miftah cantik

  • View
    33

  • Download
    0

Embed Size (px)

Transcript

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Data Pada penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 30 siswa, yaitu siswa kelas VII-D SLTPN 170 Kelapa Gading Jakarta Utara. Dengan demikian 30 siswa tersebut merupakan sumber data yang diperkirakan dapat mewakili populasi kelas VII di sekolahan tersebut. Berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan, dapat diperoleh data mengenai agresivitas siswa, aktivitas siswa, dan prestasi belajar bilangan bulat siswa kelas VII-D SLTPN 170 Kelapa Gading Jakarta Utara tahun ajaran 2010/2011. 1. Data Agresivitas Siswa Tabel 4.1. Data Hasil Tes Angket Agresivitas Siswa Subye k 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Hasil Angket 63 67 66 71 65 72 73 71 64 60 57 65 74 74 60 Subye k 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Hasil Angket 61 75 54 74 70 72 60 76 75 64 68 69 75 47 60

Dari tabel di atas diperoleh: a. Nilai tertinggi b. Nilai terendah : 76 : 47

Kemudian data tersebut disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dengan perhitungan sebagai berikut: 1. Rentang

2. Banyaknya kelas (K)

3. Panjang kelas (i)

Dari hasil perhitungan diperoleh rentang nilai 28, banyak kelas interval 6 dan panjang kelas interval 5. Kemudian data tersebut disajikan dalam tabel sebagai berikut:

Tabel 4.2. Distribusi Frekuensi Agresivitas Siswa No 1 2 3 4 5 6 Kelas interval 47-51 52-56 57-61 62-66 67-71 72-76

1 1 5 7 6 10 30

49 54 59 64 69 74 369

49 54 295 448 483 740 2000

-17,67 -12,67 -7,67 -2,67 2,33 7,33

312,11 160,44 58,78 7,11 5,44 53,78

312,11 160,44 293,89 49,78 32,67 537,.78 1386,67

Dengan tabel distribusi dapat ditentukan mean (rata-rata), median, modus, dan standar deviasi. Adapun perhitungan sebagai berikut:

Dari hasil perhitungan diperoleh mean (rata-rata) = 66,67 median = 69,5 modus = 73 dan standar deviasi = 6,79 Nilai prestasi belajar matematika siswa dapat digambarkan pada histogram seperti di bawah ini:

Gambar 4.1. Histogram Agresivitas Siswa

Gambar 4.2. Polygon Agresivitas Siswa

2. Data Aktivitas Belajar Siswa

Tabel 4.3. Data Hasil Angket Aktivitas Belajar Siswa Hasil Angket 49 50 53 42 60 58 68 55 65 64 60 42 56 65 58 Hasil Angket 50 65 42 57 67 66 64 57 60 60 53 72 53 53 59

Subyek 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Subyek 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Dari tabel di atas diperoleh:

a. Nilai tertinggi b. Nilai terendah

: 72 : 42

Kemudian data tersebut disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dengan perhitungan sebagai berikut: 1. Rentang

2. Banyaknya kelas (K)

3. Panjang kelas (i)

Dari hasil perhitungan diperoleh rentang nilai 30, banyak kelas interval 6 dan panjang kelas interval 5. Kemudian data tersebut disajikan dalam tabel sebagai berikut : Tabel 4.4. Distribusi Frekuensi Aktivitas Belajar Siswa

No 1 2 3 4 5 6

Kelas interval 42-46 47-51 52-56 57-61 62-66 67-71 jumlah 3 3 6 9 6 3 30 44 49 54 59 64 69 339 132 147 324 531 384 207 1725 -13,5 8,5 -3,5 1,5 6,5 11,5 182,25 72,25 12,25 2,25 42,25 132,25 546,75 216,75 73,5 20,25 253,5 396,75 1507,5

Dengan tabel distribusi dapat ditentukan mean (rata-rata), median, modus, dan standar deviasi. Adapun perhitungan sebagai berikut:

Dari hasil perhitungan diperoleh mean (rata-rata) = 57,5 median = 59 modus = 57 dan standar deviasi = 7,08. Nilai prestasi belajar matematika siswa dapat digambarkan pada histogram seperti di bawah ini:

Gambar 4.3. Histogram Aktivitas Belajar Siswa

Gambar 4.4. Poligon Aktivitas Belajar Siswa

3. Data Prestasi Belajar Bilangan Bulat

Tabel 4.5. Data Hasil Prestasi Belajar Bilangan Bulat Subye k 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Subye k 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Skor 13 15 8 8 11 9 15 9 11 12 11 8 15 10 13

Nilai 72 83 44 44 61 50 83 50 61 67 61 44 83 56 72

Skor 8 12 8 13 11 12 9 12 10 10 8 12 13 9 8

Nilai 44 67 44 72 61 67 50 67 56 56 44 67 72 50 44

Dari tabel di atas diperoleh : c. Nilai tertinggid. Nilai terendah

: 83 : 44

Kemudian data tersebut disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dengan perhitungan sebagai berikut: 4. Rentang

5. Banyaknya kelas (K)

6. Panjang kelas (i)

Dari hasil perhitungan diperoleh rentang nilai 39, banyak kelas interval 6 dan panjang kelas interval 7. Kemudian data tersebut disajikan dalam tabel sebagai berikut:

Tabel 4.6. Distribusi Frekuensi Prestasi Belajar Bilangan Bulat Siswa No 1 2 3 4 5 6 Kelas Interval 44-50 51-57 58-64 65-71 72-78 79-85 jumlah F 11 3 4 5 4 3 30 xi 47 54 61 68 75 82 387 Fxi Xi-x xi-x2 Fxi-x2

517 -13,3 162 -6,3 244 0,7 340 7,7 300 14,7 246 21,7 1809

176,89 1945,79 39,69 119,07 0,49 1,96 59,29 296,45 216,09 864,36 470,89 1412,67 4640,3

Dengan tabel distribusi dapat ditentukan mean (rata-rata), median, modus, dan standar deviasi. Adapun perhitungan sebagai berikut:

Dari hasil perhitungan diperoleh mean (rata-rata) = 60,3 median = 69,5 modus = 47,56 dan standar deviasi = 12,43 Nilai prestasi belajar matematika siswa dapat digambarkan pada histogram seperti di bawah ini :

Gambar 4.5. Histogram Prestai Belajar Bilangan Bulat Siswa

Gambar 4.6. Polygon Prestai Belajar Bilangan Bulat

B. Pengujian Persyaratan Analisis Data 1. Uji Normalitas Untuk menguji normalitas menggunakan uji Liliefors dengan taraf siginifikan = 0,05 dan n = 30

a. Agresivitas Siswa (X1)

Tabel 4.7. Uji Normalitas Agresivitas Siswa Resp 29 18 11 15 10 22 16 1 9 25 5 12 3 30 2 26 27 20 4 8 21 X2 47 54 57 60 60 60 61 63 64 64 65 65 66 66 67 68 69 70 71 71 72 Zi -2,821 -1,83 -1,406 -0,981 -0,981 -0,981 -0,84 -0,557 -0,415 -0,415 -0,274 -0,274 -0,132 -0,132 0,009 4 0,151 0,292 5 0,434 0,575 5 0,575 5 0,717 1 Z tabel 0,4976 0,4664 0,4192 0,3365 0,3365 0,3365 0,2995 0,2088 0,1591 0,1591 0,1064 0,1064 0,0517 0,0517 0 0,0596 0,1141 0,1664 0,2157 0,2157 0,2611 F(Zi) 0,0024 0,0336 0,0808 0,1635 0,1635 0,1635 0,2005 0,2912 0,3409 0,3409 0,3936 0,3936 0,4483 0,4483 0,5 0,5596 0,6141 0,6664 0,7157 0,7157 0,7611 S(Zi) 0,03333 3 0,06666 7 0,1 0,2 0,2 0,2 0,23333 3 0,26666 7 0,33333 3 0,33333 3 0,4 0,4 0,46666 7 0,46666 7 0,5 0,53333 3 0,56666 7 0,6 0,66666 7 0,66666 7 0,73333 3 F(Zi)S(Zi) 0,030933 0,033067 0,0192 0,0365 0,0365 0,0365 0,032833 0,024533 0,007567 0,007567 0,0064 0,0064 0,018367 0,018367 0 0,026267 0,047433 0,0664 0,049033 0,049033 0,027767

6 7 13 19 14 17 28 24 23 Jumlah Rata-rata S Kriteria

72 73 74 74 74 75 75 75 76

0,717 1 0,858 6 1,000 1 1,000 1 1,000 1 1,141 6 1,141 6 1,141 6 1,283 2

0,2611 0,3023 0,3413 0,3413 0,3413 0,3729 0,3729 0,3729 0,3997

0,7611 0,8023 0,8413 0,8413 0,8413 0,8729 0,8729 0,8729 0,8997

0,73333 3 0,76666 7 0,86666 7 0,86666 7 0,86666 7 0,96666 7 0,96666 7 0,96666 7 1

0,027767 0,035633 0,025367 0,025367 0,025367 0,093767 0,093767 0,093767 0,1003

2008 L hitung 0,1003 66,93 7,066 L tabel 0,1590 pengujiannya adalah apabila Lhit < Ltabel, maka sampel berasal dari

populasi yang berdistribusi normal. Dari data tabel di dapat Lhit = 0,1003 pada taraf signifikan = 0,05 n = 30 didapat Ltabel = 0,1590. Dengan demikian Lhit < Ltabel, sehingga sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal.

b. Aktivitas Siswa (X2)

Tabel 4.8. Uji Normalitas Aktivitas Belajar Siswa Resp 18 12 4 1 2 16 26 28 29 3 8 13 19 Skor 42 42 42 49 50 50 53 53 53 53 55 56 57 Zi -1,981 -1,981 -1,981 -1,083 -0,954 -0,954 -0,569 -0,569 -0,569 -0,569 -0,312 -0,184 -0,056 Z tabel 0,4738 0,4738 0,4738 0,3554 0,3264 0,3264 0,2123 0,2123 0,2123 0,2123 0,1217 0,0753 0,0239 F(Zi) 0,0262 0,0262 0,0262 0,1446 0,1736 0,1736 0,2877 0,2877 0,2877 0,2877 0,3783 0,4247 0,4761 S(Zi) 0,1 0,1 0,1 0,1333 0,2 0,2 0,3333 0,3333 0,3333 0,3333 0,3667 0,4 0,4667 F(Zi)-S(Zi) 0,0738 0,0738 0,0738 0,01126667 0,0264 0,0264 0,04563333 0,04563333 0,04563333 0,04563333 0,01163333 0,0247 0,00943333

23 15 6 30 5 11 24 25 10 22 14 17 9 21 20 7 27 Jumlah Rata-rata S

57 58 58 59 60 60 60 60 64 64 65 65 65 66 67 68 72 1723 57,4 3 7,78 9

-0,056 0,072 8 0,072 8 0,201 1 0,329 5 0,329 5 0,329 5 0,329 5 0,843 1 0,843 1 0,971 5 0,971 5 0,971 5 1,099 8 1,228 2 1,356 6 1,870 2

0,0239 0,0199 0,0199 0,0714 0,1179 0,1179 0,1179 0,1179 0,2881 0,2881 0,3238 0,3238 0,3238 0,3531 0,381 0,4032 0,4693

0,4761 0,5199 0,5199 0,5714 0,6179 0,6179 0,6179 0,6179 0,7881 0,7881 0,8238 0,8238 0,8238 0,8531 0,881 0,9032 0,9693

0,4667 0,5333 0,5333 0,5667 0,7 0,7 0,7 0,7 0,7667 0,7667 0,8667 0,8667 0,8667 0,9 0,9333 0,9667 1 L hitung

0,00943333 0,01343333 0,01343333 0,00473333 0,0821 0,0821 0,0821 0,0821 0,02143333 0,02143333 0,04286667 0,04286667 0,04286667 0,0469 0,05233333 0,06346667 0,0307 0,0821

L tabel

0.1590

Kriteria pengujiannya adalah apabila Lhit < Ltabel, maka sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Dari data tabel di dapat Lhit = 0,0821 pada taraf signifikan = 0,05 , n = 30 didapat Ltabel = 0,1590. Dengan demikian Lhit < Ltabel, sehingga sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal.

c. Prestasi Belajar Tabel 4.9.Uji Normalitas Prestasi Belajar Resp 18 16 12 3 30 26 4 29 22 8 6 25 14 24 11 9 5 20 10 27 21 17 Skor 44 44 44 44 44 44 44 50 50 50 50 56 56 56 61 61 61 61 67 67 67 67 Zi -1,24 -1,24 -1,24 -1,24 -1,24 -1,24 -1,24 -0,77 -0,77 -0,77 -0,77 -0,29 -0,29 -0,29 0,1 0,1 0,1 0,1 0,57 4 0,57 4 0,57 4 0,57 4 Z tabel 0,3925 0,3925 0,3925 0,3925 0,3925 0,3925 0,3925 0,2794 0,2794 0,2794 0,2794 0,1141 0,1141 0,1141 0,0398 0,0398 0,0398 0,0398 0,2157 0,2157 0,2157 0,2157 F(Zi) 0,1075 0,1075 0,1075 0,1075 0,1075 0,1075 0,1075 0,2206 0,2206 0,2206 0,2206 0,3859 0,3859 0,3859 0,5398 0,5398 0,5398 0,5398 0,7157 0,7157 0,7157 0,7157 S(Zi) 0,2333 3 0,2333 3 0,23