Lakip Edit 2

  • View
    242

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

lakip baru

Transcript

DOKUMEN RENCANA STRATEGIS MAN PAMEUNGPEUK TAHUN 2011 SAMPAI DENGAN 2015

Disusun oleh : Tim Pengembang Program MAN Pameungpeuk

MADRASAH ALIYAH NEGERI PAMEUNGPEUKJln Miramareu no.361 tlp(0262) 5229222011

BAB IP E N D A H U L U A N

A. DASAR PEMIKIRANGlobalisasi telah menjadikan setiap negara menjadi saling terhubung, kejadian atau permasalahan disatu negara bisa serta-merta memiliki pengaruh yang mendunia. Oleh karena itu kemampuan adaptasi yang kita kembangkan tidak hanya berorientasi pada skala nasional akan tetapi juga pada skala internasional. Agar suatu negara memiliki kualitas yang unggul, maka tentu saja diperlukan manusia-manusia yang tangguh dan kreatif untuk mensikapi berbagai gejolak yang terjadi. Telah menjadi sebuah kesadaran global bahwa pendidikan adalah penjaga kelangsungan peradaban manusia. Pendidikan yang diselenggarakan secara sembarangan pada satu Negara berakibat signifikan terhadap kemajuan Negara tersebut jika dibandingkan dengan Negara lain yang mengelola pendidikan dengan lebih baik. Akan tetapi, walaupun telah menjadi sebuah kesadaran global, pada kenyataanya membangun satu sistem pendidikan yang baik bukanlah perkara yang sederhana. Jangankan sistemnya, konsep baik satu dari sistem juga masih diperdebatkan. Permasalahan pembinaan untuk menghasilkan manusia-manusia unggul, biasanya dialamatkan kepada lembaga-lembaga pendidikan. Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, maka lembaga pendidikan yang berkualitas merupakan sebuah keharusan, permasalahannya adalah bagaimana kita dapat menghasilkan sebuah lembaga yang berkualitas.Berbicara mengenai pendidikan yang berkualitas maka akan banyak variabel yang ikut didalamnya, salah satunya adalah menyangkut bagaimana efektifitas sistem pendidikan yang dijalankan dalam sebuah tingkat satuan pendidikan. Dalam kerangka KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan), setiap satuan pendidikan memiliki kebebasan untuk menampilkan berbagai inovasi yang berkaitan dengan sistem pendidikan yang akan dijalankan dengan tetap mengacu pada standar isi dan kompetensi dasar yang telah digariskan secara nasional. Disatu sisi, kerangka KTSP ini merupakan kemajuan dari dunia pendidikan yang telah berhasil mengembalikan kebebasan mengembangkan pendidikan yang lebih dekat dengan masyarakat sekitar. Akan tetapi disisi lain, kebebasan ini memerlukan pemikiran yang lebih mendalam untuk dapat merancang berbagai kegiatan yang lebih efektif dan efisien sehingga dihasilkan pendidikan yang bermutu tinggi. Oleh karena itu setiap program harus dikaji secara mendalam, sehingga setiap program benar-benar efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Begitu pula dalam pelaksanaannya, harus benar-benar terkontrol. Dan pada akhirnya setiap program tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan.MAN Pameungpeuk sebagai salah satu tingkat satuan pendidikan juga dituntut untuk memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan yang diamanatkan oleh Undang-undang. Berdasarkan Keputusan Mentri Agama RI No.370 Tahun 1993 pasal 1, Madrasah Aliyah atau MA adalah sekolah menengah umum yang berciri khas agama Islam yang diselenggarakan oleh Departemen Agama. Pengidentikan MA dengan pendidikan umum atau SMU yang berciri khas agama Islam mempunyai implikasi yang luas terhadap perlunya penyesuaian dalam berbagai bidang, mulai dari kurikulum, tenaga kependidikan, fasilitas, dan bahkan sikap masyarakat dan penyelenggara pendidikan, serta diharapkan MA dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, mampu bersaing untuk memasuki jenjang Perguruan Tinggi, dan mampu berkiprah dalam kehidupan masyarakat yang senantiasa berkembang. Peningkatan mutu pendidikan termasuk mutu SDM MA merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan karena masyarakat sekarang semakin kritis dan akan memilih lembaga-lembaga pendidikan yang baik dan bermutu.MAN Pameungpeuk sebagai salah satu madrasah yang mengemban amanat undang-undang dalam melaksanakan pendidikan pada saatnya harus mampu menampilkan kinerja yang optimal, produktif, efektif, dan efisien sebagai institusi pendidikan yang dikelola secara profesional. Oleh karena itu dalam pengoperasiannya perlu ada buku pedoman Rencana Strategis. Agar tujuan tersebut dapat terealisasikan, maka pelaksanaannya harus berdasarkan pada rencana yang matang, sistematis, integral, dan berkesinambungan dalam kurun waktu tertentu yang tertuang dalam Buku Pedoman Rencana Strategis MAN Pameungpeuk Kab. Garut Tahun 2011 2012.

B. KEDUDUKAN, FUNGSI, DAN TUGASMadrasah aliyah negeri Pameungpeuk merupakan salah satu satuan kerja yang secara institusional sebagai organisasi /lembaga yang secara vertikal dibawah kantor wilayah departemen agama Jawa Barat. Tugas pokok dan fungsinya berpedoman pada KMA nomor 370 tentang tahun 1993 tentang madrasah aliyah.

C. TUGAS DAN FUNGSISeperti yang telah disebutkan bahwa tugas dan fungsi Madrasah Aliyah Negeri diatur dalam KMA 370 tahun 1993 tentang madrasah aliyah. Madrasah bertugas melaksanakan pendidikan nasional berdasarkan sistem pendidikan nasional dengan kurikulum yang ditetapkan oleh menteri dan dengan tetap mengindahkan ciri khas madrasah tersebut. Madrasah aliyah merupakan sekolah umum yang bercirikan khas agama islam yang diselenggarakan oleh departemen agama fungsi diantaranya 1. melaksanakan kegiatan pembelajaran2. melaksanakan pengelolaan bimbingan dan penyuluhan3. melaksanakan pengelolaan tenaga kependidikan4. melaksanakan pengelolaan sarana dan prasarana5. melaksanakan pembinaan siswa6. melaksanakan hubungan dengan masyarakat

BAB IIKONDISI OBJEKTIF MAN PAMEUNGPEUK

A. Sejarah Singkat MAN PameungpeukMAN Pameungpeuk terletak di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, tepatnya di dijalan Sirnabakti No 361 kecamatan Pameungpeuk yang berjarak kira-kira 85 km dari Kota Garut. Berada pada lingkungan pesisir pantai selatan pulau jawa dan berjarak kira-kira 5 Km dari pantai. Tahun 1987 Drs.H.Djayan Abdul Manaf kepala kandepag Garut mendirikan yayasan darul Fitri, dengan lokasi awal kp. Cigodeg Gg. Moh. Hakim no. 111 Kec. Pameungpeuk Garut dipimpin (kepala Madrasah) Moh. Tamimi, B.A. Perkembangan madrasah dari tahun ke tahun cukup baik dengan memiliki 3 rombongan belajar. Namun setelah kondisi kesehatan bapak pendiri yayasan sering sakit, perawatan madrasah kurang terperhatikan dan akhirnya pada tahun 1995 maka yayasan berinisiatif untuk mengubah status madrasah menjadi negeri dengan tetap menggunakan bangunan milik yayasan sebagai lokasi tempat belajar. Dan mulai tahun 1998 lokasi belajar berangsur dipindahkan ke lokasi baru di Jalan Sirnabakti no 361 Kec. Pameungpeuk Garut .

B. Keadaan MadrasahUntuk memberikan gambaran nyata mengenai MAN Pameungpeuk, berikut akan dipaparkan mengenai kelembagaan, bidang kurikulum, bidang kesiswaan, bidang sarana, dan bidang tenaga kependidikan 1. Bidang Kelembagaan Bidang kelembagaan dan manajemen meliputi; unsur pimpinan, unsur pelaksana teknis, unsur pelengkap atau pendukung, dan unsur pengelola administrasi atau staf Tata Usaha. Pengelola pendidikan dan pengajaran di Madrasah Aliyah merupakan tanggung jawab Kepala Madrasah selaku administrator, top manajer, dan supervisor.Dalam perkembangannya sampai sekarang, MAN Pameungpeuk telah dipimpin oleh empat Kepala Madrasah. Adapun daftar para Kepala Madrasah tersebut adalah sebagai berikut:No.NAMAJABATANPERIODE

1H. MakinadinKepala - 2005

2Dra. Ida ParidaKepala2005 - 2009

3Drs.H.Gojali, M.Akepala2009-2011

4Drs.Nandang,M.AKepala2010-sekarang

Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Madrasah dibantu oleh seorang Kepala TU beserta beberapa Staf TU dan lima orang wakil Kepala Madrasah, yaitu; Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum, Seorang Wakil Kepala Madrasah Urusan Kesiswaan, Wakil Kepala Madrasah Urusan Humas/Kesra, Wakil Kepala Madrasah Urusan Sarana, dan Koordinator BK (Setingkat Waka), kepala Perpustakaan, dan Kepala Laboratorium Komputer, serta dibantu oleh beberapa pembina.

Struktur organisasi yang terdapat di MAN Pameungpeuk adalah

Kepala sekolahKepala TUWaka. Bid. sarana Waka. Bid. kurikulum Waka. Bid kesiswaan Waka. Bid hubungan masyarakatGuruSiswa Wali KelasBP/BKKomite MadrasahKepala PerpustakaanKepala Lab.Komputer

Kepala sekolah : Dra. Nandang,M.AKepala TU: Mahmud, SHWakil kepala bidang sarana: Asep Rustandi, S.PdWakil kepala bidang kurikulum: Drs. Mamur RohendiWakil kepala bidang kesiswaan: Teni Hidayat, S.PdWakil kepala bidang hubungan masyarakat: Dra.Hj. Eneung NuroniahKepala Perpustakaan: Hendra Iskandar S.PdKepala Laboratorium Komputer: Enur Nurlela, S.Pd

2. Bidang KurikulumBerdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan yang mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). KTSP telah disusun dan dilaksanakan sejak 2006 sampai 2010. Sebagai tahap uji coba, akan tetapi dari pengalaman, masih terdapat banyak kekeliruan, dan kekurangan yang berkaitan dengan konsep, silabus, pengaturan beban belajar, peraturan akademik, kalender akademik, dan sebagainya.

3. Bidang Kesiswaan ( Dimensi Input, Proses, dan Output) Dimensi input sangat merupakan salah satu kendala yang masih belum terpecahkan adalah animo masyarakat dalam memasukkan putra-putri mereka menjdi siswa MAN Pameungpeuk. Hal ini terbukti dengan senjangnya jumlah siswa yang mendaftar di MAN Pameungpeuk dengan di SMA Pameungpeuk. Pada proses, pelayanan pada siswa masih belum seperti yang diharapkan, contohnya pada ekstrakurikuler, MAN Pameungpeuk baru memiliki kegiatan pengembangan bakat yang masih terbatas pada kegiatan leadership (Pramuka, PMR) dan olahraga (Badminton dan volley).

4. Bidang Sarana dan PrasaranaDalam bidang sara