PENGATURAN EXECUTIVE REVIEW TERHADAP .pancasila.1 Setelah kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia

  • View
    215

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PENGATURAN EXECUTIVE REVIEW TERHADAP .pancasila.1 Setelah kemerdekaan Negara Kesatuan Republik...

UNIVERSITAS BENGKULU

FAKULTAS HUKUM

PENGATURAN EXECUTIVE REVIEW TERHADAP

PERATURAN DAERAH KABUPATEN/KOTA

SKRIPSI

Diajukan Untuk Menempuh Ujian dan Memenuhi

Persyaratan Guna Mencapai Gelar

Sarjana Hukum

OLEH :

AGUNG MALDI SAPUTRA

B1A010087

BENGKULU

2014

v

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur bagi allah SWT, tuhan semesta alam. Atas rahmat-

Nya, sehingga penulis akhirnya dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul

Pengaturan Executive Review Terhadap Peraturan Daerah Kabupaten/Kota.

Adapun tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk melengkapi persyaratan

guna memperoleh gelar sarjana hukum pada fakultas hukum Universitas

Bengkulu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan konstribusi baik terhadap

kalangan akademisi maupun para praktisi dalam rangka pengembangan ilmu

hukum khususnya di bidang hukum tata negara dan hukum administrasi negara.

Dalam proses menyelesaikan skripsi ini, tidak lepas dari bimbingan dan

kerjasama dari berbagai pihak, sehingga hambatan tersebut dapat dilalui dan

diatasi. Oleh karena itu, tidak lupa penulis sampaikan hormat dan ucapan

terimakasih kepada :

1. Bapak M. Abdi,S.H.,M.Hum., Selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas

Bengkulu.

2. Bapak Dr. Elektison Somi,S.H.,M.Hum., Selaku Ketua Bagian HTN/HAN.

3. Ibu Susi Rahmadhani, S.H.,M.H., Selaku Dosen Pembimbing Akademik

yang telah banyak memberikan pengarahan, bimbingan, didikan yang sangat

bermanfaat selama menjadi mahasiswa di Universitas Bengkulu.

4. Bapak Dr. Ardilafiza, S.H.,M.Hum., Selaku Dosen Pembimbing I yang telah

memberikan petunjuk dan bimbingan hingga terselesaikan skripsi ini.

5. Ibu PE. Suryaningsih,S.H.,M.Hum., Selaku Dosen Pembimbing II yang telah

membimbing penulis dalam menyusun skripsi ini hingga selesai.

6. Bapak Dr. Amancik, S.H.,M.Hum dan Dr. Elektison Somi, S.H.,M.Hum.,

selaku Dosen Penguji yang telah banyak memberikan masukan yang bersifat

membangun dalam penulisan skripsi ini.

7. Seluruh Dosen dan Staf di Fakultas Hukum Universitas Bengkulu.

8. Ayah dan ibu tercinta, terhebat, yang luar biasa yang telah memberi

dukungan moril maupun materil untuk dapat menyelesaikan skripsi ini.

vii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ..........................................................................................i

HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING ..................................................ii

PENGESAHAN HALAMAN TIM PENGUJI ...................................................iii

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN PENELITIAN ...............................iv

KATA PENGANTAR ........................................................................................vi

DAFTAR ISI .......................................................................................................vii

DAFTAR TABEL& BAGAN ............................................................................ix

DAFTAR SINGKATAN ....................................................................................x

ABSTRAK ..........................................................................................................xi

ABSTRACT ........................................................................................................xii

BAB I. PENDAHULUAN .................................................................................1

A. Latar Belakang ........................................................................................1

B. Identifikasi Masalah ................................................................................6

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian ...............................................................7

D. Kerangka Pemikiran ................................................................................8

E. Keaslian Penelitian ..................................................................................27

F. Metode Penelitian....................................................................................28

1. Jenis Penelitian ..................................................................................28

2. Pendekatan Penelitian .......................................................................28

3. Bahan Hukum (jenis dan sumber) .....................................................29

4. Prosedur Pengumpulan Hukum ........................................................31

5. Pengolahan Bahan Hukum ................................................................31

6. Analisis Bahan Hukum .....................................................................31

viii

BAB II. HAK UJI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI

INDONESIA ......................................................................................................33

A. Uji Materil Peraturan Perundang-Undangan ...........................................33

B. Peraturan Daerah .....................................................................................39

1. Definisi dan Kedudukan Peraturan Daerah .......................................39

2. Asas Pembentukan Peraturan Daerah ...............................................41

3. Materi Muatan Peraturan Daerah ......................................................44

4. Keberlakuan Peraturan Daerah .........................................................46

5. Pengawasan Terhadap Peraturan Daerah ..........................................49

BAB III. PENGATURAN EXECUTIVE REVIEW TERHADAP

PERATURAN DAERAH KABUPATEN/KOTA ..........................................52

A. Dasar Hukum Executive Review Terhadap Perda

Kabupaten/Kota.......................................................................................52

B. Proses Executive reviewTerhadap Perda Kabupaten/Kota ......................61

BAB IV. AKIBAT HUKUM TERHADAP HASIL PERATURAN

DAERAH KABUPATEN/KOTA YANG TELAH MELALUI

PROSES EXECUTIVE REVIEW ...................................................................77

BAB V. PENUTUP ............................................................................................82

A. Kesimpulan .............................................................................................82

B. Saran ........................................................................................................83

DAFTAR PUSTAKA .........................................................................................84

ix

DAFTAR TABEL& BAGAN

2.1 Tabel Hak menguji (Toetsingrecht) dilihat dari Subtansidan Organ Pengujinya

3.1 Bagan Proses klarifikasi menurut Pemendagri Nomor 1 Tahun 2014

x

DAFTAR SINGKATAN

APBD : Anggaran Pedapatan dan Belanja Daerah

DPR : Dewan Perwakilan Rakyat

DPRD : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

NKRI : Negara Kesatuan Republik Indonesia

MA : Mahkamah Agung

MK : Mahkamah Konstitusi

MPR : Majelis Perwakilan Rakyat

PB KDH : Peraturan Bersama Kepala Daerah

Perda : Peraturan Daerah

Perkada : Peraturan Kepala Daerah

Perpu : Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang

PTUN : Peradilan Tata Usaha Negara

UU : Undang-undang

UUD : Undang-Undang Dasar

xi

ABSTRAK

Banyaknya Peraturan Daerah yang dibatalkan oleh Kemendagri menunjukan

masih banyaknya Perda yang dihasilkan Pemerintah Daerah masih berkualiatas

buruk. Executive review merupakan salah satu bagian pengawasan dari Pemerintah

Pusat terhadap Pemerintah Daerah khususnya terhadap Perda, bagaimanakah

pengaturan executive review terhadap Perda kabupaten/kota dan bagaimana pula

akibat hukum terhadap hasil Perda yang telah melalui proses executive review.

Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan

pendekatan Undang-Undang. Setelah bahan hukum dikumpulkan dengan studi

dokumentasi, dan dianalisis secara yuridis kualitatif dengan metode interprestasi,

maka diketahui hasil tentang penelitian bahwa pengaturan mengenai executive review

terhadap Perda kabupaten/kota itu terdapat dalam Pasal 145 Undang-Undang Nomor

32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 158 Undang-Undang Nomor 28

Tahun 2009 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Pasal 37 sampai dengan 42

Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 Tentang Pedoman Pembinaan dan

Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, dan Peraturan Menteri Dalam

Negeri Nomor 1 Tahun 2014 pada Pasal 92 sampai dengan Pasal 99. Proses

klarifikasi merupakan implementasi dari executive review yang diatur didalam

Permendagri tersebut. Adapun hasil dari klarifikasi adalah Perda yang sudah sesuai

atau Perda yang bertentangan dengan kepentingan umum dan/atau peraturan yang

lebih tinggi. Akibat hukum bila Perda telah sesuia adalah Perda itu tetap akan

berlaku. Sedangkan bila Perda itu bertentangan adalahPerda tersebut harus dicabut

dan/atau dilakukan penyempurnaan.

Kata Kunci : Pengaturan, Executive review, Peraturan Daerah Kabupaten/Kota,

Klarifikasi

xii

ABSTRACT

Large number of district laws that is not proceeded any further by minister o