Makalah Motivasi Belajar

  • View
    212

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

diolas

Text of Makalah Motivasi Belajar

docx

TUGAS KELOMPOKPRODI BELAJAR & PEMBELAJARANMotivasi Belajar

Dosen Pengajar :Yogi Mayudana, S.Pd

Disusun oleh :

I Made Ari Astawan(07/2013.V.1.0098)I Wayan Karya Widnyana(12/2013.V.1.0103)I Putu Dedik Widnawan(15/2013.V.1.0106)Ngakan Kt. Angga Jaya S.(20/2013.V.1.0111)Aris Mahmudi(23/2013.V.1.0114)I Ketut Edi Jaka Purnomo(30/2013.V.1.0080)

FAK. PEND. MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMIKIP PGRI BALITAHUN AJARAN 2013/2014

2

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Kami juga panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena hanya dengan keridoan-Nya, makalah kelompok kami dengan judul Motivasi Belajar ini dapat terselesaikan.

Kami menyadari betul sepenuhnya bahwa tanpa bantuan dari berbagai pihak, makalah kelompok kami ini tidak akan terwujud dan masih jauh dari sempurna, oleh karena itu dengan segala kerendahan hati kami berharap kritik dan saran demi perbaikan-perbaikan lebih lanjut.

Akhir kata kami berharap agar tugas kelompok kami dapatbermanfaat bagi semua pembaca.

Denpasar, 28 April 2014

Tim Penyusun

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ........................................................................................... i

DAFTAR ISI ...................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ............................................................................................. 1 1.2 Rumusan Masalah ........................................................................................ 21.3 Tujuan.............................................................................................................. 2 1.4 Manfaat.......................................................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN 2.1 Konsep Motivasi Belajar................................................................................. 3 2.2 Jenis dan Sifat Motivasi..................................................................................112.3 Strategi Menumbuhkan Motivasi Belajar....................................................... 16

BAB III PENUTUP 3.1 Simpulan.......................................................................................... 193.2 Saran ........................................................................................................ 19

DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 20 ii

BAB IPENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Belajar adalah proses perubahan tingkah laku yang terjadi di dalam satu situasi, bahkan dalam satu ruang hampa. Situasi belajar ini ditandai dengan motif-motif yang ditetapkan dan diterima oleh peserta didik. Terkadang satu proses belajar tidak dapat mencapai hasil maksimal disebabkan karena ketiadaan kekuatan yang mendorong ( motivasi ). Belajar mengajar merupakan suatu proses yang sangat kompleks, karena dalam proses tersebut peserta didik tidak hanya sekedar menerima dan menyerap informasi yang disampaikan oleh pendidik, tetapi peserta didik dapat melibatkan diri dalam kegiatan pembelajaran dan tindakan paedadogis yang harus dilakukan, agar hasil belajarnya lebih baik dan sempurna. Dari proses pembelajaran tersebut peserta didik dapat menghasilkan suatu perubahan yang bertahap dalam dirinya, baik dalam bidang pengetahuan, keterampilan dan sikap. Adanya perubahan tersebut terlihat dalam prestasi belajar yang dihasilkan oleh peserta didik berdasarkan evaluasi yang diberikan oleh pendidik.Dalam proses belajar mengajar motivasi sangat besar peranannya terhadap prestasi belajar. Karena dengan adanya motivasi dapat menumbuhkan minat belajar peserta didik. Bagi peserta didik yang memiliki motivasi yang kuat akan mempunyai keinginan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Sehingga boleh jadi peserta didik yang memiliki intelegensi yang cukup tinggi menjadi gagal karena kekurangan motivasi, sebab hasil belajar itu akan optimal bila terdapat motivasi yang tepat. Karenanya, bila peserta didik mengalami kegagalan dalam belajar, hal ini bukanlah semata-mata kesalahan peserta didik, tetapi mungkin saja pendidik tidak berhasil dalam membangkitkan motivasi peserta didik.Motivasi yang kuat dalam diri peserta didik akan meningkatkan minat, kemauan dan semangat yang tinggi dalam belajar, karena antara motivasi dan semangat belajar mempunyai hubungan yang erat. Sebagaimana yang dikatakan oleh Sardiman A.M dalam bukunyaInteraksi dan Motivasi Belajar Mengajar bahwa : "Dalam kegiatan belajar, maka motivasi menimbulkan kegiatan belajar, menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai."Motivasi sangat berperan dalam belajar, dengan motivasi inilah peserta didik menjadi tekun dalam proses belajar mengajar, dan dengan motivasi itu pula hasil belajar peserta didik dapat diwujudkan dengan baik. Peserta didik yang dalam proses belajar mempunyai motivasi yang kuat dan jelas akan tekun dan berhasil dalam belajarnya. Tingginya motivasi dalam belajar berhubungan dengan tingginya prestasi belajar. Bahkan pada saat ini kaitan antara motivasi dengan perolehan dan atau prestasi tidak hanya dalam belajar.

1.2 RUMUSAN MASALAHAdapun permasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut:1. Apa sebenarnya konsep motivasi belajar ?2. Apa saja jenis dan sifat dari motivasi (yang berkaitan dengan belajar) ?3. Bagaimana strategi menumbuhkan motivasi belajar ?

1.3 TUJUANAdapun tujuan dari keseluruhan materi di dalam makalah ini adalah :1. Untuk memahami konsep dari motivasi belajar.2. Untuk mengetahui apa saja jenis dan sifat-sifat dari motivasi (yang berkaitan dengan belajar).3. Untuk mengetahui dan mampu menerapkan strategi untuk menumbuhkan motivasi belajar.

1.4 MANFAATDi dalam keseluruhan materi makalah ini, tentunya ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh yaitu :1. Sebagai sumber ilmu pengetahuan sekunder.2. Sebagai bahan pembelajaran untuk lebih memahami dan mendalami mengenai hal-hal yang berkaitan dengan motivasi belajar.

BAB IIPEMBAHASAN

2.1 KONSEP MOTIVASI BELAJARA. MotivasiPengertian MotivasiMotivasi merupakan faktor penggerak maupun dorongan yang dapat memicu timbulnya rasa semangat dan juga mampu merubah tingkah laku manusia atau individu untuk menuju pada hal yang lebih baik untuk dirinya sendiri. Banyak para ahli yang memberikan batasan tentang pengertian motivasi antara lain adalah sebagai berikut:

a) Mc. Donald yang dikutip oleh Sardiman (1986: 73) mengemukakan, motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya feeling dan didahulu dengan tanggapan terhadap adanya tujuan.b) Tabrani Rusyan berpendapat bahwa motivasi merupakan kekuatan yang mendorong seseorang melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan.c) Heinz Kock memberikan pengertian, motivasi adalah mengembangkan keinginan untuk melakukan sesuatu.d) Dr. Wayan Ardhan menjelaskan, bahwa motivasi dapat dipandang sebagai suatu istilah umum yang menunjukkan kepada pengaturan tingkah laku individu dimana kebutuhan-kebutuhan atau dorongan-dorongan dari dalam dan insentif dari lingkungan mendorong individu untuk memuaskan kebutuhan-kebutuhannya atau untuk berusaha menuju tercapainya tujuan yang diharapkan.e) Gleitman dan Reiber yang dikutip oleh Muhibbin Syah berpendapat, bahwa motivasi berarti pemasok daya (energizer) untuk bertingkah laku secara terarah.f) Hamzah (2008: 3) menjelaskan istilah motivasi berasal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri individu, yang menyebabkan individu tersebut bertindak atau berbuat. Motif tidak dapat diamati secara langsung, tetapi dapat diinterpretasikan dalam tingkah lakunya, berupa rangsangan dorongan, atau pembangkit tenaga munculnya suatu tingkah laku tertentu.g) Oemar Hamalik (2004: 173) menjelaskan motivasi dapat berupa dorongan-dorongan dasar atau internal dan intensif diluar individu atau hadiah. Motivasi adalah proses membangkitkan, mempertahankan, dan mengontrol minat-minat.h) Dimyati dan Mudjiono (2009: 80) yang mengatakan bahwa motivasi dipandang sebagai dorongan mental yang menggerakkan dan pengarahkan perilaku manusia, termasuk perilaku belajar.

Berdasarkan beberapa pengertian mengenai motivasi di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi merupakan suatu dorongan yang dimiliki seseorang untuk melakukan sesuatu, dan juga sebagai pemberi arah dalam tingkah lakunya, salah satunya dorongan seseorang untuk belajar.

Aspek motivasiTiga aspek motivasi menurut Walgito, yaitu:a) Keadaan yang mendorong dan kesiapan bergerak dalam diri organisme yang timbul karena kebutuhan jasmani, keadaan lingkungan, keadaanmental (berpikiri dan ingatan).b) Perilaku yang timbul dan terarah karena keadaan tersebut.c) Sasaran atau tujuan yang dikejar oleh perilaku tersebut.

Ciri motivasi menurut Plotnik, yaitu:a) Anda terdorong berbuat atau melaksanakan suatu kegiatan.b) Anda langsung mengarahkan energi anda, untuk mencapai suatu tujuan tertentu.a) b) c) Anda mempunyai intensitas perasaan-perasaan yang berbeda tentang pencapaian tujuan itu.

Jenis-jenis MotivasiMotivasi dapat dibedakan berdasarkan jenis-jenisnya. Ada jenis motivasi yang terjadi karena keinginan seseorang yang ingin mendapatkan sesuatu. Jenis motivasi lain yaitu motivasi yang yang terjadi karena s