31
Lembar Kerja Siswa Kimia XII/2 Penurunan Titik Beku dan Kenaikan Titik Didih Septian Jauhariansyah Oleh : Siska Purnamasari Hasyuni Chintya Pratiwi Maya Wahyunarti Chandra Parema

penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Citation preview

Page 1: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

Lembar Kerja Siswa

Kimia XII/2Penurunan Titik Beku dan

Kenaikan Titik Didih

Septian Jauhariansyah

Oleh :

Siska Purnamasari

Hasyuni

Chintya Pratiwi

Maya Wahyunarti

Chandra Parema

Page 2: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

MENU

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR

INDIKATOR & ALOKASI WAKTU

KEGIATAN 1 KEGIATAN 2

KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 3: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

STANDAR KOMPETENSI

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Standar Kompetensi :1. Menjelaskan sifat- sifat koligatif

larutan non-elektrolit dan elektrolit.

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 4: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

KOMPETENSI DASAR

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Kompetensi Dasar :1.1 Menjelaskan penurunan tekanan

uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku larutan, dan tekanan osmosis termasuk sifat koligatif larutan

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 5: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

INDIKATOR & ALOKASI WAKTU

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Indikator pencapaian :• Mengamati penurunan titik beku suatu zat cair akibat penambahan zat

terlarut melalui percobaan• Menghitung penurunan titik beku larutan elektrolit dan non elektrolit

berdasarkan data percobaan• Mengamati kenaikan titik didih suatu zat cair akibat penambahan zat

terlarut melalui percobaan • Menghitung kenaikan titik didih larutan elektrolit dan non elektrolit

berdasarkan data percobaan

Alokasi waktu : 6x 45 menitMateri pembelajaran :• Penurunan titik beku• Kenaikan tiitk didih

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 6: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

KEGIATAN 1 : Mengamati Penurunan Titik Beku Larutan

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Tahukah kalian apa yang dimaksud dengan penurunan titik beku?

Kita tahu bahwa air murni membeku pada suhu 0oC, dengan adanya zat terlarut misalnya saja kita tambahkan gula ke dalam air tersebut maka titik beku larutan ini tidak akan sama dengan 0oC, melainkan akan turun dibawah 0oC, inilah yang dimaksud sebagai “penurunan titik beku”.

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 7: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Jadi larutan akan memiliki titik beku yang lebih rendah dibandingkan dengan pelarut murninya. Untuk lebih jelasnya silahkan lakukan praktikum berikut :

Perubahan titik bekuTujuan : Mengamati perubahan titik beku suatu zat cair

akibat penambahan zat terlarut melalui percobaan

Alat dan bahan Alat :1. Gelas kimia 4. tabung reaksi2. Termometer 5. batang pengaduk3. Spatula

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 8: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Bahan :1. Garam dapur2. Potongan es batu3. Aquadest4. Zat terlarut (glukosa)

Langkah kerja5. Masukkan potongan-potongan kecil es ke dalam gelas

kimia6. Tambahkan beberapa sendok garam dapur kasar

kedalam gelas kimia yang berisi potongan es.7. Isi tabung reaksi dengan aquadest.8. Masukkan tabung reaksi yang berisi aquadest ke

dalam gelas kimia.

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 9: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

1. Ukur suhu menggunakan termometer tiap 15 detik hingga mencapai titik beku.

2. Keluarkan tabung reaksi, tunggu hingga es dalam tabung reaksi mencair

3. Tambahkan glukosa kedalam tabung reaksi dan dikocok hingga homogen

4. Ulangi langkah 4 hingga 6 untuk larutan glukosa

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 10: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Lengkapilah tabel pengamatan berikut :

WAKTU SUHU AIR SUHU LARUTAN

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 11: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Pertanyaan :1. Apa yang dapat anda amati dari percobaan diatas?2. Apa yang menyebabkan perbedaan titik beku antara

pelarut murni dengan larutan?3. Menurut anda jika zat terlarut ditambahkan

jumlahnya, apa yang akan terjadi ? Jelaskan !

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 12: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

KEGIATAN 2 : Menghitung Penurunan Titik Beku Berdasarkan Data

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Untuk mengukur besarnya penurunan titik beku larutan kita membutuhkan dua hal berikut:

1. Konsentrasi molal suatu larutan dalam molalitas.2. Konstanta penurunan titik beku pelarut atau Kf.

Rumus mencari perubahan titik beku larutan adalah sebagai berikut:

∆Tf = m. Kfdan titik beku larutan dicari,

∆Tf = Tpelarut murni – Tf

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 13: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

dimana:∆Tf = penurunan titik beku larutan

Tf = titik beku larutanm = molalitas larutanKf = konstanta titik beku pelarut

Agar lebih memahami perhitungan dalam penurunan titik beku silahkan kerjakan latihan berikut :

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 14: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

1. Hitunglah penurunan titik beku glukosa 78,6 gram dalam 1 kg air jika diketahui Kf= 1,860C/m dan Mr glukosa=180 !

2. Jika etanol sebanyak 9,2 gram dilarutkan dalam air ternyata titik beku larutan menjadi -0,186C. Apabila Kf air=1,860C/m, massa air dalam larutan sebesar … gram (Ar C = 12, Ar H = 1, Ar O =16)

PEMBAHASAN

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 15: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

KEGIATAN 3 : Mengamati Kenaikan Titik Didih Larutan

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Sebagaimana titik beku, titik didih suatu larutan juga terkena pengaruh dari penambahan zat terlarut ke dalam pelarut.

Sebagai contoh air murni akan mendidih pada suhu 1000C, namun jika kita tambahkan zat terlarut ke dalam air tersebut maka larutan tersebut tidak akan mendidih pada suhu 1000C melainkan lebih tinggi lagi. Hal inilah yang disebut kenaikan titik didih.

Hal ini terjadi karena molekul-molekul pelarut yang akan mendidih terhalang oleh molekul zat terlarut

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 16: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Untuk mengamati perubahan titik didih larutan, mari kita lakukan percobaan berikut :

Perubahan titik didihTujuan : Mengamati perubahan titik didih suatu

zat cair akibat penambahan zat terlarut melalui percobaan

Alat dan bahanAlat :1. Gelas beker 3. Pembakar spritus2. Kaki tiga 4. termometer

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 17: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Bahan :1. Aquadest2. Garam Langkah kerja :3. Dimasukkan aquadest kedalam gelas beker4. Dipanaskan hingga mendidih menggunakan

pembakar spritus5. Ukur suhu air dengan termometer6. Tambahkan 2 gram garam dapur ke dalam

gelas beker 7. Tunggu hingga mendidih lalu ukur kembali

suhu larutan

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 18: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Pertanyaan : 1. Mengapa titik didih pelarut murni dengan

larutan bisa berbeda?2. Mengapa titik didih air dalam pratikum tidak

sesuai dengan teori (1000C)?

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 19: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

KEGIATAN 4 : Menghitung Kenaikan Titik Didih Berdasarkan Data

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

Perubahan titik didih atau ΔTb merupakan selisih dari titik didih larutan dengan titik didih pelarutnya, seperti persamaan :

ΔTb = Tb – Tb0

Hal yang berpengaruh pada kenaikan titik didih adalah harga kb dari zat pelarut. Kenaikan tidak dipengaruhi oleh jenis zat yang terlarut, tapi oleh jumlah partikel/mol terlarut khususnya yang terkait dengan proses ionisasinya.

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 20: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1

persamaan untuk kenaikan titik didih tidak jauh berbeda dengan persamaan penurunan titik beku yaitu :

ΔTb = Kb.mDengan ΔTb : Kanaikan titik didihKb : Konstanta didih molalm : Molalitas larutan

Untuk memahami perhitungan ΔTb silahkan kerjakan latihan berikut :

KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

Page 21: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

HOME SK KD INDIKATOR & WAKTU

KEGIATAN 1 KEGIATAN 2 KEGIATAN 3 KEGIATAN 4

1. Tentukan titik didih larutan 3 gram urea CO(NH2)2 (Mr = 60) dalam 100 gram air, jika Kb air 0,52oC/m.

2. Suatu larutan mengandung 3,24 gram zat yang tak mudah menguap juga nonelektolit dan 200 gram air mendidih pada 100,130°C pada 1 atmosfer. Berapakah berat molekul zat telarut ? Kb molal air adalah 0,52 oC/m.

PEMBAHASAN

Page 22: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

EVALUASI

SOAL JAWABAN

Page 23: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

SOAL EVALUASI

SOAL

1. Suhu dimana tekanan uap jenuh larutan sama dengan tekanan lingkungan disebut :

a. titik ekivalen c. titik didih e. titik akhirb. titik jenuh d. titik beku

2. Penambahan zat terlarut berpengaruh terhadap titik beku, yaitu :

a. kenaikan titik beku c. tidak berpengaruhb. penurunan titik beku d. pembekuan mendadake. perubahan tak teramati

JAWABAN

Page 24: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

SOAL

3. Titik beku larutan 64 gram naftalena dalam 100 gram benzena adalah 2,91 °C. Jika titik beku benzena 5,46°C dan tetapan titik beku molal benzena 5,1 °C, maka tentukan massa molekul relatif naftalena!

a. 12,8 c. 1280 e. 0,128b. 1,28 d. 128

4. Berapa berat gula yang harus dilarutkan untuk menaikkan titik didih 250 mL air menjadi 100,1°C pada tekanan 1 atm, jika Mr gula = 342 dan Kb = 0,5 °C/m?

a. 17,1 g c. 10,7 g e. 11 gb. 24,2 g d. 1,71 g

5. Berapa titik beku larutan yang dibuat dari 6,2 g etilen glikol dalam 100 g air.

a. 0,1860C c. – 0,860C e. -8,60Cb. – 1,860C d. 0,860C

JAWABAN

Page 25: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

SOAL

Essay :1. Suatu larutan dibuat dengan cara melarutkan 3 g zat

X ke dalam 100 mL air. Jika titik beku larutan – 0,45°C, berapakah massa molekul relatif zat X?

2. Natrium hidroksida 1,6 gram dilarutkan dalam 500 gram air. Hitung titik didih larutan tersebut! (Kb air = 0,52 °Cm-1, Ar Na = 23, Ar O = 16, Ar H = 1)

3. Tentukan titik didih dan titik beku larutan berikut!a. urea (CO(NH2)2) 30 gram dalam 500 gram air.b. glukosa (C6H12O6) 18 gram dalam 10 gram air.

JAWABAN

Page 26: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

TERIMA KASIH

Page 27: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

PEMBAHASAN KEGIATAN 2

KEMBALI

1. ∆Tf = m . Kf= gr/Mr . 1000/p . Kf= 78,6/180 . 1000/1000 . 1,86= 0,812

2. Mr Etanol = 2 . Ar C + 5 . Ar H + Ar O= 24 + 5 + 16= 45

∆Tf = m . Kf0,186 = gr/Mr . 1000/p . Kf0,186 = 9,2/45 . 1000/p . 1,860,186 = 0,38 . 1000/p0,186 = 380/pp = 2043 gram

= 2,043 kg

Page 28: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

PEMBAHASAN KEGIATAN 4

KEMBALI

1. * ∆Tb = m . Kb= gr/Mr . 1000/p . Kb= 3/60 . 1000/100 . 0,52= 0,26

* ∆Tb = Tb larutan - Tb pelarut0,26 = Tb larutan - 100Tb larutan = 100,26

2. ∆Tb = 100,13 -100 = 0,13∆Tb = Kb x m0,13 = 0,51 x mm = 0,250,25 = mol x 1000/200Mol = 0,25/5 = 0,05Mr = gram/mol = 3,24/0,05 = 64,8

Page 29: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

JAWABAN EVALUASI

KEMBALI

PILIHAN GANDA 1. C2. B3. D4. A5. B

ESSAY1. Nilai Kb air = 1,86°C m–1.ΔTb = {0 – (–0,45)}°C = 0,45°C

Jadi, Mr zat X adalah 124

Page 30: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

KEMBALI

2. Diketahui : m = 1,6 gramp = 500 gramKb = 0,52 °Cm-1

Ditanya : Tb …?Jawab : ΔTb = m Kb⋅= m/Mr NaOH x 1.000/p x Kb= 1,6 g/ 40 x 1.000/500 g x 0,52 °Cm-1

= 0,04 × 2 × 0,52 °C= 0,0416 °C Td = 100 °C + b ΔT = 100 °C + 0,0416 °C = 100,0416 °C

Page 31: penurunan titik beku dan kenaikan titik didih

KEMBALI

a. ΔTb = m × Kb= 30/60 gram× 1.000/500 gram× 0,52 °C/m= 0,5 gram × 2 gram × 0,52 °C/m= 0,52 °CTitik didih larutan = 100 °C + 0,52 °C =100,52 °C.ΔTb = m × Kb= 30/60gram x 1.000/500 gram x 1,86 °C/m= 0,5 gram × 2 gram × 1,86 °C/m= 1,86 °C

b. ΔTb = m × Kb= 18/180 gram x 1.000/10gram x 0,52 °C/m= 0,1 gram × 100 gram × 0,52 °C/m= 0,52 °CTitik didih larutan = 100 °C + 5,2 °C = 105,2 °C.ΔTf = m × Kf= 18/180 gram x 1.000/10 gram x 1,86 °C/m= 0,1 gram × 100 gram × 1,86 °C/m= 10 gram × 1,86 °C= 18,6 °CTitik beku larutan = 0 °C – 18,6 °C = –18,6 °C.