Click here to load reader

Oleh - lengkap.pdf SIDANG BPUPKI 28 S/d 1 JUNI 1945 1. MUH YAMIN 29 MEI 1945 PERI KEBANGSAAN PERI KEMANUSIAN PERI KE-TUHANAN PERI KERAKYATAN KESEJAHTERAAN RAKYAT 2. Ir. SUKARNO 1 JUNI

  • View
    6

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Oleh - lengkap.pdf SIDANG BPUPKI 28 S/d 1 JUNI 1945 1. MUH YAMIN 29 MEI 1945 PERI KEBANGSAAN PERI...

  • I

    Oleh :

    SULTHON MILADIYANTO SH MH

  • Literatur

    • Kansil, C.S.T dan Cristine S.T. Kansil. 2005. Pendidikan KewarganegaraanPerguruan tinggi. Jakarta : Pradnya Paramita

    • Sumarsono, S, dkk. 2001. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama

    • Srijanti, A. Rahman, dan Perwanto S.K. 2006. Etika berwarganegara: Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi. Jakarta : Salemba Empat

    • Supriatnoko. 2008. Pendidikan Kewarganegaran. Jakarta : Penaku

  • MATERI

    I. Pendahuluan Pendidikan Kewarganegaraan

    II. Filsafat Pancasila

    III. Identitas Nasional

    IV. Negara dan Konstitusi

    V. Demokrasi Indonesia

    VI. Hak Asasi Manusia dan Rul l of Law

    VII. Hak dan Kewajiban Warga Negara

    VIII. Geopolitik Indonesia

    IX. Geostrategi Indonesia

  • I. Pendahuluan Pendidikan Kewarganegaraan

    ♣ Tujuan pendidikan :

    - Mencerdaskan kehidupan bangsa

    - Mengangkat harkat dan martabat bangsa

    - Mewujudkan manusia dan masyarakat yang beriman dan

    bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

    - Menciptakan manusia berkualitas mantap dan mandiri

    sehingga mampu membangun dirinya dan masyarakat

    sekelilingnya serta memenuhi kebutuhan pembangunan

    nasional

    - Menciptakan manusia yg cinta tanah air, berjiwa patriotik

    serta bertanggung jawab atas pembangunan

  • ♣ Landasan Yuridis Pendidikan Kewarganegaran:

    1. Pembukaan UUD 1945 alinia II dan IV

    2. Batang Tubuh UUD 1945 pasal 31 ayat 1-5 tentang Pendidikan

    3. UU RI No 20 Tahun 2003 pasal 37 ayat 2 menjelaskan bahwa kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat pendidikan agama, pendidikan kewarganegaran dan bahasa

    4. PP RI No 19 Tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan, mewajibkan kurikulum tingkat satuan pendidikan tinggi memuat mata kuliah pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan dan bahasa Indonesia serta bahasa Inggris

    5. SK Mentri Pendidikan Nasional RI No 232/U/2000 tentang Pedona Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa, dan No 045/U/2002 Tentang Kutikulum Inti Perguruan Tinggi (MPK)

    6. SK Dirjen Dikti Depdiknas RI No 43/Dikti/Kep?2006, komponen MPK meliputu pendidikan agama, pendidikan kewarganegaraan dan bahasa Indonesia

  • ♣ Visi dan Misi Pendidikan Kewarganegaraan :

    • Visi adalah pedoman dalam pengembangan penyelenggaraan program studi guna mengantarkan mahasiswa memantapkan kepribadiannya sebagai manusia yg berkarakter Indonesia seutuhnya

    • Misi adalah membantu mahasiswa memantapkan kepribadiannya agar secara konsisten mampu mewujudkan nilai-nilai dasar keagamaannya dan kebudayaannya, semangat kebangsaan dan cinta tanah air sepanjang hayat dalam menguasai, menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yg dimilikinya dengan rasa tanggung jawab

  • ♣ Kompetensi Dasar

    1. WN berwawasan berbangsa dan bernegara, serta

    nasionalisme yg tinggi

    2. WN memiliki komitmen kuat terhadap HAM dan

    demokrasi, serta berfikir kritis terhadap

    permasalahannya

    3. WN mampu perpartisipasi menghentikan budaya

    kekerasan

    4. WN mampu memberikan konstribusi terhadap

    persoalan bangsa dan kebijakan publik

    5. WN Memiliki pemahaman internasional mengenai

    masyarakat mahdani

  • I. PRA REVOLUSI KEMERDEKAAN

    KESADARAN KEBANGSAAN

    KESADARAN POLITIS

    INDISCHE PARTAI SILA III & V

    JONG JAVA SUMATRA SILA III

    PNI SILA III & IV

    KESADARAN IDEOLOGI

    KONGRES PEMUDA SILA II, III, IV

    R A KARTINI SILA KE II

    BUDI UTOMO SILA KE II DAN III

    SERIKAT DAGANG ISLAM SILA KE I, III DAN V

    II. Filsafat Pancasila

  • II ZAMAN REVOLUSI

    SIDANG BPUPKI 28 S/d 1 JUNI 1945

    1. MUH YAMIN 29 MEI 1945

    PERI KEBANGSAAN

    PERI KEMANUSIAN

    PERI KE-TUHANAN

    PERI KERAKYATAN

    KESEJAHTERAAN RAKYAT 2. Ir. SUKARNO 1 JUNI 1945

    Kebangsaan Indonesia

    Internasionalisme/ perikemanusiaan

    Masyarakat atau demokrasi

    Kesejahteraan Sosial

    Ketuhanan yang berkebudayaan

  • 3. Rumusan Piagam Jakarta 1. KETUHANAN DENGAN KEWAJIBAN MENJALANKAN

    SYARIAT ISLAM BAGI PEMELUKNYA

    2. KEMANUSIAN YANG ADIL DAN BERADAB

    3. PERSATUAN INDONESIA

    4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN

    5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

    4. Pembukaan UUD 1945 -------- Panitia 9 orang

    1. KETUHANAN YANG MAHA ESA

    2. KEMANUSIAN YANG ADIL DAN BERADAB

    3. PERSATUAN INDONESIA

    4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALM PERMUSYAWATAN PERWAKILAN

    5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

  • 1. KETUHANAN YANG MAHA ESA

    2. PERI KEMANUSIAN

    3. KEBANGSAAN

    4. KERAKYATAN

    5. KEADILAN SOSIAL

    5. Rumusan Konstitusi RIS ------ UUDS 1950

    III ZAMAN PASCA REVOLUSI

    BUNG KARNO

    ISLAMISME MARKISME & NASIONALISME NASAKOM

    ORDE BARU

    SEBAGAI SATU-SATUNYA AZAS TUNGGAL UU NO 3 TAHUN 1985

    ALAT LEGITIMASI KEKUASAAN REFORMASI

    TERGANTUNG BANGSA INDONESIA DLM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI

    IDEOLOGI TERBUKA ?

  • Falsafah Negara

    Idologi Negara

    Dasar Negara

  • Secara Etimologis : dari bahasa Yunani, terdiri atas kata : philien = mencintai dan sophos = kebijaksanaan. philia = cinta dan sophia = kearifan = pandai

    Filsafat berarti cinta kebijaksanaan/kearifan.

    Asal mulanya untk menyebut “usaha mencari keutamaan mental”

    Secara Terminologis, yakni arti filsafat stlh dikaitkan dg bid.² ilmu tertentu sesuai perkembangan Ilmu Pengetahuan.

    Mnrt Nasution, keselurhn arti filsafat dpt dikelomp. menjadi 2

    1. Filsafat sebagai produk, yaitu : sebagai jenis pengetahuan, ilmu, konsep pemikiran para filsuf masa lalu yang lazimnya merup. aliran atau sistem filsafat tertentu ; seperti : idealisme, materialisme, dll.

    2. Filsafat sebagai proses, yakni aktifitas berfilsafat dalam proses pemecahan permasalahan menggunakan cara dan metode tertentu sesuai objeknya. Filsafat merup. sistem IP yg dinamis.

  • • Falsafah Pancasila : nilai nilai luhur yang diyakini

    sebagai suatu pandangan hidup masyarakat

    indonesia, terdiri dari nilai keimanan dan ketakwaan,

    nilai keadilan dan keberadaban, nilai persatuan dan

    kesatuan, nilai mufakat dan kesejahteraan

  • o Idiologi : dari bahasa yunani “idea” berarti gagasan

    dan “logos” ilmu hasil pemikiran. Secara etimologi

    idiologi merupakan gagasan atau cita-cita yg

    merupakn hasil pemikiran

    o Idiologi menurut istilah nilai dasar yang dijunjung

    tinggi sebagai pedoman.

    o Idiologi Pancasila : doktrin yang harus di hayati dan

    diyakini tentang cara berfikir dan membentuk

    karakter bangsa indonesia menuju cita cita.

  • Idiologi  Ideologi mempunyai bbrp fungsi bagi kehidupan

    manusia yaitu :

    a) Struktur kognitif

    Sbg keseluruhan pengetahuan yg dpt sbg landasan memahami dunia beserta kejadian disekitarnya

    b) Orientasi dasar

    Akan membuka wawasan yg memberikan makna serta menunjukkan tujuan hidup manusia.

  • Lanjutan…

    c) Norma yg menjadi pedoman seseorang untuk bertindak.

    d) Bekal seseorang utk menemukan identitas

    e) Kekuatan memberi semangat seseorang utk menjalankan kegiatan dlm rk mencapai tujuan.

    f) Pendidikan bagi seseorang/masy untuk memahami dan menghayati serta mempolakan tingkah laku sesuai dg orientasi dan norma yg terkandung didalamnya.

  • Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum

    yang ada di indonesia “GRUDNORM” atau norma

    pokok Pancasila & UUD 1945

    TAP MPR

    UU

    PP

    Perpres

    Perda

  • Identitas Nasional : manifestasi nilai-nilai dasar

    yang membedakan dengan bangsa lain.

    • Secara fundamental identitas nasional adalah :

    pancasila sebagai filsafat, idiologi dan sebagai dasar

    negara.

    • Secara instrumental identitas nasional adalah :

    UUD 45, tata perundang-undangan, lambang negara,

    semboyan negara, bendera negara dan lagu

    kebangsaan.

    III. Identitas Nasional

  • Unsur-Unsur Pembentuk identitas nasional

    1. Wilayah Geografi

    2. Suku Bangsa

    3. Agama

    4. Kebudayaan

    5. Bahasa Indonesia

  • Proses Membangsa-Negara Merdeka

    I. Pembentukan Identitas Bangsa

    Kesadaran berbangsa dimulai dari kalangan terpelajar

    dan berkembang ke seluruh lapisan masyarakat ----

    ---) wujudnya semangat kemerdekaan--------)

    dengan dasar negara PANCASILA

  •  Sekarang enggan orang membicarakan pancasila

    disebabkan :

    1. Keruntuhan Unisoviet yg mengunggulkan idiologi

    komunisnya

    2. Pancasila selama dua periode berjalan berakhir

    dengan G30S PKI dan KKN

    3. Terjadinya Fobia karena kesejahteraan belum

    tercapai

    Padahal kalau kita cermati bukan kesalahan Pancasila

    tertapi cara penerapan Pancasila yang salah

  • II. Paham bangsa indonesia

    Kepentingan ne