Click here to load reader

Makalah Kelimpahan Unsur

  • View
    385

  • Download
    17

Embed Size (px)

DESCRIPTION

makalah ini dibuat untuk tugas kimia kelas 12 tentang kelimpahan unsur

Text of Makalah Kelimpahan Unsur

KATA PENGANTARPuji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehinggasayadapat menyelesaikan penyusunan Makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana.Harapansaya semoga Makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehinggasaya dapat memperbaiki bentuk maupun isi Makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yangsaya hadapi. Namunsaya menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan orang tua, sehingga kendala-kendala yangsaya hadapi teratasi. Oleh karena itusaya mengucapkan terima kasih kepada :1.Bapakguru bidang studiKimiayang telah memberikan tugas, petunjuk, kepadasaya sehinggasaya termotivasi dan menyelesaikan tugas ini.2.Orang tua yang telah turut membantu, membimbing, dan mengatasi berbagai kesulitan sehingga tugas ini selesai.Makalah inisaya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yangsaya miliki sangat kurang. Oleh kerena itusaya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaanMakalahini.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................................iDAFTAR ISI........................................................................................................................iiBAB IPENDAHULUAN...............................................................................................1A.LATAR BELAKANG..............................................................................................1B.TUJUAN MASALAH..............................................................................................2C.RUMUSAN MASALAH..........................................................................................2D.MAMFAAT PENULISAN.......................................................................................2BAB IIISI........................................................................................................................3A.KELIMPAHAN UNSUR-UNSUR DI ALAM.......................................................3B.NITROGEN DAN OKSIGEN.................................................................................4C.GAS MULIA DAN HALOGEN..............................................................................6D.LOGAM ALKALI DAN ALKALI TANAH..........................................................9E.SIFAT UNSUR-UNSUR PERIODE KETIGA.......................................................14F.UNSUR-UNSUR PERIODE KETIGA DI ALAM.................................................14G.UNSUR-UNSUR TRANSISI PERIODE KEEMPAT............................................17H.ION KOMPLEKS.....................................................................................................19I.UNSUR RADIOAKTIF...........................................................................................19BAB IIIPENUTUP...........................................................................................................24A.KESIMPULAN.........................................................................................................24B.SARAN.....................................................................................................................24DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................................25

BAB IPENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG

Alam semesta ini kaya akan kadungan unsur-unsur kimia. Hingga saat ini, unsur-unsur kimia berjumlah sekitar 114 unsur. Unsur-unsur tersebut dikelompokkan berdasarkan kesamaan sifatnya ke dalam beberapa golongan, yaitu golongan A (golongan utama) dan golongan B (golongan transisi). Selain itu, unsur-unsur kimia dapat dikelompokkan menjadi unsur logam, nonlogam, semilogam, dan gas muliaBeberapa usur logam dan nonlogam, dalam bentuk unsur maupun senyawa, banyak dimanfaatkan didalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan beberapa unsur logam dan nonlogam meningkat dengan berkembang pesatnya industri, baik sebagai alat, bahan dasar, maupun sumber energi.Unsur-unsur logam umumnya diperoleh sebagai bijih logam dalam batuan. Alam Indonesia sangat kaya akan sumber mineral bijih logam, karena itu perlu penguasaan teknologi untuk mengolahnya menjadi logam yang dibutuhkan.Unsur Logam yang sudah akrab dengan kehidupan kita sehari-hari diantaranya adalah, besi, tembaga, atau perak. Ternyata unsur natrium pun bersifat logam. Namun, karena tak stabil dalam keadaan unsurnya, ia lebih banyak kita temui dalam bentuk senyawanya.Keberadaan unsur-unsur kimia di alam sangat melipah. Sumber unsur-Unsur kimia terdapat di kerak bumi, dasar laut, dan atmosfer, baik dalam bentuk unsur bebas, senyawa ataupun campurannya. Unsur-unsur kimia yang terdapat di alam dalam bentuk unsur bebasnya (tidak bersenyawa dengan unsur lainnya), diantaranya logam platina (Pt), emas (Au), karbon (C), gas nitrogen (N2), oksigen (O2), dan gas-gas mulia. Adapun unsur-unsur lainnya ditemukan dalam bentuk bijih logam. Bijih logam merupakan campuran antara mineral yang mengandung unsur-unsur kimia dan pengotornya. Mineral-mineral tersebut berbentuk senyawa oksida, halida, fosfat, silikat, karbonat, sulfat, dan sulfida. Logam platina (Pt) dan emas (Au) disebut logam mulia. Sumber logam mulia dan mineral-mineral dapat ditemukan di kerak bumi, sedangkan sumber gas oksigen, nitrogen, dan gas mulia (kecuali He) terdapat di lapisan atmosfer.Sulit dibayangkan jika kita hidup tanpa adanya unsur kimia karena semua benda yang ada di alam ini mengandung unsur kimia, baik dalam bentuk logam atau unsur bebasnya, senyawanya, atau paduan logamnya. Tak bisa dipungkiri, selain memberikan manfaat, beberapa unsur kimia memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Kegunaan dan dampak dari unsur-unsur kimia beserta cara mencegah dan menanganinya tidak terlepas dari sifat yang dimiliki unsur-unsur tersebut. Melalui makalah ini kami harapkan pembaca dapat memahami dan mengetahui kimia unsur lebih spesifik lagi.

B.TUJUAN PENULISAN

1.Mengetahui dan memahami keberadaan unsur-unsur kimia di alam.2.Mengetahui dan memahami pengelompokan dan sifatsifat unsur kimia3.Mengetahui dan memahami kegunaaan dan bahaya unsur-unsur kimia4.Mengetahui dan memahami pemisahan dan pembuatan unsur-unsur kimia

C.RUMUSAN MASALAH

1.Seberapa banyak keberadaan unsur-unsur kimia di alam2.Bagaimana pengelompokan dan sifat-sifat unsur kimia3.Apakah kegunaan dan bahaya dari unsur-unsur kimia4.Bagaimanakah pemisahan dan pembuatan unsur-unsur kimia

D.MAMFAAT PENULISAN

Hasil dari penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semua pihak yang membacanya umumnya dan khususnya kepada siswa untuk menambah wawasan dan pemahaman tentang kimia unsur.

BAB IIISI

A.KELIMPAHAN UNSUR UNSUR DI ALAMDari 118 unsur yang diketahui, sekitar 90 unsur berada di alam dan sisanya merupakan unsur sintesis (unsur buatan). Sebagian dari unsur tersebut terdapat sebagai unsur bebas, tetapi lebih banyak yang berupa senyawa, sedangkan unsur-unsur gas mulia terdapat sebagai unsur bebas (Petrucci dan Suminar Ahmad, 1987: 96). Sebagian besar logam diperoleh dari deposit tanah, bahan-bahan alam yang mengandung unsur atau senyawa tertentu disebut mineral. Mineral yang mengandung unsur atau senyawa tertentu dengan konsentrasi cukup tinggi dan diolah agar bernilai ekonomis disebut bijih(Brady, 1990: 653).Unsur-unsur yang paling melimpah di kulit bumi adalah oksigen, silikon, dan aluminium.

Sumber komersial dari oksigen dan nitrogen adalah udara. Kelimpahanunsur nitrogen dalam udara 78,09% dan oksigen 20,94%. Sedangkan unsur lainnya kurang dari 1%.

Beberapa unsur diperoleh dari air laut. Misalnya, natrium, klorin, magnesium, dan bromin. Konsentrasi unsur terbesar dalam air laut adalah klorida sebesar 18,980 g/kg air laut, kemudian diikuti unsur natrium sebesar 10,556 g/ kg air laut (Sumber: Petrucci dan Suminar Ahmad, 1987: 98).

B.NITROGEN DAN OKSIGEN

1.Nitrogen

Nitrogen merupakan unsur yang paling melimpah yang dapat dengan mudah diakses oleh manusia. Di alam, nitrogen berbentuk sebagai senyawa N2 dengan kadar 78,03% volum dan 75,45% berat. Nitrogen adalah gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa, serta mencair pada suhu 195,8 C dan membeku pada suhu 210 C. Nitrogen diperoleh dengan cara distilasi bertingkat udara cair. Mula-mula udara disaring untuk dibersihkan dari debu. Udara bersih yang diperoleh kemudian dikompresikan yang menyebabkan suhu udara meningkat. Setelah itu dilakukan pendinginan. Pada tahap ini, air dan karbon dioksida membeku sehingga sudah dapat dipisahkan. Setelah melalui menara pendingin, udara kemudian diekspansikan sehingga suhu akan turun lagi dan sebagian udara akan mencair, sedangkan udara yang belum mencair disirkulasikan/dialirkan lagi ke dalam kompresor.Kegunaan nitrogen antara lain sebagai berikut :

Sebagian besar nitrogen dipakai untuk membuat amonia (NH3). Digunakan untuk membuat pupuk nitrogen, seperti urea (CO(NH2)2)danZA(NH4)2SO4). Sebagai selubung gas inert untuk menghilangkan oksigen pada pembuatan alat elektronika karena sifat inert yang dimiliki. Digunakan sebagai pendingin untuk menciptakan suhu rendah, misalnya pada industri pengolahan makanan. Membuat ruang inert untuk penyimpanan zat-zat eksplosif. Mengisi ruang kosong dalam termometer untuk mengurangi penguapan raksa.

Beberapa senyawa nitrogen sebagai berikut :

a). Amonia

Wujud amonia adalah gas dengan bau yang khas dan sangat menyengat, tidak berwarna, dengan titik didih 33,35 C dan titik beku 77,7 C. Amonia dibuat dengan proses Haber-Bosch, pada suhu 370 540 C dan tekanan 10 1.000 atm, dengan menggunakan katalis Fe3O4. Katalis berfungsi untuk memperluas kisi dan memperbesar permu