Click here to load reader

Penyajian Laporan Keuangan ED PSAK No. 01 (Revisi 2009)staff.ui.ac.id/system/files/users/ file10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38

  • View
    216

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Penyajian Laporan Keuangan ED PSAK No. 01 (Revisi 2009)staff.ui.ac.id/system/files/users/ file10 11...

Penyajian Laporan Keuangan ED PSAK No. 01 (Revisi 2009)

01.1Hak Cipta 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA

123456789

1011121314151617181920212223242526272829303132333435363738

PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGANNO. 1 (REVISI 2009)

PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN

Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 1 (revisi 2009)terdiri dari paragraf 1-138 dan Lampiran. Seluruhparagraf tersebut memiliki kekuatan mengatur yang sama.Paragraf yang dicetak dengan huruf tebal dan miring (bolditalic) mengatur prinsip-prinsip utama. PSAK 1 (revisi2009) harus dibaca dalam kontek tujuan pengaturan danKerangka Dasar Penyusunan dan Penyajian LaporanKeuangan. Pernyataan ini tidak wajib diterapkan untukunsur-unsur yang tidak material.

PENDAHULUAN

Tujuan

01. Pernyataan ini menetapkan dasar-dasar bagi penyajianlaporan keuangan bertujuan umum (general purpose financialstatements) yang selanjutnya disebut laporan keuangan agar dapatdibandingkan baik dengan laporan keuangan periode sebelumnyamaupun dengan laporan keuangan entitas lain. Pernyataan inimengatur persyaratan bagi penyajian laporan keuangan, strukturlaporan keuangan, dan persyaratan minimum isi laporan keuangan.

Ruang Lingkup

02. Entitas menerapkan Pernyataan ini dalampenyusunan dan penyajian laporan keuangan bertujuanumum sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan.Pernyataan ini tidak berlaku bagi penyusunan dan penyajianlaporan keuangan entitas syariah.

03. PSAK lainnya mengatur persyaratan pengakuan,pengukuran, dan pengungkapan transaksi tertentu danperistiwa lainnya.

PSAK 1 (2009).pmd 6/19/2009, 10:48 AM1

01.2 Hak Cipta 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA

Penyajian Laporan Keuangan ED PSAK No. 01 (Revisi 2009)

123456789

1011121314151617181920212223242526272829303132333435363738

04. Pernyataan ini tidak diterapkan bagi struktur dan isilaporan keuangan interim ringkas yang disusun sesuai denganPSAK 3: Laporan Keuangan Interim. Namun, paragraf 13-33 diterapkan bagi laporan keuangan interim tersebut.Pernyataan ini berlaku bagi seluruh entitas, termasuk entitasyang menyajikan laporan keuangan konsolidasian dan laporankeuangan terpisah sebagaimana diatur dalam PSAK 4:Laporan Keuangan Konsolidasi.

Definisi

05. Berikut adalah istilah yang digunakan dalamPernyataan ini:

Laporan keuangan bertujuan umum (selanjutnya disebutsebagai laporan keuangan) adalah laporan keuangan yangditujukan untuk memenuhi kebutuhan bersama sebagianbesar pengguna laporan.

Ketidakpraktisan. Penerapan suatu persyaratan dianggaptidak praktis jika entitas tidak dapat menerapkannyasetelah melakukan usaha yang memadai.

Standar Akuntansi Keuangan (SAK) adalah Pernyataandan Interpretasi yang disusun oleh Dewan StandarAkuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, yangterdiri dari:(a) Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK);(b) Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK).

Material. Kelalaian dalam mencantumkan atau kesalahandalam mencatat pos-pos laporan keuangan adalah mate-rial jika, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, dapat memengaruhi keputusan ekonomi penggunalaporan keuangan. Materialitas tergantung pada ukurandan sifat dari kelalaian dalam mencantumkan ataukesalahan dalam mencatat tersebut dengan memerhatikankondisi terkait. Ukuran atau sifat dari pos laporan

PSAK 1 (2009).pmd 6/19/2009, 10:48 AM2

Penyajian Laporan Keuangan ED PSAK No. 01 (Revisi 2009)

01.3Hak Cipta 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA

123456789

1011121314151617181920212223242526272829303132333435363738

keuangan tersebut, atau gabungan dari keduanya, dapatmenjadi faktor penentu.

Penilaian apakah suatu kelalaian dalam mencantumkan ataukesalahan dalam mencatat dapat memengaruhi keputusanekonomi dari pengguna laporan, dan dengan demikian menjadimaterial, membutuhkan pertimbangan mengenai karakteristikdari masing-masing pengguna laporan tersebut. KerangkaDasar Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuanganparagraf 25 menyatakan bahwa pengguna laporan keuangandiasumsikan memiliki pengetahuan yang memadai tentangaktivitas ekonomi dan bisnis, akuntansi serta kemauan untukmempelajari informasi dengan ketekunan yang wajar. Olehkarena itu, penilaian tersebut perlu memerhatikan bagaimanapengguna laporan dengan karakteristik tersebut diharapkanterpengaruh dalam membuat keputusan ekonomi.

Catatan atas laporan keuangan. Catatan atas laporankeuangan berisi informasi tambahan atas apa yangdisajikan dalam laporan posisi keuangan, laporanpendaptan komprehensif, laporan laba rugi terpisah (jikadisajikan), laporan perubahan ekuitas dan laporan aruskas. Catatan atas laporan keuangan memberikanpenjelasan atau rincian dari pos-pos yang disajikan dalamlaporan keuangan tersebut dan informasi mengenai pos-pos yang tidak memenuhi kriteria pengakuan dalamlaporan keuangan.

Pendapatan komprehensif lain berisi pos-pos pendapatandan beban (termasuk penyesuaian reklasifikasi) yang tidakdiakui dalam laba rugi dari laporan pendapatankomprehensif sebagaimana dipersyaratkan oleh SAKlainnya.

Komponen pendapatan komprehensif lain meliputi:(a) perubahan dalam surplus revaluasi (lihat PSAK 16: Aset

Tetap dan PSAK 19: Aset Tidak Berwujud);

PSAK 1 (2009).pmd 6/19/2009, 10:48 AM3

01.4 Hak Cipta 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA

Penyajian Laporan Keuangan ED PSAK No. 01 (Revisi 2009)

123456789

1011121314151617181920212223242526272829303132333435363738

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaatpasti yang diakui sesuai dengan paragraf 94 PSAK 24:Imbalan Kerja;

(c) keuntungan dan kerugian yang timbul dari penjabaranlaporan keuangan dari entitas asing (lihat PSAK 11:Penjabaran Laporan Keuangan dalam Mata UangAsing);

(d) keuntungan dan kerugian dari pengukuran kembali asetkeuangan yang dikategorikan sebagai tersedia untuk dijual(lihat PSAK 55: Instrumen Keuangan: Pengakuan danPengukuran);

(e) Bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumenlindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas (lihatPSAK 55: Instrumen Keuangan: Pengakuan danPengukuran)

Pemilik adalah pemegang instrumen yang diklasifikasikansebagai ekuitas.

Laba rugi adalah total pendapatan dikurangi beban, tidaktermasuk komponen-komponen pendapatan komprehensiflain.

Penyesuaian reklasifikasi adalah jumlah yangdireklasifikasi ke bagian laba rugi periode berjalan yangsebelumnya diakui dalam pendapatan komprehensif lainpada periode berjalan atau periode sebelumnya.

Total laba rugi komprehensif adalah perubahan ekuitasselama satu periode yang dihasilkan dari transaksi danperistiwa lainnya, selain perubahan yang dihasilkan daritransaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagaipemilik.

Total laba rugi komprehensif terdiri dari komponen laba rugidan pendapatan komprehensif lain.

PSAK 1 (2009).pmd 6/19/2009, 10:48 AM4

Penyajian Laporan Keuangan ED PSAK No. 01 (Revisi 2009)

01.5Hak Cipta 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA

123456789

1011121314151617181920212223242526272829303132333435363738

06. Meskipun Pernyataan ini menggunakan istilahpendapatan komprehensif lain, laba rugi, dan total labarugi komprehensif, entitas dapat menggunakan istilah lain untukmenjelaskan jumlah-jumlah tersebut sepanjang maksudnyajelas. Misalnya, entitas dapat menggunakan istilah laba netountuk menggambarkan laba rugi.

LAPORAN KEUANGAN

Tujuan Laporan Keuangan

07. Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstrukturdari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas. Tujuanlaporan keuangan adalah memberikan informasi mengenai posisikeuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yangbermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporandalam pembuatan keputusan ekonomi. Laporan keuangan jugamenunjukkan hasil pertanggungjawaban manajemen ataspenggunaan sumber daya yang dipercayakan kepada mereka.Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, laporan keuanganmenyajikan informasi mengenai entitas yang meliputi:(a) aset;(b) laibilitas;(c) ekuitas;(d) pendapatan dan beban termasuk keuntungan dan

kerugian;(e) kontribusi dari dan distribusi kepada pemilik dalam

kapasitasnya sebagai pemilik;dan(f) arus kas.Informasi tersebut, beserta informasi lainnya yang terdapatdalam catatan atas laporan keuangan, membantu penggunalaporan dalam memprediksi arus kas masa depan dan,khususnya, dalam hal waktu dan kepastian diperolehnya kasdan setara kas.

PSAK 1 (2009).pmd 6/19/2009, 10:48 AM5

01.6 Hak Cipta 2009 IKATAN AKUNTAN INDONESIA

Penyajian Laporan Keuangan ED PSAK No. 01 (Revisi 2009)

123456789

1011121314151617181920212223242526272829303132333435363738

Komponen Laporan Keuangan Lengkap

08. Laporan keuangan yang lengkap terdiri darikomponen-komponen berikut ini:(a) laporan posisi keuangan pada akhir periode;(b) laporan laba rugi komprehensif selama periode(c) laporan perubahan ekuitas selama periode;(d) laporan arus kas selama periode;(e) catatan atas laporan keuangan, berisi ringkasan

kebijakan akuntansi penting dan informasi penjelasanlainnya; dan

(f) laporan posisi keuangan pada awal periodekomparatif yang disajikan ketika entitas menerapkansuatu kebijakan akuntansi secara retrospektif ataumembuat penyajian kembali pos-pos laporankeuangan, atau ketika entitas mereklasifikasi pos-posdalam laporan keuangannya.

Entitas diperkenankan menggunakan judul laporan selainyang digunakan dalam Pernyataan ini.

09. Entitas menyajikan semua komponen laporankeuangan lengkap dengan tingkat keutamaan yang sama.

10. Sebagaimana diperkenankan dalam paragraf 79, entitasdapat menyajikan komponen laba rugi baik sebagai bagian darilaporan laba rugi komprehensif atau laporan laba rugi terpisah.Jika laporan laba rugi disajikan, ma

Search related