OMA IDA.doc

  • View
    17

  • Download
    1

Embed Size (px)

Transcript

Presentasi Kasus Geriatri (406101031)

Aditya Tesa Nugraha

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________

PRESENTASI KASUS GERIATRI Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha YKBRP Cibubur IDENTITAS OMA

Nama Tempat/tanggal lahir Umur Status Perkawinan Pendidikan Alamat Suku Bangsa Masuk STW

: Oma G : Tomohon, 20 November 1929 : 82 tahun : Menikah : Perawat : Jl. Nusa Indah no.58 Manado : Perempuan : Minahasa : Kristen :15 Desember 2009

Jenis Kelamin

Agama

AUTO ANAMNESA (20-7- 2012)o Keluhan Utama :

Nyeri menjalar dari pinggang kanan sampai ke tumit kanano

Keluhan Tambahan Nyeri pada kedua lutut kanan, nyeri pada sudut mata kanan

bawah, kadang-kadang tidak bisa tidur.o Riwayat Penyakit Sekarang

Oma mengeluh nyeri menjalar dari pinggang kanan sampai ke tumit kanan sejak kurang lebih 10 tahun yang lalu. Awalnya nyeri dirasakan hilang timbul. Kurang lebih 10 tahun yang lalu oma berobat ke dokter spesialis tulang di RS Cikini, setelah difoto rontgen oleh dokterKepaniteraan Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan Periode 25 Juni 2012 28 Juli 2012

1

Presentasi Kasus Geriatri (406101031)

Aditya Tesa Nugraha

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________

oma dinyatakan menderita HNP (Hernia Nukleus Pulposus). Setelah itu oma mendapatkan perawatan fisioterapi dan nyeri berangsur mulai menghilang. Sejak kurang lebih 3 tahun yang lalu nyeri yang menjalar kembali dirasakan dan nyeri dirasakan menetap. Sejak kurang lebih 1 tahun yang lalu oma merasa pegal dan kesemutan pada sekitar mata kaki kanan yang hilang timbul. Oma juga merasakan nyeri pada kedua lutut, kalau mau berdiri setelah duduk lama. Nyeri dirasakan sekitar 2 menit. Oma tidak ingat kapan nyeri lutut pertama kali mulai dirasakan. Nyeri tekan pada lutut (-), krepitasi (-). Sejak kurang lebih 3 tahun yang lalu oma merasakan jantungnya berdetak cepat sekali. Oma tidak pernah merasakan kelelahan dalam melakukan aktifitas. Oma sehari-hari melakukan aktifitas dengan dibantu walker 4 kaki serta kursi roda. Sebelumnya oma pernah merasakan sakit dada seperti tertimpa sesuatu. Kurang lebih 1,5 tahun yang lalu oma pernah mengeluh bengkak pada kedua kaki. Oma mendapatkan obat lasik dan bengkak berkurang. Oma sekarang mendapatkan pengobatan bisoprolol 1 x 5mg, cardio aspirin 1 x 100 mg, simvastatin 1 x 10 mg, isosorbid dinitrat 3 x 10 mg. Oma juga mengeluh luka pada kelopak mata kiri bawah yang tidak kunjung sembuh. Luka timbul pertama kali kurang lebih 3 tahun yang lalu sebelum operasi katarak mata kiri. Awalnya dibawah kelopak mata kiri ada komedo dan oleh oma dicabut menggunakan tangan secara paksa sampai ke akarnya. Setelah operasi katarak mata kiri, oma mengaku ada luka gores di lubang bekas komedo. Nyeri (+), darah (+). Luka semakin lama semakin bertambah besar. Oma kadang susah tidur saat malam hari, terutama saat lupa minum obat tidur nya. Oma hanya membolak balik kan badan diranjang, menunggu kantuk, dan pada malam hari hampir tiap 2-3 oma selaluKepaniteraan Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan Periode 25 Juni 2012 28 Juli 2012

2

Presentasi Kasus Geriatri (406101031)

Aditya Tesa Nugraha

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________

terbangun. Saat ini oma minum obat racikan 1 kapsul yang terdiri atas Seroquele 5 mg, CTM tab, Vit B kompleks tab. Oma juga merasa penglihatan pada mata kanan mulai menurun sejak beberapa tahun belakangan. Oma merasa ada seperti bayangan yang menghalangi penglihatannya. Oma saat ini juga minum obat Allopurinol atas inisiatif sendiri karena punya riwayat hiperuricemia. Nyeri pada jari-jari kaki (-), bengkak pada jari kaki (-).

o Riwayat makan

: Nafsu makan baik, 3x sehari, porsi cukup. : Lancar, sakit (-), darah (-). : Lancar, sakit (-), darah (-).

o Riwayat BABo Riwayat BAK

Riwayat Penyakit Dahuluo Post op. Katarak (2009)

o Post.op Appendisitis ( 1961) o PJK (2010) o Iscialgia lumbal (2009) o Diabetes melitus disangkalo Maag disangkal o Asma disangkal o Riwayat alergi obat disangkal

Riwayat Penyakit Dalam Keluarga Hipertensi.

Ibu dan 3 Kakak Oma punya

Kepaniteraan Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan Periode 25 Juni 2012 28 Juli 2012

3

Presentasi Kasus Geriatri (406101031)

Aditya Tesa Nugraha

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________

ASPEK PSIKOSOSIAL

I.

Riwayat Psikososial Masa Lalu Oma terlahir di Tomohon 81 tahun yang lalu. Oma adalah anak keenam dari enam bersaudara, namun sejak kecil oma ditinggal oleh orang tuanya, ibu oma meninggal saat oma usia dua tahun dan ayah oma meninggal saat oma usia lima tahun. Oma dan saudarasaudaranya ( enam orang ) semua tinggal dan diasuh di panti asuhan. Oma besar dan sekolah sampai SMP di Tomohon, Manado. Kemudian pindah ke Jakarta dan melanjutkan sekolah keperawatan di RS Cikini dan tinggal di asrama selama empat tahun. Oma mulai tinggal di Jakarta pada akhir tahun 1950. Oma menikah pada tahun 1964, tidak dikaruniai anak dan dengan suami selama 41 tahun tinggal di Jakarta. Oma pernah keguguran sekali, pada tahun 1965. Oma pernah bekerja di RS Cikini selama kurang lebih 8 tahun sebagai perawat dan kemudian pada tahun 1964 pindah bekerja di RS Pertamina selama empat tahun. Pada tahun 1992 oma pernah kembali pulang ke Manado, dan aktif dalam kegiatan kebaktian digereja. Suami oma meninggal pada tahun 2004, karena penyumbatan pembuluh darah di otak. Kemudian pada tahun 2009, oma kembali ke Jakarta dan tinggal bersama keponakan nya.

Kesimpulan : tidak ada gangguan psikososial II. Riwayat Psikososial Masa Kini Oma dapat berinteraksi baik dengan sesama penghuni STW juga para petugas STW. Hubungan dengan keponakannya cukup komunikatif.

Kepaniteraan Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan Periode 25 Juni 2012 28 Juli 2012

4

Presentasi Kasus Geriatri (406101031)

Aditya Tesa Nugraha

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Biaya di STW ditanggung oleh keponakannya setiap bulan . Oma saling menelepon dengan keponakannya 1-2 kali dalam 1 bulan. Kesimpulan : tidak ada gangguan psikososial III. Spiritual Oma beragama Kristen, oma suka membaca majalah renungan harian dan kadang suka pergi ke kebaktian.. Kesimpulan : tak ada masalah spiritual STATUS INTERNIS KEADAAN UMUM Tinggi badan Berat badan Tekanan Darah Nadi Pernafasan Suhu Kesan umum Usia klinik Kesadaran : 152 cm : 54 kg : 130 / 80mm Hg : 72 x / menit : 24 x / menit : 36,2C : Tampak sakit ringan : Sesuai : Compos mentis IMT = 23,37 (normal)

KEADAAN REGIONAL Kulit : Kulit keriput pada daerah wajah tertentu, warna kulit putih, ikterus (-), sianosis (-), kering (-) Kepala : Bentuk normocephal, tidak teraba benjolan. Rambut: Rambut hitam keputihan, terdistribusi merata, tidak mudah dicabut Mata : Bentuk normal simetris, konjungtiva anemis -/-, sklera ikterik -/-, palpebra superior et inferior tidak edema, pupil bulat isokor, diameter 3 mm,Kepaniteraan Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan Periode 25 Juni 2012 28 Juli 2012

5

Presentasi Kasus Geriatri (406101031)

Aditya Tesa Nugraha

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________

refleks

cahaya +/+,arcus senilis +/- , shadow test +/- ulkus disudut mata

kiri 2x3 cm. Telinga : Bentuk normal, sekret -/-, serumen -/Hidung : Bentuk normal, tidak ada septum deviasi, sekret -/Mulut : Bentuk simetris, perioral sianosis (-), lidah kotor (-), letak uvula tengah, faring tidak hiperemis, tonsil T1 / T1 tenang. Leher : Trakhea di tengah, kelenjar tiroid dan KGB tidak teraba membesar.

Kesimpulan : pada pemeriksaan kulit, kepala, telinga, hidung, mulut, leher dan kelenjar getah bening, semua dalam batas normal, tidak ada kelainan. Mata terdapat ulkus dangkal 2x3 cm.Shadow test OD + THORAX Pulmo Inspeksi Palpasi Perkusi : Simetris dalam statis dan dinamis : Stem fremitus kanan dan kiri sama kuat : Sonor pada kedua lapang paru

Auskultasi : Vesikuler, ronkhi -/-, wheezing -/Kesimpulan : Pulmo dalam batas normal, tidak terdapat ronchi dan wheezing. Cor Inspeksi Palpasi sinistra Perkusi : Redup Batas atas di ICS II parasternal line sinistra Batas kanan di ICS V midsternal line dextra Batas kiri di ICS V midclavicula line sinistraKepaniteraan Geriatri Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan Periode 25 Juni 2012 28 Juli 2012

: Pulsasi ictus cordis tidak tampak : Pulsasi ictus cordis teraba di ICS V midclavicula line

6

Presentasi Kasus Geriatri (406101031)

Aditya Tesa Nugraha

_____________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Auskultasi

: BJ I & II normal, reguler, murmur (