of 16 /16
Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, - http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,- 11 Dzulqaidah 1432 H/13 Kauw Gwee 2562 Minggu, 9 Oktober 2011 Terbit Pertama: 29 November 1998 Kalimantan Barat Sebenarnya Kalimantan Barat Sebenarnya Kerajaan-kerajaan dan daerah swapraja sepanjang sungai seperti kerajaan Pontianak, Sambas, Mem- pawah, Sanggau, Tayan, Kubu, Landak, Sekadau, Sintang, Sukadana, dan Simpang terpaksa men- gakui kekuasaan Hindia Belanda. Peraturan yang berlaku merupakan produk Hindia Belanda yang ter- paksa direstui para sultan, raja, panembahan maupun tumenggung. Tekanan Belanda begitu berat, akhirnya sebagian rakyat mengadakan per- lawanan. Peristiwa perla- wanan terjadi di Landak pada tahun 1890, di mana rakyat bersama bangsawan di bawah pimpinan Ab- durrani yang didampingi panglima-panglimanya. Di antara panglima yang terke- nal ada tiga, yakni Panglima Daud, Panglima Anggui, dan Panglima Ya’ Bujang. Pada tahun pengujung 1890 perlawanan rakyat Landak dapat dipatahkan Belanda, namun pada ta- hun 1899, muncul kembali perlawanan Raja Landak bersama-sama pangliman- ya terhadap Belanda. Ini menunjukkan salah satu bukti sebelum abad 19, seluruh kerajaan, ke- sultanan, panembahan, maupun ketemenggungan di Kalimantan bagian barat, belum resmi masuk daerah protektorat Hindia Belanda. Bukti-bukti lainnya, pelakat (perjanjian pendek) - Bang Meng -- Otak siswa juga perlu diasah. Diknas Gagas Soal Ulangan Standar Nasional Injet-injet Semut Belanda semakin waspa- da, pergolakan yang dilakukan itu seperti membangunkan penjajah dari tidurnya. Belanda semakin hati-hati mena- namkan kekuasaannya. Pada peralihan abad 19 ke abad 20, hegemoni Hindia Belanda terhadap Kalbar semakin kuat. Halaman 7 Hubungan Baik Diusik Hindia Belanda Sejarah Perjuangan Rakyat Kalbar 1908-1950 (2) Tenaga Kerja Kecelakaan Kerja Masih Tinggi JAKARTA. Angka kecelakaan kerja di Indonesia masih dinilai tinggi. Berdasarkan data Interna- tional Labor Organisation (ILO) atau organisasi buruh internasional pada 2008, setiap tahun diperkirakan 1,2 juta pekerja meninggal akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja. Sedangkan data Jamsostek lebih tinggi lagi. Pada 2010, tercatat 98.711 kasus. Dari angka tersebut, 2.191 tenaga kerja meninggal dunia, dan menimbulkan cacat permanen sejumlah 6.667 orang. Jumlah klaim yang harus dibayar- kan untuk kasus-kasus tersebut mencapai Rp 401.237.441.579. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Mu- haimin Iskandar mengatakan, data-data tersebut kemungkinan lebih banyak lagi. Sebab, banyak juga kecelakaan kerja yang tidak dilaporkan. ”Data kecelakaan tadi merupakan fenomena gunung es,” Halaman 7 Kriminal Bukan Salah Rok Mini JAKARTA. Heboh berita pemerkosaan perem- puan di dalam angkot di Jakarta telah membuat keprihatinan banyak pihak. Bahkan ada yang mengecam melalui aksi demo yang mengatakan, kesalahan bukan pada penggunaan rok mini tetapi pada pikiran dan otak jorok pemerkosa. Baru-baru ini giliran mahasiswi Institut Musik Indonesia (IMI), Novinda Parantika alias Putri,18, yang ketakutan sopir angkot yang dia naiki melakukan kejahatan. Putri nekat melompat dari kendaraan yang se- dang berkecepatan tinggi tersebut. Dia mengalami luka dan polisi memburu pengemudi angkot yang misterius tersebut. Mahasiswi jurusan vokal itu mengalami luka serius di bagian kepala kanan. Seorang petugas busway, Wahyu, dan beberapa pejalan kaki berge- gas menolong korban. Halaman 7 PONTIANAK. Dinas Pendidi- kan Nasional (Diknas) Provinsi Kalbar segera melakukan terobosan untuk meningkat- kan kemampuan intelektual siswa. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kelulusan di provinsi itu. “Perlu dilakukan penyeta- raan dalam pembuatan soal ulangan umum di setiap seko- lah di Kalbar. Soal tersebut tentunya dengan standar kom- petensi kelulusan nasional,” kata Alexius Akim, Kepala Diknas Provinsi Kalbar kepada Equator, kemarin (8/10). Dia menilai, hal tersebut sebagai salah satu acuan pen- ingkatan kemampuan para pe- lajar dalam mengejar standar ujian nasional dan upaya men- gukur tingkat keterampilan bahan ajaran yang diberikan oleh guru. Sehingga sesuai kurikulum dan tidak melen- ceng. Selama ini pembuatan soal tidak ada standarnya, dan terkesan sesuka guru dengan guru. Karena itu, Akim menam- bahkan, saat ini pihaknya mencoba menggagas tero- bosan mulai mengumpulkan para kepala sekolah untuk bersama-sama membuat ke- sepakatan dan komitmen bersama, bahwa soal ulangan umum yang dibuat harus me- menuhi standar kompetensi lulusan nasional. “Ini baru Alexius Akim Diknas Gagas Soal Ulangan Standar Nasional PONTIANAK. Tebedu In- land Port (TIP) alias pelabu- han darat pertama di Sar- awak Malaysia bakal mem- berikan banyak keuntungan untuk Malaysia maupun Kalbar. TIP bisa dijadikan jalur alternatif perdagangan internasional bagi pebisnis di kedua Negara. “Dengan kedekatan serta kemudahan akses ke Senari Container Terminal, TIP mampu berperan sebagai pintu gerbang penting bagi kawasan pedalaman di Sar- awak maupun Kalimantan Barat untuk merambah pasar internasional,” kata Mr Nobel Pang, Managing Director SM Inland Port Sdn Bhd, op- erator resmi pelabuhan TIP dalam surat elektroniknya yang dikirimkan ke Equator, kemarin (8/10). TIP berlokasi sekitar 1 km dari titik perbatasan Entikong-Tebedu atau seki- tar 370 km dari Pontianak serta100 km dari Senari Container Terminal, Kuch- ing. Lokasinya yang strategis sangat membantu untuk memfasilitasi pergerakan kargo dari dan ke Kaliman- tan Barat maupun Sarawak. Sistem transportasi da- rat yang memadai meng- hubungkan pelabuhan darat ini dengan Senari Container Terminal, Kuching. Semen TIP, Gerbang Menuju Pasar Internasional PONTIANAK. Niat berkunjung ke rumah paman tak kesampaian. Susi, 34, instruktur senam dibunuh secara sadis, Minggu (8/10) sekitar pukul 13.00 di dapur rumahnya Jalan Prof M Yamin, Gang Pemangkat II, Nomor 16 B. Kepala bagian belakang korban pecah den- gan luka benturan hebat. Ketika ditemukan, bagian kepala Susi dalam keadaan terbungkus plastik. Kuat dugaan, plastik transparan itu sekaligus digunakan pelaku untuk memper- cepat korban kehilangan napas. Susi ditemukan tewas dalam posisi telungkup di lantai dapur dekat meja tempat memasak. Di sekitar mayatnya ditemukan ceceran darah. Wanita malang ini pertama kali ditemukan Gazali Gahana Galaxi, 7, anak sulungnya sepulang sekolah. Gazali sambil menangis histeris berlari ke luar rumah menghubungi warga setelah Jenazah Susi, korban pembunuhan ketika divisum di RS Bhayangkara, Minggu (8/10) dan lokasi rumah korban yang dipadati warga, keluarga serta anggota kepolisian. SYAMSUL ARIFIN Instruktur Senam Dibunuh Gang Pemangkat gempar. Sesosok tubuh perempuan ramping telungkup tak bernyawa berceceran darah. Perhiasan, dompet dan handphone korban, hilang. Mungkinkah pem- bunuhan berlatar dendam? Halaman 7 Halaman 7 Halaman 7 PONTIANAK. Keluarga korban berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Susi, instruktur senam di BSP Jalan Aliayang Pontianak Kota. Warga dan pihak keluarga hingga tadi malam, terus menunggu korban diautopsi. Di kediaman korban, warga dan keluarga serta rekan senam korban terus berdatangan untuk melayat dan menunggu kehadiran korban yang sedang menjalani autopsi. Bahkan pihak keluarga masih sedih melihat kehilangan korban yang dibunuh dengan cara yang tidak wajar. ”Kami tidak terima dengan pelaku yang membunuh. Kami percaya ke- polisian akan cepat mengungkap pelaku,” kata Usu, 42, paman korban di rumah duka Gang Pemangkat II Nomor 16 B. Menurut dia, jika pelaku sudah ditangkap, di- harapkan mendapat hukuman seberat-beratnya sesuai yang diperbuat pelaku. Usu mengaku kaget atas kejadian itu karena korban tidak pernah mempunyai musuh dengan siapapun. ”Orangnya baik, malahan warga di dae- rah sini dan pihak keluarga melihat korban tidak pernah mempunyai musuh satupun,” tambah Usu dengan wajah sedih ditinggal keponakannya. Sementara itu, Kasat Reskim Kompol Puji Prayitno mengatakan pihak kepolisian sudah meminta keterangan lima orang saksi dari kel- uarga korban, teman maupun warga sekitar. “Sudah ada tanda-tanda untuk mengungkap pelaku. Nama tersangka sudah kami kantongi. Namun tidak bisa melakukan penangkapan sebelum mendapatkan bukti lengkap,” ung- kap Puji.(sul) Nama Pelaku Sudah Diketahui Puji: Tunggu Bukti Lengkap

Harian Equator 9 Oktober 2011

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Harian Equator 9 Oktober 2011

Text of Harian Equator 9 Oktober 2011

  • Harga Eceran : Mempawah Rp 2.500,- Singkawang Rp 2.500,- Bengkayang Rp 2.500,- Sambas Rp 2.500,- Landak Rp 3.000,- Sanggau Rp 3.000,- Sintang Rp 3.000,- Melawi Rp 3.000,- Kapuas Hulu Rp 3.000,- Ketapang Rp 3.000, -

    http://www.equator-news.com Eceran Rp 2.500,-11 Dzulqaidah 1432 H/13 Kauw Gwee 2562

    Minggu, 9 Oktober 2011

    Terbit Pertama: 29 November 1998

    Kalimantan Barat SebenarnyaKalimantan Barat Sebenarnya

    Kerajaan-kerajaan dan daerah swapraja sepanjang sungai seperti kerajaan Pontianak, Sambas, Mem-pawah, Sanggau, Tayan, Kubu, Landak, Sekadau, Sintang, Sukadana, dan Simpang terpaksa men-gakui kekuasaan Hindia Belanda. Peraturan yang berlaku merupakan produk Hindia Belanda yang ter-paksa direstui para sultan, raja, panembahan maupun tumenggung.Tekanan Belanda begitu

    berat, akhirnya sebagian rakyat mengadakan per-lawanan. Peristiwa perla-wanan terjadi di Landak pada tahun 1890, di mana rakyat bersama bangsawan di bawah pimpinan Ab-durrani yang didampingi panglima-panglimanya. Di antara panglima yang terke-nal ada tiga, yakni Panglima Daud, Panglima Anggui, dan Panglima Ya Bujang.Pada tahun pengujung 1890 perlawanan rakyat Landak dapat dipatahkan

    Belanda, namun pada ta-hun 1899, muncul kembali perlawanan Raja Landak bersama-sama pangliman-ya terhadap Belanda. Ini menunjukkan salah satu bukti sebelum abad 19, seluruh kerajaan, ke-sultanan, panembahan, maupun ketemenggungan di Kalimantan bagian barat, belum resmi masuk daerah protektorat Hindia Belanda. Bukti-bukti lainnya, pelakat (perjanjian pendek)

    - Bang Meng-- Otak siswa juga perlu diasah.Diknas Gagas Soal Ulangan Standar Nasional

    Injet-injet Semut

    Belanda semakin waspa-da, pergolakan yang dilakukan itu seperti

    membangunkan penjajah dari tidurnya. Belanda

    semakin hati-hati mena-namkan kekuasaannya.

    Pada peralihan abad 19 ke abad 20, hegemoni

    Hindia Belanda terhadap Kalbar semakin kuat. Halaman 7

    Hubungan Baik Diusik Hindia BelandaSejarah Perjuangan Rakyat Kalbar 1908-1950 (2)

    Tenaga Kerja

    Kecelakaan KerjaMasih TinggiJAKARTA. Angka kecelakaan kerja di Indonesia masih dinilai tinggi. Berdasarkan data Interna-tional Labor Organisation (ILO) atau organisasi buruh internasional pada 2008, setiap tahun diperkirakan 1,2 juta pekerja meninggal akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.Sedangkan data Jamsostek lebih tinggi lagi. Pada 2010, tercatat 98.711 kasus. Dari angka tersebut, 2.191 tenaga kerja meninggal dunia, dan menimbulkan cacat permanen sejumlah 6.667 orang. Jumlah klaim yang harus dibayar-kan untuk kasus-kasus tersebut mencapai Rp 401.237.441.579.Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Mu-haimin Iskandar mengatakan, data-data tersebut kemungkinan lebih banyak lagi. Sebab, banyak juga kecelakaan kerja yang tidak dilaporkan. Data kecelakaan tadi merupakan fenomena gunung es,

    Halaman 7

    Kriminal

    Bukan Salah Rok MiniJAKARTA. Heboh berita pemerkosaan perem-puan di dalam angkot di Jakarta telah membuat keprihatinan banyak pihak. Bahkan ada yang mengecam melalui aksi demo yang mengatakan, kesalahan bukan pada penggunaan rok mini tetapi pada pikiran dan otak jorok pemerkosa.Baru-baru ini giliran mahasiswi Institut Musik Indonesia (IMI), Novinda Parantika alias Putri,18, yang ketakutan sopir angkot yang dia naiki melakukan kejahatan.Putri nekat melompat dari kendaraan yang se-dang berkecepatan tinggi tersebut. Dia mengalami luka dan polisi memburu pengemudi angkot yang misterius tersebut.Mahasiswi jurusan vokal itu mengalami luka serius di bagian kepala kanan. Seorang petugas busway, Wahyu, dan beberapa pejalan kaki berge-gas menolong korban.

    Halaman 7

    PONTIANAK. Dinas Pendidi-kan Nasional (Diknas) Provinsi Kalbar segera melakukan terobosan untuk meningkat-kan kemampuan intelektual siswa. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kelulusan di provinsi itu.Perlu dilakukan penyeta-raan dalam pembuatan soal ulangan umum di setiap seko-lah di Kalbar. Soal tersebut tentunya dengan standar kom-petensi kelulusan nasional,

    kata Alexius Akim, Kepala Diknas Provinsi Kalbar kepada Equator, kemarin (8/10).Dia menilai, hal tersebut sebagai salah satu acuan pen-ingkatan kemampuan para pe-lajar dalam mengejar standar ujian nasional dan upaya men-gukur tingkat keterampilan bahan ajaran yang diberikan oleh guru. Sehingga sesuai kurikulum dan tidak melen-ceng. Selama ini pembuatan soal tidak ada standarnya, dan

    terkesan sesuka guru dengan guru.Karena itu, Akim menam-bahkan, saat ini pihaknya mencoba menggagas tero-bosan mulai mengumpulkan para kepala sekolah untuk bersama-sama membuat ke-sepakatan dan komitmen bersama, bahwa soal ulangan umum yang dibuat harus me-menuhi standar kompetensi lulusan nasional. Ini baru

    Alexius Akim

    Diknas Gagas Soal Ulangan Standar Nasional

    PONTIANAK. Tebedu In-land Port (TIP) alias pelabu-han darat pertama di Sar-awak Malaysia bakal mem-berikan banyak keuntungan untuk Malaysia maupun Kalbar. TIP bisa dijadikan jalur alternatif perdagangan internasional bagi pebisnis di kedua Negara.Dengan kedekatan serta kemudahan akses ke Senari Container Terminal, TIP mampu berperan sebagai pintu gerbang penting bagi kawasan pedalaman di Sar-awak maupun Kalimantan Barat untuk merambah pasar internasional, kata Mr Nobel Pang, Managing Director SM Inland Port Sdn Bhd, op-

    erator resmi pelabuhan TIP dalam surat elektroniknya yang dikirimkan ke Equator, kemarin (8/10).TIP berlokasi sekitar 1 km dari titik perbatasan Entikong-Tebedu atau seki-tar 370 km dari Pontianak serta100 km dari Senari Container Terminal, Kuch-ing. Lokasinya yang strategis sangat membantu untuk memfasilitasi pergerakan kargo dari dan ke Kaliman-tan Barat maupun Sarawak. Sistem transportasi da-rat yang memadai meng-hubungkan pelabuhan darat ini dengan Senari Container Terminal, Kuching. Semen

    TIP, Gerbang Menuju Pasar Internasional

    PONTIANAK. Niat berkunjung ke rumah paman tak kesampaian. Susi, 34, instruktur senam dibunuh secara sadis, Minggu (8/10) sekitar pukul 13.00 di dapur rumahnya Jalan Prof M Yamin, Gang Pemangkat II, Nomor 16 B.Kepala bagian belakang korban pecah den-gan luka benturan hebat. Ketika ditemukan, bagian kepala Susi dalam keadaan terbungkus plastik. Kuat dugaan, plastik transparan itu sekaligus digunakan pelaku untuk memper-cepat korban kehilangan napas. Susi ditemukan tewas dalam posisi telungkup di lantai dapur dekat meja tempat memasak. Di sekitar mayatnya ditemukan ceceran darah. Wanita malang ini pertama kali ditemukan Gazali Gahana Galaxi, 7, anak sulungnya sepulang sekolah.Gazali sambil menangis histeris berlari ke luar rumah menghubungi warga setelah

    Jenazah Susi, korban pembunuhan ketika divisum di RS Bhayangkara, Minggu (8/10) dan lokasi rumah korban yang dipadati warga, keluarga serta anggota kepolisian. SYAMSUL ARIFIN

    Instruktur Senam DibunuhGang Pemangkat gempar. Sesosok tubuh perempuan ramping telungkup tak bernyawa berceceran darah. Perhiasan, dompet dan handphone korban, hilang. Mungkinkah pem-bunuhan berlatar dendam?

    Halaman 7

    Halaman 7

    Halaman 7

    PONTIANAK. Keluarga korban berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Susi, instruktur senam di BSP Jalan Aliayang Pontianak Kota. Warga dan pihak keluarga hingga tadi malam, terus menunggu korban diautopsi. Di kediaman korban, warga dan keluarga serta rekan senam korban terus berdatangan untuk melayat dan menunggu kehadiran korban yang sedang menjalani autopsi. Bahkan pihak keluarga masih sedih melihat kehilangan korban yang dibunuh dengan cara yang tidak wajar. Kami tidak terima dengan pelaku yang membunuh. Kami percaya ke-polisian akan cepat mengungkap pelaku, kata Usu, 42, paman korban di rumah duka Gang Pemangkat II Nomor 16 B.Menurut dia, jika pelaku sudah ditangkap, di-harapkan mendapat hukuman seberat-beratnya sesuai yang diperbuat pelaku. Usu mengaku kaget atas kejadian itu karena korban tidak pernah mempunyai musuh dengan siapapun.Orangnya baik, malahan warga di dae-rah sini dan pihak keluarga melihat korban tidak pernah mempunyai musuh satupun, tambah Usu dengan wajah sedih ditinggal keponakannya.Sementara itu, Kasat Reskim Kompol Puji Prayitno mengatakan pihak kepolisian sudah meminta keterangan lima orang saksi dari kel-uarga korban, teman maupun warga sekitar. Sudah ada tanda-tanda untuk mengungkap pelaku. Nama tersangka sudah kami kantongi. Namun tidak bisa melakukan penangkapan sebelum mendapatkan bukti lengkap, ung-kap Puji.(sul)

    Nama Pelaku Sudah DiketahuiPuji: Tunggu Bukti Lengkap

  • Setahun yang lalu ketika saya berkunjung ke kota Band-ung, rasanya kurang afdol jika saya tidak menyempatkan diri untuk berbelanja pakaian di kota yang terkenal dengan sebutan Paris van Java itu.Factory Outlet (FO) adalah

    salah satu tujuan saya un-tuk berbelanja pakaian. FO yang tersebar di kota Bandung memang banyak menawar-kan pakaian yang memancing pelancong untuk membeli, atau setidaknya melihat-lihat koleksi yang ditawarkan FO tersebut.Setelah berkeliling ke FO-FO

    yang ada di kota Bandung, say-angnya saya tak menemukan pakaian yang ukurannya cocok dengan ukuran tubuh saya. Ke-banyakan ukuran pakaian yang saya jumpai di FO tersebut adalah all size (segala ukuran), ukuran L dan XL. Disitu saya sempat bertanya

    kepada salah satu penjaga FO tersebut, mengenai ukuran yang saya inginkan. Singkat kata si penjaga menjelaskan, bahwa ukuran yang saya cari tidak ada, karena pakaian yang dijual di FO tersebut memang diperuntukkan untuk ekspor ke Eropa dan Amerika, sehingga ukuran yang ditawarkan pun adalah ukuran orang-orang Eropa dan Amerika yang secara sik memang lebih besar dari saya yang orang Asia.Dari apa yang saya alami

    tersebut, ternyata ukuran pak-aian all size itu tidak meng-gambarkan kecocokan bagi ke-beragaman ukuran dan bentuk tubuh manusia. Sempat terbesit di pikiran saya, apakah all size versi Asia ataupun khususnya versi Indonesia bisa menjamin kecocokan ukuran bagi orang Indonesia seperti saya? Bisa mungkin bisa juga tidak.Berbicara tentang all size,

    saya jadi teringat dengan saha-bat karib saya yang kebetulan seorang Sarjana Hukum. Ia pernah bercerita tentang hu-kum Indonesia yang menganut asas ksi hukum. Menurutnya, fiksi hukum itu berarti per-aturan perundang-undangan yang sudah disahkan oleh negara menjadi berlaku untuk umum, dan tidak ada alasan bagi warga negara untuk tidak mengetahuinya.Dari apa yang diungkapkan

    dan yang dijelaskan oleh saha-bat saya tadi, asas ksi hukum itu sendiri bagi orang awam tentunya akan lebih dekat dan akrab dengan istilah all size dalam ukuran pakaian.Dari pengalaman saya di

    atas, ternyata ada keterkaitan

    antara ukuran pakaian (all size) dan cara pada pandang penerapan hukum di negeri ini. Contoh nyata dari hubungan itu adalah seperti pada kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di daerah Sedau. Kisah kecelakaan itu sendiri saya ketahui ketika saya membaca pemberitaan di salah satu su-rat kabar lokal yang berjudul Usut Tuntas Korban Wisata Rindu Alam (Berkat, 21/9/11 hal. 21). Setelah membaca berita

    tersebut, menarik bagi saya untuk melihat apa yang dis-ampaikan Ketua LSM Citra Bangsa, Hery Junairi SH dalam kritiknya terhadap kecelakaan yang terjadi tersebut. Agar semua pembaca mengetahui, berikut saya akan sampaikan petikan garis besar pemberi-taan tersebut yang memancing saya untuk memberikan sedikit pandangan yang berbeda. Beri-kut adalah petikannya;Jangan hanya asuransi saja

    yang diurus. Berdasarkan UU RI No. 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Ja-lan. Pada Bab VI pasal 2 sangat jelas disebutkan bahwa ayat (1) jalan yang akan dioperasikan harus memenuhi persyaratan laik fungsi jalan secara teknis dan administratif. Pada ayat (2) dikatakan penyelenggara jalan wajib melaksanakan uji kelaikan fungsi jalan terdiri atas unsur penyelenggara jalan. Instansi yang bertang-gungjawab di bidang sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan.Dari kritik yang disampaikan

    oleh Hery Junairi SH tersebut, sebenarnya saya sendiri tidak begitu mempermasalahkan tentang undang-undang dan pasal-pasal yang disebutkan. Bagi saya fiksi hukum atau dalam ukuran pakaian disebut dengan all size itu saya rasa cukup bisa menjelaskan, ke-napa seorang Sarjana Hukum menerapkan pasal-pasal di atas.Bagi saya, kritik yang dis-

    ampaikan oleh Hery Junairi SH itu memang sangat kental, menggambarkan bahwa ada suatu aturan yang berlaku umum yang diterapkan di se-luruh wilayah Indonesia, dan tak lupa pula dengan sanksi yang mengancam bagi pelang-gar aturan tersebut. Bagi saya, disini terlihat cara berpikir all size begitu menonjol dalam menerapkan suatu peraturan hukum terhadap masalah yang dihadapi.Tanpa bermaksud untuk

    membela si pengelola tempat

    wisata itu, secara pribadi saya agak terusik dengan cara pandang berhukum yang seperti itu. Terlebih lagi ketika ada penggunaan salah satu pasal yang menyebutkan Jalan yang akan dioperasikan harus memenuhi persyaratan laik fungsi jalan secara teknis dan administratif. Bagi saya cara pandang seperti ini sangat berbahaya dan hanya akan me-nimbulkan persoalan baru.Bagi saya pribadi, cara pan-

    dang seperti itu agak kurang begitu mengena di hati. Cara pandang seperti itu tentu akan membenturkan sebuah uku-ran-ukuran yang beragam secara paksa ke dalam ukuran yang bersifat umum. Inilah yang saya katakan bahwa dalam menerapkan sebuah hukum sama halnya seperti kita mencari ukuran pakaian yang cocok untuk anak, orang dewasa, orang Asia atau orang Eropa sekalipun.Bagi pembaca yang sering

    atau pernah pulang pergi dari Pontianak menuju Sintang melintasi Jalan Tayan, tentu sudah hafal betul dengan kon-disi jalan yang cukup buruk itu. Sepengetahuan saya, sampai saat ini jalan dari daerah Seka-dau hingga ke Tayan masih sangat jauh dari kata laik.Di benak saya timbul sebuah

    pertanyaan, mengapa jalan yang rusak itu masih diopera-sikan? Bukankah sebenarnya pemerintah mengetahui bahwa jalan yang akan dioperasikan harus memenuhi persyaratan laik fungsi jalan secara teknis dan administratif, bukankah pemerintah juga mengetahui batasan-batasan yang diatur dalam undang-undang lalu-lintas jalan raya?Seperti apa yang pernah

    saya sampaikan dalam tulisan Jangan Salahkan Rok Mini, bukankah permasalahan lalu-lintas jalan itu juga begitu kompleks. Rasanya dengan melihat

    suatu permasalahan dengan menggunakan kacamata un-dang-undang saja menjadikan kita masuk ke dalam golongan orang yang menggunakan kacamata kuda model baru dalam berpikir.Dengan kacamata kuda mod-

    el baru itu, maka kita tidak

    akan bisa menjawab mengapa lalu-lintas dari Sintang menuju Pontianak yang sebagian besar jalannya rusak parah tetap terus berjalan. Permasalahan ini pun men-

    jadi bertambah rumit untuk dijawab ketika dalam kon-disi jalan yang rusak itu, Polisi Lalu-lintas tidak serta-merta menghentikan arus lalu lintas dengan alasan jalan tidak laik pakai.Kenyataan memang terbalik

    dengan apa yang diamanatkan dalam sebuah teks undang-undang. Saya sendiri tidak bisa membayangkan jika un-dang-undang lalu-lintas itu dipaksakan untuk diterap-kan. Dampaknya tentu akan menjadi besar, salah satunya akan sangat terasa dimana kebutuhan hidup masyarakat di bagian perhuluan Provinsi Kalimantan Barat akan menin-gkat drastis. Di sisi lain adalah sektor perekonomian akan terancam lumpuh.M u n g k i n

    kita akan ber-tanya-tanya, apakah un-dang-undan-gnya yang ter-lalu modern, infrastruktur yang t idak siap, penggu-na jalan yang tidak patuh/taat ataukah kompleksitas itu semuanya

    mempunyai pengaruh dalam baik-buruknya lalu-lintas jalan? Saya pikir semua itu memang mempunyai pengaruh dan tem-patnya masing-masing dalam berbagai konteks keunikan permasalahan yang muncul dalam lalu-lintas jalan.Kekerasan hati untuk bersi-

    kukuh dan beranggapan bahwa all size itu sudah cukup untuk menjawab kebutuhan akan perbedaan ukuran dan bentuk tubuh manusia, sesungguhnya hal itu hanya akan menuntun kita pada sebuah tembok keke-cewaan, seperti apa yang saya alami ketika ingin berbelanja di FO. Hemat saya, akan lebih baik

    ketika kita mau melihat sebuah permasalahan yang muncul dari berbagai sudut pandang, sehingga kita bisa lebih arif dalam meletakkan sebuah titik keadilan.

    Penulis adalah warga Kali-mantan Barat

    2

    Redaksi menerima opini pembaca, maksimal 1 halaman kwarto ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: [email protected]

    Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun k omentar Anda tentang la ya nan umum dalam kolom SMS Inter Aktif. Untuk SMS yang be lum di muat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta. HP : 0819-5267-5378HP : 0819-5267-5378

    Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie. Staf Redaksi:Julianus Ratno, Kholil Yahya, Samsul Ari n, Dedi Irawan. Umum dan Personalia: Djailani Kasno.

    Kota Pontianak: Indra Nova Jarta Kusuma. Biro Mempawah: Al Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Yuniardi. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau). Biro Landak: A.Sutarjo (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu:Arman Khairiadi (Jl M Yasin, Putussibau Utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Suhardin (Jl Oevang Oeray Baning Sintang (Lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

    Pracetak/Tata Wajah: Mustaan (Koordinator), Dennis, Defri (ii), Yudi. Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Afrina Rosanty. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasa-ran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Maruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris).

    Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Perce takan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

    Jawa Pos Media GroupHarian

    SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

    Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

    interaktif Minggu, 9 Oktober 2011

    All SizeSampaikan pujian, kritik, saran dan ko-mentar Anda terkait pembangunan dan kebijakan di Kota Pontianak. SMS Anda akan dijawab langsung oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji SH MHum.

    Aspirasi Warge Kote Pontianak

    HP:0819-5267-5378

    Assalamualaikum wr. wb. Pak Wako yang saya hormat. Disini perlu saya informasikan kepada Bapak, bahwa SDN 60 Pontianak Barat masih kekurangan lokal, karena ditempati Kantor Dinas UPT Kecamatan. Hal seperti ini sebenarnya tidak perlu terjadi, kan tidak

    cocok kantor di rumah sekolah. Dan kedua tolong diperiksa dana BOS. Masa dana BOS untuk tenaga honor banyak lagi, ini kan sudah tidak benar

    81345234505 6-9-2011 10.35

    Pak wali yang terhormat. Saya ini Sahmadi Efendi Ketua Gapoktan Sei Beliung Kecamatan Pontianak Barat, tolong perhatikan Gang Ilham Rt 06/Rw 027 masih jalan tanggul sekitar 300 meter, sudah pernah ngajukan proposal, tapi belum ada realisasinya sampai sekarang. Terimakasih, mo-hon maaf lahir dan batin.

    08539320720212-9-2011 09.05

    Oleh : Hendrasyah Putra

    PINDAH ALAMATMulai 11 September 2011

    Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak

    Jl. P

    ahla

    wan

    To

    l Kap

    uas

    I

    Jl. Tanjungpura

    Hotel Garuda

    ARIA TOUR

    577868

    TELEPON PENTING

    Rumah Sakit

    RS. Soedarso 737701RS. St. Antonius 732101RS. YARSI 739685

    Poltabes Ptk 734900Polsek Ptk Kota 7558880Polsek Ptk Barat 774766Polsek Ptk Selatan 736184Polsek Ptk Timur 742910Polsek Ptk Utara 883126

    Din Kebakaran Kota 730897PMK PB 736344PMK Bintang Timur 585511PMK Merdeka 7171666PMK Sei Raya 7159596

    Pemadam Kebakaran

    PDAM

    PDAM 767999

    Polisi

    Kriiiing....!!!!

    ASALAHM

    Prihatin atas munculnya beberapa fenomena kekerasan yang mengatasnamakan agama, terutama Islam, intoleransi tengah terjadi. Bila dikaji, akar dan asal dari semua aksi teror itu tidak hanya soal doktrin agama, tapi juga bisa disebabkan ketidakadilan dan kemiskinan serta merosotnya moral yang menimpa hampir semua bangsa.

    0813454796827-10-2011 11.24

    ANGGAPANT

    Bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah, belum lama ini telah mengusik ketenangan ma-syarakat. Tindakan antisipasi dilakukan di Kalbar melalui razia ancaman teror dan masuknya barang-barang ilegal via Bandara Supadio.Pada masa lalu, isu keamanan tradisional cukup menonjol, yakni

    yang berhubungan dengan geopolitik dan geostrategi, khususnya pengaruh kekuatan blok barat dan blok timur. Saat itu, kekhawatiran dunia terutama pada masalah pengembangan kekuatan militer dan senjata strategis serta hegemoni.Isu keamanan pada dekade terakhir makin kompleks dengan

    meningkatnya aktivitas terorisme, perampokan dan pembajakan, penyelundupan, imigrasi gelap, penangkapan ikan secara ilegal, dan kejahatan lintas negara lainnya. Bentuk-bentuk kejahatan tersebut makin kompleks, karena dikendalikan oleh aktor-aktor dengan jaringan lintas negara yang sangat rapi, serta memiliki kemampuan teknologi dan dukungan nansial. Menurut Anda?

    ARGAWTambah Satu Pak

    SBY kata reformasi birokrasi dan tata kelola, pening-katan pelaksanaan upaya kesehatan dan persentase ketersediaan obat dan penanggulangan kemiskinan. Mulai 2011 SBY berharap semua pihak harus mengem-bangkan dan mendayagunakan potensi yang dimiliki, sehingga mulai 2011 dilakukan percepatan dan per-luasan pembangunan ekonomi dengan membangun koridor dan zona ekonomi serta klaster industri.Saya tambah satu Pak, basmi korupsi dan minta duit,

    semua izin usaha, IMB dimudahkan birokrasinya, beri sanksi kalau tak beres. Ok Equator siip.

    081256339332011-2011-2011 11.27

    Kasihan PenyidikAda apa dengan Sg Pak Kejari Sambas. Kasihan den-

    gan penyidik Polres Sambas dan sudah berusaha keras mengungkap kasus tentang penyerobotan tanah Pau. Sangat lucu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sambas mengatakan, bahwa tidak ada orang dirugikan. Tentu ada orang dirugikan maka melapor ke Polres

    Sambas. Menentukan salah benarnya Pak Kejari Sambas kita tunggu di depan majelis hakim. Kalau memang begitu Pak Kejari tidak ada orang dirugikan. Lebih baik orang kecurian oleh maling jangan lapor polisi.Berarti ini sama juga kasus Sg jelas-jelas Pau punya

    bukti sertipikat tanah dan Sg selaku penyerobot buat sertipikat ke BPN menggunakan/memalsukan dokumen bekerja sama dengan Kades Lumbang Mus. Apa ini tidak salah melawan hukum?. Ada apa dengan Kasi Pidum Kejari Sambas minta Ke-

    pala Kejaksaan Tinggi segera dipindahkan, karena Kasi Pidum Sambas sudah cukup lama bertugas di Sambas. Sudah berapa kali ganti Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar dan Kejari Sambas, oknum jaksa I masih tidak pindah.

    08534964067629-9-2011 23.57

    Bantah Sana-siniHidup semakin susah, pemerintah tidak memikirkan

    rakyat kecil, pejabatnya pada korupsi semua. Yang salah tertawa yang benar dipenjara, dasar wong edan, setan gundul, bantah sana bantah sini. Mau masuk mobil lambai tangan. memang kurang ajar.

    0852460983042011-2011-2011 17.36

    Kenikmatan Sesaat Kemerdekaan Indonesia sekarang dan saat ini telah

    dipermalukan oleh para koruptor. Wahai para koruptor kenikmatanmu hanya sesaat,

    tidak malukah kamu kepada sumpah jabatanmu dulu sewaktu kau dilantik.Tuhan akan murka kepadamu karena rakyat miskin

    sengsara tambah sengsara. Ingatlah para koruptor? doa yang teraniaya pasti makbul.

    0821493220882011-2011-2011 23.47

    Proyek HukumKepada yang terhormat lembaga hukum dan HAM

    serta lembaga hukum seperti Kejaksaan Negeri Ponti-anak khususnya, mengapa dalam pengurusan Surat BA 8 sepertinya dipersulit dalam pengurusannya. Apakah harus pakai uang ya dalam pengurusannya

    agar surat BA 8 itu dikeluarkan. Apakah ini merupakan proyek hukum yang ada di Rutan Pontianak.Tolong dicek ke lapangan, ini fakta yang ada. Seha-

    rusnya Surat BA 8 ini adalah haknya para narapidana. Kenapa masih ditahan di PN dan di Kejaksaan tidak dikeluarkan bagi tahanan yang sudah putus hukuman. Atas pengertiannya sekian dan terimakasih.

    0852494265532011-2011-2011 10.47

    Saya SependapatMenanggapi koran Equator tanggal 29 September

    2011 di halaman Interaktif menyangkut Marwah Partai. Saya sependapat dengan teman yang di Partai Golkar. Dari M Hasbi Tebas, Kabupaten Sambas.

    0852452230262011-2011-2011 12.29

    All Size

  • - Melayani Carter Dalam & Luar Kota- Pengiriman Barang

    Pontianak - SanggauPontianak - Sanggau

    ARIS TAXI

    Telp (0561) 3305303Hp : 085245502235

    081522675500Sanggau

    Kantor Cabang : Jl. Ahmad Yani No. 24

    (Samping Hotel Merpati)

    Telp : (0561) 7161816 (0561) 779655Hp : 081256271689PontianakKantor Pusat :Jl. Tabrani AhmadKomp : Hasia Permai No. B 8

    Hubungi: YAYATHp: 08125721381 / 085252465555

    RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

    Proses Mudah dan Cepat

    DPMURAH

    194 jt

    RANGER RAS CABINRANGER RAS CABIN

    280 jtFORD FIESTAFORD FIESTA

    Cashback s/d

    25 jtCashback s/dCashback s/d

    2525 jt jt Kunjungi Workshop Kami :Kunjungi Workshop Kami :

    Lebih 1000 Model Undangan Terbaru Lebih 1000 Model Undangan TerbaruMelayani :Melayani :

    Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Cetak Yasin, Kop, Bon, Nota, Digital PrintingDigital Printing

    Aneka Souvenir Kawinan Aneka Souvenir Kawinan ( Ratusan Model Ready Stock) ( Ratusan Model Ready Stock)

    PERCETAKAN ANUGRAHPERCETAKAN ANUGRAHJl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 PontianakJl. Kh. Wahid Hasyim No. 60 PontianakTelp. (0561) 7057240, 7537420Telp. (0561) 7057240, 7537420(Depan Supermarket Asoka Baru)(Depan Supermarket Asoka Baru)

    PERCETAKAN ADIPERCETAKAN ADIJl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung SahariJl. H. Rais A. Rahman Gg. Gunung SahariNo. 21 Pontianak Telp. 7183366, No. 21 Pontianak Telp. 7183366, 081282587257, (Belakang Garuda Mitra)081282587257, (Belakang Garuda Mitra)

    Undangan && SouvenirSouvenircetakcetak

    Promo Tepat SasaranPasang 6 x Terbit 7 KaliPasang 25 x Terbit 30 Kali

    * Syarat dan Ketentuan Berlaku

    Kontak Person Kontak Person ::DenyDeny 0811570832 0811570832

    JaizJaiz 085245411544 085245411544Of ceOf ce : 0561-721229 : 0561-721229

    Buat apa Bayar Mahal Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya SamaKalau hasil nya Sama

    REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH

    Kardiansyah081257282270085654400673

    Tenor 5 Tahun

    Dp 10 %( FREE Angsuran 1 Bln)

    Hubungi :

    Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!Daihatsu Sebar Hadiah Terbesar!

    Innovation for Tomorrow

    Bunga 5,1*%Angsuran Cuma

    3 Jt-an

    DITANGANI LANGSUNG OLEHSHINSHE MURSYID AL MUDAWALI

    HP. 081345500116Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19Samping Ramayana Mall Pontianak

    Buka: 08.00-20.00 WIB

    EJAKULASI DINI LEMAH SYAHWAT MANI ENCER IMPOTEN PROSTAT HERNIA KANKER PAYUDARA KANKER RAHIM KEPUTIHAN TERLAMBAT DATANG BULAN BELUM PUNYA KETURUNAN KISTA AMANDEL ASAM URAT MATA RABUN FLU/PILEK MENAHUN TELINGA BERNANAH AMBAYEN/WASIR STROKE DIABETES GINJAL TUMOR LIVER REMATIK GONDOK POLIP AYAN MAAG SIPILIS JANTUNG ASAM URAT ASMA DARAH TINGGI/RENDAH EXIM/GATAL-GATAL

    IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

    THERAPY

    Hanya Hanya Rp15.000/hariRp15.000/hari

    JOHANES 0812566061250561 753897 7

    Proses

    MUDAH & CEPAT

    '3-XWDDQ

    '3

    SWIFT-APV-SX4-X OVER

    DISCOUNT s/d 25 Jutaan

    Khusus menjual :

    Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak

    (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin)Telp. (0561) 743999

    Xenia VVT-iXenia VVT-i

    L U X I O

    TERIOS SIRION LUXIO GRAN MAX PU/MB

    Innovation for Tomorrow

    Gran Max Pick up

    Hub: SUI JIN 081257472700561-7062289

    DapatkanCash Back

    s/d 15 jt

    DP mulai10 %

    DP mulai 10%

    Buruan Beli DaihatsuBuruan Beli DaihatsuDapatkan Promo Dapatkan Promo Undian Undian DAHSYATDAHSYAT Promo Undian Bulan Promo Undian Bulan Juni S/d Oktober 2011Juni S/d Oktober 2011

    Rp. 950.000,-Rp. 950.000,-

    Jl. Tabrani Ahmad No. 16-19Sui Jawi Dalam Pontianak Barat

    Telp : (0561) 773672HP : 0811563377

    Melayani :1. Pelatihan mekanik motor reguler2. Pelatihan mekanik mobil reguler3. Pelatihan analisa engine dgn

    komputer/Scanner EFI4. Penyediaan alat Scanner EFI5. Service mesin EFI, Reset Oil,

    Mobil : Asia, Amerika dan Eropa

    Full ac

    LEMBAGA PELATIHAN KERJA SWASTA

    Hubungi : Apotik Sinar Darma

    Jl. Ampera 88 B Surabaya( Pasar Wonokromo)

    Hp 08125095088

    Obat Telat BulanObat Telat Bulan

    Anda telat ??? Produk Import baru 486 pil.

    untuk telat bulan 5- 7 jam di jamin lancar. Aman &

    Bergaransi sampai tuntas

    Hubungi: SUN0561-7505158

    YM/email: [email protected]

    MenerimaMenerima Service PanggilanService Panggilan

    BERGARANSI

    TV, Mesin Cuci, AC, Kulkas, dllJUAL SOUND WALET

    LPKS Yayasan Bangun Harja

    Kami lembaga resmi membutuhkan calon tenaga kerja wanita untuk dilatih menjadi Baby Sitter & PRT, yang akan disalurkan bekerja khusus kota Pontianak, dengan gaji awal Rp. 750.000/bulan.Persyaratan pendafaftaran: Usia 17-35 tahun Pendidikan Min.bisa baca tulis(PRT),SMP/ SMA(baby sitter) Fotocopy KTP/KK/Identitas lainnyaFasilitas selama pelatihan : Tempat tinggal,mandi,makan & minum Tidak dikenakan biaya pelatihan(gratis) Ada Tunjangan Hari Raya(THR) Dapat libur 2 hari/bulan Cuti hari raya selama 6 hari

    Untuk informasi dan pendaftaran, dapat menghubungi kantor kami:

    Jl. Pak Beceng No. 98 Kota Baru P O N T I A N A K

    Telp.(0561)7082408/085245595501 0821 5000 39990813 4536 3777KAMARUDIN

    TYPE DP ANGSURAN

    PICK UP 17.500.000.- 2.454.000.-PICK UP 17.500.000.- 2.454.000.-APV 17.970.000.- 4.220.000.-APV 17.970.000.- 4.220.000.-SX SX Over 27.460.000.- 5.810.000.-Over 27.460.000.- 5.810.000.-Karimun Estillo 15.000.000.- 4.640.000.-Karimun Estillo 15.000.000.- 4.640.000.-Splash 15.210.000.- 4.260.000.-Splash 15.210.000.- 4.260.000.-

    3Minggu, 9 Oktober 2011EtalaseEtalase

    De Fafas, Bisnis Sampingan De Fafas, Bisnis Sampingan Hasilkan Jutaan RupiahHasilkan Jutaan Rupiah

    SIAPA bilang seorang ibu rumah tangga tak bisa memi-liki pendapatan jutaan rupiah dari usaha sampingan. Salah satunya adalah Fina. Pelaku bisnis kerajinan kain dengan bermerek De Fafas ini berhasil mendapatkan omset puluhan juta dari keterampilan menjahit yang dikuasainya sejak kecil.Bermula dari hobinya men-jahit, ibu rumah tangga ini senang membuatkan baju un-tuk anak-anaknya. Bahkan seperti dikutip dari laman bisnisukm, hampir semua baju anaknya merupakan hasil ja-hitan Fina sendiri. Dari keg-emarannya menjahitkan baju untuk buah hatinya, teman-te-man Fina mulai tertarik untuk memesan pakaian untuk anak mereka.Sehingga pada tahun 1997, bermodalkan uang Rp 300.000 Fina memulai usaha pembua-tan pakaian anak. Prospeknya pun cukup bagus, setiap baju anak buatannya selalu habis terjual.Melihat bisnisnya semakin diminati, ibu empat orang pu-tri ini mencoba beralih untuk membuat pakaian wanita de-wasa. Karena peminat pakaian wanita lebih tinggi dibanding-kan peminat pakaian anak. Namun usaha ini tidak berja-lan lama, Fina merasa bosan dengan aktivitasnya membuat pakaian wanita yang mem-butuhkan variasi model dan pernak-pernik yang begitu ban-yak. Akhirnya Fina mencoba berkreasi lagi dengan mencoba

    membuat kerajinan berbahan kain, seperti tas, dompet hand-phone, tempat pensil, tudung galon, tutup kulkas dan taplak meja. Dan dari kerajinan kain inilah, mampu mengantarkan ibu rumah tangga ini menuju kesuksesannya dalam men-jalankan bisnis sampingan.Setelah menekuni bidang kerajinan kain, kreativitas dan keahlian Fina semakin menin-gkat. Sehingga membuat Fina berhasil mendapatkan bantuan permodalan sebesar Rp 10 juta dari PT Angkasa Pura, yang mengelola bandara tempat sua-minya bekerja. Fina yang awal-nya hanya bisa memproduksi 10 macam produk, kini telah berhasil menciptakan 25 je-nis produk kerajinan dengan brand De Fafas.Produk De Fafas yang dita-warkan kini telah berkembang sesuai dengan permintaan pasar saat ini, dan Ia selalu berinovasi untuk menambah-kan produk-produk baru. Mis-alnya saja produk kerajinan kain berupa rak sepatu anak, sajadah dan mukena anak, tas untuk peralatan toilet, bantal dan tas laptop. Selain produknya yang bervariasi, harga yang ditawarkan pun cukup variatif. Mulai harga Rp 5.000 untuk tempat pensil sampai Rp 175.000 untuk har-ga tas laptop ukuran besar.U n t u k m e m a s a r k a n produknya, dilakukan dengan strategi promosi melalui ber-bagai pameran. Dari kegiatan tersebut, Fina berusaha untuk

    mengenalkan produknya ke pasaran yang lebih luas. Di samping itu, De Fafas juga membuka gerai di Bintaro, yang buka setiap hari Sabtu dan Minggu. Sehingga ma-syarakat semakin mengenal produk De Fafas.Kerja keras Fina dalam men-jalankan bisnis sampingan disela-sela kesibukannya men-

    jadi ibu rumah tangga, rupanya tidak sia-sia. Semakin hari bisnisnya se-makin maju. Dengan bantuan 11 karyawan yang membantu proses produksi kerajinan kain, kini ibu rumah tangga ini berhasil meningkatkan omset-nya menjadi Rp 60 juta Rp 80 juta per bulannya. Bahkan pada momen tertentu, seperti

    menjelang Lebaran omsetnya meningkat hampir dua kali lipat hingga Rp 150 juta per bulan.Kisah kesuksesan De Fa-fas sebagai bisnis sampingan Fina, yang menjadi ibu rumah tangga, semoga bisa menjadi inspirasi bisnis bagi para ibu di rumah. Semoga bermanfaat dan salam sukses. (bkm)

    PEKANBARU. Kabid Pengembangan Perkebunan, Dinas Perke-bunan Riau, Darmayulis mengingatkan petani sawit untuk berhati-hati dalam memilih bibit perkebunan sawit. Sebab, bibit palsu atau bibit tidak unggul dan tidak berserti kat merupakan musuh paling berbahaya bagi petani sawit. Dikatakannya, kalau petani membeli bibit palsu dan ditanam, maka petani akan menanggung seriko yang paling besar. Hasil produksi sawitnya tidak maksimal atau bahkan tidak berproduksi sama sekali.Darmayulis mengatakan, sekarang kondisi ini banyak di-alami para petani. Mereka, terjebak dengan bibit palsu yang memang banyak beredar di pasaran saat ini. Sementara, sulit untuk membedakan mana bibit palsu yang tidak unggul dengan bibit unggul yang berserti kat. Apalagi, bagi kalangan petani yang awam dengan ciri-ciri bibit palsu. Banyak petani yang sulit membedakan bibit palsu dengan bibit yang asli. Karena memang sulit untuk membedakannya, tutur Darmayulis.Dinas Perkebunan memang tidak bisa berbuat banyak un-tuk menekan itu. Namun untuk meminimalisir jumlah petani pekebun kelapa sawit yang terjebak dengan bibit palsu, Dinas Perkebunan Riau menyarankan, agar dalam pembelian bibit untuk berhati-hati. Para petani pekebun kelapa sawit bisa meminta bantuan pada UPT pengawasan Dinas Perkebunan. Kalau ada yang mau beli bibit, agar tidak terjebak dengan bibit palsu, petani bisa minta bantuan UPT Dinas Perkebunan, tambahnya lagi.Terjebak dengan bibit palsu memang sangat berbahaya. Apalagi, itu telah ditanam, banyak kerugian yang akan dialami petani. Sementara untuk hama sawit sendiri, yang paling ban-yak ditemukan hama ulat api. Tetapi dengan menggunakan racun yang ada, bisa diatasi. Kalau hama bisa diatasi, tapi bibit palsu, sulit, ujarnya.Diakuinya, perkembangan perkebunan kelapa sawit, ban-yak di tingkat petani dan swadaya masyarakat dibandingkan dengan milik perusahaan. Karena itu, petani harus berhati-hati dan rajin mencari informasi tentang bibit sawit yang unggul. (jpnn)

    Bibit Palsu Hantui Petani Sawit

    JAKARTA. Pemerintah akan mempatenkan ikan arwana sebagai ikan asli Indonesia di dunia internasional. Begitu penegasan Menteri Kehutanan Zulki i Hasan. Betul, arwana adalah satwa asli Indonesia termasuk satwa yang dilind-ungi, kata Zulki i. Seperti di-lansir dari detik nance, Jumat

    ((7/10), Zulkifli mengatakan upaya mempatenkan ikan ar-wana untuk melindungi ikan tersebut. Selama ini Indonesia memiliki beberapa jenis ikan arwana yang cukup populer di dunia. Tujuannya melind-ungi satwa asli Indonesia, ucapnya. Ikan arwana yang ada di Indonesia mencakup

    jenis sclerofages Jormo-sus yang meliputi arwana merah keemasan atau golden red, arwana merah atau super red, dan arwana hijau. Selain itu ada jenis sclerofages atau jenis arowana Irian.Permohonan hak paten inter-nasional itu akan disampaikan melalui World Intellectual

    Properly Organization (WIPO). Permohonan hak paten sebel-umnya diusulkan oleh Arowana Club Indonesia kepada kemen-terian kehutanan.Secara hukum Indonesia, ikan arwana hewan yang dil-indungi pemerintah sesuai dengan Undang-undang No-mor 5 Tahun 1990 tentang

    Konservasi Sumberdaya Alam Hayati. Kementerian kehuta-nan telah membuat tim yang akan melakukan pembuktian ikan itu asli dari Indonesia se-belum diajukan ke WIPO. Tim tersebut terdiri dari Kement-erian Kehutanan, LIPI, Kemen-terian Hukum dan HAM serta perguruan tinggi. (dtc)

    Indonesia Patenkan Ikan Arwana

  • PONTIANAK . Walikota Pontianak, H Sutarmidji SH, MHum menuturkan, segera menggelar isbat nikah massal bagi pasangan suami, dan is-tri yang belum mengantongi surat nikah. Kegiatan bagi pasangan suami, dan istri yang hanya terikat hubungan nikah sirih ini berdampak pada masa anak dan hak-hak istri.Banyak pasangan suami istri di Kota Pontianak tidak sah secara hukum positif. Makanya Kemungkinan ta-hun depan kita laksanakan isbat nikah massal, kata Sutarmidji, beberapa waktu lalu.I s b a t nikah

    massal diutarakan Mijdi, bu-kan perkawinan baru. Tetapi mereka yang telah terikat dalam perkawinan namun ti-dak memiliki surat nikah. Se-cara agama sah, tapi hukum positif belum. Dan ini hanya untuk perkawinan pertama. Bukan nikah kedua atau yang berpoligami, ujarnya.Dikatakan Midji, isbat ni-kah massal dilakukan karena dirinya prihatin, masih ban-yak yang menikah siri di Kota Pontianak. Justru yang men-jadi korban adalah istri dan anak-anaknya nanti, ketika sang suami berpoligami.Istri dan anak tidak akan mendapatkan warisan jika saja pada perkawinan kedua suami melakukannya den-gan sah secara hukum positif. Ternyata suami menikah lagi dengan cara resmi. Istri pertama dan anaknya tidak akan diakui negara. Mereka tidak berhak mendapat-kan warisan nanti, pa-

    parnya.B e g i t u j u g a dengan m a s a depan anak . J i k a

    melakukan nikah siri, anak tidak akan bisa membuat akta kelahiran. Dampaknya ketika dia bersekolah atau mengurus identitas kepen-dudukan lainnya.Semuanya itu baru dapat dipenuhi jika mengantongi akta kelahiran. Midji men-gatakan, ada komunitas atau etnis tertentu di Kota Pontianak yang mendomi-nasi angka perkawinan tanpa surat nikah ini. Meski sah secara agama tetapi mereka belum tahu dampaknya ke depan. Ini yang menjadi per-hatian kita agar perempuan dan anak di Kota Pontianak mendapatkan hak-haknya, ucapnya.Secara resmi, isbat ni-kah menelan biaya Rp 600 hingga Rp 1,2 juta. Dengan cara massal Sutarmidji ber-harap, biaya dapat ditekan untuk meringankan beban masyarakat. Karena mahal, makanya banyak yang tidak mau dan belum sanggup membayarnya, katanya.Isbat nikah massal send-iri, dapat saja nanti dilaku-kan di Pontianak Conven-tion Center (PCC). Puluhan atau ratusan pasangan itu di sidang di tempat dan diisbat. Kalau saya jadi ha-kimnya gampang. Satu hari mungkin bisa 300 pasang diisbat, tegasnya. (jul)

    PONTIANAK. Banyak cara mengisi liburan akhir pekan. Tak hanya sekadar berjalan-ja-lan atau bertamasya, olahraga pun bisa menjadi salah satu al-ternatif mengisi liburan setelah bekerja selama sepekan.Begitulah rutinitas yang di-lakukan Komunitas Pegawai Naik Sepeda (PNS), komunitas yang terbentuk dari kumpu-lan pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak yang hobi bersepeda. Sebab setiap hari Sabtu dan Minggu pagi, para anggota PNS berkumpul di de-pan Kantor Walikota Pontianak atau zona Car Free Day Jalan Ahmad Yani.Sehari sebelumnya, anggota komunitas PNS diberitahukan melalui short message service (SMS), untuk berkumpul keeso-kan harinya bersepeda bareng menyusuri Kota Pontianak hingga ke wilayah kabupaten sekitar. Dengan mengenakan kaos polo berwarna merah dan bertuliskan PNS, Pegawai Naik Sepeda, Korpri Maju Terus seolah memberikan semangat kepada anggota komunitas un-tuk giat berolahraga sepeda.Ketua Komunitas PNS, Dede Aries Darmawan mengatakan setiap akhir pekan dirinya ber-sama anggota komunitas rutin menggelar bersepeda bareng baik itu hari Sabtu maupun Minggu. Kita rutin bersepeda bareng selain untuk mengisi liburan akhir pekan juga se-bagai ajang silaturahmi antar sesama anggota Komunitas PNS, ujar Dede usai bersepeda bareng menyusuri jalanan Kota

    Pontianak hingga ke Bandara Supadio, Sabtu (8/10) pagi.Dede menambahkan, kegiatan bersepeda bareng ini sebagai langkah awal, mengampa-nyekan bersepeda di kalangan pegawai maupun masyara-kat luas. Dengan bersepeda, paling tidak kita ikut peduli terhadap lingkungan karena mengurangi penggunaan kend-

    araan bermotor yang menim-bulkan polusi udara, ungkap pria yang murah senyum ini.Menurut dia, Komunitas PNS ini juga merupakan wadah untuk menjalin kebersamaan dan kekompakan antar sesama pegawai. Banyak manfaat yang kita dapat dengan ke-giatan ini misalnya kita bisa saling mengenal satu sama

    lain, saling sharing baik dalam hal hobi maupun pekerjaan. Dan yang pasti badan kita sehat, lingkungan pun ber-sih dari polusi udara, jelas Dede yang juga menduduki jabatan salah satu Kasubbag di Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Pontianak ini.Dia berharap, Komunitas PNS ini bisa terus aktif menggelar

    kegiatan ini secara rutin dan anggotanya semakin hari di-harapkan semakin bertambah. Kita membuka selebar-leb-arnya bagi siapa saja, khususnya pegawai tidak hanya di Pemkot tetapi instansi lain yang ingin bergabung, silakan mendaf-tarkan diri di Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pontianak sebagai koordinator , jelasnya.Senada dengan Dede, salah seorang anggota Komunitas PNS yang aktif mengikuti ke-giatan ini, Peby menuturkan sebelum tergabung dalam komunitas ini dirinya rutin bersepeda setiap akhir pekan. Sebelumnya saya bersepeda sendirian, kalau pun di jalan bertemu dengan rekan yang dikenal baru kami bersepeda beriringan. Tapi sejak terben-tuknya komunitas PNS, saya merasa senang karena bisa bersepeda bareng dengan te-man-teman kantor, tutur Peby.Demikian juga Salelah, anggota Komunitas PNS yang gemar bersepeda ini mengungkapkan rasa senangnya karena memi-liki wadah untuk bisa saling berbagi baik mengenai hobi bersepeda atau hanya sekadar bercengkerama.Kalau biasanya pada hari kerja kita bertemu hanya bertegur sapa, dikarenakan kesibukan kerja. Tapi dengan berkumpul di komunitas ini kita bisa lebih akrab, dan saling mengenal satu sama lainnya, pungkas pria yang berdomisili di Sungai Raya Dalam ini. (jul)

    4Minggu, 9 Oktober 2011Pro PontianakKampanye Komunitas PNSAkhir Pekan dengan BersepedaPONTIANAK . Wakil Ketua DPRD Kota Ponti-anak, Arif Jhoni Prasetyo

    mengusulkan, Pemkot menetapkan sebuah seko-lah berpendidikan karak-ter. Pendidikan karakter penting menjadi bagian dari program pendidikan nasional, sehingga perlu percepatan pelaksanaan-nya.Diknas hendaknya sege ra mene tapkan sekolah tertentu, men-jadi proyek percobaan pendidikan karakter di tingkat kota Pontianak, kata Arif.Dikatakan Arif, jika di tingkat provinsi, Kota Singkawang ditetapkan sebagai proyek percobaan, maka di tingkat kota juga mesti ada yang ditetapkan dan dipublikasikan. Selain itu mengenai pendidikan karakter, harus disosia-lisasikan kepada seluruh pemangku kepentingan. Kepada murid, orang tua dan masyarakat. Gunanya adalah untuk percepatan itu, tegas Arif.Ia menjelaskan, ada pun jenjang sekolah yang ditetapkan atau ditunjuk sebagai proyek percobaan tersebut meliputi seluruh jenjang pendidikan. Mulai dari sekolah TK, SD, SMP dan SMA. Masing-masing dipilih satu sekolah.Tidak harus sekolah negeri, bisa saja sekolah negeri atau sekolah swasta. Nantinya sekolah yang telah ditunjuk tersebut akan menerapkan pola pendidikan karakter yang telah ditetapkan dan dimonitor, serta hasil pelaksanaannya akan di evaluasi secara bertahap, katanya.Pendidikan karakter sangat penting, karena persoalan saat ini memang tengah menjadi keprihatinan masyara-kat. Sebab seperti budaya hormat terhadap guru, dan sopan-santun lainnya oleh siswa sekarang ini memang sudah luntur.Dulu, sosok guru demikian dihormati, baik oleh murid-muridnya maupun masyarakat. Namun kondisi yang ter-jadi akhir-akhir ini menyiratkan, penghormatan terhadap sosok guru atau pendidik telah luntur, tutur Arif.Karena itu, Arif berharap, sejumlah sekolah yang telah ditunjuk untuk menerapkan pendidikan karakter. Sehingga dapat menanamkan nilai-nilai yang menjadi budaya, dan karakter bangsa secara baik kepada seluruh siswanya. Secara bertahap, sekolah yang ditunjuk akan menularkan kepada sekolah-sekolah lain sehingga terjadi percepatan, katanya. (jul)

    PKS Usulkan Sekolah Berpendidikan Karakter

    PONTIANAK. Anggota DPRD Kota Pontianak, Alwi Almu-tahar SSos, MSi mendukung rencana pembangunan mar-kas Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kawasan Kecamatan Pontianak Timur.Markas bagi BNN yang ter-letak berdampingan dengan Polsek Pontianak Timur ini penting, agar bisa memonitor-ing dan memerangi peredaran narkoba di kawasan tersebut. Narkoba merupakan racun yang secara perlahan bisa merusak generasi penerus bangsa, tutur legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

    Pemberantasan narkotika di Kalbar, memang banyak mendapat apresiasi dari pihak terkait. Tidak hanya pihak kepolisian untuk menangani kasus peredaran narkotika atau obat-obat terlarang tersebut.Pernyataan yang dilontarkan Alwi cukup beralasan, karena peredaran narkotika di Kota Ponti-anak sudah cukup besar. Sehingga penting bagi para petugas dan masyarakat, untuk bersama-sama memerangi narkotika.Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus narkotika di wilayah Pontianak Timur sudah sangat meresahkan ma-

    syarakat, terutama di wilayah beting. Walau beberapa jajaran aparat penegak hukum kerap kali melakukan penyisiran di lokalisasi tersebut. Tetap saja para bandar beraksi di sekitar tempat tinggal warga.Tidak hanya faktor lokasi, masyarakat setempat pun di-tuding telah menghalang-ha-langi kinerja petugas dalam memberantas, dan menggiring para bandar, tutur Kapolsek Pontianak Timur, Bibit Triyono, dalam sebuah media massa beberapa waktu lalu.Untuk itu, lanjut Bibit, pro-gram dirinya akan memberikan

    dukungan penuh terhadap pembangunan markas BNN. Jika bangunan tersebut telah rampung, pihak kepolisian se-tempat dan anggota BNN akan bekerjasama menindak tegas peredaran narkotika.Sesuai struktural, anggota BNN akan bekerjasama dengan jajaran Kepolisian disini. Untuk itu, kami selaku penegak hukum akan mendukung penuh keg-iatan tersebut. Semoga pemban-gunannya cepat rampung akhir tahun ini, jadi pemberantasan narkotika di wilayah Pontianak Timur dapat diminimalisir, tan-dasnya. (jul)

    Dukung Pembangunan Markas BNN

    Pemkot Segera Gelar Nikah Massal

    Pasangan Banyak Tak Miliki Surat Nikah

    Arif Jhoni Prasetyo

    Anggota PNS berkeliling kota Pontianak. Julianus Ratno/Equator

    H Sutarmidji SH, MHumH Sutarmidji SH, MHum

    Barang-barang hasil pengeledahan di Kampung Beting. DOKUMEN

  • SEJAK dulu kala, Bumi Dara Nante (julukan Sanggau) merupakan, sebuah kabupaten yang sebagian wilayahnya di-belah sungai Kapuas. Tak ayal, wilayah kabupaten ini menjadi terpisah dua bagian.Karena wilayah kabupaten ini terbilang sangat luas. Maka, dampaknya rentang akses transportasi dari satu wilayah ke wilayah lain terbilang jauh. Terlebih lagi bagi wilayah yang berada di sepanjang pesisir Sungai Kapuas ini. Sehingga, lebih dominan menggunakan sarana transportasi air, untuk proses penyeberangan atau berhubungan satu sama lain-nya.Seiring dengan perkemban-gan waktu dan zaman. Sarana angkutan air itu, semakin tak populis. Pasalnya, kini berb-agai wilayah pedesaan sudah mempunyai akses jalan darat. Kendatipun, masih bersifat fungsional. Namun, jauh lebih dekat dan irit dalam segi eko-nomis.Berbagai wilayah yang be-

    rada di seberang daratan den-gan pusat kota Sanggau yakni Penyelimau, Desa Lintang Pela-man, Lintang Kapuas, Entakai, Inggis, Balai Nanga, Sungai Muntik. Khususnya yang be-rada di wilayah Kecamatan Kapuas, Sanggau.Beberapa wi layah ini , yang menjadi perhatian kita. Bagaimana untuk membuka isolasi transportasinya. Khusus untuk jalur jalan darat, demi untuk kelancaran transpor-tasi, kata Wakil Bupati Sang-gau, Paolus Hadi S Ip, M Si, kemarin.Diketahui, untuk pembangu-nan jembatan penyeberangan kembali. Jelas tak mungkin dilaksanakan. Soalnya, kini sudah berdiri kokoh jembatan di kawasan Semuntai. Terlebih lagi, tak sedikit merogoh dana untuk pembangunan tersebut. Kita konsen membuka jalur darat dulu. Ini yang lebih te-pat, timpalnya.Mencermati kondisi itu, Pemkab Sanggau sejak be-berapa tahun belakangan ini,

    semakin gencar membuka akses jalan darat. Disamp-ing dianggarkan dalam APBD Sanggau tiap tahunnya.Namun, juga melaksanakan kerjasama dengan berbagai perusahaan perkebunan yang berada di wilayah tersebut. Untuk membuka akses jalan menuju ke berbagai wilayah pedesaan hingga dusun yang tersebar di wilayah tersebut.Tiap tahun kita anggarkan. Hasilnya lumayan dan sudah bisa menjawab keluhan ma-syarakat. Akses masyarakat menjadi lancar. Kita juga me-minta perusahaan memerhati-kan akses jalan menuju pemu-kiman warga, tuturnya. Bukan itu saja, berbagai wilayah tersebut menjadi salah satu prioritas bagi Pemkab Sanggau, untuk membangun sarana dan prasarana lainnya. Diantaranya, sarana kesehatan, pendidikan dan infrastruktur dasar yang menyentuh lang-sung dengan kepentingan masyarakat. Pria asal Jangkang ini men-

    egaskan, Pemkab Sanggau dari waktu ke waktu, kian mem-pertegas arah pembangunan di Bumi Dara Nante. Khususnya untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.Kebutuhan dasar yang di-maksud diantaranya bidang pendidikan, kesehatan, infra-struktur jalan, air bersih serta sarana dan prasarana peneran-gan atau listrik. Ini menjadi perhatian dan focus kita. Terkait arah dan kebijakan pembangunan. Kita fokuskan pada kebutuhan dasar masyarakat, agar semua warga baik yang berada di perkotaan maupun pedesaan bisa menikmati hasil pemban-gunan, ujarnya, kemarin.Hanya saja, dari beberapa as-pek yang menjadi fokus Pemk-ab Sanggau tersebut, hanya lis-trik yang kerap mendapatkan kendala untuk pengadaannya.Soalnya, berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat. Kendati demikian, Pemkab Sanggau berupaya menyia-sati dengan beberapa lang-kah, diantaranya pengadaan pembangkit listrik. Kemudian dihibahkan ke PLN cabang Sanggau, belum lama ini.Bidang lain tak masalah. Namun, listrik kita mesti beru-paya ke pusat. Menunggu hal itu dikabulkan, kita berupaya mencari energi alternative, un-tuk pengadaan listrik tersebut, jelasnya.Upaya itu dilaksanakan, agar kebutuhan masyarakat akan sarana dan prasarana penerangan bisa terwujud. Lantas dengan demikian, masyarakat bisa mengakses

    berbagai informasi dari luar. Hal itu tentunya demi untuk kemajuan warga masyarakat itu sendiri, terutama yang berada di pelosok Bumi Dara Nante. Banyak manfaat yang akan warga dapat, jika sarana dan prasarana terpenuhi, timpalnya.Terlepas dari itu lanjut Hadi, untuk sarana dan prasarana lain, yang ber-muara pada kebutuhan dasar masyarakat, terus dit-ingkatkan. Hingga sekarang sudah menunjukkan hasil yang cukup signi kan, sep-erti akses jalan menuju ke pelosok-pelosok. Lantas demikian pula, dengan keberadaan sarana pen-didikan dan kesehatan, sekarang sedang giat-giatnya dibangun serta penempatan tenaga guru dan tenaga medis. Hasilnya cu-kup menggembirakan, akses jalan, sarana kesehatan dan pendidikan. Bahkan tenaga medis serta guru, terus kita upayakan, untuk menempati wilayah tugas masing-mas-ing, paparnya.Intinya tegas Hadi, Pemkab Sanggau terus berupaya me-

    menuhi kebutuhan dasar masyarakat. Sebab, jika hal itu sudah terwujud niscaya masyarakat akan mengalami kemajuan dalam berbagai aspek. Titik tolaknya pada kebutuhan dasar masyarakat. Nah, jika ini sudah terpenuhi, maka masyarakat akan maju dengan sendiri. Dimana kesehatan terjamin, ruas jalan lancar serta pendidi-

    kan meningkat, pungkasnya. Disampingi itu, Pemkab Sanggau sedang berupaya untuk memek-arkan kecamatan Kapuas menjadi dua kecamatan. Nantinya akan menjadi Kapuas Selatan, dimana meliputi hampir seluruh desa yang berada di kawasan pesisir Sungai Kapuas. Adapun nama kecamatan terse-but, Kapuas Selatan. (SrY)

    5Minggu, 8 Oktober 2011Det eksi

    Bangun Jalur Darat

    Deny : 0811570832 Deny : 0811570832 Jaiz : 0561-7911322 Jaiz : 0561-7911322 Hadi : 081345645582 Hadi : 081345645582 Uray : 0561-7092490 Uray : 0561-7092490 Yuzo : 0561-7557007 Yuzo : 0561-7557007 Solihin : 085345038038 Solihin : 085345038038

    PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI :

    DIJUAL

    Ruko Siap Pakai Fasilitas Lengkap Lokasi Strategis,Jl Komyos Sudarso (Sui Jawi Luar)

    Cocok Untuk Minimarket Tempat Parkir Luas, Hubungi : 0811 567 613

    EKO SERVICESEDOT WC

    HUB TELP. 744880Fasilitas Selang baru tanpa bau, pengala-man 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (rumah & kantor)

    DISCOUNT 60% GARANSI

    NIAT Pemkab Sanggau me-lalui instansi terkait Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishub-kominfo), membangun der-maga penyeberangan Tan-

    jung Kapuas-Sungai Ranas, sangatlah bagus.Tentunya dengan alasan, untuk memperlancar akses transportasi masyarakat . Namun, dalam perjalanan

    pengerjaan pembangunan fisiknya. Tersangkut per-soalan. Pengerjaan proyek itu, sempat terhenti dalam beberapa bulan.Namun, belum lama ini pekerjaan tersebut dilan-jutkan. Tentunya tidak me-mengaruhi proses hukum

    yang berjalan. Terlebih lagi, Polres Sanggau telah menge-tahui ada potensi kerugian Negara, berdasarkan audit BPKP belum lama ini.Dermaga itu, sedianya di-peruntukkan bagi angkutan barang dan kendaraan roda dua. Dimana, selama ini jalur penyeberangan hanya meng-gunakan beberapa dermaga kecil yang dibangun masing-masing pribadi warga, ter-letak di kawasan Penyeladi dan Entakai.Tak masalah, akses pe-nyeberangan masyarakat berjalan normal. Dermaga i tukan masih tahap pengerjaan. Jika ada persoalan, memang mesti ditindaklanjuti oleh pihak yang berkompeten, tegas Bupati Sanggau, Ir H Setiman H Sudin, belum lama ini. Pengerjaan proyek fisik terhadap bangunan dermaga itu, diperkirakan rampung tahun 2011 ini. Kita harapkan tahun ini, sudah selesai dan bisa di-fungsikan. Harapannya, untuk mem-permudah akses masyarakat ke berbagai wilayah, pung-kasnya. (SrY)

    Buka Jalur Penyeberangan

    Deny : 0811570832 Jaiz : 0561-7911322 Hadi : 081345645582 Uray : 0561-7092490 Yuzo : 0561-7557007 Solihin : 085345038038

    Info Lomba Foto Hari Listrik Nasional ke-66 PLN Total Hadiah Rp. 41 juta

    Deadline 16 oktober 2011Dalam rangka Hari Listrik Nasional (HLN) Foto PLN 2011 Tingkat Nasional dengan tema Listrik Menggerakkan Kehidupan Bangsa.Berikut informasi selengkapnya:KETENTUAN LOMBA1. Lomba terbuka untuk umum seluruh warga Negara Indonesia dan tidak dipungut biaya2. Tema Lomba Listrik Menggerakkan Kehidupan Bangsa3. Foto adalah hasil karya sendiri yang memotret dunia kelistrikan di Indonesia. Obyek foto tidak terbatas : mulai dari pembangkit listrik,

    jaringan transmisi, pelayanan pelanggan/konsumen (pelayanan gangguan, pekerjaan pemeliharaan jaringan, pelayanan di loket/kantor PLN) hingga penggunaan/pemanfaatan listrik dalam kehidupan masyarakat mulai dari pemanfaatan untuk kegiatan ekonomi, industri kecil, penerangan, pendidikan, budaya, sosial dan pemanfaatan lintrik lainnya.

    4. Foto dibuat dalam jangka waktu 3 tahun terakhir.5. Materi yang diikutsertakan dalam lomba adalah Foto Berwarna, tidak diperkenankan menggunakan teknik infra-merah atau metode

    pengubahan warna lainnya.6. Olah digital diperkenankan, sebatas pada perbaikan kualitas foto (sharpening, cropping, color balance) tanpa mengubah keaslian

    obyek foto.7. Peserta adalah satu-satunya pemilik sah atas hak kekayaan intelektual dari foto yang dikirimkan yang dinyatakan dengan Surat Pernyataan.8. Model dan proferty release sepenuhnya menjadi tanggungjawab peserta.9. PT. PLN (Persero) dan pelaksana lomba tidak bertanggungjawab atas pihak lain sehubungan dengan materi foto yang dikirimkan.10. Foto pemenang lomba dapat dipergunakan PT PLN (Persero) untuk seluruh kegiatan publikasi dan advertorial untuk jangka waktu 5 tahun.11. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirim/mengikutsertakan maksimal 5 (Lima) buah materi foto.12. 40 karya foto terpilih akan dipamerkan dalam Pameran Foto Kelistrikan 2011 dalam rangka Hari Listrik Nasional (HLN).13. Dewan juri dan keluarga besar PLN tidak diperkenankan mengikuti lomba.14. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggugugat serta tidak melayani korespondensi.15. Materi Foto yang dikirimkan harus berupa File Elektronik dengan format JPG High Resolution dalam bentuk CD dengan menyertakan :

    Judul foto, Nama lengkap, alamat lengkap, nomor telepon/HP yang mudah dihubungi dan alamat email dalam amplop tertutup dengan-mencantumkan tulisan LOMBA FOTO PLN di pojok atas amplop. Dikirimkan ke alamat:

    PANITIA LOMBA FOTO PLN 2011BIDANG KOMUNIKASI KORPORAT PT PLN (PERSERO)Kantor PLN PusatGedung Utama Lantai 3Jl. Trunojaya Blok M / 135Jakarta SelatanPaling Lambat tanggal 16 Oktober 2011 (Cap Pos)

    HADIAH1 (Satu) Hadiah Pertama : Rp.15.000.000 + Trophy1 (Satu) Hadiah Kedua : Rp. 10.000.000 + Trophy1 (Satu) Hadiah Ketiga : Rp. 7.000.000 + Trophy3 (Tiga) Hadiah Harapan : @ Rp. 3.000.000 + Trophy

    DEWAN JURI1. Arbain Rambey (Fotografer senior Kompas)2. Willy Pitrawirya (Penggiat fotografer di Federasi Perkumpulan Seni Fotogra Indonesia/FPSI)3. Corporate Communication PT PLN (Persero)PENGUMUMAN PEMENANGPengumuman Pemenang Lomba Foto PLN 2011 Tingkat Nasional dapat dilihat di Website PLN www.pln.co.id dan diberitahukan secara tertulis pada tanggal 24 Oktober 2011

    Organized by: Java Kirana IndonesiaCP: Dkw (02133153890), Mitha (081511268486).

    Tiap tahun kita ang-garkan. Hasilnya lumayan dan sudah bisa menjawab keluhan masyarakat. Akses masyarakat menjadi lancar. Kita juga meminta perusa-haan memerhatikan akses jalan menuju pemukiman warga,

    Libatkan Perusahaan Perbaiki Jalan

    Camat Kapuas, F Meron SSos, MSi (M Khusyairi)

    MENJAWAB masih ter-dapat beberapa wilayah yang mengalami terpuruknya in-frastruktur jalan. Hingga kini, masih mendera warga pada berbagai wilayah desa di Ke-camatan Kapuas dan Meliau, yang berada seberang da-ratan dengan ibukota Sang-gau.Camat Kapuas, F Meron SSos, MSi, mengambil sebuah langkah, untuk berembuk dengan berbagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kapuas. Persoa-lan ini, kita jangan saling me-nyalahkan satu sama lainnya. Mari kita bersama, carikan solusi. Jadi tidak ada yang merasa diberatkan, ujarnya Meron dengan bijak, ketika membuka rapat gabungan, dengan berbagai perusahaan, belum lama ini. Rapat tersebut menyim-pulkan, pembagian tang-gungjawab jangka pendek, untuk menormalisasi akses transportasi, diantaranya menuju Sebude dan Batu Laut, Kecamatan Meliau. Dan Kecamatan Kapuas, menuju wilayah Lintang Pelaman, Lintang Kapuas, Engkalet serta Rambin, Kecamatan Kapuas.Alhasil , saat rapat itu pimpinan PT Erna Djuliawati Plymill, Ir Weni didampingi humasnya Joni, langsung merespon dan siap mem-bangun dermaga dan lanting untuk bongkar-muat. Intinya kita tetap komit membantu masyarakat. Dermaga dan lanting menjadi tanggung-jawab PT Erna, tegasnya.Kesempatan itu dijelas-kan pula, terkait dengan ruas jalan eks Logging I. Dimana merupakan group perusahaan itu. Tetapi lain manajemen dengan PT Erna Djuliawati Plymill.

    Selain itu, pada tahun 1996, izin Hak Pengusahaan Hutan (HPH) sudah habis. Bahkan, jalan sudah diserahkan kem-bali ke Pemkab Sanggau. Meski demikian, kita akan tetap membantu. Kita hanya menjelaskan saja, duduk per-soalan nya, timpal Lili Barto, sta personalia PT Erna terse-but.Sementara, perwakilan PT Pulau Tiga Lestari, CO Cigan, yang merupakan salah satu pengguna jalan itu. Berjanji akan menyampaikan kepu-tusan rapat itu ke pimpinan nya. Dimana perusahaan itu, kebagian untuk merawat dan memelihara ruas jalan terse-but. Kita siap, namun hasil

    rapat ini, akan saya sampai-kan dengan pimpinan terlebih dahulu, tuturnya.Kesempatan yang sama, Kepala Desa Sungai Muntik, Giging dan Lomon, Kepala Desa Lintang Pelaman, men-dukung hasil rapat tersebut. Semua demi untuk kepentin-gan masyarakat.Disamping itu, berbagai persoalan terungkap dalam rapat tersebut dan sempat berlangsung a lot. Untung nya, Camat Kapuas Sanggau, F Meron, SSos, MSi dengan bijak menengahi. Sehingga rapat itu, berhasil merumuskan beberapa item kesepakatan bersama. (SrY)

    Bangunan dermaga yang sedang dikerjakan (M Khusyairi)

    Deny : 0811570832 Jaiz : 0561-7911322 Hadi : 081345645582 Uray : 0561-7092490 Yuzo : 0561-7557007 Solihin : 085345038038

    Tak masalah, akses penyeberan-gan masyarakat berjalan normal. Dermaga itu-kan masih tahap pengerjaan. Jika ada persoalan, memang mesti ditindaklanjuti oleh pihak yang berkompeten,

  • BEIJING. Duta Besar Re-publik Indonesia RI untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT) merangkap Mongolia, Bapak Imron Cotan, menegas-kan tekadnya untuk mengem-bangkan babak baru hubun-gan bilateral RI-RRT. Pengembangan kerjasama tersebut didasarkan pada perjanjian kemitraan strategis kedua negara, serta peningka-tan hubungan ekonomi dan

    politik yang saling mengun-tungkan, ungkapnya, belum lama ini.Saat ini merupakan waktu yang tepat, karena Indonesia dapat memanfaatkan momen-tum titik kulminasi kerjasama politik, ekonomi dan sosial kedua negara. Pada tahun 2010, frekuensi kunjungan dan pertemuan tingkat pejabat negara sema-kin meningkat.

    Volume perdagangan RI-RRT mencapai US$ 42.6 mil-iar atau meningkat lebih dari 50% dibanding tahun 2009. Kecenderungan investasi RRT di Indonesia juga sema-kin meningkat hingga ham-pir mencapai US$ 1 milyar, dengan potensi yang terus berkembang sejalan dengan Master Plan Percepatan dan Pembangunan Ekonomi Indo-nesia (MP3EI) 2011-2025.

    Jumlah mahasiswa Indone-sia yang belajar di RRT dari 7000 mahasiswa Indonesia yang belajar di RRT, dan KBRI Beijing menargetkan sejuta turis asal RRT berkunjung ke Indonesia pada tahun 2013, tegasnya. Melihat besarnya potensi kerjasama tersebut, Dubes RI menekankan pentingnya mengoptimalkan Kemitraan

    Strategis RI-RRT dalam men-dukung kerjasama bilateral dalam konteks yang lebih luas. Acara Resepsi Diplomatik juga dimanfaatkan sebagai ajang pameran produk In-donesia dari Artha Graha Network (AGN) , Mayora , Kapal Api, Garuda Indone-sia, dan Made in Indonesia. (Qq/CRI)

    JAKARTA. Dahsyat, jumlahnya mencapai 150 karya kaligra dan seni ukir stempel dipamer-kan di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (7/10). Stempel Tiongkok yang dipamerkan tersebut merupakan karya dari Li Lanqing, mantan perdana menteri Tiongkok yang juga seniman.Pameran dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Rakyat Tiongkok ke-62 akan digelar hingga 21 Oktober nanti di Jakarta. Selain itu juga untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Tiongkok ujar Mia Asriani, staf pameran, ke-marin.Pameran itu sendiri dibagi menjadi lima bagian yaitu seni ukir stempel Tiongkok, kebuday-aan dunia, kebudayaan Tiong-kok, Tiongkok masa kini, dan isi hati tentang kehidupan.Karya-karya seni yang dipa-merkan tersebut merupakan kombinasi antara puisi, kaligra , gambar, foto, dan tulisan. Karya

    seni yang dipamerkan tersebut juga memperlihatkan keberhasi-lan Li dalam seni ukir stempel dan kaligra .Khusus untuk pameran ini, Li, menyiapkan enam stempel yaitu Indonesia, Borobudur, Stempel Cheng Ho, hidup ber-sama secara damai bekerja sama saling menguntungkan, tingkatkan pertukaran kebuday-aan Tiongkok-Indonesia Dorong kerjasama persahabatan rakyat kedua negara, dan semoga raky-at Indonesia sehat wala at dan bahagia.Selain itu ia juga menulis-kan kaligra Semoga Indone-sia yang Indah Makmur dan Sejahtera. Seni ukir stempel sendiri merupakan kebudayaan Tiongkok yang terbentuk sejak 2.000 tahun lalu.Ukir stempel dibuat dengan mengukir batu, besi, giok den-gan menggunakan pisau. Setelah itu ukiran diolesi dengan tinta stempel merah yang berbentuk kental dan dicetakkan diatas

    kertas. Dalam sejarahnya ukir stempel banyak digunakan un-tuk cap kekaisaran dan sebagai lambang kekuasaan.Saat itu fungsi stempel mirip dengan tanda tangan pada saat ini. Seiring perkembangan ja-man, ukir stempel berkembang menjadi karya budaya untuk menunjukkan ide artistik pen-

    gukirnya. Seperti halnya ukir stempel karya Li Lanqing yang juga menampilkan pengalaman pribadinya dalam melihat ma-syarakat Tiongkok yang men-galami perubahan sejarah.Li Lanqing sendiri merupakan seniman yang pada awal 1993 pernah menjabat sebagai wakil perdana menteri. Pengetahuan-

    nya yang luas membuat dirinya selalu ingin memasyarakatkan seni budaya musik klasik dan ukir stempel.Dalam beberapa tahun tera-khir, Li, menghasilkan sekitar 700 karya ukir stempel, dan ra-tusan di antaranya dipamerkan di Museum Nasional Indonesia. (Qq/kp/jp)

    6Minggu, 9 Oktober 2011MeihwaMeihwa ChidaoChidao

    Kecantikan Khatulistiwa

    AS Kembali Imbau Tiongkok Bebaskan Pemenang Nobel

    DP:3,5 Jt (Umroh) 5 Jt (Haji)Sisanya bisa diangsur

    Daftar segera Umroh dan Haji murah dan terjangkau

    ARMINAREKA PERDANAARMINAREKA PERDANATour & Travel Perwakilan KalbarPerwakilan Kalbar

    8 JAMAAH

    GRATIS 1

    Office: (H.A. Muchrin)Jl Juang No 123 Nanga Pinoh, Kab. Melawi 78672, telp/fax (0568)21207

    WUJUDKAN NIAT WUJUDKAN NIAT ANDA KE TANAH SUCIANDA KE TANAH SUCI

    TERBAIK, TERPERCAYA DAN UTAMAKAN PELAYANAN

    Melayani:Melayani:- Umroh - Umroh Plus- Umroh - Umroh Plus- Haji Plus - Tiket pesawat- Haji Plus - Tiket pesawat

    Contact personContact personHENDIHENDI: 08156873535: 08156873535

    VONNYVONNY: 081257924050: 081257924050

    Travel

    Rifki

    Badau-Putussibau-PontianakPontianak :

    Jl. Tani Makmur No.1C KotabaruTelp. 081345307285

    Putussibau :Jl. KS. Tubun No. 112

    Telp. 08127268829 / 085659829539Badau :

    Telp. 085750221976 / 082155155719Melayani Angkutan penumpang, Carter

    Titipan Barang dan Dokumen

    Melayani Antar Jemput Setiap Hari

    (15.00-16.00)

    Bisa Di dapat Bisa Di dapat di Toko Obat, di Toko Obat,

    Apotik Apotik (Uncak Kapuas) (Uncak Kapuas)

    dan dan Mini Market Mini Market

    (Tita) (Tita) Putussibau Putussibau Atau Hub : Atau Hub :

    Agen TunggalAgen Tunggal

    An. Wandi : 0852155155719

    Mandala 525MandalaMandala 525525

    Pameran Kaligrafi dan Stempel di Jakarta

    ARMINAREKA PERDANAPerwakilan Kalbar

    WUJUDKAN NIAT ANDA KE TANAH SUCI

    Melayani:- Umroh - Umroh Plus- Haji Plus - Tiket pesawat

    Contact personHENDI: 08156873535

    VONNY: 081257924050

    Bisa Di dapat di Toko Obat,

    Apotik (Uncak Kapuas)

    dan Mini Market

    (Tita) Putussibau Atau Hub :

    Agen Tunggal

    Mandala 525

    LOWONGANKafe Rajawali Jln. Pemuda Dusun Tungkul Ngabang Landak membutuhkan tenaga kerja Wanita 10 orangSyarat:1. Tamat SMP atau SMA2. Umur 18-25 tahun3. Rajin dan JujurSurat lamaran diantar langsung ke Kafe Rajawali Ngabang atau Hubungi 081257218666 setiap jam kerja.

    Perdana Menteri Tion-gkok Wen Jiabao dalam kunjungan kerja di Provinsi Zhejiang beberapa hari lalu menekankan perlunya mem-beri perhatian lebih pada peranan usaha kecil dan menengah dalam memper-luas penempatan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.Dikatakan Wen Jiabao, pemerintah Tiongkok men-dukung perkembangan usaha kecil dan menengah mempunyai arti strategis. Pemerintah semua tingkat dan lembaga keuangan perlu melaksanakan dan menyempurnakan kebijakan pengawasan nansial dalam pemberian pinjaman ke-pada usaha kecil dan mikro dengan menjadikan usaha-

    usaha tersebut sebagai pri-oritas dukungan.Kemudian mendorong ber-bagai jenis lembaga keuan-gan memperbaiki layanan keuangan kepada usaha kecil dan mikro. Pemerintah akan memper-besar dukungan kepada usaha kecil dan mikro dalam kebi-jakan skal dan perpajakan, serta memperpanjang batas waktu kebijakan keringanan pajak.Wen Jiabao menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Tiongkok adalah baik. Pemer-intah akan memperkuat dan menyempurnakan pengon-trolan makro sesuai dengan perubahan baru situasi dalam dan luar negeri untuk menjaga laju perkembangan ekonomi. (CRI)

    Wen Jiabao Tekankan Peran UKM

    Peringatan 62 Tahun Republik Rakyat Tiongkok

    Seniman sekaligus negarawan Li Lanqing yang melihat-lihat karya sastra. ISTIMEWA

    NEW YORK. Rusia dan Tiongkok memveto resolusi Dewan Keamanan PBB berisi referensi kemungkinan sanksi terha-dap Suriah jika pemimpin negara itu terus menumpas aksi-aksi protes oposisi. Veto itu memicu kemarahan Amerika dan Eropa.Dutabesar Amerika Susan Rice mengatakan rancangan yang ditulis Perancis, Inggris, Jerman dan Portugal itu di-tentang negara-negara yang lebih senang menjual senjata kepada rezim Suriah. Ia menambahkan, Amerika marah atas veto itu, sementara utusan Perancis dengan tegas me-nyatakan veto itu tidak akan menghentikan kami.Rice dan delegasi Amerika keluar dari ruang Dewan itu ketika wakil Suriah melancarkan kecaman pahit kepada negara-negara yang mengupayakan tindakan menentang Presiden Bashar al-Assad.Utusan Rusia di PBB mengatakan Moskow menentang sanksi-sanksi, terutama karena banyak rakyat Suriah yang tidak mendukung gerakan anti-pemerintah. Menurutnya, apa yang ia sebut pendekatan konfrontatif Eropa, itu ber-tentangan dengan penyelesaian damai krisis.Kementerian luar negeri Tiongkok mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa rancangan itu akan menekan Suriah dan tidak akan membantu meredakan situasi di negara itu.Empat negara Eropa yang menulis resolusi itu telah tiga kali merevisi rancangan tersebut guna menghindari veto. Upaya itu mendapat sembilan suara setuju dan empat ab-stain dari Lebanon, Afrika Selatan, Brazil dan India.Usul itu menuntut segera diakhirinya semua pertumpahan darah di Suriah dan mengimbau proses politik baru dalam lingkungan yang bebas dari kekerasan, intimidasi, rasa takut, dan ekstremisme. Ancaman eksplisit sanksi diganti dengan bahasa yang hanya membahas kemungkinan per-timbangan mereka. (voa/jp)

    Babak Baru Hubungan Bilateral RI-RRT

    Rusia dan Tiongkok Veto Resolusi PBB atas Suriah

    Veto Rusia dan Tiongkok terhadap resolusi DK PBB atas Suriah memicu kemarahan AS dan Eropa. Foto: UN/Rick Bajornas

    NEW YORK. Amerika kembali mengimbau Tiongkok agar membebaskan Liu Xiaobo, pemenang Hadiah Nobel Perda-maian tahun lalu, yang kini mendekam dipenjara.Jurubicara Departemen Luar Negeri Victoria Nuland menyampaikan imbauan baru itu hari Jumat ketika komite Hadiah Nobel mengumumkan pemenang hadiah perda-maian untuk tahun ini. Nuland juga mendesak Beijing agar berhenti melecehkan istri Liu dan menegakkan kewajiban internasional HAM Tiongkok.Liu didakwa melakukan tindakan subversi Desember 2009 karena ikut menulis manifesto pro-demokrasi. Ia menjadi warga Tiongkok pertama yang pernah memenangi penghar-gaan bergengsi Nobel perdamaian itu Oktober tahun lalu.Keluarga Liu tidak boleh mengunjunginya selama tiga tahun ia dipenjara, dan pemerintah menempatkan istrinya, Liu Xia, dalam tahanan rumah tanpa dakwaan.Liu Xia, istri pemenang Nobel perdamaian, Liu Xiaobo di-jatuhi tahanan rumah, setelah diumumkan bahwa suaminya mendapat hadiah itu. Sekarang ia dianggap pendukung penting suaminya dan menjadi corong ke dunia luar. Sebenarnya, Liu Xia tidak pernah tertarik pada politik. Puisi, lukisan dan fotogra lebih menarik perhatiannya. Tetapi sebagai pendamping suaminya, Liu Xiaobo yang sekarang menjadi terkenal di dunia, perempuan pendiam itu berubah.Dari seniman yang introvert ia menjadi pendukung utama suaminya. Ia menjadi tulang punggung pemenang Nobel perdamaian 2010, yang Desember tahun lalu dijatuhi hukuman penjara 11 tahun. Sebelumnya pun suami-istri tersebut sudah diawasi. Awal tahun ini Liu Xia mengatakan, tentu hidupnya kini berubah. Dalam sepuluh tahun terakhir, suaminya lebih sering bekerja di rumah, dan ia hampir tidak punya hubun-gan dengan dunia luar. Tetapi sejak suaminya dijatuhi hukuman, ia harus keluar, memberikan wawancara dan mewakili suaminya. Baginya itu perjuangan yang berat.Sejak suaminya ditangkap, Liu Xia sudah mengorganisir pengacara terbaik. Ia memotong rambutnya hingga sangat pendek seperti biksuni (biksu perempuan). Sebelum sua-minya mendapat hadiah Nobel, Liu Xia sudah bertemu secara teratur dengan wartawan. Ia menjadi jembatan penghubung antara suaminya dan dunia.Lewat sebuah penerbit gelap, ia mempublikasikan puisi-puisi suaminya yang mengimbau agar pembantaian di Tiananmen tidak dilupakan. Liu Xia juga menggambar ilus-trasi bagi puisi suaminya. Sekali sebulan ia boleh menjenguk suaminya di penjara di provinsi Liaoning di Cina timur laut, selama sejam saja.Ialah yang menceritakan bagaimana reaksi Liu Xiaobo ketika mengetahui telah mendapat hadiah Nobel. Ia bercerita, suaminya sudah mengetahui hal itu dari pemimpin penjara. Liu Xiaobo mengatakan, hadiah itu bukan hanya untuknya, melainkan juga untuk semua korban peristiwa Tiananmen 4 Juni 1989, juga untuk ibu-ibu mereka. Suaminya kemudian menangis.Liu Xia berkenalan dengan suaminya dalam sebuah pembacaan karya sastra awal 80an lalu. Mereka menikah tahun 1998, di penjara. Waktu itu Liu Xiaobo melewati hukuman di kamp kerja, karena ia menuntut pembebasan aktivis Tiananmen. Hari pernikahan ditetapkan polisi. Liu Xia tidak pernah menduga, suaminya akan mendapat hadiah Nobel. Tetapi sejak itu ia semakin terjerat di dunia politik. (voa/jp)

    Kursi pemenang Nobel tahun 2010, Liu Xiaobo, dikosong-kan karena pembangkang Tiongkok itu masih ditahan oleh pemerintah Tiongkok. DOKUMEN

    Resepsi Diplomatik HUT RI ke-66 di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing pada tanggal pertengahan September 2011, di Hotel Grand Millennium, Beijing. ISTIMEWA

    JAKARTA. Produsen marmer, PT Citatah Tbk (CTTH) men-galokasikan belanja modal senilai USD3 juta. Dana segar itu sepenuhnya akan digelon-torkan untuk sejumlah aksi korporasi sepanjang 2012 mendatang. Aksi korporasi

    itu antara lain penambangan daerah baru di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan pembelian mesin-mesin baru.Penambangan baru di Sulsel aktif beroperasi setidaknya pada kuartal pertama 2012, ungkap Tau k Johannes, Pres-

    iden Direktur Citatah, di Ja-karta, Jumat (7/10).Taufik melanjutkan pada tahun depan perseroan telah memperoleh pesanan produk marmer dari beberapa negara Asia dan dalam negeri senilai $15 juta. Pesanan itu berasal dari Tiongkok sebesar $2,40 juta, Korea Selatan (Korsel) senilai $1,81 juta, Malaysia senilai $1,50 juta, Vietnam sebesar $550 ribu, dan per-mintaan dalam negeri sebesar $8,73 juta.Banyaknya permintaan itu membuat manajemen kewala-han. Hal itu tidak sebanding dengan kapasitas produksi marmer perseroan. Permintaan paling banyak masih didominasi Tiongkok. Karena itu, guna memenuhi permintaan dan menjaga kon-sumen tersebut tidak pindah ke kompetitor, persroan bakal menambah kapasitas produksi secara berkala.

    Terus terang kami kewalah-an meladeni permintaan marm-er luar negeri tahun depan seiring terbatasnya kapasitas produksi, tukasnya.Menurut Taufik, tingginya permintaan yang tidak seband-ing dengan kapasitas produksi itu memaksa perseroan men-galokasikan secara terbatas. Dan, Tiongkok sebagai negara pengonsumsi terbesar terpaksa dijatah sebanyak 30 persen dari total produksi yang dimiliki perseroan. Padahal, manajemen mengingink-an untuk me-nyuplai 100 persen akan permintaan Tiongkok. M a u n y a sih begitu. Tetapi, kami menyadari

    hal itu tidak akan bisa memenuhi kebutuhan marmer Tiongkok, jelasnya.Sementara sepanjang semes-ter pertama 2011, pendapatan CTTH tercatat senilai Rp71,50 miliar atau turun dibanding periode sama tahun lalu senilai Rp72,68 miliar. Meski begitu, laba bersih perseroan tercatat naik menjadi Rp11,37 miliar diband-ing periode sebelumnya sebesar Rp6,13 miliar. (far/jp)

    Kewalahan Ladeni Permintaan Marmer Tiongkok

    Akti tas penambangan batu marmer di pulau Sulawesi. ISTIMEWA

  • sambungan 7 Minggu, 9 Oktober 2011

    Cocok Untuk : Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lainMelayani : Grosir dan EceranPesan Antar : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

    IDACHI STOREIDACHI STOREIDACHI STORE

    Akupuntur

    TS 802New Orbitrack

    Air Climber

    FS 1339Treadmil Motorized

    PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS

    Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak Tgl 5 Okt S/d 11 Okt 2011Selama Persediaan

    MASIH ADA

    Disc S/dS/d

    FS 523-CTreadmil Magnetic

    New Europa Pan

    Hanya1.280 / 1.028

    Ribu

    Pillow Health Care

    FS 728-6Treadmil Manual

    60Sit Up Band

    NiubaFS Shaper

    Hanya5.950 / 3.158

    Ribu

    Body Slender

    Hanya7.350 / 3.838

    Ribu

    Hanya2.950 / 1.138

    Ribu

    Hanya9.850 / 5.268

    Ribu

    Hanya1.750 / 1.038

    Ribu

    Hanya685 / 358

    Ribu

    Hanya1.950 / 998

    Ribu

    Hanya1.450 / 568

    Ribu

    Hanya800 / 318

    Ribu

    BigBigPromoPromo

    Hanya5.850 / 2.758

    Ribu

    Barang Import Harga lokalSMS SMS 087883556888 087883556888

    Buruan Hanya 1 Minggu, Buruan Hanya 1 Minggu, Stock Terbatas !!!Stock Terbatas !!!

    Hanya695 / 268

    Ribu

    (New)(New)

    De sit Anggaran Rp 26 Miliar Dipertanyakan

    Kecelakaan Kerja .................................................. dari halaman 1ungkap Muhaimin usai mem-buka Kongres Dokter Kes-ehatan Indonesia (Pardoki) di Jakarta, Jumat (7/10).Dia menuturkan, tingginya angka kecelakaan kerja an-tara lain disebabkan tingkat kesadaran pengusaha dan pe-kerja terhadap pentingnya K3 Keselamatan Kesehatan Kerja) masih rendah. Kemudian lebih dari 50 persen memiliki latar belakang pendidikan yang rendah. Hal ini memberikan kontribusi terhadap rendahnya kesadaran. Belum diterapkannya sistem manajemen K3 secara opti-mal. Belum tersedianya data Penyakit Akibat Kerja (PAK), ketidakseimbangan antara besarnya jumlah perusahaan dengan SDM Bidang K3, urai Muhaimin.Mantan wakil ketua DPR ini

    mengatakan, interaksi antara pekerja dengan lingkungannya menimbulkan dampak risiko yang sangat tinggi terhadap kesehatan tenaga kerja. Risiko yang dihadapi pekerja adalah terjadinya kecelakaan kerja dan, penyakit akibat kerja yang pada akhirnya akan meningkatkan biaya produk-si, angka absensi. Semuanya berujung pada menurunnya produktivitas kerja. Masih banyak kendala dan masalah yang dihadapi dalam penerapan Program K3 di Indonesia, tegas Ketua DPP Partai Kebangkita Bangsa (PKB) ini. Di sisi lain, lanjut Cak Imin, sapaan Muhaimin, otonomi daerah memberikan kewenan-gan dalam menetapkan kebi-jakan ketenagakerjaan, ter-masuk di dalamnya bidang

    K3. Kondisi ini berakibat pada beragamnya penerapan K3 di daerah, termasuk pelayanan kesehatan tenaga kerja. Ia melanjutkan, ada daerah yang menaruh perhatian cukup terhadap penerapan K3, tapi beberapa daerah belum me-madai. Ini disebabkan belum terdistribusinya SDM yang memahami K3. Untuk itu di-perlukan penguatan koordinasi dan komunikasi antara pusat dan daerah, termasuk tidak adanya koor-dinasi dalam sistem pelapo-ran, sehingga data-data yang diperlukan untuk mendukung kebijakan belum memadai. Meskipun program K3 di In-donesia telah dimulai beberapa dekade yang lalu, tapi tetap muncul beberapa masalah dan tantangan yang dihadapi, tuturnya. (cdl)

    ............................................................................................................ dari halaman 1Hubungan Baikseluruh penguasa di Kalbar ke Hindia Belanda, baru resmi semasa abad 19.Keadaan sosial ekonomi dan budaya penduduk Kalbar pada tahun 1920 berjumlah 605,399 j iwa, kepadatan 4,13 jiwa tiap kilometer per-segi. Tahun 1930 berjumlah 802,477 jiwa dengan kepa-datan 5,47 jiwa perkilometer persegi.Sepan jang pan ta i dan sepanjang aliran sungai didi-ami oleh suku Daya (laut), Melayu, Jawa, Bugis, Madura, dan Tionghoa. Sedangkan di daerah pedalaman terdapat suku Daya (asli). Di naskah lama dan catatan pemerintah Hindia Belanda, suku Daya. Karena pelafalan zaman seka-rang ditekan, kata Daya men-jadi Dayak. Untuk penggunaan lafaz suku Daya, di warga sekarang,

    jadi Dayak. Awalnya kata daya merujuk pada arti mak-na kekuatan asli, kekuatan dalam, maupun kekuatan hakiki. Seperti untuk istilah sumber daya upaya, daya nasional, maupun untuk arah mata angin, barat daya. Sejak Belanda pergi dari Ta-nah Air, penulisan suku Daya, menjadi suku Dayak. Untuk penulisan suku besar di Kalbar ini, untuk selanjutnya penulis menggunakan bahasa umum zaman sekarang, suku Dayak. Supaya lebih dimengerti gen-erasi sekarang yang sudah bi-asa melafazkan, suku Dayak.Hubungan antara suku satu dengan yang lainnya berja-lan baik. Perselisihan terjadi karena menyangkut kekua-saan para penguasa. Con-tohnya, perselisihan antara Kerajaan Tanjungpura saat itu beribukota di Sukadana dan

    Kerajaan Landak.Raja Sukadana mengun-durkan diri ke Kota Waringin (saat ini masuk Provinsi Ka-limantan Tengah), alasannya tak mampu menahan serbuan koalisi tentara kerajaan Lan-dak, Kesultanan Banten, dan VOC (Perusahaan Belanda yang boleh memiliki tentara di luar Kerajaan Belanda, orang Nus-antara menyebutnya Tentara Kompeni, padahal kompeni itu artinya perusahaan).Contoh perselisihan lain, antara Kesultanan Sambas dan Panembahan Mempawah karena soal tambang emas. Kemudian penyerangan Kesul-tanan Pontianak ke pelabuhan Sukadana tahun 1789, karena Sultan Abdurrahman ingin meluaskan kekuasaannya, me-lihat pelabuhan itu strategis namun kurang diberdayakan seiring melemahnya imperium

    Tanjungpura.Namun di antara perselisi-han itu, hubungan kerajaan menjadi baik biasanya karena ada jalinan pernikahan antara keluarga istana. Hubungan an-tara masyarakat pantai dengan warga pedalaman berjalan dengan baik pula. Masyarakat pedalaman senantiasa ber-pegang teguh pada prinsip kejujuran, kesatria, dan serba magis yang dikenal dan dihar-gai oleh masyarakat pantai. Penyebaran agama Islam dan Kristen berjalan secara mudah dan harmonis.Hikayat-hikayat lama meng-ingatkan, betapa kisah Putri Junjung Buih, Dara Juanti, Dara Hitam, Dara Nante juga menunjukkan kisah percintaan dan hubungan baik antara ber-bagai suku sejak dahulu kala. (mah-dari berbagai sumber/bersambung)

    Diknas Gagas................................................................. dari halaman 1Kalbar yang menggagasnya, jelasnya.Akim mengungkapkan, Dik-nas Provinsi melalui APBD Perubahan juga mengalo-kasikan dana khusus untuk kegiatan tersebut, sehingga pada jadwal ulangan semes-ter pertama tahun ajaran 2011/2012 pelajar se Kalbar mulai dari SD, SMP dan SMA sudah menerapkan ulangan dengan standar lulusan ini. Sudah dianggarkan dalam perubahan APBD 2010, katanya tanpa menyebutkan besaran anggaran yang di-alokasikan tersebut.S t a nd a r ny a n a s i o n a l , dijelaskan Akim lagi, dalam setiap soalnya tingkat ke-sulitan mendekati soal pada ujian nasional sesungguh-nya. Sehingga j ika nant i mengikuti ujian nasional su-dah dapat memasang target nilai seberapa kemampuan peserta ujian dalam men-jawab soal-soalnya.Dalam pembahasan stan-darisasi soal ulangan umum tahun 2011 ini, dikatakan dia, pihaknya melakukan penyaringan terhadap guru, instruktur di bimbingan pe-lajar, tenaga ahli, atau pihak-pihak yang terkait. Sehingga

    mereka yang berkompetan akan memformulasikan ben-tuk soal untuk masing-ma-sing t ingkatan dan mata pelajaran.Bukan kita saja yang me-nentukan, tapi mereka yang selama ini berkecimpung di teknis yang membuat, sehingga dapat seimbang antara tujuan, proses dan kendala dilapangan, terang mantan Kepala Diknas Kabu-paten Sintang ini. Rencana tersebut disam-but baik anggota Komisi D DPRD Provinsi Kalbar, H Miftah SHi. Namun, gagasan tersebut harus direal isa-sikan dengan serius, serta melibatkan tenaga-tenaga pendidik serta pihak terkait yang berkompeten lainnya yang tidak diragukan lagi kemampuannya.Selain itu, legislator PPP ini juga mempertanyakan keberadaan sekolah-sekolah yang berada di perbatasan dan pedalaman di provinsi itu. Karena menurut Miftah, jika diterapkan soal ulangan berstandar kompetisi kelulu-san nasional apakah benar-benar sudah siap. Jangan sampai justru sebaliknya.Mengingat, sambung dia,

    sarana dan prasarana penun-jang belajar siswa di sekolah perbatasan dan pedalaman selama ini masih minim. Be-gitu juga dengan kuantitas dan kualitas tenaga pendi-diknya.Terutama soal kuantitas, guru di daerah tersebut ma-sih minim. Berbeda dengan sekolah di kota yang memi-liki sarana dan prasarana memadai serta guru yang banyak, serta kualitasnya bisa dijamin kemampuan-nya, kata Miftah.Menurut politisi daerah pemilihan Ketapang-KKU ini, terobosan tersebut memang baik untuk peningkatan ke-lulusan siswa di Kalbar. Hanya saja, terobosan itu juga harus menghasilkan sesuatu yang baik untuk sekolah-sekolah di pedala-man dan perbatasan.Sekolah-sekolah di pedal-aman dan perbatasan juga harus menjadi perhat ian serius Dinas Pendidikan. Bukan hanya sekolah di kota saja. Karena siswa di pedala-man dan perbatasan itu juga berhak mendapatkan pen-didikan yang layak, tuntas Miftah. (jul)

    Bengkayang. Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang mem-pertanyakan de sit anggaran sebesar Rp 26 miliar. Hal itu terungkap saat rapat paripurna pemandangan umum terhadap nota pengantar Raperda pe-rubahan APBD 2011. Gusmanto Lingkun, anggota DPRD Bengkayang mengatakan, jadwal penyampaian KUA dan PPAS telah mengalami keter-lambatan sehingga pembahasan yang harus dilakukan oleh komisi-komisi di DPRD Bumi Sebalo dan para SKPD tidak dapat dilakukan untuk dibahas bersama secara detail karena waktu yang sudah tidak me-mungkinkan lagi.Tahun berikutnya, harus tepat waktu dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan

    yang berlaku. Jangan sampai pendapatan meningkat delapan persen, tetapi belanja mening-kat 16 persen. Ini tidak seim-bang. Tetapi kenyataan belanja lebih dari pendapatan. APBD 2011, kita de cit kurang lebih 26 miliar akibat meningkatnya belanja daerah, kesal Lingkun ditemui di ruang kerjanya, Ju-mat (7/10).Anggota fraksi PDI Perjuan-gan ini melanjutkan, seharusnya Pemda Bengkayang seimbang dalam belanja daerah. Ini arti-nya Pemkab telah melakukan belanja daerah di luar kesepaka-tan dan tanpa sepengetahuan legislatif. Padahal hak buget ada pada wakil rakyat. Bupati harus memberikan sanksi atau teguran kepada SKPD yang ter-lambat menyampaikan laporan

    maupun data dalam penyu-sunan KUA dan PPAS. Karena di dalam peraturan daerah mengenai SOPD sudah diatur dalam hal pemberian sanksi, sarannya.Siman Siahaan, anggota Frak-si Partai Golongan Karya men-gungkapkan, perubahan APBD seyogyanya memerhatikan kondisi riil dan upaya kebutu-han yang langsung menyentuh kepada kepentingan masyara-kat. Kemudian selaras denga visi dan misi pembangunan Kabupaten Bengkayang.Pergeseran belanja dalam hal perubahan APBD lumrah terjadi dalam program maupun keg-iatan. Hal ini dimaksud untuk mengalokasi dana yang lebih sesuai dengan kebutuhan, yakni harus memprioritaskan mana

    yang lebih penting di antara hal-hal yang penting, dengan tidak mengabaikan kebutuhan operasional dalam penyeleng-garaan pemerintahan yang ha-rus dilaksanakan secara efektif dan e sien, ungkapnya.Ditambahkan M Yusuf, ang-gota DPRD lainnya, ketua dan anggota badan anggaran dapat mencermati amanat Per-mendagri No. 59/2005, No. 21/2011 baik itu pasal 154 ayat 1 huruf c maupun pasal 155 ayat 1-8.Bupati jangan segan-segan menerapkan aturan tersebut demi jayanya Kabupaten Beng-kayang. karena jabatan kita ti