KARYA TULIS AKHIR - .SGOT= 0,816 dan R2 SGPT= 0,939. Conclution: The inducing of antocyanin fraction

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of KARYA TULIS AKHIR - .SGOT= 0,816 dan R2 SGPT= 0,939. Conclution: The inducing of antocyanin fraction

KARYA TULIS AKHIR

Pengaruh Pemberian Fraksi Antosianin Ubi JalarUngu (Ipoema batatas)

Klon MSU 03028-10 Terhadap Kadar SGOT dan SGPT Tikus Putih

Jantan (Rattus novergicus) Strain Wistar yang Diinduksi Oleh Isoniasid

dan Rifampisin

Oleh:

Dwiyanto Oktavia

09020119

Fakultas Kedokteran

Universitas Muhammadiyah Malng

2013

i

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahhirabilalamin, puji syukur kehadirat Allah SWT yang

telah melimpahkan karunianya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya

tulis akhir ini dengan bantuan dari berbagai pihak. Shalawat dan salam

senantiasa tercurahkan pada junjungan Rasulullah Muhammad SAW yang telah

membimbing umat manusia dari zaman gelap menuju jalan yang terang

benderang seperti sekrang ini.

Karya Tulis Akhir dengan judul Pengaruh Pemberian Fraksi

Antosianin Ubi Jalar Ungu (Ipoema batatas) Klon MSU 03028-10 Terhadap

Kadar SGOT dan SGPT Tikus Putih Jantan (Rattus novergicus) yang Diinduksi

oleh Isoniasid dan Rifampisin ini dilaksanakan untuk memenuhi salah satu

persyaratan dalam menyelesaikan program sarjana Fakultas Kedokteran.

Dalam menyelesaikan karya tulis ini, penulis mengucapkan terimakasih

kepada:

1. dr. Irma Suswati, M.Kes, selaku Dekan Fakultas Kedokteran

2. dr. Meddy Setiawan, Sp.PD selaku Pembantu Dekan I Fakultas

Kedokteran

3. dr. Fathiyah Safitri, M.Kes, selaku Pembantu Dekan II Fakultas

Kedokteran

4. dr. Iwan Sys Indrawanto, Sp.KJ, selaku Pembantu Dekan III Fakultas

Kedokteran

5. Prof. Dr. dr. Djoni Djunaedi Sp.PD, KPTI, selaku Pembimbing 1

yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing, memberi

saran dan semangat dalam menyelesaikan penelitian ini.

6. dr. Maryam Abdullah, selaku Pembimbing 2 yang telah meluangkan

waktunya membimbing, memberi saran, serta memberi semangat

dalam menyelesaikan penelitian ini.

ii

7. dr. Sulistyo Mulyo Agustini, Sp.PK, selaku penguji yang telah

menguji, memberikan kritik dan saran dalam menyelesaikan tugas

akhir ini.

8. Semua dosen pengajar FK UMM yang telah memberikan bekal ilmu

dan pengetahuan.

9. Para TU FK UMM dan Staf Laboratorium yang telah memberikan

kemudahan dalam proses belajar di perkuliahan selama ini.

10. Seluruh keluarga besar angkatan 2009, keluarga besar FK UMM dan

semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung

membantu dalam penulisan karya tulis akhir ini.

Penulis menyadari bahwa penelitian ini masih jauh dari sempurna,

untuk itu kritik dan saran kami harapkan demi kesempurnaan, serta kami

mengharapkan agar karya tulis ini dapat berguna bagi kita semua, serta

bermanfaat bagi bidang kesehatan khususnya kedokteran

Malang, Maret 2013

Penulis

iii

Daftar Isi

Halaman

Kata pengantar.. i

Daftar isi iii

Daftar gambar viii

Daftar Tabel.. ix

Daftar singkatan x

Abstrak. xi

BAB 1 PENDAHULUAN.. 1

1.1 Latar Belakang... 2

1.2 Rumusanmasalah... 2

1.3 TujuanUmun.. 2

1.4 TujuanKhusus 2

1.5 ManfaatPenelitian. 3

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. 4

2.1 Tuberkulosis 4

2.1.1 PenyebabTuberkulosis.. 4

2.1.2 KlasifikasiTuberkulosis.................... 4

2.1.3 Gejala 4

2.1.4 Penatalaksanaan 5

2.2 IsoniasiddanRifampisin 5

2.2.1 Isoniasid 5

iv

2.2.1.1 Aktifitas antibakteri Isoniasid.. 5

2.2.1.2 Mekanisme kerja Isoniasid.. 6

2.2.1.3 Farmakokinetik isoniasid. 7

2.2.1.4 Efek SampingIsoniasid 8

2.2.1.5 Sediaan dan Dosis isoniasid.... 9

2.2.2 Rifampisin 9

2.2.2.1 Aktivitas Antibakteri Rifampisin... 10

2.2.2.2 Mekanisme Kerja Rifampisin. 11

2.2.2.3 Farmakokinetik Rifampisin.. 11

2.2.2.4 Efek Samping Rifampisin.. 12

2.2.2.5 Interaksi Obat Rifampisin.. 12

2.2.2.6 Sediaan dan dosis Rifampisin 13

2.3 Hepar

2.3.1 Anatomi Hepar.. 13

2.3.1.1 Struktur makroskopis.... 13

2.3.1.2 StrukturMikroskopis 14

2.3.2 Fisiologi Hepar. 15

2.3.3 Tes faal Hati. 16

2.4 Hepatotoksisitas INH danRifampisin 18

2.5 Ubi jalar Ungu 21

2.5.1 Klasifikasi Tanaman UbiJalar Ungu.... 21

2.5.2 Morfologi Ubi Jalar Ungu. 22

2.5.3 Varietas UbiJalar Ungu.. 22

2.5.4 Senyawa Antosianin UbiJalar Ungu.. 24

v

2.5.5 Potensi Antosianin sebagai Hepatoprotektif... 26

BAB 3 Kerangka Konseptual dan Hipotesis Penelitian. 28

3.1 Kerangka Konsep. 28

3.2 Hipotesis Penelitian.. 30

BAB 4 Metode Penelitian.. 31

4.1 Jenis Penelitian. 31

4.2 Waktu dan Tempatpenelitian.. 31

4.3 Populasi dan Sampel 31

4.3.1 Populasi... 31

4.3.2 Sampel. 31

4.3.3 Besar Sampel... 32

4.3.4 Teknik Pengambilan Sampel... 32

4.3.5 Karakteristik Sampel Penelitian. 32

4.3.5.1 Kriteria Inklusi... 32

4.3.5.2 Kriteria Eksklusi. 33

4.3.6 Variabel Penelitian. 33

4.3.6.1Variabel Bebas... 33

4.3.6.2 Variabel Tergantung... 33

4.3.7 Definisi Operasional variabel. 33

4.4 Alat dan Bahan Penelitian.. 34

4.4.1 Alat 34

4.4.1.1 AlatUji Kadar Atosianin... 34

vi

4.4.1.2 Alat Pengambilan Sampel Darah Tikus. 35

4.4.1.3 AlatUji Kadar SGOT dan SGPT... 35

4.4.2 Bahan. 35

4.4.2.1 Bahan Uji Kadar Antosianin. 35

4.4.2.2 Bahan Untuk Sampel Tikus............ 35

4.4.2.3 Bahan Lain 36

4.5 Alur Penelitian..... 36

4.6 Prosedur Penelitian 37

4.6.1 Pembagian Kelompok Tikus 37

4.6.2 Adaptasi Hewan Coba 37

4.6.3 Penentuan Dosis. 38

4.6.3.1 Penentuan Dosis INH dan Rifampisin... 38

4.6.3.2 Dosis Fraksi Antosianin... 48

4.6.4 Ekstraksi UbiJalar Ungu Klon MSU 03028-10.. 39

4.6.5 Fraksinasi UbiJalar Ungu Klon MSU 03028-10. 39

4.6.6 Penentuan Total Antosianin dengan Metode pH Differensial

41

4.6.6.1 PembuatanLarutan Buffer pH 1,0dan pH 4,5 41

4.6.7 Pemeriksaan Kadar SGOT dan SGPT 43

4.6.7.1 Pengukuran Kadar SGOT DenganMetode

Spektrofotometri. 44

4.6.7.2 Pengukuran Kadar SGPT DenganMetode

Spektrofotometri 44

4.7 Analisis Data...... 45

vii

BAB V Hasil danAnalisis data...... 46

5.1 Hasil Penelitian. 46

5.2 Analisa Statistika.. 49

BAB VI Pembahasan. 54

BAB VII Kesimpulandan Saran 59

7.1 Kesimpulan. 59

7.2 Saran... 59

DaftarPustaka.. 60

viii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Isoniasid. 6

Gambar 2.2 Metabolisme Isoniasid.. 8

Gambar 2.3 Metabolisme Rifampisin... 11

Gambar 2.4 Permukaan Hepar dari sisi Anterior ......................... 15

Gambar 2.5 Ciri-ciri aminotransferase yang berkaitan dengan hati... 17

Gambar 2.6 Mekanisme Kerusakan Hepar karena Obat.. 20

Gambar 2.7 Ubijalar Ungu Klon MSU 03028-10 24

Gambar 2.8 Struktur Kimia Antosianin Dalam UbiJalarUngu 25

Gambar 4.AlurPenelitian 36

Gambar 5.1 Grafikrata-rata kadar SGOT tikus putih jantan. 49

Gambar 5.2 Grafikrata-rata kadar SGPT tikus putih jantan. 50

ix

DAFTAR TABEL

Table 5.1 Hasil Pengukuran Kadar SGOT Hepar Tikus Putih Jantan 47

Table 5.2Hasil Pengukuran Kadar SGPT Hepar Tikus Putih Jantan 48

x

DAFTAR SINGKATAN

AIF : Apoptosis inducing factor

APAF-1 : Apoptotic peptidase activating factor 1

ATP : Adenosine-5-triphosphate

Bak : Bcl-2 associated killer

Bid : BH3-interacting domain

Bim : Bcl-2-interacting mediator of cell death

Bmf : Bcl2 Modifying Factor

Ca : Calcium

CD8+ : Cluster of differentiation 8

CYP450 : Cytochrome P-450

DF : Dilution factor

DNA : Deoxyribonucleic acid

FADD : Fas associated death domain

FasL : Fas ligand

IL-2 : Interleukin-2

INH : Isoniazid

K : Kalium

MHC 1 : Major histocampatibility complex 1

MOMP : Mitochondrial outer membrane permeabilisation

mPT : mitochondrial permeability transition

xi

mtDNA : Mitochondrial deoxyribonucleic acid

Na : Natrium

NAT-2 : N-asetil transferase 2

OAT : Obat anti tuberkulosis

PAS : Para-aminosalicylic acid

pH : The power of hydrogen

RIF : Rifampisin

RNS : Reactive Nitrogen Species

ROS : Reactive Oxygen species

rRNA : Ribosomal ribonucleic acid

SGOT : Serum glutamic-oxaloacetic transaminase

SGPT : Serum glutamic pyruvic transaminase

Smac : Supramolecular activation clusters

TB : Tuberkulosis

Th1 : T helper 1

TNF-R1 : Tumor necrosis factor receptor 1

TNF- : Tumor necrosis factor

TRADD : TNF-reseptor associated death domain

xii

ABSTRAK

Dwiyanto Oktavia. 2013.Pengaruh Pemberian Fraksi Antosianin UbiJjalar

Ungu (Ipoema batatas) Klon MSU 03028-10 Terhadap Kadar SGOT dan

SGPT Tikus Putih Jantan (Rattus novergicus) Strain Wistar yang

Diinduksi oleh Isoniasid dan Rifampisin. Fakultas Kedokteran