Neoplasma Jinak

  • View
    65

  • Download
    8

Embed Size (px)

DESCRIPTION

neoplasma

Text of Neoplasma Jinak

A. EMBRIOLOGIEmbriologi traktus gastrointestinal (GI) dimulai pada minggu ke-empat masa gestasi. Usus primitif terbentuk dari lapisan endoderm dan dibagi menjadi tiga segmen: foregut, midgut, dan hindgut. Midgut dan hindgut nanti akan membentuk kolon, rektum, dan anus.

Midgut akan membentuk usus halus, kolon asenden, dan kolon transversum proksimal, dan menerima suplai darah dari arteri mesenterika superior. Saat minggu ke-enam masa gestasi, midgut bergerak menuju keluar kavitas abdomen, dan berputar 270 berlawanan arah jarum jam disekitar arteri mesenterika superior dan akhirnya akan menempati tempat terakhirnya, yaitu di dalam kavitas abdomen pada minggu kesepuluh masa gestasi.Hindgut akan berkembang menjadi kolon transversus distalis, kolon desenden, rektum, dan anus proksimal, semuanya menerima suplai darah dari arteri mesenterika inferior. Saat minggu keenam masa gestasi, bagian ujung distal hindgut (kloaka) terbagi menjadi septum urorektal pada sinus urogenital dan rektum. Bagian distal kanalis analis terbentuk dari ektoderm dan mendapat suplai darah dari arteri pudenda interna.

Gambar 1. Pada minggu ketiga masa gestasi, usus primitif terbagi menjadi tiga bagian, foregut (F) pada bagian kepala, hindgut (H) pada bagian ekor, dan midgut (M) diantara hindgut dan foregut. Tahap perkembangan midgut: herniasi fisiologis (B), kembali ke abdomen (C), fiksasi (D). Pada minggu keenam masa gestasi, septum urogenital bermigrasi kea arah kaudal (E) dan memisahkan traktus urogenital dan intestinal (F, G).

B. ANATOMIINTESTINUM CRASSUM ( USUS BESAR )Intestinum crassum terdiri dari ileum sampai anus. Intestinum crassum terbagi menjadi caecum, appendix vermiformis, colon ascendens, colon transversum, colon descendens, dan colon sigmoideum ; rectum dan canalis analis. Fungsi utama intestinum crassum adalah mengabsorbsi air dan elektrolit dan menyimpan bahan yang tidak dicerna sampai dapat dikeluarkan dari tubuh sebagai feses.CaecumLokasi dan deskripsiCaecum adalah bagian intestinum crassum yang terletak di perbatasan ileum dan intestinum crassum. Caecum merupakan kantong buntu yang terletak pada fossa iliaka dextra. Panjang caecum sekitar 2 inch (6 cm) dan seluruhnya diliputi oleh peritoneum. Caecum mudah bergerak, walaupun tidak mempunyai mesenterium. Adanya lipatan peritoneum disekitar caecum membentuk recessus ileocaecalis superior, recessus ileocaecalis inferior, dan recessus retrocaecalis.Seperti pada colon, stratum longitudinale tunica muscularis terbatas pada tiga pita tipis yaitu taenia coli yang bersatu pada appendix vermiformis dan membentuk stratum longitudinale tunica muscularis yang sempurna pada appendix vermiformis. Caecum sering teregan oleh gas dan dapat diraba melalui dinding anterior abdomen pada orang hidup.Pars terminalis ileum masuk ke intestinum crassum pada tempat pertemuan caecum dengan colon ascendens. Lubangnya mempunyai katup yang membentuk sesuatu yang dinamakan papilla ilealis. Appendix vermiformis berhubungan dengan rongga caecum melalui lubang yang terletak dibawah dan belakang ostium ileale.

Hubungan Ke anterior : Lengkung-lengkung intestinum tenue, kadang-kadang sebagian omentum majus, dan dinding anterior abdomen pada regio iliaca dextra. Ke posterior : Musculus psoas major dan musculus iliacus, nervus femoralis, dan nervus cutaneus femoralis lateralis. Appendix vermiformis sering ditemukan di belakang caecum. Ke medial : Appendix vermiformis berasal dari permukaan medial caecum.PerdarahanArteriae. Arteri caecalis anterior dan arteria caecalis posterior membentuk arteria ileocolica, sebuah cabang arteria mesenterica posterior.Venae. Mengikuti arteria yang sesuai dan mengalirkan darahnya ke vena mesenterica superior.Aliran limfePembuluh limfe berjalan melalui beberapa nodi mesenterici dan akhirnya mencapai nodi mesenterici superior.PersarafanSaraf-saraf berasal dari cabang saraf simpatis dan parasimpatis (nervus vagus) membentuk plexus mesenterici superior.

Colon AscendensLokasi dan deskripsiPanjang colon ascendens sekitar 5 inci (13 cm) dan terletak di kuadran kanan bawah. Colon ascendens membentang ke atas dari caecum sampai permukaan inferior lobus hepatisdexter, lalu colon ascendens membelok ke kiri, membentuk flexura coli dextra, dan melanjutkan diri sebagai colon transversum. Peritoneum meliputi bagian depan dan samping colon ascendens dan menghubungkan colon ascendens dengan dindinh posterior abdomen.Hubungan Ke anterior : Lengkung-lengkung usus haus, omentum majus dan dinding abdomen. Ke posterior : Musculus iliacus, crista iliaca, musculus quadratus lumbroum, origo musculus transversus abdominis dan polus inferior ren dextra. Nervus iliohypogastricus dan nervus ilioinguinalis berjalan dibelakangnya.PerdarahanArteriae. Arteria ileocolica dan arteria colica dextra yang merupakan cabang arteria mesenterica superior.Venae. Venae mengikuti arteriae yang sesuai dan bermuara ke vena mesenterica superior.Aliran limfePembuluh limfe mengalirkan cairan limfe ke nodi lymphoidei yang terletak sepanjang perjalanan arteria, vena colica dan akhirnya mencapai nodi mesenterici superior.PersarafanSaraf berasal dari caang saraf simpatis dan parasimpatis (nervus vagus) dari plexus mesentericus superior.

Colon TransversumLokasi dan deskripsiPanjang colon transversum sekitar 15 inci (38 cm) dan berjalan menyilang abdomen, menempati regio umbilicalis. Colon transversum mulai dari flexura coli dextra di bawah lobus hepatis dexter dan tergantung ke bawah oleh mesocolon transversum dan pancreas. Kemudian colon transversum berjalan ke atas sampai flexura coli sinistra di bawah lien. Flexura coli sinistra lebih tinggi daripada flexura coli dextra dan digantung ke diaphragma oleh ligamentum phrenicocolicum.Mesocolon transversum, menggantungkan colon transversum dari facies anterior pancreas. Mesocolon transversum dilekatkan pada pinggir superior colon transversum, dan lapisan posterior omentum majus dilekatkan pada pinggir inferior. Karena mesocolon transversum sangat bervariasi dan kadang dapat mencapai pelvis.Hubungan Ke anterior : Omentum majus dan dinding anterior abdomen (regio umbilicalis dan hypogastrium) Ke posterior : pars descendens duodenum , caput pancreatis dan lengkung jejenum dan ileum.

PerdarahanArteriae. Dua per tiga bagian proksimal colon transversum diperdarahi oleh arteria coloca media, cabang arteria mesenterica superior. Sepertiga bagian distal diperdarahi oleh arteri colica sinistra, cabang arteri mesenterica inferior.Venae. Venae mengikuti arteriae yang sesuai dan bermuara ke vena mesenterica superior dan mesenterica inferior.Aliran limfeCairan limfe dari dua per tiga proksimal colon transversum dialirkan ke nodi colici dan kemudian ke dalam nodi mesenterici superior. Sedangkan cairan limfe dari sepertiga distal colon transversum dialirkan ke dalam nodi colici dan kemudian ke nodi mesenterici inferior.

PersarafanDua per tiga proksimal colon transversum dipersarafi oelh saraf simpatis dan nervus vagus melalui plexus mesentericus superior; sepertiga distal dipersarafi oleh saraf simpatis dan parasimpatis nervi splanchnici pelvici melalui plexus mesentericus inferior.

Colon DescendensLokasi dan deskripsiPanjang colon descendens sekitar 10 inci (25 cm) dan terletak di kuadran kiri atas dan bawah. Colon ini berjalan ke bawah dari flexura coli sinistra sampai pelvis, disini colon transversum melanjutkan diri menjadi colon sigmoideum. Peritoneum meliputi permukaan depan dan sisi-sisinya serta menghubungkannya dengan dinding posterior abdomen.Hubungan Ke anterior : Lengkung-lengkungan intestinum tenue, omentum majus, dan dinding anterior abdomen. Ke posterior : Margo lateralis ren sinistra, origo musculus quadratus lumborum, crista iliaca, musculus iliacus, dan musculus psoas major sisnistra. Nervus iliohypogastricus dan nervus ilioinguinalis, nervus cutaneus femoris lateralis, serta nervus femoralis juga terletak dibelakangnya.PerdarahanArteriae. Arteri colica sinistra dan arteriae sigmoideae merupakan cabang arteria mesenterica inferior.Venae. Vena mengikuti arteria yang sesuai dan bermuara ke vena mesenterica inferior.Aliran limfeCairan limfe dialirkan ke nodi lymphoidei colici dan nodi mesenterici inferior yang terletak di sekitar pangkal arteria mesenterica inferior.PersarafanSaraf simpatis & parasimpatis n. splanchnici pelvici melalui plexus mesentericus inf.

Colon SigmoideumLokasi dan deskripsiPanjang colon sigmoid sekitar 10-15 inci (25-28cm) dan merupakan lanjutan colon descendens yang terletak didepan apertura pelvis superior. Dibawah colon sigmoideum berlanjut sebagai rectum yang terletak di depan vertebra sacralis ketiga. Colon sigmoideum mudah bergerak dan tergantung ke bawah masuk ke dalam cavitas pelvis dalam bentuk lengkungan. Colon sigmoideum dihubungkan dengan dinding posterior pelvis oleh mesocolon sigmoideum yang berbentuk seperti kipas. Lengkung-lengkung sigmoideum bervariasi, tetapi umumnya melengkung ke sebelah kanan linea mediana sebelum berhubungan dengan rectum.Hubungan Ke anterior : Pada laki-laki, vesica urinaria ; pada perempuan, facies posterior uterus dan bagian atas vagina Ke posterior : Rectum dan sacrum. Colon sigmoideum juga berhubungan dengan lengkung-lengkung ileum terminalis.PerdarahanArteriae. Arteria sigmoideae cabang dari arteria mesentericainferior. Venae. Cabang-cabang vena mesenterica inferior, bermuara ke sistem vena porta.Aliran limfeKelenjar limfe berjalan di sepanjang arteri sigmoidea, dari sini cairan limfe dialirkan ke nodi mesenterici inferior.PersarafanSaraf simpatis dan parasimpatis dari plexus hypogastricus inferior.

C. FISIOLOGISecara garis besar, fungsi kolon adalah sebagai pencerna nutrien, sedangkan dimana fungsi rektum adalah eleminasi feses. Pencernaan nutrien tergantung pada koloni flora normal, motilitas usus, dan absorpsi dan ekskresi mukosa.a. Pencernaan NutrienSaat terjadi proses pencernaan, nutrien yang masuk ke dalam tubuh tercampu