Pointer Sambutan Bupati Pada Pembukaan Kegiatan Rakor Bidang Pendidikan Kabupaten Pati Tahun 2013

  • View
    2.203

  • Download
    8

Embed Size (px)

Text of Pointer Sambutan Bupati Pada Pembukaan Kegiatan Rakor Bidang Pendidikan Kabupaten Pati Tahun 2013

POINTER SAMBUTAN BUPATI PADA PEMBUKAAN KEGIATAN RAKOR BIDANG PENDIDIKAN KABUPATEN PATI TAHUN 2013 Salam, rasa syukur kepada Allah SWT dan Sholawat... Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Dinas Penddidikan Kabupaten Pati yang telah mempersiapkan kegiatan Rakor Bidang Pendidikan tahun 2013 kali ini. Rakor ini sangat penting untuk mensinergikan berbagai informasi perkembangan pembangunan bidang pendidikan dan membangun kesamaan pandangan atas berbagai kebijakan bidang pendidikan serta implementasinya di Kabupaten Pati. Untuk itu, saya minta kepada seluruh peserta Rakor untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dengan cara menyimak secara cermat seluruh materi yang akan disampaikan oleh para narasumber. Dengan demikian, kegiatan Rakor bidang Pendidikan ini akan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi peningkatan kualitas mutu pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Pati. Hadirin, seperti kita ketahui bersama bahwa pembangunan pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan nasional dan prioritas pembangunan Kabupaten Pati. Pendidikan merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia.

Peningkatan kualitas pendidikan di indonesia merupakan tanggung jawab semua pihak, tak terlepas pemerintah dan masyarakat. Hal ini sesuai dengan apa yang tertuang dalam undang-undang sistem kependidikan nasional bahwa tugas untuk menyukseskan program pencerdasan kehidupan bangsa melalui KementerianPendidikan bukanlah hanya tugas pemerintah semata, tetapi tugas itu adalah tugas bersama antara pemerintah dan masyarakat guna menjadikan anak bangsa menjadi insan-insan yang cerdas dan memiliki wawasan yang luas akan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Di samping itu, Pendidikan merupakan bagian dari sektor prioritas lainnya yaitu dalam upaya pengentasan kemiskinan. Dengan peningkatan akses masyarakat terhadap fasilitas dasar pendidikan diharapkan mampu meningkatkan derajat pendidikan, sehingga pada akhirnya akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat kearah yang lebih baik. Karena itulah kita selaku pemerintah daerah dan juga para pemangku kepentingan bidang pendidikan hendaknya dapat bekerja lebih keras lagi dengan kesungguhan dan keikhlasan untuk melakukan berbagai upaya meningkatkan kemajuan pembangunan bidang pendidikan khususnya di Kabupaten Pati. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dan membuat kebijakan untuk memajukan pembangunan bidang pendidikan seperti realisasi 20 % APBN untuk bidang pendidikan, Peningkatan Kesejahteraan Pendidik dan tenaga kependidikan, penyaluran Dana Alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan, Bantuan Operasional Sekolah, dan lain sebagainya. Untuk Kabupaten Pati sendiri, pemerintah Pusat dan Pemkab Pati telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembangunan bidang pendidikan seperti Sertifikasi Guru sebanyak 6643 orang, alokasi DAK Pendidikan sebesar 37 Milyar lebih yang terdiri daripenyaluran DAK APBN sebesar Rp.33. 989.900.000 dan alokasi APBD II Pendampingan sebesar Rp. 2.511.590.000. Pemerintah sudah menyediakan anggaran yang relatif besar untuk pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Pati. Kini tinggal kita semua para pemangku kepentingan bidang pendidikan di Kabupaten Pati untuk mengimplementasikan berbagai kebijakan bidang pendidikan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku. Karenanya sekali lagi saya mengajak seluruh hadirin para pemangku kepentingan untuk lebih serius lagi dalam bekerjasama mengelola semua potensi yang ada dalam rangka meningkatkan kualitas dan mutu pembangunan bidang pendidikan seperti melalui kegiatan rakor bidang pendidikan kali ini harus benar-benar kita manfaatkan. Saya harap rakor ini dapat benar benar dioptimalkan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada dalam bidang pendidikan seperti pembangunan sarana prasarana pendidikan, ujian nasional serta mengevaluasi berbagai hasil pembangunan bidang pendidikan untuk dijadikan bahan perencanaan pembangunan kedepannya sehingga menjadi lebih baik. Mari dengan semangat Noto Projo Mbangun Ndeso kita tingkatkan koordinasi dan kerjasama semua pihak untuk bersama sama memajukan pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Pati guna mewujudkan masyarakat Pati yang semakin maju dan sejahtera. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnyaKepada semua pihak yang telah berjuang mencurahkan segala perhatiannya untuk pembangunan bidang pendidikan, terutama para pendidik dan tenaga kependidikan serta para tokoh masyarakat yang secara tulus telah mengabdikan diri dan tidak mengenal lelah dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat Kabupaten Pati. Akhirnya dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Rakor bidang Pendidikan Kabupaten Pati tahun 2013, secara resmi saya nyatakan dibuka... Selamat berkoordinasi, mudah-mudahan bermanfaat bagi peningkatan kinerja kita semua para pemangku kepentingan pembangunan bidang pendidikan. Sekian, terima kasih atas perhatiannya dan Wassalam...POINTER SAMBUTAN BUPATI PADA ACARA PENERIMAAN LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS PDTT PDAM TIRTA BENING KABUPATEN PATI TAHUN ANGGARAN 2012/2013 Salam, rasa syukur kepada Allah SWT dan Sholawat... Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran BPK Perwakilan Jawa Tengah yang telah berupaya menyelesaikan kegiatan Pemeriksaan Atas PDTT PDAM Tirta Bening Kabupaten Pati dengan baik sehingga Laporan Hasil Pemeriksaannya dapat kami terima hari ini. Seperti kita ketahui bersama bahwa kegiatan Pemeriksaan / audit PDAM Tirta Bening Kabupaten Pati merupakan tindak lanjut usulan dari kami, selaku Pemkab Pati kepada BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Hal ini dilatarbelakangi adanya Perjanjian Kerjasama Operasional ( KSO ) antara Pemerintah Kabupaten Pati dengan PT. Pragolapati Jayasakti Jakarta tentang Optimalisasi Kinerja PDAM Kabupaten Pati yang akan berakhir pada tanggal 25 Agustus 2014. Sehingga kami menilai bahwa perlu dilakukan audit kinerja dan audit efektivitas pelaksanaan KSO PDAM Kabupaten Pati tersebut. Dalam perjanjian kerjasama (KSO) tersebut disebutkan bahwa:1. Perjanjian kerjasama berlaku selama 10 ( sepuluh ) tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan perjanjian ( tgl. 25 Agustus 2004 ) dan diperpanjang selama 5 ( lima ) tahun apabila kinerja dinilai baik.2. Kedua belah pihak dapat memperpanjang lagi setiap 5 ( lima ) tahun dengan membuat Perjanjian Kerjasama Operasional baru yang terlepas dari Pernjajian Kerjasama Operasional ini.3. Penilaian kinerja sebagaimana tersebut diatas dilaksanakan oleh Akuntan Independen yang ditunjuk berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. BPK sebagai lembaga pemeriksa keuangan negara , bagi kami adalah merupakan Auditor yang independen sehingga menjadi keputusan dan pilihan kami sesuai surat tersebut diatas dan BPK Perwakilan Provinsi Jawa telah melaksanakan audit terhadap KSO PDAM Kabupaten Pati. Adanya perjanjian kerjasama dan pelaksanaannya yang telah berjalan hampir 10 ( sepuluh ) tahun ini kami nilai memang ada positip dan negatifnya, antara lain :1.Sejak awal ditetapkan perjanjian kerjasama ini terdapat kelemahan dan setelah dilakukan penilaian dan evaluasi oleh BPPSPAM Departemen PU RI terbukti adanya ketidak sesuaian antara bentuk kerjasama. Disini bentuk kerjasama KSO namun pelaksanaanya konsesi penuh dimana PT. Pragolapati Jayasakti selaku Pihak Kedua pemegang hak kso diberi kewenangan penuh dalam mengelola PDAM.2.Lamban dan tidak tuntasnya perbaikan atau amandemen perjanjian kerjasama oleh para pihak yang bekerja sama sesuai target yang direkomendasikan BPPSAM bahkan sampai hampir kurang 1 tahun perjanjian berakhir perbaikan itu belum terwujud.3.Dengan di KSO-kannya PDAM oleh Pemeritah Kabupaten Pati kepada Pihak swasta, memang secara umum kinerja operasional pelayanan PDAM selama hampir 10 tahun menunjukkan peningkatan yang cukup berarti terutama dari segi pelayanan antara lain :- Adanya perbaikan , pembangunan dan pengembangan sarana jaringan perpipaan , perpompaan dan peningkatan kapasitas produksi serta sambungan rumah ( SR ) diwilayah kerjasama operasional.- Meningkatnya cakupan pelayanan penduduk perkotaan dan penduduk pedesaan meskipun masih jauh dari target nasional.- Meningkatnya jumlah pelanggan PDAM Kabupaten Pati dari 15.839 sambungan ruman (SR ) pelanggan sebelum KSO dan setelah KSO menjadi 22.214 SR posisi s/d juni 2012 atau terjadi kenaikan 40 %.- Jumlah produksi air , air didistribusi dan air terjual meningkat rata rata diatas 60 %.-Kehilangan air baik tehnis maupun non tekhis turun dari 35,15 % sebelum KSO menjadi 28 % selama KSO.4.Namun demikian, PDAM Kabupaten Pati sejak dan selama KSO belum mampu memberikan kontribusi berarti ke dalam PAD ( Pendapatan Asli Daerah ) Kabupaten Pati dari bagian laba perusahaan. Selama KSO kontribusi diberikan kepada PAD Kabupaten Pati berupa setoran royalty penjualan air setiap tahunnya. Namun pemasukan royalty ini relatif kecil dan belum memadai dalam mendukung upaya peningkatan PAD Kabupaten Pati.5.Lemahnya eksistensi masing masing pihak yang bekerja sama dalam saling mengawal , mengontrol dan mengendalikan pelaksanaan kerjasama sehingga terjadinya hal hal yang bersifat kurang wajar dalam pelaksanaannya dan apabila dikaitkan dengan norma norma peraturan perundangan yang berlaku menimbulkan kerawanan yang bisa mengarah ke permasalahan pelanggaran hukum.6.PDAM Kabupaten Pati pada tahun 1996 dan th. 1997 memperoleh pinjaman hutang jangka panjang dari Pemerintah Pusat ( Piutang Negara ) total hutang pokok sebesar kurang lebih Rp. 4 milyard yang dipergunakan untuk pendanaan proyek SCUDP dan RPD berupa pembuatan sumur dalam , pembangunan menara air serta pengadaan dan pemasangan sarana pipa air minum , pompa , meliputi wilayah pelayanan Pati , Kayen , Tambakromo , Gabus , Batangan , Gunungwungkal dan Gembong . Sejak adanya pinjaman tersebut PDAM Kabuapten Pati belum perna