Click here to load reader

Laporan Pkl Mpmm stikes husada borneo

  • View
    420

  • Download
    17

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laporan Pkl Mpmm stikes husada borneo

Text of Laporan Pkl Mpmm stikes husada borneo

534

BAB IPENDAHULUAN

1.1. Latar BelakangPelayanan gizi rumah sakit bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat rumah sakit baik rawat inap maupun rawat jalan, untuk keperluan metabolisme tubuh, peningkatan kesehatan, maupun mengoreksi kelainan metabolisme dalam rangka upaya preventif, kuratif, rehabilitatif dan promotif (Depkes RI, 2005).

Penyelenggaraan makanan di rumah sakit terutama makanan khusus (diet) disesuaikan dengan keadaan pasien (klinis), status metabolisme tubuh dan status gizi pasien. Status gizi pasien sangat berpengaruh pada proses penyembuhan penyakit, sebaliknya proses perjalanan penyakit dapat berpengaruh terhadap status gizi penderita (Widyana, 2008).

Pengetahuan tentang Manajemen Penyelenggaraan Makanan Massal (MPMM) merupakan kebutuhan dan bekal yang sangat penting bagi mahasiswa, sehingga diharapkan pada akhirnya mahasiswa dapat mengelola program penyelenggaraan makanan di suatu institusi atau lembaga, untuk hal tersebut mahasiswa harus melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Instalasi Gizi BLUD Rumah Sakit Ratu Zalecha untuk melengkapi, menambah pengetahuan dan keterampilan yang sudah diperoleh di institusi pendidikan. 1.2. Tujuan1.2.1. Tujuan UmumDapat mempelajari dan memahami Manajemen Penyelenggaraan Makanan Massal di Instalasi Gizi BLUD Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura.1.2.2. Tujuan Khususa. Menganalisa perencanaan, implementasi dan evaluasi menu di institusi penyelenggaraan makanan.b. Menganalisa pengadaan bahan makanan di institusi penyelenggaraan makanan.c. Menganalisa sistem penyimpanan bahan makanan di institusi penyelenggaraan makanan.d. Menganalisa sistem persiapan dan pengolahan bahan makanan di institusi penyelenggaraan makanan.e. Menganalisa sIstem distribusi dan penyajian makanan di institusi penyelenggaraan makanan.f. Menganalisa efisiensi dan efektifitas sumber daya manusia, peralatan, dan energi di institusi penyelenggaraan makanan.g. Menganalisa Hygiene dan Sanitasi makanan di institusi penyelenggaraan makanan.

h. Menganalisa kepuasan konsumen di penyelenggaraan makanan institusi.i. Melaksanakan kegiatan pendidikan gizi bagi para penjamah makanan di institusi penyelenggaraan makanan.

j. Menganalisa HACCP di institusi penyelenggaraan makanan.1.3. Tempat dan Waktu Pelaksanaan PKL

Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dilaksanakan di Instalasi Gizi di BLUD Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura pada tanggal 25 Maret20 April 2013.BAB II

EVALUASI MANAJEMEN SISTEM PENYELENGGARAAN

MAKANAN INSTITUSI DI INSTALASI GIZI BLUD RUMAH SAKIT RATU ZALECHA MARTAPURA

2.1. Gambaran Umum Institusi Manajemen Penyelenggaraan Makanan Massal

2.1.1. Sejarah Berdirinya BLUD Rumah Sakit Ratu Zalecha

Badan Lembaga Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Ratu Zalecha tidak mempunyai catatan sejarah pasti, menurut penulusuran melalui foto yang tersisa BLUD RS. Ratu Zalecha berdiri sebelum kemerdekaan tahun 1943 dengan ditemukannya potret RS. yang sangat sederhana. Dalam catatan dokumen Rumah sakit ini dibangun pada tahun 1963, pada era pemerintahan kepemimpinan H. Rudy Arifin selaku bupati Banjar saat itu, merelokasi BLUD RS. Ratu Zalecha sekaligus meletakan batu pertama tahun 2003. Penyelesaian pembangunan BLUD RS. Ratu Zalecha dilanjutkan di masa pemerintahan H.G Khairul Saleh dan KH. Khatim Salman Lc, sebagai Bupati Banjar dan Wakil Bupati. Luas lahan BLUD RS. Ratu Zalecha saat ini, 5.07 ha dengan luas bangunan fisik berjumlah 2.47 ha. Terdiri dari bangunan Administrasi dan Poliklinik, ruang rawat inap serta bangunan pendukung lainnya. BLUD RS. Ratu Zalecha Martapura berakreditasi B dan ditetapkan sebagai kelas C sesuai Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 214/ Menkes/ SK/ II/ 1993 tanggal 26 Februari 1993.

2.1.2. Visi, Misi dan Motto Rumah Sakit Ratu Zalecha

Visi

Menggambarkan keadaan tenaga, peralatan, bangunan, anggaran serta pelayanan yang sesuai dengan standard an mampu memenuhi tuntutan pelayanan secara professional.

Misi

1. Menyediakan pelayanan kesehatan secara komprehensif dan religius.

2. Memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar mutu.

3. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan dengan pola kemitraan.

4. Menyelenggarakan tertib administrasi dan keuangan.

5. Menjadi pusat kajian pendidikan pelatihan dan penelitian.

Motto

5S (Senyum, sapa, salam, santun dan sopan).

2.1.3. Struktur Organisasi Rumah Sakit Ratu Zalecha

Gambar 2.1 Struktur Organisasi Rumah Sakit Ratu Zalecha2.1.4. Fasilitas Pelayanan Rumah Sakit Ratu Zalecha

Rawat Jalan

Poli Anak

Poli Gizi

Poli Bedah

Poli KIA

Poli PKBRS

Poli Penyakit Dalam

Poli Orthopedi

Poli Kebidanan dan Kandungan

Poli Paru

Poli Mata

Poli Saraf

Poli Gigi

Pelayanan Hemodialisa

Poli Umum

Poli Jantung

Poli Psikologi

Poli Tumbuh Kembang

Rawat Inap

Ruang VIP Intan

Ruang Al-Hakim

Ruang Perawatan Anak

Ruang Kelas III Zaal

Ruang Perawatan Bedah

Ruang Perawatan ICU

Ruang Perawatan Bersalin

Ruang Perawatan Jantung

Ruang Perawatan Perinatologi

Ruang Perawatan Penyakit Dalam

Ruang Perawatan Paru & Saraf

Pelayanan Penunjang

a. Pelayanan Penunjang Medik

Instalasi Farmasi

Instalasi Laboratorium

Instalasi Radiologi

Instalasi Gizi

Instalasi Rehabilitasi Medik

Instalasi Hemodialisasi

Instalasi Bedah Sentral

b. Pelayanan Penunjang Non Medik

Instalasi Rekam Medik

Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Logistik

Instalasi Pemulasaran Jenazah

Kasir

Luas Bangunan : 2. 47 ha

2.1.5. Gambaran Umum Instalasi Gizi

Instalasi Gizi adalah unit yang menyelengarakan kegiatan pelayanan Gizi dirumah sakit untuk memenuhi kebutuhan Gizi masyarakat dirumah sakit baik rawat inap maupun rawat jalan, untuk keperluan metabolisme tubuh, peningkatan kesehatan, maupun mengoreksi kelainan metabolisme dalam rangka upaya preventif, kuratif, rehabilitatif, dan promotif. Berdasarkan PGRS (2005) kegiatan pokok Instalasi Gizi mencakup kegiatan pengadaan makanan, pelayaan Gizi di Ruang rawat inap, penyuluhan dan konsultasi Gizi serta rujukan Gizi serta penelitian dan pengembangan Gizi. Instalasi Gizi BLUD RS. Ratu Zalecha memiliki 40 orang pegawai yang terdiri dari 13 orang tenaga PNS dan 27 orang tenaga kontrak. Pengelolaan sistem penyelenggaraan makanan dilakukan secara Swakelola. System distribusi yang diterapkan ada 2 yaitu sentralisasi untuk ruangan kelas dan disentralisasi untuk ruang VIP.

2.1.6. Struktur Organisasi dan Ketenagaan Instalasi Gizi

Gambar 2.2 Struktur Organisasi dan Ketenagaan Instalasi Gizi

2.2. Analisa Perencanaan, Implementasi dan evaluasi menu

Perencanaan menu adalah suatu kegiatan penyusunan menu yang akan diolah untuk memenuhi selera dan kebutuhan GIzi konsumen/ pasien berdasarkan prinsip Gizi seimbang.

Di Instalasi Gizi BLUD RS. Ratu Zalecha Martapura menggunakan siklus menu 10+1 (31 hari) dan diterapkan selama satu tahun. Menu dibuat oleh tim ahli Gizi. Siklus yang digunakan ada 2, yaitu siklus menu untuk kelas I,II,III dan siklus menu VIP. Bentuk makanan yang disediakan diantaranya makanan biasa, lunak, saring dan cair. Pola menu yang diterapkan mencakup makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayuran dan buah. Lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel-tabel berikut: Tabel 2.1 Pola menu VIP, I & II

PagiSnackSiangSnackMalam

Makanan pokok

Lauk hewani

Lauk nabati

Sayuran

Kue/ snack

MinumanMakanan pokok

Lauk hewani

Lauk nabati

Sayuran

Buah

KerupukKueMakanan pokok

Lauk hewani

Lauk nabati

Sayuran

Buah

Kerupuk

Tabel 2.2 Pola menu kelas III

PagiSnackSiangSnackMalam

Makanan pokok

Lauk hewani

Lauk nabati

Sayuran

Kue/ snack

MinumanMakanan pokok

Lauk hewani

Lauk nabati

Sayuran

Buah-Makanan pokok

Lauk hewani

Lauk nabati

Sayuran

Buah

Pada tabel-tabel diatas dapat dilihat perbedaan pola menu VIP, I dan II dengan pola menu makanan kelas III adalah jumlah frekuensi snack. Menu yang diterapkan Di Instalasi Gizi BLUD RS. Ratu Zalecha Martapura dibuat berdasarkan pertimbangan selera masyarakat daerah, ketersediaan bahan makanan dan tenaga kerja. Ditinjau dari siklus menu yang berlaku untuk menu buah pisang mahuli seringn disajikan, Hal ini dikarenakan harga yang terjangkau, buah tersedia disepanjang musim, berpenampilan menarik dan sesuai dengan selera masyarakat daerah.

2.3. Analisa Pengadaan Bahan makanan

Pengadaan bahan makanan di Instalasi Gizi BLUD RS. Ratu Zalecha menggunakan sistem Swakelola (tidak mengikat) yang maksudnya dikelola sendiri. Pengadaan bahan makanan meliputi kegiatan pemesanan, pembelian, penerimaan, pencataan hingga pelaporan.a. Pemesanan dan pembelian bahan makananPemesanan bahan makanan di Instalasi Gizi BLUD RS. Ratu Zalecha dimulai dari tahapan menghitung jumlah kebutuhan bahan makanan berdasarkan dari jumlah pasien ditambah spelling 10% disesuaikan dengan siklus menu sehingga didapatkan jumlah dan jenis bahan yang akan di pesan.Pemesanan bahan makanan basah yang digunakan untuk besok dipesan pada hari ini. Untuk buah dan sayuran dipesan setiap 2 hari. Bahan makanan seperti ikan, daging dan ayam dipesan dan diantar setiap hari sedangkan untuk bahan makanan kering dipesan dan diantar setiap 7 hari dan 8 hari. Dalam pemesanan buah biasanya dipilih buah yang belum terlalu matang sehingga pada saat di

Search related