Infeksi Saluran Kemih ISK

Embed Size (px)

DESCRIPTION

isk

Text of Infeksi Saluran Kemih ISK

Bab

Infeksi Saluran KemihKrissi StiffensaMahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

102010125leaveurmailhere@gmail.com_____________________________________________________________________Pendahuluan

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan keadaan tumbuh dan berkembang biaknya kuman dalam saluran kemih dengan jumlah bakteriuria yang bermakna. Secara anatomi, ISK dibagi menjadi infeksi saluran kemih bagian atas dan infeksi saluran kemih bagian bawah. ISK bagian atas mencakup semua infeksi yang menyerang ginjal, sedangkan ISK bagian bawah mencakup semua infeksi yang menyerang uretra, kandung kemih dan prostat.

Dalam keadaan normal saluran kemih tidak mengandung bakteri, virus, atau mikroorganisme lainnya. Dengan kata lain bahwa diagnosis ISK ditegakkan dengan membuktikan adanya mikroorganisme di dalam saluran kemih. Pada pasien dengan simptom ISK, jumlah bakteri dikatakan signifikan jika lebih besar dari 105/ml urin. Infeksi ini juga lebih sering dijumpai pada wanita daripada laki-laki, pada wanita dapat terjadi pada semua umur, sedangkan pada laki-laki di bawah umur 50 tahun jarang terjadi.

Pada masa kehamilan, terjadi perubahan mekanis dan hormonal yang meningkatkan risiko keadaan yang membuat urin tertahan di saluran kencing. Selain itu adanya peningkatan hormon progesterone pada kehamilan akan menambah besar dan berat rahim serta mengakibatkan pengenduran pada otot polos saluran kencing.Perubahan-perubahan tersebut mencapai puncak pada akhir trimester dua dan awal trimester tiga yang merupakan faktor yang memudahkan terjangkitnya ISK pada kehamilan. Saluran kencing yang pendek pada perempuan dan kebersihan daerah sekitar kelamin luar yang menjadi bagian yang sulit dipantau pada perempuan hamil akan mempermudah ISK.

Escherecia colimerupakan bakteri penyebab ISK pada kehamilan yang ditemukan pada 80-90% kasus. Bakteri ini dapat berasal dari flora usus yang keluar sewaktu buang air besar, dan jika bakteri berkembang biak akan menjalar ke saluran kencing dan naik ke kandung kemih dan ginjal, inilah yang menyebabkan ISK.

Biasanya proses ISK tanpa gejala dan tanda yang spesifik, namun apabila kandung kemih telah terinfeksi maka mulai timbul gejala seperti nyeri di bawah perut dan susah kencing atau keluar hanya sedikit. Keadan yang sangat serius apabila telah terjadi infeksi pada ginjal (pielonefritis), ini sering dijumpai pada usia kehamilan 20 28 minggu, ditandai dengan gejala demam, lemah, mengigil, nyeri pinggang, mual dan muntah.

Anamnesis1,2Berikut ada beberapa pertanyaan yang dapat digunakan dalam anamnesis pasien yang diduga menderita infeksi saluran kemih.

Identitas pasien

Keluhan utama.

Keluhan utama pasien : nyeri saat berkemih sejak 5 hari yang lalu Keluhan tambahan : demam, sering berkemih tapi hanya sedikit-sedikit dan urin berwarna keruh Riwayat penyakit sekarang

Bagaimana pola berkemih pasien? Tujuannya untuk mendeteksi faktorpredisposisi terjadinya ISK pasien (dorongan, frekuensi, dan jumlah)

Adakah disuria? Buang air kecil terasa sakit (disuria) adalah rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil Adakah urgensi?

Adakah bau urine yang menyengat?

Bagaimana volume urine, warna (keabu-abuan) dan konsentrasi urine?

Adakah nyeri suprapubik? Nyeri suprapubik menunjukkan adanya infeksi pada saluran kemihbagian bawah.ISK bawah merupakan infeksi yang terjadi di uretra dan kandung kemih Rasa ingin selalu buang air kecil

Nyeri atau perih saat buang air kecil

Rasa tidak nyaman pada perut bagian bawah

Seperti ada tekanan pada panggul

Nyeri punggung Bau urin yang sangat menyengat

Warna urin yang keruh, bahkan kadang-kadang bercampur darah

Sedangkan ISK atas merupakan infeksi yang terjadi di ureter dan ginjal. Gejala-gejalanya antara lain:

Diare Mual dan muntah

Demam dan tubuh yang menggigil

Nyeri pada bagian selangkangan, pinggang, bahkan punggung

Adakah nyeri panggul atau pinggang? Nyeri panggul atau pinggang biasanya pada infeksi saluran kemih bagian atas.

Adakah peningkatan suhu tubuh? Peningkatan suhu tubuh biasanya terjadi pada infeksi saluran kemihbagian atas.

Riwayat kesehatan :

Adakah riwayat infeksi saluran kemih?

Adakah riwayat pernah menderita batu ginjal?

Adakah riwayat penyakit diabetes melitus, jantung?

Riwayat penyakit dahulu Riwayat obat

Riwayat keluarga

PemeriksaanA. Fisik3Pemeriksaan Ginjal

Palpasi

Pada keadaan normal ginjal tidak teraba pada pemeriksaan palpasi. Adanya pembesaran ginjal ini merupakan hal yang penting dalam menentukan diagnosis. Pemeriksaan dilakukan pada kedua ginjal, yaitu ginjal kiri dan ginjal kanan.

Pada pemeriksaan ginjal kiri, pemeriksa harus berdiri di sebelah kiri pasien. Pemeriksa meletakkan tangan kanan pada bagian bawah tubuh pasien sejajar dengan iga ke-12, dengan ujung jari menyentuh sudut kostovertebra, dan angkat telapak tangan tadi ke atas untuk menggeser ginjal kiri ke arah anterior. Pemeriksa meletakkan telapak tangan kirinya pada kuadran kiri atas, lateral dan paralel dengan rektus abdominis, dan mintalah pasien untuk menarik nafas dalam. Pada saat puncak respirasi, pemeriksa menekan dalam dan kuat dengan tangan kiri ke arah kuadran kiri atas, tepat di bawah tepi kosta, dan usahakan untuk menangkap ginjal kiri diantara kedua tangannya. Kemudian minta pasien untuk mengeluarkan nafas dan perlahan-lahan lepaskan tekanan tangan kiri, rasakan pergerakan ginjal kiri ke tempatnya semula, Bila ginjal tersebut teraba, uraikan bagaimana ukuran, bentuk, dan adakah rasa nyeri.

Pada pemeriksaan ginjal kanan, pemeriksa harus pindah ke sebelah kanan pasien. Dan prosedur pemeriksaan berjalan seperti di atas, ginjal kanan normal mungkin teraba pada pasien yang kurus dan pada wanita yang sangat relaks. Kadang-kadang ginjal kanan terletak lebih anterior, dan harus dibedakan dari liver, dimana tepi liver teraba lebih runcing, sedangkan tepi bawah ginjal teraba lebih bulat.

Sebab-sebab pembesaran ginjal misalnya hidronefrosis, kista, dan tumor ginjal. Sedangkan pembesaran ginjal bilateral mungkin disebabkan oleh penyakit ginjal polikistik (polycystic kidney diseases). Adanya masa pada sisi kiri, mungkin disebabkan karena splenomegali hebat atau pembesaran ginjal kiri.

Perkusi

Untuk menemukan rasa nyeri pada ginjal dapat dilakukan pemeriksaan perkusi dengan kepalan tangan, selain dengan cara palpasi diatas. Pemeriksa meletakkan tangan kirinya pada daerah kostovertebral belakang, lalu pukul dengan permukaan ulnar tinju dengan tangan kanannya. Gunakan tenaga yang cukup untuk menimbulkan persepsi tapi tanpa menimbulkan rasa nyeri pada pasien normal.

Rasa nyeri yang ditimbulkan dengan pemeriksa ini dapat disebabkan oleh pielonefritis, tapi juda dapat disebabkan hanya karena nyeri otot.

Pemeriksaan Kandung Kemih

Kandung kemih biasanya tidak dapat diraba pada pemeriksaan fisik abdomen, orang normal, baru bila kandung kemih membesar sampai diatas simpisis pubis, barulah dapat teraba. Pada palpasi puncak kandung kemih yang membesar terasa licin dan bulat, carilah tanda-tanda nyeri. Pada pemeriksaan perkusi, carilah daerah pekak (dullness) dan sampai berapa tinggi diatas simpisis pubis.

B. Penunjang4 Urinalisis

Leukosuria atau piuria: merupakan salah satu petunjuk penting adanya ISK. Leukosuria positif bila terdapat lebih dari 5 leukosit/lapang pandang besar (LPB) sediment air kemih.

Gambar 1. Leukosuria

Sumber : www.google.co.id

Hematuria: hematuria positif bila terdapat 5-10 eritrosit/LPB sediment air kemih. Hematuria disebabkan oleh berbagai keadaan patologis baik berupa kerusakan glomerulus ataupun urolitiasis.

Bakteriologis

Mikroskopis

Dapat digunakan urin segar tanpa diputar atau tanpa pewarnaan gram. Dinyatakan positif bila dijumpai 1 bakteri /lapangan pandang minyak emersi. Biakan bakteri Dimaksudkan untuk memastikan diagnosis ISK yaitu bila ditemukan bakteri dalam jumlah bermakna sesuai dengan criteria Cattell : Wanita, simtomatik

>102 organisme coliform/ml urin plus piuria (ada push pada urin), atau

> 105 organisme pathogen apapun/ml urin, atau

Adanya pertumbuhan organisme patogen apapun pada urin yang diambil dengan cara aspirasi suprapubik Laki-laki, simtomatik

>103 organisme patogen/ml urin Pasien asimtomatik

> 105 organisme patogen/ml urin pada 2 contoh urin berurutan.

Gambar 2. Biakan bakteri

Sumber : www.google.co.id

Tes kimiawi

Yang paling sering dipakai ialah tes reduksi griess nitrate. Dasarnya adalah sebagian besar mikroba kecuali enterococcus, mereduksi nitrat bila dijumpai lebih dari 100.000 - 1.000.000 bakteri. Konversi ini dapat dijumpai dengan perubahan warna pada uji tarik. Sensitivitas 90,7% dan spesifisitas 99,1% untuk mendeteksi Gram-negatif. Hasil palsu terjadi bila pasien sebelumnya diet rendah nitrat, diuresis banyak, infeksi oleh enterococcus dan acinetobacter. Tes Plat-Celup (Dip-Slide)

Lempeng plastik bertangkai dimana kedua sisi permukaannya dilapisi perbenihan padat khusus dicelupkan ke dalam urin pasien atau dengan digenangi urin. Setelah itu lempeng dimasukkan kembali ke dalam tabung plastik tempat penyimpanan semula, lalu dilakukan pengeraman semalaman pada suhu 37 C. Penentuan jumlah kuman/ml dilakukan dengan membandingkan pola pertumbuhan pada lempeng perbenihan dengan serangkaian gambar yang memperlihatkan keadaan kepadatan koloni yang sesuai dengan jumlah kuman antara 1000 dan 10.000.000 dalam tiap ml urin yang diperiksa. Cara ini mudah dilakukan, murah dan cukup akurat. Tetapi jenis kuman dan kepekaannya tidak dapat diketahui.

Gambar 4. Plat celup

Sumber : www.google.co.