of 16/16
CMYK CMYK Edisi: 53/Minggu I Juli 2012, Harga: Rp 5000 d/h Pemberitaan Angkatan Bersenjata Baca Hal ...3a HMI Desak Kejati Usut Kasus Dompak Baca Hal ...4 a PT BMI Selewengkan Dana CD Rp900 Juta Baca Hal ...8 Walikota Medan Mutasi 74 Pejabat Eselon Pemerintahan SBY Makin Parah: Kitab Suci Saja Dikorupsi JAKARTA- Janji Presiden Soesilo Yud- hoyono (SBY) menumpas segala bentuk korupsi ternyata masih sekedar slogan. Buktinya, hampir semua lini di pemerintah- an SBY terjadi tindak pidana korupsi. Leb- ih parah lagi di Kemenag pun tak ingin ketinggalan. Kalau kitab suci saja sudah dikorupsi apa jadinya negara ini? Tindak pidana korupsi di era pemerin- tahan SBY dinilai banyak pihak makin parah. Jika kitab suci umat Islam sudah berani dikorupsi, hal itu mencerminkan praktik korupsi tidak lagi mengenal pemis- ahan atau dikotomi. Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengaku kaget dan menga- nggap dugaan korupsi dalam pengadaan Alquran di Kementerian Agama (Keme- nag) sebagai ironi. "Saya kaget menden- gar itu, namun perlu verifikasi apakah bet- ul demikiaan. Mudah-mudahan tidak be- nar," kata Din di Jakarta, Minggu (24/6). Ia khawatir, jika dugaan korupsi itu benar, akan memperkuat dugaan Kemenag sebagai satu kementerian terkorup versi Indonesia Corruption Watch (ICW). " Ini memang memalukan, dan itu bukan menu- rut saya tapi menurut ICW." Selain dugaan korupsi, Din Syamsuddin juga menyoroti dana penyelenggaraan haji. Menurut dia, manajemen haji masih menyisakan banyak lubang untuk korupsi. "Ini ironis dan memalukan. Jan- gan sampai terjadi lagi Keme- nag menjadi juara bertahan sebagai kementerian yang paling korup," katanya. Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul malah men- gaku tidak kaget dengan adanya kasus dugaan korup- si pengadaan Al-Quran di Ke- menterian Agama (Kemenag) tahun anggaran 2011 yang se- dang diselidiki oleh Komisi Pem- berantasan Korupsi (KPK). "Jadi, memang kebocoran korupsi di Kemenag ini bukan hal baru. Dari era- era sebelumnya juga sudah sering ter- jadi tindak pidana korupsi di kemente- rian ini dan Kemenag sendiri menjadi salah satu kementerian yang paling Bersambung ke Hal 7 POLISI membongkar sendikat pemalsu izajah. Zaman Makin Edan: Guru dan Dosen Pun Berijazah Palsu JAKARTA-Praktik kejahatan pemalsuan ijazah akan melahirkan generasi bermental kerdil dan budaya instan. Jika guru meng- gunakan ijazah palsu, bisa dibayangkan kualitas peserta didiknya. Generasi penerus bangsa lahir dari guru berijazah palsu dan bermental kerdil. Pendidikan sebagai pilar kemajuan bangsa hanya akan sekadar isa- pan jempol. Kasihan bangsa ini. Setidaknya tiga masalah menyertainya. Pertama, mengutip pendapat Prof Dr Arismunandar, Rektor UNM bahwa peng- gunaan ijazah palsu akan melahirkan budaya instan yang ingin menggampangkan peker- jaan, termasuk mendapatkan gelar sarjana. Menjadi seorang guru yang profesion- al butuh proses, bukan secara instan. Bu- tuh pendidikan khusus yang salah satunya diperoleh di UNM. Jika ingin menjadi seor- ang guru setidaknya diasah di ruang kelas dan praktik di lapangan. Beberapa mata kuliah dikhususkan bagi calon pendidik. Artinya, meski menguasai disiplin ilmu tertentu, bukan berarti bisa mengajar tanpa mengantongi akta mengajar. Kedua, per- soalan yang menyertai pemalsuan ijazah adalah sulitnya mendapatkan pekerjaan. Ketiga, pemalsuan ijazah ini adalah tinda- kan kriminal atau boleh dikata extraordinary crime atau kejahatan luar biasa. Sebab, kor- bannya adalah negara dalam jangka waktu yang panjang dan yang merasakan dampa- knya adalah anak-anak bangsa. Penegak hukum, terutama kepolisian diharapkan mengungkap dan memberantas kejahatan di dunia pendidikan ini. Ada atau tanpa laporan dari masyarakat. Sebelum atau setelah praktik kejahatan ini berkem- bang, penegak hukum tidak sepantasnya membiarkan ini terjadi. Bersambung ke Hal 7 Bungker Misterius Ditemukan di IPAL Rumah Sakit Semarang Papua Butuh Perhatian Jakarta- Masyarakat Papua perlu perhatian serius. Ini dipas- tikan telah lama diketahui Pemerintah Indonesia. Tapi seper- tinya itu tidak kunjung dilakukan, atau mungkin Pemerintah Indonesia tak tahu apa yang harus dilakukan. Atau tidak pedu- li? Rasanya perhatian pemerintah terhadap rakyat Papua tidak bisa ditunda-tunda lagi, jika tidak ingin konflik terus terjadi di daerah "mutiara hitam" tersebut. Sebetulnya bukan rahasia lagi bahwa penyebab utama tim- bulnya penyerangan tiba-tiba dari orang tidak dikenal, serta konflik-konflik yang terjadi adalah akibat ketimpangan luar biasa di tanah Cendrawasih itu. Pulau ini memiliki kekayaan alam/bumi luar biasa, mulai dari obat-obatan seperti buah mer- ah sampai pada pertambangan emas, namun tingkat ekonomi masyarakatnya umumnya jauh dari sejahtera. Intinya, masyarakat Papua belum menjadi tuan rumah di negeri sendiri, belum menikmati sepenuhnya hasil bumi dan segala isinya dalam arti sesungguhnya. Pemerintah seharus- nya mendalami masalah yang ada, tidak hanya melihat kulit atau hal-hal yang kecil-kecil saja. Jangan biarkan kekecewaan, ketidakmerataan ekonomi masyarakat, terus memicu konflik di Papua. Dan jangan tuding semua bentuk ketidakpuasan meru- pakan tindakan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pemerintah tidak cukup hanya berwacana bahwa di Papua kini telah dilakukan pendekatan berbeda, dari pendekatan Bersambung ke Hal 7 SEMARANG - Sebuah bungker misterius yang diduga peninggalan zaman kolonial Belanda ditemukan di kawasan proyek Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) RS Kariadi Sema- rang. Bungker tersebut dite- mukan oleh pekerja proyek saat menggali tanah meng- gunakan alat berat, Sabtu (23/6/2012). Karyawan kontraktor bagian keselamatan kerja, Mujiyono mengatakan, pi- haknya menemukan pintu saat menggali bagian bawah bukit yang tadinya terdapat tempat pembuangan sam- pah di dekatnya. "Untuk membuat IPAL, kami menggali dari atas ke bawah. Lalu ketika sampai di bawah kami menemukan tempat tersebut," kata Mujiyono di RS Kariadi, Jalan Dr. Sutomo, Semarang, Se- lasa (26/6/2012). "Kami menggali tanah di sekitar goa secara manual sejak Sabtu lalu," imbuhnya. Setelah diukur, bungker tersebut memiliki ketebalan 42 cm, lebar 2 meter, dan kedalaman 5,2 meter. Ket- inggiannya diperkirakan men- BUNGKER yang ditemukan. Bersambung ke Hal 7 Terkait Kasus Nazaruddin terhadap KPK Max Sopacua Minta Anas Buka-bukaan Max Sopacua JAKARTA - Desakan dari internal Partai Demokrat (PD) agar Ketua Umum Anas Urbaningrum buka-bu- kaan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak terbendung lagi. Kendati demikian, Sekretaris Jender- al Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono menepis kabar keretakan di internal Partai Demokrat. Suara bernada desakan agar Anas buka-bukaan dilontarkan Waketum PD Max Sopacua. Ia meminta Anas untuk menuturkan semua yang dike- tahui tentang berbagai kasus Naz- aruddin. Pernyataan itu disampaikan Max kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (26/6/2012). "Semuanya yang diharapkan agar disampaikan secara transparan saja. Karena kita berkomitmen siapapun yang dipanggil harus taat asas me- menuhi panggilan dan berkata apa adanya. Ketum tahu itu karena itu im- bauan dia juga," katanya. Max berharap Anas mengungkap semua yang diketahuinya. Dia yakin Anas sudah siap menghadapi penyidik. "Ya artinya semua yang terjadi kalau ada fakta-fakta yang diungkap- kan. Tidak beropini, tidak berbicara yang tidak sesuai dengan kenyataan. Saya yakin beliau tahu berhadapan dengan penyidik tersebut," kata Max. Sementara Max meminta semua kader PD tidak terus mempermasalah- kan wacana mendesak Anas Urbanin- grum mundur sebagai Ketum DPP PD. Segala sesuatunya diserahkan kepada proses hukum yang hasil akhirnya akan menjawab semua dugaan. Seperti diberitakan sebelumnya KPK menjadwalkan melakukan pe- meriksaan atas Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum. Pemeriksaan Anas sebagai saksi ter- Bersambung ke Hal 7 Di China, Marak Ibu Makan Sup Plasenta Bayi Usai Melahirkan NANJING - Ada-ada saja hal-hal aneh dari negeri China. Wan Lan, ibu yang baru melahirkan memba- wa pulang bayi perempuan beserta plasentanya. Wanita ini berencana memasak plasenta menjadi sup dan memakannya, mengadopsi praktik kuno dalam pengobatan tradision- al China. Pengobatan dengan plasenta sedang heboh di negara-negara Barat, di mana beberapa kalangan percaya dapat membantu mence- gah depresi pasca melahirkan, men- ingkatkan suplai ASI dan men- ingkatkan energi. Tapi placentophagy, praktik makan plasenta setelah melahirkan relatif umum di China, karena diang- gap memiliki sifat anti-penuaan dan sudah dipraktikkan lebih dari 2.000 tahun. "Ini (plasenta) ada di lemari es sekarang dan saya sedang menung- gu ibu saya datang dan memasakn- ya untuk dimakan. Setelah dibersi- hkan, plasenta dapat direbus un- tuk sup, tanpa bau amis," jelas Wang Lan, yang percaya bahwa plasenta membantunya untuk ce- pat pulih, seperti dilansir asiaone, Selasa (26/6/2012). Qin Shihuang, kaisar pertama dari China bersatu, mengatakan Bersambung ke Hal 7 Memancing di Air Keruh 'Planet Berdarah' Baca halaman 5a

PAB Edisi 53

  • View
    332

  • Download
    20

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Surat Kabar PAB Indonesia edisi Cetak ke-53

Text of PAB Edisi 53

  • CMYK

    CMYK

    Edisi: 53/Minggu I Juli 2012, Harga: Rp 5000d/h Pemberitaan Angkatan Bersenjata

    Baca Hal ...3a

    HMI DesakKejati UsutKasusDompak

    Baca Hal ...4 a

    PT BMISelewengkan

    Dana CDRp900 Juta

    Baca Hal ...8

    Walikota MedanMutasi 74

    Pejabat Eselon

    Pemerintahan SBY Makin Parah:

    Kitab Suci Saja DikorupsiJAKARTA- Janji Presiden Soesilo Yud-hoyono (SBY) menumpas segala bentukkorupsi ternyata masih sekedar slogan.Buktinya, hampir semua lini di pemerintah-an SBY terjadi tindak pidana korupsi. Leb-ih parah lagi di Kemenag pun tak inginketinggalan. Kalau kitab suci saja sudahdikorupsi apa jadinya negara ini?

    Tindak pidana korupsi di era pemerin-tahan SBY dinilai banyak pihak makinparah. Jika kitab suci umat Islam sudahberani dikorupsi, hal itu mencerminkanpraktik korupsi tidak lagi mengenal pemis-ahan atau dikotomi.

    Ketua Umum PP Muhammadiyah DinSyamsuddin mengaku kaget dan menga-nggap dugaan korupsi dalam pengadaanAlquran di Kementerian Agama (Keme-nag) sebagai ironi. "Saya kaget menden-gar itu, namun perlu verifikasi apakah bet-ul demikiaan. Mudah-mudahan tidak be-nar," kata Din di Jakarta, Minggu (24/6).

    Ia khawatir, jika dugaan korupsi itubenar, akan memperkuat dugaan Kemenagsebagai satu kementerian terkorup versiIndonesia Corruption Watch (ICW). " Inimemang memalukan, dan itu bukan menu-rut saya tapi menurut ICW."

    Selain dugaan korupsi, DinSyamsuddin juga menyorotidana penyelenggaraan haji.Menurut dia, manajemen hajimasih menyisakan banyaklubang untuk korupsi. "Iniironis dan memalukan. Jan-gan sampai terjadi lagi Keme-nag menjadi juara bertahansebagai kementerian yangpaling korup," katanya.

    Anggota Komisi III DPRRuhut Sitompul malah men-gaku tidak kaget denganadanya kasus dugaan korup-si pengadaan Al-Quran di Ke-menterian Agama (Kemenag)tahun anggaran 2011 yang se-dang diselidiki oleh Komisi Pem-berantasan Korupsi (KPK).

    "Jadi, memang kebocoran korupsidi Kemenag ini bukan hal baru. Dari era-era sebelumnya juga sudah sering ter-jadi tindak pidana korupsi di kemente-rian ini dan Kemenag sendiri menjadisalah satu kementerian yang paling

    Bersambung ke Hal 7POLISI membongkar sendikat pemalsu izajah.

    Zaman Makin Edan:Guru dan Dosen Pun Berijazah Palsu

    JAKARTA-Praktik kejahatan pemalsuanijazah akan melahirkan generasi bermentalkerdil dan budaya instan. Jika guru meng-gunakan ijazah palsu, bisa dibayangkankualitas peserta didiknya. Generasi penerusbangsa lahir dari guru berijazah palsu danbermental kerdil. Pendidikan sebagai pilarkemajuan bangsa hanya akan sekadar isa-pan jempol. Kasihan bangsa ini.

    Setidaknya tiga masalah menyertainya.Pertama, mengutip pendapat Prof DrArismunandar, Rektor UNM bahwa peng-gunaan ijazah palsu akan melahirkan budayainstan yang ingin menggampangkan peker-jaan, termasuk mendapatkan gelar sarjana.

    Menjadi seorang guru yang profesion-al butuh proses, bukan secara instan. Bu-tuh pendidikan khusus yang salah satunyadiperoleh di UNM. Jika ingin menjadi seor-ang guru setidaknya diasah di ruang kelasdan praktik di lapangan. Beberapa mata

    kuliah dikhususkan bagi calon pendidik.Artinya, meski menguasai disiplin ilmu

    tertentu, bukan berarti bisa mengajar tanpamengantongi akta mengajar. Kedua, per-soalan yang menyertai pemalsuan ijazahadalah sulitnya mendapatkan pekerjaan.Ketiga, pemalsuan ijazah ini adalah tinda-kan kriminal atau boleh dikata extraordinarycrime atau kejahatan luar biasa. Sebab, kor-bannya adalah negara dalam jangka waktuyang panjang dan yang merasakan dampa-knya adalah anak-anak bangsa.

    Penegak hukum, terutama kepolisiandiharapkan mengungkap dan memberantaskejahatan di dunia pendidikan ini. Ada atautanpa laporan dari masyarakat. Sebelumatau setelah praktik kejahatan ini berkem-bang, penegak hukum tidak sepantasnyamembiarkan ini terjadi.

    Bersambung ke Hal 7

    Bungker Misterius Ditemukan di IPALRumah Sakit Semarang

    Papua ButuhPerhatianJakarta- Masyarakat Papua perlu perhatian serius. Ini dipas-tikan telah lama diketahui Pemerintah Indonesia. Tapi seper-tinya itu tidak kunjung dilakukan, atau mungkin PemerintahIndonesia tak tahu apa yang harus dilakukan. Atau tidak pedu-li? Rasanya perhatian pemerintah terhadap rakyat Papua tidakbisa ditunda-tunda lagi, jika tidak ingin konflik terus terjadi didaerah "mutiara hitam" tersebut.

    Sebetulnya bukan rahasia lagi bahwa penyebab utama tim-bulnya penyerangan tiba-tiba dari orang tidak dikenal, sertakonflik-konflik yang terjadi adalah akibat ketimpangan luarbiasa di tanah Cendrawasih itu. Pulau ini memiliki kekayaanalam/bumi luar biasa, mulai dari obat-obatan seperti buah mer-ah sampai pada pertambangan emas, namun tingkat ekonomimasyarakatnya umumnya jauh dari sejahtera.

    Intinya, masyarakat Papua belum menjadi tuan rumah dinegeri sendiri, belum menikmati sepenuhnya hasil bumi dansegala isinya dalam arti sesungguhnya. Pemerintah seharus-nya mendalami masalah yang ada, tidak hanya melihat kulitatau hal-hal yang kecil-kecil saja. Jangan biarkan kekecewaan,ketidakmerataan ekonomi masyarakat, terus memicu konflik diPapua. Dan jangan tuding semua bentuk ketidakpuasan meru-pakan tindakan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

    Pemerintah tidak cukup hanya berwacana bahwa di Papuakini telah dilakukan pendekatan berbeda, dari pendekatan

    Bersambung ke Hal 7

    SEMARANG - Sebuahbungker misterius yangdiduga peninggalan zamankolonial Belanda ditemukandi kawasan proyek InstalasiPembuangan Air Limbah(IPAL) RS Kariadi Sema-rang. Bungker tersebut dite-mukan oleh pekerja proyeksaat menggali tanah meng-gunakan alat berat, Sabtu(23/6/2012).

    Karyawan kontraktorbagian keselamatan kerja,Mujiyono mengatakan, pi-haknya menemukan pintusaat menggali bagian bawahbukit yang tadinya terdapattempat pembuangan sam-

    pah di dekatnya."Untuk membuat IPAL,

    kami menggali dari atas kebawah. Lalu ketika sampaidi bawah kami menemukantempat tersebut," kataMujiyono di RS Kariadi, JalanDr. Sutomo, Semarang, Se-lasa (26/6/2012).

    "Kami menggali tanah disekitar goa secara manualsejak Sabtu lalu," imbuhnya.

    Setelah diukur, bungkertersebut memiliki ketebalan42 cm, lebar 2 meter, dankedalaman 5,2 meter. Ket-inggiannya diperkirakan men-

    BUNGKER yang ditemukan. Bersambung ke Hal 7

    Terkait Kasus Nazaruddin terhadap KPK

    Max Sopacua Minta Anas Buka-bukaan

    Max Sopacua

    JAKARTA - Desakan dari internalPartai Demokrat (PD) agar KetuaUmum Anas Urbaningrum buka-bu-kaan kepada Komisi PemberantasanKorupsi (KPK) tak terbendung lagi.Kendati demikian, Sekretaris Jender-al Partai Demokrat Edhie BaskoroYudhoyono menepis kabar keretakandi internal Partai Demokrat.

    Suara bernada desakan agar Anasbuka-bukaan dilontarkan WaketumPD Max Sopacua. Ia meminta Anasuntuk menuturkan semua yang dike-tahui tentang berbagai kasus Naz-aruddin.

    Pernyataan itu disampaikan Max

    kepada wartawan di Gedung DPR,Senayan, Jakarta, Selasa (26/6/2012)."Semuanya yang diharapkan agardisampaikan secara transparan saja.Karena kita berkomitmen siapapunyang dipanggil harus taat asas me-menuhi panggilan dan berkata apaadanya. Ketum tahu itu karena itu im-bauan dia juga," katanya.

    Max berharap Anas mengungkapsemua yang diketahuinya. Dia yakinAnas sudah siap menghadapi penyidik.

    "Ya artinya semua yang terjadikalau ada fakta-fakta yang diungkap-kan. Tidak beropini, tidak berbicarayang tidak sesuai dengan kenyataan.

    Saya yakin beliau tahu berhadapandengan penyidik tersebut," kata Max.

    Sementara Max meminta semuakader PD tidak terus mempermasalah-kan wacana mendesak Anas Urbanin-grum mundur sebagai Ketum DPP PD.Segala sesuatunya diserahkan kepadaproses hukum yang hasil akhirnya akanmenjawab semua dugaan.

    Seperti diberitakan sebelumnyaKPK menjadwalkan melakukan pe-meriksaan atas Ketua Umum PartaiDemokrat (PD), Anas Urbaningrum.Pemeriksaan Anas sebagai saksi ter-

    Bersambung ke Hal 7

    Di China, Marak Ibu Makan SupPlasenta Bayi Usai Melahirkan

    NANJING - Ada-ada saja hal-halaneh dari negeri China. Wan Lan,ibu yang baru melahirkan memba-wa pulang bayi perempuan besertaplasentanya. Wanita ini berencanamemasak plasenta menjadi sup danmemakannya, mengadopsi praktikkuno dalam pengobatan tradision-al China.

    Pengobatan dengan plasentasedang heboh di negara-negaraBarat, di mana beberapa kalangan

    percaya dapat membantu mence-gah depresi pasca melahirkan, men-ingkatkan suplai ASI dan men-ingkatkan energi.

    Tapi placentophagy, praktikmakan plasenta setelah melahirkanrelatif umum di China, karena diang-gap memiliki sifat anti-penuaan dansudah dipraktikkan lebih dari 2.000tahun.

    "Ini (plasenta) ada di lemari essekarang dan saya sedang menung-

    gu ibu saya datang dan memasakn-ya untuk dimakan. Setelah dibersi-hkan, plasenta dapat direbus un-tuk sup, tanpa bau amis," jelasWang Lan, yang percaya bahwaplasenta membantunya untuk ce-pat pulih, seperti dilansir asiaone,Selasa (26/6/2012).

    Qin Shihuang, kaisar pertamadari China bersatu, mengatakan

    Bersambung ke Hal 7

    Memancing di Air Keruh'Planet Berdarah'

    Baca halaman 5a

  • CMYK

    CMYK

    EditorialTajuk

    1 Halaman F/C = Rp 8.000.000,-1 Halaman B/W = Rp 6.500.000,- Halaman F/C = Rp 5.000.000,- Halaman B/W = Rp 3.500.000,- Halaman F/C = Rp 2.000.000,- Halaman B/W = Rp 1.000.000,-

    Advertorial1 Halaman F/C = Rp 6.000.000,-1 Halaman B/W = Rp 4.250.000,- Halaman F/C = Rp 3.000.000,- Halaman B/W = Rp 2.000.000,-

    Paket Hemat Display10 Cm x 3 Kolom F/C = Rp 400.000,-10 Cm x 3 Kolom B/W = Rp 200.000,-

    Paket Hemat Mini5 Cm x 1 Kolom F/C = Rp 100.000,-5 Cm x 1 Kolom B/W = Rp 50.000,-

    Paket Hemat Baris*1 Baris = Rp 5.000,-*Minimal 3 baris, Maksimal 5 baris.

    TARIF IKLAN

    PESAWAT Fokker F27 yang jatuh di kawasan Bandara HalimPerdanakusumah, Jakarta Timur pekan lalu, sebenarnya sudahlama akrab dengan Indonesia. Pesawat pabrikan Belanda inimengabdi di Indonesia sejak 1966. Memasuki pengabdian di tahunke-46, ada catatan sejarah yang harus ditorehkan. Pesawat inijatuh dan menimpa sejumlah rumah warga saat akan mendarat.

    Fokker F-27 pertama kali beroperasi di Indonesia pada 1966.Bukan TNI AU yang pertama kali mengoperasikan pesawat ini diTanah Air, melainkan PT Pertamina. Baru 10 tahun kemudian,pesawat ini memperkuat Skadron 2 Wing Operasi 001 LanudHalim Perdanakusumah.

    Di lingkungan militer, F27 mendapat julukan 'Trooship'. Pe-sawat bermesin turboprop ini dirancang dan dibangun oleh pro-dusen pesawat Fokker asal Belanda yang sudah bangkrut.

    Pesawat ini mulai didesain pada tahun 1950-an dan menja-di pengganti pesawat Douglas DC-3. Produsen mengevaluasisejumlah nomor konfigurasi berbeda sebelum akhirnya memu-tuskan penggunaan mesin ganda Rolls-Royce Dart. Kabinnyabisa membuat 28 penumpang.

    Prototipe pertama, PH-NIV, terbang pertama kali pada 24November 1855. Prototipe kedua dan mesin produksi awal ad-alah 0,9 m (3 kaki) lebih panjang. Prototipe ini mampu menga-ngkut 4 penumpang lebih banyak, yakni totalnya 32 orang. Pe-sawat ini juga menggunakan mesin yang lebih kuat yakni DartMk 528. engine.

    Model produksi pertama, F27-100, dikirim ke Aer Linguspada November 1958. Pembeli awal pesawat ini antara lainBraathens AMAN, Luxair, Ansett, New Zealand National Air-ways Corporation, Trans Australia Airlines dan Turkish Air-lines.

    Pada 1956, Fokker menandatangani kesepakatan lisensi den-gan produsen pesawat AS, Fairchild, untuk membangun F27 diAS. Pesawat yang dibuat di AS ini terbang pertama pada 12April 1958. Fairchild juga mengambangkan sendiri versi lainyang dinamakan FH-227. Kebanyakan pesawat yang dijual Fair-child dibuat di Amerika Utara.

    Pada akhir produksi Fokker F27 di tahun 1987, 586 unittelah dibuat, ditambah 207 F-27 dan FH-227 di Amerika Serikatoleh Fairchild. Sementara itu banyak pesawat yang telah dimo-difikasi dari pesawat untuk layanan penumpang ke kargo. Fe-dex Express adalah perusahaan layanan kargo di AS yangpernah menggunakan F27.

    Pesawat ini kemudian dipensiunkan dan digantikan oleh ATR42dan ATR72 pada akhir tahun 2009. Pesawat terakhir yang dimilikilantas disumbangkan ke museum penerbangan Hickory.

    Pada awal 1980-an, Fokker mengembangkan penerus F-27yakni Fokker 50. Meskipun didasarkan pada badan pesawatF27-500, Fokker 50 merupakan pesawat baru yang meng-gunakan mesin Pratt & Whitney dari Kanada dan memiliki sistemmodern. Kinerja dan kenyamanan penumpang pun ditingkatkandari F27.

    Sementara itu, Fokker-27 TNI AU yang jatuh di Halim adalahbuatan tahun 1977. Pesawat ini membawa 7 orang, dipilotiKapten Hery dengan kopilot Paulus. Pilot bersama 5 tentaralainnya tewas, sedang kopilot kritis.

    Pesawat jenis ini seyogyanya sudah tak layak diterbang-kan. Namun karena terebatasan Alutsista yang dimiliki TNI-AU,pesawat tua ini pun masih menjadi bagian dari kegiatan opera-sional di jajaran TNI AU. Seiring dengan usianya yang sudahrenta, sejak 10 tahun harusnya pesawat jenis ini dipensiunkan.

    Tapi TNI selalu punya semboyan "tak ada akar, rotan punjadi" semboyan inilah yang kemudian harus menginglangkanputra terbaik di jajaran TNI AU. Baru setelah peristiwa besi tuatersebut dikandangkan dan kini tinggal riwayat kepedihan yangdapat dikenang.

    Penulis pencatat, kecelakaan pesawat jenis ini sering terja-di, mari kita lihat riwayat Foker sejak tahun 1960, banyak dukayang telah dicatat oleh pesawat jenis ini.

    1. Tanggal 10 Juni 1960, pesawat Fokker F-27 milik TransAustralia Airlines mengalami kecelakaan di Queensland, Aus-tralia, dan menyebabkan 29 korban.

    2. Tanggal 6 Agustus 1970, pesawat Fokker F-27 turbo-prop milik Pakistan International Airlines mengalami kecelakaanketika bersiap lepas landas dari Islamabad, menyebabkan 30penumpangnya meninggal dunia.

    3. Tanggal 8 Desember 1972, pesawat Fokker F-27 milikPakistan International Airlines mengalami kecelakaan di Gilgit,Pakistan, menyebabkan 26 korban.

    4. Tanggal 15 September 1978, pesawat F-27 milik Angka-tan Udara Filipina jatuh, 15 dari 24 penumpangnya meninggaldunia, juga 17 orang yang ada di darat.

    5. Tanggal 29 Maret 1979, pesawat Fokker F-27 milik Que-becair kecelakaan setelah lepas landas dari Jean Lesage Inter-national Airport, Quebec City. Kecelakaan menyebabkan 17 or-ang meninggal dunia dan tujuh orang terluka.

    6. Tanggal 26 Mei 1980, pesawat Fokker F-27 milik Angka-tan Udara Nigeria jatuh karena badai, menyebabkan 30 penum-pangnya meninggal dunia.

    7. Tanggal 4 Agustus 1984, pesawat Fokker F-27 milik Bi-man Bangladesh Airlines yang terbang dari Chittagong jatuh dirawa-rawa dekat Shahjalal International Airport. Seluruh pen-umpang yang jumlahnya 45 orang dan empat awak pesawatmeninggal dunia.

    8. Tanggal 23 Oktober 1986, pesawat Fokker F-27 milikPakistan International Airport kecelakaan saat mau mendarat didekat Peshawar, menyebabkan 13 dari 54 penumpang pesa-wat meninggal dunia.

    9. Tanggal 8 Desember 1987, pesawat Fokker F-27 milikAngkatan Laut juga kecelakaan di Lima, Peru, menyebabkanseluruh anggota kesebelasan klub Alianza Lima yang menump-anginya meninggal dunia.

    Foker F-27Riwayatmu Kini

    www.pab-indonesia.comd/h Pemberitaan Angkatan Bersenjata

    WARTAWAN PAB SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARA SUMBER

    Perintis: Mayjen TNI (Purn) RH Sugandhi (Alm) Penasehat: Letjen TNI (Purn) Soeyono, Brigjen TNI ( Purn) Nurhadi Purwosaputro, MSc, Dewan Redaksi: Karno RRanandika, Apul Sitanggang, Budiyanto, Kol Caj. Priyo PR,.BA.SH, Agus Hitopa SH, M.Si, Dungo S, Zul Azhari, Deswar Redaktur Pelaksana: Zul Azhari, DeswarRedaktur: Ismanan, Astang, Antoni Staf Redaksi: Ronny Chandra, Indarto, Baharuddin Rahman, Sahril, S, Joko Tunggono, Mustafa Talong, Ibrahim, SarifuddinBaso Sekretaris Redaksi : Lydiawati, Pauk K Keuangan: Devi Marketing/Iklan: Norman, Darwin Distribusi/Sirkulasi: Nico Jabar: Santo, Surjono Jateng:Cahyono, Sulastri Jatim: Erwiantoro, Widia Manurung Kendari: Jhonson Banjarmasin: Dewi Puspa Lampung: Abdullah Samad Palembang : Taufik Isori Babel:Ardiansyah Jambi: Hendri Riau: Islami, Bambang Medan: R. Edi Bangun, Ferro Harianto, Slamet Riyadi Padang Sidempuan: Jervin, Suhardi S, Zulhan E, MarahakimDaulay, Ali Akbar D, Rizky F N, Maramudin S Pematang Siantar: Sabar Tampubolon Batam: Jhonner Sirait, Misra, Nurmanisma, Anton, Oscar Tg.Pinang: Saut M,Morina Bintan: Jordan S Tg.Balai Karimun: Feri , Nahta Sbg Kundur: Asparoni Lingga: Taufik Natuna: Arifin, Said Zainal A Anambas: Hardi Desain Grafis: ToniRekening : Bank Mandiri No. 109-00-0128878-6 a/n PT. Pers Anak Bangsa Alamat Redaksi: Graha Sunter Pratama Blok L No. 9, Jakarta Utara Telp. (021) 32788174,6410889 Fax. (021) 6410889 - Komplek Penuin Centre Blok B No. 9, Batam Kepri Telp. (0778) 7288400, 429798 Fax. (0778) 425664 SMS: 0811-7009087

    Penerbit : PT. Pers Anak BangsaKomisaris utama : Karno Raditya Ranandika

    Direktur Utama: BudiyantoDirektur: Apul Sitanggang

    Pemimpin Umum: Karno Raditya RanandikaPemimpin Redaksi: Apul SitanggangPemimpin Perusahaan: Budiyanto

    Wakil Pemimpin Perusahaan: Henry HoseaDidirikan 1965

    Suara Anda

    Edisi: 53/Minggu I Juli 2012 2

    KPK Bagaimana PenangananKasus Korupsi di Kepri?

    SURAT Pembaca yang dimuat hanya bagi mereka yang melampirkan Foto copy KTP/ Identitas diri lainnya, serta menyertakan nomor Telp. Surat pembaca yang dimuatdidasarkan pada antrian surat masuk. kami mohon maaf jika pembaca harus menunggu giliran pemuatan Surat Pembaca dapat dikirim melalui Surat atau E-mail [email protected]

    TertandaRedaksi

    Danau Toba Kurang Perhatian PemerintahDARI bangu Sekolah Dasar, sudahdipelajari bahwa Danau Toba meru-pakan danau vulkanik terluas di dun-ia. Sebenarnya, kenyataan itu menja-di kebanggaan bagi Indonesia. Na-mun, alangkah kecewanya, karenapemerintah pusat dan daerah kurang

    memperhatikan pengembangan dan-au itu.

    Saat ini, kondisi Danau Tobasudah sangat memprihatinkan. Selaindirusak limbah pabrik pulp, juga kare-na hutan di sekelilingnya sudah di-gunduli. Kualitas airnya juga tidak ter-

    pelihara karena banyaknya sampah.Paling membuat hati miris, fasili-

    tas yang ada sangat minim. Sebagaicontoh, akses jalan yang umumnyarusak parah membuat Pulau Samosirseperti daerah terisolir. Memang,Kabupaten Samosir sudah berdiri, na-

    mun dengan PAD yang sangat kecil,tidak memadai untuk mengembang-kan Danau Toba. Dalam hal ini, sia-pakah yang paling bertanggungjawab?

    Fresli Naibaho - Amplas,Medan

    TRAGEDI pesawat atau helikoptermilik Tentara Nasional Indonesia(TNI) serta Kepolisian RI bukanlahhal baru. Demikian halnya denganjatuhnya pesawat Foker F27 milik TNIAU sepekan silam. Penulis mencatat,dalam jangka waktu lima tahun saja,tercatat sudah ada 16 kecelakaan.Musibah yang paling sering terjadipada 2005 lalu.

    Mari kita simak serangkaiankecelakaan pesawat milik TNI-Polridianyaranya adalah:

    2 Februari 2005:Pesawat latih AS 202 Bravo

    bernomor lambung LM 2035 milikSekolah Penerbangan TNI AU jatuhmenimpa rumah penduduk di DusunGrogolsari, Desa Purwomartani,Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogy-akarta. Akibatnya, dua penerbangtewas.

    22 Februari 2005:Pesawat Cassa 212-200 milik Polri

    jatuh sekitar 300 meter arah baratBandar Udara Sarmi, Jayapura.Sebanyak 15 orang tewas dan 3terluka dalam kecelakaan itu.

    20 Juli 2005:Pesawat CN-235 milik TNI

    Angkatan Udara jatuh di BandarUdara Sultan Malikussaleh, Lhokseu-mawe, Nanggroe Aceh Darussalam.Tiga anggota TNI tewas, sedangkan15 penumpang mengalami luka serius.

    21 Juli 2005"Pesawat OV-10 Bronco milik

    Pangkalan Udara Abdurahman Saleh,Malang, jatuh di Jabung, Malang,Jawa Timur. Akibatnya, dua pener-bang tewas.

    21 November 2006:Pesawat Hawk 209 bernomor seri

    TT 0207 milik TNI AU jatuh diBandara Sultan Syarif Kasim II,Pekanbaru, karena kerusakan mesin.

    27 Maret 2007:Helikopter Superpuma HT 3316

    milik TNI AU mendarat darurat dilapangan terbang perintis Terponas,Towohitam, Kabupaten Keerom,Jayapura, Papua. Tidak ada korbanjiwa dalam tragedi ini. Hanya satuawak mengalami luka ringan.

    30 Oktober 2007:Pesawat tempur jenis Hawk Mk

    209, milik TNI Angkatan Udara,tergelincir dan terguling di Pekanba-ru, Riau.

    7 Januari 2008:Pesawat helikopter militer jenis

    twinpack jatuh di Desa Lubukagung,Kabupaten Pelalawan, Riau. Dalamkecelakan ini, satu konglomerat tewasdan sembilan penumpang lain terluka.

    17. Tanggal 6 April 2009, pesawatF-27 milik Angkatan Udara Indonesiajatuh di Bandung, menyebabkan 24penumpang tewas. Hujan derasdiperkirakan menjadi penyebabpesawat itu menerjang hanggar saatmelakukan pendaratan.

    18. Tanggal 21 Juni 2012, pesawatFokker F-27 milik Angkatan UdaraIndonesia jatuh di Timur Jakarta.

    Fakta ini mempertegas betapaburuknya Alutsista TNI, yang sampaihari tak mampu dibenahi. Alasanketerbatasan anggaran negara selalumenjadi kendala. Tak terhitungberapa banyak pilot TNI yang tewasakibat buruknya Alutsista tersebut.

    Padahal untuk mendidik seorangpilot tempur, juga bukan denganbiaya yang murah. Penulis sempatmerekam jejak biaya pendidikansampai seorang taruna menjadi pilotpenerbang TNI. Anggarannya relatifsangat besar.

    Sekurang-kurangna perlu dana

    US$ 1 - 1,5 juta untuk menyiapkanseorang pilot militer TNI AngkatanUdara di Indonesia. Dana pendidikanseorang pilot selama 2-3 tahun sekitarRp 9,5 hingga Rp 14 milyar dan ituseluruhnya ditanggung negara.

    Jika ada yang bertanya, berapaangka ideal yang harus disediakannegara untuk memperbaiki AlutsistaTNI? Jawabnya tentu berkisar Rp 165triliun untuk periode 2010-2014.

    Mari kita tengok, sejak tahun 1998TNI hampir tidak pernah memperbaruiAlutsistanya. Oleh karenanyaperistiwa jatuhnya F27 milik TNIpekan lalu, hendaknya dapat dijadi-kan renungan kita bersama, khususn-ya DPRD dan pemerintah, agar kasusyang sama tak akan terus berulang.

    Beberapa waktu lalu, penulissempat merekam berapa kebutuhanTNI untuk memperbaiki alutsistanya,nilainya memang tak terlalu besaryakni Rp 165 triliun, yang diantaranyaterbagi untuk tiga matra, yakni darat,laut dan udara.

    Kebutuhan bagi Angkatan Daratadalah:1. Satu Batalyon Tank Leopard2. Satu Batalyon Multyple Muster-rock System. Sistem ini mampumelintas sampai 7 Km.3. Heli Serang4. Meriam 155 dengan jarak tembak 40Km5. Modernisasi roket penangkal udarauntuk menembak pesawat.

    Kebutuhan bagi Angkatan Lautadalah:1. 4 Kapal (Kapal Selam buatan Korea, Kapal Cepat Rudal, Kapal PKR, BCRKapal Latih) 2. 4 Pesawat (PesawatPatroli Maritim, Pesawat Anti KapalSelam, Pesawat Angkut, Pesawat AntiKapal Permukaan) 3. Menambahpembentukan pangkalan KomandoWilayah Laut dan Pos AngkatanLaut.4. Menambah 1 Divisi Marinir5. Satu Batalyon Tank AmphibiTMP3F6. Amunisi Roket dan Meriam

    Kebutuhan bagi Angkatan Udaraadalah:1. Menambah 6 Pesawat TempurSukhoi2. Hibah 30 unit pesawat tempur F 16,24 pesawat di upgrade dan 6 pesawatcadangan 3. 16 unit Helikopter AirStrike T50 Korsel 4. 9 PesawatHercules, dimana 4 pesawat merupa-kan hibah dan 5 pesawat akanmembeli dari negara lain.5. 9 Pesawat C2956. Mengganti Pesawat Obitentdengan EMB 314 / A-29 SuperTucano dari Brazil.7. Upgrade 3 boeing 7378. Mendapatkan CN 235 untuk patrolimaritim 9. 9 Helicopter Co Guard atauEC 275 10. 24 unit pesawat LOBJerman 11. 24 unit KT One untukAerobatic 12. Rudal Orlicon danAsram atau Air to Air Shoot RingMissile

    Celakanya, daftar kebutuhantersebut baru sampai pada permintaandan usulan, yang realisasinya entahkapan tercapai. Penulis tak menolak,jika banyak pihak yang menyebutalutsista TNI relatif sangat buruk.Bahkan penulis merekam, kekuatanmiliter RI berada di urutan 18 dunia.

    Sebagai negara yang besar, faktaini tentu membuat kita semua miris.Meski di kawasan Asia Tenggara TNIrelatif masih baik, tentu tidak layak

    jika memandingkan dengan negaranegara di Asia Tenggara, dimanaIndonesia jauh lebih besar wilayahdan penduduknya.

    Menurut catatan, di bawahIndonesia, ada Thailand di peringkatke-19, Filipina di peringkat ke-23,Malaysia di peringkat ke-27 danSingapura di peringkat ke-41.

    Tak lagi bisa kita pungkiri,berbagai peristiwa kecelakaanpesawat TNI tersebut merupakanbuntut dari minimnya porsi anggaranbagi alutsista. Saat ini saja porsianggaran bagi militer hanya memenu-hi 40-an persen dari kebutuhanminimalnya. Imbasnya tentu kelaikanmenjadi dikorbankan. TNI mau takmau pun dipaksa untuk terbiasadengan keterbatasan.

    Penulis berpendapat, semestinyapemerintah memenuhi 75 persen darikebutuhan minimal TNI. Angka yangmasih berada di kisaran 40-an persenmenunjukkan tidak adanya keberpiha-kan kebijakan anggaran pemerintahterhadap TNI.

    Dengan anggaran yang serbaterbatas, saat ini TNI dipaksa untukmemelihara mesin-mesin perang yangsudah tua, yang semestinya sudahharus dimuseumkan. Tentu yangnamanya mesin memiliki ambangbatas kemampuan dalam beroperasi,dan jika dipaksa beroperasi akan fatalakibatnya, seperti yang telah banyakterjadi.

    Kita memaklumi adanya keter-batasan anggaran dan prioritasanggaran pemerintah untuk sektoryang lebih bisa dirasakan masyarakatbanyak. Namun bukan berartipemerintah bersikap abai dengankondisi serbaminim pada sektorpertahanan negeri ini.

    Harus dicatat, dunia kemiliterandi dunia terus berkembang dandidukung oleh teknologi yangcanggih. Kemampuan yang dimilikimiliter kita semestinya tidak hanyasekadar ada, namun harus memilikikapabilitas yang memadai untukmenjaga kedaulatan bangsa. Kitatentu tidak mau negeri ini diremeh-kan lantaran tidak memiliki kekuatanyang memadai untuk memproteksidiri, yang bahkan armada tempurnyakalah dibandingkan dengan negerisekecil Singapura.

    Insiden di Halim pekan lalu,kembali menambah jumlah kecela-kaan pesawat Fokker jenis 27 yangdipakai oleh TNI AU. Di luarkecelakaan ini, pesawat bikinaninsinyur asal Belanda ini, AnthonyFokker, memang telah mengalamibeberapa kecelakaan fatal sepanjangkeberadaannya di angkasa.

    1. Tanggal 10 Juni 1960, pesawatFokker F-27 milik Trans AustraliaAirlines mengalami kecelakaan diQueensland, Australia, danmenyebabkan 29 korban.

    2. Tanggal 6 Agustus 1970,pesawat Fokker F-27 turboprop milikPakistan International Airlinesmengalami kecelakaan ketika bersiaplepas landas dari Islamabad,menyebabkan 30 penumpangnyameninggal dunia.

    3. Tanggal 8 Desember 1972,pesawat Fokker F-27 milik PakistanInternational Airlines mengalamikecelakaan di Gilgit, Pakistan,menyebabkan 26 korban.

    4. Tanggal 15 September 1978,pesawat F-27 milik Angkatan Udara

    Filipina jatuh, 15 dari 24 penumpang-nya meninggal dunia, juga 17 orangyang ada di darat.

    5. Tanggal 29 Maret 1979,pesawat Fokker F-27 milik Quebecairkecelakaan setelah lepas landas dariJean Lesage International Airport,Quebec City. Kecelakaan menyebab-kan 17 orang meninggal dunia dantujuh orang terluka.

    6. Tanggal 26 Mei 1980, pesawatFokker F-27 milik Angkatan UdaraNigeria jatuh karena badai,menyebabkan 30 penumpangnyameninggal dunia.

    7. Tanggal 4 Agustus 1984,pesawat Fokker F-27 milik BimanBangladesh Airlines yang terbangdari Chittagong jatuh di rawa-rawadekat Shahjalal International Airport.Seluruh penumpang yang jumlahnya45 orang dan empat awak pesawatmeninggal dunia.

    8. Tanggal 23 Oktober 1986,pesawat Fokker F-27 milik PakistanInternational Airport kecelakaan saatmau mendarat di dekat Peshawar,menyebabkan 13 dari 54 penumpangpesawat meninggal dunia.

    9. Tanggal 8 Desember 1987,pesawat Fokker F-27 milik AngkatanLaut juga kecelakaan di Lima, Peru,menyebabkan seluruh anggotakesebelasan klub Alianza Lima yangmenumpanginya meninggal dunia.

    10.Tanggal 19 Oktober 1988,sebanyak 32 orang tewas akibatkecelakaan pesawat Fokker F-27 didekat Guwahati, India.

    11. Tanggal 25 Agustus 1989,Fokker F-27 milik Pakistan Interna-tional Airlines yang membawa 54orang hilang dan puing-puingnya takditemukan.

    12. Tanggal 12 Februari 1990,Fokker F-27 milik TAM Airlines yangterbang dari So Paulo-Congonhas keBauru, gagal mendarat di landasanhingga menabrak mobil yang melin-tas, satu awak dan dua penumpangmobil meninggal dunia.

    13. Tanggal 8 November 1995,pesawat Fokker F-27 milik Argen-tine Air Force yang terbang dariComodoro Rivadavia ke Crdobamenabrak gunung Champaqu diCrdoba, menyebabkan 52 mening-gal dunia.

    14. Tanggal 11 November 2002,pesawat Fokker F-27 milik LaoagInternational Airlines kecelakaan dipantai Pantai Manila, menyebabkan19 dari 34 penumpang meninggaldunia.

    15. Tanggal 20 Februari tahun2003, pesawat Fokker F-27 milik militerPakistan kecelakaan di baratlautPakistan, menyebabkan pemimpinAngkatan Udara Pakistan, Air ChiefMarshal Mushaf Ali Mir, isterinyadan 15 penumpang lain meninggaldunia.

    16. Tanggal 10 Juli 2006, pesawatF-27 milik Pakistan InternationalAirlines yang membawa 45 orang taklama setelah lepas landas daribandara Multan airport, tak ada yangselamat.

    17. Tanggal 6 April 2009, pesawatF-27 milik Angkatan Udara Indonesiajatuh di Bandung, menyebabkan 24penumpang tewas. Hujan derasdiperkirakan menjadi penyebabpesawat itu menerjang hanggar saatmelakukan pendaratan.

    18. Tanggal 21 Juni 2012, pesawatFokker F-27 milik Angkatan UdaraIndonesia jatuh di timur Jakarta.

    Kecelakaan Pesawat, Bukti Buruknya Alutsista TNIOleh: karno raditya

    SUDAH banyak kasus dugaan korup-si dari Provinsi Kepulauan Riau, na-mun tak ada yang ditindaklanjuti Ko-misi Pemberantasan Korupsi. Sejakpenuntasan kasus DBH Migas yangmenggiring Daeng Rusnadi, mantanBupati Natuna dan kasus Damkaryang menjerat Ismeth Abdullah, man-tan Ketua Otorita Batam dan Guber-nur Kepri, nyaris tak ada lagi gebra-

    kan KPK di Kepri. Padahal, media se-lalu memberitakan kasus-kasus ber-bau korupsi yang terjadi di Kepri.

    Untuk itu, saya ingin menanya-kan; Bagaimana dengan KPK, apa-kah tidak ada waktu lagi untuk men-gusut kasus korupsi di Kepri?

    Terima kasih.Untung Bayu - Sekupang,

    Kota Batam

    Jangan Curangi Data Pemilihdi Jakarta

    PESTA demokrasi, Pemilihan Guber-nur di DKI Jakarta sudah di ambangpintu. Seperti biasanya, manipulasidata pemilih rawan dilakukan jelangPilkada. Untuk itu, diminta kepada KPUJakarta dan Panwas agar benar-benarjujur dalam menjalankan tugasnyademi tercapainya pemilihan yang be-bas, jujur dan adil plus bersih.

    Kepada tim pemenangan para ca-lon juga diminta untuk tidak berlakucurang. Perlu diingan bahwa jabatanitu adalah amanah bukan hasil kepint-aran apalagi kepicikan manusia.Apalah artinya menjadi pemimpin ka-lau hasil kecurangan. Sadarlah.

    Benyamin - Pondok Bambu,Jakarta

    Celoteh(+) Pemerintahan SBY Makin Parah: Kitab Suci Saja Dikorupsi(-) Perlu diingat; Koruptor itu calon penghuni neraka, jadi tak pedu-li dengan kitab suci(+) Komisi IV DPRD Kota Batam Desak Polisi Hentikan Judi Gelper(-) Perlu diingat; Penjudi juga calon penghuni neraka, jadi bertobatlah(+) Soal Kinerja Pemerintah: Dewi Fortuna Geram Jika Dibanding-kan Dengan Orba(-) Perlu Diingat; Pemerintah yang tidak amanah juga calon penghu-ni neraka, jadi sadarlah

  • CMYK

    CMYK

    Jakarta Time Edisi: 53/Minggu I Juli 2012 3Target BNI Syariah 140

    Kantor LayananJAKARTA- PT BNI Syariahmenargetkan memiliki lebih dari140 kantor layanan hinggaakhir 2012 untuk mewujudkankomitmen sebagai bank syari-ah yang dekat dengan nasa-bah.

    "Kami melakukan ekstensi-fikasi dan intensifikasi dalampembukaan kantor layanan,"kata Direktur Utama BNI Syari-ah Dinno Indiano di Jakarta.

    Pada akhir 2012, BNI Syari-ah menargetkan memiliki 11kantor cabang, 20 BNI SyariahLayanan Gerak (mobil dileng-kapi dengan ATM), 41 kantorcabang pembantu, 11 kantorkas, dan 60 gerai mikro.

    "Saat ini progress-nya su-dah mencapai sekitar 80 pers-en," kata Dinno. Tidak setiapcabang konvensional BNI da-pat melayani syariah sehingga

    BNI Syariah tetap harus me-ngembangkan sejumlah kantorcabang yang terpisah.

    Menurut dia, pengemban-gan kantor layanan dilakukandengan cara ekstensifikasi un-tuk di wilayah luar Jawa, khu-susnya di Kalimantan dan Su-lawesi (Gorontalo).

    "Untuk daerah-daerah dipinggitan kota seperti Cibinong,Citeurep, Pagar Alam, dan Lu-

    buk Linggau, kami intensifkandengan membuka gerai mikro,"kata Dinno.

    Direktur Bisnis BNI Syari-ah Imam Teguh Saptono me-nyebutkan hingga pertengah-an Juni 2012, BNI Syariah me-miliki aset sebesar Rp8,79 trili-un, pembiayaan Rp5,85 triliun,dana pihak ketiga Rp7,47 trili-un, penyaluran pembiayaanmikro Rp17,18 miliar. (RISMA)

    Kartu PembelanjaFJGS Jadi Primadona

    JAKARTA- Sedikitnya 8.202kartu pembelanja Festival Ja-karta Great Sale 2012 atau FJGSShopper Card yang telah diter-bitkan per 18 Juni.

    Demikian disampaikanHandaka Santosa, Ketua Pani-tia Pelaksana FJGS 2012.

    Pemegang kartu tersebutberpeluang memenangkan se-jumlah hadiah, utamanya ialahsatu mobil Nissan Juke.

    Hadiah lainnya berupa 5televisi LED Samsung, 5 Gal-axy Tab Samsung, 5 mesin cuciSamsung, 5 home theatre Sam-sung, dan 5 kamera digital Sam-sung.

    Untuk mendapatkan kartuberhadiah itu, pembelanja ha-rus membeli barang senilaiRp250 ribu di 34 dari 73 malyang berpartisipasi dalam FJGS.

    Lantas pembelanja dapatbertransaksi minimal Rp50 ribuuntuk mendapatkan 1 nomorundian berhadiah atau 2 nomorundian bagi pemegang kartu

    Jakarta Pusat:1. Gajah Mada Plaza2. Grand Indonesia Shopping Town3. Senayan City4. Thamrin City

    Jakarta Timur:1. Arion Mall2. Cibubur Junction3. Pusat Grosir Cililitan4. Tamini Square

    Jakarta Selatan:1. Blok M Square2. Cilandak Mall3. Epiwalk-Rasuna Epicentrum4. Gandaria City5. Grand ITC Permata Hijau6. ITC Fatmawati

    7. ITC Kuningan8. Kalibata City Square9. Kuningan City10. Mal Ambassador11. Mal Blok M12. Pejaten Village

    Jakarta Barat:1. Central Park2. Mal Taman Palem3. Seasons City4. Puri X'tertainment Pavilion5. Mal Matahari Puri Daan Mogot

    Jakarta Utara:1. Mal Artha Gading2. Mall of Indonesia3. Pluit Village4. Sunter Mall (risma)

    Berikut 34 mal yang menggelarFJGS Shopper Card:

    telepon Axis atau 3 nomor bagipengguna kartu kredit VisaBCA.

    Sekitar 73 andong perwak-ilan dari setiap mal yang mera-

    maikan FJGS dan lebih dari 300orang menggowes sepedayang juga berhadiah yakni 3sepeda dan 2 tiket Garuda In-donesia Jakarta-Denpasar.

    Soal Kinerja Pemerintah:Dewi Fortuna Geram Jika

    DiBandingkan Dengan OrbaJAKARTA- Meningkatnya kri-tikan terkait dengan kinerja pe-merintahan Presiden SusiloBambang Yudhoyono (SBY),Deputi Sekretariat Wakil Pres-iden Bidang Politik Prof DewiFortuna Anwar, termasuk yangmengaku geram jika pemerintah-an SBY-Boediono dibandingk-an dengan Orde Baru (Orba).

    Dewi menampik jika peme-rintahan sekarang lebih burukdibanding masa Orba. "Sejarahmenunjukkan stabilitas yangdiciptakan melalui sistem yangotoriter bersifat semu dan padaakhirnya akan timbul perlawan-

    an mengingat itu adalah kod-rat kita sebagai manusia," katadia di Padang, Sabtu.

    Dewi menyampaikan hal ituketika menjadi pembicara padadiskusi panel dalam rangka pe-ngukuhan pengurus Ikatan Alum-ni Unand dengan judul makalah"Seperti Apa Indonesia Masa De-pan yang Kita Cita-Citakan danBagaimana Cara Menggapainya".

    Menurut dia, pada era transi-si demokrasi saat ini mungkin adapihak-pihak yang kembali merin-dukan pendekatan tangan kuatseperti pada masa Orde Baru.

    "Tetapi keinginan seperti

    itu jelas tidak berdasar. Kitaakhirnya harus membayar ma-hal karena ternyata pertumbu-han ekonomi yang tinggi sela-ma Orde Baru didasarkan padapondasi yang rapuh," katapeneliti LIPI dan Guru BesarPolitik Univeritas Indonesia itu.

    Saat itu, kata dia, sistempolitik yang tertutup dan domi-nasi eksekutif yang berlebihandalam berbagai lembaga danaspek kehidupan publik telahmenyebabkan korupsi, kolusidan nepotisme, terutama dalampengelolaan ekonomi.

    Selain itu, institusi keuan-

    gan dan bisnis berkembangbukan karena kemampuan dayasaing, tapi karena akses poli-tik. "Akhirnya ketika keper-cayaan investor turun dan pe-modal mulai menarik diri, pe-rekonomian Indonesia tidakdapat bertahan dan dilandakiris keuangan," kata dia.

    Karena itu, menurut dia,yang perlu diprioritaskan ad-alah menuntaskan agenda re-formasi politik, hukum dan pe-merintahan yang masih tersen-dat, sehingga Indonesia bisaterlepas dari gejolak transisidemokrasi.(ZUL/RDT)

    Pro Kontra Soal Indeks Negara GagalJAKARTA- Penilaian tentangnegara gagal, menuai berbagaikecaman dan kritikan. Pro kon-tra pun mewarnai hasil surveiyang oleh sekelompok orangdinilai tidak akurat. Hebatnyalagi, ada sejumlah anggotaDPR yang malah memburukkannegaranya sendiri. Ini sungguhmemprihatinkan banyak pihak.

    Tak heran jika banyak yangbertanya, dimana nasionalismeanggota dewan? Seyogyanyamasyarakat tak perlu membesar-besarkan hasil analisa The Fundfor Peace yang menempatkanRI pada posisi ke-63 dari 178dalam indeks negara gagal.

    "Para pemeringkat menga-nalisanya dengan sumber esai,artikel dan berita tentang Indo-nesia dalam bahasa Inggris,sehingga sangat bias denganperspektif Barat," kata Sekre-taris Jenderal Partai PersatuanPembangunan (PPP), Romahur-muziy Jakarta.

    Hasil pemeringkatan itu,kata Romahurmuziy, tidak se-suai dengan tema dari Fund forPeace .

    "Peringkat itu tidak sejalandengan persepsi positif dari timitu sendiri yang menjadi temaIndonesian Country report: "Inrecent years, Indonesia hasbeen a success story with sig-nificant economic growth and

    successfully survived globaleconomic crisis"," kata KetuaKomisi IV DPR RI itu.

    Dia mengemukakan, hasilFund for Peace itu harus men-jadi bahan evaluasi bagi pemer-intah untuk meningkatkan kin-erja demi mensejahterakanmasyarakat Indonesia.

    "Dengan sumber pada esai,artikel dan berita, maka indeksini lebih bersifat perspektifketimbang faktual. Namundemikian, dengan isu korupsiyang cukup tinggi menjadipenyumbang buruknya per-ingkat Indonesia, tentu iniharus menjadi bahan evaluasiseluruh anak bangsa," kataRomahurmuziy.

    Sementara itu, SekretarisKabinet Dipo Alam mengatakanperingatan yang dikeluarkanoleh sebuah lembaga swadayamasyarakat luar negeri tentangperingkat Indonesia sebagainegara gagal perlu ditelaah se-cara cermat dan objektif sehing-ga semua pihak termasuk peja-bat negara tidak mudah menya-takan Indonesia negara gagal.

    Dalam keterangannya padawartawan di dalam pesawat saatmendampingi Presiden SusiloBambang Yudhoyono dari Ekua-dor menuju Indonesia, Senin,Dipo Alam mengatakan pandan-gan objektif itu dapat dilakukan

    dengan melihat sejumlah ken-yataan bahwa ada perbaikanekonomi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan juga pen-ingkatan peran Indonesia dikancah politik internasional.

    "Masalah-masalah inilahsaya ingin katakan bahwa me-mang ada kekurangan tapi ka-lau kita mengonfirmasi fail stateoleh pejabat Negara saya san-gat sesalkanlah tapi ini memanghak mereka, ini demokrasi. Tapisaya menggunakan hak demo-krasi saya juga saya menyang-kal kalau ini disebut fail state,ada yang telah kita capai maju,bahwa nilai itu tidak A+ me-mang kita akui bahwa mungkintahapannya B jauh lebih ba-gus," katanya.

    Dipo mengungkapkan saatini Indonesia jauh lebih maju."Masalah kemiskinan berku-rang, juga dengan IMF lang-sung bayar utang. Kita mem-berhentikan IGGI bahkanbelakangan IMF meminta mem-injam ke kita yang sekarangsudah dijelaskan oleh pres-iden," kata Dipo Alam.

    Ia juga menyesalkan adan-ya anggota DPR yang menilaidan mengkonfirmasi bahwa In-donesia memang saat ini menu-ju ke klasifikasi negara gagal.

    "Presiden juga menjelas-kan kita tidak menyangkal (ada

    kekurangan dalam pemban-gunan-red). Ada yang masihkurang tapi kalau ada orangyang merasa bangga atas pen-gukuran oleh LSM asing inisaya menganggap dua hal, bah-kan ada anggota DPR jugayang mengakui kalau Indone-sia adalah fails state. Ada be-berapa anggota DPR saya den-gar mengonfirmasikan failsstate," katanya.

    Seskab menilai bila ada pi-hak yang senang dan membe-sar-besarkan pandangan men-genai negara gagal namun tidakmemberikan solusi yang kon-struktif dan nyata, sama sajadengan tidak berpihak padakemajuan Indonesia.

    Ia mengatakan memang adabeberapa kelemahan dalam up-aya pembangunan, namun halyang penting dilakukan adalahmemperbaiki kelemahan terse-but secara bersama-sama.

    Dipo mengatakan selamakunjungan Prresiden ke KTT G-20 dan juga KTT PembangunanBerkelanjutan di Rio De Jenairosejumlah tokoh penting datangbertemu Presiden Yudhoyonoantara lain Presiden Rusia Vla-dimir Putin dan juga Sekjen PBBBan Ki-moon, menunjukkanbahwa Indonesia dianggap stra-tegis dan penting dalam hubun-gan internasional. (adith)

    Ondel-Ondel Ikut KampanyeCagub-Cawagub DKI

    JAKARTA - Penampilan on-del-ondel ikut memeriahkanhari pertama kampanye pasan-gan calon gubernur DKI Jakar-ta, Minggu lalu. Ondel-ondelini disewa oleh pasangan ca-lon gubernur-wagub untuk be-raksi di depan gedung DPRDDKI, berbaur dengan para pen-dukung kandidat lainnya.

    Diantaranya adalah ondel-ondel "Bintang Saroja" dariKayu Putih, Jakarta yang dis-ewa pasangan nomor urut em-pat, Hidayat Nur Wahid-DidikJ Rachbini.

    "Kami disewa selama kam-panye," kata Kamal Rizki pemim-pin rombongan ondel-ondeldari pasangan Hidayat-Didik.

    Untuk satu kali tampil, ong-kos yang harus dibayar olehkandidat adalah Rp3 juta, ujarKamal. "Kita tampil tergantungpermintaan," katanya.

    Ini bukan pertama kalinyaia menerima order tampil untukikut dalam kampanye. "Sebel-umnya (24 Juni) sudah disewatiga kali, jadi hari ini yang keempat," katanya.

    Ada juga ondel-ondel lainyang tampil. Ondel-ondel inididandani dengan baju kotak-kotak yang menjadi ciri khasdari pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnana, nomorurut tiga.

    Sementara itu beragam aksi

    ditampilkan para pendukungcagub-cawagub, seperti mene-riakkan yel-yel dan menari den-gan diiringi musik.

    Kampanye Pilkada DKI di-laksanakan mulai 24 Juni hing-

    ga 7 Juli. Pada hari pertama ini,kampanye diisi dengan pema-paran visi misi setiap kandidatdi sidang DPRD, dilanjutkandengan debat pada malam hari.(zul)

    JAKARTA - Salah satu kendala men-dasar yang dialami pemindang saatini adalah kurangnya bahan baku.Selain itu, rendahnya kualitas pro-duk, sanitasi, dan kebersihan ling-kungan pemindangan juga masihmenjadi kendala yang perlu segeradituntaskan agar mereka bisa ber-saing di pasar bebas.

    Minimnya bahan baku dan tak me-nentunya harga pindang di pasar, dansederet persoalan pemindang itulahmembuat 40 pengusaha perikanan,pengolahan, importir, eksportir danpenangkap ikan (kapal pengangkutdan penangkap) mendirikan Asosia-si Pengusaha Pendukung Pemindan-gan Ikan Tradisional (APPPINTRA).

    APPPINTRA nantinya diharapkanbisa menjadi wadah komunikasi dankerjasama antara pengusaha ikandengan para pemindang ikan usahakecil menengah. (UKM). Kegiatanpemindangan sampai saat ini belummendapat perhartian pemerintah.Bahan baku mereka masih

    kurang. Karena itu dengan adan-ya asosiasi ini kami ikut membantumenjamin kepastian harga pasar danpasokan ikan akibat terjadinya pe-rubahan iklim yang ekstrem, kata Ket-ua Asosiasi Pengusaha PendukungPemindangan Ikan Tradisional (AP-PPINTRA), Djoko Tjahyo Purnomosaat mendeklarasikan asosiasi terse-

    but, di Jakarta, belum lama ini.Asosiasi yang dibentuk diharap-

    kan bisa menjadi mitra pemerintahdemi kemajuan usaha perikanan In-donesia umumnya dan usaha kecilmenengah pemindangan ikan nasion-al. Asosiasi yang memiliki misi ter-wujudnya kegiatan dan kepentinganpara pengusaha ikan sebagai pelakuekonomi nasional dalam rangka men-dukung program industrialisasi peri-kanan, terjaminnya ketersediaan ba-han baku pemindangan ikan yang di-lakukan UKM. Kami juga punya misitersedianya sumberdaya manusiayang berkualitas dan mampu menja-di tulang punggung industrialisasiperikanan, khsusnya pemindangan,kata Djoko Tjahyo Purnomo.

    APPPINTRA akan dikelola sesuaidengan ketentuan pemerintah. Untukitu, asosiasi ini bukan merupakan ko-mpetitor, tetapi partnership untuk aso-siasi atau perhimpunan yang laindalam rangka ikut berperan aktif danpartisipasi memajukan pemindangmenuju masyarakat adil makmur.

    Menurut Djoko Tjahyo Purnomo,persoalan pemindang yang cukupkomplek ini harus dituntaskan satuper satu. Karena itu persoalan min-imnya bahan baku pemindanganharus dicarikan solusinya. Keterse-diaan bahan baku sangat terkait den-gan persoalan tangkapan, sehingga

    kita harus kerjasama dengan DitjenPerikanan Tangkap KKP untukmelakukan pembinaan di bidangtangkapan. Begitu juga terkait den-gan rendahnya mutu pemindangannantinya akan kita lakukan pembi-naan lebih lanjut, kata Djoko.

    Terkait dengan bahan baku salemyang masih impor, menurut Djoko,akan diupayakan agar kita dapat izindari pemerintah. Sebab, untuk salemmemang tergantung musim (2 bukansaja), dan biasanya hanya di Lombokdan Mataran. Karena itu, kalau adaimportir nanti akan kita kasih tahu agartak memberikan salem yang kualitasburuk ke pemindang, katanya.

    Memang, bahan baku pemindangantak semuanya salem. Sebab, tak se-mua daerah suka pindang salem. Mere-ka sangat tergantung kearifan lokal lain-nya. Seperti di Pacitan dan Perigi parapemindang dan masyarakat tak mem-inati pindang salem, justru mereka lebihsuka memindang lemuru.

    Dikatakan, impor bahan baku pin-dang akan dilakukan dengan sistemzonasi. Artinya, kaau izin impor dariJawa Tengah (Jateng), maka ikannyaharus masuk ke Jateng. Begitu jugakalau izinnya dari DKI Jakarta makamasuknya ya harus ke Jakarta. Aso-siasi akan membantu pemerintahuntuk melakukan penataan, khusus-nya antar anggoat asosiasi. (zul)

    Pengusaha Dirikan AsosiasiPemindangan Ikan

    PGN Tolak Usulan Reposisi BisnisJAKARTA- PT PerusahaanGas Negara (PGN) Tbk meno-lak adanya usulan untuk mere-posisi usaha perseroan yangsaat ini bertindak sebagai trans-porter (pengangkutan) sekali-gus trader (penjual) gas bumimenjadi transporter saja.

    Direktur Utama PGN HendiPriyo Santoso mengatakan se-lama ini perseroan telah menun-

    jukkan komitmen penuh dalammembangun jaringan gas tran-smisi dan distribusi gas skalanasional melalui pipa.

    Menurutnya, tidak adil jikaposisi PGN kemudian 'dikuran-gi' menjadi sebatas penga-ngkutan.

    "Dari sekitar 40 perusahaanniaga seperti PGN, hanya kamiyang terbukti bisa mengem-

    bangkan jaringan. Yang lainhanya perusahaan niaga, yangkerjanya cuma trading," ujarn-ya di Jakarta, Minggu (24/6).

    Hendi menuturkan, padaperiode 2006-2012 telah terjadipenambahan perusahaan nia-ga gas dari hanya 6 perusahaanmenjadi sekitar 40 perusahaan.

    Hal tersebut dapat terjadikarena undang-undang tidakmembatasi adanya kompetisibaru. Dengan demikian, ia me-nolak adanya tuduhan monop-oli jaringan pipa gas seperti yangdilayangkan beberapa pihak.

    "Siapapun bisa masuk kebisnis ini. Jadi tidak ada mo-nopoli. Kalau kami punya ban-yak jaringan pipa, itu karenamemang hanya kami yang se-lama ini yang membangun,"terangnya.

    Menurut Hendi, apabila per-seroan tidak mem-bundling bis-nis transmisi dan distribusi, trans-misi menjadi bisnis yang tidakmenarik karena secara keekono-mian nilainya rendah. (riska)

  • CMYK

    CMYK

    Jabar Time Edisi: 53/Minggu I Juli 2012 4

    Cianjur Anti Iklan RokokCIANJUR-Kampanye bebas rokok kini mu-lai terjadi di sejumlah kota di Indonesia. Ka-mpanye anti rokok pun kini berimbas padaiklan rokok, yang pekan depan mulai ber-laku di kota Cianjur, Jawa Barat. Di kota inimulai didengungkan sebagai kota layak anak.

    Terkait dengan pencanangan itu, Bu-pati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, akanmencabut seluruh iklan rokok yang ada diwilayah Cianjur.

    "Saya akan cabut semua iklan rokokyang banyak terpasang di wilayah Cianjurseiring dicanangkannya Cianjur sebagaikota layak anak," katanya, Minggu.

    Dia mengungkapkan, berdasarkan datadan fakta di lapangan, cukai yang dihasil-kan dari konsumsi rokok masyarakat Cian-jur, setiap tahun mencapai Rp1,5 miliar. Se-hingga pihaknya berencana mengalihkancukai tersebut untuk pembangunan infras-truktur jalan di Cianjur.

    "Kalau saja nilai cukai sebesar itu dia-lokasikan untuk membantu pembangunanjalan, maka saya yakin tidak akan ada lagijalan rusak di Cianjur," ujarnya.

    Kepala Dinas Perpajakan Daerah (Dis-perda) Cianjur, Dadan Harmilan mengaku,papan reklame rokok yang terpasang di

    seluruh Cianjur akan dicabut sesuai instruk-si bupati.

    Bahkan untuk ke depannya, jelas dia,pihaknya tidak akan mengeluarkan izin un-tuk iklan rokok. Sedangkan untuk papaniklan yang masa izinnya masih berlaku tidakakan dicabut terlebih dahulu.

    "Tentunya PAD di sektor pajak reklameakan berkurang. Imbasnya, target PAD kemu-ngkinan akan turun. Realisasi pajak daerahsetiap tahun dari reklame termasuk di dalamn-ya spanduk maupun umbul-umbul produkrokok mencapai Rp1,5 miliar," ujarnya.

    Saat ini, dia mengaku, pihaknya belummemiliki upaya untuk mengganti hilangn-ya potensi pajak reklame itu, namun pihakn-ya yakin, pada pelaksanaannya akan di-lakukan secara parsial.

    Sementara itu, dia mengakui penataanreklame di Cianjur, hingga saat ini, masihterkesan semerawut karena belum memilikiaturan mengenai zonasi. Namun pihaknyatelah mengusulkan agar ke depan zonasi re-klame disandingkan dengan penataan kota.

    "Upaya mengatasi kondisi tersebut,harus disandingka dengan penataan kota.Sehinga perlu segera ada regulasi yangmengatur hal tersebut," tandasnya.(dita)

    Demi Sejarah, KerawangAnggarkan Dana Rp 1,5 M

    KARAWANG- Pemerintah Ka-bupaten Karawang, Jawa Bar-at, mengalokasikan anggaranRp1,5 miliar dalam APBD un-tuk penataan taman pemaka-man bersejarah serta pemeli-haraan monumen bersejarahselama 2012.

    Kepala Bidang Pertamanandan Pemakaman Dinas CiptaKarya Karawang, Novi Gu-nawan menjelaskan alokasianggaran sekitar Rp1,5 miliaruntuk bidang pemakaman ter-sebut dibagi dalam beberapakegiatan, seperti pemagarantaman pemakaman umum(TPU), penataan taman makambersejarah, pengembangan TP-U Sumurkondang, dan untukmonumen bersejarah.

    "Dengan adanya alokasianggaran untuk pemagaranTPU dan penataan taman ma-kam bersejarah serta monumenbersejarah itu dilakukan agarkeberadaannya TPU, tamanmakam bersejarah dan monu-men bersejarah tetap terpeliha-ra dengan baik," katanya.

    Dikatakannya, dari total

    anggaran sekitar Rp1,5 miliartersebut, sebanyak Rp400 jutadi antaranya dikhususkan un-tuk pembiayaan pemagaranTPU yang berada di desa-desasekitar Karawang dan sebesarRp225 juta untuk pengemban-gan TPU Sumurkondang, Klari,Karawang.

    Selain itu, juga diperuntuk-kan khusus penataan tamanmakam bersejarah yang menca-pai Rp600 juta dan untuk pe-meliharaan monumen berse-jarah sekitar Rp350 juta.

    Terkait dengan pemagaranTPu di desa-desa, Pemkab Ka-rawang tidak akan sekaligusmelakukan pemagaran TPUyang berada di seluruh desasekitar Karawang pada tahunini.

    Pemagaran TPU yang bera-da di desa-desa itu akan dilaku-kan secara bertahap.

    Sebab, kata dia, cukup ban-yak TPU di Karawang. Sesuaidengan data yang ada terdap-at sekitar 300 TPU yang terse-bar di seluruh desa sekitarKarawang. (nur)

    RENGASDENGKLOK-Monumen Rengasdengklok. tuguperjuangan rengasdengklok di Kerawang.

    Kreativitas Petani Soreang:Membuat Wine dari stroberi

    BANDUNG- Para petani Strob-eri di Pasirjambu, Ciwidey danRancabali (Pacira) membuatterobosan dengan membuatwine (anggur) dari stroberi.Pemasaran wine stroberi sudahmencapai sembilan negara didunia selain Indonesia.

    "Proses pembuatan winestroberi dari pemilihan stroberiyang matang di pohon laludicuci bersih," kata perajinwine stroberi, Nana Supriatna.

    Setelah stroberi dirajangkecil-kecil ditambah gula pasirsuper dan disimpan selama duahari. "Kita tambahkan air sebe-sar 30 persen dari berat buah.Proses terakhir diberi bahanfermentasi dan disimpan semi-

    nggu sebelah diperah menjadiwine," katanya.

    Kekhasan wine stroberi,kata Nana, akan terasa hangatdi tubuh dan mngandung vita-min C dalam dosis tinggi. "Pem-buatan tak memakai bahan pen-gawet dan bahan pewarna se-hingga alami," katanya.

    Mengenai rencana untukmendapatkan sertifikat halaldari MUI, menurut Nana, parapengrajin masih memikirkan-nya. "Namun seperti tape (peu-yeum) dan cuka juga mengala-mi fermentasi dan masuk kate-gori halal. Memang untuk leb-ih meyakinkan kehalalan perluada penelitian dari alim ulama,"katanya.(dita)Kebun stroberi

    Motor Berbahan Bakar Gas Elpiji

    Siswa SMK ModifikasiMotor Berbahan Bakar LPG

    KARAWANG - Sejak kenaikan BBM, takmembuat rakyat Indonesia putus asa. Buk-tinya siswa Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) Yayasan Baetussa'diyah Tirtamulya,Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mampumelakukan inovasi dengan memodifikasi sepe-da motor menggunakan bahan bakar gas.

    Menurut Kepala SMK Yayasan Baetus-sa'diyah Tirtamulya, Aden Burhanudin, diKarawang, sepeda motor berbahan bakar gasitu merupakan hasil modifikasi siswanya.

    Para siswa merancang sepeda motordengan tidak menggunakan bahan bakarminyak, melainkan bahan bakar gas, yangdalam hal ini menggunakan gas elpiji uku-ran tiga kilogram, dan diujicobakan hinggake Kabupaten Subang.

    Jika dilihat sekilas, tidak ada yang anehdari sepeda motor yang telah dimodifikasioleh siswa itu. Hanya ada beberapa bagiansepeda motor yang terlihat aneh, yakni ban-yaknya selang yang tertempel di bagianbodi sepeda motor tersebut.

    Penggunaan gas elpiji ukuran tiga kilo-gram sebagai bahan bakar sepeda motor itusendiri sebanding dengan delapan liter ba-han bakar minyak untuk jarak tempuh 600kilometer. Kepala Program Studi TeknikSepeda Motor SMK Yayasan Baetussa'-diyah Tirtamulya, Syaiful Riyono, mengata-kan, sistem pembakaran motor itu dimulaidari membuka kran untuk mengalirkan gastabung dan diarahkan ke kran yang diterus-kan ke arah sistem pembakaran membranyang diberi katup.

    "Katup itulah yang kemudian menga-rahkan ke membran menuju karburator se-bagai ruang bakar. Gas langsung masuk ke

    dalam sistem pembakaran," katanya.Untuk menyempurnakan modifikasi itu,

    pihak sekolah akan menyimpan tabung gastersebut di bagian dalam motor. Selain un-tuk penampilan, hal tersebut juga dimak-sudkan untuk faktor keselamatan.

    "Kalau posisi tabung gas disimpan diluar, khawatir jika terjatuh. Jadi rencanan-ya tabung gasnya akan disimpan di dalambodi motor," kata dia. (nur)

    Sekitar 60% Pengguna Narkoba Berstatus PelajarKUNINGAN Hasil negatif tes urinebagi pengunjung, wanita pemandulagu (PL) dan pengelola kafe, membuatBadan Narkotika Nasional (BNN) Kun-ingan mengalihkan perhatian kepadapara pelajar dan mahasiswa. Akhir pe-kan kemarin, sebanyak 1.200 generasiterdidik dari 4 SMA dan 1 perguruantinggi mendapat giliran dites urine.

    Tes urine dilakukan secara estafetdan mendadak, di kampusnya masing-masing. Dimulai dari SMAN 1 Kunin-gan, SMAN 1 Ciawigebang, SMKKarya Nasional, SMK Pertiwi, SMAN1 Cilimus, terakhir Sekolah Tinggi IlmuKesehatan Kuningan (STIKKu).

    Modus tes urine terbilang rapi.Petugas BNN terlebih dahulu memberi-kan kegiatan advokasi pencegahandan pemberantasan penyalahgunaandan peredaran gelap narkoba (P4GN)

    secara maraton dan komprehensif den-gan melibatkan penyaji dari penyuluhBNN, Sat Narkoba Polres, Dinas Pen-didikan Pemuda dan Olahraga, danDinas Kesehatan.

    Mereka memberi materi pengenalannarkoba ditinjau dari aspek medis, polaedar dan jaringan narkoba. Pandanganagama terhadap penyalahgunaan narko-ba. Srategi penanggulangan bahaya dil-ingkungan sekolah dan sosialisasi UUNomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba.

    Advokasi ini merupakan tindak-lanjut dari tercapainya nota kesepaha-man BNN Kuningan dengan pihaksekolah dan perguruan tinggi, terangPlh Kepala BNN Kuningan, Imat Ruhi-mat SAP, didampingi Kasi Pencegah-an Agus Mulya MPd dan PelaksanaSeksi Pencegahan, John Raharja SIP.

    Imat berharap para pelajar dan ma-

    hasiswa peserta advokasi P4GN memi-liki pola pikir yang utuh. Sehingga mere-ka tahu, paham, sadar dan terampildalam menolak peredaran dan pen-yalahgunaan narkoba. Imat menyebut,data korban narkoba di Indonesia ter-us meningkat. Dari tahun 2008 seban-yak 3,3 juta menjadi 3,8 juta ditahun2011. Dan, diperkirakan tahun 2015 bisamencapai 5,1 juta orang.

    Peningkatan tersebut, mencermin-kan tingginya aktivitas jaringan sin-dikat narkoba di Indonesia denganprosentase terbesar sasaran penggu-na adalah pada usia pelajar dan maha-siswa. Prosentase pengguna dari pel-ajar dan mahasiswa 60%. Angka itu,tentu sangatlah memprihatinkan, kare-na generasi muda berkualitas terancamhilang, tandas Imat.

    Oleh sebab itu, BNN Kuningan se-

    suai kapasitasnya akan terus berupayamelakukan tindakan preventif sebagaiupaya meminimalisir peredaran gelapnarkoba dilingkungan sekolah dan ka-mpus. Menurut dia, tinggi atau rendah-nya penyalahgunaan dan peredarannarkoba sangat bergantung pada ban-yaknya konsumen.

    Intinya kalau bisa menyadarkan danmemberikan pemahaman yang utuh akandampak buruk narkoba kepada pelajardan mahasiswa khususnya, Ia meyakinisecara bertahap peredaran dan penyalah-gunaan narkoba bisa diminimalisir.

    Ya tentu tidak lepas dari dukunganberbagai elemen masyarakat, BNN tidakbisa berjalan sendiri, maka dibutuhkanperan serta seluruh elemen masyarakatkuningan untuk bersama-sama mewu-judkan Indonesia bebas narkoba tahun2015, pungkasnya. (tatik)

    Premium Langka di Rumpin

    RUMPIN- Pasca pemerintahmelarang kendaraan diatas1500 cc maupun dinas me-nggunakan bahan bakar min-yak (BBM) bersubsidi. Paso-kan, premium ke ke sejumahSPBU di Kecamatan Rump-in sering terlambat.

    Di SPBU 34-16314 Ci-cangkal Rumpin, misalnya.Sudah beberapa bulan tera-khir warga terpaksa mengisikendaraan dengan pertamaxkarena premium sering ko-song. Dua bulan ini, pihakSPBU sering mengatakanpremium habis. Mau tidakmau kami beli pertamax yangharganya lebih mahal, ujarNasir (34) salah satu pen-gendara sepeda motor.

    Warga yang tinggal di Ka-mpung Leuwiranji, DesaSukamulya itu, mengakupremium sering mengalamikelangkaan sejak PA MIJA-HANBerdasar data Pemer-intahan Kecamatan Pamija-han, sebanyak 242 vila yangtak memiliki izin masih tetap

    berdiri kokoh di kawasanBalai Taman Nasional Gu-nung Halimun Salak (TNG-HS).

    Camat Pamijahan, HernaDjumhana mengungkapkan,maraknya vila dan bangunanliar setelah di kawasan Pun-cak banyak pembongkaranpaksa dan dituduh sebagaibiang banjir di Jakarta. Agartidak bertambah, kita terusmelakukan pengawasan,katanya.

    Ia mengaku, tak mungkinmemrencana pengurangansubsidi yang diusulkan pe-merintah tidak jadi. Jangan-jangan sengaja tidak dikelu-arkan, supaya pertamaxlaku, katanya.

    Pengelola SPBU Cicang-kal, Anton Gunawan mem-bantah, adanya upaya untukmengarahkan konsumenmembeli pertamax. Premi-um memang habis, saat inipasokan masih dalam per-jalanan, tegasnya.

    Ia menambahkan, ke-

    langkaan BBM bersubsidi diSPBU karena pasokan se-ring terlambat. Biasanya,datang sehari setelah deliv-ery order (DO) dikirimkan pi-hak SPBU, namun kini bisamencapai tiga sampai empathari baru dikirim Pertamina.

    DO sudah dikirim sejakRabu, tapi ini sudah hari Ju-mat premium berikan reko-mendasi penerbitan untukizin mendirikan bangunan(IMB) jika berada diatas lah-an konservasi. Menurut dia,keberadaan bangunan liarmenimbulkan pro dan kontradi masyarakat karena adasebagian yang telah merasa-kan manfaatnya yakni diberikuasa oleh pemilik bangunanuntuk mengelola. Kasi Tran-tib Kecamatan Pamijahan,Ganjar Setiawan menambe-lum tiba, katanya.

    Anton memastikan, ke-langkaan premium di SPBUbukan karena ada penim-bunan. Apalagi, SPBU sela-lu diawasi ketat oleh auditordari PT Pertamina. Menurutdia, bukan hanya SPBUCicangkal yang sering ko-song dari premium namunkelangkaan juga terjadi di be-berapa SPBU lainnya. Tidaktahu pasti apa sebabnya, na-mun informasi terakhir pihakPertamina mengurangi mobiltangki pengangkut BBM,ungkapnya.

    Semenatara itu, kelang-kaan BBM di SPBU memberikeuntungan bagi para penge-cer bensin di pinggir jalan.Harga satu liter bensin yangbiasanya di jual Rp5 ribu, disejumlah pengecer sudah naikdari kisaran Rp6.000 sampaiRp6.500 per liter. (fanie)

  • CMYK

    CMYK

    Edisi: 53/Minggu I Juli 2012

    1a Alamat Redaksi: Komplek Penuin Centre Blok B No. 9, Batam Kepri Telp. (0778) 7288400, 429798 Fax. (0778) 425664 SMS: 0811-7009087

    SURAT KABAR UMUM

    Inf NusantaraMEMBUKA CAKRAWALA ANAK BANGSABaca Mingguan Tertua di Kepri

    Bentrok Dilatarbelakangi Sertifikat GandaBATAM Bentrokan antar dua kelom-pok massa di Hotel Planet Holiday padaSenin (18/6/ 2012) lalu sempat menuaikekhawatiran yang besar dari berbagaielemen masyarakat, terutama pemerintahkota dan pihak kepolisian. Bentrokantersebut dikhawatirkan akan memantikterjadinya kembali konflik antar sukuyang pernah terjadi di Kota Batam pada1999 silam.

    Kekhawatiran tersebut tidak berlebi-han, mengingat dua kelompok yang sal-ing serang itu terdiri dari para pemudayang berasal dari etnis yang berbeda.Dimana dari data yang ada, kelompok

    massa pimpinan Toni Fernandes mayori-tas terdiri dari para pemuda yang beras-al dari suku Batak, sedangkan massapimpinan Basri banyak berasal dari sukuFlores. Kedua suku ini pula yang pernahsaling berkonflik secara massif pada 1999di Kota Batam.

    Karena itu, para tokoh masyarakat darikedua etnis tersebut, begitu juga parapimpinan daerah dan pimpinan aparatkeamanan, buru-buru mengklarifikasipenyebab terjadinya peristiwa bentrokberdarah di Hotel Planet Holiday. Dan dariberbagai data dan informasi yang dihim-pun di lapangan, klarifikasi dari pihak-pi-

    hak terkait bahwa bentrokan bukan dipicukarena sentimen etnis melainkan akibatsengketa lahan anta dua perusahaan, da-pat disimpulkan benar adanya.

    Walikota Batam Ahmad Dahlanmenyatakan, peristiwa bentrokan yangpecah di Hotel Planet Holiday dipicupersoalan lahan di Batumerah yangsengketa perdatanya telah diputuskanPengadilan Negeri Batam, beberapawaktu lalu. Menurut Walikota, pihaktergugat yakni PT Hyundai Metal In-donesia yang kalah dalam sidang per-

    Bersambung ke Hal 7a

    KETUA DPP Gepenta Provinsi Kepri beserta sejumlah pelajardi Kota Batam saat membagikan brosur copy.

    GEPENTA Gandeng PelajarPerangi Narkoba

    BATAM - Dalam rangka mem-peringati hari anti Narkoba se-dunia, 26 Juni 2012, DPP Gera-kan Nasional Peduli Anti Nar-koba, Tawuran dan Anarkis(Gepenta) Kepri turun ke jalan.Untuk mengampanyekan antinarkoba, Gepenta menggan-deng generasi muda, khususn-ya siswa-siswi dari SMAN 5,SMKN 5, SMPN 27, SMK HangNadim serta sejumlah sekolahlainnya di Kota Batam.

    Ketua DPP Gepenta KepriRomulus SE menyebutkan,setelah Kapolri mencanangkanGepenta pada 8 Desember 1999lalu melalui Surat Perintah Ka-polri No.Pol.S-print/41140/XII/1999, wadah tersebut telahmembuktikan diri sebagai mitraPolri dalam penanggulanganpenyalahgunaan Narkoba ser-ta pencegahan tawuran dananarkis.

    Dijelaskan, Gepenta sangatpeduli terhadap masa depangenerasi muda Indonesia, danKepri khususnya. Ia sangattertantang untuk menjadikanKepri damai sejahtera serta be-bas dari Narkoba dan tindakananarkis. Bersambung ke Hal 7a

    Komisi IV Desak PolisiHentikan Judi Gelper

    BATAM - Komisi IV DPRDKota Batam berang setelahmengetahui masih beroperas-inya judi berkedok gelanggangpermainan (gelper) di titik-titiktertentu KOta Batam. Komisi IVjuga meminta kepolisian me-nelusuri keterlibatan petinggi diPemko Batam yang mereko-mendasi bisnis haram tersebut.

    Pernyataan itu disuarakanRusmini Simorangkir, ketikadikonfirmasi di ruang Komisi IVbeberapa waktu lalu. Sakingseriusnya, Rusmini sempat ter-peranjat membaca PAB Indo-nesia edisi 52 lalu. "Ini dia.Harus diusut hingga tuntas,"ujar Rusmini yang juga aktivisLSM tersebut.

    Menurut Rusmini, apapunalasannya, praktik Gelper tidakbisa dipisahkan dari judi. Un-tuk itu, tidak ada alasan untuk

    Bersambung ke Hal 7a

    Hibah KPUBatam LibatkanPetinggi PemkoBATAM - Saat Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batamdinilai berjalan lamban menangani kasus dugaan korup-si dana hibah di KPU Batam, muncul sinyalemen baru dimasyarakat. Beredar selentingan tentang keterlibatanpejabat tinggi di Pemko Batam dalam kasus tersebut.

    Dari informasi yang berhasil dihimpun PAB-Indone-sia di lapangan, oknum petinggi Pemko Batam tersebutkecipratan dana hingga Rp200 juta. Kendati nilainya tidakseberapa dibanding dari total dana yang diselewengkansebesar Rp17,3 miliar, namun untuk membersihkan diri,si pejabat telah tunggang langgang mencari upaya agartidak ikut terjerat hukum.

    Berbagai prediksi timbul di masyarakat terkait kasusdana hibah KPU tersebut. "Masyarakat khawatir jika akhirpenanganan kasus tersebut akan sama dengan kasusdana bantuan sosial (Bansos), dimana aparat hukumhanya mampu menjerat 'ikan teri' sedangkan 'ikan kakap'-nya lolos," ujar Fanni Iood SH, praktisi hukum di KotaBatam.

    Fanni menduga, di Pemko Batam ada 'orang kuat' yangberupaya memandulkan hukum ketika mengusut kasuskorupsi di instansi itu. Pemikiran itu muncul setelah meli-hat beberapa kasus dugaan korupsi yang terjadi di Pem-ko Batam, akhirnya kandas sebelum tuntas. Ia mencon-

    Bersambung ke Hal 7a

    Walikota Batam Wanti-wantiPersoalan Lahan Segera Dibenahi

    BATAM - Walikota Batam Ah-mad Dahlan meminta BadanPengusahaan (BP) Batam danBadan Pertanahan (BPN) Batamlebih serius menangani penga-lokasian dan penerbitan doku-men lahan di kota ini agar tidakterulang lagi insiden kericuhanyang terjadi di Hotel PlanetHoliday pada Senin lalu. Menu-rut Dahlan, hal itu bukan be-rarti selama ini kedua institusi

    tersebut tidak serius menanga-ni pengalokasian dan penerbi-tan dokumen lahan, namun ki-nerja kedua institusi itu di-nilainya perlu ditingkatkan.

    "Saya meminta BP Batamdan BPN lebih serius lagi me-nangani lahan," ujarnya usaipertemuan akhir pekan lalu.Batam, jelasnya, berbeda den-gan daerah lain di Indonesiadimana pemerintah daerah ikut

    memiliki kewenangan dalampengalokasian dan perizinanlahan. Di Batam, pemerintahdaerah tidak memiliki kewenan-gan untuk itu karena wewe-nang pengalokasian dan periz-inan lahan dimiliki BP Batam,meski sertifikasi lahan tetapditerbitkan oleh BPN.

    Karena itu, pemerintah kota

    Ahmad Dahlan Bersambung ke Hal 7a

    BATAM - Seluruh guru yangada di Kota Batam diharuskanmemahami penggunaan tekno-logi informasi, khususnya inter-net, dalam implementasi modelpendidikan e-learning mulaiSeptember 2012 mendatang.Hal itu mengingat Pemerintah

    Kota sudah mengambil kebija-kan untuk menerapkan modelpendidikan e-learning yang di-tawarkan oleh Pustekom Kem-dikbud.

    "Implementasi e-learningakan dilaksanakan mulai Sep-tember tahun ini," ujar Waliko-

    ta Batam Ahmad Dahlan saatmenerima kunjungan sejumlahpimpinan dari Pusat TeknologiInformasi dan Komunikasi(Pustekom) Kemdikbud di Kan-tor Walikota, Kamis (21/6/2012)lalu. Batam dinilai layak me-ngimplementasi e-learning ka-

    rena sudah menerapkan sistempendaftaran penerimaan peser-ta didik baru (PPDB) secara on-line selama empat tahun terak-hir.

    Melalui pengalaman pener-

    Batam Implementasikan Konsep Kelas Digital

    Bersambung ke Hal 7a

  • CMYK

    CMYK

    Batam Edisi: 53/Minggu I Juli 2012 2a

    Kantor Pelabuhan BatamBeralih Nakhoda

    BATAM - Pimpinan Kantor Pela-buhan Batam yang sebelumnyadijabat Ali Ibrahim secara resmisudah beralih ke Heri Setyobudi.Pergantian jabatan tersebut ditan-dai dengan acara Pisah SambutKepala Kantor Pelabuhan Batamyang lama, Ali Ibrahim denganpejabat yang baru, Heri Setyobu-di di Hotel Planet Holiday padaSenin (18/6/2012) lalu.

    Setelah bertugas selama duatahun tiga bulan di Batam, Aliselanjutnya akan menempatiposisi sebagai Kepala AdpelAmbon dan Kakanpel Batam kini

    dipegang Heri yang sebelumn-ya menjadi Atase PerhubunganRI di Singapura. Dalam sambu-tannya, Ali menyampaikan teri-makasihnya kepada seluruh pi-hak terkait yang telah bekerjasa-ma dengan Kanpel Batam sela-ma dirinya bertugas.

    "Saya juga memohon maafjika selama ini ada kesalahanyang saya perbuat secara sen-gaja atau tidak. Saya juga tahu,saya rasaan apa saya yang per-buat selama saya bertugasbanyak yang tidak maksimal,"ujarnya. Meskipun tidak mer-

    incinya, Ali mengatakan dirin-ya masih memiliki pekerjaan-pekerjaan yang belum selesaidikerjakannya dan akan men-jadi tugas pejabat baru untukmenuntaskannya.

    Sementara itu, Heri Sety-obudi menyatakan kesiapan-nya mengemban tugas sebagaiKakanpel Batam yang baru."Saya meminta kepada seluruhpihak terkait termasuk mediamassa, tolong diingatkan kalaunanti ada kebijakan saya adayang kurang sesuai dengantugas," tegasnya.(yope)

    Masyarakat Keluhkan PraktikPungli di Dishub Batam

    BATAM - Proses penguruanizin di Dinas Perhubungan KotaBatam. Sebagai contoh, untukizin pelabuhan rakyat menjadipelabuhan penumpang saja,memakan biaya hingga pulu-han juta rupiah.

    Seperti penuturan seorangpengusaha, yang mengakubernama Rabidun (52). Ia men-gungkapkan, sudah menjadirahasia umum bahwa di DishubKota Batam, terutama BidangKelautan, cukup marak praktiksuap. "Sebagai pengusaha, kitatetap mengeluarkan uang darikocek hingga puluhan juta ru-piah sebagai uang pelicin ke-pada oknum kabid tersebut.Permainan seperti itu bukanrahasia umum lagi karena sudahmerupakan tradisi orang timur,katanya tanpa merinci apa mak-sudnya.

    Dijelaskan, , untuk pengu-rusan izin pelabuhan penump-ang, ia diwajibkan melengkapipersyaratan sesuai aturan,padahal kenyataannya tidaksemua pengusaha melengkap-inya. "Asalkan uang pelicinnyaada pasti urusannya lancar.Begitulah yang berlaku bilaberurusan dengan oknum Ka-bid Laut," sebutnya.

    Menurut Rabidun, jangan-kan untuk mengurus izin pela-buhan, pengurusan izin kapaldi bawah GT- 7 pun tetap di-

    pungut biaya. Lebih parah lagikata Rabudin, oknum staf diBidang Laut tidak segan-seg-an mematok angka kepada pen-gusaha datang mengurus izinke Dinas Perhubungan. "Se-bagai pengusaha, kita tidakmau bertele-tele. Daripada di-gantung urusan, kita terpaksaberikan berapa yang diminta,"katanya.

    Sumber di Dinas Perhu-bungan Kota Batam menyebut-kan, sejauh ini telah dikeluar-kan 26 izin Pelabuhan penum-pang. Meskipun diakui bahwasesuai aturan, pengurusan izinpelabuhan tidak dipungut bi-aya, namun pihaknya tetapmemungut sebagai biaya ad-ministrasi.

    Kabid Laut, Filasuf yangdikonfirmasi PAB Indonesia,membantah pihaknya ada me-mungut biaya kepada pengusa-ha yang mengurus izin pelabu-han penumpang. Ironinya, iatidak menjawab ketika ditanyajumlah izin yang dikeluarkanuntuk kapal di bawah GT-7. Iajuga menampik tudingan pen-gusaha jika pihaknya tetapmelayani pengurusan izin mes-kipun persyaratannya tidaklengkap. "Sesuai dengan atu-ran, persyaratannya harus leng-kap dan kalau tidak lengkapmaka tidak akan diterbitkan izin-nya," katanya.

    Terkait adanya pungutanbiaya untuk buku keselamatankapal, Suratman, Kasi Penun-jang Keselamatan Laut, lang-sung menampik. Namun ketikadiyakinkan dengan pengakuanbeberapa sumber, Suratmanmalah menghindar. "Kalau lebihjelas, coba tanyakan kepadaKabid Laut karena beliau yangberwenang memberikan keter-angan menyangkut masalahtersebut," ujarnya.

    Sayangnya, Filasuf lagi-lagiberkelit memberi keterangan.

    "Tolonglah. Jangan gitulah.Kita kan sudah lama berka-wan, katanya bernada gugupsambil berjalan ke luar ruangan.

    Ketua LSM Gerakan Beran-tas Korupsi (GEBUKI), Tho-mas AE sangat menyayangkanadanya praktik pungutan tidakresmi (pungli) di Dishub KotaBatam. Ia lebih tidak terimakarena adanya oknum Kabidyang ikut bermain. Seharusn-ya kata Thomas, biaya pungutizin pelabuhan tidak diberlaku-kan sesuai dengan peraturan.

    "Jadi kita minta Walikota Batamsupaya menindak bawahannyayang mau melakukan pungli,"katanya.

    Untuk kasus tersebut, Th-omas berjanji akan menyuratiKejari Batam agar mengusutdugaan praktik pungli diD-ishub Kota Batam terutama dibidang laut. "Selama ini kitajuga sudah sering mendengarkeluhan masyarakat terkait pe-layanan di Bidang Laut Dishub.Gebuki akan mengikuti kasusini," tegasnya. (Oscar)

    Anggaran BelanjaProtokoler RawanPenyelewenganBATAM - Penggunaan anggaran belanja di Bagian ProtokolPemko Batam rawan penyelewengan. Sebagai contoh, untukanggaran tahun 2011 yang nilainya mencapai Rp 13 miliardiduga banyak digunakan tidak semestinya.

    Pos yang paling rawan diselewengkan yakni pembeliantiket dan penginapan (akomodasi) bagi staf dan tamu Wa-likota Batam. Diduga kuat, anggaran yang tersedia banyakdialokasikan untuk urusan lain.

    Sumber di Bagian Protokol menyebutkan, banyak dari danayang ada digunakan untuk kepentingan pribadi Kabag Protokol.Bahkan sumber itu menduga dari dana sebesar Rp13 milliar terse-but tidak sedikit yang digunakan untuk kolega maupun keluar-ga Kabag. "Memang ada juga tamu yang difasilitasi oleh pro-tokol Pemko Batam tapi itu hanya sebagian kecil saja," ujar sum-ber yang minta namanya tidak dipublikasikan.

    Dilanjutkan, setiap ada kunjungan pemerintahaan dariprovinsi lain ke Pemko Batam sudah ada protokolnya mas-ing-masing yang menanggung segala biaya perjalanan danpenginapan hotel. Kendati demikian, protokoler Pemko Batamtetap menganggarkan dari kas.

    Sumber itu meminta dilakukan audit penggunaan angga-ran untuk bagian protokol. Dengan demikian, akan terbon-gkar segala praktik penyelewengan dana. Ia juga menying-gung penyaluran tiket pesawat yang diduga banyak dis-alahgunakan bahkan di-mark up.

    Biasanya kata sumber, oknum di Protokol bekerja sama den-gan beberapa usaha travel dan hotel. Namun, antara pengusahatravel dengan pejabat di protolol telah kongkalikong terkait har-ga dan jumlah tiket dan penginapan. "Jadi, bukan hanya tiketperlu dipertanyakan, tapi anggaran penginapan hotel buat tamuPemko Batam selama satu tahun perlu juga dipertanyakan. Kare-na ada juga dugaan permainan oknum pejabat yang bersangku-tan dengan pihak manejemen hotel. Dan salah satu permaianan-nya, seperti masalah pesanan kamar, lamanya menginap danbegitu juga soal harga," beberanya.

    Kabag Protokol Pemko Batam Herman Rozi belum mem-beri keterangan terkait pemasalahan tersebut. Kendati sudahbeberapa kali PAB Indonesia datang ke kantornya, Hermantetap tidak berhasil dikonfirmasi. Beberapa staf di Bagian Pro-tokol menyebutkan, Herman memang jarang berada di kan-tor. Kalaupun masuk, hanya sebentar dan kembali ke luar.

    Beberapa insan pers yang hendak konfirmasi terkait per-soalan tersebut, terpaksa gigit jadi karena ketiadaan Hermandi kontornya. (Oscar)

    Dinas Tata Kota PeliharaCalo Urusi IMBBATAM - Banyaknya bangunan yang menyalahi aturan diKota Batam diduga kuat karena IMB diperoleh dari calo. Diten-garai, Dinas Tata Kota (Distako) Batam banyak memeliharacalo untuk pengurusan IMB.

    Akibatnya, di Kota Batam banyak berdiri bangunan yangmemiliki IMB, namun posisinya (titik kordinatnya) melang-gar ketentuan. Umumnya, IMB yang diurus melalui calo ber-sifat instan dan tanpa prosedural. Akibatnya, banyaknya ban-gunan menyalahi aturan, seperti Ruko, hotel, rumah sakit danmal. Resiko yang ditimbulkan justru masyarakat yang menang-gung seperti terjadinya banjir dan kemacetan lalulintas.

    Dari penelusuran PAB Indonesia di lapangan, banyakn-ya calo di Distako justru tanpa sepengetahuan Kepala DinasGintoyono. Para calo yang didominasi etnis keturunan itu,justru dipelihara oleh staf yang berkaitan dengan IMB.

    Aksi tersebut berlangsung cukup rapi sehingga walausudah lama berjalan mulus, tidak pernah diketahui orang."Maklumlah, calo-calo itu banyak berpura-pura sebagai kon-sultan tapi kenyataanya tidak," ujar sumber yang mengakutahu banyak tentang sepak terjang calo di Distako.

    Sumber yang layak dipercaya itu mengatakan, setiap pen-gurusan IMB tidak begitu sulit asalkan bersedia mengeluar-kan isi kocek hingga puluhan juta atau tergantung bangunanyang diurusnya. Kalau bangunan Ruko, perumahan, dan mall,tarif fee-nya mencapai puluhan hingga ratusan juta. "Tapijangan salah untuk pengurusannya, harus melalui calo yangdipelihara oknum Kabid berinitial TM," bebernya.

    Diakui sumber, ada sebagian pengusaha developer men-gurus langsung atau tanpa calo, namun jumlahnya lebih sedi-kit dibanding lewat calo. Untuk memperkuat sinyalemen adan-ya praktik calo di Distako, sumber itu membeber beberapainisial di antaranya R, S, I, T, L. "Kelima calo tersebut seringberurusan dengan oknum berinitial TM dan tidak pernahberurusan dengan stafnya. Anehnya, setiap mereka datangmenjumpai oknum tersebut tidak pernah lama-lama menung-gu. "Ketika mereka keluar dari ruangan dan ditanya, kok ce-pat sekali urusannya, lalu dijawab enteng. Untuk apa lama-lama, yang penting kan setorannya lancar dan kalau tanpaada embel-embel maka akan dipersulit pengurusannya," kat-anya menirukan pengakuan para calo.

    Setiap satu izin bangunan lanjut sumber, harus mengelu-arkan uang jutaan rupiah untuk dibagikan kepada beberapaoknum pejabat di seksi Pengukuran berinitial R dan BidangPerizinan berinitial TM.

    Kabid Perizinan IMB Distako, Tengku Mustafa belum ber-hasil dikonfirmasi terkait dugaan tersebut. Menurut stafnya,Mustafa sedang sibuk dan tidak bisa diganggu.

    Hasil investigasi PAB di lapangan, banyak fasum disulapmenjadi pujasera dan hotel. Seperti ruko di penuin, winsord,Seipanas, ruko dekat Seruni Hotel, belakang Hotel Goodwaydan banyak lagi fasum yangberubah menjadi komersil. (Oscar)

    Kenaikan Tarif Listrik Baru Ditentukan Akhir TahunBATAM Polemik kabar ren-cana kenaikan tarif listrikoleh PT PLN Batam usaisudah, setelah WalikotaBatam Ahmad Dahlan mene-gaskan bahwa penetapantarif listrik di Kota Batam,baru akan dilakukan padaakhir tahun

    Ahmad Dahlan, WalikotaBatam mengungkapkan,penetapan tarif listrik diBatam harus melalui sejum-lah proses sebelum diputus-kannya. "Tetapi paling lam-bat akhir tahun ini, baru akandiputuskan," ujarnya padaRabu (20/6/2012) lalu.

    Dia menjelaskan, dalamaturan ketenagalistrikan ter-baru, penetapan tarif listrikdilakukan oleh kepala daer-ah kabupaten/kota. Karenaitu, tarif listrik di Kota Batamperlu penetapan darinyaguna mengikuti ketentuantersebut. Sehingga tarif lis-trik di Kota Batam yang ber-laku saat ini akan diberlaku-kan melalui ketetapan dariWalikota.

    "Soal naik atau tidak, itusoal lain. Yang pasti harusmengikuti ketentuan itu danbukan berarti pemerintahkota akan menaikkan tarif,"ujarnya. Dia sendiri kataDahlan sudah meminta PTPLN Batam untuk melaku-kan kajian terhadap tarif lis-trik sebagai langkah awalsebelum ditetapkannya. Un-tuk melakukan kajian itu diamemberi batas waktu kepa-da PLN Batam sampai akhirbulan ini.

    Selain itu, dia juga sudahmeminta PLN Batam untukmenerima masukan dari ber-bagai pemangku kepentin-gan (stake holder) dalammelakukan kajian tersebut.Setelah kajian selesai, diaakan mempertimbangkanterlebih dahulu sebelum me-netapkannya. "Penetapan-nya itu pun tidak bisa begitusaja ditandatangani karenaharus mendapat persetujuanDPRD," sambungnya.

    PT Pelayanan Listrik Na-

    sional (PLN) Batam diket-ahui telah melayangkan su-rat ke pemerintah kota men-gusulkan kenaikan tarif lis-trik regional dengan alasanuntuk mendukung investasidi Batam. Adanya surat usu-lan kenaikan tarif listrik terse-but diungkapkan Wakil Ket-ua DPRD Batam RuslanKasbulatov pada Kamis 14Juni 2012 lalu. Ketika ituRuslan mengatakan dirinyasudah mendapatkan arahanoleh Ketua DPRD BatamSurya Sardi untuk melaku-kan rapat pimpinan gunamembahas surat usulankenaikan tarif listrik dari PTPLN Batam.

    Dalam surat yang diter-bitkan anak perusahaan PTPerusahaan Listrik Negara(persero) itu tercantum a.l.sehubungan dengan berlaku-nya Peraturan PemerintahNomor 14 Tahun 2012 ten-

    tang Kegiatan Usaha Penye-diaan Tenaga Listrik sebagaiPeraturan Pelaksana Un-dang- Undang Nomor 30Tahun 2009 tentang Ketena-galistrikan.

    Dan menindaklanjuti su-rat dari PT PLN Batam No-mor: 0836/DIRUT/2011 tang-gal 30 Mei 2011dan Nomor:0160/532/DITUR/2012 tang-gal 2 Februari 2012 perihalUsulan Penetapan Tarif Lis-trik Batam, serta pem-bahasan terkait bersamaWalikota Batam tanggal 9Mei 2012. PT PLN Batammenyampaikan bahwa pi-haknya telah mendapat IjinUsaha Penyediaan TenagaListrik (IUPTL) sesuai SuratKeputusan Walikota BatamNomor 07/IUPTL/Disperidag-esdm/III/2012 tanggal 26Maret 2012.

    PT PLN Batam telah me-nerima dan mengkaji masu-

    kan berbagai pihak diant-aranya: APINDO, PHRI, KA-DIN dan kalangan pelakuusaha secara umum bahwaguna mendukung iklim in-vestasi di Batam perlu di-lakukan rasionaisasi tarif lis-trik yang berimbang antarapengguna listrik konsumtifdan produktif, disamping un-tuk mengarahkan pola sub-sidi yang lebih tepat di masamendatang.

    Kemudian pada surat ber-nomor 1044/532/DIRUT/2012 itu tertulis bahwa dalammemenuhi kebutuhan listrikmasyarakat Kota Batam, PTPLN Batam telah berupayamengatasi kendala usahaantara lain terkait peningka-tan harga energi primer (gas),keamanan dan ketersediaanpasokan gas, serta pertum-buhan pelanggan umum den-gan tarif yang masih dibawahBiaya Pokok Penyediaan.

    Dan pada poin terakhir su-rat tertanggal 31 Mei 2012 itutertulis, guna memenuhi per-tumbuhan tenaga listrik se-cara berkelanjutan dan se-bagai penopang perkemban-gan ekonomi Kota Batam,PT PLN Batam bermaksudmengajukan rasionalisasiHarga Jual Tenaga Listrik(Tarif Listrik Batam) dimanasaat ini masih mengacu Per-aturan Menteri ESDM Nomor33 Tahun 2008.

    Namun, Agus Subekti,Senior Public Relation Man-ager PT PLN Batam saat itumengatakan dirinya belumtahu adanya surat tersebut.Saya belum lihat isinya apa.Kita ini dalam berorganisa-si, tidak semua saya tahu,ujarnya. Menurut dia, kalau-pun PLN Batam memangbenar menerbitkan surat itu,bukan kenaikan tarif tetapipenetapan tarif.

    Dia mengatakan akan ter-lebih dahulu mencari suratitu karena PLN Batam men-erbitkan surat keluar yangbanyak setiap hari. Bila itusurat usulan penetapan tarif,PT PLN Batam sendiri set-iap tiga bulan sekali mener-bitkan surat tersebut ke pe-merintah kota, yakni suratpenetapan tarif listrik berka-la (PTLB). Surat itu antaralain mencantumkan indikatorekonomi, energi primer dandata inflasi.

    Ahmad Hijazi, KepalaDisperindag dan ESDM KotaBatam juga sempat ikutmenjelaskan masalah ini.Menurutnya, surat usulanpenaikan tarif yang dikeluar-kan PT PLN Batam sebe-narnya bukan untuk menaik-kan tarif. Maksud surattersebut dalamrangka penye-suaian terhadap UU 30 ten-tang Ketenagalistrikan,ujarnya.

    Dijelaskannya, berdasar-kan perubahan aturan terse-but, saat ini tarif listrik olehpemegang Izin Usaha Penye-diaan Tenaga Listrik (IUPTL)yang ada di Kota Batamharus melalui penetapanWalikota Batam dengan per-setujuan DPRD. Para pe-megang IUPTL yang ada diKota Batam itu antara lainPT PLN Batam, Tunas En-ergi, Batamindo dan Panbil.

    Adapun tarif yang adadan berlaku sekarang masihmenggunakan tarif yangditetapkan Menteri ESDMsebelum aturan baru itu ke-luar, jelasnya. Jadi menurut-nya, perubahan aturan kelis-trikan tersebut memerlukanpenyesuaian, yakni peneta-pan tarif oleh Walikota Batamdengan persetujuan DPRD,bukan untuk menaikkan tarifyang berlaku saat ini.(yope)

  • CMYK

    CMYK

    Tanjungpinang & Bintan Edisi: 53/Minggu I Juli 2012 3a

    DPRD Kepri DorongPembentukan Kabupaten Kundur

    HMI Desak Kejati Usut Kasus DompakTANJUNGPINANG - Kendatidesakan agar Kejaksaan Ting-gi Provinsi Kepri mengusutkasus dugaan korupsi padaproyek pembangunan PulauDompak sebagai pusat pemer-intahan Provinsi Kepri, namuninstitusi yang dikomandoi El-vis Jhonny SH, MH tersebutbelum tampak beraksi. Merasatidak digubris, Himpunan Ma-hasiswa Islam (HMI) Tanjung-pinang-Bintan kembali mende-sak agar kasus proyek bernilaiRp1,3 miliar itu diusut tuntas.

    Seperti yang dilontarkan Sek-retaris HMI Tanjungpinang-Bin-tan, Riowanis kepada wartawan.Ia meradang agar Elvis men-gusut tuntas kasus mega proyekitu. Dikatakan, HMI tidak per-caya lagi kepada pemerintahyang mengklaim proyek tersebuttidak bermasalah. Padahal, sela-ma ini, pihaknya telah berupayameminta klarifikasi dari instansiterkait seperti Dinas PU, namuntidak mendapat jawaban yangpasti. Karenanya, pihaknya me-

    minta kasus tersebut diusut se-cara hukum.

    Rio, demikian panggilanakrabnya, mengaku heran ter-hadap sikap Kejati yang tidakpro aktif menindaklanjuti fe-nomena di masyarakat. Padahalkata dia, cukup banyak fakta dilapangan yang bisa dijadikansebagai petunjuk awal penye-lidikan. Ia mencontohkan pem-bangunan kantor Gubernur danGedung DPRD Kepri yangsudah kadaluarsa karena sejat-inya selesai pada tahun 2011dan 2012 ketika Perda Multi-years yang menjadi landasanhukum pembangunan Dompaksudah kadaluarsa. Alasannya,Perda tersebut hanya mengikathingga Agustus tahun 2010 danselanjutnya diperpanjang hing-ga Desember 2010 padahal pro-yek belum tuntas.

    Sebelumnya, Kejati Kepritelah melakukan koordinasidengan pihak Polda Kepri,terkait penyelidikan dugaanpenyelewengan keuangan ne-

    gara terhadap proyek Dompak.Hal itu terkait informasi diper-oleh, terkait upaya penyelidi-kan yang dilakukan pihak direk-torat Reserse Kriminal Khusus(Ditreskrimsus) Polda Kepriuntuk melakukan penyelidikandugaan korupsi dalam proyekpembangunan pusat pemerin-tahan Pemprov Kepri yang te-lah menelan biaya senilai Rp1,3triliun tersebut.

    Ketua Umum DPP Lemba-ga Swadaya Masyarakat (LSM)Investigation Coruption Tran-sparan Independen (ICTI) NonGovermen Oranizatiao Kepri,Kuncus mengatakan, dugaanpenyimpangan pada pemban-gunan pusat pemerintahan diPulau Dompak itu sulit untukditutup-tutupi. Hal itu, karenapembangunan Dompak dalambentuk fisik, dan sangat keli-hatan bagian mana saja yangbelum terselesaikan dari ang-garan yang sudah dikucurkanKasus Dugaan Korupsi Derma-ga ASDP Dompak. (Saut M)

    TANJUNGPINANG - Agakn-ya, program pemerintah untukmengedepankan peningkatanpendidikan nasional, kurangdiresponi Dinas Pendidikan(Disdik) Kota Tanjungpinang,Provinsi Kepri. Bagaimanatidak, hadiah yang dikhusus-kan bagi siswa berprestasipada UN tahun 2012 lalu, malahdipotong dengan alasan pajakpenghasilan.

    Dari informasi yang diper-oleh PAB Indonesia, PemkoTanjungpinang melalui Disdiktelah mengalokasikan danasebesar Rp1 juta per orang bagiratusan siswa/i SD-SLTA yangberprestasi pada UN lalu. Na-

    mun, pihak Disdik langsungmemotong sebesar 20 persenatau Rp200 ribu per siswa. "DariRp1 juta dana yang diberikan,setiap siswa hanya memper-oleh Rp800 ribu, sementaraRp200 ribu, langsung dipotongoleh pihak PPTK Dinas Pendid-ikan Kota Tanjungpinang se-bagai pajak PPh atas hadiah,"ujar seorang siswa penerima,yang minta namanya tidak usahdipublikasikan.

    Kepala Dinas PendidikanKota Tanjungpinang, SyafrialEvi membenarkan adanya pe-motongan tersebut, dan menu-rutnya hal itu sebelumnya jugasudah dikonsultasikan pada

    siswa penerima hadiah. Dijelas-kan, pajak yang dipotong darihadiah dan penghargaan yangdiperoleh dari penghasilan yangbukan objek Pph 21 dikenakanpajak PPh atas hadiah pasal 23/26 yang besarannya 20 persen.

    Anehnya, pemotonganyang dilakukan tidak disertaibukti kepada penerima. AlasanDisdik, mengenai bukti pemo-tongan, dilakukan hanya ber-dasarakan penyetoran benda-hara pembagi dana ke kas daer-ah, tanpa menyerahkan buktisetor pada penerima, denganmenggunakan NPWP benda-hara Disdik Kota Tanjungpi-nang. (Saut M)

    Aneh, Hadiah Siswa Berprestasipun Dipotong Disdik Juga

    TANJUNGPINANG - Batasakhir pengajuan pemekaranKabupaten Kepulauan Kundur(K3) ke Komisi II DPR RI inijatuh pada 1 Agustus 2012.Karenanya, Ketua DPRD Kepri,Nur Syafriadi meminta KomisiI DPRD Kepri secepatnyamemfasilitasi tim kajian Kabu-paten Karimun untuk melaku-kan kajian potensi daerah K3.

    Selain memfasilitasi, Nurjuga meminta Komisi I untukmembantu menyelesaikan uru-san administrasi teknis danfisik untuk pemekaran kabupat-en tersebut. Nur menilai keduahal tersebut belum diselesaikanoleh tim kajian kabupaten Ka-rimun sebagai kabupaten in-duk.

    Nur menyebutkan, pihakn-ya sudah menerima surat dariBadan Pekerja PembentukanKabupaten Kepulauan Kundur(BP2KR) yang isinya memintarekomendasi DPRD Kepri un-tuk pemekaran K3. Dikatakan,BP2KR juga menyertakan reko-mendasi dari DPRD Karimun,Bupati Karimun Nurdin Basirun

    dan Gubernur Kepri HM Saniatas pemekaran tersebut. "Se-benarnya sebelum gubernurKepri, rekomendasi itu diberi-kan dahulu oleh DPRD Kepi.Dan saya sudah kirim suratuntuk tanyakan hal ini kepadagubernur Kepri," kata Nur ke-pada wartawan beberapa wak-tu lalu.

    Nur mengakui bahwa lem-baga yang dipimpinnya akanmemberikan rekomendasi yangsama yakni mendudukung pe-mekaran K3. Namun, setelahmempelajari rekomendasi gu-bernur Kepri, terdapat persyara-tan administrasi teknis dan fisikyang belum terpenuhi.

    Karenanya, Nur menilai re-komendasi gubernur masihmenggantung alias masih men-tah. "Kita minta Komisi I DPRDKepri untuk memfasilitasi danmendukung penyelesaian ked-ua hal ini secepatnya. Karenabatas akhir pengajuan pemeka-ran K3 ke Komisi II DPR RI inijatun pada 1 Agustus 2012mendatang. Kami usahakanagar penyelesaian kedua hal ini

    dilakukan sebelum batas wak-tu itu," dmeikian kata Nur.

    Sarafuddin Aluan, KetuaKomisi I DPRD Kepri merespo-ni permintaan Nur dan berjanjiakan mengundang pemerintahkabupaten (Pemkab) Karimununtuk membahas persoalantersebut. Dikatakan, Komisi Iyang dipimpinnya akan mem-bantu tim kajian dari kabupat-en Karimun untuk menyelesai-kan urusan administrasi teknisdan fisik serta kajian potensidaerah K3 sebagai suatu syar-at pengajuan pemekaran se-buah kabupaten/kota.

    Ia mengaku ada melihat ta-nggapan positif dari PemkabKarimun terkait rencana pe-mekaran tersebut. Hal tersebutterlihat dari upaya Pemkab Ka-rimun menyusun Perda pemeka-ran kecamatan untuk menganti-sipasi pemekaran K3. Saat