 0 0 - 0 09. Manchester United 0 0 0 0 0 - 0 010. Newcastle United 0 0 0 0 0 - 0 011. Norwich City 0 0 0 0 0 - 0 012. Queens Park Rangers 0 0 0 0 0 - 0 013. Stoke 0 0 0 0 0 - 0 014. Sunderland 0 0 0 0 0 - 0 015. Swansea City 0 0 0 0 0 - 0 016. Tottenham Hotspur 0 0 0 0 0 - 0 017. West Brom 0 0 0 0 0 - 0 018. Wolverhampton 0 0 0 0 0 - 0 019. Wigan Athletic 0 0 0 0 0 - 0 020. Liverpool 0 0 0 0 0 - 0 0

LA LIGA SPANYOL

1. Barcelona 0 0 0 0 0 - 0 02. Mallorca 0 0 0 0 0 - 0 03. Real Madrid 0 0 0 0 0 - 0 04. Racing Santander 0 0 0 0 0 - 0 05. Espanyol 0 0 0 0 0 - 0 06. Real Sociedad 0 0 0 0 0 - 0 07. Real Zaragoza 0 0 0 0 0 - 0 08. Athletic Bilbao 0 0 0 0 0 - 0 09. Valencia 0 0 0 0 0 - 0 010. Osasuna 0 0 0 0 0 - 0 011. Malaga 0 0 0 0 0 - 0 012. Rayo Vallecano 0 0 0 0 0 - 0 013. Villarreal 0 0 0 0 0 - 0 014. Sevilla 0 0 0 0 0 - 0 015. Real Betis 0 0 0 0 0 - 0 016. Atletico Madrid 0 0 0 0 0 - 0 017. Levante 0 0 0 0 0 - 0 018. Getafe 0 0 0 0 0 - 0 019. Granada 0 0 0 0 0 - 0 020. Sporting Gijon 0 0 0 0 0 - 0 0

SERIA ITALIA

1. AC Milan 0 0 0 0 0 - 0 02. AS Roma 0 0 0 0 0 - 0 03. Atalanta 0 0 0 0 0 - 0 04. Bologna 0 0 0 0 0 - 0 05. Fiorentina 0 0 0 0 0 - 0 06. Inter Milan 0 0 0 0 0 - 0 07. Juventus 0 0 0 0 0 - 0 08. Lazio 0 0 0 0 0 - 0 09. Lecce 0 0 0 0 0 - 0 010. Napoli 0 0 0 0 0 - 0 011. Parma 0 0 0 0 0 - 0 012. Udinese 0 0 0 0 0 - 0 013. Chievo 0 0 0 0 0 - 0 014. Siena 0 0 0 0 0 - 0 015. Palermo 0 0 0 0 0 - 0 016. Cagliari 0 0 0 0 0 - 0 017. Catania 0 0 0 0 0 - 0 018. Genoa 0 0 0 0 0 - 0 019. Cesena 0 0 0 0 0 - 0 020. Novara 0 0 0 0 0 - 0 0

BUNDESLIGA

1. Wolfsburg 1 1 0 0 3 - 0 32. Stuttgart 1 1 0 0 3 - 0 33. Borussia Dortmund 1 1 0 0 3 - 1 34. Werder Bremen 1 1 0 0 2 - 0 35. Mainz 1 1 0 0 2 - 0 36. Hannover 96 1 1 0 0 2 - 1 37. Nurnberg 1 1 0 0 1 - 0 38. Monchengladbach 1 1 0 0 1 - 0 39. Augsburg 1 0 1 0 2 - 2 110. Freiburg 1 0 1 0 2 - 2 111. Hoffenheim 1 0 0 1 1 - 2 012. Hertha Berlin 1 0 0 1 0 - 1 013. Bayern Munich 1 0 0 1 0 - 1 014. Hamburg SV 1 0 0 1 1 - 3 015. Kaiserslautern 1 0 0 1 0 - 2 016. Bayer Leverkusen 1 0 0 1 0 - 2 017. Schalke 04 1 0 0 1 0 - 3 018. Cologne 1 0 0 1 0 - 3 0

Awal Buruk

Penyerang Tottenham Hotspur, Peter Crouch meminta Luka Modric untuk bertahan di White Hart Lane musim ini. Apalagi pemain Kroasia ini mendapat tempat di hati penggemar Spurs.Chelsea saat ini menjadi klub yang paling ingin merekrut Modirc dan baru saja mengajukan tawaran baru sebesar £49 juta atau sekitar Rp686 miliar.Crouch sendiri santer diisukan akan meninggalkan Spurs ke Everton, Stoke atau pendatang baru QPR. Namun, penyerang jangkung itu selalu menyatakan dia sangat bahagia bermain untuk Spurs.“Saya pikir Modric harus sedikit memikirkan soal kepindahannya apalagi dia mendapat tempat di hati penggemar,” kata Crouch seperti dikutip Guardian.Dukungan fans, diyakini Crouch, akan membuat Modric sulit untuk meninggalkan White Hart Lanes, markas Spurs.“Dia tahu penggemar mencintainya dan meng-inginkan dia bertahan di klub selama mungkin,” tambah eks penyerang Liverpool itu.“Dia pemain hebat, kami mencintainya. Kami semua menginginkannya bertahan,” tambah peny-erang timnas Inggris itu.Musim ini, manajer Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, tidak banyak melakukan perekrutan pemain baru seperti para rivalnya di Liga Primer.Meski demikian, Crouch sangat yakin skuad Spurs saat ini lebih dari cukup untuk mengarungi ketatnya persaingan menuju papan atas Liga.“Sangat luar biasa jika melihat klub-klub lain merekrut pemain baru. Butuh uang yang sangat banyak,” kata Crouch.“Saya melihat ke sekeliling ruang ganti kami dan saya melihat banyak pemain yang tak akan saya tukar dengan pemain lain,” puji Crouch.Dengan pemain yang ada, Crouch yakin, Spurs mampu bersaing di papan atas. “Target meraih papan atas memang akan sulit. Klub-klub besar se-makin memperkuat diri namun kami masih punya peluang,” pungkas Crouch. (bbc)

Luka ModricDiminta Bertahan

Bayern Munich mengawali musim dengan hasil mengece-wakan. Bertanding di depan pendukungnya sendiri, FC Hollywood takluk 0-1 dari Borussia Monchengladbach.Dalam duel yang dihelat di Allianz Arena, Minggu (7/8) malam WIB, Bayern yang tampil full team termasuk Franck Ribery dan Arjen Rob-ben, yang baru sembuh dari cedera memegang kendali

permainan dan menciptakan banyak peluang.Di menit ke-26 sepakan Toni Kroos masih bisa ter-tahan kiper Gladbach. Begitu juga Robben yang tembakan-nya meleset dari sasaran di menit ke-33 dan lima menit setelahnya giliran Kross.Sundulan Bastian Schwein-steiger di menit ke-44 masih tak menemui sasaran setelah melenceng tipis. Gladbach be-

berapa kali di babak pertama membuat peluang lewat Mar-co Reus dan Juan Arango.Masuk di babak kedua Bay-ern masih dominan, lewat usaha Kroos dan Mario Go-mez, namun selalu mentah oleh kiper Gladbach Marc Andre ter Stegen.Keasyikan menyerang, Bayern malah kebobolan di menit ke-67. Crossing Roel Brouwers ke kotak penalti

disambut tandukan Igor de Camargo yang mengarah-kan bola ke pojok kanan bawah ga-wang, tanpa mam-pu digapai Manuel Neuer.Skor 1-0 untuk G ladbach yang bertahan hingga laga usai. Statistik Soccernet men-catat The Bavar-ians membuat 19 tembakan dengan tujuh on goal se-mentara tim tamu hanya tujuh.Dengan keka-lahan ini, Bayern untuk pertama ka-linya dalam 10 ta-hun terakhir kalah di laga pembuka musim. Uniknya yang terakhir pada

2001/2002, Gladbach pula yang jadi lawannya.Tentunya ini bukan awal yang man i s bag i Jupp Heynckes untuk membawa Bayern bertahkta musim ini. Apalagi performa timnya se-lama pra musim tidak bagus-bagus amat.Gol yang lahir pada menit 63 itu sendiri tidak lepas dari kesalahpahaman antara Jerome Boateng dan Manuel Neuer, dua pemain yang di-boyong Bayern pada musim panas ini.Kedua pemain yang direkrut dengan harga total lebih dari 35 juta euro tersebut gagal menangani bola umpan pan-jang dari lawan yang lantas dimanfaatkan de Camargo.“Itu adalah kesalanku se-hingga kami kalah. Aku se-dikit menahan diri karena aku tidak mau melanggarnya (de Camargo) dalam proses gol dan membuatku kena kartu merah,” aku Neuer di AFP.Pe l a t i h Baye rn Jupp Heynckes tidak secara lang-sung mengomentari penampi-lan kedua pemain tersebut. Ia cuma disebutkan akan bicara dengan Boateng dan Neuer usai keduanya selesai mem-bela timnas Jerman untuk melawan Brasil pertengahan pekan ini. (dtc)

Bayern Munich 0-1 Borussia Monchengladbach

Belum apa-apa, kendala sudah menghadang persiapan Inggris menuju Piala Dunia 2014 dan Piala Eropa 2012. Laga persahabatan melawan Belanda pun bisa berlangsung kurang maksimal. Pasalnya, pelatih Fabio Capello tidak bisa men-getahui siapa saja pemainya yang sudah berada dalam kondisi siap tempur meski banyak klub yang selesai melakukan pramusim mereka.Kondisi yang sudah pasti adalah cederanya Ste-ven Gerrard dan Jack Wilshere. Dua pemain ini praktis tidak bisa dimainkan Capello saat menjamu De Oranje di Stadion Wembley. Capello pun bakal dilanda dilema antara melakukan eksperimen dan meraih hasil positif demi mengembalikan keper-cayaan publik Inggris terhadap dirinya.Repotnya lagi, situasi serupa tidak dialami pelatih Belanda, Bert van Marwijk. Seluruh skuad terbaik yang dimiliki telah dipanggil dan siap bertempur. Meski kondisi fisik mereka belum sepenuhnya fi t, pemain sekualitas Robin van Persie atau Wesley Sneijder tetap bisa membahayakan Inggris. Kembalinya Mark van Bommel bakal men-jadi senjata tersendiri guna mematahkan serangan Inggris sejak di lini tengah. (int)

Nama Mar i o G o t z e t e n g a h naik daun. Bah-kan, kehebatan gelandang Borus-sia Dortmund itu disamakan den-gan Lionel Messi. Hal ini diutarakan oleh legenda Jer-man Franz Beck-enbauer. Musim la lu , Gotze memang menjadi salah satu

tulang punggung Dortmund, yang berhasil menjadi juara Bundesliga. Bahkan, kontri-busi gelandang serang 19 tahun itu selama musim lalu sangat fantastis sekali. Dia ber-hasil membuat 15 kali assists. Tak heran, banyak kalangan yang mulai menyukai gaya bermain Gotze, termasuk Beckenbauer. “Sangat sulit menghentikan pergerakan Gotze. Dia bermain seolah tidak ada yang bisa melawannya di lapangan,” ujar legenda Timnas Jerman dan Bayern Munich itu. Beckenbauer tentu bukan tanpa alasan berkata seperti itu. Banyak kesamaan antara Gotze dan Messi. Terbukti, keduanya sama-sama melakukan debut pada usia 17 tahun, mengenakan kostum tim nasional pada usia 18 tahun. “Gotze memiliki kemampuan sehebat Lio-nel Messi, yang gaya bermain dan penger-tian membuat kedua pemain terlihat sangat alami, memiliki naluri pemain sepakbola,” lanjutnya sebagaimana dilaporkan Bild, Senin (8/8). Gotze sendiri langsung tampil impresif pada awal musim ini. Dia mencetak gol dan memberikan dua assists, ketika Dortmund mengalahkan Hamburg dengan skor 3-1, pada pertandingan pembuka Bundesliga 2011/2012. (okz)

Mario Gotze

Sehebat MessiJelang Inggris v Belanda

Diprediksi Kurang Maksimal

Page 9: Harian Equator 9 Agustus 2011

Selasa, 9 Agustus 2011PATR LICUSTOMER SERVICE

- Ingin berlangganan- Koran datang siang- Tidak terima koran

Hp. 081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

Hubungi: Bagian Pemasaran

Tiga Beranak Bandar Sabu

PONTIANAK. Tidak terima mobil Daihatsu Xenia plat B 1602 BKI dicoret menggu-nakan cat semprot kaleng, Elia BS SHut, 37, warga Jalan Harapan II, Siantan Tengah melapor ke Mapolsek Utara, Sabtu (6/8).Diceritakan Elia, kejadian pencoretan

tersebut Jumat (5/8). Saat itu mobilnya diparkir di kediamannya di Jalan Harapan II. Sekitar pukul 08.00, wanita tersebut diberitahu tetangganya, bahwa mobilnya banyak coretan.Setelah dicek, Elia terkejut melihat body

mobilnya yang penuh dengan coretan. Cat tersebut berwarna hitam berbentuk coretan garis memanjang sepanjang body mobil. Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam penyelidikan polisi. “Kerugian kalau ditaksir sekitar Rp7 juta,” ujar Elia kepada petugas. (arm)

Mobil Dicoret, Lapor Polisi

Dilarikan Mantan PacarPONTIANAK. Kurnain dan Hernawati, pasangan suami istri (Pa-

sutri) melaporkan Na, mantan pacar anaknya ke Mapolsek Utara, Senin (8/8) pagi. Na membawa kabur Marisa Kurnila, 17, anak gadis Pasutri tersebut.Marisa tinggal dan bekerja di rumah makan Imelda, Jalan 28

Oktober. Kemudian Marisa dibawa kabur Na, Sabtu (5/8) seki-tar pukul 03.00. Sebelumnya, Na ada menelepon Marisa sambil menangis mengajak ketemuan. Pasalnya Na berdalih akan bekerja jauh, sehingga berniat untuk ketemuan sebentar di simpang em-pat lampu merah Jalan 28 Oktober. “Mereka sudah sekitar tiga bulan putus. Namun Na tidak terima diputuskan,” kata Kurnain.Marisa mengabulkan permintaan Na. Akhirnya Marisa minta

diantar Yanti, rekannya. Setelah bertemu dengan Na, Yanti diminta untuk menjauh dari Marisa dan Na. Tak lama kemudian, Yanti mendapat SMS dari HP Marisa, meminta Yanti pulang duluan, karena Marisa akan jalan-jalan dulu dengan Na. Beberapa saat kemudian Yanti kembali menerima SMS dari HP Marisa. Dalam SMS tersebut Marisa mengatakan akan kabur bersama Na karena tidak tahan hidup dikekang. ”Kalau menurut Yanti itu bukan SMS dari Marisa, karena pengetikan berbeda. Diduga itu SMS Na. Selain itu, apanya yang dikekang, dia (Marisa, red) tinggal bukan dengan saya, melainkan tempatnya kerja,” jelas Kurnain lagi.Kurnain dan istrinya baru mengetahui Marisa hilang setelah

ditelepon bos tempat putrinya bekerja, Minggu (7/8) sekitar pukul 06.30. Terang saja, kedua orangtua tersebut jadi panik. Hingga akhirnya mereka melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Utara.Hernawati mengatakan, anaknya tersebut sempat dua kali

SMS ke HP ayahnya. SMS pertama Marisa mengatakan berada di daerah Pangkalan II, Sungai Duri. Sementara SMS keduanya, Marisa mengatakan SMS darinya jangan dibalas. Sebab ia SMS tanpa sepengetahuan Na. “Kami duga, Marisa disekap. Ia pun tidak diberi kebebasan pegang HP, sebab dipegang Na. Makanya ia SMS sembunyi-sembunyi,” ujarnya.Dikatakan Hernawati, putrinya tersebut pernah cerita kalau Na

sering mengancam Marisa karena diputuskan. Sehingga ia men-jadi khawatir mengenai kondisi putri sulungnya tersebut. Untuk itu, ia mengharap Marisa dapat segera ditemukan. (arm)

PONTIANAK. Jajaran Direktorat Restik Narkoba Polda Kalbar dibeck-up Pol-res Sambas membekuk tiga beranak pemakai dan pengedar narkoba, Mai-muna, 59 dan kedua anaknya Fukmin, 34 dan Asang, 31, di Gang Melati Ja-lan Pembangunan Pemangkat, Kamis (4/8) di. “Atas informasi masyarakat, polisi

langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan di sekitar lokasi. Kemudian melakukan penangkapan terhadap tiga tersangka. Mereka langsung dibawa ke Mapolda Kalbar,” ungkap Kombes Pol Revianto, Dir Nar-koba Polda Kalbar melalui Kabag Ops Kompol Aang Sudarman, Senin(8/8).Aang mengatakan, penangkapan

berawal dari informasi masyara-kat yang disinyalir adanya aktivitas mencurigakan, berupa peredaran narkoba di Gang Melati, Pemangkat. Anggota melakukan penyisiran untuk membuktikan kebenarannya. “Saat melakukan transaksi di kediamannya, polisi langsung melakukan penang-kapan terhadap tiga tersangka. Polisi menyita beberapa paket sabu dan HP untuk komunikasi dengan pembeli,” ungkap Aang.Setelah salah satu dari tersangka

ditangkap, polisi melakukan pengem-bangan dan penyisiran di sekitar rumahnya. “Polisi menggeledah rumah Maimuna dan menemukan barang bukti sebanyak 18 paket, bong (alat pengisap sabu) yang terbuat dari kaca, pipet, plastik transpran di kamarnya. Polisi juga menyita lima unit HP,” te-gas Aang.Fukmin, 34 dan Asang, 31 dijerat

Undang-undang Nomor 35/2009 pasal 112, 114 ayat (2) tentang narkotika.

Ancaman hukuman tujuh tahun hingga 15 tahun penjara. Sedangkan Maimuna terancam pasal 131 dan 132 tentang ikut serta membantu melakukan kriminal dengan ancaman satu tahun

penjara. Sementara barang bukti sabu sedang dilakukan pemeriksaan di BB-POM. Ketiga tersangka terus dilakukan pengembangan untuk mengetahui asal narkoba tersebut. Aang mengingatkan

masyarakat yang mengetahui tentang peredaran narkoba, segera melaporkan kepada pihak berwajib, supaya pelaku cepat ditindak dan dilakukan penang-kapan. (sul)

PONTIANAK. Bawa pisau dan linggis, Ju, 25, diamankan polisi ke Mapolsek Timur, Minggu (7/8) dini hari. Wakapolsek Pontianak Timur, AKP

Sunario membenarkan telah men-gamankan Ju. “Kita amankan Sabtu (6/8) sekitar pukul 02.30,” ujar Suna-rio didampingi Kanit Reskrim Polsek Timur, AIPTU Abu Bakar Abdullah, kemarin.

Dikatakan Sunario, awalnya petugas mendapat informasi dari warga, ada dua pria dengan gerak-gerik mencu-rigakan di kawasan Jalan Ya’ M Sabran, Kelurahan Tanjung Hulu Pontianak Timur. Begitu mendapat informasi, petugas

langsung ke lokasi kejadian dan men-gamankan Ju serta barang buktinya, senjata tajam jenis pisau dan linggis.

Sedangkan Af, rekan Ju berhasil kabur. Ju mengaku, senjata tajam dan linggis tersebut dibawa untuk melampiaskan sakit hatinya. ”Diintrogasi sama anggota, rupanya

mereka mau balas sakit hati sama orang yang nagih utang sambil marah-marah. Jadi yang ngajak ini si Af, karena

dia yang punya utang. Karena kesal

ditagih marah-marah jadi dia mengajak Ju untuk menyerang, melampiaskan sakit hatinya. Awalnya kita curigai mau membengkas rumah, tapi hasil intro-gasi seperti itu,” jelas Sunario. Ju dikenakan UU Darurat nomor

12/1951, ancaman hukuman 12 tahun penjara. ”Untuk saat ini proses huk-umnya masih berjalan,” kata Sunario. (arm)

Bawa Pisau dan Linggis, Diamankan Polisi

Brankas BRI Dipikul MalingSUKADANA. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sukadana di-

bobol komplotan maling, Minggu (7/8) malam. Sedikitnya lima kawanan maling masuk ke Bank setelah membengkas pintu be-lakang. Menurut pengakuan Agus, Satpam BRI Cabang Sukadana, para pelaku diduga melancarkan aksinya sekitar pukul 19.30 atau disaat umat Muslim menunaikan salat isya dan tarawih. Berun-tung aksi komplotan maling tersebut dilihat Agus, ketika memikul brankas melewati pintu belakang. “Melihat para maling memikul brankas, saya spontan berteriak dan minta tolong. Para pelaku berlarian tunggang langgang dan meninggalkan berangkas yang masuk ke parit,” kata Agus.Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Sukadana. Jajaran

aparat kepolisian langsung ke TKP dan melakukan olah TKP. Bahkan, aparat sempat menelusuri tempat pelarian para maling yang kabur ke hutan di belakang BRI Sukadana.Warga setempat sempat berdatangan ke TKP. Brankas yang

belum sempat dibuka dikembalikan ke BRI. Hingga berita ini diter-bitkan, pelaku yang belum diketahui identitasnya masih dalam penyelidikan. Kapolsek Sukadana, AKP Djaelani dikonfi rmasi via telepon, Senin (8/8), belum bisa memberikan penjelasan. Dia sedang menghadiri rapat di Polres Kabupaten Ketapang. “Maaf, nanti saja ya, sebab saya lagi rapat di Polres,” kata Djaelani. (lud)

SINGKAWANG. Sejak sekitar satu tahun lalu, café remang-remang terus berop-erasi setiap malam. Hingga kini tidak pernah ditertibkan. Sehingga wajar kalau pelaku usaha tersebut meman-dang enteng Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang yang takut berbuat.“Katanya sedang dalam pembinaan,

tetapi sudah sekitar setahun masih saja café remang-remang itu beroperasi tanpa izin. Bagaimana kerja Pemkot Singkawang? Mengurus café remang-remang saja tidak beres,” kata Reni Asmara Dewi, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Singkawang ditemui di tempat kerjanya, kemarin (8/8).Café remang-remang yang dimak-

sudkan Reni, merupakan café-cafe yang tidak ubahnya seperti Kopang (Kopi Pangku) di kawasan Parit Baru, Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Di Kota Singkawang, café remang-remang itu posisi berbaris di salah satu pinggir jalan antarkota.Reni mengungkapkan, semakin lama

pencahayaan di café-café tersebut

semakin berkurang. “Kalau kita di da-lamnya pun akan sulit mengenali wajah orang lain, karena saking gelapnya,” papar Reni.Kondisi café tersebut sudah semakin

meresahkan warga sekitarnya. Se-hingga sering kali Reni mendapatkan laporan dari warga, mengenai tempat hiburan malam itu. “Yang melaporkan ke saya bukan hanya satu etnis, atau satu agama, semua menolak kebera-daan café remang-remang itu,” ujar Reni.Penolakan terhadap café remang-

remang tersebut, menurut Reni, sangat wajar. Mengingat café tersebut untuk semua lapisan masyarakat. “Remaja-remaja yang masih minta uang jajan ke orangtua pun bisa ke tempat itu. Hal seperti ini yang membuat para orangtua semakin khawatir atas ke-beradaan café-café remang-remang itu,” paparnya.Selain pencahayaannya yang sangat

kurang, tambah Reni, parahnya lagi café-café itu tidak mengantongi izin

atau ilegal. Sehingga tidak sepeserpun berkontribusi kepada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Tetapi tidak ditindak sama sekali.

Sebenarnya apa susahnya kalau mau menindak pelaku usaha café remang-remang yang tidak mematuhi prosedur. Kita kan menegakkan aturan yang sudah ada, bukan untuk mematikan usaha orang,” kata Reni.Aturan sudah ada, sosialisasi dan

pembinaan sudah cukup lama, menu-rut Reni, sekarang sudah saatnya Pemkot Singkawang melakukan penin-dakan yang tegas. “Kalau masih tidak dilakukan penindakan, ada apa di balik semua ini, mengapa yang ilegal-ilegal dan membuat warga resah itu dibiar-kan beroperasi,” curiganya.Melihat perlakuan Pemkot Sing-

kawang melalui instansi terkaitnya terhadap café remang-remang, menun-jukkan kalau pemerintah sama sekali tidak mempunyai wibawa di mata para pelaku usaha café remang-remang itu. “Atau memang Pemkot Singkawang

memang tidak mempunyai niat yang dibarengi tindakan riil untuk mening-katkan PAD,” pungkas Reni. Ketua DPRD Kota Singkawang, Tjhai

Chui Mie mengatakan, hendaknya in-stansi terkait memberikan pengaturan tentang pencahayaan di café-café tersebut. “Sekarang bagaimana mau ini dan itu, untuk melihat saja susah,” sesalnya.Padahal, menurut Tjhai Chui Mie,

café-café yang juga menyediakan fasilitas karaoke tersebut cukup bagus untuk dijadikan tempat refreshing bagi orang-orang yang lelah sepulang kerja. “Tetapi kalau tempatnya seperti itu, tentu tidak memberikan kenyamanan,” katanya.Selain mengharapkan instansi terkait

memberikan pengaturan, Tjhai Chui Mie mengharapkan para pelaku usaha itu mempunyai kesadaran sendiri untuk menjadikan tempat usahanya nyaman untuk didatangi, bukan dija-dikan tempat-tempat lain yang tidak diinginkan. (dik)

Pemkot Takut Tertibkan Café Remang-Remang

Maimuna, Fukmin, dan Asang diamankan di Mapolda Kalbar. SYAMSUL ARIFIN

Marisa Kurnila. ARMAN

Mobil Xenia dicoret. ARMAN

Page 10: Harian Equator 9 Agustus 2011

MEMPAWAH. Desakan agar Bupati Pontianak mencabut Surat Edaran (SE) Harga Eceran Tertinggi (HET) bensin tidak hanya disuarakan kalangan masyarakat. Hal senada juga disampai-kan Wakil Ketua DPRD, Amin Aminin. Menurut Amin, SE HET penyebab spekulan makin marak. “Kita sangat sependapat dan sepakat, agar bupati men-cabut HET BBM Rp 6.000 per li-ter. Dengan HET yang tinggi itu membuat peluang keuntungan yang lebih besar bagi pedagang bensin eceran. Kesempatan itu yang dimanfaatkan spekulan untuk meraup keuntungan yang lebih besar,” kata Amin kepada Equator, Senin (8/8).Leg is la tor PPP i tu ber-pendapat, aksi spekulan sudah tidak dapat ditoleransi. Mereka menghalalkan berbagai cara un-tuk mendapatkan pasokan BBM dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Akibatnya, pelayanan terhadap semakin menurun.“Akibat spekulan, masyarakat yang dirugikan. Misalnya ter-jadi antrean panjang di SPBU sehingga memaksa masyarakat membeli BBM di kios eceran

dengan harga lebih mahal,” tuturnya.Ironisnya, timpal Amin, spe-kulan untuk mendapatkan BBM di SPBU dengan cara-cara yang melanggar aturan dan ketentuan yang ada. Misalnya sa ja menggunakan tangki siluman. “Tangki siluman ini tidak hanya menyalahi aturan me-lainkan, juga membahayakan keselamatan masyarakat lain. Faktanya sudah tiga kali kenda-raan yang menggunakan tangki modifikasi terbakar di SPBU Sungai Pinyuh,” ungkapnya.Amin, menilai perbuatan para spekulan BBM itu sudah tidak dapat ditoleransi. Pemkab Pontianak dan aparat kepoli-sian harus menindaktegas dan menertibkan spekulan. Jangan sampai ulah spekulan memakan korban jiwa.“Selama ini Pertamina, pemer-intah daerah dan kepolisian masih memberikan toleransi kepada para spekulan. Namun, dengan kasus kendaraan yang terbakar kemarin sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Jika dibi-arkan berlarut, perbuatan spe-kulan dapat mencelakan orang lain,” tuturnya.

Amin juga mendesak agar Pemkab dan kepolisian ber-tindak cepat menindaklanjuti masalah spekulan. Kasihan ma-syarakat yang harus kesulitan mendapatkan BBM dan mem-

belinya dengan harga mahal. “Keberadaan BBM sudah normal dan tidak ada persoalan. Yang menjadi masalah itu adalah para spekulan. Selain menert-ibkan spekulan, pemerintah

juga harus mencabut SE HET BBM. Agar masyarakat dapat membeli BBM dengan harga normal. HET BBM itu pula yang membuat maraknya aksi para spekulan,” tukasnya.(hry)

MEMPAWAH. Pemkab Ponti-anak kesulitan menginventarisir keberadaan barang dan aset miliknya. Sampai saat ini, masih banyak aset yang belum terdata dan diketahui keberadaannya. Bahkan ada beberapa aset yang dikuasai pihak ketiga. “Per-masalahan aset ini bukan hanya di Kabupaten Pontianak saja, melainkan juga secara nasional. Hal itu dikarenakan penerapan sistem pengelolaan aset, baru menjadi perhatian serius be-berapa tahun terakhir. Sehingga banyak aset daerah yang lama tidak sesuai dengan ketentuan,” kata Bupati Ria Norsan, Senin (8/8)Dijelaskannya, Pemkab Pon-tianak terus berupaya mengin-ventarisir dan mengembalikan aset-aset tersebut. Permasalah-

annya, beberapa BPKB kenda-raan belum tersimpan di Bidang Aset DPPKAD. Selain itu, ada mesin yang dikuasai pihak ke-tiga, serta kendaraan roda dua dan empat yang tidak diketahui keberadaannya.“Kami selalu berusaha untuk menata aset tersebut. Namun belum seluruhnya dapat ditelu-suri, karena terbentur beberapa kendala. Alhamdulillah, sedikit demi sedikit aset dapat dikem-balikan ke daerah. Hal itu dapat dilihat dari semakin kecilnya jumlah temuan BPK terhadap bidang aset daerah. Kami akan terus berupaya dan bekerja keras untuk menginventarisir seluruh aset tersebut,” janjinya.Lebih jauh, Norsan, mengung-kapkan pada tahun ini Pemkab telah mengamankan Bukti Pe-

milikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Selanjutnya, Pemkab akan menarik satu per satu kendaraan. “Sudah ada enam unit peralatan dan mesin yang berhasil kita kembalikan ke daerah. Sedangkan sisanya yang saat ini masih berada di tangan pihak ketiga masih kita selidiki untuk mengungkap keberadaan-nya. Setelah diketahui lokasinya, barulah kita lakukan penarikan,” tegasnya.Mas ih da lam upayanya mengembalikan, bupati juga melakukan langkah lain. Yaitu melalui pendekatan persuasif dengan melayangkan surat pem-beritahuan tentang inventaris dan pengembalian aset milik dae-rah itu. “Untuk aset kendaraan roda dua dan empat, kita lakukan pendekatan persuasif terlebih da-

hulu. Kami sudah melayangkan Surat Edaran Nomor: 028/1000/DPPKAD-D tertanggal 8 Juni 2011 tentang pengembalian aset tersebut. Surat ditujukan kepada seluruh SKPD pengguna barang,” bebernya.Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Pontianak, Hasan Zulkifl i, mendesak pemerintah bersikap tegas. Kewajiban pemer-intah untuk menginventarisir dan mengembalikan keberadaan aset dari tangan pejabat mau-pun pihak ketiga. “Pemkab ha-rus mampu mengembalikan, dan menginventarisir seluruh aset miliknya. Jika tidak, maka pemerintah daerah akan ber-masalah. Aset merupakan salah satu item pemeriksaan BPK yang harus dipertanggungjawabkan,” pendapatnya.

Legislator PKB Kabupaten Pontianak, itu menyarankan Pemkab melakukan tindakan konkrit. Baik terhadap aset yang dikuasai mantan pejabat daerah maupun pihak ketiga. “Penyera-han aset pasti ada perjanjiannya. Kalau sudah melewati perjan-jian dimaksud, maka Pemkab bisa menindaktegas. Jika tidak bisa melalui tindakan persuasif, maka lakukan penarikan paksa,” sarannya. “Demikian pula untuk aset yang berada di tangan pihak ketiga. Kalau tidak ada kontrak atau keuntungan bagi dae-rah, maka pemerintah dapat melakukan upaya hukum. Karena menghilangkan aset merupakan penggelapan dan dikategorikan tindakan pidana,” tukasnya. (hry)

kubu rayaSelasa, 8 Agustus 201110

Menuju Perubahan

gema kabupaten pontianak

�musyawarah kite

Pemkab Kesulitan Inventarisir Aset

Sujiwo: Eksekutif Tak Hargai DPRD

DEWAN Pengurus Wilayah (DPW) Nah-datul Ulama (NU) Kal-bar menggelar safari Ramadan. Safari yang dipimpin Ketua Tanfi ziah DPW NU Provinsi Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie itu diisi dengan tausiah dan buka puasa bersama keluarga besar NU Ka-bupaten Pontianak di Gedung NU Mempawah, Minggu (7/8). “Safari Ramadan DPW NU Kalbar ini dalam rangka meningkatkan silaturahmi, dan ukhuwah Islamiyah bagi keluarga besar NU dan masyarakat Muslim. Safari ini dimulai dari PW Sambas, Singkawang, Bengkayang dan Kabupaten Pontianak,” jelas Wakil Ketua Syuriah NU Kabupaten Pontianak, Hasan Zukfi li.Dijelaskannya, safari Ramadan diisi dengan beberapa rangkaian acara. Mulai dari buka puasa bersama, tausiah yang disampaikan Ketua Tanfi ziah DPW NU Provinsi Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie, salat magrib, salat isya dan salat tarawih bersama di Masjid Agung Al-Falah Mempawah.“Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan hikmat dan penuh kekeluargaan. Ratusan masyarakat keluarga besar NU Kabupaten Pontianak berbuka puasa bersama,” kata Hasan.Dalam kesempatan itu, Ketua Tanfiziah DPW NU Provinsi Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie, berkesempatan menyampaikan tausiyahnya kepada ratusan keluarga besar NU Kabupaten Pontianak. Tausiah yang disampai-kan mengangkat tema NU konsisten menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).“Beliau (M Zeet, red) berpesan agar keluarga NU dan masyarakat Muslim di Kabupaten Pontianak untuk senantiasa menjaga persatuan, dan kesatuan yang se-lama ini sudah terpelihara dengan baik. Perkukuh silatur-ahmi antara sesama Muslim dan masyarakat beragama lain di lingkungan masing-masing,” bebernya.Di samping itu, M Zeet yang juga Sekda Provinsi Kal-bar, itu mengingatkan agar umat Muslim di Kabupaten Pontianak tidak mudah terpengaruh dengan provokasi yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat serta NKRI. “Umat Islam jangan mudah terpengaruh dengan aja-ran-ajaran atau aliran sesat yang tidak sesuai dengan Islam. Jangan sampai kasus-kasus terorisme, NII dan lainnya masuk ke lingkungan masyarakat. Perbuatan itu hanya akan bermuara pada rusaknya keutuhan NKRI,” pendapatnya. Lebih dari itu, timpal Hasan, M Zeet juga mengaku terkesan dengan imam masjid Al-Falah Mempawah yang juga sebagai hafi z. M Zeet menyarankan agar Pemerin-tah Kabupaten Pontianak meng-SK-kan imam tersebut. Supaya memberikan tunjangan dan fasilitas lain.“Pak M Zeet sangat terkesan dengan imam Masjid Agung Al-Falah Mempawah. Karenanya, dia menyarank-an agar Pemkab lebih meningkatkan perhatiannya untuk para imam masjid tersebut,” tuntasnya. (hry/shn)

NU Konsisten Jaga Keutuhan NKRI

�derap bestari

SUNGAI RAYA. Dalam safari Ramadan ke Sungai Kunyit Kuala Mandor B, Bupati Muda Mahendrawan memulai sambutannya dengan “masyarakat yang saya banggakan” ini, mengisyaratkan betapa Bupati sangat mencintai rakyatnya. Betapa Bupati Muda sangat menginginkan kemakmuran bagi semua masyarakat Kubu Raya.Muda, mengatakan sebagai daerah yang besar dengan wilayah yang luas, tentu saja banyak persoa-lan yang harus dihadapi. Namun Muda tetap yakin, dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, niscaya pembangunan Kabupaten Kubu Raya sebagai kabupaten yang terdepan di Kalbar dan Indonesia bisa tercapai.“Masalah pasti ada, tapi akses dan kerjasama kita bangun, silaturahmi kita perkuat sehingga apa yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat bisa disampai-kan,” ungkap Muda.Ia mengatakan kepada semua masyarakat yang ha-dir dalam acara Safari Ramadan-nya, untuk tidak perlu takut menyampaikan keluhan dan kebutuhan mereka kepada pemerintah. Pemerintah sangat terbuka ke-pada semua masyarakat. Menurut Muda, saat ini yang terpenting adalah bagaimana membangun Kubu Raya menjadi beranda depan Kalimantan Barat.Muda, menekankan bagaimana pemerintah telah berupaya melakukan pembangunan. Geliat pemban-gunan telah terus dilakukan dengan fokus utama di bidang pembangunan pendidikan, infrastruktur, pelay-anan kesehatan dan lain-lain. Proses akan terus ber-jalan. Ia juga mengajak masyarakat untuk senantiasa membangun Kubu Raya dari dasar, yakni membangun kekuatan dalam Keluarga, RT, Desa, Kecamatan hingga ke tingkat kabupaten, sehingga apa yang menjadi cita-cita masyarakat Kubu Raya dapat tercapai.Muda, mengajak semua masyarakat untuk berpikir positif dan produktif. Memanfaatkan segala kesempa-tan dan upaya untuk memperkuat kemampuan diri, khususnya generasi mendatang Kubu Raya. Pikiran produktif bisa dijaga dengan membangun komunikasi yang baik antarmasyarakat dengan instansi pemer-intah. (oen)

Bangun KerjasamaSUNGAI RAYA. Ketua DPRD Kubu Raya, Sujiwo, sangat me-nyesalkan Pemkab Kubu Raya, khususnya Badan Pemerintahan Desa (BPD) Kubu Raya yang tidak hadir pada rapat dengar pendapat yang telah dijadwal-kan oleh Komisi A DPRD Kubu Raya.“Kita sudah kirim surat pada Jumat (5/8) lalu. Bahkan sudah ada tanda terima ekpedisi. Na-mun, hingga saat ini tidak ada satu pun pegawai dari BPD yang hadir,” ungkap Sujiwo kepada se-jumlah wartawan, Senin (8/8).

Selain itu, ketidakhadiran-nya pada audiensi masyarakat dengan Bupati Kubu Raya di aula Bupati Muda Mahendrawan terkait tapal batas desa juga dikarenakan undangan yang sampai ke pihaknya sekitar pu-kul 11.00.Padahal, acara pada undangan tersebut dilaksanakan pada pu-kul 10.00. Sehingga, bagaimana pihaknya mau menghadiri, se-mentara undangan baru sampai satu jam kemudian setelah keg-iatan berlangsung. “Seolah-olah, eksekutif t idak menghargai

DPRD. Sebab, hal ini sering sekali terjadi. Dan tidak hanya kali ini,” tegasnya.Untuk itu, Sujiwo, meminta kepada Bupati Kubu Raya un-tuk mengingatkan bawahannya karena sering melalaikan tugas-nya. Apalagi, undangan audiensi itu, tidak diantar ke DPRD, me-lainkan staf DPRD yang datang mengambil.Makanya, besok (hari ini) de-wan kembali akan mengundang BPD, sekaligus kedua desa untuk dikonfrontir terkait permasala-han tapal batas ini. (oen)

Waspadai Peredaran Daging Ilegal

Bupati Didesak Cabut SE BBM

Sujiwo

SUNGAI RAYA. Masyarakat Kabupaten Kubu Raya diingatkan mewaspadai peredaran daging dari luar Kalbar. Selama Rama-dan hingga menjelang Idulfi tri, produk-produk tersebut sangat mungkin masuk secara ilegal. Pedagang nakal pun berani menawarkan harga jauh lebih murah. “Biasanya rentan masuk melalui jalur transportasi darat,” tutur Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kubu Raya, Suharjo kepada wartawan, kemarin.Menurut Suharjo, daging ilegal kebanyakan datang dari Malay-sia. Padahal, negara tetangga Indonesia itu dikenal bukan

sebagai negara pemasok dag-ing. Mereka juga mendatangkan daging dari negara lain seperti India. “Masuknya itu juga di luar pengawasan kita,” ucapnya.Untuk di Asia, baru negara Indonesia yang dinyatakan bebas penyakit kuku dan mulut. Karena itu, Indonesia tidak mengimpor daging. “Kepada masyarakat, jangan hanya terbuai dengan harga murah dan besar. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah kualitas daging, apakah sudah terbebas dari penyakit-penyakit yang ada pada sapi,” pintanya.Umumnya, lanjut Suharjo, dag-ing impor berasal dari Malaysia

dan India. Padahal, kedua negara tersebut belum dinyatakan bebas dari penyakit kuku dan mulut. Untuk mencegahnya, tentunya kerja sama berbagai pihak harus dilakukan. “Tujuannya, supaya benar-benar selektif mewaspadai masuknya daging,” katanya.Suharjo, membandingkan, ka-lau tingkat kebersihan daging lokal jauh lebih terjamin. Sebab sebelum proses penyembelihan, hewan terlebih dahulu diperiksa kesehatannya. Begitu juga setelah dilakukannya penyembelihan. “Ka-lau memang ditemukan penyakit, langsung dilakukan pemusnahan,” ujarnya meyakinkan.

Ia menambahkan, daging-dag-ing impor ilegal dikhawatirkan tidak higienis, kurang bagus dan juga tidak aman dikon-sumsi. Masalahnya, daging-dag-ing tersebut masuk tanpa dites dan dilakukan penelitian lebih dulu. “Kalbar menolak daging impor. Di Kubu Raya juga harus waspada,” tegasnya.Dinas Pertanian dan Peter-nakan Kubu Raya, merasa kha-watir masuknya daging tersebut tidak bisa diawasi. Kalaupun ada pengawasan, dideteksi melalui jalur lalu lintas di perbatasan. Itu pun dilakukan oleh pihak berwenang dan berkompeten.

“Kalau kami, paling berada di pasar-pasar rakyat yang men-jual daging-daging tersebut,” ungkapnya.Meski begitu, pihaknya tidak tinggal diam. Sejumlah tindakan sudah dirancang selama Rama-dhan dan Idulfi tri. Operasi pasar terpadu dengan menurunkan tim terpadu terus dilakukan. Tim juga akan mengawasi tempat-tempat pemotongan hewan. Langkah ini bertujuan supaya jangan sampai daging yang dipotong menular-kan penyakit. “Namun kita juga minta laporan masyarakat, kalau ada konsumen tidak puas segera laporkan,” pungkasnya. (oen)

“Seolah-olah, ekse-kutif tidak menghargai DPRD. Se-bab, hal ini sering sekali terjadi. Dan tidak hanya kali ini.”

SUNGAI RAYA. Kabupaten Kubu Raya merupakan kabu-paten terbesar di Kalbar den-gan jumlah penduduk terban-yak ke dua setelah Pontianak. Menyimpan sejuta potensi yang dapat dijadikan sebagai kekayaan bagi masyarakat Kalbar dan Kubu Raya.Istri Bupati Kubu Raya, Ny Rosalina Muda Mahendrawan, mengatakan sangat senang

dan bangga berkunjung ke daerah-daerah di Kubu Raya, sebab alamnya masih asri dan menghasilkan udara segar dan sehat bagi masyarakat. Dia mengaku sangat segar ketika memasuki wilayah Kua-la Mandor B dengan panorama alam yang indah dan udara segar. Hal tersebut disampai-kan Rosalina saat mendapat kesempatan berbicara kepada

masyarakat yang berkumpul mengikuti safari Ramadan Bupati Kubu Raya di Sungai Kunyit Kuala Mandor B.“Saya senang sekali, saya merasa pernapasan saya san-gat lega dan segar. Menghirup udara segar, begitu memasuki Kuala Mandor B ini,” tutur Ro-salina.Rosalina, juga sekaligus mengajak masyarakat Kubu

Raya dan Kuala Mandor B, khususnya untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan Kubu Raya agar menjadi wilayah yang sehat bagi masyarakat.“Mari semuanya dijaga ya pak, bu dan adek-adek semua lingkungan kita yang asri ini, sebab ini merupakan aset kita. Suasana alam yang asri ini membawa udara segar

yang sehat bagi kita,” ajak Rosalina.Ke tua Penggerak PKK Kabupaten Kubu Raya ini, mendampingi Bupati Muda Mahendrawan dalam Safari Ramadan di Kuala Mandor B. Saat menyampaikan sam-butan, Rosalina, berupaya memberikan semangat ke-pada masyarakat yang ha-dir. Khususnya ibu-ibu agar

menjadi ibu yang tangguh dan bertanggung jawab bagi anak-anak dan keluarga. Menurutnya, peran ibu san-gat penting. Sebab itu dalam safari Ramadan Bupati Kubu Raya yang adalah suaminya sendiri, dia selalu menyempat-kan waktu untuk bisa ikut, agar bisa bertemu dengan kaum ibu-ibu di Kubu Raya.Ia juga menekankan ke-

pada masyarakat yang hadir, agar sama-sama menjaga dan memperjuangkan kemajuan. Ia berpesan agar jangan sampai ada anak-anak di daerah ini yang putus sekolah. “Dalam mengelola dan men-garahkan anak-anak, agar lebih giat menata masa depan dan rajin belajar tidak terlepas dari peranan para ibu-ibu,” pungkasnya. (oen)

Kubu Raya Simpan Potensi SDA

M Zeet Hamdy Assovie

Bersepeda merupakan olahraga murah meriah. Dengan bermodalkan sepeda, masyarakat dapat menjaga kesehatan dan kebugaran. Belakangan ini, olahraga bersepeda semakin digemari ma-syarakat Mempawah.Hery/Equator

Page 11: Harian Equator 9 Agustus 2011

Temajuk. Ada yang beda dalam perayaan Hari Ulang Tahun Re-publik Indonesia (HUT RI) tahun ini. Masyarakat perbatasan Indo-nesia-Malaysia di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh saling merayakan dan mendukung hari kemerdekaan kedua negara. “Pemerintahan Desa Temajuk

bersama aparat hukum yang ber-tugas di wilayah perbatasan, serta masyarakat akan melaksanakan upacara memperingati HUT RI dengan mengundang petugas hu-kum Sempadan Malaysia yang bertugas di Teluk Melano serta tokoh masyarakatnya. Kegiatan seperti ini rutin kami lakukan setiap

tahun,” kata Kepala Desa Temajuk, Mulyadi kepada Equator ditemui usai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Jami Kesultanan Sambas, Jumat (5/8) lalu.Dijelaskan Mulyadi, upacara HUT

Kemerdekaan RI akan dilaksanakan tepat tanggal 17 Agustus 2011 di Lapangan Sepakbola Temajuk. “Sengaja kita memisahkan diri mem-peringati HUT RI yang dilaksanakan di Kecamatan Paloh, karena kondisi jalan yang ditempuh cukup jauh. Supaya tumbuh rasa percaya diri masyarakat perbatasan, nasional-isme dan kebersamaan. Makanya kita menggelar HUT RI terpisah,” jelasnya.

Menurut Mulyadi, dalam mem-peringati HUT Kemerdekaan 17 Agustus 1945 tersebut juga akan dihadiri masyarakat Teluk Melano, Malaysia. “Kegiatan ini selalu kami adakan tiap tahun. Begitu juga HUT Kemerdekaan

Malaysia yang dilaksanakan 31 Agustus juga mengundang kita, sehingga HUT kemerdekaan dapat kita laksanakan bersama,” ungkap Mulyadi.Ditegaskannya, dalam memperin-

gati hari kemerdekaan tidak hanya upacara bersama yang digelar. “Tapi kami juga melaksanakan pertandingan persahabatan antara negara di wilayah perbatasan sep-

erti pertandingan voli, sepakbola, catur ataupun kegiatan lain yang dapat meningkatkan hubungan masyarakat antara perbatasan,” paparnya.Mulyadi berharap pelaksanaan

HUT kemerdekaan yang selalu diadakan bersama dapat memoti-vasi masyarakat perbatasan dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republic Indonesia (NKRI). Se-hingga tumbuh rasa saling memiliki dan saling menghormati diantara masyarakat perbatasan. “Kami sangat berharap dukungan

Pemkab Sambas dalam memfasili-tasi Paskibraka di Desa Temajuk,” ungkap Mulyadi. (edo)

SAMBAS

Selasa, 9 Agustus 2011Spektakuler singkawang 11

sambas terigas

Warga Malaysia Hadiri Perayaan HUT RI

�suare kite

�tumpahansalok

Sambas. Sebanyak 120 petugas Polres Sambas di-siagakan selama sebulan penuh untuk mengawal ke-amanan dan kenyamanan umat Muslim. Terutama dalam melaksanakan salat tarawih di masjid maupun musala di seluruh polsek.“Setiap masjid kita kawal,

baik keamanan lalu lintas di ja-lan raya maupun pengamanan dari tindak pencurian kenda-raan bermotor, pencurian biasa serta keamanan dan ketertiban. Supaya umat Mus-

lim dapat tenang malaksanakan ibadah salat tarawih,” kata Wakapolres Sambas Kompol MM Sitepu kepada Equator, Senin (8/8).Ia mengimbau umat Muslim yang melaksanakan

salat tarawih, mengunci pintu rumahnya saat menun-aikan salat dan memeriksa kompor maupun listrik. Sebab, dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya kebakaran dan pencurian. “Biasakan mengecek rumah sebelum bepergian,”

imbaunya mewakili Kapolres Sambas AKBP Pahala Panjaitan. (edo)

Singkawang. Kelompok Tani Kamaru’ku, Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur berhasil mencetak sawah seluas 100 hektar dan membangun Ja-lan Ne’ Sanko sepanjang 3 kilometer secara swadaya.“Kami mengharapkan apa yang dilakukan masyarakat

dapat ditindaklanjuti pemerintah, demi kesejahteraan dan perbaikan kehidupan masyarakat,” kata Marsianus Kodim, Ketua Gerakan Peduli Masyarakat Kelurahan Nyarumkop saat audiensi dengan Walikota Singkawang di SD Negeri 08 Nyarumkop, Rabu (4/8) lalu.Walikota Singkawang Dr Kanjeng Raden Aryo (KRA)

Hasan Karman Notohadiningrat hadir bersama Kepala Dinas Bina Marga, Sumberdaya Alam dan Energi Sum-ber Daya Mineral, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindun-gan Masyarakat, Camat Singkawang Timur dan para lurah se-Kecamatan Singkawang Timur.Hasan Karman menyambut baik pembangunan secara

swadaya yang dilakukan kelompok tani di Nyarumkop. Dia mengharapkan tindakan seperti itu terus berlanjut dan didukung penuh. “Warga, pengusaha, donator dan pihak manapun hendaknya berpartisipasi membangun daerahnya, karena membangun adalah tanggungjawab semua pihak, tidak bertumpu pada pemerintah se-mata,” ujarnya.Selain itu, Hasan mengingatkan agar masyarakat yang mempunyai lahan dan mengolah tanah hasil cetakan sendiri untuk segera membuat sertifikatnya. Sehingga memiliki kepastian hukum atas kepemilikan tanahnya. “Jangan menjual tanah ini kepada pihak luar. Warga harus mempertahankan dan mengolah tanah mereka untuk kehidupan yang lebih baik,” imbaunya. (dik)

Cetak Sawah dan Bangun Jalan Jaga Kearifan Lokal Singkawang

Singkawang. Membangun per-ekonomian dan menguatkan bidang pendidikan (tarbiyah) agar dapat meningkatkan kesejahteraan umat Islam, harus diupayakan semaksimal mungkin dengan memanfaatkan segala potensi yang tersedia. “Kita harus mampu secara ekono-

mi. Kuatkan ekonomi kita dan jangan lengah, masih banyak peluang di hulu dan hilir untuk dikembangkan, ban-gunlah usaha,” ajak M Zeet Hamdy Assovie, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Kalbar ketika Safari Ramadan di Masjid Nurul Hidayaturrahman, Kelurahan Semelagi Hilir, Kecamatan Singkawa-ng Utara, Jumat (5/8) malam.

Safari Ramadan di Masjid Nurul Hidayaturrahman itu dihadiri Wakil Walikota Singkawang Drs H Edy R Yacoub MSi, Ketua PCNU Kota Singkawang HM Nadjib, Camat Sing-kawang Utara Momie dan sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Dae-rah (SKPD) Kota Singkawang.Dalam kesempatan tersebut, M

Zeet yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar ini memaparkan berbagai potensi yang melimpah di Kalbar, yang dapat dimanfaatkan se-baik mungkin untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.Selain mengajak untuk menin-

gkatkan perekonomian, Zeet juga mengingatkan kepada seluruh

umat Islam khususnya, dan ma-syarakat Kalbar umumnya untuk mementingkan pendidikan. “Bidang pendidikan akan berpengaruh pada peningkatan sumber daya manu-sia,” ingatnya.Usai menyampaikan beberapa pesannya kepada jemaah Masjid Nurul Hidayaturrahman, mantan Kepala Bakomapin Kalbar ini juga menyerahkan bantuan untuk renovasi masjid.Sementara itu, Wakil Waliko-

ta Edy R Yacoub memberikan bantuan berupa dua jilid tafsir Alquran, dengan harapan para jemaah dapat lebih memahami dan melaksanakan kandungan dalam kitab suci tersebut. (dik)

Bangun Perekonomian Umat Islam

Jaga Masjid dan Musala

Singkawang . Musyawarah Adat Dayak Salako di Binuo Ga-

rantukng Sakawokng memutus-kan Robertus Robby sebagai Ke-

pala Binuo. Walikota Singkawang Dr Kanjeng Raden Aryo (KRA) Hasan Karman Notohadiningrat berharap musyawarah adat terse-but merupakan bentuk menjaga kearifan lokal dalam nilai tradisi, adat dan budaya agar terpelihara dengan baik.“Jangan biarkan warisan nenek

moyang dalam sistem kekeluar-gaan dan sistem adat itu hilang, pertahankan sejauh kita mampu mempertahankannya ,” tegas Hasan Karman saat menghadiri Musyawarah Adat Dayak d i Rumah Adat Parauman, Kelura-han Bagak Sahwa, Kecamatan Singkawang Timur, Minggu (7/8) lalu.Dia berpesan Kepala Binuo dan

kepengurusan yang baru, dapat membuat program kerja yang dapat menjaga nilai budaya dan tradisi adat di Binuo Garantukng Sakawokng. “Masyarakat adat-

nya dapat menjaga kekompakan dalam mengisi pembangunan di Kota Singkawang, yang meru-pakan tanggungjawab bersama,” pungkas Hasan.Dalam musyawarah tersebut,

Robertus Robby mampu meny-isihkan pesaingnya, Victorianus dari Pajintan secara demokratis. “Robertus Robby akan mengepa-lai Binuo dalam masa tiga tahun ke depan, Suneo Diri Sabinuo,” kata Ketua Panitia Musyawarah Adat Dayak, Egidius Herman.Pemilihan suara yang berlang-

sung tertib tersebut melibatkan 59 pemilih. Robertus Robby memperoleh

38 suara, sedangkan kandidat lainnya, Victorianus mendapat-kan 21 suara. Herman menjelaskan, Musy-

awarah Adat Dayak Salako di Binuo Garantukng Sakawokng memang untuk memilih Kepala

Binuo yang baru, setelah be-rakhir masa tugas Kepala Binuo yang lama 1 Juni lalu. “Selain membentuk kepen-

gurusan baru, juga menyusun pogram kerja yang partisipatif untuk mengembangkan misi adat dan budaya yang berkelanjutan,” papar HermanDia mengingatkan, menjadi

Ratna Mutu Manikam yang akan menghiasi Binuo Garantukng, se-bagai masyarakat yang men-junjung adat dan budaya di era globalisasi, merupakan harapan masyarakat adat Dayak Salako di Binuo Garantukng Sakawokng. Musyawarah Adat Binuo Ga-

rantukng Sakawokng juga di-hadiri Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Aloysius Killin, perwakilan adat dari Puaje, Senorekng, Ran-tosibaju, Pasar, Mayasopa, Bagak Sahwa, Nyarongkop, Pajintan, Sango Kulor dan Paranyo. (dik)

Robertus Robby Kepala Binuo Garantukng Sakawokng

Gerakan Peduli Masyarakat Kelurahan Nyarumkop beraudiensi dengan Walikota Singkawang di SD Negeri 08 Nyarumkop. Mordiadi

Ketua PWNU Kalbar M Zeet Hamdy Assovie ketika Safari Ramadan di Masjid Nurul Hidayaturrahman Kecamatan Singkawang Utara. Se-mentara Wakil Walikota Edy R Yacoub menyerahkan bantuan kepada pengurus masjid dalam acara tersebut. Mordiadi

Walikota Singkawang Hasan Karman menghadiri Musyawarah Adat Dayak Salako. Mordiadi

Kompol MM Sitepu. M Ridho

Mulyadi M Ridho

Pelebaran Jalan Raya Desa Lorong sampai ke Jalan Lingkar Desa Saing Rambi sudah mulai dikerjakan. Proyek ini didanai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). M Ridho

Page 12: Harian Equator 9 Agustus 2011

SINTANG . Musim kemarau masih me-landa sebagian besar daerah di Kalbar, tak terkecuali Kabupaten Sintang. Kian hari deb-it Sungai Melawi dan Sungai Kapuas sema-kin mendangkal. Hal ini memaksa PT Per-tamina menggunakan jalur darat untuk me-masok Bahan Bakar Minyak (BBM) ke De-pot Pertamina Sintang, lantaran jalur sungai hanya mampu ditem-bus hingga Kabupaten Sanggau. “Seperti biasanya ka-lau sudah musim kema-rau. Kami punya Float-ing Storage di Sanggau dan kalau kondisi kema-rau, tempat inilah yang kami gunakan untuk penimbunan,” ungkap Kepala Depot Pertam-ina Sintang, Sondang Lumban Raja melalui

Pengawasan Penyal-uran Penimbunan, Hadi Priyono pada wartawan beberapa waktu lalu. Dikatakan Hadi, dari Pontianak BBM jenis Premium dan Solar dibawa menggunakan tongkang, namun han-ya sampai di Sanggau, lantaran tidak bisa ma-suk ke Depot Sintang, karena debit air yang sudah mendangkal. Hal ini memaksa Pihaknya untuk melakukan bong-kar muat di Sanggau untuk diteruskan ke Sintang menggunak-an angkutan darat. “Selama Sungai Kapuas dan Melawi mengalami pendangkalan maka distribusi BBM kami lakukan menggunakan angkutan darat. Kami berupaya agar kebutu-han masyarakat tetap bisa terpenuhi dengan baik,” ucapnya. (din)

melawi membangun Selasa, 9 Agustus 201112

Perbatasan Tanggung Jawab Bersama

sintang raya UT di Sintang Masih Diminati SINTANG. Kuliah mandiri di Universitas Terbuka (UT) ternyata masih cukup diminati di Kabupaten Sintang. Terbukti, tak sedikit jumlah mahasiswa yang memilih kuliah sembari melakukan pekerjaan sehari-hari. Mahasiswa UT di Sintang tergabung dalam Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) UT Pontianak. Ketua Kelompok Belajar Mahasiswa UT Sintang, Pinarto S IP M Si menyebutkan, UT satu-satu-nya universitas dengan program belajar jarak jauh yang diakui pemerintah. Selain mahasiswa umum, sebagian besar mahasiswa UT di Sintang adalah para guru yang mengikuti program penyetaraan. “Saat ini jumlah mereka terdiri dari ratusan orang mahasiswa program pendidikan guru dan maha-siswa umum. UT mempunyai pengguna tutorial on-line (Tuton) terbanyak di antara semua universitas di Indonesia,” terangnya. Dikatakannya, tidak sedikit pejabat pemerintahan Sintang berkuliah di UT. Tak sedikit pula alumni UT yang melanjutkan pendidikan pascasarjana (S2) juga di universitas ini. Perkuliahan untuk program S-2 dibuka bila terdapat minimal 20 mahasiswa, dan tersedianya dukungan jaringan internet.Selain itu juga akan dilakukan uji kelayakan dengan mendatangkan tim UT Pontianak. “Untuk diketahui, tak hanya tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, UPBJJ UT juga terdapat di Malaysia, Dubai dan Singapore,” jelasnya. (din)

UU 4/2009 Atur Pertambangan Rakyat NANGA PINOH. Bukan hanya di Melawi, kabu-paten maupun kota di Kalbar serta seluruh Indone-sia, banyak masyarakat melakukan pertambangan. Namun begitu, maksud mencari nafkah keluarga ini sering tidak aman, lantaran selalu dikejar-kejar polisi, lantaran melakukan pertambangan ilegal. Kini dengan terbitnya undang-undang nomor 4 tahun 2009 (UU 4/2009) tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, merupakan angin segar bagi masyarakat yang melakukan pertambangan. Namun begitu, semuanya tergantung dari keber-pihakan atau niat baik Pemkab dan DPRD Melawi. Jika mereka ingin memberikan kesejahteraan pada penduduknya, izin tersebut akan diterbitkan. Na-mun, bila tidak ada niat baik untuk berbuat terbaik untuk rakyat, maka UU 4/2009 akan diabaikan.“Dari pada warga melakukan pertambangan il-legal, lebih baik segera terbitkan izin pertambangan rakyat. Dengan izin tersebut Pemkab Melawi harus memberikan pengawasan semaksimal mungkin,” kata Epiyantono, tokoh muda Melawi, kemarin (8/8).Dijelaskannya, dalam UU 4/2009 diatur dengan lugas mengenai wilayah pertambangan rakyat (WPR). Dalam WPR tersebut diamanatkan dengan jelas kepada Pemkab dan DPRD untuk menerbitkan izin. Pada pasal 21 disebutkan WPR ditetapkan bu-pati/walikota setelah berkonsultasi dengan DPRD kabupaten/kota.Ditegaskannnya, selama ini percuma saja pemer-intah melarang rakyat untuk menghentikan pert-ambangan. Sebab begitu dilakukan razia dan ada penangkapan. Beberapa hari berikutnya warga akan kembali melakukan pertambangan. Sebab, warga melakukan penambangan untuk memenuhi kebutuhan hidup yang kian hari makin sulit. Pemerintah sendiri tidak dapat menciptakan peluang kerja. Ditambah lagi harga karet di tingkat petani masih kurang.“Masyarakat mau makan. Mereka menambang hanya untuk makan. Mereka tidak kaya dengan menambang. Namun, kalau itu tidak dilakukan, mer-eka tidak dapat makan, tidak bisa menyekolahkan anaknya,” ulasnya. (aji)

apai kato kito Tiang PLN dan Telkom Siap Dipindahkan

DP:3,5 Jt (Umroh) 5 Jt (Haji)

Sisanya bisa diangsurDaftar segera Umroh dan Haji murah dan terjangkau

ARMINAREKA PERDANAARMINAREKA PERDANATour & Travel Perwakilan KalbarPerwakilan Kalbar

8 JAMAAH

GRATIS 1

Office: (H.A. Muchrin)Jl Juang No 123 Nanga Pinoh, Kab. Melawi 78672, telp/fax (0568)21207

WUJUDKAN NIAT WUJUDKAN NIAT ANDA KE TANAH SUCIANDA KE TANAH SUCI

TERBAIK, TERPERCAYA DAN UTAMAKAN PELAYANAN

Melayani:Melayani:- Umroh - Umroh Plus- Umroh - Umroh Plus- Haji Plus - Tiket pesawat- Haji Plus - Tiket pesawat

Contact personContact personHENDIHENDI: 08156873535: 08156873535

VONNYVONNY: 081257924050: 081257924050

KET IMPANG AN pembangu -nan memicu ancaman makar, karena peluang eksodus dan pengibaran bendera Malaysia oleh warga perbatasan di Desa Mungguk Gelombang, Ketun-gau Tengah dapat saja terjadi. Provinsi baru di timur Kalbar, diyakini menjadi salah satu solusi. Sintang. Bupati Sintang, Mil-ton Crosby menegaskan bah-wa permasalahan perbatasan adalah urusan bersama baik pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat. “Kita jangan saling menyalah-kan. Jangan saling mengkamb-ing hitamkan. Tidak benar kalau (perbatasan) hanya dibebankan ke pemerintah kabupaten. Jan-gan lihat sepotong-sepotong, tapi lihat secara komprehensif,”

tegasnya dalam jumpa pers di Pendopo, Senin (8/8) kemarin. Penegasan ini dilontarkan Milton lantaran tidak sedikit kalangan yang beranggapan bahwa perbatasan merupakan hanya urusan pemerintah ka-bupaten, menyusul ancaman Eksodus dan pengibaran ben-dera Malaysia, seperti yang dinyatakan Kades Mungguk Gelombang, Ketungau Tengah, Yusak beberapa waktu lalu.“Selama ini kita (pemerintah kabupaten) sudah berusaha maksimal. Termasuk memper-juangkan Kapuas Raya, karena ini salah satu solusinya. Tinggal bagaimana Provinsi meman-dangnya,” ucap Milton.Menurut orang nomor satu di Bumi Dara Juanti ini, pemban-gunan di timur Kalbar, terma-

suk wilayah perbatasan akan sulit tertangani bila Kapuas Raya belum terwujud. “Pembentukan Kapuas Raya sudah menjad i kebutuhan dalam mempercepat pemban-gunan. Banyak manfaat positif dari hal itu (Kapuas Raya), salah satunya rentang ken-dali menjadi lebih dekat. Ini semua akan membawa kearah kemajuan dalam kesejahteraan masyarakat . Tapi kalau ini tidak terwujud, kesejahteraan masyarakat, termasuk pemban-gunan wilayah perbatasan akan sangat lamban,” bebernya. Dikatakan Milton, pemerin-tah kabupaten sudah berusaha maksimal membangun perba-tasan dengan kebijakan dan standar dana yang ada. Baru-baru ini Rancangan Peraturan

Daerah (Raperda) tentang Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) telah disahkan, harapannya instansi ini dapat fokus mengurus perbatasan, termasuk mengelola dana ban-tuan dari pemerintah pusat.Dari porsi anggaran, pada tahun 2011 ini wilayah perba-tasan di Sintang mendapat dana Rp 5 Miliar dari pemerintah pusat dan saat ini sedang ditan-gani Kesbangpol dan Linmas. Disamping itu pula ada Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 7 miliar dan PNPM Rp 6 miliar. “Kalau yang Rp 19,8 miliar, itu bukan. Itu dana Pemban-gunan Infrastruktur Daerah (PID), sesuai Peraturan Mentri Keuangan (PMK) nomor 25 ta-hun 2011,” terang Milton.Milton menilai, ancaman yang

dilayangkan warga perbatasan merupakan ungkapan rasa kecewa kepada pemerintah. Na-mun secara hati nurani, Milton melihat warga di perbatasan masih cinta anakn NKRI.“Wajar saja. Inilah demokra-si. Tapi kalau menjurus pada Makar, seperti Eksodus dan pengibaran bendera Malaysia, itu tidak benar. Beginilah ma-syarakat dalam menunjukkan kekecewaannya,” kata Milton. Meny i k ap i ma s a l a h i t u Mi l ton meminta masyara -kat untuk t idak panik dan terombang ambing dengan isu yang ada. “Mari kita lihat dengan arif dan bijaksana. Jangan saling menyalahkan. Pr io r i t a s perba tasan ada . Hanya memang t idak b isa instan,” pungkasnya. (din)

NANGA PINOH. Berkaitan den-gan pelebaran jalan yang akan dilakukan tahun ini, tiang listrik dan telekomunikasi (Telkom) ha-rus siap dipindahkan. Anggaran pemindahan tersebut ditanggung oleh Pemkab Melawi.“Berkenaan dengan pelebaran jalan tahun ini, tiang listrik me-mang akan ada pemindahan. Dari hasil survei di lapangan kurang

lebih sekitar 90 batang tiang lis-trik dan sekitar 40 batang lebih tiang telepon harus dipindahkan,” ungkap Hilarius Lagi SH MM, Kepala Bidang Energi Dinas Per-tambangan dan Energi Melawi, beberapa waktu lalu.Lebih lanjut, Lagi menjelaskan, kemungkinan besar pemindahan tiang listrik tersebut akan di letak di penyangga jalan dua jalur ada

di dalam trotoar. Sebab tidak memungkinkan lagi untuk dipas-ang tiang listrik di pinggir jalan, karena pelebaran jalan tersebut, membuat jalan sudah dekat den-gan pemukiman warga. “Kita akan membicarakannya kepada pihak PLN, agar pemasan-gan tiang listrik berada di tengah-tengah. Kalau tidak seperti itu akan susah, apalagi kalau harus

menanam kabel listrik di dalam tanah. Akan memakan biaya yang sangat besar,” ujarnya.Pemindahan tiang-tiang listrik akan dilakukan secara serentak saat mulainya pelaksanaan pele-baran pekerjaan jalan tersebut oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Melawi. “Kalau Dinas PU sudah mengerjakan pelebaran jalan, secara bersamaan kami

juga melakukan pemindahan terhadap tiang listrik tersebut,” ucapnya.Berkaitan anggaran peminda-han, Lagi mengatakan, biaya pe-mindahannya dari APBD, namun belum diketahui besarannya. “PLN Sanggau sangat berterima kasih ke Pemkab Melawi, telah menyediakan dana pemindahan tiang,” pungkasnya. (ira)

Sistem Keuangan Desa Mesti Dipahami Pemdes

SINTANG. Sedikitnya, sera-tus massa mengatasnamakan diri Aliansi Peduli Masyara-kat (APM), melakukan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sintang, Senin (8/8) kema-rin.Massa yang umumnya berasal dari Nanga Jetak, Kecamatan Dedai ini me-nyampaikan beberapa point tuntutan berkenaan den-gan keberadaan perusahaan PTPN XIII di desa mereka. Diantaranya, berterima kasih atas keberadaan PTPN XIII yang telah bekerja di wilayah mereka (Desa Jetak Kecamatan Dedai) selama 25 tahun. Menurut mereka, selama PTPN XIII melaku-kan kegiatan di atas lahan masyarakat sampai saat ini tidak pernah ganti rugi ter-hadap hak lahan tersebut.Masyarakat merasa bahwa selama keberadaan PTPN XIII tidak memberikan kon-

tribusi kepada masyarakat. Izin PTPN XIII Nanga Jetak Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang sepengetahuan kami masyarakat telah berakhir masa berlakunya sejak tang-gal 18 Mei 2010. Mereka meminta kepada pemerintah pusat, provinsi dan daerah dan intansi terkait untuk tidak memproses izin yang telah berakhir sebelum per-soalan dengan masyarakat diselesaikan. Massa t iba di Gedung DPRD Sintang sekitar pukul 10.45 menggunakan ber-bagai kendaraan roda dua dan mendapat pengawalan cukup ketat dari petugas kepolisian. Ketua LSM LIRA Sintang, Abdul Hadi meminta ke-pada pemerintah untuk tidak buru-buru memperpanjang Hak Guna Usaha (HGU) PTPN XIII yang beralokasi di Nanga Jetak, Kecamatan Dedai .

Hal itu dikarenakan masih adanya tuntutan masyara-kat setempat dengan pihak PTPN XIII akan Fasilitas Umum (Fasum), seperti tanah untuk pemakaman yang be-lum dipenuhi. “Jangan buru mengeluarkan perpanjangan. Aspek sosial di masyarakat harus diperhatikan,” tegas Abdul Hadi.Menurut Abdul Hadi, per-mintaan masyarakat setem-pat akan Fasum, seperti area untuk pemakaman sudah berlangsung cukup lama. Namun dari waktu ke waktu, realisasi permintaan itu tidak pernah terpenuhi.“Wajar saja mereka minta Fasum, seperti untuk area perkuburan. Kita tahu sendiri, didaerah setempat sekarang area untuk itu sudah sulit un-tuk dicari. Hampir sebagian besar lahan masuk dalam HGU perusahaan,” pungkas-nya. (din)

Tuntut PTPN XIII Nanga Jetak

NANGA PINOH. Banyak orang menggebu-gebu jadi kepala desa. Namun, ketika jadi kepala desa, mereka kesulitan tangani ad-ministrasinya. Pemerintah desa (Pemdes) umumnya masih belum mengetahui sistem penyusunan pembangunan desa. Terutama pelaporan keuangan.Akibatnya, rencana pemban-gunan dan laporan akhir keuan-gan desa berantakan. Membuat Pemkab Melawi kesulitan selaku

pemberi alokasi dana desa (ADD).Aesti ada upaya memberitahukan sistem perencanaan dan pelapo-ran keuangan.Sistem perencanaan dan pel-aporan keuangan diatur di un-dang-undang nomor 25 tahun 2004 (UU 25/2004) tentang Sistem Perencanaan Nasional, Peraturan Pemerintah 72/2005 pasal 64 tentang desa, dan Per-mendagri 66/2007 tentang per-encanaan pembangunan desa.

“Bahkan banyak desa di Melawi tidak memiliki rencana kerja pem-bangunan tahunan dan jangka menengah,” kata M Salam SE, anggota Kelompok Diskusi Eko-nomi dan Pembangunan, kemarin (8/8).Dijelaskannya aturan telah memberi amanah kepada pemer-intah desa untuk menyusun pro-gram pembangunannya sendiri. Forum perencanaannya disebut sebagai musyawarah perenca-

naan pembangunan (Musren-bang) desa. “Proses pelibatan masyarakat di perencanaan dan pengangga-ran pembangunan desa, diharap-kan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkeadilan lebih bisa tercapai,” paparnya.Dijelaskannya, terdapat dua dokumen rencana desa yaitu rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDes) un-

tuk lima tahun dan rencana kerja pembangunan (RKP) desa tahunan. Dokumen RPJMDes ditetapkan di peraturan desa (Perdes) dan RKP desa ditetapkan dengan peraturan kepala desa (Perkades). RKP desa jadi acuan penyusunan dokumen anggaran pendapa-tan dan belanja desa (APBDes). Kedua dokumen ini (RKP desa dan APBDes) hasilnya Musrenbang tahunan. (aji)

Warga Keluhkan Jaringan Telkomsel BurukNANGA PINOH. Para pelanggan Telkomsel khususnya di Melawi, beberapa minggu belakangan ini sangat sering mengeluh karena fasilitas layanan Telkomsel sering ada gangguan. Jaringan yang kurang bagus tersebut membuat para pelang-gan sulit berkomunikasi dengan menggunakan fasilitas short

message service (SMS/ layanan pesan singkat) dan telepon. “Sinyal di layar hand phone (telepon geng-gam) full (penuh). Na-mun setiap kali SMS selalu saja gagal. Se-mentara untuk menel-epon selalu saja tulatit. Ini sudah terjadi selama minggu belakangan ini,” ungkap Eko Rudiansyah, seorang warga Desa Paal yang juga merupakan pelanggan Telkomsel, Senin (8/8).Gangguan yang terjadi

pada jaringan Telkomsel tersebut, tidak hanya saat melakukan SMS dan menelepon. Namun pada transaksi lainnya seperti cek saldo, cek biaya akses terakhir dan juga transfer pulsa muncul pesan yang mengatakan tidak ada jaringan. Seorang anggota DRDD Me-lawi, M Ridwan Saidi mengaku juga mengeluhkan jaringan Tel-komsel yang sering gangguan tersebut. Menurutnya, kejadian tersebut membuat akses komu-nikasi menjadi terganggu dan membuat warga banyak yang mengeluh. “Yang paling sering gangguan, kartu As dan kartu Simpati. Meng-ingat konsumen pengguna lay-anan Telkomsel cukup banyak di Melawi. Jadi kita minta pihak Telkomsel segera mengecek apa yang membuat seringnya terjadi gangguan jaringan ini,” paparnya.Keluhan para pelanggan Tel-komsel terhadap gangguan jar-

ingan Telkomsel, sering membuat para pelanggan, terpaksa meng-ganti kartunya. Bahkan menggan-

ti kartuya dengan berlangganan di layanan lainnya yang bukan Telkomsel. “Banyak orang yang

ganti kartu dari Telkomsel ke kartu lain yang bukan Telkomsel,” paparnya. (ira)

Telkomsel memiliki pelanggan terbanyak di Asia Tenggara mencapai 100 juta lebih, diharapkan meningkat-kan layanannya di pedalaman. ISTIMEWA

Kapuas Raya Solusi Perbatasan

Kemarau Ganggu Distribusi BBM

Antrean BBM di Sintang.

Page 13: Harian Equator 9 Agustus 2011

Kabupaten Sanggau Membangun

bumi daranante

uncak kapuas KAPUAS HULUKAPUAS HULU Selasa, 9 Agustus 201113

Membangun Bumi Kapuas Hulu

pemakaman lama penuh�bangun kebersamaan

Percepatan PembangunanJelang Pilgub, Lantik Pengurus PAC PDI Perjuangan

Putussibau. Sebanyak 5 orang calon direktur PDAM Kapuas Hulu mengikuti sejumlah rang-kaian seleksi yang diselenggara-kan di aula bupati.

Setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi, peserta selanjutnya mengikuti tes tertulis sebelum akhirnya masuk ke tahapan se-lanjutnya. Kelima calon Direktur

PDAM tersebut adalah Bukhari, Bukhari Muslim, Emanuel Haraan Riyanto, Tatiek Supriyati dan Mangang Suhairi. Seleksi tersebut diambil dalam

langkah untuk menin-gkatkan kinerja PDAM, agar menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hal itu dilakukan terkaitan temuan BPK pada PDAM, sehingga pergantian pimpinan PDAM perlu dilakukan. “Makanya setiap ada rapat PDAM selalu menjadi sorotan,”

ucap Sekda Kabupaten Kapuas Hulu H. Muhammad Sukri dalam sambutannya saat membuka tes penerimaan calon direktur PDAM yang baru. Tes penerimaan direktur PDAM Kapuas Hulu itu dibantu tim khusus dari UNTAN Pontianak. Setiap kandidat akan diuji untuk menunjukkan kemampuannya dalam memimpin PDAM ke de-pan. Pengangkatan direktur kali ini dilakukan kepada orang yang tidak mempunyai latar belakang PNS agar kinerja direktur itu benar fokus mampu membawa

perubahan yang signifi kan ter-hadap PDAM itu sendiri. “Sesuai dengan target pemer-intah daerah yang menginginkan 60 persen dari Kabupaten Kapuas Hulu sudah mendapatkan air ber-sih,” tuturnya. Untuk saat ini, kata Sukri Kapuas Hulu masih sekitar 30 persen yang dapat menikmati sumber air bersih dari PDAM. Dengan adanya perubahan kepe-mimpinan itu bisa menjawab target atas pemenuhan air bersih kepada masyarakat. Menurut Sukri, jadi direktur PDAM ini tidak mudah, karena harus mampu merubah kinerja PDAM menjadi lebih baik agar tuntutan dari BPK atas temuan-nya bisa terpenuhi. “Penerimaan calon Direktur PDAM di Kapuas Hulu kurang diminati,” ungkap Sukri. Karena itu, sambung Sukri kelima orang yang mencalonkan dirinya sebagai direktur itu meru-pakan niat yang mulia. “Secara tidak langsung sudah mem-bantu menyukseskan pemerintah Kapuas Hulu dalam memenuhi kebutuhan air bersih kepada ma-syarakat,” sanjungnya. Pemenu-han air bersih dalam masyarakat sangat penting, air merupakan kebutuhan pokok dalam kehidu-pan sehari yang dalam pemenu-hannya tidak bisa ditunda. Meli-hat pelayanan PDAM sekarang, masyarakat banyak mengeluh dan terkesan kurang maksimal dalam memenuhi kebutuha air masyarakat. “Kepada direktur yang baru nanti, bisa melakukan renovasi semua kekurangan dalam tubuh PDAM,” imbaunya. Kelima kandidat itu nantinya akan melewati beberapa tes se-lama 2 hari, para kandidat akan melalui tes seperti, psikotes, mengerjakan studi kasus, pre-sentasi dari studi kasus itu dan menyimpulkan semua yang telah dikerjakan. (lil)

SANGGAU. Program percepatan pembangu-nan kawasan, memerlu-kan komitmen bersama dan persatuan semua el-emen di daerah, supaya peningkatan kesejahter-aan tercapai dengan baik dan tepat.Demikian disampaikan anggota DPR-RI asal Kal-bar, dr Karolin Margret Natasha yang menyakini kalau Sanggau khusus-nya dan Kalbar pada

umumnya, siap tinggal landas menggapai kemakmuran bersama. Karenanya diharapkan masing-masing pihak jangan saling menunggu atau berpangku tangan, akan tetapi mulailah dari yang kecil, dari sekarang, dan bahu-mem-bahu untuk mewujudkannya.“Strategi pemerataan dan percepatan pem-bangunan kawasan, mendorong kebijakan alternatif dalam pembiayaan dan pengem-bangan fi skal daerah, menata pengelolaan sumber daya alam daerah berbasis produk dan komoditas unggulan, serta meningkatkan sumber daya manusia melalui program pen-guatan pendidikan dan kesehatan masyara-kat,” tegas Karolin, saat menjaring aspirasi masyarakat (Asmara) masyarakat Sanggau, belum lama ini.Dikatakannya strategi pemerataan lainnya dengan mengembangkan arah kebijakan pembangunan pusat dan daerah serta meng-koordinasi seluruh stakeholder pembangunan daerah tertinggal secara proaktif. Dalam analisisnya, percepatan pembangunan daerah tertinggal tidak bisa dilakukan secara business as usual (bisnis ala biasa) yang hanya mengandalkan alokasi dari sumber anggaran pembangunan, namun diperlukan strategi khu-sus yang bisa mempercepat dan memperluas pembangunan di seluruh daerah.Kemampuan keuangan daerah kadang terserang 5C; character, collateral, capac-ity, capital, and condition (karakter, agunan, kapasitas, modal, dan keadaan). “Kurangnya perhatian pada variabel kebutuhan modal dan perkembangan teknologi, serta masih renda-hnya kesadaran untuk memprioritaskan sektor andalan daerah, menjadi ganjalan percepatan pembangunan daerah,” kupasnya. (sry)

pemakaman lama penuh�ningkau nuan

Ramadan Momen Mencari IlmuPutussibau. Momen puasa Ramadan di-anggap sebagai peluang paling besar bagi seorang Muslim untuk menambah atau memperdalam ilmu agama. Terlebih pada malam harinya, sebelum salat tarawih dimulai, para ustad secara bergantian menyampaikan siraman rohani yang berisi tentang ilmu-ilmu agama. Bahkan untuk golongan anak sekolah juga ada wadah tempat menambah ilmu agama itu. Seperti yang dilakukan YVCI-KH bekerjasama dengan sekolah SMA I Putus-sibau menggelar pesantren kilat khusus anak-anak sekolah. Tujuannya untuk memberikan pengeta-huan ilmu agama yang akan dapat mem-bimbing mereka dalam kehidupan sesuai dengan norma dan aturan agama Islam itu sendiri. “Nantinya pada pesantren kilat para siswa akan diberikan pengetahuan agama yang akan diterapkan dalam ke-hidupan mereka sehari-hari, seperti cara mengaji yang benar, tata cara mandi besar dan yang terpenting adalah bagaimana mereka bisa menghadapi hidup di era globalisasi ini,” ungkap Aliyanto kepada equator beberapa waktu lalu. Pada era globalisasi, sambungnya sarat akan kemajuan teknologi yang bisa mem-buat anak melakukan suatu t indakan di luar hukum, baik itu agama maupun negara. “Melalui pesantren kilat, kami akan men-gundang para pemateri yang sudah ahli dalam agama untuk memberikan pengeta-huan kepada para siswa dalam menjalani hidup sesuai dengan aturan agama dalam menghadapi era globalisasai saat ini,” un-gkapanya. (lil)

5 Calon Direktur PDAM Mulai Diseleksi

SANGGAU. Ruas jalan lingkun-gan Dusun Tanjung, Desa Pedala-man, Tayan Hilir, Sanggau mulai digerogoti kerusakan. Lubang terlihat menganga menghiasi di beberapa titik ruas jalan yang masih terbungkus semen kasar tersebut.Selain itu, ruas jalan itu ter-bilang kecil. Mencermati kon-disi itu, mestinya dilaksanakan pelebaran.Kondisi itu, jelas memerlukan perhatian dari instansi terkait. Khususnya melaksanakan per-baikan atau bahkan melaku-kan peningkatan terhadap ruas badan jalan tersebut. “Memang harus ditingkatkan. Meskipun, jalan lingkungan pemukiman. Jadi jangan dipan-dang sebelah mata keberadaan jalan di lingkungan pemukiman warga. Kerusakan saya lihat

sudah ada di mana-mana. Nah, perlu menjadi perhatian pemer-intah, untuk melaksanakan pen-ingkatan badan tersebut,” ujar Usman, Ketua RT 5 di Dusun Tanjung itu, kemarin.Ruas jalan itu kata Usman, merupakan akses utama bagi masyarakat setempat. Terlebih lagi mengingat kondi-si jalan yang berada di sepanjang jalur tepi sungai Kapuas, sudah terancam longsor. Untuk itu, tentunya harus dicarikan jalan alternatif. Selain itu, jelas untuk mendu-kung kelancaran arus lalu lintas di dalam wilayah dusun tersebut. “ Kondisi ini, jelas memerlukan perhatianlah. Agar mobilisasi dan arus transportasi masyarakat dari berbagai wilayah berjalan den-gan optimal,” tukasnya. (SrY)

Perlu Peningkatan

SANGGAU. Pengurus DPC PDIP Kabupaten Sanggau, mulai meng-hidupkan mesin politik, jelang Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar digeber tahun depan. Langkah awal yang dilak-sanakan, melakukan penyegaran pengurus mulai tingkat ranting (PAR) hingga anak cabang (PAC) di ke-15 kecamatan yang berada di Bumi Dara Nante.Hal itu tergambar dengan dilantiknya, seluruh PAC PDI P se Kabupaten Sanggau, Jumat (5/8) lalu.Kesempatan pelantikan sekitar untuk 165 orang unsur PAC PDIP tersebut, dihadiri pengurus DPD Kalbar PDI-P dr Karolin Margret Natasha anggota DPR-RI asal Kal-bar, Ketua DPC PDI P Kabupaten Sanggau Krisantus Kurniawan SIP MM, Ketua DPRD Sanggau Andreas Nyas SAg yang juga kader PDI-P.

Kemudian Bupati Sanggau Ir H Setiman H Sudin, Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi SIP MSi, serta berbagai fungsionaris partai berlambang moncong putih itu lainnya.Kesempatan itu, Carol mengim-bau seluruh anggota maupun simpatisan PDIP untuk terus berkarya dalam merekrut ang-gota serta meningkatkan kinerja yang positif dan bertanggungjaw-ab dalam melaksanakan sumpah dan janji partai. “ Harapan kita, agar PDIP tetap mendapatkan simpati dan dukungan rakyat dalam kancah politik yang terus berkembang di era reformasi ini,” tegasnya.Carol berharap, pengurus yang baru mendedikasikan yang terbaik bagi kemajuan PDI P tersebut di Kabupaten Sanggau. Prestasi yang dihasilkan para pendahulu telah mengubah wajah

politik di Bumi Dara Nante dan umumnya Kalbar. Perubahan wajah politik inilah yang harus dilanjutkan sehingga PDIP bukan hanya makin hadir. Tetapi makin berperan, makin berkontribusi dan makin nyata sumbangannya bagi kemajuan daerah. “Makanya, kepengurusan yang baru ini, pada dasarnya adalah kelanjutan perjuangan itu dan

sekaligus melakukan pening-katan prestasi untuk kemajuan daerah yang kita cintai bersama ini,” tuturnya. Sementara Ketua DPC PDIP Ka-bupaten Sanggau, Krisantus Kur-niawan S IP, MM meminta kader partai khususnya yang telah menduduki kursi dewan. Untuk konsisten memperjuangkan as-pirasi masyarakat. “Perjuangan

kader PDIP harus jelas. Teruslah berjuang untuk masyarakat,” pintanya.Ditambahkan, kesolidan pengu-rus dan kader, merupakan modal perjuangan ke depan. “Modal ini, bukan hanya harus dijaga bersa-ma. Tetapi harus menumbuhkan tanggungjawab moral dan tang-gungjawab politik bagi seluruh kader,” tegasnya. (SrY)

Travel

Rifki

Badau-Putussibau-PontianakPontianak :

Jl. Tani Makmur No.1C KotabaruTelp. 081345307285

Putussibau :Jl. KS. Tubun No. 112

Telp. 08127268829 / 085659829539Badau :

Telp. 085750221976 / 082155155719Melayani Angkutan penumpang, Carter

Titipan Barang dan Dokumen

Melayani

Antar Jemput

Setiap Hari

(15.00-16.00)

Bisa Di dapat Bisa Di dapat di Toko Obat, di Toko Obat,

Apotik Apotik (Uncak (Uncak

Kapuas) dan Kapuas) dan Mini Market Mini Market

(Tita) (Tita) Putussibau Putussibau Atau Hub : Atau Hub :

Agen TunggalAgen Tunggal

An. Wandi : 0852155155719

Mandala 525MandalaMandala 525525

SANGGAU. Khironoto ST terpil-ih menjadi ketua umum (ketum) Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Sanggau, periode 2011-2016. Terpilihnya pria yang akrab disapa Aki ini, setelah berhasil mengungguli beberapa kandidat lainnya. Termasuk ketum lama, Ir Konggo Tjintalong Condro dalam

rapat yang digelar kepengurusan DPD MABT Kabupaten Sanggau, kemarin lalu.Dalam pemilihan yang berlang-sung demokratis itu, Aki meraih 56 suara, Konggo 2 suara, Afuk 3 suara, Santo 2 suara, Asiang 2 suara dan Kong Pin 1 suara. Rinciannya, surat suara rusak 2 lembar, suara tak sah atau batal

10, dan abstain 7 suara.Terpilihnya Aki yang juga legislator di DPRD Sanggau ini, diharapkan mampu dan mem-punyai komitmen yang kuat, untuk melestarikan adapt dan budaya Tionghoa. Yang tentu-nya, selalu menjalin hubungan yang harmonis dengan budaya lainnya. (SrY)

Aki Pimpin MABT Sanggau

Sekda Kapuas Hulu H. Muhammad Sukri didampingi Asisten II dan Kabag Ekonomi Setda Kapuas Hulu saat menyampaikan sambutan-nya pada acara tes penerimaan calon direktur PDAM.

Karoline. DOKUMEN/EQUATOR

Anggota DPR-RI asal Kalbar Karolin Margret Natasha (kedua dari kiri) saat menghadiri pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Sanggau, Jumat (5/8). M KHUSAIRI/EQUATOR

Keluarga Besar Kusfery AC bin H. M. Alie Yohan

Yang Juga Ketua MPC Pemuda PancasilaKabupaten Kapuas Hulu

MengucapkanSelamat dan Sukses

Atas di lant iknya:Christianus Lumano, SE, MSI

Sebagai

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat

Tertanda

KUSFERY ACAnggota DPRD Kapuas Hulu

Fraksi GOLKAR DPRD Kabupaten Kapuas Hulu

MengucapkanSelamat dan Sukses

Atas di lant iknya:Christianus Lumano, SE, MSI

SebagaiKepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat

TertandaKetua

H. Wan Tau� korahman, SE, MAPWakil Ketua

AM. Isnandar, STSekretaris

Nobertus RockyAnggota Fraksi

- Ade M. Zulki� i - Kusfery AC- Drs. Mansuruddin - Januar

Page 14: Harian Equator 9 Agustus 2011

NGABANG. Kehadiran Wabup Agustinus Sukiman pada sidang dengan agenda pemandangan umum fraksi terhadap laporan pertanggungjawaban APBD Lan-dak 2010, Senin (8/8), setelah ditelepon anggota Fraksi Golkar DPRD Landak. “Ya, saya hadir karena ditele-pon kesetiakawanan oleh Fraksi Partai Goklar, Pak Klemen Apui dan Petrus Mion. Karena kita ti-dak menerima surat pelimpahan tugas dari bupati. Saya telepon di Bagian Tata Usaha, kata staf ada, tapi satu hari rapat di DPRD pada 4 Agustus lalu,” kata Wabup Agustinus Sukiman ke-pada wartawan usai menghadiri sidang DPRD, Senin (8/8).Menurutnya, berdasarkan UU RI No. 12 tahun 2008 tentang perubahan kedua atas UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, pada pasal 26 ayat (1) huruf g, berbunyi wakil kepala daerah melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah berhalangan.“Tapi kalau itu bupati ber-halangan tetap, tapi saat ini bupati kan berhalangan hanya cuti ziarah rohani di Jerusalem. Tapi paling tidak, terkait sidang di DPRD kita harus mengetahui jadwalnya, maka perlu surat,” kata mantan pengurus PDI Per-juangan Kalbar ini.Saat sidang kemarin juga, Wabup, menungkapkan keke-

cewaannya karena sebagian kepala satuan kerja tidak hadir. Seperti kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertanian dan Kese-hatan. Instansi-instansi terse-but tergolong gemuk (banyak proyek). Padahal sidang kemarin membahas pertanggungjawaban anggaran.“Saya melihat para fraksi dalam PU-nya banyak memuji

Keuangan Pemkab. Jangan ban-yak memuji, kita kabupaten baru masih banyak belajar,” ujar Sukiman.Terpisah, Wakil Ketua DPRD yang juga anggota Fraksi Golkar, Klemen Apui, membenarkan dia dan Petrus Mion menelepon Wabup agar menghadiri sidang di DPRD. Itu dilakukan untuk menghindari sikap keluar ruang

sidang (walk out) oleh beberapa anggota dewan, pekan lalu. “Saya nelepon, di samping ada surat kita beritahu agar hadir sidang. Ya kita atas nama lembaga meminta Wabup hadir dan jalankan tugas sampai saat masa habis jabatan 6 Septem-ber nanti,” kata Klemen seraya menambahkan, komunikasi itu penting.

Sementara itu sidang yang dipimpin Ketua DPRD Heri Sa-man didampingi Wakil Ketua Klemen Apui dan Markus Amid dihadiri para anggota DPRD berlangsung lancar. Secara bergiliran masing-masing juru bicara enam fraksi menyampai-kan pandangan umumnya di podium dengan berbagai kritik dan masukan. (rie)

SEKADAU. Kabupaten Sekadau dari tujuh ke-camatan yang menyimpan ratusan hektar lahan pertanian, masih menjadi sektor andalan untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Seka-dau. Namun sayangnya hanya menampung kebu-tuhan pangan selama delapan saja.Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sekadau terus menggalakkan peningkatan hasil produksi padi petani dengan berbagai upaya, na-mun semua upaya yang dilakukan tak lepas dari kendala. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Adrianto Gondo Kosumo saat dikonfi rmasi men-gatakan, sampai dengan tahun 2009 lalu hasil pertanian baru mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Sekadau selama delapan bulan.“Kita masih kekurangan empat bulan delapan hari dalam kurun waktu satu tahun dan kekuran-gan ini akan terus kita upayakan ke depan, agar tertutupi dari hasil produksi para petani kita send-iri,” kata Adrianto mengungkapkan.Untuk luas lahan 12.171 hektar, lanjutnya, angka kebutuhan masyarakat Sekadau pertahun-nya mencapai 24.786,65 ton selama tahun 2009. Namun dari angka ini, dikatakan Adrianto, jika dibandingkan dengan angka kebutuhan dan luas lahan yang ada selama tahun 2008 mengalami peningkatan sebesar 9,18%.Diakui dia, mayoritas penduduk di Kabupaten Sekadau hidup sebagai petani. Lebih setengah dari seluruh penduduk di daerah ini berprofesi sebagai petani. Oleh sebab itu, pembangunan pertanian menjadi sangat penting sebagai prioritas pem-bangunan pemerintah seperti yang dilakukan oleh Pemkab Sekadau selama ini.“Petani-petani juga kita berikan pengetahuan tentang cara bertani yang intensif dan meng-gunakan metode pertanian modern sehingga dapat meningkatkan produksi hasil tani mereka,” paparnya. (tar)

landak edo’Selasa, 9 Agustus 201114

Membangun Negeri Intan

bumi lawang kuari

Batasi Pembelian BBM dengan Jeriken�balai betomu

Hanya Tampung Kebutuhan Pangan Delapan Bulan

Wabup Ikuti Sidang Setelah Ditelepon NGABANG. Seorang to-k o h m a -s y a r a k a t Desa Amboyo Inti Ngabang, Cendra Su-nardi, men-g u c a p k a n terima kasih kepada PTPN XIII Ngabang yang sudah memban tu petani meng-gusur jalan di KM 9 atau batas kebun plasma I dan II.

“Sekarang jalan menuju plasma III sudah bagus dan bisa dinikmati petani untuk membawa hasil panen. Ini berkat kerja sama KUD dan PTPN,” kata Cendra Sunardi yang juga mantan Kepala Desa Amboyo Inti itu. Ia berharap PTPN jangan memandang sebelah mata kebun plasma. Petani mengharapkan dapat membantu memberi bibit sawit tanpa kredit. “Karena kebun seperti di plasma I dan II perlu peremajaan,” ujar Cendra Sunardi yang juga ang-gota DPRD Landak ini. (rie)

�injeh karaja

Terima Kasih PTPN XIII

�suara direk

Perusahaan Mesti Terapkan Jamsostek

RSUD Landak Siap Tampung Pasien Jamkesda

NGABANG. Kantor Kementerian Agama (Ke-menag) Landak, sudah menetapkan masjid di lima kecamatan pada tahun ini sebagai sasaran Safari Ramadan 1432 H.“Di Landak ada 13 kecamatan, tapi kita hanya kunjungi lima kecamatan saja yang dijadwalkan dalam satu minggu dua kali kunjungan, yaitu pada malam Selasa dan malam Kamis,” kata Kepala Ke-menag Landak, Mudjazie Bermawie.Menurutnya, Safari Ramadan digelar murni oleh Kemenag Landak. Dia menginstruksikan masing-masing Kantor Urusan Agama (KUA) dan para pe-nyuluh agama di tiap kecamatan, untuk menggelar Safari Ramadan di daerah masing-masing.Kemenag melibatkan ormas Islam untuk turun Safari Ramadan sesuai kemampuan waktu dan ren-cana personel sudah disusun dalam satu rombon-gan. Sekitar 15 orang termasuk penceramah.Adapun masjid yang akan dikunjungi, meliputi Masjid Ilhamiyah Pongok Kecamatan Mandor, Mas-jid Besar Al Ikhlas Kecamatan Sengah Temila, Mas-jid Al Jihad Kecamatan Mempawah Hulu, Masjid Nurul Islam Kecamatan Kuala Behe, Masjid Jami Nurul Jannah Desa Sangku dan Babul Diyah Desa Selaba Kecamatan Ngabang. (rie)

Kemenag Sambangi 6 Masjid

NGABANG. Rumah Sakit Daerah Umum Daerah (RSUD) Landak siap menampung pasien peser-ta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). RSUD Soedarso Pon-tianak memutuskan kerja sama dengan Pemkab Landak akibat tunggakan belum dibayar. “Kita siap saja melayani, tapi kita perlu bahas ke depannya karena menyangkut ketersediaan obat. Jika ini terus berlangsung daya tahan kita bisa terpengaruh dalam

hal penyiapan obat-obatan,” kata Direktur RSUD Landak, Krisman dikonfi rmasi di sela-sela sidang di DPRD, Senin (8/8)Menurutnya , pe layanan Jamkesda jika tidak didukung lancarnya anggaran, rumah sakit yang menjadi rujukan bisa kewalahan. Karena Jamkesda adalah program daerah, maka harus disikapi bersama instansi terkait. “Karena ini program pemerintah daerah yang dan-

anya dibebankan dalam APBD, maka harus duduk satu meja pihak terkait untuk menyikapi masalah ini,” kata Krisman.Ia mengatakan, selama ini RSUD Landak melayani pasien Jamkesda hasil dari rujukan-rujukan Puskesmas. Penya-kit-penyakit yang tidak gawat langsung ditangani di Landak. Namun, untuk penyakit-penya-kit dan kondisi pasien tertentu maka terpaksa harus dirujuk ke

RSUD Soedarso Pontianak.“Nah ini kondisi kita, dan pelay-anan terbatas karena untuk dokter saja baru ada spesialis penyakit dalam sementara dokter spesialis lain seperti kebidanan dan anak belum ada,” kata Krisman.Ia berharap jika memang rujukan pasien Jamkesda yang sebelumnya di RSUD Soedarso akan dialihkan di rumah sakit yang dia pimpin, msih perlu dibahas karena berkaitan den-

gan pelayanan.“Harapan kita, harus dibahas kembali dan duduk satu meja antara instansi terkait. Agar ada solusi tepat,” tukas Krisman.Seperti diketahui, Pemkab Landak masih menunggak pem-bayaran Jamkesda ke RSUD Soedarso Pontianak sekitar Rp 700 juta. Akibatnya, pemegang Jamkesda dari Kabupaten Lan-dak tidak lagi dilayani RSUD Soedarso Pontianak. (rie)

Pasca Pemutusan Kerja Sama dengan RSUD Soedarso

Cendra Sunardi

Suasana sidang di DPRD Landak. Kundori/Equator

SEKADAU. Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mesti membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jeriken. Bukan berarti pembelian pakai jer-iken tidak dapat sama sekali, tetapi dibatasi supaya semua warga bisa mengisi BBM di SPBU.Alasannya kalau pembeli semua menggunakan jeriken, pemilik kendaraan pribadi akan sulit mendapatkan BBM. “Saya prihatin dengan ke-adaan sekarang, warga yang menggunakan kendaraan pribadi sulit mendapatkan BBM karena sudah dibeli kios-kios kecil pakai jeriken Jika sudah demikian sudah sangat

terpaksa sekali warga men-gisi di kios-kios dengan harga bervariasi,” kata Suratman, warga Sekadau kepada equa-tor mengungkapkan Minggu kemarin (7/8).Warga asal kecamatan Be-litang ini menyebutkan, kalau memang betul yang beli pakai jeriken itu adalah pemilik kios dari pedalaman masih dapat diterima. Sebab kios-kios di pedalaman memenuhi kebutu-han warga pelosok kampung. Akan tetapi, menurut hemat dia, warga yang beli meng-gunakan jeriken kebanyakan warga dari Sekadau, Surat-man memperkirakan, kalau pembeli dari Sekadau yang menggunakan jeriken men-

jual lagi kepada pemilik kios dari kecamatan pedalaman. Sehingga harga di pedalaman bertambah tinggi.“Ini yang perlu diwaspadai pemilik SPBU, karena saya li-hat tidak semua pemilik kios di pedalaman sanggup antre ber-hari-hari menunggu datangnya BBM dari Pertamina. Inikan namanya juga spekulan. Belum lagi pihak Pertamina yang sepertinya ada unsur sengaja memasok jatah separuh dari jatah Sekadau. Semua ini ma-salah bak benang kusut, sulit diatasi kalau semua pihak ti-dak menyadari. Karena yang dirugikan tetap saja rakyat yang berada di pedalaman,” katanya. (tar)

SEKADAU. Semakin tinggi ak-tivitas perusahaan sudah pasti membutuhkan tenaga kerja lebih banyak. Demi lancarnya opera-sional kebun apalagi kalau kebun tersebut sudah produksi, sudah sepantasnya karyawan perusa-haan harus mapan dan memiliki jaminan kecelakaan kerja. Dari 16 perusahaan perke-bunan kelapa sawit di Sekadau, rata-rata mempekerjakan ma-syarakat lokal sebagai tenaga kerja. Hal tersebut sudah selay-aknya dilakukan karena meru-pakan bagian dari perjanjian antara investor dengan pemerin-tah daerah, berikut masyarakat di wilayahnya.Namun yang sering terabai-

kan adalah persoalan jami-nan kecelakaan serta jaminan hari tua karyawannya. Acap-kali terjadi perselisihan antara karyawan dan perseroan yang disebabkan banyak hal. Salah satunya hak-hak karyawan yang menjadi tanggungjawab pe-rusahaan sebagaimana diatur dalam UU jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) nomor 3 tahun 1992 (3/1992) dan peraturan pemerintah (PP) 14/1993. Ada 12 pasal yang paling pent-ing dalam program pemerintah pusat itu, kesemuanya berkaitan dengan jaminan bagi karyawan apabila menemui kemalangan atau sakit, berikut jaminan apa-bila tenaga kerja sudah mema-

suki hari tua, termasuk pula jaminan kematian (santunan). “Kita berharap perusahaan dapat mengakomodir semua karyawannya untuk mendapat Jamsostek serta benar-benar melaksanakan kewajibannya sebagaimana tertera dalam Jam-sostek. Karyawan juga jangan segan-segan mempertanyakan haknya kepada perusahaan, itulah gunanya Jamsostek,” kata Radius Eff endy, anggota Komisi A DPRD Sekadau ketika ditemui di kantornya, kemarin (8/8). Pria yang biasa disapa Ahyung ini menambahkan, kebanyakan pekerja masih belum begitu memahami apa kegunaan Jam-sostek. Hal tersebut menimbul-

kan keraguan bagi pekerja untuk menuntut haknya, karena ada unsur sengaja diabu-abukan oleh perusahaan, supaya karyawan tidak terlalu menuntut. Padahal amanat UU dan PP, hal itu wajib dilakukan perusahaan.“Memang kebanyakan ma-syarakat kita yang bekerja di perusahaan tidak begitu mema-hami isi dari Jamsostek itu sendiri. Misalnya mereka mengalami musibah atau sakit, harusnya dapat meminta bantuan kepada perusahaan, tetapi kadang tidak dilakukan, akhirnya rogoh saku sendiri. Inilah yang kerap terjadi di semua perusahaan yang teledor dengan semua aturan, mereka enggan memberikan bantuan ke-

tika karyawannya mengalami musibah,” pungkasnya. Ia mengutarakan, ada dua jaminan utama dalam Jamsostek yakni berupa jaminan dalam bentuk uang dan jaminan pelay-anan. Jaminan berupa uang me-liputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua dan jaminan kematian. Meski demikian, besaran biaya tidak sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan. Sebagai con-toh, santunan kematian yang diatur dalam PP 14/1993 adalah sebesar Rp1 juta dan Rp200 ribu untuk biaya pemakaman. Paling tidak dapat mengurangi beban yang ditanggung karyawan,” terangnya. (tar)

Selain ketahanan energi (listrik dan bahan bakar min-yak) yang masih lemah, Kabupaten Sekadau rupanya juga rawan di ketahanan pangannya. DOKUMEN

SEKADAU. Persiapan sembi-lan bahan pokok (sembako) se-lama Ramadan di Sekadau saat masih cukup. Hanya saja ada beberapa barang mengalami kenaikan, seperti telur. Namun kenaikan beberapa barang itu masih di ambang kewajaran. “Kita masih memantau pasar hingga saat ini karena ada isu

munculnya ayam dari negeri jiran masuk ke Sekadau dengan harga murah. Secara prinsip tak masalah asalkan barang terse-but layak dikonsumsi, untuk mendeteksi kelayakan kon-sumsi bukanlah wewenang kita. Akan tetapi pantauan pasar tetap menjadi tanggungjawab kita,” kata Makmur Pakpahan

SE, Kepala Dinas Perdagan-gan dan Industri Usaha Kecil Menengah (Pringdagkop-UKM) Kabupaten Sekadau, menjawab sejumlah wartawan di ruang kerjanya Senin (8/8). Makmur menyebutkan, han-ya harga telur saja yang naik sekitar Rp100,- perbutir dari harga Rp1.200,- naik menjadi

Rp1.300,- perbutir. Sedang-kan harga lain seperti minyak goreng, beras, gula dan tepung terigu kebutuhan yang banyak digunakan saat Ramadan masih stabil. Stoknya juga aman. Ditanya seputar bahan bakar minyak (BBM) di Sekadau, Mak-mur mengatakan sulit untuk mengetahui berapa layaknya stok untuk Sekadau, karena Sekadau merupakan kabupaten jalur lintas oleh kabupaten lain. “Jadi mereka jika hilir mu-

dik pasti isi BBM di Sekadau. Makanya stok yang diperun-tukkan kepada Sekadau oleh Pertamina dapat berkurang. Apalagi semakin hari semakin banyak kendaraan roda empat,” kata Makmur.Masalah ini juga lanjutnya, perlu diperhatikan oleh Per-tamina agar stok yang disuplai ke Sekadau ditambah. “Supaya Sekadau tidak selalu kekurangan BBM, hal ini perlu dikaji oleh Per-tamina,” katanya singkat. (tar)

Stok Sembako Cukup, Telur Naik

Antrean jeriken masih terlihat, hendaknya dibatasi prioritas warga di keca-matan pedalaman, supaya di perkotaan juga kebagian, jadi adil sama rata.

Antonius Sutarjo/Equator

Page 15: Harian Equator 9 Agustus 2011

ALOKASI Dana Desa (ADD) meru-pakan dana masyarakat, bukan untuk kepala desa. Demikian ditegaskan Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid pada acara pel-antikan Kepala Desa Durian Sebatang, Sungai Sepeti, Telaga Arum dan Wonorejo Kecamatan Seponti di Aula Kantor Bupati

Kayong Utara, belum lama ini.Dikatakannya, ADD digunakan untuk mendukung dan sebagai stimulant bagi pelaksanaan pemerintahan, pemberdayaan dan pembangunan desa. Dana tersebut setiap tahunnya akan dimintakan pertanggungjawa-bannya.

“Pergunakan dana tersebut (ADD, Red) sesuai dengan pe-runtukannya, dengan mengacu kepada peraturan dn ketentuan yang berlaku,” seru Bupati Kay-ong Utara H Hildi Hamid.Diingatkannya, Pemkab Kay-ong Utara untuk tahun anggaran 2011 telah menetapkan ADD

sebesar Rp 10 milyar. Anggaran sebesar itu dibagi secara adil dan proporsional kepada 43 desa. “Untuk Kepala Desa dan Per-angkat Desa telah diakomo-dir pada tunjangan penghasi-lan aparatur pemerintah desa (TPAPD). Pada tahun 2011 ini telah ditetapkan sekitar Rp 2,7

milyar yang dibagi kepada 43 Kepala Desa, 189 Kepala Uru-san dan 166 Kepala Dusun,” ujarnya.Dengan ditetapkannya TPAPD, dikatakan Bupati, diharapkan dapat lebih meningkatkan semangat dan motivasi bagi pemerintah desa dalam melak-sanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan desa. (lud)

WARGA Tionghoa di Sukadana dan sekitarnya ramai-ramai berdatangan ke Pemakaman Bhakti Suci di Jalan Ampera, Desa Tambak Rawang, Kecamatan Sukadana, Minggu (7/8). Di tempat itu, mereka menggelar tradisi sembahyang kubur untuk kali kedua dalam satu tahun. Ketua Umum Yayasan Vihara Maha Ratna Sukadana, Lim Mong Seng kepada Equa-tor menjelaskan, sembahyang kubur Cung Yuan dilakukan oleh sebagian etnis Tionghoa yang menganut ajaran Budha, Taoisme, Khonghucu, serta lainnya. Hari terakhir sembahyang Cung Yuan dilakukan upacara penutupan perebutan yang dinamakan Yi Lan Sen Hui (Chiong Shi Ku dialek Hakka, dan Chio Si Kow dialek Tio Ciu).“Tradisi sembahyang kubur yang kedua ini berdasarkan penanggalan Imlek setiap tahunnya dilaksanakan pada tanggal 8-15 bulan 7 Imlek. Sedangkan sembahyang kubur kali pertama dalam satu tahun dilaksanakan pada bulan 2 imlek,” jelasnya.Menurut kepercayaan orang Tionghoa, di-katakan Lim Mong Seng, sejak sembahyang pada tanggal 8 hingga 15 tidak turun hujan menandakan bahwa akan terjadi kemarau yang cukup panjang. Namun, jika sebelum tanggal 15 sudah turun hujan maka dipercaya lepas dari kemarau. Puncak dari sembahyang kubur ini ditandai dengan ritual sembahyang yang akan dilaku-kan di kelenteng pada tanggal 15 nanti. Pada acara puncaknya dilakukan pembakaran kapal kertas (Jong Son) yang berisi segala kebutuhan sehari-hari di dunia fana, baik yang terbuat dari kertas, maupun dari acara Yi Lan Sen Hui yakni dari persembahan sembahyang seperti buah-buahan, nenas, keladi, umbi, sayur-sayuran dan sebagainya. “Tujuan perebutan ini, ialah membubarkan secara halus berakhirnya Yi Lan sen Hui/Shi Ku yang telah disediakan sepanjang hari tanggal 15 bulan 7 Imlek. Supaya roh kembali ke tempat asal masing-masing dengan tenang dan damai serta dengan harapan akan berkumpul kembali tahun yang akan datang,” ujarnya. (lud)

KETAPANG. Sekitar 191 peja-bat eselon III dan IV di lingkun-gan Pemkab Ketapang dilantik Wakil Bupati Ketapang Boyman Harun SH, Senin (8/8) pagi di pendopo Bupati Ketapang. Pel-antikan pejabat eselon III dan IV ini menyusul setelah Bupati Ketapang, Drs Henrikus M.Si melantik pejabat eselon II pada tanggal 25 Juli 2011.Sejumlah pejabat eselon III yang dilantik, di antaranya terdiri dari para kepala kantor, camat, sekretaris dan kepala bidang pada instansi teknis. Demikian juga dengan Kabag di lingkungan Setda Ketapang dan sekretariat DPRD Keta-pang. Demikian juga pejabat eselon IV juga mengalami perombakan. Wakil Bupati Ketapang, Boy-man Harun SH didampingi ketua DPRD Ketapang, Ir.H. Gusti Kamboja MH dalam arahannya mengatakan, proses mutasi ini merupakan pembinaan karier yang berdampak positif pada kinerja pemerintahan melalui peralihan tugas pegawai di-harapkan memiliki pengalaman kerja yang variatif. Dengan pengalaman kerja yang cukup bervariatif, maka dapat menambah wawasan dan bekal yang berguna dalam mendapatkan amanah yang lebih besar lagi.Wakil Bupati Ketapang, Boy-man Harun SH menuturkan

pejabat struktural yang diberi-kan amanah ini sudah dinilai secara mendalam, baik melalui Baperjakat dengan berpijak kepada aturan yang berlaku, serta pembahasan panjang se-bagaimana aturan yang berlaku dalam kepegawaian. Jika peja-bat yang dinilai mampu dalam memimpin, maka akan dipro-mosikan dengan sesuai dengan pendidikan yang dimilikinya. Demikian juga jika tak mampu, maka akan ditinjau kembali.Karena itu, jika salah satu

pegawai yang sudah diberikan kepercayaan dan amanah, na-mun ternyata tidak mampu, maka jangan salahkan mengapa dibebaskan tugas dari jabatan. Tetapi tanyakan pada diri send-iri mengapa tidak mampu me-mikul tugas dan tanggungjawab yang telah diamanahkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.“Jabatan bukanlah hak, tetapi merupakan kepercayaan ter-tinggi yang diberikan dalam memberikan pelayanan pemer-

intahan kepada masyarakat yang diberikan kepada seorang pegawai negeri sipil,” ujarnya.Karena itu, jika sudah diberi-kan kepercayaan dan tanggung jawab, maka harus mampu me-mikul amanah, sehingga jangan sampai memicu kekecewaan masyarakat, pemerintah dan daerah. Wakil Bupati juga sempat menyebutkan bahwa akhir-akh-irnya ini banyak yang memper-soalkan pelantikan, sehingga timbul kesan jabatan adalah hak

bukan kepercayaan. Jika sebuah jabatan adalah hak, maka ia menilai dapat menimbulkan ke-san buruk misalnya pemaksaan kehendak. Lebih lanjut ia menekank-an bahwa kehadiran pejabat struktural bukan bersifat da-dakan yang bersifat subjektif. Tetapi sudah melalui proses perdebatan yang sudah panjang sesuai dengan aturan yang dia-manatkan dalam kepegawaian. Karena itulah. setelah dilakukan pelantikan pejabat eselon III dan IV.Wakil Bupati Ketapang men-egaskan tak ingin mendengar ada keluhan tentang kehadiran pejabat baru dalam lingkungan kerja yang baru. “Saya tak ingin mendengar kehadiran saudara tak ada gunanya, dan tidak banyak membantu dalam pen-capaian kinerja organisasi, atau justru merusak suasana kerja,” lanjut mantan anggota DPRD Ketapang.Boyman menuturkan bahwa untuk masa yang akan datang agenda pelantikan akan di-lakukan setiap saat dan tidak bersifat massal seperti yang dilakukan kemarin. Karena itu, bila ada pegawai yang sudah diberikan jabatan tidak loyal, tidak profesional, tidak amanah, serta tidak memiliki moral yang bagus. Maka, Pemkab Ketapang akan segera melakukan evalu-asi. (KiA)

geliat kayong utaraSelasa, 9 Agustus 201115

kabupaten ketapang�

pempadahan Pejabat Jangan Kecewakan MasyarakatKETAPANG. Setelah resmi dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pendi-dikan, H. Jahilin, men-gaku akan melakukan pembenahan di lingkun-gan Dinas Pendidikan. Mengingat seringnya Dinas Pendidikan men-jadi sorotan publik. Ban-yak program yang akan dilakukan, mulai dari perekrutan guru kontrak hingga keamanan soal-soal ujian. “Kita akan data ulang personil guru. Kita akan anggarkan karena nanti ada penerimaan guru kontrak. Di mana guru yang masih kurang, baik SD, SMP dan SMU. Tapi guru kontrak ini untuk sekolah-sekolah yang sangat kekurangan guru dan dengan kualifi kasi pendidikan. Tidak sem-barangan,” kata Jahilin kepada wartawan usai pelantikan kemarin. Dikatakannya, prekrutan guru kontrak tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan. Ia mengaku, jika mutu pendidikan di Ketapang ma-sih rendah. Karena itu sebagai program selanjutnya ia berjanji akan meningkatkan kualitas pendidikan dengan melihat aplikasi kasar dan aplikasi murni. “Di mana anak yang usia sekolah dan di mana usia anak putus sekolah. Nanti diharapkan mulai SD-SMA harus mendata alumninya. Selama ini sesudah tamat SMA tidak didata. Dia kuliahnya di mana atau dia tidak kuliah karena apa. Dari data-data itulah kita dapat membuat sekolah berstandar nasional maupun internasional,” jelasnya. Jahilin juga menyoroti banyaknya guru-guru yang tak naik pangkat lantaran tak bisa membuat karya ilmiah. Karena itu, ke depan ia akan menga-dakan pelatihan-pelatihan pembuatan karya ilmiah. Dengan demikian kata dia, bukan tidak mungkin guru-guru dapat mendapat gelar profesor atas karya ilmiah yang dibuatnya itu. “Guru-guru kita ini banyak yang mentok di golongan IV A, ada yang sudah tiga atau empat tahun, karena tidak bisa membuat karya ilmiah. Memang itu tidak bisa kita lakukan secara serentak tapi perlahan,” ujarnya. Selanjutnya yang juga menjadi sorotannya adalah banyaknya pegawai yang ada di Dinas Pendidikan yang terkesan semrawutan. Karena itu ia mengaku, akan melakukan perom-bakan-perombakan terhadap posisi para pegawai tersebut, terutama staf-staf yang ada di Diknas. “Kita akan lihat sesuai dengan fungsi dan tugas-nya. Atas nama profesionalismenya. Kita tempat-kan sesuai dengan kebutuhan dan keahliannya di bidang-bidang masing-masing. Berarti nanti ada staf-staf yang bakal dimutasi. Karena kalau sem-rawut susah,” jelas dia. (KiA)

Dinas Pendidikan Segera Berbenah

Wabup Segera Panggil Pengelola SPBU

�padah bertuah

SUKADANA. DPRD menemu-kan kejanggalan terhadap salah satu paket proyek di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabu-paten Kayong Utara. Pasalnya, dokumen penawaran dibawa ke Pontianak untuk dilakukan penilaian.“Hal ini termasuk bagian dari pelanggaran. Seharusnya doku-men dimaksud dievaluasi di

Kayong Utara dan tidak ada uji materil di Pontianak,” ungkap Sekretaris Komisi II DPRD KKU, Abdul Rahman kepada Equator via telepon, belum lama ini.Ditanya dokumen pekerjaan apa yang dibawa ke Pontianak, legislator Hanura ini enggan menyebutkan. Yang jelas, di-katakannya, dokumen tersebut berada di Bidang Bina Marga.

Abdul Rahman menegaskan, dokumen dibawa ke Pontianak berdasarkan pengakuan orang Dinas PU. Bahkan, diakuinya, Kepala Dinas PU, EBH Maton-dang ST MT juga membenarkan. “Hanya saja orang PU yang mem-bawa dokumen itu tidak berada di tempat saat kita melakukan inspeksi mendadak (sidak) di PU beberapa hari lalu,” ujarnya.

Legislator asal Pulau Maya Karimata ini meminta agar ada keberanian dari pejabat di PU untuk mengatasi persoalan ini. Jika ada oknum yang bermain diharapkan dapat ditindak se-cara tegas. “Bila perlu yang ber-sangkutan dikonfrontir. Sebab ini mengarah KKN dan berten-tangan dengan Perpres Nomor 54/2010,” ucapnya. (lud)

Dokumen Lelang Dibawa ke Pontianak

Warga Tionghoa Gelar Sembahyang Kubur Pernyataan Sekretaris PU Tak Sekedar “Isapan Jempol”

Wabup Lantik Pejabat Eselon III dan IV

DPRD Sidak ke PU

KETAPANG. Masih adanya SPBU yang melayani pembelian BBM bersubsidi menggunakan jeriken, wakil bupati Ketapang Boyan segera akan memanggil pengelola SPBU.“Saya akan panggil secepat-nya. Karena masalah ini tidak boleh terjadi sampai berlarut-larut, mengingat menyangkut masyarakat banyak,” ujarnya saat ditemui wartawan di Pen-

dopo Bupati Ketapang, kema-rin. Menurutnya, dalam menga-wasi penyaluran BBM bersub-sidi merupakan tugas semua elemen yang ada di Kabupaten Ketapang. Ia juga berharap agar per-soalan pembelian BBM meng-gunakan jeriken tidak terjadi, mengingat dalam aturan Per-tamina dilarang untuk membeli

menggunakan jeriken maupun drum. Namun tambahnya, apabila ada yang membeli menggu-nakan drum harus ada reko-mendasi yang dikeluarkan pemerintah. Sangat disayang-kan, jika benar pembelian BBM bersubsidi menggunakan jer-iken masih terjadi. “Jika ada data-datanya kita akan panggil mereka, akan dikoreksi apakah

itu benar,” katanya.Dijelaskan Boyman, untuk pengawasan Dinas Pertam-bangan telah menurunkan tim pengawasan di setiap SPBU yang dibantu Kepolisian, TNI dan juga Sat Pol PP.Labih lanjut diungkapkan-nya, bahwa masalah BBM ber-subsidi tidak hanya terjadi di Ketapang, tapi terjadi secara nasional. “Masalahnya adalah

minimnya ketersedian BBM bersubsidi,” jelasnya.Ditambahkannya, sesuai hukum permintaan pasar, apabila barang sedikit maka pembeli akan banyak dan akan terjadi antrean panjang sep-erti yang terjadi saat ini. “Jika Pertamina memberikan BBM yang cukup maka masalah antrean panjang tidak akan terjadi,” tuntasnya. (KiA).

Lim Mong Seng Abdul Rahman

SUKADANA. Pernyataan Sek-retaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kayong Utara (KKU), Drs H Syaiful Bachri, BE.M.Si yang menyebutkan tak akan bersekongkol dalam uru-san proyek mendapat apresiasi dari Forum Pengawal Pelaksana Pembangunan (FP3) KKU. “Semoga sikap seperti itu

tidak hanya isapan jempol saja, perbuatan dan perkataan harus sesuai,” ungkap Sekretaris FP3 KKU, Hermansyah SK kepada Equator di Sukadana, belum lama ini.Hermansyah memberikan apr-esiasi terhadap sikap Sekretaris PU yang mengaku menolak uang Rp 5 juta yang diiming-iming-

kan kepadanya dari kalangan kontraktor untuk setiap paket proyek. “Kalau memang benar, sebaiknya Pak Syaiful sebutkan nama kontraktor bersangkutan dan jangan hanya ngomong,” pintanya.Terkait hasil sidak Komisi II DPRD KKU ke Dinas PU, terbukti ditemukan adanya dokumen

penawaran tidak berada di tem-pat. Seperti, salah satu paket pekerjaan di Bidang Bina Marga. Diketahui, dokumen dimaksud dibawa ke Pontianak dan pa-nitia yang didatangi tak dapat menunjukkan dokumen dimak-sud yang akhirnya mengakui dokumen penawaran dibawa ke Pontianak.

“Kalau sudah demikian ad-anya, siapa bilang tidak ada intervensi di PU. Kalau tidak ada intervensi buat apa dokumen tersebut dibawa ke Pontianak. Kita minta Inspektorat untuk memanggil panitia bersangkutan dan diusut hingga tuntas karena sudah mengarah pelanggaran,” tegasnya. (lud)

KALAU sedang puasa sebai-knya tidak membicarakan keburukan orang lain dan lebih banyak diam pada pembicaraan yang kurang baik. Daripada membahas kejelekan orang sebaiknya bahas kebaikan orang saja. Sudah pasti orang baik-baik yang diomongin bukan penjahat.

Membicarakan keburukan orang lain akan mengu-rangi pahala orang yang sedang berpuasa. Tidak hanya menjadi pembicara, namun jadi pendengar pun ikut bisa kena getahnya ikut berkurang pahala puasanya. Maka dari itu dengan puasa kita dilatih untuk menggu-nakan lidah kita pada hal-hal

yang berguna.Sedikitnya ada lima hal yang dapat mengurangi keberkahan dan pahala saat b berpuasa. Di anta-ranya, berbohong (dusta), ghibah (menggunjing), fit-nah, sumpah palsu, melihat sesuatu hal yang bukan haknya. (Guru MTs Nurul Falah Sukadana)

“MUTIARA RAMADAN”Oleh: Misnadin, S.Sos.I

Hindari Ghibah Ketika Puasa

H. Jahilin

Pelantikan pejabat 191 pejabat eselon III dan IV di jajaran Pemkab Ketapang di Pendopo Bupati, kemarin.

Jangan Salah-gunakan ADD

H Hildi Hamid

Page 16: Harian Equator 9 Agustus 2011

TOKYO. Pasar bursa utama Asia di-buka melemah, Senin (8/8) di tengah kekhawatiran atas kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Indeks saham gabungan Nikkei 225 Jepang turun 0.9%. Sedangkan indeks Kospi, Korea Selatan, anjlok 1,5%.Kondisi serupa juga dialami pasar-pasar saham di Singapura, Australia dan Taiwan.Akhir pekan lalu, penjualan saham menurun drastis di seluruh dunia dengan kerugian mencapai triliunan dolar Amerika.Situasi ini bertambah buruk den-gan keputusan lembaga pemeringkat Standard & Poor yang menurunkan peringkat utang Amerika Serikat.Para pengamat ekonomi men-gatakan kondisi ini membuat pasar saham akan tidak menentu dalam beberapa pekan ke depan.“Penurunan rating (utang AS) merupakan situasi yang tidak didu-ga,” kata Alvin Liew dari Bank UOB Singapura.“Situasi ini memberi pengaruh sep-erti terlihat dalam prospek pertum-buhan AS yang diprediksi melemah dalam dua atau dua setengah tahun ke depan,” tambah dia.Reaksi spontanDengan situasi ekonomi yang penuh risiko seperti ini, maka para investor membuat banyak peruba-han untuk kepemilikan aset mereka.Hasilnya, para investor menjual minyak mentah, dengan penjualan ke AS menurun hampir 3%. Keputu-

san ini dibuat karena kekhawatiran menurunnya permintaan.Sementara harga emas mening-kat di pasar-pasar Asia ketika para investor mencari aset yang memiliki risiko paling rendah.Sejumlah pengamat mengatakan penurunan pasar saham sudah me-lebihi batas dan banyak investor melihat kondisi ini sebagai peluang untuk melakukan pembelian.“Kondisi ini adalah sebuah reaksi spontan,” kata Arjuna Mahendran dari HSCB Private Bank.Mahendran menambahkan proyek-si pertumbuhan ekonomi Asia lebih baik ketimbang Amerika Serikat dan Eropa.Sehingga, para investor harus mengalihkan perhatian mereka kem-bali ke pasar-pasar regional.“Akan ada rotasi menuju ‘pembe-lian’ Asia. Uang akan mengalir dari negara maju ke pasar-pasar yang sedang berkembang,” lanjut Mahen-dran.Langkah globalKrisis pasar saham Asia terpenga-ruh anjloknya perekonomian AS dan Eropa. Sementara itu, pemerintah dan para pembuat kebijakan men-coba sejumlah langkah untuk mem-perlambat krisis ekonomi di Amerika Serikat dan Eropa melalui sebuah gerakan global.Bank Sentral Eropa (ECB) men-gatakan akan membeli surat utang negara-negara zona Euro. ECB ber-harap langkah ini akan menambah

kepercayaan pasar terhadap pereko-nomian negara-negara Eropa.Sejauh ini ECB tidak menyebut su-rat utang negara mana yang akan dibeli namun diduga kuat ECB akan membeli surat utang dari Spanyol dan Italia.Dalam pernyataan terpisah, Kelom-pok G7 mengatakan akan bereaksi secara terkordinasi untuk menjaga stabilitas finansial global.Pernyataan ini keluar setelah pemerintah dan bank sentral Jepang melakukan intervensi ke pasar finan-sial, akhir pekan lalu.Intervensi ini adalah upaya pemer-

intah Jepang untuk memperlemah Yen, meningkatkan ekspor Jepang dan proyeksi pertumbuhan ekono-mi.Melemahnya pasar saham Asia ini terjadi setelah pasar saham Eropa terlebih dulu anjlok, Jumat (5/8).Indeks gabungan pasar-pasar bur-sa utama Eropa, termasuk FTSE 100 dan DAX Jerman anjlok hingga 4%. Kondisi ini menyusul kondisi pasar saham AS yang mencapai titik ter-buruknya dalam dua tahun terakhir. Meski pada penutupan pasar, kondi-si pasar AS mulai stabil dan ditutup menguat 0,5%. (bbc/jp)

PONTIANAK. Mendengar nama dr Rozalina SpKj mungkin sudah tidak asing bagi para pasien yang pernah diperiksa oleh mantan dokter umum Rumah Sakit Sanggau ini. Bagaimana tidak, sejak tahun 1990 dr Rozalina SpKj sudah mengabdi-kan disiplin ilmunya di Rumah Sakit Sanggau tersebut. Tepatnya setahun, setelah ia lulus dengan di fakultas kedokteran di Universitas Sumatera Utara pada 1989 silam.Tidak hanya ingin menjadi dokter umum saja, pada tahun 1998, dr Ro-zalina kembali mengambil pendidikan spesialis Psikiatri di Fakultas Kedok-teran Universitas Indonesia. Menurut istri Direktur RS Sanggau dr Fadli Per-si ini, Kabupaten Sanggau memberi-kan banyak pengalaman bagi dirinya. Apalagi ia tidak pernah menyangka akan bekerja di Kalimantan Barat, se-bab Kalbar sangat jauh dari tempat kelahirannya di Mandailing Natal, Su-matera Utara. Namun karena sumpah jabatan sebagai dokter, ia harus rela di tempatkan di mana saja.

“Memang saat mendengar cerita dari kebanyakan orang mengenai Kal-bar, ada rasa takut untuk merantau ke Kalbar. Namun cerita itu bukan menyulutkan hati saya, melainkan membuat saya termotivasi setelah mendengarkan nasihat dari para se-nior yang pernah ke Kalbar, mereka bilang cerita itu tidak sepenuhnya benar, malahan orang Kalbar memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi,” ujar dokter keturunan Batak Mandailing, Boru Tanjung ini.Nasihat dari para seniornya dibukti-kannya setelah pertama kali sampai di Kalbar, tepatnya di Kabupaten Sang-gau. Menurutnya, warga Sanggau sudah sangat modern, bahkan telah mengenali dunia medis modern.“Mindset warga sangat baik di sana, kalau sakit biasanya warga langsung memeriksakannya ke dokter. Bahkan dalam sehari saya bisa tangani 40-50 pasien di tempat praktik,” ujarnya.Razalina juga menceritakan, selama meniti karir sebagai dokter. Ia pernah menjadi dokter umum selama 6 tahun,

Kepala Puskesmas Tanjung Sekayam, Kecamatan Sanggau Kapuas, Kabupat-en Sanggau pada tahun 1996. Ia me-mutuskan kembali mengambil Spesi-alisai Psikiatri di FKUI pada 1998 dan selesai pada 9 Januari 2003 sebagai Spesialis Kedokteran Jiwa (SpKj).Selain itu, lanjut Rozalina, pada ta-hun yang sama ia kembali di RS Sang-gau sebagai Dokter Spesialis Jiwa. Ke-mudian dimutasikan ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi Kalbar di Singkawang pada Februari 2009 dan 13 Maret 2009, menjadi Kabid Pelayanan Me-dik RSJ Kalbar.Pada 30 September 2010, dr Rozali-na SpKj menjadi Wadir I Bidang Pelay-anan Medik dan Perawatan RSJ Kal-bar. Dan baru-baru ini pada, 5 Agustus 2011, Rozalina dilantik Gubernur Kal-bar Drs Cornelis MH sebagai Direktur RSJ Kalbar.Ia mengakui, mendalami ilmu kedok-teran jiwa dinilainya lebih bermanfaat bagi orang lain. Saya bisa bantu me-ningkatkan kualitas hidup seseorang dengan menyehatkan jiwanya.Menurutnya, semua penyakit gang-guan jiwa berat bisa disembuhkan, tapi untuk sembuh total diperlukan

obat-obatan yang mahal. Ini yang sering jadi kendala, karenanya usaha prefentif sangat diperlukan.“Gangguan jiwa banyak disebabkan tingkat stress dan faktor keturunan (60%) yang menimbulkan halusinasi dan waham atau keyakinan seseorang tentang sesuatu yang tidak terban-tahkan. Misalkan berpikir, bahwa ada orang lain yang akan menyakitinya,” terangnya.Ia menambahkan, pendeteksian penderita gangguan jiwa, di Indonesia seperti fenomena gunung es. Saat ini, pasien RSJ Kalbar menampung sekitar 600 orang, ada riset yang menyebutkan dari 4,5 juta penduduk Kalbar, penderita gangguan jiwa mencapai 32 ribu jiwa. “Sekarang saya tengah berusaha un-tuk menerapkan 8 poliklinik dari 14 poliklinik yang ketentuanya dimiliki Ke-menkes RI dan harus dimiliki oleh RSJ Kalbar. Dimana saat ini baru ada 4 po-liklinik, yaitu poli jiwa dewasa, umum, psikologi, dan gigi mulut. Empat poli yang akan ditambahkan antara lain; poli anak remaja, prikogeriatri (untuk orangtua yang kena gangguan jiwa), napza, psikiatri forensik, dan psikomen-tri,” harapnya nanti. (lam/biz)

DUBAI. Ulama terkenal di Dubai mengatakan mereka yang tinggal di apartemen tingkat tinggi harus puasa lebih lama dibandingkan mereka yang berada di lantai bawah.

Mohammed al-Qubaisi mengatakan mereka yang tinggal di tingkat 80 ke atas di apartemen Burj Khalifa harus menunggu dua menit lagi untuk buka puasa sementara yang tinggal di lantai 150 ke atas harus menanti tiga menit lagi.

Al-Qubaisi mengatakan mereka yang berada di tingkat yang lebih tinggi dapat melihat sinar matahari lebih lama dibandingkan yang di tingkat bawah. Dubai terkenal dengan gedung-gedung tinggi, termasuk apartemen-apartemen. Apartemen yang tingginya lebih dari satu kilo-meter itu terdiri atas 160 tingkat.

Al-Qubaisi mengatakan peraturan yang sama juga berlaku untuk mereka yang dalam perjalanan naik pesawat, seperti halnya mereka yang tinggal di pegunungan. (b-jp)

Kom.Bisnis Selasa, 9 Agustus 2011 16

JAKARTA. Gejolak ekonomi di Eropa dan Amerika memukul pasar saham hingga ke Asia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Indonesia bahkan sempat terjun bebas 212 poin akibat aksi jual masif. Banyak investor berjamaah mengamankan porto-folionya menyikapi situasi glob-al yang dikhawatirkan penuh resiko.Menutup akhir pekan kemarin, IHSG yang dibuka langsung me-rosot tajam 134,502 poin (3,27 persen) ke level 3.987,584. In-vestor diprediksi panik dan kha-watir AS akan kembali masuk ke resesi. Akibatnya IHSG sema-

kin terkoreksi bahkan di level 3.904,569. Tekanan jual me-landa seluruh saham yang ada di pasar modal.Kepada wartawan di Istana Negara, Senin (8/8) Menteri Koordinator perekonomian Hat-ta Rajasa mengatakan, sebena-rnya para investor yang bermain saham tidak perlu panik. Karena perekonomian Indonesia relatif aman.“Kepanikan ini banyak dilaku-kan investor asing di bursa sa-ham. Saya berpesan pemain lev-el kita tidak perlu ikut-ikutan. Mereka (investor asing) mung-kin hanya shock,” kata Hatta.

Hatta mengatakan situasi per-ekonomian nasional Indonesia relatif aman. Indonesia per-nah melalui hal yang sama dan dalam kondisi yang lebih sulit. “Prinsip itu tidak perlu mem-buat kita khawatir berlebihan. Daya tahan kita lebih baik dari sebelumnya,” tegas Hatta.

Gejolak ekonomi yang terjadi di Eropa dan Amerika Serikat khususnya, termasuk yang juga menjadi pemicu kerusuhan di London misalnya, memberi “lampu kuning” pada Indone-sia untuk mulai waspada. Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung mengatakan,

meski dampak langsung terha-dap ekonomi dalam negeri be-lum terasa, namun bukan tidak mungkin shock dari krisis yang terjadi juga berpengaruh hingga ke dalam negeri.“Untuk itu pula kita berkum-pul hari ini, melakukan evaluasi. Pengaruhnya untuk Indonesia memang belum terlalu terasa, tapi (kita) wajib waspada,” kata Chairul kepada wartawan, sebe-lum mengikuti rapat kabinet ter-batas (Ratas) bersama Presiden SBY, Senin (8/8).Selain untuk mendengar-kan arahan dari Presiden SBY, peserta Ratas itu juga disebut-

kan akan mendengar paparan dari Gubernur BI tentang situasi perekonomian terkini. Chairul pun menambahkan, bahwa pada prinsipnya kehati-hatian dalam menyikapi gejolak yang terjadi di luar negeri, haruslah tetap dijaga.“Ada kekhawatiran yang ha-rus diantisipasi. Kehati-hatian itu wajib. Karena krisis tahun 1998 berbeda, (yaitu) sebabnya adalah kita. Dampak krisis seka-rang seperti krisis tahun 2008. (Tahun) 2008 itu kan sebab-nya dari luar, kita yang terkena dampaknya,” kata Chairul. (afz/jpnn)

Direktur RSJ Kalbar Dr Rozalina SpKjMeniti Karir Sejak 1990 dari Dokter Umum Hingga Spesialis

IHSG Anjlok, Hatta Minta Investor Tak Panik

Puasa Lebih Lama di Gedung Tinggi

Direktur RSJ Kalbar dr Rozalina SpKj menandatangani SK jabatannya di hadapan Gubernur Kalbar. Jumat (5/8). ISTIMEWA

Gedung tertinggi di dunia saat ini Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab ketinggiannya mencapai 828 meter, memiliki 160 lantai yang dapat dihuni. REUTERS/JP

Pasar Saham Asia Dibuka Melemah

Bursa efek di negara-negara Asia umumnya melemah, Senin (8/8), membuat salah seorang pekerja di Bursa Efek Indonesia di Jakarta bersantai ria. ISTIMEWA

Direktur RSJ Kalbar dr Rozalina SpKj (kedua dari kanan) bersama pamannya, Prof Dr Irzan Tanjung Phd dan bibinya, serta adiknya AR Tanjung, usai dilantik Gubernur Kalbar, Jumat (5/8). ISTIMEWAKrisis Keuangan, London Membara

Kawasan Tottenham (London bagian utara) dilanda kerusuhan dan pen-jarahan, Jumat-Minggu (5-7/8) waktu setempat. AP/JPNN

LONDON. Lebih dari 40 orang ditangkap setelah kerusuhan dan pen-jarahan di sekitar Tottenham, London utara. Penduduk setempat men-gatakan kepada BBC penjarahan berlanjut sampai Minggu (7/8) atau Senin (8/8).

Sebanyak 26 polisi dan tiga lainnya terluka akibat insiden kekerasan yang muncul setelah aksi protes terhadap penembakan fatal yang dilakukan polisi terhadap Mark Duggan, Kamis (4/8). Namun para pakar lainnya mengatakan karena krisis keuangan melanda Eropa, sehingga banyak pengangguran karena pemecatan dan sedikitnya lapangan kerja yang baru.

Warga setempat datang ke bekas terjadinya kerusuhan setelah rumahn-ya dijarah dan sejumlah toko dibakar.

Anggota Parlemen Inggris asal Tottenham David Lammy mengatakan, “Masyarakat yang sudah terluka lalu hatinya juga dirobek-robek.” Polisi Metro-politan London mengatakan dua anggotanya masih dirawat di rumah sakit.

Orang yang ditangkap masih dalam penahanan polisi karena sejumlah pelanggaran seperti aksi kekerasan, pembobolan dan pencurian. Polisi sebelumnya mengatakan masih ada “kantung-kantung kriminal” di ka-wasan itu Minggu pagi.

Toko-toko dan rumah kemarin diserbu dan ATM dijarah di Tottenham. Selain itu pencurian dari toko-toko terjadi di kawasan Wood Green.

Dinas Pemadam Kebakaran London menerima 264 telepon Sabtu malam dan Minggu dini hari. Mereka juga memadamkan 49 titik api di ka-wasan Tottenham. Seorang juru bicaranya mengatakan semua api keba-karan sudah dapat dikendalikan “saat ini”.

Hari Minggu, polisi mengawasi sekitar tempat kejadian kekerasan se-mentara sejumlah warga melihat-lihat kerusakan yang terjadi di sekitarnya. Anggota Parlemen Lammy mengatakan, “Terdapat sejumlah tunawisma berdiri di sana sekarang”.

“Ini adalah serangan terhadap Tottenham, terhadap warganya, pemilik toko, wanita, anak-anak yang sekarang berdiri kehilangan rumah.”

“Saya prihatin aksi protes yang damai itu kemarin berubah menjadi sep-erti ini,” katanya. “Dan saya kira bentrokan kecil pada awalnya seharusnya bisa dihentikan lebih cepat,” katanya.

Jendela depan toko elektronik Currys dihancurkan sedangkan pintu toko Argos juga dirusak. Kaca berserakan di dalam dan di luar toko setelah para penjarah menyerbu gudang toko. Dari toko telepon seluler hampir semuanya dicuri. Menteri Dalam Negeri Theresa May mengecam insiden kekerasan itu. Dia mengatakan, “Tindakan yang tidak mempedulikan kes-elamatan umum dan properti tidak akan diberi toleransi dan Polisi Metro-politan didukung sepenuhnya untuk memulihkan ketertiban.”

Komandan Polisi Metropolitan Adrian Hanstock mengatakan, “Tingkat kekerasan meningkat melampaui perkiraan”.

“Unjuk rasa damai dirampok oleh preman-preman. Kami tidak mampu mengantisipasi tingkat kekerasan,” lanjutnya.

Namun seorang pria berusia 18 tahun yang tidak mau disebut namanya mengungkapkan sentimen yang dikatakan dirasakan banyak orang.

“Polisi tahu apa yang harus mereka lakukan. Mereka harus berbicara langsung kepada masyarakat. Mereka tidak peduli,” katanya.

Juru bicara Downing Street menyebut kerusuhan itu “sama sekali tidak dapat diterima”. Dia menambahkan, “Tidak ada pembenaran terjadinya agresi kepada polisi dan publik atau merusak properti.”

Polisi antihuru-hara dipanggil setelah protes memburuk menjadi ke-kerasan sekitar 20.20 malam hari Sabtu (6/8).

Perusuh melemparkan bom molotov ke arah polisi dan sejumlah ban-gunan. Bus bertingkat dua juga dibakar di persimpangan High Road dan Brook Street. Supermarket Aldi dan toko karpet kemudian dibakar.

Massa penjarah memukuli jendela toko ritel dekat stasiun kereta bawah tanah Tottenmahm Hale dan mengambil barang-barang dari berbagai toko Sabtu malam. (bbc/jp)

“Kepanikan ini banyak dilakukan investor asing di bursa saham. Saya

berpesan pemain level kita tidak perlu ikut-ikutan. Mereka (investor asing)

mungkin hanya shock,”