of 31/31
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ALGORITMA PEMROGRAMAN MODUL V ARRAYDisusun Oleh : LABORATORIUM COMMON COMPUTING JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA 2012 TGL. PRAKTIKUM : 06 November 2012 NAMA : Gabriel Juan Evangeli NRP : 120411100102 KELOMPOK : D1 DOSEN : Arik Kurniawati TELAH DISETUJUI TANGGAL : ........................................... ASISTEN PRAKTIKUM SHOHIB (1004111000101)

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ALGORITMA PEMROGRAMAN … · 2014. 10. 12. · laporan resmi praktikum algoritma pemrograman modul v “array” disusun oleh : nrp shohib laboratorium common

  • View
    11

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ALGORITMA PEMROGRAMAN … · 2014. 10. 12. · laporan resmi praktikum...

  • LAPORAN RESMI

    PRAKTIKUM ALGORITMA PEMROGRAMAN

    MODUL V

    “ARRAY”

    Disusun Oleh :

    LABORATORIUM COMMON COMPUTING

    JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

    FAKULTAS TEKNIK

    UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

    2012

    TGL. PRAKTIKUM : 06 November 2012

    NAMA : Gabriel Juan Evangeli NRP : 120411100102

    KELOMPOK : D1

    DOSEN : Arik Kurniawati

    TELAH DISETUJUI TANGGAL : ...........................................

    ASISTEN PRAKTIKUM

    SHOHIB (1004111000101)

  • BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Mengatasi masalah ketika kita menemukan permasalaahn yang

    membtutuhkan sejumlah data yang harus disimpan tetapi memiliki tipe

    yang sama, berdasarkan modul – modul sebelumnya bahwa pemrograman

    tersebut sangat tidak efektif. Misalkan apabila kita ingin menyimpan

    sejumlah 100 data yang bertipe sama dan kita perlu menyimpan sementara,

    untuk kemudian dipanggil sewaktu – waktu dan setelah itu digunakan

    untuk diproses di algoritma selanjutnya, maka tidak mungkin kita akan

    menggunakan 100 buah peubah yang sama.

    Untuk itu dalam modul ini akan dibahas mengenai, pemrograman

    yang berstruktur array. Array menrupakan pemrograman yang berguna

    untuk menyimpan beberapa data yang bertipe sama, disimpan sementara,

    dan kita dapat memanggil nilai tersebut untuk kemudian diproses pada

    algoritma selanjutnya. Dengan menggunakan array, praktikan dapat

    mengetahui fungsi dan keguunaan array untuk memudahkan dan

    mempersingkat ketika coding program.

    1.2 Tujuan

    Tujuan mahasiswa mengikuti praktikum Algortima Pemrograman Modul

    IV ini adalah :

    1. Mengetahui dan mampu menerapkan pemrograman arrray yang

    ada dalam algoritma. Salah satunya yang berjalan dalam pascal.

    2. Mengetahui dan mampu menerapkan beberapa teknik

    pemrograman array yang digunakan untuk menyimpan nilai

    3. Mengetahui teknik kerja yang berbeda dari beberapa struktur

    pemrograman array satu dimensi dengan array dua dimensi.

    4. Mengetahui dan mampu menerapkan perbedaan penggunaan array

    satu dimensi (larik) dan array dua dimensi (matriks).

    5. Mengetahui manfaat penggunaan larik maupun matriks.

  • BAB II

    DASAR TEORI

    2.1 Teori

    Larik adalah tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah elemen – elemen yang

    bertipe sama. Banyaknya elemen dalam suatu larik ditunjukkan oleh suatu

    indeks yang harus merupakan tipe data yang menyatakan keterurutan,

    misalnya integer atau karakter (karena ia menyatakan posisi data). Tiap – tiap

    elemen di larik dapat diakses langsung melalui indeksnya. Suatu larik

    memiliki jumlah elemen yang jumlahnya tetap, sehingga jumlah elemen larik

    tidak dapat diubah selama pelaksanaan program.

    Gambar 5.1. memperlihatkan struktur deklarasi Larik di dalam Bahasa Pascal.

    Gambar 5.1. Struktur Deklarasi Bahasa Pascal Untuk Larik

    Cara mengacu elemen larik : NamaLarik[indeks]

    Larik dapat berupa larik satu dimensi ataupun lebih dari satu dimensi. Matriks

    merupakan contoh larik yang memiliki dimensi lebih dari satu. Struktur

    penyimpanan matriks di dalam memori utama yang setiap individu elemennya

    diakses dengan menggunakan dua buah indeks (yang biasanya dikonotasikan

    dengan baris dan kolom). Karena matriks sebenarnya adalah larik, konsep

    umum dari larik juga berlaku untuk matriks, yaitu:

    Kumpulan elemen yang bertipe sama dapat berupa tipe dasar ( integer,

    real,boolean,char, dan string), atau tipe terstruktur seperti record.

    Setiap elemen data dapat diakses secara langsung jika indeksnya

    (baris dan kolom ) diketahui.

    (* DEKLARASI *)

    var

    NamaLarik : array[1..JumlahElemen] of TipeElemen;

  • Merupakan struktu data yang statik, artinya jumlah elemennya sudah

    dideklarasikan terlebih dahulu di dalam bagian DEKLARASI dan

    tidak bisa diubah selama pelaksanaan program

    Elemen matriks diakses melalui indeks baris dan indeks kolomnya, Jika indeks

    baris dinyatakan dengan i dan indeks kolom dinyatakan dengan j, maka notasi

    algoritmik untuk mangakses elemen pada baris i dan kolom j adalah

    nama_matriks[i,j]

  • BAB III

    TUGAS PENDAHULUAN

    Kerjakan tugas – tugas di bawah ini sebelum praktikum dimulai.

    1. Sebutkan dan jelaskan keuntungan – keuntungan penggunaan larik dan

    matriks!

    Jawab:

    Keuntungan penggunaan larik dan matriks

    Menghemat penggunaan banyak variable

    Menghindari penggunaan variable yang banyak

    Lebih praktis menggunakan larik dan matriks bila dibandingkan

    dengan menggunakan program tanpa larik maupun matriks

    Struktur yang lebih praktis,dengan pengaksesan cepat karena

    langsung mengakses melalui indeksnnya

    2. Kapankah sebaiknya larik dan matriks digunakan Jelaskan!

    Jawab:

    Kapan penggunaan larik dan matriks

    Larik

    o Larik digunakan bila sejumlah data yang banyak bertipe

    sama

    o Menyimpan sejumlah data yang besar tersebut kemudian

    mengolahnya

    o Data yang telah disimpan dapat diakses bila kita

    memerlukannya untuk diproses

    Matriks:Penggunaan yang sama dengan larik karena matrik

    merupakan konsep yang berasal dari larik

  • o Kumpulan elemen yang bertipe sama.

    o Setiap elemen yang kita butuhkan untuk diakses langsung

    melalui indeks baris dan kolom , kemudian diproses seuai

    kebutuhan kita.

    o Struktur yang praktis dan bersifat statis, yang setiap

    anggotanya dideklarasikan terlebih dahulu, sebelum

    program diolah.

    3. Buat algoritma untuk nilai min, kuartil bawah, kuartil tengah, kuartil atas da n

    nilai max dari sejumlah bilangan bulat yang dimasukkan melalui piranti

    masukkan.

    Contoh :

    Jumlah bilangan yang dimasukkan: 11

    Bilangan ke-1: 75

    Bilangan ke-2: 60

    Bilangan ke-3: 70

    Bilangan ke-4: 55

    Bilangan ke-5: 85

    Bilangan ke-6: 65

    Bilangan ke-7: 80

    Bilangan ke-8: 90

    Bilangan ke-9: 50

    Bilangan ke-10: 95

    Bilangan ke-11: 100

    Nilai Min :50

    Kuartil Bawah :60

    Kuartil Tengah:75

    Kuartil Atas :90

    Nilai Max :100

  • Jawab:

    Algoritma, Coding, Running

    Algoritma:

    program kuartilminmak {mencari nilai min, kuartil bawah, tengah dan

    atas, serta nilai maks }

    DEKLARASI

    type int : array [1..100] of real {tipe bentukan untuk menentukan

    sejumlah larik}

    procedure diurutkan(output x,y : real) {untuk mengurutkan / pengurutan

    }

    DEKLARASI

    simpan : real

    DESKRIPSI

    simpan ← x

    x ← y

    y ←simpan

    procedure tampung(output x:int input n: integer) {menampung sejumlah

    data}

    DEKLARASI

    i,j : integer

    DESKRIPSI

    for i←1 to n-1 do {menampung sejumlah data}

    for j←1 to n-i do

    if x[j] > x[j+1] then

    diurutkan(x[j],x[j+1])

  • procedure ganjil(output x:int input n: integer) {bila data yang dicari

    nilai min, kuartil(bawah,tengah,atas), max),mak merupakan data

    ganjil}

    DEKLARASI

    q1,q2,q3:integer

    DESKRIPSI

    q1 ←(n+1) div 4

    q2 ←(n+1) div 2

    q3 ←(3*(n+1)) div 4

    write('Kuartil bawah : ',x[q1]:2:2)

    writeln

    write('Kuartil tengah : ',x[q2]:2:2)

    writeln

    write('Kuartil atas : ',x[q3]:2:2)

    writeln

    procedure genap(output x:int input n: integer) {bila data yang dicari

    nilai min, kuartil(bawah,tengah,atas), max),mak merupakan data

    genap}

    DEKLARASI

    q1,q2,q3:integer

    median:real

    DESKRIPSI

    q1 ←(n+2) div 4

    q2←n div 2

    median ←((x[q2])+(x[q2+1])) / 2

    q3 ←(3*n+2) div 4

    write('Kuartil bawah : ',x[q1]:2:2)

    writeln

    write('Kuartil tengah : ',median:2:2)

    writeln

    write('Kuartil atas : ',x[q3]:2:2)

  • writeln

    {PROGRAM UTAMA}

    DEKLARASI

    n,i : integer

    data : int

    DESKRIPSI

    write('Jumlah bilangan yang dimasukkan : ')

    readln(n)

    for i←1 to n do

    begin

    write('Bilangan ke-',i,' = ')

    readln(data[i])

    endfor

    tampung(data,n){memanggil upa program pengurutan }

    writeln

    write('Nilai Min =', data[1]:0:0)

    writeln

    if n mod 2 = 1 then ganjil(data,n)

    else genap(data,n)

    writeln ('Nilai Max =',data[n]:0:0)

    Coding:

    program kuartilminmak;

    uses wincrt;

    type

    int = array [1..100] of real;

    procedure diurutkan(var x,y : real);

    var simpan : real;

    begin

  • simpan := x;

    x := y;

    y := simpan;

    end;

    procedure tampung(var x:int ; n: integer);

    var i,j : integer;

    begin

    for i:=1 to n-1 do

    for j:=1 to n- i do

    if x[j] > x[j+1] then

    diurutkan(x[j],x[j+1]);

    end;

    procedure ganjil(var x:int ; n: integer);

    var q1,q2,q3:integer;

    begin

    q1 :=(n+1) div 4;

    q2 :=(n+1) div 2;

    q3 :=(3*(n+1)) div 4;

    write('Kuartil bawah : ',x[q1]:2:2);

    writeln;

    write('Kuartil tengah : ',x[q2]:2:2);

    writeln;

    write('Kuartil atas : ',x[q3]:2:2);

    writeln;

    end;

    procedure genap(var x:int ; n: integer);

    var q1,q2,q3:integer;

    median:real;

    begin

  • q1 :=(n+2) div 4;

    q2 :=n div 2;

    median:= ((x[q2])+(x[q2+1])) / 2;

    q3 :=(3*n+2) div 4;

    write('Kuartil bawah : ',x[q1]:2:2);

    writeln;

    write('Kuartil tengah : ',median:2:2);

    writeln;

    write('Kuartil atas : ',x[q3]:2:2);

    writeln;

    end;

    var

    n,i : integer;data : int;

    begin

    write('Jumlah bilangan yang dimasukkan : ');

    readln(n);

    for i:= 1 to n do

    begin

    write('Bilangan ke-',i,' : ');

    readln(data[i]);

    end;

    tampung(data,n);

    writeln;

    write('Nilai Min :', data[1]:0:0);

    writeln;

    if n mod 2 = 1 then ganjil(data,n)

    else genap(data,n);

    writeln ('Nilai Max :',data[n]:0:0);

  • end.

    Running:

    4. Buat algoritma untuk menghitung hasil perkalian antara dua buah matriks.

    Masukkan :nilai – nilai dalam dua buah matriks

    Keluaran :hasil perkalian dua buah matriks

    Jawab : Algoritma , Coding, Running

    Algoritma:

    program perkalian2Matriks {MENGALIKAN 2 BUAH MATRIKS}

    DEKLARASI

    type

    z: array [1..50,1..50] of integer

    DEKLARASI

    a,b,c : z

    i,j,k,x,y,p : integer

    DESKRIPSI

  • writeln('Ordo matrik A') {mengisi ukuran matriks A}

    write('Baris : ') readln(x)

    write('Kolom : ') readln(y)

    writeln

    writeln

    writeln('Ukuran matrix B') {mengisi ukuran matriks B}

    writeln('Baris : ',y)

    write('Kolom : ') readln(p)

    for i←1 to x do

    for j←1 to y do

    write('Anggota A[',i,',',j,'] : ') {mengisi ANGGOTA matriks A}

    readln(a[i,j])

    endfor

    writeln

    for i←1 to y do

    for j←1 to x do

    begin

    write('Anggota B[',i,',',j,'] : ') {mengisi ANGGOTA matriks A}

    readln(b[i,j])

    endfor

    for i←1 to x do {cara mengalikan Matriks A dengan Matriks B}

    for j←1 to p do

    for k←1 to y do

    c[i,j] ← c[i,j] + a[i,k]*b[k,j];

    writeln

    writeln

    writeln('Hasil perkalian Matriks A dengan Matriks B = ')

    Writeln

    for i←1 to x do { Hasil perkalian Matriks A dengan Matriks B }

    begin

    for j←1 to p do

    write(c[i,j],' ');

  • writeln

    endfor

    writeln

    Coding:

    program perkalian2Matriks;

    uses wincrt;

    type

    z= array [1..50,1..50] of integer;

    var

    a,b,c : z;

    i,j,k,x,y,p : integer;

    begin

    writeln('Ordo matrik A');

    write('Baris : '); readln(x);

    write('Kolom : '); readln(y);

    writeln;

    writeln;

    writeln('Ukuran matrix B');

    writeln('Baris : ',y);

    write('Kolom : '); readln(p);

    clrscr;

    for i:=1 to x do

    for j:=1 to y do

    begin

    write('Anggota A[',i,',',j,'] : ');

    readln(a[i,j]);

    end;

    writeln;

    for i:=1 to y do

    for j:=1 to p do

    begin

  • write('Anggota B[',i,',',j,'] : ');

    readln(b[i,j]);

    end;

    for i:=1 to x do

    for j:=1 to p do

    for k:=1 to y do

    c[i,j] := c[i,j] + a[i,k]*b[k,j];

    writeln;

    writeln;

    writeln('Hasil perkalian Matriks A dengan Matriks B = ');

    Writeln;

    for i:=1 to x do

    begin

    for j:=1 to p do

    write(c[i,j],' ');

    writeln;

    end;

    writeln;

    end.

    Running:

  • BAB IV

    IMPLEMENTASI

    4.1 Kegiatan Praktikum

    1. Buat program untuk tugas prepraktikum 3!

    Jawaban :

    Coding :

    program kuartilminmak;

    type

    int = array [1..100] of real;

    procedure diurutkan(var x,y : real);

    var simpan : real;

    begin

    simpan := x;

    x := y;

    y := simpan;

    end;

    procedure tampung(var x:int ; n: integer);

    var i,j : integer;

    begin

    for i:=1 to n-1 do

    for j:=1 to n- i do

    if x[j] > x[j+1] then

    diurutkan(x[j],x[j+1]);

    end;

    procedure ganjil(var x:int ; n: integer);

    var q1,q2,q3:integer;

    begin

    q1 :=(n+1) div 4;

    q2 :=(n+1) div 2;

  • q3 :=(3*(n+1)) div 4;

    write('Kuartil bawah : ',x[q1]:2:2);

    writeln;

    write('Kuartil tengah : ',x[q2]:2:2);

    writeln;

    write('Kuartil atas : ',x[q3]:2:2);

    writeln;

    end;

    procedure genap(var x:int ; n: integer);

    var q1,q2,q3:integer;

    median:real;

    begin

    q1 :=(n+2) div 4;

    q2 :=n div 2;

    median:= ((x[q2])+(x[q2+1])) / 2;

    q3 :=(3*n+2) div 4;

    write('Kuartil bawah : ',x[q1]:2:2);

    writeln;

    write('Kuartil tengah : ',median:2:2);

    writeln;

    write('Kuartil atas : ',x[q3]:2:2);

    writeln;

    end;

    var

    n,i : integer;data : int;

    begin

    write('Jumlah bilangan yang dimasukkan : ');

    readln(n);

  • for i:= 1 to n do

    begin

    write('Bilangan ke-',i,' : ');

    readln(data[i]);

    end;

    tampung(data,n);

    writeln;

    write('Nilai Min :', data[1]:0:0);

    writeln;

    if n mod 2 = 1 then ganjil(data,n)

    else genap(data,n);

    writeln ('Nilai Max :',data[n]:0:0);

    end.

    Running :

  • 2. Buat program untuk tugas prepratikum no.4!

    Jawaban :

    Coding :

    program perkalian2Matriks;

    uses wincrt;

    type

    z= array [1..50,1..50] of integer;

    var

    a,b,c : z;

    i,j,k,x,y,p : integer;

    begin

    writeln('Ordo matrik A');

    write('Baris : '); readln(x);

    write('Kolom : '); readln(y);

    writeln;

    writeln;

    writeln('Ukuran matrix B');

    writeln('Baris : ',y);

    write('Kolom : '); readln(p);

    clrscr;

    for i:=1 to x do

  • for j:=1 to y do

    begin

    write('Anggota A[',i,',',j,'] : ');

    readln(a[i,j]);

    end;

    writeln;

    for i:=1 to y do

    for j:=1 to p do

    begin

    write('Anggota B[',i,',',j,'] : ');

    readln(b[i,j]);

    end;

    for i:=1 to x do

    for j:=1 to p do

    for k:=1 to y do

    c[i,j] := c[i,j] + a[i,k]*b[k,j];

    writeln;

    writeln;

    writeln('Hasil perkalian Matriks A dengan Matriks B = ');

    Writeln;

    for i:=1 to x do

    begin

    for j:=1 to p do

    write(c[i,j],' ');

    writeln;

    end;

    writeln;

    end.

    Running:

  • 4.2 Tugas Akhir

    Buatlah algoritma dan terjemahkan dalam Bahasa Pascal untuk operasi

    invers matriks ordo N!

    Jawaban :

    Algoritma:

    program inversmatriks

    type matriks←array [1..50,1..50] of real

    DEKLARASI

    n,i,j,b,l: integer

    a:matriks

    DESKRIPSI

    writeln ('Program Pencarian Invers Matriks Menggunakan Matriks

    Identitas')

    writeln ('Masukkan ordo matrik (N x N)')

    write ('N : ') readln (n)

    for i←1 to n do

    write ('Masukkan elemen matriks baris ke-',i)

  • for j←1 to n do

    write ('Matriks m(',i,',',j,') = ') readln (a[i,j])

    endfor

    endfor

    for i←1 to n do

    write ('Elemen matriks yang dimasukkan baris ke-',i)

    for j←1 to n do

    write ('Matriks m(',i,',',j,')= ',a[i,j]:0:0,' ')

    endfor

    for j←n+1 to n+n do

    i←j-n

    a[i,j]←1

    endfor

    for j←n+1 to n+n do

    begin

    if (ij-n) then a[i,j]:=0

    endfor

    for i←1 to n do

    for j:=1 to n+n do

    if ij then a[i,j]:=a[i,j]/a[i,i];

    endif

    for j:=1 to n+n do

    if i=j then a[i,i]←1;

    endif

    for l←1 to n do

    if il then

    for j←i+1 to n+n do

    a[l,j]←a[l,j]-(a[i,j]*a[l,i]);

    endfor

    endif

    endfor

    for b←1 to n do

  • if ib then

    a[b,i]←0

    endif

    endfor

    endfor

    writeln

    writeln('Maka invers dari matrik adalah :')

    for i←1 to n do

    begin

    for j←n+1 to n+n do

    write (' m(',i,',',i,') ',a[i,j]:0:2)

    endfor

    endfor

    Coding :

    program inversmatriks;

    type matriks=array [1..50,1..50] of real;

    var

    n,i,j,b,l: integer;

    a:matriks;

    begin

    writeln ('Program Pencarian Invers Matriks Menggunakan Matriks

    Identitas');

    writeln;

    writeln ('Masukkan ordo matrik (N x N)');

    write ('N : '); readln (n);

    writeln;

    for i:=1 to n do

    begin

    write ('Masukkan elemen matriks baris ke-',i);

  • writeln;

    writeln;

    for j:=1 to n do

    begin

    write ('Matriks m(',i,',',j,') = '); readln (a[i,j]);

    end;

    end;

    writeln;

    for i:=1 to n do

    begin

    write ('Elemen matriks yang dimasukkan baris ke-',i);

    writeln;

    writeln;

    for j:=1 to n do

    write ('Matriks m(',i,',',j,')= ',a[i,j]:0:0,' ');

    writeln;

    end;

    for j:=n+1 to n+n do

    begin

    i:=j-n;

    a[i,j]:=1;

    end;

    for j:=n+1 to n+n do

    begin

    if (ij-n) then a[i,j]:=0;

    end;

    for i:=1 to n do

    begin

  • for j:=1 to n+n do

    begin

    if ij then a[i,j]:=a[i,j]/a[i,i];

    end;

    for j:=1 to n+n do

    begin

    if i=j then a[i,i]:=1;

    end;

    for l:=1 to n do

    begin

    if il then

    begin

    for j:=i+1 to n+n do

    begin

    a[l,j]:=a[l,j]-(a[i,j]*a[l,i]);

    end;

    end;

    end;

    for b:=1 to n do

    begin

    if ib then

    begin

    a[b,i]:=0;

    end;

    end;

    end;

    writeln;

    writeln('Maka invers dari matrik adalah :');

    for i:=1 to n do

  • begin

    for j:=n+1 to n+n do

    write (' m(',i,',',i,') ',a[i,j]:0:2);

    writeln;

    end;

    end.

    Running :

    4.3 Tugas Tambahan

    Buatlah algoritma dan terjemahkan dalam Bahasa Pascal untuk operasi

    transpose matriks ordo N!

    Algoritma:

    program matriks_transpose

    type matriktranspose = array [1..10,1..10] of integer;

    DEKLARASI

    n,m,i,j: integer

  • a:matriktranspose

    writeln ('Program Pencarian TRANSPOSE Matriks ')

    writeln ('Masukkan ordo matrik (baris ).') readln (n)

    writeln ('Masukkan ordo matrik (kolom ).') readln (m)

    for i←1 to n do

    for j←1 to m do

    write ('masukkan elemen matrik a(',i,',',j,') : ')readln (a[i,j])

    endfor

    endfor

    writeln('MATRIKS ASAL')

    for i←1 to n do

    for j←1 to m do

    write(a[i,j])

    endfor

    endfor

    writeln('MATRIKS TRANPOSENYA')

    for i←1 to m do

    for j←1 to n do

    write (a[j,i])

    endfor

    endfor

    Coding :

    program matriks_transpose;

    type matriktranspose = array [1..10,1..10] of integer;

    var

    n,m,i,j: integer;

    a:matriktranspose;

    begin

    writeln ('Program Pencarian TRANSPOSE Matriks ');

    writeln;

    writeln ('Masukkan ordo matrik (baris ).'); readln (n);

  • writeln ('Masukkan ordo matrik (kolom ).'); readln (m);

    for i:=1 to n do

    begin

    for j:=1 to m do

    begin

    write ('masukkan elemen matrik a(',i,',',j,') : ');readln (a[i,j]);

    end;

    end;

    writeln;

    writeln('MATRIKS ASAL');

    for i:=1 to n do

    begin

    for j:=1 to m do

    begin

    write(a[i,j]);

    end;

    writeln;

    end;

    writeln;

    writeln('MATRIKS TRANPOSENYA');

    for i:=1 to m do

    begin

    for j:=1 to n do

    begin

    write (a[j,i]);

    end;

    writeln;

    end;

    end.

  • Running :

  • BAB V

    PENUTUP

    5.1 Kesimpulan

    Dari materi dan implementasi diatas dapat disimpulkan bahwa

    pemrograman menggunakan larik ataupun matriks sangat berguna untuk

    pemrograman yang memiliki sejumlah data yang bertipe sama, tetapi kita

    perlu menyimpannya, untuk selanjutnya diproses. Selama pelaksanaan

    program , larik maupun matriks tetap menyimpan nilai. Dengan ini, kita

    dapat menggunakan larik dan matriks yang telah menyimpan nilai

    tersebut, sewaktu –waktu yang artinya kita dapat memproses nilai – nilai

    tersebut pada bagian algoritma selanjutnya. Keuntungan menggunakan

    larik ataupun matriks adalah bahwa larik ataupun matriks, kita dapat

    menggunakan larik atupun matriks untuk menghindari penggunaan nama

    peubah yang banyak.

    5.2 Saran

    Untuk mas Shohib selaku Asisten Praktikum, untuk tetap menambah

    durasi praktikum.