Click here to load reader

Jenis dan Kelimpahan Zooplankton di Perairan Kampung ... · PDF fileJenis dan Kelimpahan Zooplankton di Perairan Kampung Madung Kelurahan Kampung ... data antara variabel X dan Variabel

  • View
    214

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Jenis dan Kelimpahan Zooplankton di Perairan Kampung ... · PDF fileJenis dan Kelimpahan...

1

Jenis dan Kelimpahan Zooplankton di Perairan Kampung Madung Kelurahan Kampung

Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota Kota Tanjungpinang

Siti Nurbaya

Mahasiswa, Manajemen Sumberdaya Perairan, FIKP UMRAH, [email protected]

Winny Retna Melani,SP,MSc

Dosen Manajemen Sumberdaya Perairan, FIKP UMRAH, [email protected]

Tengku Said Razai, S.Pi, MP

Dosen Manajemen Sumberdaya Perairan, FIKP UMRAH, [email protected]

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2016 April 2016 di perairan kampung

Madung, Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota Kota Tanjungpinang.

Penentuan titik pengamatan dilakukan dengan menggunakan Visual random sampling. Dari hasil

penelitian, didapatkan 5 kelas dan 7 spesies jenis zooplankton di perairan Kampung Madung.

Diantara 5 kelas zooplankton yang dijumpai antara lain: Bacteria, Oligochaeta, Rotifera,

Ciliophora, dan Mollusca. Kemudian 7 spesies yang dijumpai untuk semua titik pengamatan

diantaranya: Achromatium, Tetradinum sp, Caetogaster sp, Brachionus sp, Platyias sp,

Trachelophyllum sp, dan Saipingorhiza. Hasil analisis korelasi antara Kelimpahan Zooplankton

dan kualitas perairan dengan nilai koeffisisen korelasi sebesar r=0.42 dengan tingkat keeratan

data antara variabel X dan Variabel Y tergolong sedang. Nilai r (koeffisien korelasi adalah

positif sehingga menunjukkan antara kelimpahan zooplankton dengan kandisi parameter perairan

adalah positif.

Kata kunci: Kelimpahan Zooplankton, Kualitas air, Koeffisien Korelasi, Kampung Madung.

mailto:[email protected]:[email protected]:[email protected]

2

Jenis dan Kelimpahan Zooplankton di Perairan Kampung Madung Kelurahan Kampung

Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota Kota Tanjungpinang

Siti Nurbaya

Mahasiswa, Manajemen Sumberdaya Perairan, FIKP UMRAH, [email protected]

Winny Retna Melani,SP,MSc

Dosen Manajemen Sumberdaya Perairan, FIKP UMRAH, [email protected]

Tengku Said Razai, S.Pi, MP

Dosen Manajemen Sumberdaya Perairan, FIKP UMRAH, [email protected]

ABSTRACT

This research was conducted in January 2016 - April 2016 in the waters Madung

village, Kampung Bugis, District Tanjungpinang Tanjungpinang City. Determination of the point

of observation is done using Visual random sampling. From the research, obtained a class 5 and

7 to the type species of zooplankton in the waters of Kampung Madung. Among the five classes

of zooplankton were found among others: Bacteria, Oligochaeta, Rotifera, Ciliophora, and

molluscs. Then seven species common to all observation points include: Achromatium,

Tetradinum sp, Caetogaster sp, Brachionus sp, sp Platyias, Trachelophyllum sp, and

Saipingorhiza. The results of the analysis of correlation between the abundance of zooplankton

and water quality with value koeffisisen a correlation of r = 0:42 with a data level of closeness

between the variables X and Y variables moderate. The value of r (correlation coefficient is

positive, and shows the abundance of zooplankton in the waters kandisi parameter is positive.

Keywords: Abundance of Zooplankton, water quality, correlation coefficients, Kampung

Madung.

mailto:[email protected]:[email protected]mailto:[email protected]

3

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Zooplankton memegang peranan

penting dalam rantai makanan diperairan

karena zooplankton merupakan sumber

makanan bagi ikan ikan kecil dan

kelompok crustaceae (Nontji, 2007).

Zooplankton tidak dapat memproduksi zat-

zat organik dari anorganik, oleh karena itu

mereka harus dapat tambahan bahan-bahan

organik dari makanannya. Hal ini dapat

diperoleh baik secara langsung ataupun

tidak langsung dari tumbuh-tumbuhan.

Zooplankton merupakan organisme

fototaksis negative. Banyak zooplankton

yang melakukan gerakan naik turun secara

berkala harian atau dikenal dengan migrasi

vertikal. Pada malam hari zooplankton naik

keatas menuju kepermukaan asal saja

tersedia cukup zat asam dan detritus (Nontji,

2007). Nybakken 1988, dalam Rahayu 2013

mengatakan bahwa Zooplankton di muara

perairan umumnya didominasi oleh genera

copepod, eurytemora, acartia,

pseudodiaptomus, dan centropages. Untuk

mengetahui keberadaan Zooplankton pada

suatu perairan biasanya dilakukan dengan

melihat kelimpahannya.

Perairan sekitar kampung Madung

secara administratif terletak pada Kelurahan

Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang

Kota adalah perairan yang tergolong

kedalam perairan estuari, telah dimanfatkan

untuk kegiatan perikanan budidaya beberapa

jenis ikan ekonomis. Selain aktifitas

tersebut, terdapat beberapa aktifitas lain

berupa pemukiman dan bekas penambangan

bauksit yang tidak aktif. Dari beberapa

aktifitas tersebut, menghasilkan buangan

bahan organik keperairan yang akan

berpengaruh terhadap kelimpahan

zooplankton diperairan. Untuk itu perlu

melihat keberadaan jenis dan kelimpahan

Zooplankton tersebut guna menggambarkan

kondisi lingkungan perairan sekitar

Kampung Madung. Seperti yang telah

diketahui bahwa kelimpahan Zooplankton

menandakan kesuburan dan kestabilan suatu

perairan.

B. Rumusan Masalah

Perairan kampung Madung selama

ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat yang

didampingi oleh Instansi pemerintah untuk

pengembangan kawasan budidaya ikan.

Namun secara keseluruhan, akifitas pesisir

lainnya yang dapat mengakibatkan

penurunan kualitas perairan Kampung

Madung adalah aktifitas pemukiman serta

bekas penambangan bauksit yang limbahnya

masih dapat masuk keperairan melalui aliran

air hujan. Secara geografis, perairan

kampung Madung sangat strategis dan

4

potensial untuk pengembangan budidaya

perairan. Namun kondisi ini belum didukung

oleh data mengenai parameter biologi salah

satunya adalah Zooplankton yang

dimanfaatkan oleh larva ikan/ikan kecil

sebagai makanan, dan juga berkaitan dengan

kondisi perairan. Dengan demikian, maka

perlu dilakukannya suatu kajian tentang

jenis dan kelimpahan Zooplankton sebagai

indikator biologi untuk menggambarkan

kondisi perairan kampung Madung.

C. Tujuan

Adapun tujuan yang ingin dicapai

dalam penelitian ini yaitu:

1. Untuk mengetahui Jenis dan Jumlah

Zooplankton yang terdapat di

perairan Kampung Madung.

2. Untuk mengetahui Kelimpahan

Zooplankton di perairan Kampung

Madung.

3. Untuk Mengetahui kondisi fisika

kimia perairan Kampung Madung.

4. Untuk melihat hubungan antara

Kelimpahan dengan Parameter

kualitas perairan Kampung Madung

dengan Regresi Linier Berganda.

D. Manfaat

Penelitian ini diharapkan mampu

memberikan informasi mengenai jenis dan

kelimpahan Zooplankton di perairan

kampung Madung yang menggambarkan

kondisi perairannya kepada masyarakat.

Memberikan masukan untuk upaya

pengelolaan perairan kampung Madung

berdasarkan jenis dan kelimpahan

Zooplankton bagi instansi terkait untuk

pengembangan kegiatan perikanan.

Memberikan stimulus ataupun media bacaan

bagi akademisi guna penelitian atau riset

lanjutan mengenai jenis dan kelimpahan

Zooplankton di kampung Madung.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Zooplankton disebut sebagai plankton

hewani dan merupakan suatu grup

(kelompok) yang terdiri dari jenis-jenis

hewan yang sangat banyak macamnya

termasuk protozoa, coelenterate, molusca,

annelida, crustacea. Plankton hewan, pada

umumnya tersusun dari organisme bersel

satu walaupun ada pula oganisme ber sel

banyak didalam kelompok ini.

Zooplankton memanfaatkan

fitoplankton sebagai makanan utamanya, hal

ini terjadi karena zooplankton tidak

memiliki kemampuan untuk menghasilkan

makanan sendiri (fotosintesis) dan

memproduksi zat organik. Zooplankton

menghindari sinar matahari yang terlampau

kuat dipermukaan pada siang hari dan

karenanya mereka menyusup ke lapisan

yang lebih dalam baru pada malam hari

mereka kembali keatas.

5

III. METODE

A. Waktu dan Tempat Penelitian

Penelitian ini dilakukan pada bulan

Januari 2016 April 2016 di perairan

kampung Madung, Kelurahan Kampung

Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota

Kota Tanjungpinang.

B. Bahan Penelitia

Tabel 1. Bahan yang digunakan

Bahan yang digunakan

Sampel air/Zooplankton

Aquades

Tissue

Lugol 4 %

C. Alat Penelitian

Tabel 2. Alat yang digunakan

No. Alat yang

digunakan

Keterangan

1. Pengambilan

Sampel plankton

- Planktonnet ukuran 40

m

- Bandul - Botol sampel

kaca 100 ml

- Ice Box - Kertas label

Menyaring

Zooplankton