Mengapa harus khilafah

Embed Size (px)

Text of Mengapa harus khilafah

  • 1. MENGAPA HARUS KHILAFAH

2. PROBLEMATIKA UMAT
Umat Islam saat ini tengah mengalami kemunduran disegala bidang: bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, teknoloogi, militer, dsb
Umat Islam saat ini tengah mengalami ketertindasan
Umat islam saat ini sedang terjajah
Umat Islam saat ini seperti buih di atas lautan
Umat Islam saat ini menjadi ajang perebutan serigala2 ganas
3. MENGAPA BISA TERJADI
Padahal Allah SWT telah berfirman :
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah (QS Ali Imron 110)
4. APA MAKNA UMAT TERBAIK
Umat terbaik tentu adalah yang nomor satu di dunia
Umat yang memimpin dunia
Umat yang menjadi teladan
Umat yang menjadi panutan
Umat yang mengayomi
Umat yang melindungi
Umat yang menjadi rahmat
Namun, mengapa yang terjadi adalah sebaliknya?
5. APA PENYEBABNYA
Marilah kita perhatikan firman Allah SWT:
Apakahkamuberimankepadasebahagian Al Kitab (Taurat) daningkarterhadapsebahagian yang lain? Tiadalahbalasanbagiorang yang berbuatdemikiandaripadamu, melainkankenistaandalamkehidupandunia, danpadaharikiamatmerekadikembalikankepadasiksa yang sangatberat. Allah tidaklengahdariapa yang kamuperbuat (QS Al Baqarah 85)
6. APA MAKNANYA
Jika umat Islam beriman kepada sebagian Al Quran dan ingkar kepada sebagian Al Quran yang lain, maka apa yang akan terjadi?
Allah tidak akan membalasnya, kecuali akan dinistakan kehidupanya di dunia
Maka, hidupnya didunia akan menderita, akan sengsara, akan teraniaya..
Dan besuk di hari kiamat mereka akan mendapat sisksa yang sangat pedih
7. APA KESIMPULANYA?
Jika merujuk pada ayat diatas, dapat disimpulkan bahwa yang menyebabkan umat Islam saat ini hidupnya sengsara dan menderita adalah karena mereka masih setengah2 dalam mengamalkan Islam
Artinya, umat Islam saat ini belum menjalankan Islam secara kaffah
Bagaimana kita bisa mengetahui bahwa pengamalan Islam saat ini masih setengah2?
Marilah kita periksa satu per satu..
8. UNTUK MENGETAHUINYA
Mari kita buka cakupan syariat Islam secara keseluruhan
Cakupan syariat Islam dapat dikelompokkan kedalam 3 dimensi:
Dimensi 1 : hubungan manusia dengan Allah SWT
1. Aqoid
2. Ibadah
Dimensi 2 : hubungan manusia dengan dirinya sendiri
1. makanan
2. Minuman
3. Pakaian
4. Ahklaq
9. Dimensi 3 : hubungan manusia dengan manusia lain
1. Sistem Pemerintahan
2. Sistem Ekonomi
3. Sistem Sosial
4. Sistem Pidana
5. Sistem Pendidikan
6. Sistem Luar Negeri
Selanjutnya, marilah kita periksa satu per satu, apakah ke-3 dimensi di atas sudah diamalkan semuanya?
10. SUDAHKAH DIAMALKAN SELURUHNYA?
DIMENSI 1
1. Sudah diamalkan oleh umat Islam
2. Walaupun sebagian masih meninggalkan
DIMENSI II
1. Sudah diamalkan oleh umat Islam
2. Walaupun sebagian besar masih ditinggalkan
DIMENSI III
1. TIDAK DAPAT diamalkan oleh umat Islam
2. Bukan karena tidak mau mengamalkan
Mengapa ?
11. MENGAPA DIMENSI 3 TIDAK BISA DIAMALKAN?
Ternyata ada satu dimensi yang tidak dapat diamalkan
Walaupun ada sebagian dari umat Islam yang ingin mengamalkan
Mengapa khusus dimensi 3 ini, syariat Islam tidak dapat diamalkan?
Inilah yang harus dikaji secara lebih dalam
Marilah kita lihat satu persatu
12. SISTEM PEMERINTAHAN
Sistem yang diterapkan adalah sistem monarki atau sistem republik
Kedaulatan tertinggi ada ditangan raja atau tangan rakyat
Seluruh hukum dan perundang2an harus merujuk kepadanya
Berarti hukum2 syariat yang berkaitan dengan sistem pemerintahan menjadi tidak dapat diamalkan
Inilah yang menyebabkan hukum syariat pada dimensi ini menjadi tidak dapat diamalkan
13. SISTEM EKONOMI
Sistem ekonomi yang diamalkan adalah sistem ekonomi kapitalisme
Jantung ekonomi kapitalisme terletak pada dua kekuatan, yaitu sistem perbankan dan sistem pasar modal
Sistem perbankan dibangun dengan asas bunga yang sama dengan riba dan pasar modal menggunakan asas spekulasi yang sama dengan perjudian
Penggunaan 2 asas tersebut membuat sistem ekonomi Islam tidak berkutik
14. SISTEM SOSIAL
Sistem sosial yang diterapkan adalah kehidupan sosial yang bercorak liberal dan hedonis
Kehidupan yang liberal memberi kebebasan terhadap pergaulan laki2 dan perempuan
Kehidupan yang hedonistik membuat cita2 kehidupan yang diimpikan hanyalah untuk mengejar materi dan untuk memenuhi kenikmatan nafsu yang setingi2nya.
Gaya hidup ala barat semakin merajalela, gaya hidup yang Islami semakin tidak mendapat tempat, dianggap kuno dan menjijikkan
15. SISTEM PIDANA
Sistem pidana yang diterapkan sepenuhnya mengadopsi sistem hukum warisan penjajah
Hukum syariat Islam disisakan hanya sekedar untuk mengurusi masalah NTRW (nikah, talak, rujuk, waris) diperadilan agama
Hukum pidana Islam menjadi tidak dapat diamalkan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang muncul dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
Sistem pidana Islam hanya tinggal dalam kitab2 tebal yang menghiasi perpustakaan
16. SISTEM PENDIDIKAN
Asas yang digunakan untuk membangun kurikulum pendidikan adalah sekulerisme
Agama Islam hanya masuk dalam pelajaran agama dan tidak lebih dari itu
Seluruh ilmu dibangun dari paradigma materialisme yang mengingkari keberadaan Tuhan
Biaya pendidikan dibebankan kepada rakyat bukan kepada negara
Anak didik yang dihasilkan cara berfikirnya semakin materialistik dan hedonistik
Sistem pendidikan Islam tidak mendapat tempat, kecuali di pesantren2
17. POLITIK LUAR NEGERI
Politik luar negeri yang berlaku seluruhnya harus tunduk pada arahan PBB
Masalah yang terjadi di luar negara tidak boleh dicampuri kecuali atas ijin PBB
Umat Islam menjadi tersekat dan terpecah menjadi banyak negara
Dakwah dan jihat Islam ke luar negeri menjadi terhenti sama sekali
Kekafiran semakin merajalela melanda berbagai negara di dunia ini tanpa ada yang dapat menyelamatkannya
18. JIKA DIMENSI 3 TIDAK DIAMALKAN
Jika dimensi 3 tidak diamalkan, maka akan dapat menimbulkan dampak yang berantai
Paling tidak ada 5 dampak berantai yang akan ditimbulkan, yaitu:
1. Berdampak pada pengamalan dimensi 1 dan 2
2. Hukum yang wajib akan menjadi mubah
3. Akan menimbulkan dosa investasi
4. Akan menjadi haram untuk diamalkan
5. Syariat Islam akan menjadi kejam
Apa maksud dari semua itu?
19. BERDAMPAK PADA PENGAMALAN DIMENSI 1 DAN 2
DAMPAK PADA DIMENSI 1
Dampak pada aqoid :
- umat Islam akan mudah dimurtadkan
- banyak yang melakukan kemusyrikan
- banyak melakukan bidah
- banyak yang percaya tahayul dan kurafat
Dampak pada pengamalan ibadah :
- akan banyak meningalkan shalat
- banyak yang tidak puasa
- banyak yang belum membayar zakat
- banyak yang belum menunaikan haji
20. DAMPAK PADA DIMENSI 2 :
Dampak pada aspek makanan & minuman:
- umat akan banyak makanmakanan & minuman yang
haram
- akan banyak beredar makanan & minuman haram
Dampak pada aspek pakaian :
- umat akan banyak yang tidak menutup aurot
- akan banyak yang memakai pakaian serba ketat
Dampak pada aspek ahklaq :
- ahklaq generasi muda akan semakin rusak
- perselingkuhan akan merajalela
21. MENGAPA BISA TERJADI
Mengapa tidak diamalkanya dimensi 3 akan menyebabkan terbengkalainya pengamalan dimensi 1 dan 2?
Marilah kita perhatikan pertanyaan2 berikut ini :
Mengapa banyak yang tidak shalat?
Jawabanya : karena hukumnya mubah
Mengapa banyak yang tidak mau berpuasa?
Jawabanya : karena hukumnya mubah
Mengapa banyak yang berzina?
Jawabanya : karena hukumnya mubah
Mengapa banyak yang tidak mau menutup aurot?
Jawabanya : karena hukumnya mubah
22. Mengapa banyak yang memakai helm?
Jawabanya : karena hukumnya wajib!
Apa maksud dari semua itu?
Itulah yang dimaksud dengan munculnya dampak yang ke 2
Apa itu?
23. HUKUM YANG WAJIB AKAN MENJADI MUBAH
Apa maksudnya?
Makna mubah yang dimaksud adalah arti bahasa (bukan makna syari), yaitu, boleh dikerjakan, boleh juga ditinggalkan
Apa artinya?
Di sebuah negara yang tidak menerapkan hukum pidana Islam (pengamalan dimensi 3), maka pengamalan shalat akan menjadi mubah
Artinya, shalat itu menjadi tanggung jawab priibadi. Jika punya kesadaran silakan menngerjakan, jika meninggalkan maka tidak ada sanksi apa2 dari negara
Padahal menurut ketentuan hukum pidana Islam, yang dimaksud dengan jarimah (kejahatan) adalah setiap kewajiban yang tidak diamalkan dan setiap keharaman yang diamalkan
24. OLEH KARENA ITU...
Makna kejahatan di dalam Islam tidak hanya terbatas pada orang yang mencuri, mencopet, merampok, korupsi, dsb...
Akan tetapi, orang yang tidak shalat adalah pelaku kejahatan, orang yang tidak puasa adalah pelaku kejahatan, orang yang tidak menutup aurot adalah pelaku kejahatan, dst
Maka, kewajiban negara adalah memberikan sanksi hukuman di dunia ini terhadap semua warga negaranya yang melakukan praktik jarimah (kejahatan) tsb
Jika negara tidak menegakkan sanksi hukuman di dunia, maka pengamalan kewajiban pada dimensi 1 & 2 tersebut menjadi mubah
Kecuali memakai helm hukumnya wajib!
Sebab bila tidak memakai helm pasti dikejar polisi dan akan dikenai sanksi.....
Lantas, apa dampak selanjutnya..?
25. AKAN MENIMBULKAN DOSA INVESTASI
Apa maksudnya?
Untuk memahaminya marilah kita perhatikan pertanyaan2 berikut ini:
Jika ada orang yang meninggal, kemudi