ITS Undergraduate 13366 Presentation

  • View
    216

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

presentasiaon

Text of ITS Undergraduate 13366 Presentation

  • PENGONTROLAN KUALITAS PROSES PRODUKSI ROKOKUNIT SIGARET KRETEK TANGAN DI PT. X

    MENGGUNAKAN DIAGRAM KONTROL MULTIVARIAT np (Mnp)

    Oleh:Wenny Rakhmania1306 100 032

    Jurusan StatistikaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

    Dosen Pembimbing : Dr. Muhammad Mashuri, MT

  • LATAR BELAKANG

    Globalisasi PersainganIndustri

    Pengendaliankualitas

    Standar kualitasdan konsumen

    Industri rokok PT. X

    SKM

    SKT

    Produk cacat

    Proses produksiMulti-atribut

    Multivariatnp (Mnp)

  • PERMASALAHAN

    Bagaimanakah pengontrolan dan stabilitas dari proses produksi rokoktahap batangan di unit SKT?Variabel apa yang menjadi penyebab dalam mempengaruhi prosespengontrolan tidak terkendali?

  • TUJUAN

    Menganalisis pengontrolan dan stabilitas dari proses produksi rokoktahap batangan di unit SKT.Menganalisis variabel yang menjadi penyebab utama dalammempengaruhi proses pengontrolan.

  • MANFAAT

    Memberikan informasi kepada perusahaan mengenai gambaran daripengendalian kualitas pada proses produksi rokok tahap batangan diunit SKT dengan menggunakan diagram kontrol Multivariat np (MnpChart).Sebagai bahan evaluasi terhadap tingkat kualitas proses produksi dansebagai bahan masukan kepada perusahaan tentang penyebabterjadinya penyimpangan pada proses produksi sehingga dapatmeningkatkan kemampuan proses.

  • BATASAN MASALAH

    Penelitian hanya dilakukan pada jenis rokok slim yang dihasilkan olehbagian SKT ( Sigaret Kretek Tangan ) dan hanya sampai padapengecekan kondisi mutu fisik (atribut) batang rokok (tahap batangan).

  • PENGENDALIAN KUALITAS

    Aktivitas keteknikan dan manajemen, yang dengan aktivitas itu diukur ciri-cirikualitas produk, membandingkannya dengan spesifikasi dan mengambiltindakan penyehatan yang sesuai apabila ada perbedaan antara penampilanyang sebenarnya dan yang standar.

    Karakteristik Kualitas

    Variabel

    Atribut

    (Montgomery, 2005)

  • DIAGRAM KONTROL

    Diagam kontrol merupakan salah satu alat untuk memonitor proses produksibaik pada industri jasa maupun manufaktur

    Diagram kontrolunivariat

    variabel

    atribut p, np, c, dan u

    Montgomery, 1998

  • MULTIVARIAT np CHART

    Mnp chartDiagram Kontrol np

    Mnp Chart dapatmemberikan prosespengendalian yang lebih sensitif daripadapengendalian denganunivariat np padaproses produksi yang multi-atribut (Lu, 1998)

    Pada proses yang diamati, diasumsikan terdapat mkarakteristik kualitas. Di antara karakteristikkualitas tersebut mungkintidak independen sehinggadinyatakan koefisienkorelasi antarakarakteristik i dankarakteristik j yaitu ij

  • MULTIVARIAT np CHART

    Dalam Mnp Chart dikenal nilai Statistik X yang merupakan jumlahanpembobot dari unit yang cacat dari semua karakteristik kualitas dalamsampel

    Dimana :Ci = banyaknya cacat tiap variabel ke-Ipi = proporsi cacat dari Ci , yaitu dengan n adalahbanyaknya sampel tiap pengamatan ke-j

  • ESTIMASI PARAMETER

    Ketika proporsi cacat vektor p dan matrik korelasi tidak diketahui, makaharus diestimasi dari data pengamatan. Langkah-langkah untuk menaksirparameter adalah :1. Mengambil sebanyak k sampel pendahuluan dengan ukuran tiap

    sampel sebesar n2. Mengestimasi vektor rata-rata proporsi cacat

    Lu, 1998

    dengan :

  • ESTIMASI PARAMETER

    Mengestimasi matrik korelasi

    Dimana := nilai taksiran vektor rata-rata cacat= nilai taksiran dari matriks korelasi

  • ESTIMASI PARAMETER

    Setelah menaksir proporsi cacat p dan matrik korelasi , maka didapatkantaksiran untuk mean dan varian dari statistik X sebagai berikut :

  • MENENTUKAN BATAS KONTROL

    Dengan mengunakan prinsip diagram kontrol Shewhart pada umumnya,didapatkan batas kontrol untuk diagram kontrol tipe Mnp

    Lu, 1998

  • IDENTIFIKASI SINYAL OUT-OF-CONTROL

    Statistik yang digunakan dalam menginterpretasikan sinyal out-of-controldalam Mnp chart adalah :

    Dimana :Zi = skor statistikCi = jumlah cacat pada karakteristik kualitas i

    = rata-rata proporsi cacat pada karakteristik kualitas i

  • PROSES PRODUKSI ROKOK DI PT. X

    Secara umum proses produksi rokok meliputi dua tahapan proses utama, yaitu :

    suatu tahap produksi yang mengolah bahan mentah (raw material) tembakau dan cengkeh menjadi bahan setengahjadi berupa campuran rajangan dengan ukuran tertentuyang disebut bancuran

    Proses primer (Primary Process)

    tahapan proses lanjutan dari blending atau bahansetengah jadi hingga menjadi produk rokok.

    Proses sekunder terbagi ke dalam 2 unit yaitu SigaretKretek Tangan dan Sigaret Kretek Mesin

    ProsesSekunder

    (Secondary Process)

  • PROSES PRODUKSI ROKOK DI PT. X

    Primary Process

    Tobacco Processing Cutting Line Processing

    Blending Line Process

    Blended Tobacco

    Skema tahapan proses dalam Primary

  • PROSES PRODUKSI ROKOK DI PT. X

    SKM

    Making

    Packing

    Wrapping

    Over Wrapping

    SKT

    Batangan

    Packing

    Bandrol

    Wrapping

    Sloft

    Bal

    Box

    Skema tahapanproses dalamSecondary

  • SUMBER DATA

    Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder daridepartemen Quality Control PT. X berupa data hasil produksi rokok batanganoleh bagian SKT dan dibatasi pada kualitas mutu fisik (atribut) pada saatrokok berupa batangan (tahap batangan). Pengambilan data dilakukanselama bulan Februari Maret 2010 selama terjadi proses produksi rokok.

  • SUMBER DATA

    Organisasi data selama satu periode proses produksi rokok batangan padadiagram kontrol Multivariat np (Mnp)

    Sampel (j)Ukuransampel

    Karakteristik kualitas atribut (i)Statistik Xj1 2 m

    1 n c11 c12 ... c1m X12 n c21 c22 ... c2m X2. . . . ... . .

    . . . . ... . .

    . . . . . .

    k n ck1 ck2 ... ckm Xk...

  • IDENTIFIKASI VARIABEL

    Penelitian dilakukan pada saat rokok berupa batangan. Atribut yang diukuradalah dengan melihat cacat atau tidak pada sebatang rokok. Dalam satubatang rokok terdapat 18 atribut atau parameter cacat yaitu :

    Rokok Keras (X1)Rokok Pedot (X2)Rokok Gembos (X3)Lem Ambri Tengah (X4)Lem Ambri Ujung (X5)Ambri Sobek (X6)Tidak Nyetrip (X7)Mluntir/ Deteng (X8)Kusut (X9)

    Bolong (X10)Guntingan (X11)Vlek Bahan (X12)Vlek Pekerja (X13)Korep (X14)Besar Pen (X15)Besar kepala (X16)Kecil Pen (X17)Kecil Kepala (X18)

  • DIAGRAM ALIR Mnp FASE I

    Mulai

    Data fase I

    Mencari korelasi antarvariabel

    Mengestimasi parameter

    Membuat batas kontrol

    Mencari statistik X

    A B

    Ya

    Tidak

    A B

    Memplotkan statistik X dengan batas kontrol

    Apakah semuatitik dalam

    keadaan in-control?

    Diperoleh batas kontrolfase I

    Selesai

    Diketahui atautidak

    penyebabnya, titik-titik yang out-of-control

    dibuang

  • DIAGRAM ALIR Mnp FASE II

    Tidak

    Ya

    Mulai

    Data fase II

    Mencari statistik x

    Memplotkan statistik X dengan batas kontrol pada fase I

    Apakah semua titikdalam keadaan in-

    control?

    Selesai

    Proses dalam keadaan stabil

    Ditelusuri penyebab out-of-control tersebut

  • KARAKTERISTIK DATA ROKOK BATANGAN

    jumlah 67 63 61 56 47 32 28 23 15 13516346345247212134121 70Percent 3 3 3 2 2 1 1 1 1 122 14 14 10 9 6 5 3Cum % 86 89 91 93 95 97 98 99 99 10022 36 50 61 70 75 80 83

    karakteristik cacatOt

    her

    v lek b

    ahan

    vlek p

    ekerj

    a

    besar p

    en

    ambri

    sobe

    k

    bolon

    gkor

    epkeras

    tidak

    nyetr

    ipkusu

    t

    mlunti

    r

    gunti

    ngan

    lem am

    bri uj

    ung

    pedo

    t

    besa

    r kep

    ala

    lem am

    bri te

    ngah

    gemb

    os

    kecil

    kepa

    la

    2500

    2000

    1500

    1000

    500

    0

    100

    80

    60

    40

    20

    0ju

    mla

    h

    Pe

    rce

    nt

    Pareto Chart of karakteristik cacat

    Dari diagram pareto di samping,jenis cacat yang sering terjadiselama proses produksi adalah :

    kecil kepala (X18) sebanyak 516atau 22%

    gembos (X3) sebanyak 346 atau14%

    lem ambri tengah (X4) sebanyak345 atau 14%

    besar kepala (X16) sebanyak 247atau 10%

    pedot (X2) sebanyak 212 atau9%

    lem ambri ujung (X5) sebanyak134 atau 6%

  • PENGONTROLAN PROSES PRODUKSI ROKOK FASE I

    nilai0.00350.01210.01970.01970.00760.00180.00360.00400.00380.00270.00690.00090.00130.00320.00160.01410.00070.0294

    Dari tabel di samping nilai taksiran yangpaling tinggi adalah variabel X18 yaitu kecilkepala (0.0294).Setelah didapatkan nilai koefisien korelasi dantaksiran parameter, maka dapat dihitungbatas-batas kendali untuk diagram kontrol Mnppada fase I.

    Pengontrolan proses produksi rokok padafase I bertujuan untuk mendapatkan koefisienkorelasi dan menaksir parameter dalambatas kontrol yang menunjukkan prosesproduksi dalam keadaan terkontrol.

  • PENGONTROLAN PROSES PRODUKSI ROKOK FASE I

    BKA = 148.2034Garis Tengah = 68.9196BKB = -10.3642

    Diagram Mnp proses produksi rokok pada fase I menunjukkan bahwa prosesberada dalam keadaan terkendali karena semua titik pengamatan beradadalam batas kontrol. Sehingga batas kendali dan parameter pada fase I dapatdigunakan untuk perhitungan pada fase II.

  • PENGONTROLAN PROSES PRODUKSI ROKOK FASE II

    BKA = 148.2034Garis Tengah = 68.9196BKB = -10.3642

    Diagram Mnp fase II menunjukkan bahwa proses produksi rokok cenderungtidak membentuk pola tertentu namun terdapat beberapa titik pengamatanyang keluar dari batas kontrol. Sehingga dapat d