Laporan Akhir kkn Kelompok 35

  • View
    230

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

laporan kkn unib

Text of Laporan Akhir kkn Kelompok 35

LAPORAN AKHIR (KELOMPOK)MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA (KKN)UNIVERSITAS BENGKULU PERIODE 76 TAHUN 2015Dari Tanggal 1 Juli 2015 s.d 31 Agustus 2015Di

Kelurahan: Padang NangkaKecamatan: Singaran PatiKota : Bengkulu

DISUSUN OLEH :

KELOMPOK 35 KELURAHAN PADANG NANGKA

REINAL T. SIBARANID1A012051DIO YUDANSHA P.C1C012024DEFFRY BERLIYANSAHC1C012056SYAHBUDINE1D012035DWI ELINA ANGRIANIA1I012009CAROLIND Y.A1I012059NELLA ASTIANIG1A012051PUTRI SUSILAWATID1E012071

PUSAT PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGANKULIAH KERJA NYATA (P3KKN)LEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKAT2015

HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN KELOMPOK MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIVERSITAS BENGKULU PERIODE 76 TAHUN 2015DARI TANGGAL 01 JULI S/D 31 AGUSTUS 2015

Di

Kelurahan: Padang NangkaKecamatan: Singaran PatiKota : Bengkulu

OlehKelompok 35

REINAL T. SIBARANI D1A012051DIO YUDANSHA PRAKOSOC1C012024DEFFRY BERLIYANSAHC1C012056SYAHBUDINE1D012035DWI ELINA ANGRIANIA1I012009CAROLIND Y.A1I0120059NELLA ASTIANIG1A012051PUTRI SUSILAWATID1E012071

Disetujui dan disahkan oleh

Dosen Pembibinng LapanganLurah

Dr.Ir Atra Romeida, M.SiHermitati, S.ENIP. 1964 05301989032003NIP.196304231986032006

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat menyelesaikan laporan akhir kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Bengkulu Periode 76 Tahun 2015 yang berlokasi di Kelurahan Padang Nangka Kecamatan Singaranpati Kota Bengkulu.Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan satu bentuk pelajaran kepada Mahasiswa dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada Mahasiswa ditengah masyarakat. Keberadaan Mahasiswa di Kelurahan ini adalah menjalankan program-program yang telah direncanakan dan terstruktur dari hasil observasi. Sehingga secara langsung mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ikut andil dalam pemecahan masalah-masalah tersebut sejak tanggal 1 Juli 31 Agustus 2015.Keberhasilan pelaksanaan program dan penyusunan laporan kelompok tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak, untuk itu dengan segala kerendahan hati, kami banyak mengucapkan terima kasih kepada:1. Bapak DR. Ridwan Nurazi, S.E. M,Sc. Selaku Rektor Universitas Bengkulu.1. Bunda DR.Ir Atra Romeida.M.Si. Selaku Dosen Pembimbing Lapangan yang telah memberikan pengarahan, saran, dan bimbingan selama dilokasi KKN. 1. Tim P3KKN UNIB Periode 76 Tahun 2015 yang telah memberikan pengarahan dan pembinaan kepada peserta KKN UNIB.1. Ibu Hermitati selaku Lurah Padang Nangka yang telah memberikan dukungan bimbingan, semangat, saran dan bantuan selama berlangsungnya kegiatan KKN di Kelurahan Padang Nangka.1. Bapak RT 08,10,12,13, dan 14 Maupun Bapak RW 04 dan 05 yang telah membantu melaksanakan kegiatan KKN.1. Seluruh warga masyarakat Kelurahan Padang Nangka baik bapak-ibu, pemuda-pemudi, serta tokoh masyarakat atas semangat dan partisipasinya yang telah mendukung pelaksanaan program KKN baik secara moril maupun materil. 1. Teman-teman sekre lain baik Padang Nangka 1, Padang Nangka 2 dan Padang Nangka 3 yang tidak bisa disebuti satu-satu. Atas semuannya sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.1. Dan seluruh pihak yang telah membantu kegiatan kami baik secara langsung maupun tidak langsung.Semoga apa yang telah diberikan akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa.Penulis menyadari bahwa Laporan ini masih banyak kekurangan dalam berbagai hal, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun untuk kesempurnaan dalam penyusunan laporan dimasa mendatang. Akhirnya semoga laporan ini dapat bermanfaat sebagai acuan kedepan bagi kita semua.

Bengkulu, 01 September 2015

Tim Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL.......................................................................................iHALAMAN PENGESAHAN.........................................................................iiKATA PENGANTAR.....................................................................................iiiDAFTAR ISIvDAFTAR TABELviDAFTAR LAMPIRANvii

BAB I : KEADAAN UMUM LOKASI 11.1 Letak, Luas dan Aksesibilitas 11.2 Keadaan Alam dan Potensi Fisik Lokasi KKN11.3 Keadaan Perekonomian 21.4 Keadaan Sosial, Pemerintahan, dan Kelembagaan 4

BAB II : IDENTIFIKASI MASALAH 52.1 Penetapan Masalah Unggulan 52.2 Penetapan Masalah Umum 5A. Bidang Sarana dan Prasarana 5B. Bidang Perekonomian dan Produksi 6C. Bidang Pendidikan, Sosial Budaya dan Spiritual 7D. Bidang Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan 10E. Bidang Kelestarian Lingkungan Hidup 11F. Bidang Peningkatan Peran Wanita 11G. Bidang Administrasi Pemerintahan Kelurahan 11H. Kegiatan Tambahan 12

BAB III : PELAKSANAAN BIDANG KEGIATAN 14A. Bidang Sarana dan Prasarana 14B. Bidang Perekonomiaan dan Produksi15C. Bidang Pendidikan, Sosial Budaya, dan Spiritual16D. Bidang Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan20E. Bidang Kelestarian Lingkungan Hidup22F. Bidang Peranan Wanita23G. Bidang Administrasi Pemerintahan23H. Kegiatan Tambahan24I. Program Unggulan26

BAB IV : KESIMPULAN DAN SARAN 304.1 Kesimpulan 304.2 Saran30DAFTAR PUSTAKA31LAMPIRAN

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1Luas Penggunaan Lahan Kelurahan Padang NangkaTabel 1.2Pekerjaan Penduduk kelurahan padang nangkaTabel 1.3Jumlah PendudukTabel 1.4Tingkat PendidikanTabel 1.5Komposisi Agama pendudukTabel 3.1Bahan Baku Cabe KeringTabel 3.2Biaya Bahan BakuTabel 3.3Biaya PeralatanTabel 3.4Biaya Tenaga KerjaTabel 3.5Biaya Produksi

DAFTAR LAMPIRAN

1. Peta Lokasi Kegiatan KKN2. Teknologi Yang Diterapkan3. Foto-foto Kegiatan4. Rekapitulasi Hasil Kegiatan KKN5. Kalender Kerja6. Penetapan Masalah7. Rencana Kerja8. Surat Keterangan

BAB IKEADAAN UMUM LOKASI

1.1Letak, Luas dan AksesbilitasKelurahan Padang Nangka RT 08, 10, 12, 13, 14 secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu dengan luas wilayah 37,5 Ha. Dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:a. Sebelah Barat : Dusun Besarb. Sebelah Timur: Timur Indahc. Sebelah Utara: Surabayad. Sebelah Selatan : Lingkar TimurAdapun orbitasi, waktu tempuh dan letak lokasi adalah sebagai berikut:a. Jarak kelurahan Padang Nangka ke Ibukota Kecamatan 1 Kmb. Jarak kelurahan Padang Nangka ke Ibukota Kotamadya 5 Kmc. Jarak kelurahan Padang Nangka ke Ibukota Provinsi 3 Km

1.2Keadaan Alam dan Potensi Fisik Lokasi KKNKelurahan Padang Nangka mempunyai luas wilayah 37,5 Ha dengan perincian penggunaan lahan seperti pada tabel berikut:Tabel 2.1 Penggunaan lahan di Kelurahan Padang Nangka, Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu.NoPenggunaan LahanLuas Lahan (ha)

1Pemukiman30,8

2Kuburan3,2

3Perkantoran2

4Sarana Umum1,5

Jumlah37,5

Sumber: Profil Kelurahan Padang Nangka.

1.3Keadaan PerekonomianMata pencarian penduduk Kelurahan padang Nangka dapat dilihat pada tabel berikut:Tabel 2.2 Matapencarian Penduduk.NoPekerjaanJumlah Jiwa

1PetaniOrang

2Pedagang Orang

3Buruh/SwastaOrang

4Pegawai NegeriOrang

5PemulungOrang

Sumber : Data Dasar Profil Kelurahan Padang Nangka Tahun 2015.

1.4Keadaan Sosial, Pemerintahan dan Kelembagaan1. Keadaan Sosiala. PendudukPenduduk Kelurahan Padang Nangka berjumlah 542 KK dengan jumlah penduduk yang tersebar di 23 RT. Keadaan penduduk disajikan dalam table berikut :Tabel 2.3 Jumlah Penduduk.No.Jenis KelaminJumlah (Orang)

1.2.PriaWanita3.067 Orang3.288 Orang

Sumber : Data Dasar Profil Kelurahan Padang Nangka Tahun 2015.

b. PendidikanKomposisi penduduk menurut tingkat pendidikan di Kelurahan Padang Nangka dapat di lihat pada tabel berikut:Tabel 2.4 Tingkat Pendidikan.No.Tingkat PendidikanJumlah (Orang)

1.TK207 orang

2.Tamat SD451 orang

3.Tamat SMP 371 orang

4.Tamat SMA486 orang

5.Tamatan Akademik (D1-D3)57 orang

6.Tamatan Sarjana (S1-S3)509 orang

Jumlah2031 orang

Sumber : Data Dasar Profil Kelurahan Padang Nangka Tahun 2015.

c. AgamaKomposisi agama di Kelurahan Padang Nangka dapat dilihat pada tabel berikut:Tabel 2.5 Komposisi Agama.NOAgamaJumlah (orang)

1.Isalam6120

2.Kristen Protestan197

3.Kristen Katolik21

4.Budha17

Jumlah6355

Sumber : Data Dasar Profil Kelurahan Padang Nangka Tahun 2015.

d. Tokoh-tokoh MasyarakatTokoh-tokoh masyarakat adalah faktor yang paling berpengaruh dalam masyarakat yang nantinya diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan. Berikut tokoh-tokoh masyarakat hasil observasi yang kami lakukan pada masyarakat Kelurahan Padang Nangka:a) Pemimpin Formal Lurah dan aparat pemerintahannya Ketua adat Karang Taruna dan Perangkatnya PKKb) Pemimpin Non Formal Imam yang ditunjuk oleh masyarakat Ketua Pengajian Risma

2. Keadaan Pemerintahan dan KelembagaanKelurahan Padang Nangka dipimpin oleh seorang Lurah yang dibantu oleh 4 RW dan 23 RT. Organisasi lain yang dibentuk berdasarkan undang-undang atau peraturan pemerintah yang ada di Kelurahan Padang Nangka yaitu Lembaga Perwakilan Masyarakat, Karang Taruna, PKK, Pos Pelayanan Terpadu, Poskamling dan Koperasi. Adapun lembaga-lembaga sosial tersebut berfungsi untuk menampung aspirasi masyarakat juga sebagai wadah untuk mengembangkan kesadaran masyarakat untuk pembangunan. Sedangkan untuk organisasi non formal terdapat pengurus Masjid, Imam, Khatib, Gharim, Bilal, dan Rubiah.

BAB IIIDENTIFIKASI MASALAH

Dari hasil pengamatan dan pengumpulan data yang telah dilakukan dilapangan baik observasi, wawancara, dan pemanfaatan data sekunder serta lokakarya awal maka permasalahan yang ada di Kelurahan Padang Nangka, Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu adalah:I. Penetapan Masalah UnggulanDi Kelurahan Padang Nangka, Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu selain terdapat banyak pedagang juga terdapat ibu-ibu rumah tangga yang tidak bekerja. Dengan adanya inovasi dalam mengelolah cabe yang hampir rusak atau tidak dapat digunakan lagi, sehingga sisa cabe yang hampir rusak atau tidak dapat digunakan lagi diolah menjadi produk yang benilai guna dan ekonomis. Kurang pedulinya masyarakat untuk mengolah produk olahan cabe tersebut karena mereka tidak mempunya inisiatif atau tidak mempunyai keberanian dalam melakukan inovasi dalam hasil produknya tersebut.Saat melakukan observasi dilokasi, kami selaku mahasiswa KKN UNIB Kelurahan Padang Nangka Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu memutuskan untuk melakukan suatu program unggulan yang bersifat kewirausahaan dengan memanfaatkan cabeyang hampir rusak atau tidak dapat digunakan lagi diolah menjadi produk tersebut untuk diolah lagi menjadi CAKER (Cabe Kering) yang dirasakan dapat menambah nilai ekonomis dan dapat dijadikan sebagai industri rumah tangga.

II. Penetapan Masalah UmumA. Sarana dan Prasarana1. Kegiatan membuat plakat kelurahan RW, RT dan lainnyaa. Masalah Pokok: Belum adanya plakat kelurahan RW, RT dan lainnyab. Penunjang:Adanya dukungan oleh masyarakat dan pemerintah kelurahanc. Penghambat: Alokasi ketersediaan dana, bahan, dan alat serta alokasi waktu untuk pembuatan plakat.d. Alternatif: -e. Target: Adanya plakat-plakat kelurahan RT, RW dan lainnya

2. Perbaikan Pos kamlinga. Masalah Pokok: Ronda malam tidak berjalan karena pos kamling yang rusakb. Penunjang:Didukung oleh masyarakat dan pemerintah kelurahanc. Penghambat: Alokasi ketersediaan dana, bahan, dan alat serta alokasi waktu.d. Alternatif : -e. Target: Adanya pos kamling yang aktif kembali

3. Pengadaan Kotak Sampaha. Masalah Pokok: Kurangnya jumlah kotak sampah sekitar lokasib. Penunjang: Didukung oleh masyrakatc. Penghambat: -d. Alternatif : membuat kotak sampah dengan bahan seadanyae. Target: Adanya kotak sampah

B. Bidang Perekonomian dan Produksi1. Sosialisasi pencatatan dana masjida. Masalah Pokok: Kurangnya kompetensi pengurus dalam pencatatan dana masjidb. Penunjang: Dukungan dari pengurus masjid c. Penghambat: Susahnya menemukan pengurus yang bertanggung jawabd. Alternatif: Memberikan Penjelasan Ke pengurus masjid satu-persatu e. Target: Pencatatan dana di Masjid Rhoudhotul Ulum lebih akuntable

2. Penyuluhan Ekonomi Kreatifa. Masalah Pokok: Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai ekonomi kreatifb. Penunjang: Dukungan dari masyarakat kelurahan padang nangkac. Penghambat: Sulitnya mengumpulkan masyarakatd. Alternatif: Mendatangi kerumah warga door to doore. Target:Kreatifitas masyarakat bertambah3. Penyuluhan minat Investasia. Masalah Pokok: Kurangnya minat masyarakat mengenai investasib. Penunjang: Dukungan dari masyarakat kelurahan padang nangkac. Penghambat: Sulitnya mengumpulkan masyarakatd. Alternatif: Mendatangi kerumah warga door to doore. Target: Pengetahuan dan minat investasi masyarakat bertambah

4. Pembuatan produk olahan bubuk dari cabe keringa. Masalah Pokok: Kurangnya pemamanfaatan cabe yang tidak terpakai oleh masyarakatb. Penunjang: Menggunakan cabe sisa yang hampir tidak terpakaic. Penghambat: Kurangnya minat masyarakatd. Alternatif: Membuat produk olahan cabe kering yang laine. Target: Produk olahan cabe kering yang bernilai ekonomi

5 . Sosialisasi Bank Syariah ke UKMa. Masalah Pokok: Kurangnya pemahaman masyarakat tentang bank syariahb. Penunjang: Minat UKM untuk beralih ke bank syariah kurangc. Penghambat: Sulitnya mengumpulkan wargad. Alternatif: Mendatangi UKM ke lokasie. Target: Minat pengusaha UKM beralih ke Bank Syariah

C. Bidang Pendidikan, Sosial Budaya dan Spritual1. Penyuluhan penghapusan KDRT dan pemberantasan narkobaa. Masalah Pokok : Antisipasi terjadinya KDRT dan penyalahgunaan obat-obat terlarang kurangb. Penunjang: Adanya dukungan dari masyarakatc. Penghambat: Kurang pemahaman dari masyarakatd. Alternatif: Penyebaran artikel dan door to doore. Target: Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang bahaya KDRT dan narkoba2. Pelatihan Terhadap Orang Tua Anak Usia Dinia. Masalah Pokok : Kurangnya kompetensi orang tua dalam mendidik anak-anak b. Penunjang: Rumah warga dikelurahan padang nangka c. Penghambat: Perekonomian keluargad. Alternatif: Mengadakan pelatihan terhadap orang tua dikelurahan padang nangkae. Target: Meningkatnya kualitas didik orang tua

3. Pengenalan Teknologi dan Mengajar dengan Macromedia Flash di Sekolaha. Masalah Pokok : Kurangnya pengetahuan mengenai teknologi serta media dalam proses belajar mengajarb. Penunjang: Melakukan sosialisasi di SD N 73 kelurahan padang nangkac. Penghambat: Kurangnya pengetahuan guru dalam IPTEKd. Alternatif: Menggunakan media lain dalam mengajare. Target: Siswa-siswi lebih mengerti tentang pelajaran

4. Pelatihan Public speaking di Sekolaha. Masalah Pokok : Kurangnya Rasa keberanian anak dalam pidatob. Penunjang: SD N 73 di kelurahn padang nangkac. Penghambat: Kurangnya minat anak dalam public speakingd. Alternatif: Melatih ke masyarakate. Target: Timbulnya keberanian siswa untuk berbicara di depan kelas

5. Penyuluhan Ekonomi Akuntansi Di SMAa. Masalah Pokok: Kurangnya wawasan tentang akuntansi b. Penunjang: Didukung SMAN 4 Bengkuluc. Penghambat: -d. Alternatif: Melakukan penyuluhan ke remaja sekitare. Target:Tumbuhnya minat siswa untuk mempelajari akuntansi6. Pelaksanaan HUT RI-70a. Masalah Pokok : Kurangnya dana untuk pelaksanaan HUTb. Penunjang: Antusiasnya masyarakat c. Penghambat: -d. Alternatif: Sumbangan warga dan mahasiswa KKNe. Target: Suksesnya peringatan HUT RI ke-707. Gereja a. Masalah Pokok : Kurangnya aktifitas ibadah umat kristianib. Penunjang: Tersedianya gereja di daerah sekitarc. Penghambat : Kurangnya antusiasnya masyarakatd. Alternatif: e. Target: Meningkatkan ibadah masyarakat kristiani8. Penyuluhan BKKBNa. Masalah Pokok: Banyaknya masyarakat yang tidak mengikuti program KBb. Penunjang: Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya KBc. Penghambat: Minat Masyarakat kurangd. Alternatif: -e. Target:Program KB dilakukan oleh setiap keluarga

9. Penyuluhan Tertib Hukuma. Masalah Pokok: Kurangnya pemahaman tentang pentingnya tertib hukumb. Penunjang: Kurang nya kesadaran masyarakat akan hukumc. Penghambat: Kurangnya minat masyarakatd. Alternatif: -e. Target: Menanamkan masyarakat yang tertib hukum

10. Bimbingan Belajar (Bimbel)a. Masalah Pokok: Tenaga Pengajar kurangb. Penunjang: Keinginan anak-anak dan dukungan masyarakat tinggic. Penghambat: -d. Alternatif: -e. Target: Membuat anak-anak menjadi lebih mengerti tentang pelajaran di sekolah

11. Mengajar mengaji a. Masalah Pokok: Tenaga Pengajar kurangb. Penunjang: Keinginan orang tua yang tinggi c. Penghambat: Kurangnya minat anak-anak untuk mengajid. Alternatif: -e. Target: anak-anak lebih pandai dalam membaca al-quran

12. Penyuluhan Pemanfaatan Perkarangan Sempita. Masalah Pokok: Kurangnya pemanfaatan perkarangan rumah wargab. Penunjang: Perumahan sekitar memiliki lahan yang sempitc. Penghambat: Minat masyarakat yang kurangd. Alternatif: -e. Target: Lahan sempit dimanfaatkan oleh masyarakat

D. Bidang Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan1. Jumat sehata. Masalah Pokok: Tidak Adanya kegiatan kebersihan mingguan masyarakatb. Penunjang: Antusias masyarakat c. Penghambat: -d. Alternatif: Diganti hari menjadi hari libur (Sabtu & Minggu)e. Target: Membuat lingkungan yang lebih sehat

2.Sosialiasi siap siaga bencanaa. Masalah Pokok: Kurangnya pengetahuan menghadapi tips siaga bencanab. Penunjang: kebutuhan masyarakat akan informasi mengenai siaga bencanac. Penghambat: -d. Alternatif: Memberikan artikel tips siaga bencana kepada masyarakate. Target: Antisipasi masyarakat tentang bencana meningkat

3. Gotong Royong kebersihan lingkungan dan sarana ibadaha. Masalah Pokok : Meningkatkan kebersihan lingkungan dan sarana ibadahb. Penunjang : Antusias masyarakatc. Penghambat : -d. Alternatif : Ikut gotong royong pada jadwal kegiatan warga e. Target : Kebersihan lingkungan yang meningkat

4. Penyemprotan Foginga. Masalah Pokok : Lingkungan yang banyak sarang nyamukb. Penunjang : Dinas kesehatan & masyarakat setempatc. Penghambat : -d. Alternatif : Sosialisasi bentuk lain akan penanganan nyamuke. Target : Padang Nangka bebas demam berdarah

E. Bidang Kelestarian Lingkungan Hidup1. Go Green/ Penghijauana. Masalah Pokok : Adanya lahan yang gersang dan kurangnya tanaman yang produktifb. Penunjang: Antusiasme dari masyarakat yang cukup tinggic. Penghambat: Waktu yang dimiliki masyarakat cukup sedikitd. Alternatif: Membuat penghijauan di lahan kelurahane. Target:Terciptanya lahan yang hijau

2. Kegiatan pembuatan TOGAa. Masalah Pokok: Tanaman Obat Keluarga yang ada di Padang Nangka tidak lagi dirawat dengan baik, bahkan dibiarkan begitu sajab. Penunjang: Adanya lahan yang baik untuk melaksanakan program ini serta adanya bibit-bibit yang akan digunakan untuk Tanaman Obat Keluarga.c. Penghambat: Waktu yang dimiliki masyarakat cukup sedikitd. Alternatif: Adanya lokasi pengganti yaitu kelurahan Padang Nangkae. Target: Adanya toga di kelurahan Padang NangkaF. Bidang Peningkatan Peranan Wanita1. Tutorial hijab dan make upa. Masalah Pokok : Kurangnya kegiatan ibu-ibu kelurahan padang nangkab. Penunjang: Antusiasme dari masyarakat yang cukup tinggic. Penghambat: Sulitnya mengumpulkan ibu-ibu warga Padang Nangkad. Alternatif: mengundang ibu-ibu PKK kelurahan Padang Nangkae. Target: Menembah pengetahuan ibu-ibu mengenai hijab dan make up

G. Bidang Administrasi Pemerintahan Desa1. Pembuatan profil kelurahana. Masalah Pokok: Penataan profil keluranhan yang kurang baik,struktur yang tidak baik dan peta wilayah yang kurang baikb. Penunjang: Dukungan dari lurah padang nangka dan staff kelurahanc. Penghambat: Kurang perhatiannya dari staff kelurahand. Alternatif: Melakukan perbaikan dan kerja sama dengan lurahe. Target: Profil kelurahan dibukukan dengan baik dan benar,peta wilayah sudah baik, dan struktur kurang baik

2. Pembenahan inventarisa. Masalah Pokok: Penataan inventaris kelurahan yang kurang baikb. Penunjang: Dukungan dari lurah padang nangka dan staff kelurahanc. Penghambat: Kurang perhatiannya dari staff kelurahand. Alternatif: Melakukan perbaikan inventaris kelurahane. Target: Inventaris kelurahan padang nangka diperbaiki dengan baik

3. Pembuatan peta luraha. Masalah Pokok: Kurang adanya pembaharuan peta kelurahan b. Penunjang: Dukungan dari lurah padang nangka dan staff kelurahanc. Penghambat: Kurang perhatiannya dari staff kelurahand. Alternatif: Membuat peta kelurahan padang nangkae. Target: Peta kelurahan padang nangka diperbaiki dengan baik

H. Kegiatan Tambahan 1. Tarling (Tarawih Keliling)a. Masalah Pokok: Kurangnya minat ibadah bulan Ramadhanb Penunjang: Banyak terdapat masjid di kelurahan Padang Nangka c. Penghambat: Rasa malas ibadah masyarakatd. Alternatif: e. Target: Kegiatan tarawih keliling berjalan lancar

2. Peringatan Malam Nuzul Quran (lomba)a. Masalah Pokok: memperingati malam Nuzul Quranb. Penunjang: Keinginan masyarakat yang tinggic. Penghambat: Waktu yang dimiliki cukup singkat karena aktivitas kerja masyarakatd. Alternatif: Bekerjasama dengan pihak masjid dan rismae. Target: Terlaksananya peringatan Nuzul Quran dengan lancar

3. Tadarusa. Masalah Pokok: Sepinya yang mengikuti kegiatan tadarus di masjidb. Penunjang: Keinginan masyarakat yang tinggi untuk belajar mengajic. Penghambat: Waktu tadarus masjid hingga larut malamd. Alternatif: Mengadakan kegiatan tadarus di sekretariate. Target: Tadarus berjalan setiap hari selama bulan ramadhan

BAB IIIPELAKSANAAN BIDANG KEGIATAN

A. Bidang Sarana dan Prasarana

1. Nama Kegiatan: Pembuatan nama RT, RWTujuan Kegiatan: Mempermudah mengetahui domisili perangkat di kelurahanMasalah Pokok: Kurangnya plakat RT, RWLokasi: RT 14Waktu: 11 Agustus 2015Sasaran: Rumah perangkat RTBiaya: Rp 50.000Keterangan: Bantuan tenaga dan uangHasil kegiatan: Terpasangnya plakat nama di RT, RW

2. Nama Kegiatan: Perbaikan pos kamlingTujuan Kegiatan: Mengaktifkan kembali ronda malam di RT 11Masalah Pokok: Ronda malam tidak berjalan karena pos kamling yang rusakLokasi: RT 11Waktu: 18 Agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: Rp 70.000,-Keterangan: Bantuan tenaga Hasil kegiatan: Adanya pos kamling aktif yang baru

3. Nama Kegiatan: Pengadaan kotak sampahTujuan Kegiatan: Terciptanya lingkungan yang bersih dan sehatMasalah Pokok: Kurang tersedianya kotak sampah Lokasi: RT 04Waktu: 28 Agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: Rp -Keterangan: Bantuan dari RT dan RW setempatHasil kegiatan: Adanya kotak sampah yang tersediaB. Bidang Perekonomian dan Produksi

1. Nama Kegiatan: Sosialisasi Pencatatan Dana MasjidTujuan Kegiatan: Meningkatkan Pertanggungjawaban Dana MasjidMasalah Pokok: Kurangnya akuntabilitas laporan keuangan masjid saat iniLokasi: Masjid Rhoudotul UlumWaktu: 10-12 Agustus 2015Sasaran: Pengurus Masjid Rhoudotul UlumBiaya: -Keterangan: Bantuan tenaga dan pemikiranHasil kegiatan: Pengurus masjid telah diberitahu mengenai pencatatan dana masjid secara akuntansi, namun mereka tetap memilih menggunakan metode yang lama.

2. Nama Kegiatan: Penyuluhan Ekonomi KreatifTujuan Kegiatan: Meningkatkan kreatifitas usaha masyarakatMasalah Pokok: Inovasi kreatifitas usaha masyarakat yang masih kurangLokasi: sekretariat dan rumah wargaWaktu: 3-8 Agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: -Keterangan: Bantuan tenaga dan pemikiranHasil kegiatan: Terbantunya masyarakat sekitar berinovasi dalam usaha

3. Nama Kegiatan: Sosialisasi menanam minat investasiTujuan Kegiatan: Menanam minat masyarakat untuk berinvestasiMasalah Pokok: Kurangnya minat masyarakat dalam investasiLokasi: sekretariat dan rumah wargaWaktu: 27 juli -1 Agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: -Keterangan: Bantuan tenaga dan pemikiranHasil kegiatan: Bertambahnya minat masyarakat untuk investasi

4. Nama Kegiatan: Pembuatan produk olahan bubuk dari cabe keringTujuan Kegiatan: Memanfaatkan cabe yang tidak terpakai menjadi bernilai ekonomisMasalah Pokok:Kurangnya kreatif masyarakat dalam mengolah bahan makananLokasi: sekretariatWaktu: 10 agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: -Keterangan: Bantuan dana, tenaga dan pemikiranHasil kegiatan: Adanya hasil produk jadi bubuk cabe dari cabe kering yang sudah tidak terpakai

5. Nama Kegiatan: Sosialisasi Bank Syariah ke UKMTujuan Kegiatan: Menanamkan minat pengusaha UKM beralih ke bank syariahMasalah Pokok: Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang bank syariahLokasi: Lokasi UKMWaktu: 22 -23 Agustus 2015Sasaran: Pengusaha UKMBiaya: -Keterangan: Bantuan tenaga dan pemikiranHasil kegiatan: Wawasan pengusaha bertambah tentang perbedaan bank syariah dengan bank konvesional

C. Bidang Pendidikan, Sosial, Budaya, dan Spiritual1. Nama Kegiatan: Penyuluhan Penghapusan KDRT dan pemberantasan narkobaTujuan Kegiatan: Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya KDRT dan narkobaMasalah Pokok: Maraknya KDRT dan penyalahgunaan obat-obat terlarang di sekitar lokasiLokasi: Aula KelurahanWaktu: 3-8 agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: -Keterangan: Bantuan pemikiranHasil kegiatan: Tercapainya sosialisasi dan pemahaman masyarakat

2. Nama Kegiatan: Pelatihan Orang Tua Anak usia diniTujuan Kegiatan: Meningkatkan kualitas didik orang tua terhadap anakMasalah Pokok: Kurangnya kompetensi orang tua dalam mendidik anak-anakLokasi: Door to door RT.08 dan RT 10Waktu: 3-8 agustus 2015Sasaran: Orang tua anak usia diniBiaya: Rp 25.000Keterangan: Bantuan pemikiranHasil kegiatan: Tercapainya sosialisasi dan pemahaman masyarakat

3. Nama Kegiatan: Pengenalan Teknologi dan mengajar menggunakan macromedia flashTujuan Kegiatan: Memperkenalkan media pembelajaran yang lebih menarik dengan teknologi saat iniMasalah Pokok: Kurangnya pengetahuan mengenai teknologi serta media dalam proses belajar mengajarLokasi: SDN 73 BengkuluWaktu: 3-8 Agustus 2015Sasaran: Siswa dan GuruBiaya: Rp 50.000Keterangan: Bantuan pemikiranHasil kegiatan: berhasilnya kegiatan belajar dengan menarik

4. Nama Kegiatan:Pengenalan public speaking di sekolahTujuan Kegiatan: Menanamkan jiwa berani berbicara didepan umum kepada siswaMasalah Pokok: Kurangnya keberanian siswa Lokasi: SDN 73 BengkuluWaktu: 3-8 Agustus 2015Sasaran: Anak-anak (Pelajar)Biaya: Rp ,50.000Keterangan: Bantuan pemikiranHasil kegiatan: Keberanian siswa dalam berbicara bertambah

5. Nama Kegiatan: Penyuluhan Ekonomi Akuntansi Di SMATujuan Kegiatan: Membuat siswa tertarik belajar akuntansiMasalah Pokok: Kurangnya wawasan siswa tentang akuntansiLokasi: SMAN 4 BengkuluWaktu: 7 Agustus 2015Sasaran: Remaja (Pelajar)Biaya: Rp ,-Keterangan: Bantuan pemikiranHasil kegiatan: Tercapainya sosialisasi dan pemahaman terhadap siswa

6. Nama Kegiatan: Pelaksanaan HUT RI-70Tujuan Kegiatan: Menyukseskan HUT RI ke 70Masalah Pokok: Untuk meningkatkan jiwa kemerdekaanLokasi: RT 8,10 dan 14Waktu: 12-17 Agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: Rp 1.200.000 dan Rp 7.500.000Keterangan: Bantuan tenaga, pemikiran. Serta bantuan dari RT setempatHasil kegiatan: Meriahnya peringatan HUT RI ke-70

7. Nama Kegiatan: GerejaTujuan Kegiatan: Ibadah rutin umat kristianiMasalah Pokok: -Lokasi: Gereja Kelurahan Padang NangkaWaktu: setiap hari mingguSasaran: MasyarakatBiaya: -Keterangan: -Hasil kegiatan: Tidak Terealisasi8. Nama Kegiatan: Penyuluhan BKKBNTujuan Kegiatan: Mengajak masyarakat untuk melaksanakan program KBMasalah Pokok: Banyaknya masyarakat yang tidak mengikuti program KBLokasi: Aula KelurahanWaktu: 5 agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: Rp 170.000Keterangan: Pemateri dari BKKBN Kota BengkuluHasil kegiatan: Tercapainya sosialisasi dan pemahaman terhadap masyarakat

9. Nama Kegiatan: Penyuluhan tertib hukumTujuan Kegiatan: Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi hukum yang berlakuMasalah Pokok: Kurangnya pemahaman tentang pentingnya tertib hukumLokasi: Aula KelurahanWaktu: 5 Agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: Rp 160.000Keterangan: Pemateri dari POLDA BengkuluHasil kegiatan: Tercapainya sosialisasi dan pemahaman terhadap masyarakat

10. Nama Kegiatan: Bimbingan Belajar (Bimbel)Tujuan Kegiatan: Menambah jam belajar anak di luar jam sekolahMasalah Pokok: Kurangnya pemahaman anak-anak pelajaran di sekolahLokasi: SekretariatWaktu: 31 juli 28 agustus 2015Sasaran: Anak-anak (Pelajar)Biaya: -Keterangan: Bantuan tenaga dan pemikiran Hasil kegiatan: Pemahaman anak tentang pelajaran di sekolah bertambah

11. Nama Kegiatan: Mengajar mengajiTujuan Kegiatan: Membantu mengajar mengaji terhadap anak-anakMasalah Pokok: Minat anak-anak mengaji yang kurangLokasi: Masjid Rhoudotul UlumWaktu: 18-28 agustus 2015Sasaran: Anak-anak (pelajar)Biaya: Rp ,-Keterangan: -Hasil kegiatan: Kegiatan belajar mengaji anak dilakukan secara rutin

12. Nama Kegiatan: Penyuluhan Pemanfaatan Perkarangan sempitTujuan Kegiatan: Mengajak Masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang adaMasalah Pokok: Kurangnya pemanfaatan perkarangan rumah warga Lokasi: Aula KelurahanWaktu: 5 agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: Rp 160.000Keterangan: Pemateri DPL (Dr. Ir. Atra Romeida M.Si)Hasil kegiatan: Tercapainya sosialisasi dan pemahaman terhadap masyarakat

D. Bidang Kesehatan dan Kebersihan1. Nama Kegiatan: Jumat SehatTujuan Kegiatan: Menjaga kesehatan lingkungan masyarakatMasalah Pokok: Menumbuhkan minat masyarakat untuk melakukan jumat sehatLokasi: Lingkungan kelurahanWaktu: Setiap Hari Jumat selama KKNSasaran: MasyarakatBiaya: -Keterangan: Bantuan tenagaHasil kegiatan: Kegiatan kebersihan lingkungan setiap hari jumat berjalan rutin.

2. Nama Kegiatan: Sosialiasi siap siaga bencanaTujuan Kegiatan: Meningkatkan Antisipasi masyarakat akan siap siaga bencana Masalah Pokok: Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap siaga bencanaLokasi: Door to doorWaktu: 14 Agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: Rp 20.000Keterangan: Bantuan tenaga dan pemikiranHasil Kegiatan: Penyebaran brosur dilakukan ke semua rumah warga sekitar lokasi KKN

3. Nama Kegiatan: Gotong Royong kebersihan lingkungan dan sarana ibadahTujuan Kegiatan: Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkunganMasalah Pokok: Kurangnya kebersihan dan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkunganLokasi: RT 04, sepanjang Jalan Muhajirin, kantor kelurahan, masjid Al-Muhajirin, Masjid Rhoudotul Ulum, musholla Al-Ikhlas, masjid Al-Amin, masjid Al-Munawwarah.Waktu:05, 09, 10, 11, 12 Juli dan 04, 05, 14, 23, 26, 28 AgustusSasaran: MasyarakatBiaya: Rp -Keterangan: Bantuan tenaga dan partisipasi masyarkatHasil kegiatan: Bersihnya lingkungan

4. Nama Kegiatan: FoggingTujuan Kegiatan: Mencegah perkembangbiakan nyamuk serta mencegah DBDMasalah Pokok: Lingkungan yang banyak sarang nyamukLokasi: RT 21, 14, 18Waktu: 27 Agustus 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: Rp 100.000Keterangan: Bantuan tenaga dan bantuan pengadaan dari Dinas Kesehatan kotaHasil kegiatan: Berkurangnya perkembangbiakan nyamuk di sekitar Kelurahan Padang Nangka

E. Bidang Kelestarian Lingkungan1. Nama Kegiatan: Go Green/ PenghijauanTujuan Kegiatan: Memanfaatkan lahan kosong sekitar kelurahanMasalah Pokok: Kurangnya tanaman / pohon yang tumbuh sekitar kelurahanLokasi: Halaman kantor lurah dan rumah wargaWaktu: 10 Agustus 2015Sasaran: 2015Biaya: Rp 160.000,-Keterangan: Bantuan tenaga dan pengadaan bibit dari Dinas KehutananHasil Kegiatan: Tertanamnya bibit pohon

2. Nama Kegiatan: Penyuluhan dan penanaman TOGA (Taman Obat Keluarga)Tujuan Kegiatan: Meningkatkan kesehatan keluarga dan menanamkan pola pikir hidup sehat melalui konsumsi obat-obatan herbalMasalah Pokok: Kurangnya pemanfaatan pekaranganLokasi: SD 73, Kantor Kelurahan, Pekarangan samping kantor kelurahanWaktu: 05, 08, 10 Agustus 2015Sasaran: Anak-anak SD, ibu-ibu PKKBiaya: Rp 25.000,-Keterangan: Bantuan tenagaHasil Kegiatan: Termanfaatkannya pekarangan dengan ditanami obat keluarga

F. Bidang Peningkatan Peran wanita1. Nama Kegiatan: Tutorial hijab dan make-up Tujuan Kegiatan: Meningkatkan keterampilan ibu-ibu untuk berhijabMasalah Pokok: Kurangnya kegiatan ibu-ibu kelurahan padang nangkaLokasi: Aula KelurahanWaktu: 10 Agustus 2015Sasaran: ibu-ibu PKKBiaya: -Keterangan: Bantuan tenaga dan pemikiranHasil Kegiatan: Keterampilan ibu-ibu PKK dalam berhijab bertambah

G. Bidang Administrasi Pemerintahan Kelurahan1. Nama Kegiatan: Pembuatan profil kelurahanTujuan Kegiatan: Melengkapi profil kelurahan dengan sistem informasiMasalah Pokok: Profil kelurahan masih menggunakan sistem sederhanaLokasi: Kantor kelurahanWaktu: 21 Agustus 2015Sasaran: Kantor KelurahanBiaya: Rp -Keterangan: Bantuan tenaga dan pemikiranHasil Kegiatan: Pemberian sistem informasi untuk kelurahan

2. Nama Kegiatan: Pembenahan Inventaris KelurahanTujuan Kegiatan: Pembaharuan pencatatan inventaris kelurahanMasalah Pokok: Inventaris yang ada belum diperbaharuiLokasi: Kantor kelurahanWaktu: 21 Agustus 2015Sasaran: Kantor KelurahanBiaya: Rp 35.000,-Keterangan: Bantuan tenagaHasil Kegiatan: Adanya data administrasi kelurahan yang baru

3. Nama Kegiatan: Pembuatan peta kelurahanTujuan Kegiatan: Memperjelas lokasi denah kelurahan padang nangkaMasalah Pokok: Kurang adanya pembaharuan peta kelurahanLokasi: Kantor kelurahanWaktu: 22 Agustus 2015Sasaran: Kantor KelurahanBiaya: -Keterangan: Bantuan tenagaHasil Kegiatan: Tidak terealisasi

H. Bidang Tambahan

1. Nama Kegiatan: Tarawih KelilingTujuan Kegiatan: Mensukseskan program kecamatan dan mengenal masjid di wilayah kerja KKN. Serta Ibadah Safari mahasiswa KKN Masalah Pokok: Adanya program dari kecamatan dan belum mengenal masjid di wilayah tempat tinggalLokasi: Masjid Al-Muhajirin, Masjid Rhoudotul ulum ,Masjid Bustanul Ulum, masjid Al-Amin, masjid Al-Munawarrah, Waktu: 1-14 Juli 2015 (setiap malam selama bulan ramadhan)Sasaran: Mahasiswa KKN dan masyarakatBiaya: Rp ,-Keterangan: -Hasil kegiatan: Suksesnya program kecamatan dan mengenal masjid di wilayah kerja KKN

2. Nama Kegiatan: Peringatan Malam Nuzul Quran (lomba)Tujuan Kegiatan: Berpatisipasi dengan Risma Al-amin membantu kegiatan perlombaan islami anak Masalah Pokok: Adanya kegiatan perlombaan islami memperingati nuzul quranLokasi: Masjid Al-aminWaktu: 09 Juli 2015Sasaran: MasyarakatBiaya: Rp 200.000Keterangan: -Hasil kegiatan: Suksesnya Acara perlombaan dan malam puncak

3. Nama Kegiatan: Tadarus Al-quranTujuan Kegiatan: Ibadah rutin Bulan ramadhan Masalah Pokok: adanya kegiatan tadarus setiap malam di masjidLokasi: Masjid Al-Muhajirin, Masjid Rhoudotul Ulum dan Masjid Al-aminWaktu: 1-14 Juli 2015Sasaran: Mahasiswa KKN dan masyrakatBiaya: Keterangan: -Hasil kegiatan: Tadarus berjalan rutinI. Keadaan Kegiatan Program Unggulan (Kewirausahaan) Olahan Cabe Bubuk KeringDesa / kelurahan : Padang NangkaKecamatan : Singaran PatiKabupaten / kota : Bengkulu

1. Potensi : Pemanfaatan Produk Sisa Dagang Sebagai Cara Meminimalkan Kerugian2. Jenis Produksi : Produksi Bubuk Cabe Kering3. Nama kelompok usaha : TIM PKK Kelurahan padang nangka4. Pengelola usaha :a. nama :Ibu Dencikb. Umur :60 tahunc. Jenis kelamin :Perempuand. Alamat :Jl. Muhajirin 14 RT.10 RW. 05 Kelurahan Padang Nangka5. Sumber dana: swadaya6. Ruang lingkup pemasaran: masyarakat sekitar kelurahan padang nangkaPerkembangan usaha : sudah/belumNOProduksiPengemasanPemasaranIzin layak depkes/deperindag

1SudahSudahSudahBelum

7. Perhitungan Nilai Ekonomi Usaha Bubuk Cabe Kering.

Cabe kering merupakan salah satu produk cabe yang paling mudah pengolahannya. Cabe dijemur atau dikeringkan sampai kadar di bawah 5%. Setelah itu, cabe kering dapat dikemas dan dipasarkan. Cabe bubuk dapat diolah dengan menggiling cabe kering sampai halus, dikemas dan dipasarkan. Cabe kering dan cabe bubuk merupakan salah satu komoditi hasil pertanian yang dapat diekspor, atau dipasok ke industry besar pengolahan. Cabe kering bubuk dapat diolah menjadi berbagai produk pangan seperti saus, sambal, atau bumbu lainnya.Abon cabe menjadi komoditas baru yang banyak digemari tetapi belum banyak pesaing. Abon cabe merupakan produk cabe yang telah diolah melalui pemasakan dan penambahan bumbu dengan cita rasa tersendiri, dikeringkan sehingga menjadi bubuk. Produk ini menjadi produk cabe siap saji, dapat digunakan dengan mengkonsumsi langsung pada makanan. Bahan tambahan pada abon cabe sangat bervariasi, sehingga produk ini bias dikembangkan menjadi berbagai abon cabe yang khas dan spesifik daerah, seperti abon cabe tempoyak, abon cabe terasi dan lain-lain.Cabe blok merupakan produk baru, belum ada pesaing di pasar, tetapi teknologi pengolahanny dapat diterapkan. Pembuatan cabe blok dapat dari cabe murni ataupun dari saos cabe. Cabe blok dibuat menggunakan cabe giling, yang dicetak menjadi blok-blok dan dikeringkan menjadi cabe blok original. Cabe blok juga dapat dibuat dari hasil olahan berupa saos (campuran cabe dab bahan-bahan lain), dikeringkan sampai kadar air tertentu kemudian dicetak menjadi kotak-kotak (blok). Kekayaan kuliner Indonesia akan mampu menghasilkan variasi cabe blok. Pada saat akan mengkonsumsi, konsumen cukup menambahkan beberapa air sesuai kesukaan. Produk ini dapat dibuat dengan berbagai variasi rasa dan praktis untuk dibawa. (Budiyanto, 2012)RENCANA PRODUKSI BUBUK CABE KERING

NOJenis BahanAspek kualitas yang diharapkan

I.Bahan langsung

1Cabe merah kriting atau besarCabe merah yg hampir tidak laku di pasar/setengah rusak

2Kantong plastikUkuran 1 ons

Keterangan:pemilihan kualitas yang baik untuk mendapatkan produk yang berkualitas baik dan sesuai dengan harga produk yang ditawarkan

IIBahan tak Langsung

1LilinSebagai alat untuk perekat kantong plastic

2NampanUntuk menjemur atau mengeringkan bubuk cabe

A. Biaya Bahan BakuNOJenis BahanJumlah Kebutuhan(kg)Harga satuan (Rp)Jumlah BIaya(Rp)Sumber pasokan

I.Bahan langsung

1Cabe merah kriting atau besar540.000200.000Pedagang sayur

2Kantong plastic0,515.00015.000Toko

Sub-total biaya bahan215.000

II.Bahan tak lansung

1Lilin12 buah1.00012.000Toko

2Nampan2 buah5.00010.000Toko

Sub-total biaya bahan tak langsung22.000

Total Biaya Pengadaan Bahan Baku237.000

B. Biaya PeralatanNOJenis mesin / peralatanJumlah kebutuhan(unit)Harga satuan (Rp/unit)Nilai (RP)Umur ekonomis (thn)NIlai penyusutan(Rp/thn)

1234567

1Blander1 unit235.000235.0005 47.000

2Pisau2 buah7.00014.00013.500

3Talenan2 buah5.00010.00012.500

Total249.00053.000

C. Biaya Tenaga KerjaNOJumlah tenaga kerja(tk)Jumlah (orang)Gaji /upah(rp/orang)Tunjangan (Rp)Total gaji (Rp)Total tunjangan(Rp)Jumlah biaya/bulan(Rp/bulan)

123456=3x47=3x58=6+7

1Tenaga kerja langsung220.0005.00040.00010.00050.000

2Tenaga kerja tak langsung125.0005.00025.0005.00030.000

Total TKTotal Biaya65.00015.00080.000

D. Biaya ProduksiNoJenis biayaTotal (Rp)

1. Biaya utama Produk

a. pengadaan bahan langsung215.000

b. Tenaga kerja langsung50.000

Sub total biaya utama265.000

2. Biaya Overhead pabrik

a. bahan tak langsung22.000

b. tenaga kerja tak langsung30.000

c. Biaya sewa(-)

d. perawatan dan perbaikan mesin / peralatan(-)

e listrik10.000

f. air5.000

..

Sub total overhead pabrik67.000

3Total biaya produksi332.000

E. Perhitungan Rugi / LabaTotal bahan = 5 kg (setiap kali produksi)ukuran kemasan = 1 onsharga @ kemasan = Rp 10.000,-

Dengan harga rata-rata produksi 5 kg menghasilkan 50 (berat 100 gram/1 ons ) kemasan produk bubuk cabe kering maka perhitungan rugi labanya adalah sebagai berikut :laba kotor total produksi ( 50 X Rp 10.000,-) (Rp 332.000,-)Rp 500.000 Rp 332.000 =Rp 168.000,- Jadi,usaha pengolahan bubuk cabe kering bisa mendapatkan keuntungan Rp 168.000,- setiap kali produksi.

BAB IVKESIMPULAN DAN SARAN

4.1 KESIMPULANDari hasil pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bengkulu Periode 76 tahun 2015 di Kelurahan Padang Nangka RT 08, 10, 12, 13, 14 Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu, dapat diambil beberapa kesimpulan :1. Masyarakat sangat antusias terhadap kedatangan mahasiswa KKN di Kelurahan Padang Nangka dan ditanggapi secara positif oleh perangkat kelurahan terutama sekali masyarakat Kelurahan Padang Nangka RT 08, 10, 12, 13, 14.2. Semua program mahasiswa KKN UNIB periode 76 tahun 2015 dapat berjalan dengan baik dan lancar, walaupun ada beberapa program berjalan tidak sesuai dengan yang diharapkan.3. Berdasarkan pelaksanaan program selama KKN dapat dilihat bahwa di Kelurahan Padang Nangka RT 08, 10, 12, 13, 14 mempunyai rasa kekeluargaan dan rasa gotong-royong yang tinggi serta adanya keinginan untuk menerima inovasi pembangunan sehingga program dapat berjalan dengan baik.4. Dari hasil pelaksanaan kegiatan KKN terlihat bahwa warga kelurahan Kelurahan Padang Nangka RT 08, 10, 12, 13, 14 antusias dalam menerima sesuatu yang baru, dan memberikan manfaat dalam kemajuan kelurahan.

4.2SARAN 1. Adanya tujuan KKN dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat maka hendaknya badan pelaksana KKN menempatkan Mahasiswa KKN di daerah yang benar-benar membutuhkan.2. Agar mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan dengan baik, maka diharapkan adanya koordinasi yang baik dengan semua pihak yang terkait sehingga program KKN yang merupakan bagian integral dari pembangunan dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2015. Panduan KKN Universitas Bengkulu Periode 76. Bengkulu.

Anonim. 2015. Profil Kelurahan Padang Nangka Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu. Bengkulu.

Anonim. 2015. Monografi Kelurahan Padang Nangka Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu. Bengkulu.