KEGIATAN BANK SYARIAH MANDIRI (BSM) DALAM PEMBERIAN

  • View
    223

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of KEGIATAN BANK SYARIAH MANDIRI (BSM) DALAM PEMBERIAN

  • KEGIATAN BANK SYARIAH MANDIRI (BSM) DALAM PEMBERIAN KREDIT MUDHARABAH, TINJAUAN ASPEK YURIDIS

    SKRIPSI

    Untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum

    Oleh

    Nama : Sri Eti Faturoh NIM : 3450401063 Program Studi : Ilmu Hukum Fakultas : FIS

    FAKULTAS BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    2006

    U N N E S

  • ii

    PERSETUJUAN PEMBIMBING

    Skripsi ini telah disetujui oleh pembimbing untuk diajukan ke sidang panitia ujian

    skripsi pada:

    Hari :

    Tanggal :

    Pembimbing I Pembimbing II

    Drs. Heri Subondo, M.Hum Drs. Rustopo, S.H, M.Hum NIP. 130809956 NIP. 130515746

    Mengetahui Ketua Jurusan Hukum Dan Kewarganegaraan

    Drs. Eko Handoyo, M. Si NIP. 131764048

  • iii

    PENGESAHAN KELULUSAN

    Skripsi ini telah dipertahankan di depan Sidang Panitia Ujian Skripsi Fakultas

    Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang pada:

    Hari : Rabu

    Tanggal : 23 Agustus 2006

    Penguji Skripsi

    Pujiono, S. H NIP. 132207403

    Anggota I Anggota II

    Drs. Herry Subondo, M.Hum Drs. Rustopo, S.H, M.Hum NIP. 130809956 NIP. 130515746

    Mengetahui

    Dekan Fakultas Ilmu Sosial

    Drs. Sunardi, MM NIP. 130367998

  • iv

    PERNYATAAN

    Saya menyatakan bahwa yang tertulis di dalam skripsi ini benar-benar hasil karya

    saya sendiri, bukan jiplakan dari karya tulis orang lain, baik sebagian atau

    seluruhnya. Pendapat atau temuan orang lain yang terdapat dalam skripsi ini

    dikutip atau dirujuk berdasarkan kode etik ilmiah.

    Semarang, Agustus 2006

    Sri Eti Faturoh NIM. 3450401063

  • v

    MOTTO DAN PERSEMBAHAN

    MOTTO

    Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. (Q.S Al- Baqarah: 276)

    Yang terbaik diantara kamu adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain. (Al-Quran)

    Saudaraku, genggam erat tali keimanan kita kenalilah diri pahamilah kebiasaannya rasakan setiap getaran-getarannya lalu berhati-hati dan kontrolah kemauan dan kecenderungannya waspadai kekurangannya dan manfaatkan kelebihannya dan berdoalah pada Allah agar ia menyingkapkan ilmu-Nya tentang diri.(Muhammad Nursani)

    Skripsi ini kupersembahkan untuk;

    Ibu dan Bapaku yang selalu mengiringi perjalanan

    hidupku dengan doa dan cinta.

    Mba Sofi dan Mulyadi, adiku tercinta yang

    senantiasa mendoakanku.

    Ukhti Fillah yang ada di kost Asy Syifa tercinta,

    kalian adalah inspirasiku.

    Semua sahabatku di Prodi hukum angkatan 01.

    Dan seseorang yang kelak menjadi pendamping

    hidupku yang masih menjadi rahasia-Nya.

  • vi

    PRAKATA

    Puji syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan

    karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul:

    KEGIATAN BANK SYARIAH MANDIRI (BSM) DALAM PEMBERIAN

    KREDIT MUDHARABAH, TINJAUAN ASPEK YURIDIS, guna memenuhi

    syarat menyelesaikan program S-1 pada program studi Ilmu Hukum, Fakultas

    Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang.

    Selama proses penelitian sampai disusunnya skripsi ini tidak lepas dari

    peranan pihak yang secara langsung atau tidak langsung telah membimbing,

    mendorong, membantu dan memberikan semangat kepada penulis. Penulis

    mengucapkan terimakasih kepada:

    1. Prof. Dr. H. AT. Soegito, S.H, MM selaku Rektor Universitas Negeri

    Semarang

    2. Drs. H. Sunardi, MM selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial.

    3. Drs. Eko Handoyo, M.Si selaku Ketua Jurusan Hukum dan

    Kewarganegaraan (HKn) Fakultas Ilmu Sosial.

    4. Drs. Herry Subondo, M.Hum selaku pembimbing I yang telah memberikan

    bimbingan dan pengarahan serta motifasi, sehingga dapat terselesaikannya

    skripsi ini.

    5. Drs. Rustopo, S.H, M.Hum selaku pembimbing II yang telah memberikan

    bimbingannya dengan sabar selama penulisan skripsi ini.

    6. Pimpinan Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Semarang yang telah

    memberikan ijin kepada penulis untuk mengadakan penelitian

  • vii

    7. Mba Retno, Pak Arfan, Mba Nita dan Pak Yusak yang telah memberikan

    bantuan dalam penulisan skripsi ini.

    8. Anak-anak asy-syfaa yang unik-unik, Tian, Siti, Ita, Zona, Titin, Desi,

    Asih, Mei, Dwi, Sari, Lulux, Jsn, Irma, Eri, uI, Ratna, Wewed..

    9. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya skripsi ini.

    Akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi penulis

    sendiri maupun pihak yang membutuhkan.

    Semarang, Agustus 2006

    Penyusun

  • viii

    SARI

    Sri Eti Faturoh. 2006. Kegiatan Bank Syariah (BSM) Dalam Pemberian Kredit Mudharabah Tinjauan Aspek Yuridis. Skripsi. Jurusan Hukum Dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang. 83 h.

    Kata Kunci: Bank Syariah Mandiri, Kredit Mudharabah Bank Syariah Mandiri (BSM) merupakan Bank Umum Syariah (BUS) ke-2 di Indonesia setelah berdirinya Bank Muamalat Indonesia (BMI), sekitar tahun 1992. Sejarah berdirinya Bank Syariah Mandiri (BSM) dipengaruhi adanya tuntutan dari sebagian masyarakat muslim Indonesia yang menganggap bahwa bunga bank adalah haram. Pada tahun 1997 tepatnya bulan Juli krisis tersebut telah mengakibatkan perbankan Indonesia yang didominasi oleh bank-bank konvensional mengalami kesulitan yang sangat parah yang menyebabkan pemerintah Indonesia terpaksa mengambil tindakan untuk merekonstruksi dan merekapitalisasi sebagian bank Indonesia. Tepat pada bulan tanggal 1 November 1999 merupakan hari pertama beroperasinya PT. Bank Syariah Mandiri (BSM). Kelahiran Bank Syariah Mandiri (BSM) merupakan buah usaha dari para perintis Bank Syariah di PT. Bank Susila Bakti dan menejemen PT. Bank Mandiri (persero) yang memandang pentingnya kehadiran Bank Syariah di lingkungan PT. Mandiri (persero). Bank Syariah Mandiri (BSM) hadir sebagai bank yang mengkombinasikan idealisme usaha dengan nilai-nilai rohani yang melandasi operasinya. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1)Bagaimanakah pelaksanaan pemberian pembiayaan total (mudharabah) pada Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Semarang?,(2) Bagaimanakah cara penyelesaian sengketa yang terjadi antara nasabah pembiayaan total (Mudharabah) dengan pihak Bank syariah Mandiri (BSM) cabang Semarang?Penelitian ini bertujuan:(1)Mengetahui pelaksanaan pemberian kredit Mudharabah oleh Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Semarang.(2)Mengetahui cara penyelesaian sengketa yang terjadi antara nasabah Pembiayaan Mudharabah dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Semarang. Manfaat penelitian ini adalah:(1) bagi pribadi, lebih memahami dan menambah pengetahuan tentang hokum perbankan.(2) Bagi lembaga perbankan, Meningkatkan peran dan fungsi pelayanan bank syariah kepada masyarakat.(3) bagi masyarakat Memberikan informasi kepada masyarakat mengenai bank syariah dalam pemberian kredit mudharabah Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelaksanaan kegiatan pemberian kredit mudharabah pada Bank Syariah Mandiri (BSM) pada prinsipnya mengedepankan rasa saling percaya antara nasabah dengan pihak Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Semarang hal itu tercermin dalam kontrak (akad) mudharabah. Prosedur pembiayaan total (mudharabah) dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu, tahap solisitas dan permohonan, tahap investigasi, tahap analisa, tahap persetujuan, tahap pencairan, tahap monitoring, tahap angsuran/pelunasan dan tahap perhitungan bagi hasil. Sedangkan cara penyelesaian sengketanya adalah dengan langkah penyelamatan terlebih dahulu,

  • ix

    langkah penyelamatan ini terdiri dari 4 (empat) cara yaitu penagihan secara intensif, penjadualan kembali (Rescheduling), persyaratan kembali (Reconditioning) dan penataan kembali (Restrukturing). Apabila dari keempatnya tidak dapat diselesaikan maka jalan terakhir yang ditempuh adalah lewat pengadilan.

    Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan kegiatan pemberian kredit mudharabah pada Bank Syariah Mandiri (BSM) pada prinsipnya mengedepankan rasa saling percaya antara nasabah dengan pihak Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Semarang hal itu tercermin dalam kontrak (akad) mudharabah. Prosedur pembiayaan total (mudharabah) dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu, tahap solisitas dan permohonan, tahap investigasi, tahap analisa, tahap persetujuan, tahap pencairan, tahap monitoring, tahap angsuran/pelunasan dan tahap perhitungan bagi hasil. Penyelesaian sengketa antara nasabah pembiayaan dengan pihak Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang semarang secara teori adalah dengan langkah penyelamatan terlebih dahulu. Langkah penyelamatan ini terdiri dari 4 (empat) cara yaitu penagihan secara intensif, penjadualan kembali (Rescheduling), persyaratan kembali (Reconditioning) dan penataan kembali (Restrukturing). Apabila dari keempatnya tidak dapat diselesaikan dan nasabah dianggap tidak punya itikad baik untuk melakukan pelunasan maka jalan terakhir yang ditempuh adalah lewat jalur pengadilan. Hasil penelitian di atas, diharapkan dapat bermanfaat bagi Bank Syariah Mandiri (BSM) maupun bagi masyarakat yang berminat melakukan pembiayaan di Bank Syariah Mandiri (BSM). Demikian juga bagi penulis.

  • x

    DAFTAR ISI

    HALAMAN JUDUL i

    PERSETUJUAN PEMBIMBING ii

    PENGESAHAN KELULUSAN. iii

    PERNYATAAN. iv

    MOTTO DAN PERSEMBAHAN. v

    PRAKATA. vi

    SARI viii

    DAFTAR ISI.. ix

    DAFTR TABEL. x

    DAFTAR BAGAN. xi

    DAFTAR LAMPIRAN.. xii

    BAB I PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Permasalahan. 1

    B. Identifikasi Dan Pembatasan Masalah. 5

    C. Permasalahan 6

    D. Tuju