PKM KC Selesai 2015

  • View
    242

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PKM KC Selesai 2015

  • 8/20/2019 PKM KC Selesai 2015

    1/26

    i

    USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

    JUDUL PROGRAM

    PROTOTYPE SIMULATOR PROTEKSI KATODIK METODE ARUS TERPASANG

    PADA PERPIPAAN DI AIR LAUT

    BIDANG KEGIATAN:

    PKM KARSA CIPTA 

    Diusulkan oleh:Tasya Diah Rachmadiani 131411053/2013

    Raden Ajeng Feby Lailani B 131411023/2013

    Arif Imanuddin 141411003/2014

    POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

    BANDUNG

    2015

  • 8/20/2019 PKM KC Selesai 2015

    2/26

    i

  • 8/20/2019 PKM KC Selesai 2015

    3/26

    ii

    DAFTAR ISI

    HALAMAN PENGESAHAN .................................................Error! Bookmark not defined. 

    DAFTAR ISI .............................................................................................................................. ii DAFTAR GAMBAR ............................................................................................................... iii

    RINGKASAN ........................................................................................................................... iv

    BAB I. PENDAHULUAN ........................................................................................................ 1

    1.1 Latar Belakang ................................................................................................................. 1

    1.2 Identifikasi Masalah ......................................................................................................... 1

    1.3 Manfaat Penelitian............................................................................................................ 2

    1.4 Luaran yang Diharapkan .................................................................................................. 2

    BAB II. TINJAUAN PUSTAKA .............................................................................................. 2

    2.1 Pengertian Korosi ............................................................................................................. 2

    2.1.1 Bentuk-bentuk Korosi Berdasarkan Kondisi Lingkungan ......................................... 2

    2.1.2 Mekanisme Korosi pada Besi .................................................................................... 2

    2.2 Pengertian Proteksi Katodik ............................................................................................. 3

    2.2.1 Metoda Arus Terpasang ( Impressed Current  ) ......................................................... 4

    2.2.2 Metoda Anoda Korban ( Sucricifal Anode ) .............................................................. 4

    2.2.3 Proteksi Katodik di Air Laut ..................................................................................... 5

    BAB III. METODOLOGI PENELITIAN ................................................................................. 6

    BAB IV. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ....................................................................... 7

    4.1 Ringkasan Biaya ............................................................................................................... 7

    4.2 Jadwal Kegiatan ............................................................................................................... 7

    DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................................ 7

    Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing ................................................ iv

    Biodata ketua pelaksana ............................................................................................................ iv

    Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan.............................................................................. xi

    Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas ................................. xiv

    Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana ...................................................................... xv

    Lampiran 5. Gambaran Teknologi yang Hendak Dikembangkan .......................................... xvi

  • 8/20/2019 PKM KC Selesai 2015

    4/26

  • 8/20/2019 PKM KC Selesai 2015

    5/26

    iv

    RINGKASAN

    Permasalahan utama pada peralatan dan struktur bahan yang terbuat dari logam adalah

    korosi. Korosi dapat merusak logam dan bahkan menimbulkan bahaya bagi keselamatan manusia, seperti halnya korosi pada jembatan yang dapat menyebabkan keruntuhan pada

     jembatan tersebut dan pada pipa gas yang dapat menyebabkan kebocoran pada pipa yang

    mengakibatkan ledakan atau kebakaran. Permasalahan ini menjadi sangat penting dan serius

    untuk ditangani. Salah satu upaya mencegah korosi ini adalah dengan cara merancang suatu

    simulasi sistem pencegahan korosi dengan metoda arus terpasang ( Impressed Current

    Cathodic Protection). Sistem ini dibuat untuk mengendalikan arus proteksi pada logam

    supaya tetap pada kriteria perlindungan, yaitu antara 0.850 V sampai 1.5 V (dalam nilai

    absolut) terhadap elektroda referensi Cu/CuSO4. Sistem ini diujikan pada pipa baja karbon

    schedule 40 dengan diameter 1.5 in dan panjang 50 cm. Pipa yang akan diproteksi iniditempatkan pada penampung berisi air laut yang mengandung kadar sodium klorida tinggi

    (kandungan NaCl 3.65 %) untuk pengujian.

    Kata Kunci : Korosi, Impressed Current Cathodic Protection, NaCl.

  • 8/20/2019 PKM KC Selesai 2015

    6/26

    1

    BAB I. PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang 

    Sistem perpipaan merupakan salah satu aspek yang mendukung proses produksi didunia

    industri termasuk industri minyak dan gas bumi. Sistem perpipaan terdiri dari beberapa

     jaringan pipa yang digunakan sebagai distribusi. Berdasarkan standar teknik perpipan yang

    dipakai di Indonesia dalam Surat Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor

    300.K/38/M-PE/1997, penempatan pipa penyalur baik di darat maupun di laut dapat

    dilakukan dengan cara ditanam atau diletakkan di permukaan tanah. Dalam perancangan

    struktur pipa bawah laut, terbentuknya korosi tidak dapat dihindarkan karena lingkungan laut

    yang bersifat korosif.

    Korosi merupakan salah satu masalah yang sangat diperhitungkan dalam dunia industri,

    terutama pada industri yang memiliki struktur dan peralatan menggunakan logam. Di negara

    industri seperti Amerika, biaya yang dikeluarkan untuk penanggulangan korosi sekitar $276milyar/tahun sedangkan di Indonesia, biaya yang dikeluarkan sekitar $4 milyar/tahun

    (Sulaiman dan Karyanto,2004). Sehingga dapat dikatakan korosi merupakan salah satu

    sumber permasalahan biaya yang cukup mengganggu stabilitas ekonomi industri.

    Pada dasarnya korosi merupakan proses elektrokimia dimana reaksi elektrokimia terjadi

    lewat pertukaran elektron. Faktor kondisi lingkungan tempat struktur pipa bawah laut berada

    sangat mendukung terjadinya korosi. Korosi yang terjadi pada struktur pipa bawah laut akan

    menjadi sesuatu hal yang berbahaya jika tidak dilakukan usaha pencegahan, pengendalian,

    dan monitoring . Maka dari itu perlu dilakukan suatu langkah pengendalian korosi, salah

    satunya adalah dengan menggunakan metode proteksi katodik dengan menggunakan sistem arus searah. Hal tersebut bertujuan untuk mendapatkan kebutuhan arus proteksi sehingga pipa

    dapat terlindungi dengan baik.

    Penerapan metode proteksi katodik memerlukan dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan

    tentang potensial logam atau korosi, pengukuran salinitas, pH dan sifat mekanik suatu bahan.

    Dasar pengetahuan ini dapat lebih dipahami dan diaplikasikan jika di laboratorium terdapat

     prototype untuk mengukur potensial logam atau pipa yang terendam pada air laut, sehingga

     poensial pipa atau korosi dapat dipantau karena dengan mengetahui potensial pipa dalam

    tanah, dapat diprediksi kondisi perlindungan atau proteksi katodiknya

    1.2 Identifikasi Masalah 

    Berdasarkan latar belakang masalah yang sudah dipaparkan di atas maka beberapa masalah

    yang menjadi fokus dalam penelitian ini teridentifikasi sebagai berikut:

    1.  

    Perlu dilakukannya pemahaman mengenai proteksi katodik dalam air laut seiring

    dengan banyaknya industri yang menerapkan sistem perpipaan dalam air laut.

    2.  

    Belum adanya simulator proteksi katodik arus searah dalam skala pilot plant yang

    digunakan untuk mewakili kondisi proteksi katodik yang diaplikasikan dalam teknik

     perpipaan sebenarnya.

  • 8/20/2019 PKM KC Selesai 2015

    7/26

    2

    3. Belum adanya simulator proteksi katodik arus searah dalam skala pilot plant yang

    digunakan untuk mewakili kondisi proteksi katodik dan pengukurannya sesuai dengan

    kondisi lapangan.

    1.3 Manfaat Penelitian 

    Penelitian ini diharapkan memiliki manfaat sebagai berikut: 1.

     

    Mahasiswa jurusan teknik kimia Politeknik Negeri Bandung dapat memahami

     proteksi katodik dalam air laut seiring dengan banyaknya industri yang menerapkan

    sistem perpipaan dalam laut.

    2.  

    Mahasiswa jurusan teknik kimia Politeknik Negeri Bandung dapat mengaplikasikan

    kondisi proteksi katodik arus terpasang dengan media lingkungan NaCl 3,65%

     pengganti air laut dalam teknik perpipaan yang ada di lapangan dalam skala  pilot

     plant .

    3.  

    Mahasiswa jurusan teknik kimia Politeknik Negeri Bandung dapat membanding