Click here to load reader

KKP BSI - Analisa Sistem Informasi Pembuatan Paspor Pada Kantor Imigrasi Kelas II

  • View
    336

  • Download
    17

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tugas Kuliah Kerja Praktik BSI - analisa sistem informasi pembuatan paspor

Text of KKP BSI - Analisa Sistem Informasi Pembuatan Paspor Pada Kantor Imigrasi Kelas II

288

BAB I

PENDAHULUAN1.1. Umum

Seiring dengan perkembangan teknologi dan arus globalisasi, telah memudahkan orang-orang untuk melakukan perjalanan dari satu negara ke negara yang lain, sehingga tidak terasa lagi adanya batas-batas antar negara (boderless). Paspor biasanya diperlukan untuk perjalanan internasional karena harus ditunjukkan ketika memasuki perbatasan suatu negara.Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi adalah salah satu instansi pemerintah yang berdiri di bawah naungan Kementrian Hukum & Hak Asasi Manusia Republik Indonesia wilayah Jawa Barat yang melayani pembuatan izin keimigrasian. Analisis terhadap sistem pembuatan paspor (SPRI) yang ada dalam kantor imigrasi dilakukan untuk mengidentifikasi kelemahan yang ada dan mengusulkan langkah-langkah untuk perbaikannya.

Untuk menghindari paspor digunakan oleh pihak-pihak yang tidak diinginkan seperti contohnya teroris, maka setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin dibuatkan paspor datanya harus terinci dan tidak adanya duplikasi data. Paspor yang dibuat oleh Tenaga Kerja Imigran (TKI) maupun Warga Negara Indonesia (WNI) lainnya, harus adanya database yang mencukupi untuk menyimpan semua data file. Karena setiap Warga Negara Indonesia (WNI) hanya diperbolehkan mempunyai satu paspor dan prosedurnya harus jelas dan teratur. Maka dari itu penulis tertarik untuk mengambil judul Analisa Sistem Informasi Pembuatan Paspor (SPRI) pada Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi. 1.2. Maksud dan Tujuan

Maksud penulisan laporan analisa sistem informasi pembuatan paspor (SPRI) ini yaitu:

1. Mengembangkan kemampuan penulis dalam menganalisa prosedur sistem informasi yang berjalan pada Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi.

2. Menganalisa sejauh mana permasalahan dan kelemahan yang ada di Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi mengenai pembuatan paspor (SPRI).

3. Sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya untuk permohonan pembuatan paspor.

4. Memberikan informasi kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Sedangkan tujuan dari penulisan laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP) ini yaitu untuk melengkapi dan memenuhi kelulusan mata kuliah Kuliah Kerja Praktik (KKP) pada program Diploma Tiga jurusan Manajemen Informatika.

1.3. Metode Penelitian

Dalam kegiatan penulisan laporan ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif analitis, yaitu metode mengumpulkan, menyajikan serta menganalisa data sehingga dapat memberikan gambaran yang cukup jelas atas objek yang diteliti untuk menarik kesimpulan.

Cara yang digunakan penulis dalam pengumpulan data adalah:

1. Metode Wawancara (Interview)

Metode ini dilakukan dengan proses tanya jawab yang dilakukan penulis kepada staff kantor imigrasi bagian kepegawaian guna mendapatkan informasi secara terperinci mengenai kegiatan pembuatan paspor (SPRI) dan organisasi yang ada didalamnya.2. Metode Observasi

Metode ini dilakukan dengan proses pengamatan langsung terhadap kegiatan yang berhubungan dengan penulisan laporan ini yaitu pada bagian loket sehingga mendapatkan informasi yang jelas mengenai permasalahan atau penggunaan sistem yang berjalan.

3. Metode Studi Pustaka

Metode ini dilakukan dengan mengumpulkan referensi-referensi yang ada di perpustakaan sebagai bahan pertimbangan untuk mendekati dan meneliti kebenaran antara teori dengan praktik yang ada.1.4. Ruang Lingkup

Kantor Imigrasi melayani beberapa bidang antara lain pembuatan paspor, pemeriksaan paspor rusak, penggantian paspor, pemeriksaan paspor hilang, pembuatan izin keimigrasian, perpanjangan izin kunjungan, izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap.

Dalam penulisan laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP) ini penulis mencoba membahas mengenai prosedur pembuatan paspor (SPRI) pada Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi yang terdiri mulai dari prosedur permohonan, prosedur pembayaran, prosedur pengambilan data biometrik serta prosedur penyelesaian paspor (SPRI).

1.5. Sistematika PenulisanUntuk mengetahui secara ringkas permasalahan yang ada dalam penulisan laporan ini, maka digunakan sistematika penulisan yang bertujuan untuk mempermudah pembaca memahami laporan analisa sistem informasi pembuatan paspor (SPRI) ini.

BAB I

PENDAHULUAN

Pada bab ini penulis mencoba menguraikan mengenai latar belakang secara umum, ruang lingkup penelitian, maksud dan tujuan, metode penulisan yang digunakan, serta sistematika penulisan.

BAB IILANDASAN TEORI

Pada bab ini penulis menguraikan mengenai pembahasan teoritis sebagai landasan berfikir dan konsep-konsep yang digunakan sebagai acuan dalam penulisan laporan ini yaitu sistem informasi.

BAB IIIANALISA SISTEM BERJALAN

Pada bab ini penulis mencoba menguraikan mengenai profil instansi, sejarah instansi, visi dan misi, janji layanan, struktur organisasi dan fungsi, prosedur sistem berjalan, diagram alir data sistem berjalan, dokumen-dokumen yang terkait, sistem komputer yang digunakan, serta membahas permasalahan pokok beserta pemecahannya.

BAB IV PENUTUP

Pada bab ini penulis menjelaskan mengenai kesimpulan dan saran dari seluruh pembuatan laporan Kuliah Kerja Praktik (KKP).BAB II

LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Sistem

Dalam konsep dasar sistem ini, penulis menjelaskan mengenai sistem informasi, karakteristik sistem, dan klasifikasi sistem.1. Pengertian Sistem Informasi

Menurut Mc.Leod dalam Hanif Al Fatta (2007:4) mengemukakan bahwa sistem adalah sebagai sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai satu tujuan.

Informasi ialah data yang telah diolah menjadi bentuk atau sesuatu yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Menurut Kertaha didalam Hanif Al Fatta (2007:9) mendefinisikan sistem informasi adalah alat untuk menyajikan informasi dengan cara sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya. Komponen dari Sistem Informasi antara lain :

a. Perangkat keras (Hardware)

b. Perangkat lunak (Software)

c. Database

d. Prosedur

e. Personil/Orang

f. Jaringan komputer dan komunikasi data2. Karakteristik Sistem

Menurut Ladjamudin (2008:10) memahami dan mengembangkan suatu sistem, maka kita harus dapat membedakan sistem berdasarkan unsur-unsur yang membedakannya. Unsur-unsur itu adalah karakteristik sistem atau sifat-sifat tertentu yang menggambarkan bahwa hal tersebut bisa dikatakan sebagai suatu sistem. adapun karakteristik yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Karakteristik sistem terdiri dari 8 aspek yaitu :

a. Komponen (Component)

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi yang artinya bekerja sama membentuk satu kesatuan komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian dari sistem. Setiap subsistem memiliki sifat-sifat dari sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.b. Lingkungan Luar (Environment)

Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.c. Batasan (Boundary)

Merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luar. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

d. Jalinan (Interface)

merupakan media penghubung antara satu sub sistem dengan subsistem yang lainnya. Jalinan ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem yang lain. e. Masukan (Input)

Energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukkan dapat berupa pemeliharaan (maintenance input) dan sinyal (signal input).

f. Proses (Process)

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukkan menjadi keluaran.g. Keluaran (Output)

Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna.h. Sasaran/ Tujuan (Goal)

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan (goal) atau sasaran (objective). Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran maka operasi tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukkan yang dibutuhkan dan keluaran sistem yang akan dihasilkan oleh sistem itu sendiri.3. Klasifikasi Sistem

Menurut Istianingsih (2009:5) sistem dapat di klasifikasikan dari beberapa sudut pandang. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

a. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik

Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak nampak secara fisik, sedangkan sistem fisik merupakan sistem yang ada secara fisik.

b. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia, sedangkan sistem buatan manusia merupakan sistem yang dirancang oleh manusia.

c. Sistem Deterministic dan Sistem ProbabilisticSistem determnistic adalah sistem yang tingkah lakunya dapat diprediksi. Sedangkan sistem probabilistic merupakan sistem yang tingkah lakunya belum diprediksi karena mengandung probabilistic.

d. Sistem Terbuka dan Tertutup

Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan dipengaruhi oleh lingkungan luarnya. Sedangkan sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan luarnya.

2.2. Peralatan Pendukung (Tools System)

Peralatan yang digunakan untuk menggambarkan bentuk logika dari model suatu sistem pada penulisan Kuliah Kerja Praktik (KKP) ini yaitu dengan menggunakan simbol-simbol berupa diagram-diagram yang menunjukkan secara tepat arti dan fungsinya, antara lain sebagai berikut:1. Diagram Alir Data (DAD)

a. Konsep Dasar Diagram Alir Data (DAD)

Diagram alir data merupak

Search related