PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA ... KUALITAS PRODUK, KUALITAS... · PENGARUH

  • View
    216

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA ... KUALITAS PRODUK, KUALITAS... · PENGARUH

1

PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA

TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA RUMAH MAKAN SPESIAL

BELUT SURABAYA H. POER CABANG WIYUNG

Oleh :

Qiqiayu Winda Astuti

Mahasiswi Program Strata 1 (S1) Prodi Manajemen

Fakultas Ekonomi Universitas Narotama Surabaya

E-mail : qiqiayu02@gmail.com

Abstrak

Mempelajari dan menganalisa perilaku konsumen dalam keputusan pembelian

merupakan hal penting untuk dilakukan oleh setiap pelaku bisnis, sebab dengan

mengetahui perilaku setiap konsumen dapat memberikan masukan yang berarti bagi

perencanaan strategi pemasaran.Marketing Mix (bauran pemasaran) merupakan salah

satu konsep yang dapat mewakili pemasaran modern yang dikenal dengan 4P yakni

product (produk), price (harga), place (distribusi/tempat) dan promotion (promosi).

Keempat faktor tersebut menjadi hal yang sangat penting dan menjadi pertimbangan

konsumen dalam mengambil keputusan pembelian.

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh secara

simultan maupun parsial kualitas produk, kualitas pelayanan dan harga terhadap

keputusan pembelian di Rumah Makan Spesial Belut Surabaya H. Poer cabang Wiyung.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan seluruh variabel penelitian

yang terdiri dari kualitas produk, kualitas pelayanan, dan harga berpengaruh signifikan

terhadap variabel keputusan pembelian. Hal ini dibuktikan secara empiris dari nilai F

hitung > F tabel yaitu 133.044 > 2.47atau dengan melihat besarnya significant level

sebesar 0.000 < 0.05. Dengan demikian hipotesis pertama yang penulis kemukakan dalam

penelitian ini secara empiris terbukti kebenarannya.

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa secara parsial (uji t), variabel kualitas

produk dan harga tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel keputusan pembelian.

Sedangkan variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan

pembelian Hal ini dibuktikan secara empiris dari nilai t hitung masing masing variabel

(kualitas produk dan harga) > t tabel yaitu 0.036 dan 0.244 < 1.661. Sedangkan variabel

kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini

dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 11.673 > t table sebesar 1.1661 Dengan demikian

hipotesis kedua yang penulis kemukakan dalam penelitian ini secara empiris tidak

terbukti kebenarannya.

Kata Kunci : Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Harga, Keputusan Pembelian.

PENDAHULUAN

Makanan menempati urutan teratas dalam pemenuhan kebutuhan manusia,

sehingga makanan dikategorikan dalam kebutuhan primer atau kebutuhan pokok yang

harus dipenuhi oleh setiap manusia. Surabaya memiliki potensi pasar yang cukup besar

untuk sektor usaha makanan dan minuman. Tak heran, pemain baru di industri ini terus

bermunculan. Segmen pasar yang dibidik pun beragam, baik menengah bawah maupun

atas. Dengan demikian akan semain ketat persaingan bisnis yang ditimbulkan, terutama

persaingan yang berasal dari bisnis sejenis, sehingga membuat perusahaan semakin

dituntut agar bergerak lebih cepat dalam menarik pelanggan. Ada banyak faktor yang

mailto:qiqiayu02@gmail.com

2

mempengaruhi konsumen dalam menentukan keputusan pembelian barang dan jasa.

Mempelajari dan menganalisa perilaku konsumen dalam keputusan pembelian merupakan

hal penting untuk dilakukan oleh setiap pelaku bisnis, sebab dengan mengetahui perilaku

setiap konsumen dapat memberikan masukan yang berarti bagi perencanaan strategi

pemasaran. Marketing Mix (bauran pemasaran) merupakan salah satu konsep yang dapat

mewakili pemasaran modern yang dikenal dengan 4P yakni product (produk), price

(harga), place (distribusi/tempat) dan promotion (promosi). Keempat faktor tersebut

menjadi hal yang sangat penting dan menjadi pertimbangan konsumen dalam mengambil

keputusan pembelian.

Variabel kualitas produk berkaitan erat dengan kulitas produk yang dijual

sehingga tepat dengan sasaran target pasar. Dalam bisnis kuliner hendaknya produk yang

dijula harus memiliki kualitas yang baik dan rasa sesuai dengan harapan konsumen.

Selain kualitas produk, variabel kualitas pelayanan merupakan hal yang penting dalam

bisnis kuliner. Kualitas pelayanan merupakan suatu tingkat keunggulan yang dirasakan

seseorang terhadap jasa yang diharapkan dari perbandingan antara keinginan dan service

yang didapatkan oleh konsumen. Apabila service yang diterima sesuai dengan harapan ,

maka kualitas pelayanan dapat diartikan baik dan memuaskan. Dengan demikian, citra

kualitas pelayanan yang baik berdasar pada sudut pandang pelanggan.

Selain itu variabel harga juga tidak kalah pentingnya dalam bisnis kuliner.

Hurriyati (2005:152) menyatakan harga mempunyai peranan penting dalam proses

pengambilan keputusan yaitu peranan alokasi dari harga adalah membantu para pembeli

untuk memutuskan cara memperoleh manfaat atau utilitas tertinggi yang diharapkan

berdasarkan kekuatan daya belinya. Dapat disimpulkan harga merupakan nilai mata uang

yang diberikan terhadap suatu produk atau jasa sesuai dengan kualitas dan manfaat yang

diberikan dengan dipengaruhi oleh faktor-faktor psikologis dan faktor-faktor lain yang

mempengaruhi harga itu sendiri.Tinggi rendahnya harga yang ditawarkan kepada

konsumen merupakan salah satu bahan pertimbangan yang akan mempengaruhi

keputusan pembelian suatu produk.

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis memutuskan untuk melakukan

penelitian dengan mengambil judul Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan Dan

Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada Rumah Makan Spesial Belut Surabaya H.

Poer Cabang Wiyung.

TINJAUAN PUSTAKA

Kualitas Produk

Pada hakekatnya seseorang membeli produk bukan hanya karena fisik produknya

saja namun juga karena manfaat yang diberikan dari produk itu sendiri. Kotler dan

Amstrong (2008:273), kualitas produk adalah totalitas fitur dan karakteristik produk atau

jasa yang bergantung pada kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan yang dinyatakan

atau tersirat.Kualitas tidak hanya terdapat pada barang atau jasasaja, tetapi juga termasuk

dalam produk makanan. Pelanggan yang datang untuk mencari makanan tentu ingin

membeli makanan yang berkualitas. Menurut Kotler dan Armstrong (2012) kualitas

produk adalah karakteristik dari produk atau jasa yang pada kemampuannya menanggung

janji atau sisipan untuk memuaskan kebutuhan pelanggan.

Kualitas suatu produk akan ditentukan melalui dimensi-dimensinya masing-

masing, dimensi kualitas produk merupakan indikator menentukan kualitas suatu produk

itu sendiri. Menurut Gaman dan Sherrington dalam Sugiarto (2014) secara garis besar

faktor-faktor yangmempengaruhi food quality adalah sebagai berikut:

1) Warna Warna dari bahan-bahan makanan harus dikombinasikan sedemikian rupa supaya

tidak terlihat pucat atau warnanya tidak serasi. Kombinasi warna sangat membantu

3

dalam selera makan konsumen.

2) Penampilan Ungkapan looks good enough to eat bukanlah suatu ungkapan yang berlebihan.

Makanan harus baik dilihat saat berada di piring, di mana hal tersebut adalah suatu

faktor yang penting. Kesegaran dan kebersihan dari makanan yang disajikan

merupakan hal penting yang akan mempengaruhi penampilan makanan baik atau

tidak untuk dinikmati.

3) Porsi Dalam setiap penyajian makanan sudah ditentukan porsi standarnya yang disebut

standard portion size.

4) Bentuk Bentuk makanan memainkan peranan penting dalam daya tarik mata. Bentuk

makanan yang menarik bisa diperoleh lewat cara pemotongan bahan makanan yang

bervariasi.

5) Temperatur Konsumen menyukai variasi temperatur yang didapatkan dari makanan satu dengan

lainnya. Temperatur juga bisa mempengaruhi rasa, misalnya rasa manis pada sebuah

makanan akan lebih terasa saat makanan tersebut masih hangat, sementara rasa asin

pada sup akan kurang terasa pada saat sup masih panas.

6) Tekstur Ada banyak tekstur makanan antara lain halus atau tidak, cair atau padat, keras atau

lembut, kering atau lembab. Tingkat tipis dan halus serta bentuk makanan dapat

dirasakan lewat tekanan dan gerakan dari reseptor di mulut.

7) Aroma Aroma adalah reaksi dari makanan yang akan mempengaruhi konsumen sebelum

konsumen menikmati makanan, konsumen dapat mencium makanan terlebih dahulu

sehingga selera makan akan semakin meningkat.

8) Tingkat kematangan Tingkat kematangan yang paspada makanan akan mempengaruhi tekstur dari

makanan yang disajikan, dan akan meningkatkan rasa dari makanan tersebut.

9) Rasa Titik perasa dari lidah adalah kemampuan mendeteksi rasa yaitu manis, asam, asin,

pahit. Dalam makanan tertentu empat rasa ini digabungkan sehingga menjadi satu

rasa yang unik dan menarik untuk dinikmati.

Kualitas Pelayanan

Menurut Kotler (Subihaiani, 2001) kualitas layanan merupakan suatu bentuk

penilaian konsumen terhadap tingkat layanan yang dipresepsikan (perceived service)

dengan tingkat pelayanan yang diharapkan (expected value). Sedangkan menurut Wijaya

(2009:152), kualitas layanan adalah ukuran seberapa